My Nerd Boy [Chapter 20-END] – by MeiKim

Poster My Nerd Boy

Title: My Nerd Boy [Chapter 20 – END]

Author : MeiKim

StoryLine by : Monica & Mei

Poster by:  ❤ BabyChannie ❤ Thankyou so much ya dear^^

Length: Chapter

Genre: Romance, Drama, marriage-life

Rating: PG-17!!

Cast : Oh Sehun

Kim Monic (OC)

Other Cast: Shin Da Jung (OC), Kim Taehyung (BTS), Suho, Luhan, Baekhyun, Chanyeol, Kris, etc

FF Req by: Monica, semoga kamu suka ya chingu ^^

Disclaimer: Ide cerita dan alur murni dari Monica dan Author Mei. RCL jusseyyo ^^ Don’t be a silent readers, don’t bash dan saling menghargai aja yaaa

 

PREVIOUS CHAPTER:

| TEASER |

| Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4 | Chapter 5 | Chapter 6 | Chapter 7 |Chapter 8 | Chapter 9 | Chapter 10 | Chapter 11 | Chapter 12 | Chapter 13 | Chapter 14| PASSWORD Chapter 15 | Chapter 15: PROTECT | Chapter 16 | Chapter 17 | Chapter 18 | Chapter 19 |

“Tidak peduli betapa sakitnya nanti, tidak peduli apapun yang terjadi, mari kita tidak berpisah lagi” ucap Sehun

Promise me?” ucap Monic sambil mengangkat kelingkingnya dihadapan Sehun

Sehun tersenyum lembut dan mengkaitkan jari kelingkingnya pada jari kelingking Monic

“Hm. I’m promise you

Sehun mengecup kening Monic singkat dan menatapnya lagi dengan hangat. Ia begitu senang karena akhirnya selama 3 bulan ini, ia dapat bertemu lagi dengan yeoja yang dicintainya, yeoja yang kini berada dihadapannya.

Monic menaruh kedua tangannya di wajah Sehun, mengernyitkan dahinya dan menatap Sehun dengan intens, membuat Sehun kebingungan dengan tingkah Monic saat ini.

Yaa! Kau terlihat lebih kurus dari sebelumnya” ucap Monic

Sehun hanya diam dan masih menatap Monic.

“Apa kau tidak pernah makan sampai badanmu kurus seperti ini, huh? pipimu terlalu tirus, lihat tanganmu juga. Hunnie, kau sudah seperti tengkorak berjalan” cibir Monic

Sehun yang mendengarnya hanya bisa menghela nafasnya kasar dan melepaskan kedua tangan Monic yang menangkup wajahnya.

Yaa! Apa kau tidak tau apa penyebabnya hingga aku seperti sekarang ini, eoh!?” gerutu Sehun

Monic yang mendengarnya hanya diam dan menatap Sehun dengan tampang innoncent-nya yang membuat Sehun semakin kesal dan gemas pada Monic.

“Ini karena kau, bodoh! Aku sudah seperti orang gila mencarimu kesana kemari selama 3 bulan ini. Setiap makan pun rasanya aku tidak bernafsu karena aku belum menemukanmu. Apakah kau tidak tau seberapa frustasinya aku, huh!?” dengus Sehun

Yaa! Kau selalu saja mengatai ku bodoh sejak dulu. Tidak bisakah kau berhenti memanggilku, bodoh?!” timpal Monic tak mau kalah

“Karena kau memang bodoh! Neo-mu-pa-bbo-ya! Kau terlalu bodoh karena tidak tau penyebabku seperti ini apa!” dengus Sehun

“Jadi kau menyalahkanku!?” ucap Monic tak mau kalah

Ne! Aku menyalahkanmu karena kau sudah meninggalkanku selama 3 bulan!”

Mworago!? Yaa! Kau yang memintaku, apa kau lupa? Aissh.. jinjja!”

“Jika aku menyuruhmu seperti itu, kenapa kau melakukannya? Kenapa kau menuruti ucapanku?”

“Ternyata kau lebih bodoh. Lebih, lebih, lebih, lebih bodoh dariku! Kau sendiri yang bilang jika aku harus menuruti permintaanmu bagaimanapun keadaannya. Kau memang bodoh, Hunnie” gerutu Monic

“Yasudah! Mulai sekarang jangan seperti itu. Aku bisa gila, kau harus tau itu” Sehun merajuk

“Kau memang sudah gila karenaku sejak dulu” ejek Monic sambil terkekeh, membuat Sehun yang melihatnya segera mencubit kedua pipi chubby Monic dengan gemas.

Ne! Aku memang gila karenamu, maka dari itu jangan pergi lagi!!”

Appo!” gerutu Monic sambil mengelus kedua pipinya yang mungkin sudah memerah akibat Sehun yang mencubit pipinya dengan gemas

Saat mereka tengah berdebat, seseorang mengetuk pintu dan segera memasuki ruangan. Membuat Monic dan Sehun yang tengah bertengkar kini teralihkan oleh seseorang yang memasuki ruangan. Saat Monic menyadari siapa yang memasuki ruangan itu, ia membulatkan matanya dan terkejut dengan apa yang dilihatnya.

“Bagaimana keadaanmu, Monic?”

“Lu-luhan oppa?” ucap Monic terbata-bata

Seolah menyadari keterkejutan Monic, Sehun mengelus pucuk kepala Monic dan tersenyum hangat padanya. Hal itu justru membuat Monic semakin kebingungan, biasanya jika bersangkutan dengan Luhan, Sehun akan sensitif dan emosi.

“Ba-bagaimana kau bisa tau aku disini, oppa?” tanya Monic masih dengan terbata-bata, karena ia merasa takut jika Sehun akan marah lagi seperti sebelumnya

“Tentu saja Sehun yang memberitahuku” ucap Luhan seraya tersenyum pada Monic dan Sehun bergantian

Monic yang mendengarnya kembali kebingungan. Bagaimana bisa Sehun yang memberitahu keberadaannya saat ini pada Luhan, sosok yang paling dibenci Sehun. Kini Monic beralih menatap Sehun dengan tatapan kebingungan.

“Banyak yang tidak kau ketahui selama ini, chagiya.” Sehun tersenyum dan kembali mengelus pucuk kepala Monic dengan lembut “Aku sudah salah paham selama ini pada kalian. Dan sekarang, kami berteman. Aku minta maaf padamu dan juga Luhan hyung

Hyung?” ucap Monic tak percaya, ia masih menerka-nerka apakah ini sungguhan ataukah hanya sebuah mimpi, melihat suaminya dan mantan kekasihnya bisa dekat seperti ini

“Sepertinya dia benar-benar kebingungan, Sehun” ucap Luhan diiringi tawaan kecil yang disambut juga dengan tawaan Sehun

“Tapi bagaimana bisa kalian.. Ini benar-benar aneh” ucap Monic masih tak percaya

Sehun semakin tertawa geli ketika melihat ekspresi wajah Monic yang terlihat sangat kebingungan dan juga bodoh. Akhirnya Sehun memilih untuk menceritakan semuanya pada Monic mengenai hubungannya dengan Luhan yang bisa menjadi sedekat ini. Mengenai Sehun yang memukul Luhan saat itu, mengenai Sehun yang akhirnya sadar bahwa ia salah paham selama ini pada Monic dan Luhan, mengenai Luhan yang selalu membantu Sehun untuk mencari keberadaan Monic, hingga akhirnya Sehun berteman baik dengan Luhan saat ini.

Jinjja? Jadi sekarang kalian benar-benar berteman?” tanya Monic

Sehun dan Luhan menganggukan kepalanya dan tertawa ringan menanggapi pertanyaan Monic.

“Aku juga baru sadar, jika ternyata Sehun cemburu padaku karena aku memiliki wajah yang lebih tampan darinya” goda Luhan yang dibalas dengan tatapan tajam dan mematikan dari Sehun

Yaa! Hyung!” gerutu Sehun

“Jika aku tidak lebih tampan darimu, kau tidak mungkin cemburu padaku bukan?” timpal Luhan diiringi tawaan gelinya

Hyung! Aishh.. hyung satu ini benar-benar” gerutu Sehun

Monic yang mendengar perdebatan dua namja dihadapannya itu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan sesekali tertawa kecil.

“Sebaiknya, aku keluar. Mungkin kalian membutuhkan waktu untuk berbicara berdua” ucap Sehun tersenyum hangat pada Monic

“Hunnie..” Monic menarik tangan Sehun hingga membuat langkah Sehun terhenti. Monic masih sangat takut jika nantinya Sehun akan memarahinya hanya karena Luhan. Ia tak mau itu terjadi lagi.

Seolah mengerti, Sehun tersenyum dan mengecak-acak rambut Monic.

“Aku tidak akan marah dan cemburu lagi, chagiya. Kau tidak perlu khawatir”

Monic kembali menatap Sehun untuk memastikan bahwa Sehun sungguh-sungguh dengan ucapannya.

“Sehun benar, Monic. Suamimu itu sudah berubah lebih dewasa sekarang” cibir Luhan tiada hentinya menggoda Sehun

Yaa! Hyung!” gerutu Sehun lagi dan lagi

Setelah mengumpat cukup lama, akhirnya Sehun melangkahkan kakinya, meninggalkan Luhan dan Monic berdua di dalam ruangan.

“Kau baik-baik saja kan selama ini?” tanya Luhan

Monic menganggukan kepalanya, ia masih merasa sangat canggung dengan suasana saat ini

“Syukurlah. Jangan pernah melakukan hal ini lagi, arrachi? Sehun sudah sangat frustasi ketika ditinggalkanmu. Ia benar-benar mencintaimu, dan kurasa sekarang ia sangat bahagia karena sudah bertemu lagi denganmu. Tetaplah bersama dan menjadi keluarga yang bahagia” ucap Luhan

Oppa, gomawo. Kau sudah sangat baik padaku selama ini. Maafkan aku, karena sebelumnya Sehun selalu salah paham padamu. Terimakasih banyak, oppa

Luhan tersenyum hangat dan mengelus pucuk kepala Monic dengan lembut “Tidak masalah. Aku mengerti. Sehun tidak akan seperti itu jika dia tak benar-benar mencintaimu. Hiduplah dengan saling mencintai. Aku berharap kalian akan selalu bersama, dan berikan aku keponakan yang cantik dan tampan, eoh?”

