Dark Light (Chapter 7)

image

Dark light

Author : Savrila hwang

Cast :
– Park Jieun (OC)
– Kai a.k.a Kim Jongin (Exo)
– Byun Baekhyun (Exo)

Other Cast :
– Stevy (OC)
– V a.k.a Kim Taehyung (BTS)

Genre : Romance, school life,dark past,

Rate : Teen

Disclaimer : FF ini adalah FF pertamaku dan murni darihasil ngelamunku(?) Selama beberapa bulan belakanganini, cast FF ini semua punya eommanya masing masing.

Quote : “semua orang memiliki masa lalu,tapi bagaimana jika masa lalu itu berubah menjadi masa kini??.Semua bermula dari masa lalu”

Previously read : intro and talk || Prolog || Chapter 1 || Chapter 2 || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5 || Chapter 6

.

.

.
Masa masa cinta pertamannya tumbuh dan masa dimana ia mendapat ciuman pertamannya dari orang yang ia sangat cintai ‘

.

.

.

“Jadi bagaimana ceritamu?? “

“haahh… aku sudah buat keputusan untuk menerima kai namun kai malah mengabaikanku, aku tau pasti ia sangat sakit hati atas perbuatan ku tadi…, dan tentang masalah stevy…. ahh jinja aku benar benar pusing, aku merasa sudah menyianyiakan seseorag sepertinya, dia pintar,perhatian,baik-“

“cerewet ,suka mengomel, pekikan suaranya sangat super….” lanjut baeknyun.

“Bagaimana kau bisa tau?? “

“Aku temannya sejak ia masih berupa seorang bocah ingusan nan tengil “

“Hahaha benarkah?? Tapi kenapa sekarang kau tidak dekat lagi, stevy juga bilang bahwa aku adalah teman pertamanya di Sekolah”.

“Suatu masalah yang tidak melibatkanku dan aku masih tidak mengerti sampai sekarang, membuat kami tidak dekat bahkan tidak bertegur sapa ,tapi belakangan ini kami sudah mulai membaik”ucap baekhyun sambil tersenyum membayangkan wajah stevy bila sedang marah.

“Bisakah kau ceritakan tentang kai?”

“Tentu… dia adalah seorang anak yang sangat beruntung terlahir dari keluarga kaya sebagai anak kedua dan kakaknya adalah seorang laki-laki, jadi ia tak usah repot repot belajar bisnis sepertiku,namun hyungnya sedikit bermasalah.. “

“Waee?? Masalah apa?? “

“Hyungnya sangat nappen ,lebih nappeun dari pada kai,hyungnya sering datang ke club malam untuk bermain wanita dan minum minum, bahkan pada saat ia masih di bawah umur”

Jieun tak bisa berkata apa apa ia seperti tersinggung dengan perkataan baekhyun,bukan tersinggung tapi lebih ke ‘takut menceritakan ceritanya pada baekhyun’

“Wae ?? Ada apa dengan mu kau kelihatan gugup??”ucap baekhyun memastikan keadaan jieun yang tampak gemetar.

“Kau yakin?siap mendengar cerita ku?”


Chapter 7

“Emm jam berapa sekarang??”

“7 kurang 10 menit ”

“Wooww kita sudah mengobrol lebih dari 5 jam ”

Baekhyun merenggangkan tubuhnya yang terasa kaku karena duduk lebih dari 5 jam,sudah 7 bungkus minuman kosongdan beberapa cup es cream di atas meja jieun dan baekhyun.

“Kau… berjanji merahasiakannya kan?”

“Kenapa kau percaya padaku kita baru kenal hari ini?”

Jieun tersenyum miris “karna kau namja.. aku percaya pada semua namja kecuali ayahku… ,aku tak percaya pada semua yeoja selain bibiku,semua yeoja yang ku kenal mereka menipuku membohongiku menghianatiku, hanya bibiku yang mengungkapkan seluruh isi hatinya pada ku ”

“Bagaimana kalau aku menghianatimu?”

“Tidak akan.. karna aku akan mencegahnya bila saja itu terjadi??”

“Caranya?”

