FALLING IN LOVE – J.KIM

image

Title : Falling In Love

Main cast : Do Kyungsoo , Jo Hana .

Genre : Romance , Comedy .

Rating : PG-16

Length : Oneshoot .

                                                 ••••••
Suatu pagi hari …

” Hana-ya , bangun .. ”

” Hana .. ”

Seorang wanita paruh baya menggoncangkan tubuh anak perempuannya -Hana- . Goncangan yang cukup kencang itu merupakan kerjaan yang sia-sia , karena anaknya itu tidak ada tanda-tanda untuk bangun tidur .

” Hana-ya .. , bangun ne ? ”

” Hana .. ”

Wanita itu masih saja berusaha untuk membanguni anaknya .

” Hana .. ”

” Hana-ya , bangun tidur .. , kau akan terlambat .. ”

Hokk hokkk ..

Suara yang berasal dari Hana dapat didengar oleh seluruh penghuni di rumah nya itu .

” Hana .. ”

” Jo Hana .. ” Untuk ke sekian kalinya Ibu Hana memanggil , tetapi dihiraukan oleh Hana .

” JO HANA .. ” teriakan keras dari Ibu Hana sama saja tidak dapat membangunkan Hana dari tidurnya yang nyenyak . Ibu Hana tidak sabar lagi , hingga dia ingin mengambil toak lalu menaruhnya di dekat telinga Hana , dan teriak sekeras sebisa dia .

Tingg ..

Sebuah ide yang tiba-tiba muncul dari otak Ibu Hana . Menurutnya itu Ide yang cemerlang . Ibu Hana segera berlari ke lantai dasar dan menuju ke dapur mengambil panci yang ukurannya lumayan besar , lalu balik ke kamar Hana berwarna soft pink dicampur dengan soft blue .

” Ckck .. ” Kikikan/? dari Ibu Hana yang terdengar licik .

TOKK

Pukulan yang keras terjatuh diatas kepala Hana yang malang itu .

” Aww .. ” ucap Hana yang belum bangun sepenuhnya .
” Aigoo … akhirnya anak eomma yang cantik sudah bangun . ” Ibu Hana mengelus kepala Hana yang terkena pukulan keras darinya .
 
” Aww .. eomma !! Ini sakit tahu . ” Hana mengelus kepalanya yang sakit .

” Salah kau , nak . Tidak mau bangun tidur . ” Ibu Hana mengatakan alasannya .

” Apa yang eomma gunakan untuk memukulkan kepalaku yang malang ini ? ” tanya Hana masih melakukan kegiatannya -mengelus kepala-

” Ini . Hehe .. ” ucap Ibu Hana sambil mengangkat panci serta tawanya yang canggung/?

” eomma !! Panci ? Sakit , eomma !! ” Hana marah .

” Mianhae , nak . eomma tidak sengaja , siapa suruh kau tak kunjung bangun dari tidur babimu itu ? Lihatlah jam , sekarang telah jam berapa ? ”

” Jam delapan , eomma .  waeyo ? ”

” Kau lupa hari ini kau harus masuk sekolah , hmm ? ”

” Masuk sekolah ? ” wajah kaget Hana tidak dapat ditutupi dengan apa-apa .

” Hari ini , nak . ”

” wait , aku check dulu , eomma . ” ucap Hana sembari mengecek handphonenya melihat jadwal .

‘ Go to School -_- ‘ tertulis jelas di handphonenya .
.
” Ah , tidak . Omo .. aku melupakan hari ini aku harus masuk sekolah ” Hana dengan cepat bangun dari ranjangnya yang sangat berantakan  , lalu mengambil seragam sekolahnya menuju toilet dan mandi .

” palli , appamu sudah menunggu mu sejak tadi . ”

” ne . ”

Tak butuh berapalama Hana keluar dari kamar mandi dengan seragam yang rapi . Dia dengan cepat mengambil tas , dan menuju ke lantai dasar pada rumahnya .

” Appa , kajja . Sebelum aku terlam– ”

” Jika kau terlambat bukan salahku , ne ? ” ucap Ayah Hana memotong ucapan Hana .

