STUPID LOVERS (DADDY’S TRICK) by noonapark

large

¶ Author : noonapark | Title : STUPID LOVERS (DADDY’S TRICK) | Cast : Park Chanyeol and YOU/OC | Genre : Romance—Comedy—Marriage Life | Ratting : 18 | Lenght : Ficlet |

Previous : DON’T READ THIS! » PLEASE READ THIS! » GOOD MORNING DARLING! » LEARN TO BE PERVERT » T – SHIRT »TRAP » REVENGE » WHO??!! » JEALOUS TO THE MAX  »  PIMPLE » W-WHAT?! MARRIED?!! » PASSIONATE KISS » BEAUTIFUL GIFT » GOOD NEWS »HUBBY » FIRST DAY, FIRST NIGHT » MR. AND MRS. SEDUCTION » HAPPILY EVER AFTER

***

Lagi kangen sama peran Chanyeol diseries ini :’) sebelumnya, aku mau bilang Ficlet kali ini adalah hasil remake. Originalnya aku post DISINI. Baru kemaren juga sih di publishnya di blog pribadi. Bedanya, di sana itu serial series dimana Chanyeol adalah seorang mantan model yang mempunyai sisi cool dan tingkat kepercayaan dirinya yang lumayan tinggi, terus Eunsoo yang sedikit manja dan lebih kalem. Kalo di sini kan Eunsoo galak dan jangan tanya lagi gimana peran Chanyeol diseries yang ini /ehm/ Okay, itu aja. Yang merasa udah baca di blog pribadiku boleh baca ulang, karena di sini ada beberapa bagian yang sedikit aku rubah. Happy reading 😉

Oya, bagi yang puasa sebaiknya ngga usah terlalu dihayati /?/

.

.

.

.

.

.

Setelah menyelesaikan aktifitas di dapur, Eunsoo kembali ke kamar dan mendapati pemandangan yang menyenangkan; Hoon yang sudah terbangun kini terlihat tengkurap di permukaan dada Ayahnya, dengan bola mata yang masih terlihat sayu sementara satu tangannya tengah mengelus lengan Chanyeol dengan gerakan malas.

Eunsoo tersenyum kecil melihatnya, kemudian mendekat dan naik ke atas tempat tidur, setengah merebahkan tubuh sembari mengelus pelan punggung Hoon.

“Hoon-ie, kau harus cepat mandi sayang. Nenek akan mengajakmu jalan-jalan pagi ini.”

Balita delapan belas bulan itu langsung menoleh ke arah Ibunya. “Appa..”racaunya, lalu menguap lebar sembari menggaruk pelan belakang kepalanya.

Eunsoo melirik wajah Chanyeol sekilas. “Biarkan Ayah tidur, hm?”

Hoon akhirnya bangkit, setelah turun dari tubuh Chanyeol, Ia kemudian merangkak ke arah Eunsoo dan mendekap tubuh Eunsoo. Melingkarkan kedua tangan mungilnya di leher Eunsoo sembari menyandarkan kepalanya dengan malas di pundak wanita itu.

“Oke, kita harus mandi.”

Eunsoo berniat turun namun tangan Chanyeol tiba-tiba menahannya.

“Aku sudah bangun Eunsoo.”racau Chanyeol dengan mata yang masih tertutup.

Eunsoo menatapnya, mendengus kesal. “Kalau begitu cepat bangun Chanyeol. Ibu akan membawa Hoon jalan-jalan pagi ini.”

Bibir Chanyeol melengkung menahan senyuman. “Aku butuh ciuman untuk membuka kelopak mataku.”ujarnya, lalu sedikit membuka mata—mengintip—Eunsoo yang saat ini tengah memandanginya dengan wajah tanpa ekspressi.

“Chanyeol.”

Chanyeol buru-buru menutup mata rapat-rapat. “Aku butuh ciuman!!”seru Chanyeol, membuat Eunsoo menatapnya semakin kesal sementara Hoon, balita itu langsung menoleh dan memandangi wajah Chanyeol dengan senyuman tipis. Satu tangan Hoon kemudian mengelus pelan wajah Eunsoo, sembari mengoceh pelan seolah memberitahu apa yang harus Ibunya lakukan saat sang Ayah sudah bersikap seperti ini.

Dan tidak ada hal lain yang bisa Eunsoo lakukan selain meredam amarahnya. Kemudian mendekat, memberikan kecupan hangat di bibir Chanyeol membuat senyuman pria itu akhirnya semakin mengembang.

“Hehe.”

.

.

.

.