Jieun menggigit kecil ujung bibirnya lalu mengusapnya dengan ibu jarinya. Saat itu juga baekhyun langsung tersentak kebelakang , Jieun pun tertawa terbahak bahak melihat ekspresi baekhyun yang ‘menurutnya’ berlebihan.
“Yakk aku hanya bercanda… hahaha ,kau sangat berlebihan ”

Baekhyun jadi salah tingkah dan akhirnya memilih meminun capuccino yang masih tersisa di gelasnya. Lagi pula laki laki mana yang tak kaget tiba tiba di goda oleh yeoja yang secantik Jieun.

“Ohh ya.. geuu kisseu… aku melakukannya karna … bagiku sebuah ciuman bukanlah apa-apa ,hanya sebatas hasrat dan nafsu. Aku tak tau apa apa tentang cinta” Jieun menghela nafas pada akhirnya.

“Kau kira aku tau?? ”

“Mworago?”

“Aku terlalu sibuk mengurus hidupku yang sangat rumit ini ,sampai sampai aku tak sempat jatuh cinta, aku hanya melihat yeoja sexy di buku biology, membaca kisah cinta di buku sejarah, berkencan dengan rumus matematika, dan akan menikah dengan bisnis” baekhyun pun tersenyum miris.

“Angkat tangan mu.. ”

“Hah??” Baekhyun tak mengerti yang di maksud Jieun dan hanya mengakat tangannya.

“Highfive!!! Kita senasib maka kita harus highfive!! Berjanjilah untuk menyelesaikan masalah kita bersama ”

Baekhyun masih tak mengerti dengan yang di maksud jieun, namun kini jantungnya berdegup kencang, ketika tangan seorang yeoja menaut di tangannya.

Sebelumnya hanya tangan eommanya dan tangan stevy lah tangan yeoja yang pernah menempel dengan tangannya, stevy hanya seorang yeoja yang blak blakkan, eommanya tetaplah seeomma baginya .

Namun jieun siapa dia?? , baekhyun merasakan sesuatu yang aneh, karna hanya 2 yeoja tadilah yang pernah ia kenal dekat dalam hidupnya.

“Baekhyun kau baik baik saja??”
Ucap jieun sambil mengibaskan tangannya di depan muka baekhyun.

“N… ne .. gwenchana…”

“Kau tak ingin pulang??”

“tt..tentu…”

Setelah mengantar jieun sampai ke rumahnya, baekhyun pun pulang ke apartementnya selama di perjalanan baekhyun memikirkan semua cerita jieun tadi, semua cerita itu seperti berputar putar di kepalanya.

Ia masih belum percaya seseorang yang terlihat kalem seperti jieun punya masa lalu yg begitu buruk.

Jujur saja sampai detik ini baekhyun tidak pernah pergi ke night club, tapi bukankah itu wajar?? Umurnya masih 17 tahun/ 18 umur korea dan ia masih termasuk di bawah umur.

Sedangkan jieun, sejak umurnya 13 tahun, ia sudah kenal club malam, sudah mengenal minuman bahkan bergaul dengan lelaki yang umurnya jauh lebih tua dengannya.

Baekhyun masih tak percaya dengan apa yang di ceritakan jieun namun melihat poto yang di tunjukan jieun kala itu, seakan menampik seluruh keraguan baekhyun tentang cerita Jieun.

Flashback

“Igeon…” jieun memberikan sebuah foto pada baekhyun.

Baekhyun pun menerima foto yang tidak terlalu besar itu, foto itu menampilkan seorang yeoja yang memakai dress hitam nan ketat dan panjangnya hanya sebatas bagian atas paha saja ,yeoja di foto itu juga memegang sebuah gelas yang berisi minuman berwarna ungu.

“Yeoja itu aku.. ” ucapnya dengan senyum kirinya.

“M.. mwoo??” baekhyun terperangah tak percaya.

“Foto itu yang merubah sekaligus merusak hidup ku..”

“Apa maksudmu??”

“Dibenci kedua orang tuaku,di caci maki semua orang, di keluarkan dari sekolah, dan mengirim oppa ku ke Amerika, semua itu karna foto ini…”

“Benarkah ??!! kenapa semua itu bisa terjadi??”.

“Seorang teman baikku di club malam yang cemburu karna namja yang ia suka menyukaiku, bahkan menciumku di depan matanya ,Dia yang melakukannya”

“Melakukannya??”

“Ya… ia mencari dimana aku bersekolah lalu ia menempel foto itu di mading sekolahku dan BOOM, semuanya meledak dan orang mulai mencaci maki diriku, bahkan teman terdekat ku sekali pun. Apa lagi dulu aku setara dengan Violine, semua orang pasti mengenalku sebagai gadis cantik yang sangat kaya dan berkuasa, dan aku harus menanggung semuanya ” jieun pun tersenyum miris.

