Sorry {Sequel Forget Him} #1

sorry copy

Title :Sorry {Sequel Forget Him} #1
Author: Jimin
Main cast: Kim Jongin aka Kai (EXO), Park Hye jin (OC)
Other cast: Park Chanyeol (EXO), Choi Min Ah (OC)
Genre: Romance, School life, friendship, sadnes, hurt,happy, compliction.
Length: Chapter
Rating: PG-14

~ Forget Him ~

Sorry {Sequel Forget Him} #1

Hye jin POV

Cahaya matahari mulai memasuki setiap celah gelap didalam kamarku, dengan perlahan aku mulai membuka dan sedikit mengerjapkan mata serta menguap.

‘Ting…Tung~~~ Handphoneku berbunyi dan sebuah pesan masuk.

“Yakk!! Kau putri tidur cepatlah bangun dan bersiap, aku sudah menunggumu. Apa kau tidak kasihan pada pangeran tampan sepertiku?” Setelah membaca pesan itu aku hanya dapat tersenyum kecil.

Dengan malas aku berjalan melangkahkan kakiku diatas lantai marmer yang dingin. Menghadap kearah kaca yang menampakkan diriku saat ini, mataku sembab, hidungku merah, rambutku sudah tak terselamatkan. Ini semua pasti karna kemarin setelah pulang sekolah dengan mata yang masih sembab aku langsung tertidur. Aku mendengus dengan raut wajah datar dan berjalan kearah kamar mandi.

Setelah mandi sekali lagi aku menghadap kearah kaca dengan pakaian yang sudah lengkap dan rapi sambil melihat wajahku yang sangat suram dan mataku yang masih sedikit sembab, aku menutup wajahku dengan kedua tanganku dan seperti sulap kaca itu memantulkan diriku yang sedang tersenyum dengan wajah yang ceria. Mulai hari ini aku harus berubah, aku sudah berjanji pada seseorang dan aku harus menepatinya.

Dengan semangat baru aku keluar dari halaman rumah dan menemukan seseorang telah menungguku. ia adalah Kai, dia tersenyum kearahku dan tentu saja aku membalasnya. Aku sekarang sudah kelas 2 SMA dan bodohnya sampai sekarang aku masih belum bisa melupakannya, hanya Kai dan teman-temanku yang dapat membuatku tersenyum.

“Yakk, aku sudah lama menunggumu.” Serunya mendekat dan raut wajahnya langsung berubah cemberut tapi tampak sangat lucu.

“Maaf, aku kesiangan lagi. Besok pasti aku akan bangun pagi dan jangan tinggal aku ya Kai.” Balasku sambil tersenyum.

Kai POV

“Maaf, aku kesiangan lagi. Besok pasti aku akan bangun pagi dan jangan tinggal aku ya Kai.” Balasnya padaku tersenyum manis.

Kurasa ada yang berbeda dengan Hye Jin hari ini, ia tidak nampak murung lagi dan dia bahkan tidak memarahiku karna menunggunya, justru ia malah meminta maaf dan memintaku agar tidak meninggalkannya.

Walaupun biasanya ia akan bilang, “Sudah kubilang jangan tunggu aku, aku pasti kesiangan.” Aku akan tetap menunggunya. Tapi Syukurlah aku merasa senang dengan perubahannya.

Hye Jin POV

Tanpa kusadari kai menggenggam tanganku menautkan jari-jari kami lalu berjalan beriringan kearah halte sambil mengobrol.

“Bagaimana tidurmu?” Tanyanya padaku.

“Nyenyak sangat nyenyak.” Jawabku sambil tersenyum. ^^

“Baguslah. Tunggu sebentar.” Pintanya padaku menghentikan langkah kami didepan sebuah alat penjual minuman otomatis.

Kai awalnya memasukkan beberapa uang koin dan menekan tombol yang tersedia di samping tempat ia memasukkan koin, beberapa detik kemudian terdengar suara seperti kaleng jatuh. “Drgkk” Kai sedikit membungkuk untuk mengambil dua buah kaleng minuman jus dari bagian bawah mesin itu.

