THAT WIND IS YOU [PART 2/2 END] -JUNG AE RO-

THAT WIND IS YOU [PART 2/2 END] -JUNG AE RO-

tumblr_nmlectfbri1sabjqpo1_500

BY Jung Ae Ro

Oh Sehun

Kang Hae Rin

Sad-romance , fantasy

Twoshoot

Cerita ini murni hasil ide author sendiri , jadi jangan plagiat.

 

Note : Perhatikan tanggalnya , supaya mengerti alur cerita

Previous

THAT WIND IS YOU [PART 1/2]

 

HAPPY READING

Haerin hanya menganggukkan kepalanya saja. Air mengalir deras dari mata Haerin. Ia sudah tidak kuat . Ia sudah terlalu mencintai Sehun , bahkan Sehun sudah mengisi seluruh hidupnya , hidupnya akan selalu indah dan bermakna jika bersama dengan Sehun , ia tidak tahu apa yang akan terjadi pada dirinya nanti , ketika Sehun suatu saat akan menginggalkannya , suatu saat.

Suho mengambil beberapa helai tissue dari kotak tissue yang ia taruh di meja , lalu memberinya pada Haerin . Suho menepuk-nepuk bahu Haerin , berharap Haerin akan merasa lebih baik.

“Baiklah , aku akan memberitahumu.”

“Tanda-tandanya..”

Suho menarik nafas dalam-dalam , membenarkan posisi duduknya dan bersiap untuk menjelaskan semuanya pada Haerin.

“Pertama , dipunggungnya akan timbul 2 helai bulu kecil , yang lama-kelamaan akan menjadi sayap besar dan lebar yang indah , sayap ini ditujukan agar Sehun dapat bebas terbang dan tidak dapat ditahan olehmu..”

“..kedua , tubuhnya akan menjadi transparan , dengan begitu orang-orang terdekat ataupun yang ia sayangi tidak dapat memegang Sehun atau lebih tepatnya agar kau tidak bisa menahan Sehun untuk tetap disisimu..”

“Terakhir , dia cenderung akan menjadi lebih pendiam.”

Haerin diam terpaku mendengar penuturan Suho , sampai saat ini ia baru mengetahui itu . Sebelumnya Haerin  juga sudah mencurigai Sehun , karena selama  ia berpacaran dengan Sehun , Haerin tidak pernah melihat Sehun marah-marah . Biasanya , kalau pasangan lain dikarenakan permasalahan sedikit saja , mereka sudah bertengkar dan meminta putus. Tetapi tidak dengan Sehun , ia selalu tersenyum , setiap kali Haeri  melihat senyumannya , Haerin merasa hatinya tenang , damai dan tentunya sangat bahagia.

Dengan Sehun yang tidak suka marah-marah , Haerin takut jika hubungannya dengan Sehun tidak akan bertahan lama . Karena konon katanya , kalau pasangan yang tidak pernah bertengkar ataupun ribut , hubungan mereka tidak akan bertahan lama . Tetapi buktinya hubungan Sehun dan Haerin lancar-lancar saja. Ini membuat Haerin semakin lebih tenang.

 

“Oppa.. , terima kasih telah memberitahu semuanya.” Lirih Haerin , raut wajahnya kini berubah sedih lagi , mungkin ia harus merelakan Sehun

“Ne , jangan sedih Haerin , biarpun Sehun menghilang nantinya , ia akan tetap disisimu dan terus bersamamu , meskipun kau tidak dapat merasakan sentuhan Sehun lagi.”

“Ne , sekali lagi terima kasih , oppa.”

.

.

.

22 April 2015

Sehun merasakan bagian punggungnya sangat gatal , ia tidak tahu apa yang ada dipunggungnya , mungkin itu hanya sebuah binatang atau kotoran saja yang menempel pada punggungnya itu . Tetapi perkiraan Sehun ternyata salah. Ia meraba bagian punggungnya , setelah berhasil diraihnya , ia merasakan ada 2 helai bulu halus menempel pada punggungnya. Ia mencoba menarik dan mencabutnya , alhasil ia merasakan nyeri pada punggungnya. Kemudian ia bangun dari tidurnya , dan berjalan mendekati kaca yang ada disudut kamarnya. Ia membuka kemeja yang ia kenakan lalu berbalik badan dan melihat ada apa dipunggungnya itu.