Flashback end

Entah lah, sebanyak apapun ketidak percayaanya baekhyun tentang cerita Jieun, namun semua itu tak bisa di pungkiri lagi kebenarannya.

Di waktu istirahat ,Stevy mencari Jieun bermaksud untuk membenarkan masalahnya dengan jieun.

“Jieun bisa kah kita bicara??” setelah menemukan jieun stevy langsung saja menyampaikan niatnya.

“kata kan saja sekarang aku tak ada waktu ”

Dekk

Hati stevy seakan terpukul oleh tongkat baseball, sangat sakit itu lah yang sekarang ia rasakan namun ia hanya bisa menghelanafas.

‘Jieun yang dingin telah kembali ‘ batin stevy.

“Aa.. aku minta maaf…”

“untuk apa? Apakah kita punya masalah?”

stevy menyerengitkan alisnya,stevy bingung dengan sifat jieun, jauh dalam hati stevy ia sangat meyesal telah merubah kembali jieun ke sifat dinginnya.

“Aku sudah bertingkah keanak-anakan,jadi tolong maafkan aku ”

“Sireo!! nan sireo… ,pergilahh…. Ka!!”
jieun berteriak hingga seisi kantin menetap mereka berdua.

Untuk yang kedua kalinya hati stevy terasa terpukul oleh tongkat baseball bahkan yang ini lebih tersa lebih sakit.

Tubuh stevy seketika beku dengan ucapan jieun ,sendi sendi kakinya seakan membeku sehingga ia tidak bisa bergerak dan pergi dari sana.

“Annyeong… Jieun rupa nya kau disini ah.. ada stevy juga?? akuu kira.. kalian… ber-“baekhyun datang dan langsung duduk di samping jieun.

“Annyeong baekhyun….. stevy kau tak membalas salam baekhyun?? Bukan kah kalian saling kenal??sahabat baik??” jieun berkata pada stevy namun seperti menyinggung.

Stevy pun kaget entah apa yang telah baekhyun ceritalan pada jieun hingga jieun tau soal itu.

Stevy langsung saja menarik lengan baekhyun menuju ruang kamar mandi, tanpa perlawanan dari baekhyun.

“Apa saja yang telah kau ceritakan pada jieun??!!!” Ucap stevy dengan nada yang tinggi .

“Akku hanya bercerita tentang kita kai dan V yang bersahabat dari kecil tapi memang benarkan kita semua sahabat?? Jadi apa yang salah??”

“kau menceritakan semua??!! semuanya??!!”

“Anii, aku tidak menceritakan itu.. aku bersumpah ” ucap baekhyun dengan mengangkan 2 jari tanda bersumpah.

“Aaaaaaaaaaa!!!!!”

Stevy langsung terduduk menyembunyikan wajahnya dibaeah lipatan tangan dan menangis keras, meluapkan semua yang telah ia tahan dari tadi.

“Oettoke baekhyun-ahh ,oettoke..ee…” ucap stevy sambil menangis.

Baekhyun pun berjongkok untuk menghampiri stevy. “Menangislah ,supaya semua meluap ”

“aku sudah…. hikh..menangis berkali kali…hikh sejak bertemu Jieun…hikh…” ucap stevy di sela sela tangisannya.

“Aku yakin masalahnya pasti akan selesai…. bersabarlah… ” ucap beakhyun lalu ia mengulurlan tangannya untuk mengelus rambut stevy guna menenanhkannya.

Baekhyun mengarahkan tangan kirinya kedadanya dan ia tak merasakan apa apa tidak ada debaran jantung yang berlebihan.

‘Kenapa berbeda?’ batin baekhyun.

Di sisi lain seorang namja melihat kejadian itu, “Uri baekhyun telah menyukai stevy rupannya” ia pun memasang senyum kirinya dan pergi dari tempatnya.

Baekhyun pun kembali ketempat jieun, baekhyun berhasil menenangkan stevy ,stevy juga sudah bertekat untuk berusaha.

“Darimana saja kau??Kenapa lama sekali? ”

“Aku habis menenangkan stevy dia menangis begitu keras hingga terlihat sangat meyedihkan ”

“Di..dia menangis??”

mendengar stevy menangis, hati jieun bergetar hebat,sejak tadi sebenarnya ia telah menahan supaya ia tidak simpati pada stevy namun mendengarnya menangis, pertahanannya mulai goyah .