Setelah berdiri tegap kai berdiri dan kami saling berhadapan, postur tubuhnya yang cukup tinggi membuatku harus sedikit mengangkat kepala. Ia menempelkan kedua kaleng yang ia ambil tadi dan menempelkannya di bagian bawah mataku, kaleng itu terasa dingin.

“Kai apa yang kau lakukan?” Tanyaku bingung, berusaha menyingkirkan kedua kaleng dingin itu dari bagian bawah mataku.

“Sudahlah, gunakan ini untuk mengompres kedua matamu. Apa kau yakin akan memasuki sekolah dengan mata sembab seperti itu?” Jawabnya malah balik bertanya.

“Hmm.. Kau benar.” Balasku singkat karna baru ingat.

Beberapa saat berlalu dan pandangan kami terus bertemu, suasana yang hening seketika canggung dan dengan cepat aku mengambil alih kedua kaleng itu, melumerkan suasana yang sangat tidak nyaman bagi kami.

“Aku bisa mengompresnya sendiri, kita harus cepat, kita tidak mau terlambat kan?” Ucapku mengajaknya berjalan kembali.

Sesampainya di halte kami tepat waktu karna bis yang harusnya kami tunggu telah datang, seperti biasa aku dan kai akan duduk dikursi dekat pintu. Suasana di bis itu awalanya cukup sepi namun jadi begitu ramai setelah kami melewati halte berikutnya karna banyak sekali orang yang masuk.

Sejujurnya aku sedikit kasihan melihat kai yang didesak orang disebelahnya yang sedang berdiri karna aku duduk didekat jendela. Biasanya bis tidak seramai ini, apa mungkin karna aku sangat kesiangan jadi lebih banyak pekerja kantoran? Aku sungguh minta maaf kai.

Beberapa halte telah kami lewati, dan keadaan mulai tidak seramai tadi. Lalu seorang nenek tua memasuki bis itu hingga menarik perhatian kami. Kai yang merasa kasihan membantu nenek itu berjalan kearah tempat duduk kami.

Nenek itu tersenyum tanda berterima kasih kearah Kai lalu duduk disampingku dan kai berdiri didekat tempat duduk kami karna suasana bis yang masih ramai dan semua tempat duduk telah terisi.

“Apa namja ini kekasihmu?” Tanya nenek itu mengajakku mengobrol sambil mengarahkan jari telunjuknya kearah kai, aku yang diberi pertanyaan seperti itu melihat kearah kai dan tersenyum masam sedikit bingung, Kai yang tidak tahu apa-apa membalas senyumanku.

“Tidak, dia bukan namjachinguku, dia hanya sahabatku dari kecil.” Jawabku membuat nenek itu sedikit kecewa.

“Benarkah? Padahal kalian sangat serasi, kau tahu aku memiliki sebuah restoran didekat halte tadi, kau bisa mengunjungi restoranku bersamanya kapan-kapan. Aku akan memberikan kalian dua mangkuk soup daging gratis karna telah menolongku.” Ucap nenek itu yang ternyata cukup banyak bicara juga.

“Aku sungguh berterimakasih. Tentu saja aku akan mengunjungi restoran nenek kapan-kapan bila aku ada waktu. Oh ya nenek aku duluan ya, kami sudah sampai. Sampai jumpa.” Seruku saat bis kami sudah berhenti dihalte bis sekolah.

Kai POV

Kami turun dari bis dan 10 menit lagi bel akan berbunyi, aku yang keluar lebih dulu melihat ada chanyeol sunbae bersama kekasihnya Min Ah. Sepertinya Chanyeol sunbae hari ini sedang tidak kuliah jadi dia bisa mengantar Min Ah kesekolah.

Beberapa saat kemudian akhirnya Hye Jin turun dari bis dan berdiri dihadapanku. Mengetahui Hye Jin tidak boleh melihat Chanyeol sunbae aku segera menariknya sambil menggenggam tangan Hye Jin untuk menuju kekelas bersama sebelum Hye Jin melihat ada chanyeol sunbae.