.

“Cepat pakai sepatumu Hoon-ie, nenek akan datang sebentar lagi.”

Di ruang tamu, Hoon berlari mengelilingi meja disertai kikikan yang terdengar jelas. Satu kakinya sudah dibungkus dengan sepatu bergambar spiderman sementara satu kakinya yang lain hanya terbungkus kaus kaki. Ya, karena sepatu yang satu lagi kini tengah berada di tangan sang Ayah.

Chanyeol hanya bisa terduduk lemas di lantai sembari memperhatikan Hoon yang terus berlari mengelilingi meja, di hadapannya.

Appa! Appa!”seru Hoon ditengah-tengah tawanya. Merasa semakin bangga saat menyadari Chanyeol terus memperhatikannya. “Appa!”

Bahu Chanyeol merosot. “Hoon-ie, cepat pakai sepatumu atau nenek tidak akan membelikan mainan mobil-mobilan padamu setelah ini.”

Pergerakan tubuh Hoon langsung terhenti. Seolah mengerti, Hoon kemudian langsung berlari ke arah Chanyeol dan mengenyakkan tubuhnya di pangkuan pria itu. Membuat Chanyeol tersenyum puas ketika Hoon kini mengambil alih sepatunya dari tangan Chanyeol, kemudian Hoon mencoba memasang sepatu itu di kakinya dengan usahanya sendiri.

Eung…!”Hoon mengerang tertahan saat kakinya tak kunjung masuk ke dalam sepatunya. “Appa..”Ia merengek, mendongak menatap Ayahnya dengan raut wajah seolah ingin menangis. “Appa..”

Aigoo..”desis Chanyeol. Memberikan kecupan gemas di pipi gembul Hoon sebelum akhirnya kembali bersuara. “Kau harus melepas dulu perekatnya, Hoon-ie.”Chanyeol pun mengambil alih sepatu Hoon, membuka perekatnya. “Seperti ini.”lalu memasangkan sepatu itu di kaki Hoon. “Dan seperti ini. Nah, sudah selesai.”kata Chanyeol, lalu menunduk dan mendekatkan wajahnya pada Hoon yang saat ini menunjukkan senyuman senang. “Kau tidak ingin mencium Ayah?”

Hoon langsung mengerucutkan bibirnya. Mempertemukan bibirnya pada bibir Chanyeol dan terkikik geli setelah itu.

Oho! Anak Ayah memang pintar!”seru Chanyeol sembari mengacak-acak puncak kepala Hoon yang ditumbuhi rambut tipis kecokelatan.

Hoon tengah mengerang kesal lantaran Chanyeol terus mengacak-acak puncak kepalanya, saat itu juga terdengar bel apartemen berbunyi.

“Oh?”

Chanyeol dan Hoon langsung menoleh ke arah pintu sementara sosok Eunsoo barusaja keluar dari kamar. Wanita itu kemudian berjalan cepat menuju pintu untuk membukanya.

“Ibu?”

Nyonya Park tersenyum. “Ibu tidak bisa berlama-lama, apa Hoon sudah siap?”

Eunsoo tersenyum dan mengangguk. Lalu menoleh ke belakang, ke arah Hoon yang masih duduk di pangkuan Ayahnya. “Hoon-ie! Nenek sudah datang.”

Mendengar itu membuat Hoon langsung menjerit, kemudian Ia bangkit dari pangkuan Chanyeol. Dan gerakannya yang tiba-tiba itu membuat puncak kepala Hoon akhirnya membentur dagu Chanyeol. Menimbulkan bunyi dugh cukup kuat membuat Chanyeol langsung terguling ke permukaan lantai sembari meringis.

“Aww!!”Chanyeol menjerit, kemudian mengerang tertahan sembari mengelus-elus dagunya yang terasa nyeri. “Ya! Park Hoon!!”

Hoon berhenti berlari, ketika Ia menoleh dan mendapati sang Ayah tengah menunjukkan tatapan galak padanya, Hoon justru terkikik geli. Lalu berlari ke arah Eunsoo di depan pintu dan bersembunyi dibalik kedua kaki wanita itu.

“Eomma! Eomma!”

Nyonya Park hanya menggeleng pelan melihatnya. Sementara Eunsoo memandangi Chanyeol dengan tatapan iba, lalu Ia berjongkok, menahan kedua lengan atas Hoon dan menatapnya dengan tatapan serius yang dibuat-buat. “Tidak boleh nakal pada Ayah. Kau mengerti?”