Pertama dan terakhir kalinya ia melihat stevy menangis di depan matanya dan karnanya,sebenarnya saat itu hati jieun sangat sakit melihat orang yang selalu mendukungnya dan membatunya di sekolah ini menangis di hadapannya.

Dan kali ini jieun mengulanginya lagi, yaitu membuat stevy menangis ,jieun selalu berfikhir apakah ini balasan yang ia berikan atas segala kebaikan stevy.

Jieun berlari meninggalkan baekhyun, menuju stevy, baekhyun yang melihatnya tidak bertanya ia mengerti bagaimana keadaan mereka sekarang dan membiarkan mereka menyeselaikan masalah mereka.

Di dalam kamar mandi Stevy memandang pantulan dirinya di cermin ,ia mencuci mukanya untuk menghapus jejak air mata yang ada wajah cantiknya.

Lalu kembali memandang pantulan wajahnya di cermin, tangannya bergerak menaikan poninya dan memindahkanya ,yang semula rata ke depan lalu ia jepit kebelakang sehingga menampakan alis dan dahinya,lalu menguncir kuda rambutnya.

“Kita, kai dan V adalah sahabat ” stevy mengulalngi kata kata baekhyun tadi. Ketika mengulangnya dan menatap wajahnya di cermin ia seakan terlempar kemasa kecilnya.

Masa masa dimana ia bisa tertawa setiap hari dengan sangat lebarnya masa dimana ia selalu menguncir rambut dan poninya masa dimana ia tak memperdulikan penampilannya walaupun di kelilingi oleh laki laki.

Masa masa cinta pertamannya tumbuh dan masa dimana ia mendapat ciuman pertamannya dari orang yang ia sangat cintai .

Bibir stevy secara refleks menyunggingkan senyum mengingat ingat masa masa itu namun jika ia ingat ingat lagi senyumnya langsung memudar.

Tiba tiba pintu kamar mandi terbuka dengan gaduh dan langsung menampilkan sosok jieun dengan muka yang gelisah, refleks stevy menengok kearah pintu ketika mendengar bunyi gaduh dari sana.

Belum sempat stevy terkejut jieun telah berlari kearah stevy dan memeluknya, stevy pun terkejut bukan main, bebera menit yang lalu jieun berteriak teriak padanya dan detik ini jieun memeluknya stevy masih belum mengerti.

“Mianhae… aku sungguh minta maaf, aku tak sanggup marah dengan mu, aku tak sanggup sehari saja tanpamu di sekolah ini, mianhae…”ucap jieun dengan air matanya.

Stevy terkejut bukan main mendengar jieun berlari kepadanya lalu meminta maaf dengan menangis ia tak mengira jieun bisa melakukan ini.

Tangan stevy pun mulai bergerak naik membalas pelukan jieun sebuah senyumpun tersungging dari bibir manis stevy.

“Kau menguncir rambut mu dan poni mu ?? tak biasanya??”

“hehe aku juga tak tau mengapa….” bohong!! stevy tau alasan kenapa ia mengikat rambutnya.

Mereka berjalan beriringan melewati koridor utama, walau pun jieun telah membuka obrolan namun rasa canggung masih menyelimuti mereka berdua.

“Jieun!!Stevy!!” sapa baekhyun yang entah muncul dari mana dan tiba tiba hadir di tengah tengah mereka.

Stevy menyingkirkan tangan baekhyun dari bahunya, namun tidak dengan ,jieun biasa saja ketika beakhyun memegang bahunya ,stevy yang risih melihatnya akhirnya menyingkirkan juga tangan baekhyun yang ada di bahu jieun.

“Senang melihat kalian seperti ini..”

jieun pun membalasnya dengan tersenyum, stevy merasa seperti hanya ia yang terganggu dengan kehadiran baekhyun.

“Belakangan ini kau sering sekali menimburung dengan wanita, memangnya kau tidak punya teman??huh??”
stevy menyerocos dengan muka sebalnya.

“Jangan kaget mereka ada di belakangmu ”

“jinja…” bisik stevy pada baekhyun dengan entah apa nama ekspresi wajahnya.