 

“Ige mwoya??” Ucap Sehun kaget

 

Sehun kaget , dipunggungnya itu seperti sebuah sayap kecil. Sehun bisa mengepakkan sayapnya .

 

“Hahahhahah , lucu sekali , sayap ini begitu kecil sedangkan tubuhku besar.” Sehun tertawa

Kemudian , sayap itu lama – kelamaan menjadi melebar – melebar dan  melebar . Sayapnya berwarna putih dan bersih. Cocok sekali dengan tubuh putih susu Sehun.

 

“Sehun..” panggil Haerin dari luar kamar Sehun , Haerin memutar kenop pintu kamar Sehun dan membukanya

“AAAA.”Teriak Haerin histeris

“Cepat pakai bajumu , hun.”

“Wae ?? Kau tidak mau lihat tubuhku yang six-pack dan sexy ini ??” Goda Sehun

“Apa untungnya , aku melihat tubuhmu itu.” Cibir Haerin , kemudian ia masuk kedalam.

“YAAA!! KAU MASIH BELUM MEMAKAI BAJUMU??” Teriak Haerin sambil menutup matanya menggunakan kedua telapak tangannya

“Aku tidak bisa pakai baju.”

“HAH?? APA AKU TIDAK SALAH DENGAR?? KAU KAN PUNYA TANGAN SEHUN.”

“Terserah.” Ucap Sehun pasrah

Akhirnya Haerin pun perlahan-lahan menurunkan tangannya , ia melihat sayap lebar putih berada di punggung Sehun. Haerin terpana melihat tubuh six-pack Sehun dan err.. sexy?? . Haerin menggeleng-gelengkan kepalanya , ia salah fokus , yang seharusnya,  ia terpana akan sayap Sehun.

 

“Itu sayapmu??” Tanya Haerin hati-hati

“Yap.” Ucap Sehun mantap

“Untuk apa sayap itu ? Apa kau sekarang akan meninggalkanku?” Tanya Haerin hati-hati

“Eung.. , aku juga tidak tahu.” Bohong Sehun , ia tidak mau membuat Haerin semakin sedih , sebenarnya Sehun sudah mengetahui arti dari sayap ini.

“Baiklah , aku balik ke kamarku dulu.”

“Ne.”

Malam pun tiba , penghuni rumah minimalis itu pun akan bersiap-siap untuk menikmati panjangnya malam dengan cara tidur . Tapi salah satu ruang dirumah itu terlihat masih terang , pertanda bahwa sang pemilik kamar itu belum tidur.

Dipikiran Haerin masih terngiang-ngiang akan perkataan Suho tadi. Karena ia sudah tidak sabar lagi , akhirnya ia akan menemui Sehun sekarang juga , walaupun jam sudah menunjukkan pukul 10.

“Sehun, apa kau sudah tidur?”

“Masuklah.”ucap Sehun dari dalam kamar

Kemudian Haerin mencoba berkali-kali memutar kenop pintu kamar Sehun , tapi sialnya pintu itu masih belum terbuka.

 

“Kau menguncinya Sehun.”

“Ah iya , aku lupa.”

Sehun pun bangkit dari posisi tidurnya yang sudah nyaman tadi . Ketika Sehun hendak memegang gagang pintu , ternyata ia menembusnya. Ia menjambak rambutnya kesal , karena lagi-lagi hal ini terjadi . Pertanda bahwa sebentar lagi ia akan menghilang.

 

“Cepat Sehun , lama sekali .” Ucap Haerin tak sabaran

“Sabar.”

1 menit…

 

3 menit…

 

5 menit…

 

“Kau mempermainkanku yah ,Hun.” Kesal Haerin

“A..aku , mian , aku tidak bisa membukanya.”

“WAE?? KAU KENAPA ? APA KAU SAKIT?” ucap Haerib khawatir

“Tidak , sebaiknya kau kembali ke kamarmu.” Kini Sehun terduduk dan punggungnya bersandar pada badan pintu.

“Maaf , jika selama ini aku membuatmu kesal , maaf jika selama ini aku merepotkanmu , maaf jika selama ini aku menyakitimu , maaf , jika aku lernah melakukan kesalahan padamu , maaf , jika aku..”

“Cukup , Sehun , cukup.” Didepan sana Haerin sudah mulai menangis , ia tau arah ucapan Sehun sekarang

“Kau tidak pernah merepotkanmu dan kau juga tidak pernah menyakitimu , aku mohonkau jangan berbicara seperti itu hiks..hiks..” ucap Haerin disela-sela isak tangisnya.