Monic yang mendengarnya hanya mengangguk dan tertawa bersama. Ia tak menyangka jika sekarang Luhan bisa berteman dengan suaminya sendiri. Ia begitu senang karena akhirnya Sehun tak perlu lagi mengkhawatirkannya jika sedang bersama Luhan, karena kini Sehun tau, Luhan dan Monic tak ada hubungan apapun lagi, sekarang hanyalah sebatas teman.

“Sebenarnya aku kemari, bukan hanya untuk menjengukmu. Tapi, aku ingin berpamitan” ucap Luhan

“Memangnya kau mau kemana?”

“Syutingku di Korea sudah berakhir minggu lalu. Aku harus kembali ke China untuk menjalani beberapa kontrak disana sebelum kembali lagi kemari.” jelas Luhan

“Cepat sekali. Bahkan kau pergi sebelum kelahiran anakku. Ahjushi macam apa” cibir Monic

“Hey, apa gunanya ponsel? Aku bisa menghubungi Sehun dan kau untuk menanyakan anakmu itu. Kau ini” Luhan kembali mengacak-acak rambut Monic dan tertawa geli

Oppa.. segeralah menikah dan memiliki anak, eoh?”

Luhan mengangguk dan tersenyum hangat “Ne. Itu pasti.”

Sedangkan dari luar pintu ruangan, Sehun menatap Luhan dan Monic yang tengah asik berbincang. Senyuman terukir di wajah Sehun, ia tak lagi merasa cemburu jika Luhan tengah berbincang bersama Monic seperti ini. Karena kini ia tahu bahwa Luhan dan Monic tak ada hubungan apapun melebihi seorang teman, dan terlebih dari itu, ia tau bahwa Monic kini benar-benar mencintainya. Sehun memilih untuk mempercayai Monic sepenuhnya, karena ia tak mau kejadian terakhir kali terulang lagi.

Saat hendak beranjak dari tempatnya, ia menatap sosok yang juga hendak pergi dari tempat itu. Dengan cepat Sehun segera menarik tangan dan menatap sosok itu.

“Soojung-ah

Soojung kini hanya diam mematung tak menatap Sehun. Ya, ia masih merasa bersalah pada Sehun dengan apa yang sudah ia lakukan selama ini pada Sehun dan juga Monic.

Gomawo.” ucap Sehun

Soojung begitu terkejut dengan apa yang diucapkan Sehun padanya. Ia tak menyangka jika Sehun akan berterimakasih padanya. Kini Soojung menatap Sehun dengan tatapan kebingungan seolah tak percaya dengan apa yang baru saja diucapkan Sehun padanya.

Gomawo. Kau sudah memberitahu keberadaan Monic.Gomawo, kau sudah membantuku untuk memperbaiki hubunganku dengan Monic. Terimakasih banyak, Soojung-ah.”

Soojung mengangguk dan berusaha tersenyum dihadapan Sehun. Jujur saja, ketika mendengarnya, Soojung merasakan sakit yang teramat sangat. Namun ia mengingat perkataan Taehyung, menyenangkan memang, jika mendapatkan seseorang yang kita cintai, tapi lebih menyenangkan jika kita dapat membantu seseorang yang kita cintai untuk bahagia bersama orang yang dicintainya.

“Kau tidak perlu berterimakasih. Aku melakukan ini hanya untuk meminta maaf atas perlakuanku sebelumnya padamu dan juga Monic. Maafkan aku, Sehun. Tidak seharusnya aku berbuat sepicik itu”

“Lupakanlah semua yang terjadi. Sekarang, kita adalah teman. Jalani hidupmu dengan bahagia, Soojung-ah. Segeralah mencari kekasih atau bahkan calon suamimu” ucap Sehun diiringi dengan tawaan ringan

Soojung yang mendengarnya ikut tertawa ringan “Gomawo, Sehun-ah. Karena kau tidak membenciku dan masih ingin menjadi temanku. Jangan pernah bersikap kasar lagi pada Monic, tetaplah bersama. Karena aku lebih menyukai melihat kalian bersama”

Sehun menganggukan kepalanya dan tersenyum hangat pada Soojung. Walau bagaimanapun, Soojung masihlah tetap temannya sejak kecil. Soojung yang periang, Soojung yang baik hati, itulah yang Sehun kenal dari sosok Soojung.

“Kalau begitu, aku pergi dulu ya. Jaga Monic baik-baik” ucap Soojung

“Kau mau kemana?”

“Tentu saja kuliah. Sebaiknya kau cepat masuk, atau Monic akan berubah menjadi monster jika tau selama ini kau selalu membolos” ancam Soojung

Sehun hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan menyengir tidak jelas pada Soojung. Satu lagi masalahanya yang terlupakan, kuliahnya.

“Aku pergi ya. Annyeong” Soojung melambaikan tangannya pada Sehun, kemudian berjalan sedikit cepat untuk menghilang dari pandangan Sehun.

Sebenarnya Soojung tak ada kuliah hari ini. Ia berbohong. Ia hanya tak mau merasakan sakit yang lebih jika terus menatap Sehun.

Kini ia terduduk di sebuah taman rumah sakit. Tangan kanannya ia taruh di depan dadanya. Tak terasa air matanya jatuh begitu saja, tangis yang ia tahan sedari tadi akhirnya tak tertahankan lagi.

“Sakit” gumamnya

“Terlalu sakit” ia kembali bergumam sambil memukul ringan dadanya

“Mungkin ini yang dirasakan Sehun karena tak bisa bersama Monic, dan mungkin Monic juga merasakan hal yang sama”

Soojung menyeka air matanya dengan kasar dan menarik nafasnya dalam-dalam.

“Apa yang ku lakukan ini sudah benar. Aku tak boleh lagi seperti dulu. Jung Soojung, kau pasti bisa” ucap Soojung menyemangati dirinya lagi, berusaha untuk kembali tersenyum dan menghapus kesakitannya selama ini.

Ne, kau pasti bisa”

Suara itu mengejutkan Soojung yang tengah terduduk sendirian, ia mengalihkan tatapannya dan menatap Taehyung yang sudah berdiri tak jauh darinya, menatapnya dengan tatapan yang dalam dan senyuman hangat. Kini Taehyung mendudukan dirinya tepat disamping Soojung.

“Apa yang kau lakukan sudah benar, Soojung-ah. Kau pasti bisa melupakan Sehun” ucap Taehyung

“Sedang apa kau disini! Aku tak memintamu untuk duduk disini” gerutu Soojung

“Aku hanya ingin menghibur seorang gadis yang sedang patah hati” ejek Taehyung

Yaa! Pergilah! Menyebalkan sekali” dengus Soojung

“Ah!” pekik Taehyung tiba-tiba seraya memegangi perutnya, membuat Soojung menatapnya kebingungan dan panik.

Wae geurae? Gwaenchannayo?” tanya Soojung

Namun Taehyung masih terus memegangi perutnya dan memekik kesakitan

Yaa! Taehyung-ah! Wae Geurae!?” Soojung meninggikan nada bicaranya dan menatap Taehyung sedikit khawatir

“Aku.. lapar” ucap Taehyung diiringi cengiran konyolnya. Membuat Soojung yang mendengarnya sangat kesal.

“Kau ini benar-benar!” gerutu Soojung

Kajja! Temani aku makan, lapar sekali” tanpa mendengar persetujuan dari Soojung, Taehyung segera menarik tangan Soojung.

YAA!”

Taehyung tetap tak memperdulikan teriakan-teriakan dan juga umpatan Soojung padanya. Ia tau jika Soojung benar-benar sedang patah hati sekarang. Sama seperti apa yang dirasakannya dulu saat menghadiri pernikahan Monic dan Sehun yang tak terduga. Dulu, tak ada satupun yang dapat menghiburnya ketika ia merasa patah hati. Maka dari itu ia mencoba untuk menghibur Soojung yang sedang patah hati, agar setidaknya tak merasa kesepian seperti ia dahulu.

******

7 bulan kemudian..

“HUNNIEEEEEEEEEE!”

Suara teriakan itu memecah keheningan di pagi hari. Sehun yang sedang tertidur pulas kini terperanjat dari tidurnya karena terkejut dengan teriakan itu, siapa lagi jika bukan Monic, istri tercintanya.

Wae geurae?” ucap Sehun dengan nada sedikit kesal

Sedangkan Monic masih terus-menerus menarik nafasnya dan terengah-engah, ia hanya bisa memekik kesakitan sambil memegangi perutnya.

“PERUTKUUUUU!!” teriak Monic lagi

“Apa ini sudah saatnya?!” Sehun segera bangkit dan terlihat panik “CHAKAMMAN!! Jangan melahirkan disini!” teriak Sehun panik

PABBOYA! CEPAT BAWA AKU KERUMAH SAKIT!! APPOOOOOOO!!” racau Monic tak henti-hentinya

Dengan sigap Sehun segera mengangkat tubuh Monic yang beratnya dua kali lipat dari sebelum ia mengandung. Sehun segera membawa Monic ke rumah sakit secepatnya namun hati-hati.

Sepanjang perjalanan Monic terus meracau dan memekik kesakitan. Bahkan ia terus-menerus menarik rambut Sehun sehingga membuat Sehun juga kesakitan

“Aaa-aaah!! YAA! Jangan menarik rambutku! Appo!!” gerutu Sehun

Ppalliwaaa! Aku sudah tidak tahan. SEHUNNIEEEE!”

Chakkamaaan!” Sehun semakin panik dan mempercepat laju mobilnya.

Sesampainya dirumah sakit, Monic segera dibawa ke ruangan bersalin, Sehun ikut menemaninya karena Monic yang memintanya, ia ingin Sehun berada disampingnya dan terus menemaninya sampai anaknya lahir.

“AAAAHHHH! HUNNIEE APPOOO!” teriak Monic sambil terus menggenggam tangan Sehun dengan erat hingga membuat Sehun juga kesakitan karena genggaman Monic

“Tarik nafas ayo tarik nafas” ucap Sehun

“AKU TAU! AKU TAU!!!” teriak Monic

Sehun sangat panik ketika menemani istrinya yang sedang melahirkan itu, rasanya ia bisa pingsan saat ini karena merasa begitu panik. Ya, ini adalah pertama kalinya baginya menemani istrinya melahirkan.