V dan kai pun mendahuli mereka di pintu depan, saat itu juga kaki stevy rasanya ingin melesat bagaikan superhero ,tenggorokannya terasa kering sampai sampai ia kesusahan untuk menelan ludahnya.

Mereka telah sampai di pintu masuk utama sekolah mereka, V dan Kai pun berhenti dan menghalang jalan baekhyun, stevy dan jieun.

“Chha kita pulang, apa kau tak mau pulang??” Ucap kai pada baekhyun.

Stevy benar benar mengutuk semua orang disini dan mengutuk situasi ini, stevy berfikir apa tidak ada tempat lain untuk mengobrol asal jangan di depan wajah nya.

“Tentu saja… byee steyy byee… jieun ”
ucap baekhyun.

“Cakaman… kai bisakah aku bicara denganmu sebentar” ucap Jieun.

Sekarang stevy mengutuk jieun karna malah membuka lagi percakapan ,dengan begitu 2 orng di depan mukanya ini tidak akan cepat pergi.

“Anii… sepertinya tidak bisa ,kami harus segera pulang”

‘yeessss’teriak stevy dalam hati dan mulai memuji muji kai,namun eksprrsi stevy pada kenyataannya adalah sangat gugup dan kedua tangannya hanya bisa meremas ujung roknya.

“Keunde… kaiyah-”

“Cha baekhyun…” mereka bertiga pun langsung pergi meninggalkan mereka.

Jieun menghela nafasnya frustasi, dan Stevy menghela nafasnya lega.

“Apa yang ingin kau bicarakan dengan Kai ?? ”

“Kau lihatkan semua yang aku lakukan pada hari itu, aku sangat keterlaluan padanya jadi aku ingin meminta maaf dan menerimanya”

“Jinja.. kau akan menerimanya?? ”

jieun menganguk mengiakan.

” Kai Daebak ”

Di sisi lain kai, baekhyun dan V sedang mentertawakan V karna ekpresi gugupnya yang sangat tampak bodoh.

“Yakk kenapa kau melihat layar ponse mu terus memangnya ada apa disana mmfftthhahahha “ucap kai tak tahan menahan tawanya.

“Berhentilah mentertawaiku ” ucap V sinis.

Baekhyun pun merebut ponsel V dari tangan pemilik ponsel itu, dan beekhyun melihat ternyata V membuka pesan dan mengetikan seseatu yang tak jelas hanya ketikan asal. Saat itu juga baekhyun tertawa lepas.

“BHABHAHAHAHHAHA. joginii.. liat lahh ini hanya asal ketik ” kai pun menyambung tawa baekhyun tak kalah besar suaranya.

V merebut kembali ponselnya dan menghapus pesan tersebut dan memasukan ponselnya kedalam saku celana nya, V merasakan pipinya mulai terasa hangat, dia sangat malu.

“Yakk itu tak sengaja terpencet, berhentilah mentertawakan ku” ucap V masih cemberut.

“Hahh…. hah.. hahahh… ahh… baik lah aku berhenti, oke kai mari kita berhenti tertawa” mereka pun berhenti tertawa dan pergi menuju mobil baekhyun namun V malah berjalan lurus kearah gerbang.

“Yyaa… V eodigaaa??” Tanya kai.

“Tentu saja pulang, memang nya kemana?”

“kau tak ikut apartement ku?? “kali ini baekhyun yg bertanya.

“Anniya.. aku ingin pulang dan langsung memeluk gulingku”

“kau yakin tak bosan dan kesepian, seperti yang kau katakan??”

“Anii…. di rumah ku banyak pelayan jadi untuk apa aku kesepian,lagi pula hati ku lebih nyaman jika dirumah” V pun berbalik pergi .

“Yakk V aku belum selesai bicara… yak kau marah hanya karna kami tertawai tadi?? Yyakkk bocah tk yakkk!!!!” teriak baekhyun namun V tidak menghiraukannya, V hanya melambaikan tangan dari belakang.

“Ada apa dengan bocah itu?” Tanya baekhyun pada kai.

“Mungkin ia sedang jatuh cinta pada pelayan di rumahnya”jawab kai enteng.

“Yaakk… babbo mana mungkin.. ”

“itu mungkin saja bagiku ”

“kau berkencan dengan pelayan mu lagi? Yeoja nomor berapa pelayan itu?!!”