Tawa Hoon mereda. Hoon ingat Ia pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Saat itu, Ia memanjat kulkas dan membanting beberapa telur ke permukaan lantai, lalu menumpahkan tepung di atasnya hingga akhirnya Eunsoo berkata sangat serius saat menasehatinya.

Hoon juga ingat bagaimana hatinya terasa sangat sakit saat Ia mencoba untuk menahan isakannya saat itu. Namun rasa sesak saat itu akhirnya memudar setelah Eunsoo mendekapnya dengan hangat dan memberikan kecupan cinta di kedua pipi, kening dan juga bibirnya.

Hoon tahu, Ibunya melakukan itu karena Ibunya sangat menyayangi Hoon.

Dan beruntung, kali ini Hoon merasa sedikit lega ketika Ia melihat Eunsoo kini tersenyum lembut padanya.

“Minta maaf pada Ayah, hm?”

Hoon tersenyum sembari menepuk tangannya satu kali. Ia mengoceh, lalu ketika Eunsoo melepas tubuhnya, Hoon langsung berlari ke arah Chanyeol yang masih terguling dipermukaan lantai.

Appa!”Hoon merebahkan tubuhnya di atas tubuh Chanyeol yang meringkuk, memaksa untuk mendesak sembari membanyunkan bibirnya ke arah wajah Chanyeol. Ketika Chanyeol menatapnya dengan wajah cemberut, Hoon langsung mempertemukan bibir mereka. Mengelus-elus pipi Chanyeol dengan satu telapak tangannya yang mungil. “Appa..”

Eyy..”Chanyeol menatap Hoon dengan ekspressi yang masih kesal. Namun melihat cengiran yang kini Hoon tunjukan membuat Chanyeol tidak bisa menahan senyumannya. “Oke! Oke! Ayah memaafkanmu.”kata Chanyeol, lalu kembali mengacak-acak puncak kepala Hoon.

Hoon tersenyum lebar, pergerakan bola matanya tiba-tiba teralih saat tangan Hoon merasakan sesuatu yang aneh di wajah Chanyeol.

“Oh?”bola mata Hoon melebar. Jari telunjuknya kini mengelus penasaran sebuah bentolan kecil kemerahan yang ada di sisi kening Chanyeol. “Appa!”seru Hoon menatap Chanyeol dengan mata semakin  membola. “Appa!”

Chanyeol memutar bola matanya dengan malas. “Ya, itu yang dinamakan jerawat.”

Hoon semakin mendekat ke arah jerawat Chanyeol, menatapnya dengan sorot mata semakin penasaran diiringi ocehan yang terdengar tidak jelas.

Sementara di depan pintu Eunsoo menyunggingkan senyuman lega, Hoon tiba-tiba menggigit bibir bawahnya dengan geram.

Lalu…

.

.

.

.

“AAAAAA!!!!”

.

.

.

.

.

.

.

.

“Eunsoo!! Apa kau tidak pernah merasakan bagaimana sakitnya saat jerawatmu digaruk?!”

Di dalam kamar, Eunsoo tengah berjalan kesana kemari untuk merapikan beberapa mainan Hoon yang tergeletak tak beraturan di lantai.

“Siapa yang menyuruhmu untuk berjerawat setiap saat?!”sahut Eunsoo terkesan tak peduli. “Lagipula Hoon tidak mengerti. Dan kumohon, berhentilah membicarakan jerawat, Park Chanyeol.”Eunsoo menatap Chanyeol dengan wajah tanpa ekspressi.

Sementara itu, Chanyeol yang masih terlentang di atas tempat tidur hanya bisa mendesis geram sembari melayangkan tatapan kesalnya pada wanita itu.

Chanyeol cemberut. “Kau kejam.”

Eunsoo hanya membuang napas yang terdengar berat, kemudian memasukkan semua mainan Hoon ke dalam kotak dan memandangi mainan-mainan itu dengan ekspressi sedih.  “Ah.. apa Hoon sedang bersenang-senang sekarang? Aku merindukannya.”

Eunsoo tengah menata mainan-mainan Hoon di dalam kotak ketika di belakang tubuhnya, Chanyeol tiba-tiba bangkit. Pria itu menunjukkan senyuman gemas, kemudian turun dari kasur dan mendekat ke arah Eunsoo. Melingkarkan kedua tangannya di perut Eunsoo sembari membenamkan wajahnya di leher jenjang Eunsoo.