Akhirnya setelah penantian yang lama, Monic berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki yang tampan. Sehun begitu senang ketika melihat dan mendengar bayinya menangis.

Chagiyaaa.. kau berhasil” Sehun tersenyum senang dan mengecup kening Monic

Monic masih terdiam dan terengah-engah karena terlalu lelah telah melahirkan anak pertamanya.

Sehun menyeka peluh yang membasahi wajah Monic dan kembali mengecup kening istrinya itu. Ia merasa sangat bahagia karena kini kehidupan mereka akan berubah karena kini mereka memiliki seorang anak laki-laki yang tampan.

Tak lama Sehun keluar dari dalam ruang operasi dengan kondisi yang kacau. Rambutnya berantakan dan terlihat kelelahan, membuat teman-teman dan keluarganya menatapnya kebingungan dan semakin cemas akan kemungkinan terburuk.

Eotte? Eotte? Laki-laki atau perempuan?” tanya Woobin tak sabaran

“Apa Monic baik-baik saja?” tanya Bum

“Tidak terjadi sesuatu yang buruk, kan?” tanya Suho memastikan

“Cepat katakan, kami sudah tak sabar!” timpal Dajung

“Bisakah kalian berikan aku minum dulu?” ucap Sehun dengan tampang kelelahan. Akhirnya Baekhyun yang memilih untuk membelikan minuman untuk Sehun dan segera memberikannya.

Eotte?” tanya Minah

Yaa! Cepat katakan, kami sudah tidak sabar” timpal Taehyung

“Anak laki-laki” ucap Sehun diiringi senyuman bahagianya

“Wuaaah, daebak! Aku sudah tak sabar ingin melihatnya” ucap Dajung tak sabaran

“Aku ingin cepat-cepat melihatnya” timpal Minah

“Anakmu pasti tampan sepertiku” timpal Baekhyun tak mau kalah

“Kau pikir kau itu ayahnya, eoh!?” dengus Taehyung

“Kau ini iri saja padaku!” cibir Baekhyun

******

Setelah dipindahkan ke ruangan, Monic baru bisa dijenguk. Semuanya sudah tak sabaran untuk bertemu dengan Monic dan juga melihat anak laki-laki Sehun dan Monic.

“Monic, omona! Chukae! Kau sudah menjadi seorang ibu sekarang” seru Dajung seraya memeluk sahabatnya itu, Monic

Gomawo, Jungie” ucap Monic

“Kau memang benar-benar daebak, Monic. Chukae” ucap Minah

“Selamat menjadi seorang ibu, yeodongsaeng-ku” seru Bum

“Kalian sudah memberi nama pada anak kalian?” tanya Suho

Sehun dan Monic menggelengkan kepalanya, mereka hampir saja lupa memberi nama anak pertama mereka.

Tak lama suster memasuki ruangan dengan membawa anak Monic dan Sehun. Semuanya terlihat sangat antusias dan merasakan kebahagiaan yang sama.

Omonaa! Gwiyoo” seru Soojung

“Hey, ini mirip sekali denganmu Sehun” seru Chanyeol

Monic kini menggendong anaknya. Anaknya benar-benar tampan dan menggemaskan.

“Lalu kalian akan memberi nama anak kalian dengan apa?” tanya Chanyeol

Sehun dan Monic tampak berpikir, lalu mereka mengeluarkan pendapat mereka masing-masing. Sehun dan Monic terus berdebat mengenai nama untuk anak mereka, membuat teman-temannya dan juga keluarganya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, walaupun Monic dan Sehun kini sudah memiliki anak, tapi mereka masih berkelakuan seperti anak kecil.

“NamHyun” seru Monic dan Sehun bersamaan, akhirnya setelah menghabiskan waktu cukup lama untuk berdebat, mereka kini sepakat untuk menamai anak pertama mereka dengan nama NamHyun, Oh NamHyun.

“NamHyun-ah, annyeong. Omoo, kyeoptaa” sapa Dajung

“Anak kita nanti akan lebih menggemaskan, Jungie” goda Chanyeol

Dajung yang mendengarnya hanya bisa mengumpat dan sesekali tertawa geli karena Chanyeol yang terus menggodanya.

“Karena anak kita laki-laki, kupikir kita harus membuat anak perempuan selanjutnya” goda Sehun

Semua teman dan keluarga yang mendengarnya hanya saling bertukar pandang, Sehun benar-benar tak tau situasi.

Yaa! Oh Sehun!” gerutu Monic. Ia menatap Sehun dengan tatapan tajam dan mengintimidasi, sedangkan Sehun hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan bersikap salah tingkah.

“Kami tidak mendengar” seru Baekhyun

“Dia benar-benar tidak tau tempat” bisik Kris pada Minah. Minah yang mendengarnya menganggukan kepalanya dan terkekeh karena tingkah Sehun yang benar-benar konyol itu.

******

Setelah beberapa minggu dirumah sakit, Monic akhirnya bisa pulang bersama anak pertamanya. Kali ini Sehun dan Monic tidak pulang ke apartemen mereka, melainkan menuju kediaman keluarga Kim. Karena nyonya Kim yang meminta Monic untuk tinggal sementara di rumahnya bersama Sehun. Hal itu untuk memudahkan Monic dan Sehun merawat anaknya sebelum menemukan pengasuh yang tepat. Sebenarnya Monic belum bisa mempercayai orang lain untuk mengasuh anaknya selain keluarganya sendiri, tapi Monic tak mau terus merepotkan eomma-nya untuk membantunya merawat anaknya.

EOMMAAAA” teriak Monic yang sedang kerepotan mengasuh anaknya, bahkan kini ia cuti kuliah untuk fokus menjaga anaknya

Wae geurae?” tanya nyonya Kim yang sedikit terengah karena berlari menuju kamar Monic ketika mendengar anaknya itu berteriak

“Kenapa NamHyun menangis terus? Apa yang harus kulakukan, eomma?” ucap Monic panik

“Kau sudah memberinya susu? Mungkin dia lapar”

“Sudah eomma. Tapi dia tidak mau meminum susunya. Eottokkeh?”

“Coba kau buka celananya” pinta nyonya Kim

IGEO MWOYA!? Eommaa! Toloh bersihkaaaan, ini menjijikan sekali” rengek Monic

Yaa! Oh Monic! Kau itu ibunya, kau harus terbiasa untuk membersihkan kotoran anakmu sendiri. Ppalliwa! Anakmu menangis sedari tadi, kau ini!”

Eomma, jebal!” rengek Monic

“Oh Monic!”

Monic hanya bisa mendecak kesal dan terus merengek pada eomma-nya, benar-benar bertingkah seperti anak kecil, jelas-jelas ia sudah menjadi seorang ibu sekarang.

Walaupun awalnya ia selalu meminta pertolongan eomma-nya untuk merawat anak pertamanya, tapi seiring berjalannya waktu, Monic sudah mulai terbiasa dengan rengekan anaknya Namhyun dan sudah mulai mengerti bagaimana mengurus anaknya dengan baik.

Kini Monic dan Sehun sudah kembali ke apartemennya karena Monic juga sudah mulai terbiasa merawat anaknya hingga nyonya Kim memperbolehkan Monic untuk kembali ke apartemennya.

Bahkan hampir setiap hari Sehun dan Monic bergantian untuk berjaga malam karena Namhyun yang selalu mengigau ketika tidur dan merengek karena lapar.

Chagiya.. tidurlah, aku yang akan menjaga Namhyun” tukas Sehun seraya membelai lembut rambut istrinya itu

Gwaenchanna, lagipula aku belum mengantuk, kau tidur saja bukankah besok kau ada kelas pagi?”

“Sudahlah, besok kau pasti akan lelah karena menjaga Namhyun seharian, aku bisa membolos kelas sekali saja”

YAA! Jika membolos kelas sekali, kau akan keterusan, Hunnie. Tidak, kau tidak boleh membolos. Ini tanggung jawabku untuk menjaga Namhyun, sedangkan tanggung jawabmu adalah kuliah, cepat lulus dan bekerja untuk terus membiayai anakmu ini” jelas Monic

Ne, arrasseo. Kalau begitu, biar sekali ini saja aku menemanimu untuk menjaga Namhyun, eoh?”

Monic yang mendengarnya hanya bisa menghela nafasnya berat, Sehun benar-benar keras kepala. Akhirnya ia memperbolehkan Sehun untuk menemaninya menjaga Namhyun, bagaimanapun ia meminta Sehun untuk tidur, itu tidak akan mungkin berhasil karena Sehun benar-benar keras kepala.

“Aku ingin anak perempuan, chagi” ucap Sehun memecah keheningan

“Apa maksudmu berbicara seperti itu, eoh!? Tidak! Tidak sekarang, Hunnie!” tolak Monic mentah-mentah

“Lalu kapan?” tanya Sehun

“Nanti, jika Namhyun sudah besar!”

“Itu lamaa! Aku mau sekarang” rengek Sehun

Shirreo! Kau ini benar-benar mesum, Oh Sehun! Semoga Namhyun tidak mewarisi sifat mesummu” cibir Monic

“Hmm.. tapi dia tetap mewarisi ketampananku”

Monic yang mendengarnya hanya bisa berdesis dan mengumpat, suaminya benar-benar memiliki percaya diri yang tinggi, walaupun pada kenyataannya Sehun memanglah tampan, tapi menyombongkan diri seperti itu membuat Monic yang mendengarnya ingin sekali menendang Sehun saat itu juga.

“Aku mau anak perempuan! Kita buat sekarang!” ucap Sehun memaksa

“Kau gila, eoh!? Shirreo!” tolak Monic

Namun Sehun terus mencari celah untuk membuat Monic tak berkutik, ia tak mau mendengar penolakan sedikitpun dari istrinya itu.

YAAA! OH SEHUN!”

“Pssst.. nanti Namhyun terbangun dan mengganggu acara kita” ucap Sehun dengan nada sedikit menggoda yang membuat Monic yang mendengarnya bergidik ngeri.

“Namhyuun! Selamatkan eommaa!” rengek Monic

“Cih.. kau ini berlebihan sekali. Diamlah!” Sehun kembali mendekati Monic, namun berkali-kali juga Monic menghindari Sehun yang sudah membuatnya risih itu

YAAA! OH SEHUUUUN!”

5 years later..