“aniya.. kami tidak berkencan kami hanya berciuman dan… ya berciuman”

“Yakk… micyeoseo?? Kau membayarnya sebagai pelayanmu atau pelayan rumah tangga??!! dasar micyeo!!”

“Siapa suruh dia menciumku… itu sama saja dengan memberi jalan… ”

“ahh dasar bocah SMA byeontae!! ”

“yakk kau saja yang terlalu polos ”

“Memang benar aku ini masih suci dan polos” balas baekhyun dengan pd.

Saat itu juga kai memukul kepala baekhyun yang masih polos itu dan kai pun menginjak pedal gas sekeras kerasnya, dan mereka langsung melesat ke apartement baekhyun.

Sesampainya di rumahnya ,V merebahkan tubuhnya di kasur miliknya , ia memikirkan apa yang ia lihat tadi , jauh sebelum baekhyun memdekati jieun ,V sudah memikirkan hal yang satu ini,hal yang V takutkan dari dulu,dan hari ini… itu terjadi.

Flashback

“Kai-ahh… apa kau melihat baekhyun?? Dari kemarin aku jarang melihatnya??” tanya V pada kai yang sibuk menyantap makan siangnya.

“Molla” jawab kai singkat yang tentu saja membuat V kesal.

Brakkk “Yakk kenapa kau cuek sekali dengan teman sendiri” ucap baekhyun setelah menggebrak meja.

Braakk “Carilah dia sendiri jangan bertanya pada ku!!!” Bentak kai setelah membalas mengebrak meja.

Vpun kembali menggebrak meja dan pergi mencari baekhyun ,av mengidarkan pandangannya keseluruh kantin dan binggo!! V melihat sosok baekhyun.

Ia sedang mengikuti seorang prempuan menuju lorong kamar mandi V pun mengikutinya diam diam.

Ternyata perempuan itu adalah stevy, V sedikit terkejut ketika mendengar stevy berteriak, dan ia benar benar terkejut ketika melihat stevy menangis.
Namun yang lebih mengejutkan ia melihat baekhyun mengelus rambut stevy dan ia memegangi dadanya.

“Uri baekhyun telah menyukai stevy rupannya” ia pun memasang senyum kirinya dan pergi dari tempatnya.

Flashback End

“kenapa aku mersa seperti ini?? memangnya siapa aku ini ?? apakah aku memiliki hak untuk merasa seperti ini ?? haahhh….. sial….”

Persaan aneh terus saja muncul ketika ia mengingat lagi kejadian tadi ,akhirnya V memilih bangkit dari tidur dan meraih ponselnya dan mengetikan sesuatu di ponselnya, detik selanjutnya ia telah terhubung dengan seseorang di sebrang sana.

“yeobseo??”

“ne.. ada apa kau menelfonku??”

“tiba-tiba saja aku merindukanmu … bisakah kita bertemu ??”

_

“aku tak habis fikir dengan V  kenpa ia bersikap agak aneh hari in?”

“Bukankah ia memang seseorang yang suka seperti itu ,biasanya juga ia marah jika kita bully hahahaha” ucap kai.

“Tapi pernahkah dia menolak jika kita mengajak ia ke apartementku ??” tanya baaekhyun cemas.

“tentu saja pernah ketika hari ulang tahunnya ia tak mau di kerjai jadi ia memilih tidak ikut bermain, dan… oh ya setiap hari jadinya dengan-” ucapan kai terpotong .

“ya..ya.. dia selalu bersemedi ketika tanggan 18 november ”

“Ya sudahlah… biarkan saja…. ngomong-ngomong pergi kemana kau saat istirahat tadi??”

“oohh itu aku isitrahat dengan jieun dan stevy tapi mereka memilliki sedikit masalah ,sehingg aku harus sedik menenangkan stevy…”

“V pergi mencarimu tadi ,namun dia tidak kembali lagi ,bahkan ia tidak makan siang ”

“mwoo?? dia mencariku?? jangan-jangan ia……”

Baekhyun bergegas mengambil ponselnya dan menelfon V , Baekhyun rasa ada yang tidak beres disini ,sepertinnya baekhyun tau ada apa dengan V.

Baekhyun tersambung dengan V namun beberapa saat kemudian ,ponsel V langsung tidak aktif.

Di sisi lain V mematikan ponselnya setelah melihat ada panggilan masuk dari baekhyun.

“Nugu??” ucap seorang gadis di samping V

“Ani bukan sesuatu yang penting”

“itu bukan ibumukan??”