” ne . Appa , palli . ”

” Hana-ya , chakkaman , ini sarapan . Makan di mobil , ne ? ” ucap Ibu Hana memberikan sekotak makanan .

” Tidak , eomma . Aku makan di sekolah saja . ”

” Baiklah ”

” Honey , where is my goodbye kiss ? ” ucap Ayah Hana kepada istrinya alias Ibu Hana .

Chup~

Ciuman singkat yang terjatuh di pipi Ayah Hana .

” aigoo , kedua orang tuaku melakukan sesuatu didepan ku . ” ucap Hana menutup mata dengan jari nya .

” Aishh , anak ini ” wajah Ibu Hana telah memerah .

” Annyeong , eomma . Appa !! Palli . Nanti pulang juga ketemuan lagi . ” ucap Hana sambil mendorong tubuh berah Ayahnya keluar rumah dan menuju kearah mobil Ayahnya .

” ne .. ne .. ”

” annyeong . ” kata Ibu Hana sambil melambaikan tangan nya .

                                                  ••••••
KRINGG

Segerombongan siswa melangkahkan kakinya dengan cepat memasukki ruang kelas masing-masing sebab bel masuk telah berbunyi .

Hari ini merupakan hari masuk sekolah setelah melewati tiga bulan liburan semester yang cukup panjang . Siswa -siswa dari Seoul High School harus memulaikan kegiatan pembelajaran sekarang .

image

” annyeong , appa ” ucap seorang yeoja yang turun dari mobil itu .

Tiba-tiba ..

” TIDAKKK ” Yeoja itu sedang berusaha untuk menahan pintu gerbang yang akan ditutup oleh penjaga sekolah itu . Ya , benar . Setiap bel masuk , penjaga sekolah akan menutup pintu gerbang sekolah .

” Ahjussi , berikan aku masuk , ne ? ” tanya yeoja sambil memasang wajah aegyonya .

” Tidak boleh , nak . Kau sudah terlambat . ” ucap penjaga sekolah itu .

” jebal , ahjussi . ”

” Tidak boleh , nak . ”

” jebal ” Sekarang yeoja itu memasang wajah sedihnya .

” jebal , kali ini saja , ahjussi . ”

” Baiklah . Lain kali tidak boleh terlambat lagi ya . ”

” ne . Khamsahamnida . ” yeoja itu membungkuk tubuhnya 90 derajat kepada penjaga sekolah itu .

” ne . ”

Baru saja yeoja itu melangkahkan satu kali saja , terdengarlah suara yang cukup serem dari belakang .

” Jo Hana . ” panggilan dari Jang saem .

” An-annyeong–Haseyo , Jang saem . ” sapa Hana kepada Jang saem .

” ne . ”

” Sudah bel masuk , aku harus masuk ke kelas , annyeong saem . Aku pergi dulu ” Hana ingin kabur dari Jang Saem . Dengan cepat , Jang saem menarik jaket Hana , sehingga Hana tidak dapat melanjutkan kegiatannya -kabur dari Jang saem-

” Wait , mau kemana kau , hah ? ”

” ke ke-kelas , saem ”

” Seenaknya kau balik ke kelas langsung . Sini , kau harus mendapat hukuman dariku .”

” Ta-tapi .. ”

” Tapi apa hah ? ”

” Baiklah . ”

” Lari disana hingga bel istirahat .” Kata Jang saem sambil menunjuk ke arah lapangan besar itu .

” Ta-tapi saem .. ”

” Tapi apa hah ? Siapa suruh kau terlambat ? Pergi !! ”

” ne . ” Hana hanya bisa pasrah dan mengerjakan hukuman dari Jang saem .

‘ Apakah saem gila ? Jam 10 kita baru istirahat , dan , dan .. ‘ batin Hana .

” Cepat , lari !! ” perintah Jang saem .

” ne . ” ucap Hana sambil menaruh tas sekolah di bawah pohon itu .

                                                ••••••

@1A’s Class

Kelas yang tidak dipenuhi dengan keributan ini terdiri dari banyak anak pintar , dan memiliki IQ diatas rata-rata . Ya , seperti mereka .