Taehyung Story after 5 years

20a

20aaa

Setelah 5 tahun berlalu, kini kehidupan seorang Kim Taehyung benar-benar berubah. Ia bukan seorang biasa lagi sekarang, melainkan seorang idol pendatang baru yang sukses mendapat perhatian orang banyak. Setahun sebelum kelulusannya, tepat 3 tahun yang lalu, ia menjadi trainee di sebuah agensi yang terkenal di Korea. Dan setahun sesudahnya ia sudah mulai debut bersama 6 teman trainee nya dengan group nya yang bernama Bangtan Boys atau lebih dikenal dengan nama BTS. Semenjak itulah Taehyung sudah mulai dikenal banyak orang dan di idolai para gadis, dan kini Taehyung menggunakan nama panggungnya, yaitu V.

Kini Taehyung benar-benar disibukkan dengan dunia entertainmentnya. Jadwalnya benar-benar padat karena ia dan group-nya sedang berada di puncak ketenaran saat ini, maka dari itu tak jarang banyak sekali yang menawarkannya berbagai macam kontrak untuk mengisi acara musik, tampil di berbagai reality show ataupun bermain film.

Taehyung saat ini lebih mengedepankan dan memfokuskan dirinya pada karirnya dalam dunia entertainment. Walaupun sekarang ia menjadi sosok yang terkenal dan digilai banyak yeoja, Taehyung tetap bersikap seolah dia bukanlah seorang idol. Ia masih sering bertemu teman-temannya yang lain, dan bahkan mengajak ke 6 teman group-nya (NamJoon, YoonGi, HoSeok, Jin, Jimin dan Jungkook) untuk bertemu bersama teman-teman lamanya.

Saat 2 tahun terakhir, banyak sekali rumor beredar bahwa kini Taehyung dekat dengan seorang model internasional yang bernama Jung Soojung. Kalian ingat Soojung bukan?

Yap, itu bukan hanya rumor semata, Taehyung dan Soojung memang semakin dekat 2 tahun terakhir ini, mereka bahkan berkencan dan sekarang mereka resmi menjadi sepasang kekasih. Teman-teman yang lainnya pun sudah mengetahui tentang hubungannya dengan Soojung, dan semuanyapun mendukung hubungan mereka berdua. Bahkan fans mereka berdua pun banyak yang mendukung hubungan mereka, walaupun ada juga yang menolak dan tidak menerima hubungan mereka.

Walaupun Taehyung dan Soojung memiliki jadwal yang padat, namun mereka masih menyempatkan untuk bertemu walaupun hanya sebentar. Taehyung sering sekali mengunjungi lokasi pemotretan Soojung walaupun hanya sebentar, sekedar untuk menyapa atau memastikan kekasihnya itu tidak lupa akan makan, yap, Soojung memang selalu lupa makan jika ia sudah benar-benar disibukkan oleh pemotretannya. Dan begitu juga dengan Soojung, jika jadwalnya sedang kosong, ia selalu menyempatkan untuk datang di konser atau acara musik dimana group Taehyung atau BTS mengisi acara tersebut.

Seperti biasanya, kali inipun Taehyung mengunjungi lokasi pemotretan Soojung yang kebetulan tidak jauh dari tempat latihannya, di daerah Gangnam. Taehyung melihat Soojung yang sedang sibuk dengan aktivitasnya, Soojung menyadari kehadiran Taehyung, menatapnya dan tersenyum manis, Soojung mengangkat telapak tangannya dan mengarahkannya pada Taehyung. Seolah mengerti, Taehyung mengangguk dan mendudukan dirinya disebuah bangku.

Tak perlu menunggu lama, kini Soojung sudah berlarian menghampiri Taehyung yang sudah menunggunya.

“Maaf menunggu lama” ucap Soojung

Gwaenchanna” jawab Taehyung seraya memberikan sebuah kotak makan pada Soojung “Makanlah, aku tau kau pasti belum makan”

Igeo mwoya?” ucap Soojung sambil membuka kotak makan yang baru saja dibeli Taehyung saat diperjalanan menuju lokasi pemotretan Soojung

“Makanan sehat yang tentu saja tidak akan membuatmu gendut” tukas Taehyung

Mendengar ucapan Taehyung membuat Soojung tersenyum dan pipinya merona merah. Ya, Taehyung memang selalu tau jika Soojung tak akan mau memakan makanan yang dapat membuatnya gendut, karena Soojung adalah seorang model yang harus merawat tubuhnya dan memperhatikan makanan yang dimakannya.

“Cepat makan” ucap Taehyung lagi

“Nanti saja, aku masih belum selesai, Taehyung-ah

Taehyung yang mendengarnya hanya mendecak kesal dan menghela nafasnya kasar, ia mengalihkan pandangannya dari Soojung, mencari sosok yang dicarinya.

“Manager Lee!” seru Taehyung

Ne? Taehyung-ssi?”

“Bisakah aku minta waktu kurang lebih sejam untuk Soojung beristirahat dan memakan makan siangnya?” tanya Taehyung

“Oh n-ne, tentu saja, silahkan”

Taehyung tersenyum dan membungkukan badannya mengucapkan terimakasih pada manager Soojung yang bermarga Lee itu.

See? Sekarang makan makananmu sebelum kembali dengan aktivitasmu” ucap Taehyung pada Soojung

“Kau ini!” cibir Soojung

Akhirnya Soojung memakan makan siangnya ditemani Taehyung di lokasi pemotretannya. Percuma saja jika ia menolak, Taehyung pasti akan melakukan berbagai cara agar membuat Soojung mau memakan makan siangnya dan tentunya, tidak telat makan.

Taehyung memiringkan kepalanya ke sebelah kanan dan menopangnya dengan tangan kanannya, memperhatikan kekasihnya itu yang sedang menyantap makan siang dihadapannya. Sadar sedang diperhatikan, kini Soojung menatap Taehyung dengan tatapan tajam.

Wae!?”

Taehyung menggelengkan kepalanya dan tetap mempertahankan senyum di wajahnya

Yaa! Jangan menatapku seperti itu. Kau seperti namja mesum jika sudah melihatku seperti itu” gerutu Soojung

“Kau cantik” puji Taehyung

Dengan sigap Soojung mengalihkan pandangannya yang tadi menatap Taehyung kini beralih menatap makan siangnya, ia hanya tak ingin Taehyung melihat wajahnya yang merona karena mendengar pujian Taehyung tadi.

“Kau pikir aku tidak bisa melihat wajahmu yang memerah itu, eoh?” goda Taehyung seolah bisa membaca pikiran Soojung

Soojung hanya bisa mengumpat dan terus merutuki dirinya sendiri, bagaimana ia bisa menyukai seorang namja yang sering menggoda dan mencibir seperti Taehyung.

Hajjimma! Aku harus menyelesaikan makan siangku secepatnya!” gerutu Soojung

“Soojung-ah, kau mau menikah denganku?” tanya Taehyung

Saat itu juga Soojung tersedak makanannya sendiri karena begitu terkejut dengan ucapan Taehyung yang tiba-tiba saja membahas mengenai pernikahan. Taehyung dengan sigap segera memberikan segelas air mineral pada Soojung

MWO!?” tanya Soojung

“Apa aku harus mengulang lagi pertanyaannya, eoh?” dengus Taehyung

“Kenapa tiba-tiba kau—-“

Belum sempat melanjutkan ucapannya, cepat-cepat Taehyung memotong pembicaraan Soojung “Hanya cukup jawab saja, mau atau tidak. Kenapa sulit sekali mengatakan hal itu?!”

“Tapi kenapa mendadak seperti ini? Aku belum siap menikah dekat-dekat ini”

“Yang mengatakan akan menikah dekat-dekat ini siapa, huh? Aku hanya bertanya kau mau menikah denganku atau tidak? bodoh!” cibir Taehyung

Soojung yang mendengarnya hanya bisa mencibir dan merutuki dirinya sendiri. Setiap kali bersama kekasihnya itu pasti saja membuatnya kesal, tapi walaupun begitu ia tetap saja merindukan sikap Taehyung yang seperti itu padanya.

“Bisakah kau bersikap sedikit romantis jika melamar kekasihmu ini, eoh?” gerutu Soojung

“Melamar? Aku hanya bertanya, bukan melamar”

Lagi-lagi Soojung merasa kesal akibat ulah Taehyung yang membuatnya merasa malu karena ucapannya sendiri.

“Terserah!” dengus Soojung

Taehyung yang melihatnya tak tahan lagi menahan tawanya, akhirnya tawanya pecah begitu saja ketika melihat ekspresi Soojung yang sangat menggemaskan.

“Kenapa kau tertawa? memangnya ada yang lucu, huh!?” gerutu Soojung

“Kau menggemaskan sekali” ucap Taehyung sambil mencubit kedua pipi Soojung dengan gemas.

YAAA!” gerutu Soojung

“Baiklah, kau ingin aku melamarmu seperti apa, eoh? Membawa bunga? Cincin? atau apa yang kau inginkan?”

“Tidak perlu!” dengus Soojung

“Jadi kau tidak ingin menikah denganku?” tanya Taehyung kini menatap Soojung dengan tatapan tajam

NE!”

“Baiklah kalau begitu, kurasa hubungan kita juga tak perlu dipertahankan lagi”

Kini Soojung menatap Taehyung yang hendak meninggalkannya, sebenarnya Soojung mengatakan itu tak sungguh-sungguh, ia hanya kesal saja pada Taehyung yang terus menggodainya.

“Taehyung-ah, maksudku bukan begitu”

“Apa?” ucap Taehyung ketus

Mian, aku tadi hanya bercanda”

“Kau pikir itu lucu?” ucap Taehyung dengan tatapan tajam dan mengintimidasi

“Iya, aku salah, maafkan aku”

“Jadi apa jawabanmu? Mau atau tidak menikah denganku?” tanya Taehyung sekali lagi

“Iya, aku mau” jawab Soojung sambil menundukan kepalanya

“Aku juga tau kau akan mengatakan itu” seketika tawa Taehyung kembali pecah karena untuk kedua kalinya berhasil mengerjai kekasihnya itu

YAA! KIM TAEHYUNG!!” teriak Soojung sambil terus memukuli lengan Taehyung dengan kesal

Para staff di lokasi pun ikut tertawa ketika melihat sepasang kekasih itu selalu melakukan hal yang sama seperti biasanya, Soojung yang terus meneriaki Taehyung dan Taehyung yang terus mengerjai Soojung. Karena menurut kebanyakan orang, Taehyung dan Soojung itu sepasang kekasih yang benar-benar serasi dan juga romantis.