“Jangan menangis Haerin , kau tidak pantas , aku sudah egois , harusnya sejak awal aku memang tidak harus bertemu denganmu , karena dengan begini aku hanya menyakiti hatimu saja , maaf Haerin.” Ucap Sehun panjang lebar

“Tidak Sehun  , jangan berkata seperti itu hiks..” Haerin terkulai lemas , ia jatuh terduduk dan bersandar pada badan pintu kamar Sehun , kini posisi mereka sama.

“Aku akan memberitahu mu untuk terakhir kalinya  , kau tidak akan kehilanganku , aku akan tetap disisimu , aku yakin pasti Suho hyung sudah memberi tahumu , tubuhku saja yang akan menghilang , tetapi tidak dengan perasaanku padamu Haerin , aku masih bisa melihatmu , ya biarpun kau tidak akan pernah mendengar suaraku lagi , karena hanya akulah yang bisa melihatmu , sedangkan kau tidak , aku berjanji akan selalu menjagamu , Saranghae.”

 

“Sekali lagi aku minta maaf.” Ucap Sehun yang keterakhir kalinya , karena setelah ia mengucapkan itu , tiba-tiba kini seluruh tubuhnya menjadi transparan dan menghilang. Ia berjalan mendekati cermin yang ada dikamarnya , namun ia tidak bisa melihat dirinya di cermin itu , tentu saja karena kini tubuhnya telah menjadi transparan

 

Haerin menangis sekencang-kencangnya diluar sana , akhirnya ia pun dengan sangat terpaksa harus mendobrak pintu kamar Sehun  , ia sudah tidak menahan rasa kerinduannya pada Sehun , tetapi pada saat pintu sudah berhasil didobrak oleh Haerin , dikamar itu hanya ada kekosongan , tidak ada tanda-tanda kehidupan dikamar itu. Pakaian-pakaian yang berserakan dimana-mana , beberapa helai rambut yang ada pada lantai kamar itu . Haerin semakin pusing melihatnya . Ia pun merebahkan diri di ranjang empuk Sehun. Ia masih bisa menghirup aroma maskulin tubuh Sehun diranjang itu , membuatnya semakin ingin menangis , tak terasa Haerin sudah menangis berjam-jam , akhirnya ia lun tertidur dengan mata yang sembab dan bengkak.

Flashback end ~

.

.

.

Akhirnya Haerin pun berubah pikiran dan segera mencari tempat untuk berteduh. Ia mengambil sebuah handuk kecil di dalam tasnya , dan kemudian mulai membersihkan dirinya yang terkena basah .

Saat ia akan memasukkan handuk kembali kedalam tasnya , ia merasakan semilir angin menerpa wajahnya. Surai rambut cokelatnya itu tersibak ke belakang tengkuknya akibat tertiup angin itu. Ia mengirup angin itu dalam-dalam dan akhirnya ia menyadari jika angin ini  ternyata memiliki aroma seperti orang yang telah dikenalnya sejak lama. Aroma maskulin yang ditangkap oleh hidung Haerin , ia ingat , bahwa aroma ini hanya dimiliki oleh seorang yang dicintainya. Yaitu Sehun. Kemudian ia pun menarik kedua sudut bibirnya . Haerin tersenyum.

“Aku tahu ini kau Sehun , kau menepati janjimu.”

END

Gimana endingnya ?

Dpt feelnya kah?

Maaf kalo ceritanya aneh

RCL juseyo ~

17 responses to “THAT WIND IS YOU [PART 2/2 END] -JUNG AE RO-

  1. hyaaaaaa aku mmenitikkan air mata looh bacanya , amoun deh kalo aku harus ngerasain kaya apa yang haerin rasain . Tapi kenapa ya aku ngerasa terlalu cepat ? sumpah aku berharap banget kalo part perpisahan mereka lebiih panjang ..

    but its okay , over all i love it so much !!

  2. huaaa sedih yaaa sedih
    feelnya dpt kok cuman yaa happen ending
    iya lah happen ending, mana ada perpisahan yg menyenangkan kecuali perpisahan ama musuh kali

  3. Aaa thoorrr aku menangis terseduh seduh /dikira kopi diseduh’-‘/
    Nyeseeek.. aku nge feel banget laah. Aku minta sequel gamau tauu ya thor plis plis!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s