” Apakah diantara kalian ada yang tahu kabar Hana ? ” tanya Jiyeon .

” Tidak tahu . Kenapa ? ” ucap Chaeyeon .

” Sudah bel dan Hana belum datang . ” ucap Jiyeon

” Mungkin dia telat . ” perkiraan Yongin sembari memainkan pulpen yang ada di tangannya .

” Hmm .. Apakah yang diluar itu Hana ? ” ucap Haerin sambil menunjuk kearah luar jendela .

” Sepertinya iya ..  ” Jiyeon , Chaeyeon  , serta Yongin mengerumuni tempat Haerin .

” Hana ? YA .. itu Hana . ” ucap Jiyeon .

” Kenapa dia lari disana ya ? ” Otak Haerin sepertinya belum bergerak .

” Jangan-jangan di telat masuk lagi .. Oh , tidak .. ” ucap Yongin lalu menepuk dahi .  Haerin , Jiyeon , dan Chaeyeon melihat kearah Yongin dengan polos .

” wae ? Kenapa kalian melihatku seperti itu ? ” tanya Yongin .

” Aniyo , hanya saja di sebelah mulutmu ada coklat . ” ucap Haerin sembari menunjuk mulut Yongin .

” Gomawo . ” Yongin mengelap coklat pada mulutnya itu .

” Chingu-ya , lihat Hana , seperti ada sesuatu padanya . ” ujar Jiyeon yang masih melihat ke luar jendela .

” Apa ? ” Chaeyeon melepaskan salah satu bagian headphonenya .

” Dia .. sepertinya lemas ” ujar Haerin .

” Emm .. ”

” Apakah kita harus ketemu dia ? ” tanya Yongin .

” Kajja .. ” Jiyeon mengajak temannya .

” ne . ”

Dimana saat mereka siap-siap ingin keluar dari kelas dan menemui Hana , Kim sonsaengnim masuk .

” Jiyeon serta teman-temannya , mau kemana ? ” tanya Kim saem .

” emm … ke-ke .. ke toilet , saem ” ucap Jiyeon sambil memikir alasan yang baik .

” Oh , baiklah , silahkan . ” Kim saem memberinya pergi .

” Khamsahamnida . ”

    
                                                  •••••••

Koridor sekolah yang sepi karena kegiatan pembelajaran yang baru saja dimulai sejak tiga puluh menit yang lalu , terkecuali ketiga siswa laki-laki yang sedang bolos dari pelajaran .

” Yak !! Hitam , kau mau bolos untuk apa ajak kami ? ” ujar seorang siswa dengan seragam rapi yang paling pendek dari ketiga orang itu .

” tenang , D.O hyung . Nanti kita akan ketahuan . ” ucap Orang yang dipanggil ‘ Hitam ‘ menenangkan Kyungsoo .

” Tenang ? Bagaimana aku mau tenang ? Kau bolos , ngajak-ngajak . ” ucap Kyungsoo . Jangan lupa juga mukanya yang sudah merah itu .

” Hyung kan tahu kalau aku tidak suka pelajaran mandarin yang diajar oleh cho saem . Bolos sekali kan tidak apa-apa . ” ucap Hitam alias Jongin menjelaskan alasannya .

” Kau ini !! ” omelan Kyungsoo tidak selesai-selesai .

” Oh Sehun , kenapa kau diam saja ? ” tanya Jongin yang melihat Sehun sejak tadi tidak ada suara satupun .

” tidak apa-apa . ” jawab Sehun singkat lalu balik membaca bukunya .

” Cihh , kau membosankan . ” ucap Jongin

Akkk .. akkk .. ( anggap saja burung gagak )

Burung gagak terbang melewati mereka  .

” Aissh .. ” desah/? Kyungsoo lalu memukul kepala Jongin keras .

” Hyung ! Apa yang kau lakukan ? ” tanya Jongin .

” Salah kau semua . ” ucap Kyungsoo .

” Siapa yang disana ? ” teriak seorang penjaga sekolah yang sedang mengeliling .