Soojung Story after 5 years

   20ee

20e

Seperti yang sudah kalian tau, Soojung kini menjadi seorang super model internasional di sebuah agensi terbesar dan terkenal di Korea. Ia juga menjadi model fashion di perusahaan fashion milik Suho.

Kini Soojung tidak lagi terobsesi dengan Sehun, ia kini terobsesi pada Taehyung, tentu saja karena mereka sekarang sudah resmi menjadi sepasang kekasih. Awalnya Soojung berusaha tidak menaruh hati pada Taehyung, tapi nampaknya itu sia-sia, semakin lama bersama Taehyung, semakin dalam juga perasaannya pada Taehyung. Entah sejak kapan perasaan itu muncul, Soojung pun tak pernah menyadarinya.

Bahkan saat Taehyung masih masa trainee di agensinya, dan Soojung juga yang baru merambah di dunia modeling, Soojung sering sekali mengunjungi Taehyung di dorm-nya, dorm yang ditempatinya bersama ke-6 teman trainee-nya. Tak jarang ke 6 teman trainee Taehyung itu menggodai Soojung dan mengerjainya, awalnya Soojung merasa sangat risih, namun kini justru sebaliknya, ia merasa kesepian jika tak bersama Taehyung dan ke-6 temannya itu.

Sampai saat inipun, saat Soojung dan Taehyung sudah menjadi seseorang yang terkenal di negaranya, keduanya tak pernah menghilangkan kebiasaannya untuk saling mengunjungi, baik Soojung yang mengunjungi Taehyung di dorm-nya ataupun Taehyung yang mengunjungi Soojung di agensinya.

Keduanya pun berencana untuk menikah ketika kontrak dan jadwal mereka tak lagi sepadat saat ini, karena mereka tak mau pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka terganggu, keduanya berusaha bersikap profesional atas pekerjaannya masing-masing.

Baekhyun Story after 5 years

 20c  20cc

Sama halnya dengan Taehyung, kini Baekhyun pun bukan lagi seorang biasa. Kini ia merambah ke dunia musik dan menjadi seorang penyanyi solo terkenal. Namun berbeda dengan Taehyung yang harus melakukan trainee selama setahun lamanya, Baekhyun hanya perlu trainee selama beberapa bulan sebelum ia debut. Baekhyun memang memiliki suara yang benar-benar merdu dan indah.

Kini Baekhyun bukan hanya terkenal di seluruh penjuru Korea, namun ia sudah menjadi penyanyi yang sudah merambah ke dunia internasional.Selain bernyanyi solo, kini ia juga disibukkan dengan beberapa teathre musical-nya.

Berbeda dengan teman-teman yang lainnya yang memilih untuk segera menikah atau bahkan memiliki kekasih, Baekhyun memilih untuk memfokuskan dirinya pada karirnya. Ia pernah berkali-kali berkencan dengan beberapa artis terkenal seperti Kim Taeyeon salah satu member dari group yang terkenal, yaitu Girls’ Generation, namun hubungannya tak bertahan lama. Lalu setelah itu ia dikabarkan berkencan dengan salah satu penyanyi solo terkenal bernama Lee Ji Eun, namun hubungan itu juga tak berlangsung lama. Hingga akhirnya Baekhyun memilih untuk memfokuskan dirinya pada karirnya terlebih dahulu, karena ia yakin suatu saat nanti ia akan mendapatkan pasangan hidup yang tepat.

Kris – Minah Story after 5 years

20bbb20b

cb371671a3b3521c31a8b1b7cb63f45c

 

Sedangkan Kris dan Minah kini sudah resmi menjadi sepasang suami-istri. Mereka menikah 3 tahun setelah pernikahan Sehun dan Monic. Keduanya sama-sama telah lulus dari universitas kedokteran hingga kini keduanya menjadi dokter yang ahli dalam bidangnya masing-masing.

Mereka juga memiliki anak perempuan berumur 2 tahun yang bernama Wu Jia. Karena Jia semakin bertambah umur, semakin sulit lepas dari eomma-nya, Minah memutuskan untuk berhenti sementara waktu dari pekerjaannya dan lebih memfokuskan dirinya untuk merawat anak perempuannya itu, Jia.

Kini Kris dan Minah tak lagi tinggal di Seoul, setelah pernikahannya, mereka menetap di China dikarenakan Kris mendapatkan pekerjaan tetap dirumah sakit di China, sehingga mau tak mau Minah pun harus mengikutinya ke China. Walaupun sudah selama 2 tahun di China, Minah tetap saja tidak bisa menggunakan bahasa khas di negaranya.

Suho Story after 5 years

  20d 20dd

Tepat tahun ini, Suho baru saja resmi menikah bersama seorang yeoja bernama Kim Seol Hyun. Umur mereka berbeda 3 tahun, Suho lebih tua daripada Seolhyun. Namun keduanya terlihat serasi, bahkan teman-teman yang lain menilai mereka adalah sepasang kekasih (sekarang sepasang suami-istri) yang bersikap dewasa. Pasangan ini tak pernah memperlihatkan jika mereka sedang bertengkar atau berselisih paham, karena mereka selalu menutupinya dan tidak mau orang lain mengetahuinya.

SeolHyun adalah seorang yeoja yang sedikit pendiam namun sangat ramah pada semua orang, termasuk pada orang yang baru dikenalnya. Sedangkan Suho adalah seorang namja yang senang sekali berbicara, bahkan bisa dikatakan cerewet, hingga ia bisa mengimbangi Seolhyun yang cenderung pendiam.

Kini Suho menjadi seorang Presiden Direktur di perusahaan fashion milik keluarganya. Pertemuan pertamanya dengan Seolhyun adalah saat 1 tahun yang lalu. Dimana Seolhyun adalah perancang busana berbakat di perusahaan fashion milik Suho. Awalnya Suho hanya mengagumi sosok Seolhyun yang menurutnya adalah yeoja pekerja keras dan profesional, namun semakin lama ia mengagumi dan memperhatikan Seolhyun, bukan rasa kagum lagi yang ia rasakan, namun rasa ketertarikannya untuk mendapatkan seorang yeoja bernama Kim SeolHyun itu, hingga akhirnya, hubungan mereka menjadi dekat dan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, dan menikah tahun ini tepat di saat musim panas.

Chanyeol – Dajung Story after 5 years

20k 20kk

IMG_9287

Chanyeol dan Dajung pun kini sudah resmi menjadi sepasang suami-istri. Mereka menikah dua tahun setelah kelahiran anak pertama Sehun dan Monic. Kini marga Dajung bukanlah lagi Shin, melainkan Park, Park Dajung. Mereka juga memiliki anak laki-laki berumur 2 tahun yang diberi nama Park Jackson.

Kini Chanyeol bekerja di perusahaan agensinya sendiri, menjadi CEO di agensi yang bernama SM Entertainment, agensi yang sudah melahirkan bintang-bintang terkenal, dan salah satu bintang yang terkenalnya pun adalah Baekhyun.

Sedangkan Dajung kini memilih untuk diam dirumah dan lebih memperhatikan anaknya, Jackson. Sebelumnya ia sering diam dan mengontrol cafe miliknya di daerah Gangnam, namun karena kini ia sudah memiliki Jackson, ia memilih untuk meluangkan waktunya lebih banyak dirumah, dan mengontrol cafenya sekali dalam seminggu.

 

Luhan Story after 5 years

  20f 20ff

Luhan pun kini sudah benar-benar dapat melupakan perasaannya pada Monic. Setahun setelah kepergiannya dari Korea, ia menikah dengan seorang yeoja bernama Seohyun.

Pertemuan awalnya dengan Seohyun pada saat ia akan merilis album barunya, dan membuat music video yang mana modelnya adalah Seohyun. Semenjak itulah mereka saling kenal dan hubungan mereka menjadi semakin dekat, dan memilih untuk menikah.

Seohyun adalah tipe yeoja yang Luhan sukai. Kepribadian Seohyun yang lembut, lugu, ramah dan sedikit pendiam yang membuat Luhan begitu menyukai Seohyun. Umur mereka berbeda 2 tahun, dimana Seohyun lebih muda dibandingkan Luhan.

  IMG_9290IMG_9289

Kini mereka memiliki seorang anak laki-laki bernama Xiao MinHyuk berumur 4 tahun. Minhyuk adalah anak yang aktif dan periang, diusianya yang masih dini, bakatnya sudah mulai terlihat, Luhan mewarisi bakat menyanyinya, Minhyuk senang sekali bernyanyi dan suaranya sangat merdu sama seperti Luhan.

Woobin – Jessica after 5 years

20h

金宇彬高清壁çº?

金宇彬高清壁çº?

IMG_9288

Woobin dan Jessica pun menikah setahun setalah kelahiran anak Sehun dan Monic, tepat di penghujung tahun. Mereka dikaruniai anak perempuan yang sangat cantik yang diberi nama Oh YeRin berumur 4 tahun. Bahkan karena kecantikannya, walaupun masih berumur sangat kecil, Yerin kini sudah menjadi seorang aktris cilik yang sudah terkenal di Korea karena ia sudah mengisi berbagai acara di beberapa stasiun televisi Korea.

 

Daehyun Story after 5 years

20j 20jj

Sedangkan Daehyun kini akhirnya memiliki seorang yeoja yang merupakan tipenya. Daehyun menyukai yeoja pintar dan juga cantik. Dan ia kini bisa mendapatkan yeoja yang diinginkannya, Choi Jinri. Pertemuan pertama mereka adalah di sebuah perusahaan yang kini dipegang Daehyun, yang mana Jinri menjadi sekertaris pribadi Daehyun.

Hubungan mereka menjadi dekat karena mereka sering bertemu dan makan bersama. Hingga akhirnya mereka resmi menjadi sepasang kekasih dan resmi menikah setahun yang lalu.

Kini Daehyun sibuk mengurusi perusahaannya di Busan, sedangkan Jinri berdiam dirumah karena kini ia mengandung dan kandungannya sudah membesar hingga membuatnya tak bisa banyak beraktivitas selain diam dirumah menunggu suaminya pulang.