“Aniya… tidak usah khawatir … Chagi…”

-TBC-

Haii haiii
Long time no see
Ngaret yaapp, but ini lumayan panjang lho
Tapi mianhae kalo di chapter ini alurnya jalan di tempat, jeongmal mianhae…
Ini di karenakan aku nulisnya di sambil sambil, sambil nonton sambil makan… dan masih banyak sambil yang lainya(?), dan jadi lah alur jalan di tempat ini…

Janji deh chapter depan ga sejelek ini,
Doa in yak wkwkwk… aminnn….

Sekian… sampai ketemu di chapter depan… byee byeee….

.

.

.

©SavrilaHwang

29 responses to “Dark Light (Chapter 7)

  1. Ommo,,v cri pelampiasan toh,,,
    Moga d part depan mslah cpet kellar,,
    Ju2r sbnernya rda2 gerrem jga, ,dri part awal ampe’ in mslah nya kgak kelar2 bosen jga bca nya,,tpi ttep aq hrap part depan mslah mereka cepet kellar,,ya walaupun kelar nya 1 1 ok fgahtingggg buat authornya n sory klo komen aq rda2 pedess,,

    • Hehehe gapapa kok
      membangun justru banget komennan kamu 🙂
      aku juga ngerasa di chapter ini tuh alurnya jalan di tempat…
      Aku usahain deh di Chapter depan bakal di bagus sin lagi 🙂
      Kkamsahamnida 🙂

  2. yuhuuuuu akhirnya update jg^.^
    sbnernya ada apa sie ama v??v cmburu ya ngeliat baekhyun ama stevy???trus yeoja yg di tlp v siapa??
    dan yeoja yg ada disamping v trus di panggil ‘chagi’ itu siapa??apa stevy??atau yeoja lain??makin pnasaran..dtnggu next part.fighting!!!!!^.^

  3. Siapa sbnarnya lelaki yg rosakkan Jieun?
    Baekhyun skakan Jieun??
    Kai ckap Kai skakan Jieun tpi soal dia kiss dngan Pelayan dia tu?? Apa dia nak mainkan prasaan Jieun je?
    Siapa kkasih V,klau V dah ada kkasih takkan Kai dan Baekhyun tk tahu??

    • Kai sama kakanya itu ga beda jauh sama sama badboy gitu-_- critanya
      Badboy playboy pulak-_-
      Begitu juga V badboy playboy pulak-_-
      Mereka tau bngt siapa yeoching nya V tau juga hati V sebenernya buat siapa 🙂

  4. Thor… menurutku udah chap 7 tapi kaya masih pengenalan tokoh sama masalah, soalnya masih banyak fakta yg belum keungkap.. maaf yah
    Baek kaya nya mulai suka sama Jieun, jadi mungkin cinta lama Jieun itu kakaknya Kai yah…
    Semoga chap depan makin WOW dan masalah cepet selesai..
    Keeo Writting

    • Iyyaa aku juga ngerasa gitu sihh…..
      Jadi di chapter 8 udah mulai aku buka ceritanya, sedikit bocoran chapter depan bakal bahas tentang cerita cintanya V hihi…
      Okehh dehh akan di usahakan…
      Gumaweo komennya 🙂

  5. hallo aq reader baru, aq comentx sekalian jdy 1 ya dri part awal. wah ternyata stevy baekhyun kai dan v itu sahabatan, tpi knp v sama stevy akward ya? v cemburu ya sma baekhyun tdy? msh binggung sma kai dan jieun…
    ditunggu next part ya…

  6. Akhirnya stevy sma jieun baikan juga 🙂 ..
    Kai kok gtu sma jieun?? Apa dy mrah sma jieun??

    V pacran sma siapa tu ?? Gila pnsran guee …

  7. bagus cerita ffnya kamu sav 🙂 ahh iya riview yg chap 6 itu sepertinya kalau ngak salah stevy jadi pesuruhnya jieun kan iya ngak bener gak ahhh lupa aku gimana alur ceritanya 😀

    • Hehhe gumaweo eonni.. 🙂
      iyyap bener… orang tua stevy utang budi bangt deh sama orang tuanya Jieun … jadi stevy ngerasa ga sedrajat sma jieun…
      Seperti itu.. 😀

  8. Pingback: Dark Light (Chapter 8) | SAY - Korean Fanfiction·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s