” Ssshh .. ” Sehun mendiamkan kedua temannya itu .

” Siapa yang ada disana ? ” teriakan penjaga sekolah semakin keras .

Ketiga orang itu memilih diam daripada harus dihukum nanti . Karena tidak ada yang menjawab penjaga sekolah itu , dia pergi dari sana tanpa rasa curiga .

” Huh .. ini semua gara-gara kau , Hitam . ” marah Kyungsoo
” Sudahlah , Hyung . ” Sehun menenagkan Kyungsoo yang mengomel Jongin sejak tadi .

Jongin hanya bisa menunduk kepalanya dan meminta maaf dalam hati .

                                                      ••••••
@Lapangan

Jiyeon , Haerin , Chaeyeon , dan Yongin membohongi guru terbaik di Seoul High School demi menemui Hana yang wajahnya terlihat pucat .

” Hana-ya ” panggil Jiyeon dengan cinta -_-

” Hmm ? ” Hana hanya berdehem .

” Hana-ya … ” kali ini panggilan dari Yongin . Tentunya dengan cinta -_-

” Yongin ? ” Hana mencoba untuk mendekati orang yang memanggilnya tadi .

Tiba-tiba ..

” Jo Hana , apa yang sedang kau lakukan ? Apakah kau lupa dengan hukumanmu itu ? ” Jang saem yang sedang menghukum siswa-siswa yang pakaiannya tidak rapi , tiba-tiba memutar kepalanya melihat kearah Hana .

” Tidak , saem , hanya istirahat sebentar . ” ucap Hana sambil memberikan petunjuk agar keempat temannya meninggalkannya cepat .

” Kajja … ” ucap Haerin setelah melihat petunjuk dari Hana .

” Tapi , bagaimana dengan Hana ? ” tanya Chaeyeon .

” Yakinlah kepadanya . ” ucap Haerin untuk meyakini teman-temannya .

” Hmm , baiklah . ” ucap Chaeyeon . Mereka berempat meninggalkan Hana dan balik ke kelas .

                                                    •••••••

Di ruangan yang terdiri dari puluhan rak yang dipenuhi ratusan buku dengan tertata rapi sesuai urutan abjadnya , dan disitulah ketiga laki sedang bersembunyi . Oh bukan , sedang bolos dari pelajaran mandarin yang dimulai dari jam 7 pagi hingga 10 pagi atau istirahat , oleh karena itu mereka tidak berani untuk balik ke kelas .

” Ah , bosan sekali .. ” ucap Jongin yang baru saja membalikkan satu halaman pada novel yang diambilnya tadi .

” Begitu saja bosan . ” ucap Kyungsoo menyindir .

” Hyung-ahhh , aku hanya mengajakmu bolos sekali , kau sudah begitu , apalagi lain kali . ” ucap Jongin sedih .

” Berhentilah berdebat ! ” Sehun yang duduk diantara mereka mulai marah .

” Nak , dimohon diam ya . ” Penjaga perpustakaan meminta mereka diam . Ya , sedangkan mereka masih berdebat tapi akhirnya mereka juga kembali diam .

Untuk mengurangi kebosanannya , Kyungsoo memilih untuk keluar dari perpustakaan dan jalan-jalan . Jalan sampai balkon , disitulah Kyungsoo berhenti . Berhenti untuk melihat sekitar linkungan sekolah . Tiba-tiba matanya terhenti di lapangam sekolah mereka itu .

” Hmm .. siapa itu ? ” mata Kyungsoo menyipit saat melihat seseorang yang sedang berlari disan . Sifat penasaran Kyungsoo tiba-tiba muncul dan itu mendorongnya untuk mencari orang yang berada di lapangan . Dengan cepat dia berlari dari lantai 4 sampai lantai dasar , untuk mencari orang itu serta bersembunyi dari guru-guru yang mengawas .

Tepat di lantai dasar , Kyungsoo berjalan ke arah dimana lapangan berada . Karena tidak mengenal orang itu , langkahan Kyungsoo menjadi pelan , mencoba untuk mendekati orang itu . Sebenarnya mata Kyungsoo …

Sangat susah untuk melihat jauh . Jadi dia mendekatinya .