Bum Story after 5 years

20g

IMG_9301

Bum dan SoEun pun menikah 2 tahun yang lalu dan dikarunia 2 anak kembar laki-laki yang diberi nama Kim SeoJun dan Kim SeoEon.

Kini Bum menjadi kepala rumah sakit milik keluarganya di Seoul, sedangkan SoEun adalah seorang arsitek yang kini juga mengenyampingkan pekerjaannya untuk merawat kedua anak laki-lakinya yang sedang membutuhkan perhatiannya di umurnya yang baru 2 tahun.

Soeun adalah yeoja yang memiliki sisi keibuan dan sangat menyukai anak-anak, maka ia tak pernah sekalipun kerepotan ketika merawat kedua anak kembarnya. Sama halnya dengan Bum, ia pun menyukai anak-anak, bahkan meninggalkan kedua anaknya hanya untuk pergi bekerja pun rasannya Bum enggan.

 Tan Story after 5 years

20ii 20i

Dan akhirnya begitu pula dengan Tan. Tan yang dulunya belum pernah memikirkan pernikahan, akhirnya ia mendaptkan yeoja yang tepat bagi dirinya, Bae Soo Ji.

Tan adalah sosok namja yang sedikit pendiam jika sudah berdekatan dengan seorang yeoja yang disukainya, bukan karena ia yang pemalu, tapi ia hanya tak tau harus bagaimana di depan yeoja yang disukainya itu.

Sooji dan Tan sama-sama ditugaskan di sebuah rumah sakit di Amerika, disitulah pertemuan pertama mereka, hingga akhirnya hubungan mereka menjadi dekat.

jpg1

Mereka menikah 3 tahun yang lalu dan dikarunia seorang anak perempuan yang diberi nama Kim ShinYeong yang berumur 2 tahun dan satu bayi yang masih berada di dalam kandungan SooJi.

Tan dan Sooji pun kini tidak menetap lagi di Korea, mereka memilih menetap di Amerika dikarenakan pekerjaan mereka yang tidak bisa ditunda.

Sehun-Monic Story after 5 years

20ll   20l

IMG_8704    20llll

Setelah kelahiran anak pertamanya, Oh NamHyun, 2 tahun kemudian Monic kembali mengandung dan melahirkan 3 anak kembar laki-laki yang diberi nama Oh Daehan, Oh MinGuk dan Oh ManSe. kini Namhyun berumur 5 tahun, sedangkan Daehan, Minguk dan Manse berumur 3 tahun.

Monic sering kali kerepotan merawat keempat anaknya, terutama ketiga anak kembarnya yang sangat aktif, sedangkan Namhyun walaupun masih berumur 5 tahun, ia sudah bisa bersikap dewasa, melakukan berbagai hal sendirian dan juga menjaga ketiga adiknya.

Karena anggota keluarga yang terus bertambah, Sehun dan Monic memilih untuk membeli rumah di Pyeongchang-dong District, kawasan elit dan merupakan area terbaik di Seoul. Sebenarnya mereka memilih tempat tinggal disitu bukan hanya karena kawasannya yang elit melainkan karena keamanannya yang benar-benar baik dan aman, yang setidaknya keluarganya bisa aman tinggal disana.

Oh ya, kalian tau pepatah ‘Buah jatuh tak jauh dari pohonnya’? yap, hal itu terjadi pada Namhyun, anak pertama dari Sehun dan Monic. Sifat Namhyun benar-benar mirip dengan Sehun saat bersekolah dulu, Namhyun memiliki wajah yang sangat tampan di usia yang masih berumur 5 tahun, tapi ia tak suka menjadikan ketampanannya menjadi kelebihan yang patut ia perlihatkan pada semua orang. Ia lebih menyukai penampilannya yang ‘Nerd’, sama halnya dengan Sehun dulu. Bukan hanya penampilan, tapi sikap dinginnya pada perempuan pun diwarisi oleh ayahnya, Oh Sehun.

Hari ini adalah hari pertama liburan musim semi, dimana ketiga pengasuh anak kembar Monic mendapati libur selama seminggu. Itu artinya Monic akan kerepotan untuk menjaga ke-empat anaknya itu. Maka dari itu Monic meminta Sehun untuk cuti dari pekerjaannya selama seminggu, karena ia tak akan sanggup menjaga keempat anaknya tanpa bantuan Sehun. Sebenarnya Monic bisa saja meminta bantuan eomma atau bahkan eomma-nya Sehun, namun mereka masih sibuk dengan pekerjaannya dan Monic tak mau mengganggunya.

Appa! Appa aku mau itu!” teriak Manse pada Sehun yang sedang asik dengan laptopnya.

APPAAAA!” teriak Manse lagi karena merasa ucapannya dihiraukan oleh Sehun

Igeo, makanlah. Jangan ganggu appa, Manse-ya, appa sedang sibuk” ucap Namhyun yang memilih mengambilkan cookies yang Manse inginkan tadi.

Manse menganggukan kepalanya tanda mengerti dan segera mengambil cookies yang diberikan oleh Namhyun lalu memakannya dengan lahap.

Gomawo, Hyunnie” ucap Sehun sambil mengelus lembut pucuk kepala Namhyun, Sehun sangat senang akan sikap Namhyun yang dewasa karena sudah bisa mengerti kesibukannya.

Ne, appa” ucap Namhyun dan segera berlalu menuju kamarnya di lantai 2

“Hunnie! Tolong jaga anak-anak, aku harus memasak dulu” seru Monic

NEEE!” seru Sehun tak mau kalah

Ia menghembuskan nafasnya berat dan menyandarkan tubuhnya pada sofa, lalu manik matanya menangkap ketiga anak kembarnya yang sedang bermain tepat dihadapannya.

“Daehan-ya, Mingukie, Manse-ya, kalian jangan nakal, bersikaplah baik dan jangan merengek, eoh?” ucap Sehun

Ne, appa” jawab Daehan

Namun Minguk dan Manse menghiraukan ucapan Sehun begitu saja karena sedang asik bermain, Sehun yang melihatnya hanya terkekeh karena walaupun begitu, tingkah anak-anaknya itu sangatlah menggemaskan.

Sehun memilih untuk memejamkan matanya, niat awalnya hanya untuk menenangkan pikirannya, nyatanya ia ketiduran dan tidur dengan sangat lelap.

Sejam berlalu, akhirnya Monic selesai dengan pekerjaannya, ia segera menghampiri Sehun dan ketiga anak kembarnya yang tadi terakhir kali ia lihat berada di ruang tengah. Sesampainya disana, ia begitu terkejut ketika melihat ruangan yang bersih dan rapih tadi, kini berubah menjadi ruangan yang kotor karena selai coklat yang tumpah dimana-mana, bubuk susu yang juga tumpah dimana-mana karena tanpa Sehun sadari tadi, Manse yang membuat susu sendiri karena sudah membangunkan Sehun namun tidak bangun juga. Tidak hanya itu, bahkan baju yang dikenakan ketiga anak kembarnya itu benar-benar kotor.

“Oh astaga! Daehan-ya, Mingukie, Manse-ya, apa yang kalian lakukan, eoh?” tanya Monic

Eomma, buatkan kami susuu” rengek Minguk

“Aku lapar, eommaaa” rengek Manse

Appa tidak mau bangun” keluh Daehan

Monic kini beralih menatap Sehun yang ternyata sedang terlelap tidur di sofa, Monic mendecak kesal dan segera menghampiri Sehun yang sedang tertidur.

YAA! OH SEHUN!” Monic terus mengguncang-guncangkan tubuh Sehun yang masih terlelap

IRREONNA PPALLIWAA!” seru Monic, namun Sehun tak bangun juga

Jika sudah tidur, Sehun pasti akan sulit dibangunkan, dan itu membuat kesabaran Monic menghilang. Akhirnya Monic meminta ketiga anak kembarnya untuk membangunkan Sehun yang sedang tertidur. Minguk yang memilih untuk menciumi appa-nya itu agar terbangun, Daehan memilih untuk duduk di atas perut Sehun dan menunggangi Sehun selayaknya kuda, sedangkan Manse hanya terus berteriak seperti kebiasaannya.

Appaa! APPAAAA!!!” teriak Manse tepat ditelinga Sehun, saat itu juga Sehun bangun dengan wajah terkejutnya namun dibalas dengan tawaan yang meledak dari ketiga anak kembarnya ketika sudah berhasil membangunkan appa-nya itu.

“Haishh.. kenapa kalian mengganggu appa, eoh?” gerutu Sehun

Tanpa disadari, Monic sudah berdiri tepat disamping Sehun, melipat kedua tangannya di depan dadanya dan menatap Sehun dengan tatapan mengintimidasi.

Eomma bilang, jika appa tidur, appa tidak akan dapat makan siang” ucap Minguk

Mwo!? Appa tidak tidur!” sangkal Sehun

Eomma juga bilang, jika appa berbohong, appa tidur bersama kami” timpal Sehun

“Eihh.. appa tidak tidur, appa tadi hanya sedang hmm… “

“Tidak Tidur? dan tidak berbohong? Hm?” Belum sempat melanjutkan ucapannya, tiba-tiba saja Monic memotong ucapan Sehun

Sehun akhirnya mengalihkan tatapannya dari ketiga anaknya dan menatap Monic yang ternyata sudah berdiri tepat disampingnya tanpa ia sadari.

Chagiya? Sejak kapan kau disini?” ucap Sehun sedikit terbata-bata

Eomma disini sejak appa tidur” seru Daehan

“Eiy, sudah appa bilang, appa tidak tidur” sangkal Sehun

YAA! APPA BERBOHONG!” seru Minguk

Aniyooo!” seru Sehun tak mau kalah

“HUNNIE! Kau ini benar-benar!” gerutu Monic

Chagiya.. jangan marah, eoh? tadi aku ketiduran” Sehun merajuk

Namun Monic tak menjawabnya, ia mengalihkan perhatiannya pada ketiga anaknya.

Chagiyaaaa” Sehun memelas

“Bersihkan ruangan ini, atau kau tidak akan dapat makan siang” ancam Monic

Mwo!? Yaa! Yang benar saja!” gerutu Sehun

“Itu terserah padamu. Kajja, kita ganti baju lalu makan siang, ne?” ucap Monic pada ketiga anak kembarnya

“NE EOMMA!”