Beberapa menit lagi bel akan berbunyi, kami berdua berlari kearah kelas kami yang berada dilantai tiga, lorong masih dalam keadaan ramai tapi melihat hye jin yang memang mudah lelah jika berlari membuat kami kadang harus menurunkan kecepatan berlari kami.

KRINGGG~~~~~~~~

Tepat setelah kami memasuki pintu kelas bel berbunyi dan kami tersenyum karna merasa lega, beberapa detik kemudian aku baru menyadari bahwa semua tatapan dipenjuru kelas sedang mangarah pada kami. HYe jin yang juga mengetahui hal itu langsung melepaskan genggaman tanganku dan duduk di tempatnya yaitu dibarisan paling belakang dekat jendela.

Author POV

Hye jin yang sudah duduk ditempatnya sekarang mendapatkan tatapan tajam dari kedua sahabatnya, Hye jin yang mendapatkan perlakuan seperti itu hanya dapat mengangkat salah satu alisnya karna merasa bingung.

“Yakk… Mengapa kalian melihatku seperti itu?” Tanya Hye Jin malah membuat kedua temannya mendecakkan lidah.

“Aku sungguh tidak percaya.” Ujar Yuri menatap Hye Jin tidak percaya.

“Maksudmu?” Tanya Hye Jin semakin bingung.

“Aku kira kau akan jadi gadis aneh selamanya, tapi ternyata kami salah.” Ucap sunny membuat Hye Jin semakin sebal karna pembicaraan mereka yang membuatnya bingung.

“Terserahlah aku malas mendengar kalian.” Tanggap Hye jin malas sekaligus pasrah mendengarkan kedua sahabatnya itu.

Beberapa saat kemudian seorang wanita dengan tubuh kurus dan berkacamata masuk kedalam kelas itu, suasana menjadi tenang dan semua siswa memperhatikan wanita itu yang mereka sebut guru Kim. Pelajaran pertama pun di mulai dan semua siswa dikelas itu mulai membuka buku mereka masing-masing.

Di tempat duduknya kai hanya memperhatikan penjelasan yang diutarakan oleh guru kim dengan malas, pelajaran fisika yang sungguh banyak dan membosankan membuat beberapa dari siswa dikelas itu mengantuk dan ada pula yang sampai tertidur.

Karna bosan kai melirik hye jin ingin tahu apa yang dilakukan gadis itu di jam pelajaran yang sangat membosankan seperti ini. Dan seperti yang di tebak kai, sekarang gadis itu sedang melakukan hobynya di jam membosankan walaupun masih jam pertama.

Gadis itu Hye Jin dengan tenangnya tertidur dengan kepalanya yang ditumpu dengan tangan dan wajah yang sedikit menghadap samping bawah tepat kearah samping meja kai, karna meja mereka bersebelahan, hanya di pisahkan oleh sebuah jalur untuk orang lewat.

Biasanya kai akan senang memandangi wajah hye jin yang tertidur, tapi kali ini kai memiliki sebuah ide nakal yang ingin ia lakukan pada Hye Jin.

Kai menyeringai usil, ia bosan da ia ingin melakukan rencana liciknya. Kai mengambil ponsel miliknya lalu memainkan jarinya diatas benda layar sentuh itu dengan senyum tak jelas merasa sangat senang. Lalu beberapa saat kemudian..

Hye Jin cantikkkk!!!!!!!!! Ada panggilan untuk Hye Jin cantik!!!! Yakk!! Hye Jin cepat angkat!!! ~~~~~

Posel Hye Jin berbunyi dengan suara yang sangat keras, sontak membuatnya terbangun dengan wajah kaget segera mencari ponselnya di dalam tas, hye jin mengeluarkan ponsel itu dan ringtone unik itu semakin terdengar oleh semua orang dikelas membuat mereka semua tertawa.