Jalan …

Dan

Jalan …

Dari punggung belakang orang itu bisa ketahuan kalau dia seorang perempuan . Rambut berwarna hitam yang tergerai begitu saja membuatnya terlihat cantik . Dan sepertinya Kyungsoo jatuh cinta kepadanya . Apakah ini yang sering dikatakan oleh orang-orang , jatuh cinta dalam pandangan pertama ?

Tiba-tiba , tubuh yeoja itu terhuyung/? ke belakang , dengan cepat Kyungsoo memanggung tubuhnya .

” Sunbae.. ? Hoobae..? Apa yang aku harus panggil ? Ah! Gweanchania ? ” tanya Kyungsoo kepada yeoja itu . Yeoja itu tak kunjung-kunjung menjawabnya .

” Gweanchania ? ” Masih saja tidak dijawab . Kyungsoo menggendong tubuh yeoja itu dan berjalan ke arah UKS .
 
@UKS

Kyungsoo mendorong pintu dengan keras membuat dokter serta perawat yang berada disana kaget .

” Apa yang terjadi , nak ? ” tanya Dokter jalan mendekati Kyungsoo .

” dia tiba-tiba pingsan saat berlari di lapangan . ” jelas Kyungsoo dengan singkat apa yang terjadi pada saat itu .

” Oh , begitu . Cepat turunkan dia disini . ” ucap Dokter dan siap-siap untuk memeriksa yeoja itu .

” Apakah kau kenal dengan siswa ini ? ” tanya Dokter .

” Saya tidak kenal . ” ucap Kyungsoo

” Dok , disana ada name tag . ” ujar seorang perawat .

” Baiklah . Namanya Jo Hana . Maaf , miss , bolehkah bantu dia minta izin untuk tidak masuk beberapa jam pelajaran ? ” ucap Dokter .

” ne .”

” Dok , apakah dia baik-baik saja ? ” tanya Kyungsoo .

” Dia baik-baik saja . Hanya saja tadi dia lupa makan sarapan , ditambah larian yang cukup lama , membuatnya pingsan . ” jelas  Dokter .

” Oh .. ”

” Bolehkah kau menjaganya disini ? Disini tidak ada perawat lagi . ” ucap Dokter .

” Ne . Khamsahamnida .”

” Ya .”

Setelah selesai dokter itu memeriksa , Kyungsoo duduk di sebuah bangku yang terletak disebelah ranjang .

” Jo Ha-Na ” ucap Kyungsoo lalu tersenyum .

” neomu yeppo ” kata-kata yang begitu saja keluar dari mulut Kyungsoo .

” mwo ? Apa yang telah aku katakan ? ” ucap Kyungsoo .

Deg-deg-deg

Detakan jantung tak berkaruan yang berasal dari Kyungsoo .

” Apa yang terjadi denganmu ? Kenapa ini menjadi lebih cepat ? ” tanya Kyungsoo kepada jantungnya itu .

” tenang okay ? ” ucap Kyungsoo .

” Ckckk ” suara kikikan/? dokter yang tidak terdengar .

                                                ••••••••
KRINGG

Suara bel pertama terbunyi begitu saja , membuat siswa-siswa SHS dengan girangnya meninggalkan kelas dan me uju ke cafétaria . Bedanya , bel itu membangunkan seorang siswa yang tertidur di ruang UKS .

” ehmm … ” siswa itu bangun dari tidurnya dengan susah . Memegang kepalanya yang masih pening itu . Suara siswa itu membangunkan seseorang yang tidur disebelahnya .

” ehmm ..apa kau sudah bangun ? Gwenchania ? Apakah perlu aku panggil dokter kesini ? ” tanya seseorang itu .

” D.O. sun-bae ? Apakah ini nyata ? Apakah aku masih di mimpi ? ” ucap siswa itu sambil memegang wajah D.O. atau Kyungsoo .

” Ini nyata . ” ucap Kyungsoo tenang .

” Sunbae ? AAAAAA… ” siswa itu dengan malunya menyembunyikan dirinya di dalam selimut . Dan saat itu juga dokter datang .