“Namhyun-ah, ayo makan siang!” seru Monic

NE EOMMA! Aku segera kesana” seru Namhyun dari dalam kamarnya

Chagiyaaaa” Sehun kembali merajuk, namun Monic terus menghiraukannya. Ia segera membawa ketiga anak kembarnya ke dalam kamar untuk mengganti baju anak-anaknya lalu segera menuju ke meja makan.

“Duduk yang rapih, eoh?”

Ne, eomma!” seru ketiga anak kembarnya.

Tak lama Nahmyun pun datang dan duduk di kursinya, menunggu eomma-nya menghidangkan makan siang untuknya dan ketiga adiknya.

Kajja, makan yang banyak, eoh?” ucap Monic pada keempat anaknya

Eomma, appa tidak ikut makan siang bersama?” tanya Namhyun

Monic menggelengkan kepalanya dan tersenyum lembut pada Namhyun “Ani. Appa harus menjalankan hukumannya dulu”

Eomma selalu saja menghukum appa” gerutu Namhyun

Monic yang mendengar ucapan anaknya itu hanya terkekeh “Itu karena eomma sayang pada appa-mu, Hyunnie”

Namhyun hanya menganggukan kepalanya dan memilih untuk memakan makan siangnya. Tak lama Sehun pun datang menghampiri Monic dan ke empat anaknya di meja makan.

Chagiya, aku lapar” rengek Sehun

Namun Monic masih menatapnya dengan tatapan tajam dan mengintimidasi.

“Aku sudah selesai.” gerutu Sehun

Monic hanya bisa terkekeh melihat ekspresi Sehun saat ini, ia segera mengambilkan makan siang untuk suaminya itu, bagaimanapun juga, Monic tak tega jika melihat Sehun kelaparan seperti itu.

“Oh ya, aku hampir lupa! Setelah ini bersiap-siaplah, kita akan pergi ke Jeju, aku sudah memesan tiket kemarin” ucap Sehun

Mwo? Jeju? Memangnya ada perlu apa kita kesana?” tanya Monic

Appa mengajak kami berlibur?” tanya Namhyun antusias

“Hm.. kita berlibur selama 3 hari disana. Dan bertemu dengan teman-teman appa” tukas Sehun

“Maksudmu? Dajung, Minah dan yang lain?” kini Monic yang terlihat antusias

Sehun menganggukan kepalanya dan tersenyum riang pada Monic dan keempat anaknya. Setelah selesai makan, Monic segera menyiapkan barang-barang yang akan dibawa, juga mengganti baju keempat anaknya.

Eomma, apa Jia juga datang?” tanya Minguk

Monic yang mendengarnya mengerutkan dahinya dan tak lama tertawa ringan menanggapi ucapan anaknya itu “Mungkin saja Jia juga akan datang. Apa kau merindukan Jia?” goda Monic

Namun Minguk hanya tersenyum dan berlarian meninggalkan eomma-nya, hal itu justru membuat Monic kembali tertawa ketika melihat tingkah anaknya yang satu itu, menggemaskan.

Setelah selesai berkemas, Sehun, Monic dan keempat anaknya segera menempuh beberapa jam perjalanan menuju Jeju. Semuanya sangat telihat antusias, tentu saja karena Sehun dan Monic jarang sekali berkumpul lagi bersama teman-temannya karena disibukkan dengan kesibukkan masing-masing.

Akhirnya setelah menempuh beberapa jam perjalanan, Keluarga Oh tiba di sebuah villa yang sangat besar, tentu saja yang dapat menampung semua orang yang akan datang. Setibanya disana, ternyata Suho-Seolhyun, Kris-Minah, Chanyeol-Dajung, Baekhyun sudah tiba terlebih dulu.

“Jungiee! Minah-yaa!” seru Monic dan segera memeluk kedua sahabatnya itu bergantian

“Ah aku sangat merindukanmu, Monic!” seru Minah

Nado!” seru Monic tak mau kalah

Aigoo.. Namhyun sudah besar sekarang. Annyeong Namhyunnie” sapa Dajung

Annyeonghaseyo, ahjumma” sapa Namhyun seraya membungkukan badannya memberi salam pada Dajung dan Minah bergantian

Aigoo dia benar-benar mirip sekali dengan Sehun ya” ucap Minah

“Ya tentu saja, dia kan anak Sehun juga, Minah” ucap Monic

“Jia-ya, kemari” seru Minah pada anaknya Jia yang sedang bersama Kris

“Lihat siapa yang datang” ucap Minah pada anak perempuannya

“Mingukie oppaa!” seru Jia yang disambut tawa riang Minguk

Aigoo.. Aigoo.. sepertinya uri Jia merindukan Minguk” ucap Kris tiba-tiba yang datang menghampiri Minah yang sedang bersama Monic dan Dajung

“Apa tidak sebaiknya mereka kita jodohkan saja saat tumbuh dewasa nanti?” ucap Sehun

“Yaa! Kau pikir mereka itu seperti kita, eoh? Biarkan saja mereka memilih sendiri nanti, kau ini” gerutu Monic

“Tapi, kupikir tidak ada salahnya.” timpal Kris

“Hmm.. Minguk dan Jia sudah terlihat sangat dekat, lihat saja mereka berdua, omo! Gwiyoo” ucap Minah

“Eih.. bagaimana jika mereka sudah besar nanti, Jia menolak Minguk atau Minguk yang menolak Jia, eoh?” timpal Monic

Yaa! Minguk dan Jia itu bukan kau, Monic!” cibir Dajung

“Aishh.. kau ini” umpat Monic

Saat mereka tengah asik berbincang, Woobin-Jessica, Daehyun-Jinri, Tan-SooJi dan Bum-SoEun pun datang tak terduga, sebelumnya Sehun dan Monic tidak mengetahui jika kakak-kakaknya juga akan datang, terutama Tan dan Sooji, mereka yang tinggal paling jauh diantara yang lainnya, ternyata menyempatkan juga untuk datang.

“Oppa!? Eonnie!?” seru Monic segera berlarian menyapa dan memeluk keempat oppanya dan juga eonninya.

“Kalian datang juga?” ucap Sehun yang masih tak percaya

“Yaa! Kau tidak mengharapkan kehadiran kami, eoh!?” gerutu Woobin

“Aniyo. Aku tak menyangka jika hyung dan noona akan datang, ah aku merindukan kalian.” ucap Sehun

Annyeong, Yerin. Waah.. dia cantik sekali” ucap Chanyeol

“Tentu saja, cantik seperti eomma-nya” ucap Jessica

“Eih.. noona satu ini tak pernah berubah nampaknya” cibir Chanyeol diiringi tawaan ringan yang dibalas juga dengan tawaan Jessica

Yaa! Oppa! Seharusnya kalian berdua tak perlu datang, apa kalian tidak memikirkan kondisi kandungan eonnie, eoh!?” ucap Monic pada Daehyun dan juga Tan

Eonnie-mu ini yang memaksa, Monic.” ucap Daehyun

“Hm.. dia juga memaksa untuk datang, jadi jangan salahkan oppa” timpal Tan

“Haish.. Jinri eonnie dan Sooji eonnie ini benar-benar” gerutu Monic

Yaa! Kau ini sudah seperti halmeoni yang sangat cerewet, Monic” goda Sooji

Yaa! Eonnie!” gerutu Monic

“Kau tidak merindukanku, eoh?” ucap Bum menengahi pembicaraan Monic

Aigoo.. tentu saja aku merindukan oppa-ku yang tampan satu ini” ucap Monic seraya memeluk manja kakak keduanya itu

“Monic, apa kau terlalu lelah belakangan ini? Kau terlihat lebih kurus dari sebelumnya” tanya SoEun khawatir pada adik iparnya itu

“Hm begitulah, eonnie. Merawat empat anak sekaligus tidak semudah yang dipikirkan, terutama orang satu itu yang tidak membantu banyak” ucap Monic seraya mengarahkan dagunya pada Sehun yang berdiri tak jauh darinya

Soeun dan Bum yang mendengarnya hanya terkekeh, mereka sangat tau sifat Monic dan Sehun yang tak pernah akur sejak dulu, tapi walaupun begitu mereka terlihat sangat serasi dan saling melengkapi.

“Hey, makanannya sudah siap!” seru Suho

“Wuaaah.. Seolhyun yang menyiapkan semuanya?” ucap Baekhyun takjub, sedangkan Seolhyun hanya diam dan tersipu malu, ya, karena Seolhyun memang sedikit pendiam tak seperti yeoja lainnya yang berada disitu.

“Tidak, aku dibantu dengan Suho oppa. Silahkan makan” ucap Seolhyun lembut

Semuanya segera menyantap makan malam mereka, sedangkan para yeoja sibuk sendiri menyiapkan makan malam untuk anak-anaknya. Mereka saling bertukar cerita satu sama lain mengenai kehidupan mereka masing-masing setelah menikah dan memiliki anak. Mereka tak menyangka jika kebersamaan mereka sudah terjalin sejak lama hingga saat ini mereka sudah memiliki kehidupan masing-masing.

YAA!”

Tiba-tiba suara teriakan terdengar dari arah luar villa, suara seorang yeoja yang terus meneriaki seseorang, dan terdengar perdebatan kecil dari arah luar. Semuanya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan tertawa ringan, karena mereka sudah tau siapa pemilik suara itu dan siapa yang datang.

YAA! Taehyung! Ini berat, bodoh!” gerutu Soojung yang sibuk membawa kopernya

“Salah kau sendiri kenapa membawa barang banyak sekali, kau ini mau pindahan, eoh!?” cibir Taehyung

“Haishh.. bantu aku!!” dengus Soojung

Aigoo.. mereka ini benar-benar” cibir Suho

“Tak pernah berubah seperti dulu” timpal Chanyeol

“Ya, sama seperti mereka” ucap Baekhyun menunjuk Monic dan Sehun, yang mendapat balasan tatapan tajam dari keduanya, membuat Baekhyun hanya terkekeh dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu.

“Minhyuk oppaa!” seru Yerin tiba-tiba

“Minhyuk?” ucap Monic bertanya-tanya pada dirinya sendiri “Luhan oppa?” tanya Monic pada Sehun

Sehun mengangguk dan tersenyum lembut pada Monic. Mereka berdua segera menghampiri Luhan dan Seohyun yang baru saja datang bersama anak laki-lakinya, Minhyuk.