Hye Jin segera mematikan panggilan telefon itu, wajahnya kesal karna lagi-lagi ia lupa untuk mematikan atau memasang mode dering ponselnya di jam pelajaran. Guru Kim menatap Hye Jin tajam, sepertinya hye jin akan mendapat hukuman karna ketahuan tidur dikelas dan mengganggu disaat jam pelajaran.

Dan benar saja hye jin mendapatkan tugas untuk menjawab 100 pertanyaan yang akan digunakan untuk latihan ujian tengah semester bulan depan. Hye jin cemberut dan hanya bisa tersenyum pahit saat guru kim memberinya tugas sebanyak itu, apalagi hye jin sangat membeci fisika.

Hye jin masih kesal dan menundukkan kepalanya merasa frustasi, sedangkan disebrangnya kai merasa sangat senang rencananya dapat berhasil.

“Sekarang ibu sedang ada acara yang sangat penting, jadi ibu akan memberikan kalian tugas.” Ujar Guru Kim membuat semua siswa itu bersorak-sorak senang didalam hati.

“Aisshh!!! Menyebalkan!!”Perasaan Hye Jin semakin kesal, disaat terakhir guru itu ada didalam kelas mengapa ia malah ketahuan tidur.

************

KRINGGG~~~~~~~~

Bel istirahat berbunyi dan semua siswa dikelas itu mulai keluar satu-persatu meninggalkan kelas yang membosankan. Sedangkan ditempat lain hye jin hanya bisa menaruh kepalanya diatas meja karna bingung. Membayangkan ia harus mengerjakan 100 soal fisika yang sangat sulit membuat Hye Jin benar-benar nampak bodoh, ia sangat tidak ahli di mata pelajaran ini.

“Yakk!! Putri tidur apa kau akan terus seperti ini? Ayo kita kekantin aku sangat lapar.” Ajak kai sambil jongkok disamping meja Hye Jin.

“Kau kekantin saja sendiri atau ajak saja yang lain, hukuman yang diberikan guru kim mebuatku tidak nafsu makan.” Balas Hye Jin merubah posisi kepalanya yang tadi tepat kebawah sekarang kearah samping menghadap kai malas tak bertenaga.

“Tapi aku maunya denganmu.” Pinta kai memohon pada Hye Jin yang sekarang sudah membuka mata dan menatapnya malas.

Melihat tanggapan Hye Jin kai tahu memohon tak akan bisa membuat Hye Jin pergi kekantin bersamanya, dengan cepat kai menarik lengan Hye jin paksa sontak membuat Hye jin meronta-ronta.

“Yakk!! Kai lepaskan aku, aku kan sudah bilang aku ma….” Ucapan Hye Jin terhenti, bibirnya tak dapat berkata-kata, matanya sudah terlalu lelah untuk mengeluarkan air mata, dan tubuhnya kaku tak dapat bergerak.

Setelah sadar, sedetik kemudian Hye Jin segera melepaskan lengannya yang digenggam oleh kai, Hye Jin memasuki kelasnya lalu menutup pintu kelas itu kasar. Tubuhnya jatuh, hatinya lagi-lagi harus terluka melihat orang itu kembali muncul dihadapannya walaupun tidak terjadi apapun.

TBC

_______________________________________

Hai… ^^

Maaf ya Author udah lama Nggak balik dan ngepost apapun.

Ada yang masih inget sama author?/ *krikkk…Krikk..

Ya udah Gak papa. Author emang masih butuh banyak belajar TT9

Makasih kalian masih mau baca cerita author yang Gaje ini. Like sama comment-Nya author tunggu. ^*^

12 responses to “Sorry {Sequel Forget Him} #1

  1. Ya ampun kenapa hyejin begitu sangat terluka melihat chanyeol.
    Ugh kasihan kai sangat menyukainya makanya ia selalu ada disamping hyejin.
    Next chapternya ya thor

  2. Apa itu Chanyeol? Hyejin ngelihat Chanyeol lagi? Yah gagal move on dong haha. Kai usil banget ye, pemaksa lagi wkwk. Ditunggu kelanjutannya~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s