” Apa yang terjadi ? ” tanya Dokter .

” Dok , dia telah bangun . ” ucap Kyungsoo .

” nak .. ” panggilan dokter yang terjawab .

” nak .. ” panggilan sekali lagi .

” Hana-ya . ” panggil dokter .

” Ehmm … bagaimana anda tau nama saya ? seingatku aku tak terkenal . ” ucap Hana .

” dari name tag  , nak .” jawab Dokter .

” Oh iya . ”

” apakah kau baik-baik saja ? ” tanya Dokter .

” ya , aku baik-baik saja . Bolehkah saya balik , dok ? ” tanya Hana .

” boleh . ” dokter menyetujuinya .

” Sini , aku bantu  . ” Kyungsoo memajukan diri untuk membantu Hana .

” ne ? ” tak perlu lama , tangan Hana telah terletak  di pundak Kyungsoo .

” kajja .” ucap Kyungsoo .

” Tapi .. ”

” wae ? ” tanya Kyungsoo .

” Diluar sana ada banyak fans sunbae . ” ucap Hana sambil menunjuk luar pintu .

” Tidak perlu takut . ” ucap Kyungsoo meyakinkan Hana .

” ne . ”

Baru saja jalan beberapa langkah , teriakan fans Kyungsoo sudah terdengar dimana-mana . Teriakan yang berupa marahan , kecemburuan , dan lain-lain .

” sunbae , sampai sini saja . Aku bisa jalan sendiri , dan disana ada temanku juga ” ucap Hana .

” Yakin ? ” tanya Kyungsoo .

” ne . Khamsahamnida , sunbae .”

” ya . ”

” Annyeong .” ucap Hana .

” Chingu-ya … ” Hana langsung berlari kearah teman-temannya . Kyungsoo yang melihatnya , tersenyumlah dia .

” Hana-ya , nuguji ? ” tanya Jiyeon .

” Hmm … kasih tau gak ya ? ” ucap Hana memancing kepenasaran teman-temannya .

” Kau pelit . ” ucap Chaeyeon yang seperti anak kecil .

” itu sepertinya Kyungsoo sunbae . ” perkiraan Yongin benar lagi .

” Bagaimana kau tahu ? ” tanya Hana .

” Dari mata besarnya … dan itu menjadi salah satu alasan yang  membuat seseorang dari kita jatuh cinta kepadanya ” ucap Yongin sambil menyenggol Hana .

” Yak !! Kau menyebalkan sekali  , Yongin-ahh . ” ucap Hana kesal .

” Yak!! ” ucap Yongin iseng lalu kabur takut dipukul Hana .

” Kau … ” kesal Hana .

” Hahahaha … kajja … ” ketiga temannya hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu tertawa .

                                                  End .

Hello para reader …

Ada yang ingat author ?? Ada yang kangen aku ??

Baiklah . Lupakan semuanya . Hari ini author membawa ff baru loh . Kali ini seriesnya KyungHana . Ini ffnya ceritain kyungsoo dan Hana yang belum menyukai satu sama lain .

Oke , ini paling terakhir . Terima kasih semuanya membaca ffku ini . Dan maaf kalau banyak kata-kata yang aneh .

note ya : ini artinya kata-kata yang author gak tau ya .

Terima kasih semuanya .

Love u ..

Muachmuachh

Byee alll

image

Love u all …
 

 

J.Kim

Advertisements

6 responses to “FALLING IN LOVE – J.KIM

  1. Aku readers baru jadi ga tau *ditabok author hihihi DO udah mulai suka tapi si Hana cuma sekedar ngefan ga lebih
    Terus berkarya semangat !! *komentnan gue gaje banget sii :”v*

  2. Pertama aku mau minta maaf, karena terus terang adanya emot (-_-) itu malah menganggu konsentrasi buat berimajinasi, aku malah jadi gak terlalu dapet feelnya. Hehehe
    Maaf kak gak maksud bashing lhoo
    Ceritanya menarik
    Semangat yaa nulisnya
    Kalau bisa ada sequelnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s