Hyung! Bagaimana kabarmu” sapa Sehun pada Luhan

“Baik, sangat baik. Bagaimana dengan kalian?” tanya Luhan pada Sehun dan Monic

“Kami? tentu saja baik” ucap Sehun

Eonnie, bagaimana kabarmu? Apa kau masih sibuk dengan pekerjaanmu?” tanya Monic

Aniyo. Dia yang melarangku untuk meneruskan karirku” ucap Seohyun

“Hm.. ini demi Minhyuk” timpal Luhan yang dibalas dengan anggukan Monic

“Apa disini hanya aku yang tidak memiliki pasangan, eoh!?” gerutu Baekhyun tiba-tiba, membuat semua orang terdiam sesaat memperhatikan Baekhyun yang sedang menyantap makanan sendiri, lalu sesaat kemudian tawa geli menyelubungi ruangan, mereka semua juga baru menyadari hanya Baekhyun lah yang datang sendiri.

“Itu salahmu kenapa tak memiliki kekasih” cibir Taehyung

“Heishh.. kau ini benar-benar, anak alien!” gerutu Baekhyun

“Kenapa sedari dulu hanya aku yang selalu begini, menyebalkan sekali” gerutu Baekhyun

“Lalu carilah pasangan hidupmu sendiri, Bacon” cibir Woobin

Hyuuung!” rengek Baekhyun

“Menyedihkan sekali” goda Soojung

Yaa! Neo! Aishh.. awas kau” gerutu Baekhyun

Semuanya hanya menanggapi Baekhyun dengan tawaan dan cibiran, karena menurut mereka Baekhyun tak pernah berubah sejak dulu, Baekhyun masih saja menjadi bahan bully-an dan orang yang dapat membuat semua orang tertawa.

“Kalau begitu, aku bersama Yerin saja” ucap Baekhyun mengedipkan sebelah matanya pada Yerin, yakni anak perempuan Woobin dan Jessica

Shirreo! Aku ingin bersama Minhyuk oppa saja. Wlee~” ucap Yerin seraya menjulurkan lidahnya mengejek Baekhyun lalu berlari menghampiri Minhyuk yang sedang duduk disamping Luhan

“Eishh.. bocah itu. Kalau begitu, aku bersama Shinyeong” ucap Baekhyun pada Shinyeong yang sedang duduk dipangkuan Tan

“Aku tidak mau, ahjushi sangat berisik dan cerewet seperti eomma” ucap Shinyeong dengan polosnya

“Eihh.. dia terlalu jujur” gerutu Sooji dan mencubit gemas kedua pipi anaknya itu

“Hahaha.. bahkan anak kecil saja menolakmu, Bacon” ejek Sehun

YAAAA!!!” gerutu Baekhyun

Begitulah mereka, bertahun-tahun sudah lama sekali tidak berkumpul seperti ini lagi, akhirnya sekarang mereka bisa berkumpul lagi seperti dulu, dimana dulu mereka masih belum melepas masa lajang mereka.

Semua yang buruk yang terjadi di masa lalu hanyalah menjadi kenangan yang tak perlu diingat dan ditengok kembali, semua sudah berubah 5 tahun terakhir ini, Soojung yang dulu begitu terobsesi pada Sehun hingga rela melakukan apapun untuk mendapatkannya, kini sudah benar-benar berubah menjadi Soojung yang sebenarnya, Soojung yang baik hati dan periang. Taehyung yang dulu begitu menyukai Monic, kini sudah merelakannya dengan sungguh-sungguh. Sama halnya dengan Luhan yang mencintai Monic teramat sangat, kini sudah menutupi perasaannya dan mencintai Seohyun istrinya saat ini. Dan Sehun? Ya, dia sudah berubah menjadi lebih dewasa sekarang. Ia benar-benar sudah mengurangi sifat tempramentalnya, ia tak pernah lagi menuduh atau bahkan membentak istrinya lagi seperti dulu, ia tak mau kehilangan istrinya untuk kedua kalinya.

Mereka kini memiliki kisah cinta mereka masing-masing, memulai kehidupan mereka dengan bahagia, membuka lembaran baru dan mengisinya dengan kebahagiaan.

Love will find it’s own way..

~ THE END ~

 

Hai~ Hello~ Annyeong~
Maaf lagi-lagi updatenya lama banget huhu
Akhirnya FF ini end juga hikshiks..
Makasih buat kalian semua yang udah mau setia baca FF absurd ini kkk~
Oh ya, untuk 2 minggu ini atau bahkan 3 minggu aku bakalan Semi-Hiatus dulu, karena mempersiapkan sidang yang di depan mata.
Aku minta doanya dari kalian semua ya, semoga sidang aku dilancarkan amin..
Daaaan.. setelah beres sidang aku bakalan comeback/? dengan macem2 FF buat kalian semuaa *tebar FF*
Ada yang nunggu Sequel Love Like A Fool ? nanti beres sidang bakalan aku update ya hihi 😀
Ada yang mau req?
Boleh..
Komen aja dibawah mau FF yang gimana, atau bisa hubungi aku lewat
twitter: @erlindameyrizki / @EXO_FFiction
askfm: emeyrizki
Semoga hari kalian menyenangkan dan yang masih sekolah, semoga liburan kalian menyenangkaaan~
Buat yang beragama islam, selamat puasa, semoga puasanya lancar ya amin ^^
paypaaay~ ketemu lagi nanti ya, annyeong! chu ❤
Advertisements

250 responses to “My Nerd Boy [Chapter 20-END] – by MeiKim

  1. haaaaaaa aku masih ga percaya kalo ini udah abisssss 😥 pasti bakal kangen banget 😥 aku harap author bisa kembali bikin cerita” yang ga kalah bikin candu + susah move on kayak gini …. hwaitinggggg

  2. eh ciyee yang udah End, ehh ciye yang udah punya Anak, ehh ciyeee yang sampe akhir belum dapat teman(lirik Baekhyeon) *plakk ehh ciyee yang telat Komen /okey di sini saya minta maaf banget nget gegara nggak bisa komen pada waktu di post kemaren T_T sedih gw, kuota abiss 😦

    ehh tapi seneng banget ini udah update, semoga Authornim cepet buat ff yang lebih seru lagi yaakk 😀

    KEEP FIGHTING AND WRITING 😀

    GOMAWO 🙂

  3. selamat dah selesai bikin ff nya …
    kasih baekhyun sama anak kecil aja di tolak …
    maaf karna ku baru sempet baca sekarang …
    selamat menjalankan ibadah puasa juga … (bagi yang menjalankan) … 🙂

  4. omo akhirnya happy ending 🙂 🙂 🙂
    wah sehun keluarga nya jadi rame banget hahaha~
    seru juga ending ada story nya lagi 😀 😀 kasihan baekhyun kenapa sendirian terus hihihiihi
    ditunggu ff lainnya keep writing ya 😉

  5. Pingback: Rekomendasi FF EXO Chapter | mylovepurple·

  6. yakkkk 4 orang anak dalam 5 th Daebak sehun hyung kasian monic nunna hahhaha

    bicara tentang ff ini cuma bisa bilang DAEBAK PERFECT EXCELLENT
    bagus banget ffnya suka sama alur ceritanya Conflik nya romancenya dan paling puncak endingnya neomu Jhoa tapi kasian baekhyun hyung belum punya pasangan

  7. yeahhhhh akhirnya happy ending…
    kasian banget sih baekhyun ngejomblo sendiri…
    ihhhh ampun anknya lucu lucu banget 😁😁
    terima kasih eonni…karna udah mau bikin ff ini dan nyelesainnya sampai selesai…. walaupun aku telat nemu ff ini hehehe 😂😂😂

  8. Woaaaaaahhhh.Daebak!Neomu daebak^^
    Naneun neomu neomu joha(?)Sama ff ini thor.Neomu johaaaa~
    Kereeennn sumpaahh.Woaaahhh.
    Feelnya dapett,aku nangis eon bacanya(?)Beneran,emosinya dapetttt,dapeettt banget.Kereen kereenn.Maaf bangettt commentnya pas chp terakhir:( Jeongmal mianhae thorr:(((
    aku baca ini 3hr soalnya aku nungguin pw chp 15 :3 hwehwe :3 kayanya bakalan sering mampir kesini deh.Wkwk
    Aaahhh aku ga bisa ngomong apa apa lagi.Pokonya DAEBAK thorrrrr^^ (y) (y) (y)

  9. waaahhh seru banget ff nya
    Eonni ku doain semoga lancar sidangnya hehe amin. Oiya eonni aku mau request buatin ff cast nyaa Joy red velvet sama sungjae btob aku liat mereka cocok banget di wgm hehe

  10. Halo kak🙋
    Aku readers baru di ff ini… ehehe baru nemu ff ini *capedeh
    Aku mau req ff boleh ngga kak? Kalo boleh, aku pengen cast utamanya itu kim jongin trs genrenya romance+married life😊
    Makasih😊

  11. Prok..prok..chukhae eonn fanfic nya beh DAEBAK bikin nangis,bikin sebel,bikin gila karena senyum senyum sendiri,pokoknya aku acungin 10 jempol kalo bisa 😀 gila detail banget unni ceritanya sampe yg bukan pemain utama pun pada punya pasangan,ihh gatau bilang apalagi sekarang eonn jadi tambahan author favorit aku hehe 😀 salam kenal eonn maaf kalo selama ini panggilnya “thor” maaf kalo gak suka eon 😉 okehh Hwaiting terus eonn :-*

  12. woooowwww happy ending yang sangat amat menyenangkannn anak mereka luculucu semuaaa yaaaa ada daehan minguk manse sukses banget ff iniiii lovelove buat sehun ehh salah author hahahah

  13. huweeeeee happy ending 😀 terharu gw baca nya pada bahagia semua yak :v tapi baek kapan lu punya pendamping eoh?? aigoooo sehun monic bisaan buatnya sampe kembar tiga gitu :3 lucu lucu lagi :v gak nyesel deh baca ff ini pokoknya ff nya neomu neomu DAEBAKKKK!!!! nanti aku baca ff kamu yang lain yah thor^^ bolehh kan???

  14. HAPPY ENDING wahhhhh.. akhirx end jg. tp smpah aku sedih ff ini harus end hiks hiks hikss….aku akn mrindukanx… huaaaaaa….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s