“Tentu saja, Hoon pasti bersenang-senang sekarang.”gumam Chanyeol, mengangkat wajah lalu mendekatkan mulutnya pada pipi wanita itu. “Eunsoo-ya..”Chanyeol tersenyum gummy. “Eunsoo Eunsoo Eunsoo…”

Chanyeol menyebutkan nama itu dengan nada manja, membuat perut Eunsoo mendadak terasa mual hingga akhirnya wanita itu langsung melayangkan tatapan kesalnya pada Chanyeol.

“Ya!!”

“A-akh..”Chanyeol tiba-tiba meringis. “Jerawatku benar-benar sakit, apa kau tidak ingin mengobatinya?”tanyanya sembari menunjukkan ekspressi sedih dibuat-buat.

“Chanyeol kau—Ya!”Eunsoo berseru tertahan, seraya kedua tangannya berusaha mengeluarkan tangan Chanyeol yang mulai menyelinap masuk ke dalam kaos yang Ia kenakan. “Chanyeol-ah..”

Chanyeol menunjukkan cengiran khasnya. “Aku tahu. Kau sudah selesai datang bulan ‘kan?”lalu menggigit bibir bawahnya dengan gemas sembari mendekap Eunsoo semakin erat.

“Y-ya!”Eunsoo melotot, sembari berusaha menahan pergerakan tangan Chanyeol dibalik kaosnya. “I-ini masih pagi—“dan wanita itu tidak melanjutkan kalimat karena bibir Chanyeol lebih dulu membungkamnya.

Setelah beberapa saat, Chanyeol melepas ciumannya, membiarkan ujung hidung mereka tetap bersentuhan kemudian sedikit menelengkan kepala, menunjukkan senyuman penuh kemenangan sebelum akhirnya kembali bersuara. “Hoon tidak ada di rumah, bukankah ini kesempatan yang bagus?”gumam Chanyeol, mengedipkan satu matanya lalu menunjukkan senyuman penuh arti. “Jerawatku perlu diobati. Hihi.”

“…..”

“…..”

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

*fin*

151 responses to “STUPID LOVERS (DADDY’S TRICK) by noonapark

  1. Jyahhh paling bisa bgt dah wkwk tp emg bener beda jauh kalo yg chan-soo family ntu rada kalem2 gmn gt tapi kalo yg ini udah eunsoonya galak chanyeolnya jg lebih petakilan disini/?wkwk

  2. kirain udah ga lanjut lagi wkwk,kangen juga sama sifat pervert nya chanyeol eeeeeeeh haha. Kocak ih mereka

  3. aaakkhh,,, kangren sama couple ini >……<
    kepp writing thor!!! love this couple+hoon soo much :*

  4. ahahaha….., entah mengapa aku suka cerita bagian si hoon nya ^^
    abisnya dia lucu banget sihh…. ♥
    ngebuat bapaknya kesel terus 😀
    dan tadi…, ngegaruk jerawat bapaknya?! hahahahahaha……..

    dan untuk bapaknya…..
    dirimu tidak pernah berubah….
    wahai park chanyeoll…….
    eunsoo aja udah lebih dewasa dengan sifat keibuannya , dan chanyeolll… sifat orang tua mu seakan luntur diterpa halilintar saat berduaan dengan eunsoo -_-

  5. aihh ,keluarga kesayangan >//< itu hoon nya lucu !!! chanyeol ya ampun -_-'' nasibnya asem amat ya 😀 keren kak ff nya^^ keep writing and hwaiting !!!

  6. pertama, mau minta maaf dulu sm noonapark krn aku udh bener2 gasopan baca ff ini dr awal tp ganinggalin jejak apapun>< dan aku suka karakter eunsoo disini:3
    couple ini sumpah kocak, ga ngebosenin tp tetep romantis:3 kokyaa berantem2 nya mereka justru bkn mereka keliatan manis gituu:3
    ngakak banget pas di series don't read this ituloh yg chanyeol kepingin buat novel sumpah isi novelnya bikin ngegakgak :v

    series ini komplit bangettt, feel dapet, kalimat-kalimat nya gampang dipahamin dan ga rancu, jarang nemu typo juga kayaknyaa apa emang gapernah nemu typo._. nc nya juga engga yg adult banget malah bikin ngakak xD pokoknya ini ff paket komplit laaah :3
    omongomong, aku msh boleh kan mainmain di noonapark? tadi juga sempet nemu blog pribadinya, boleh kanyaaa menjelajah disanaa? buka library dan kayaknya seruseru fanficnyaa._.

  7. semakin banyak chapter semakin tinggi pula kemesuman chanyeol.. >< hahaaa. semangat author!!^^

  8. Waaaaa ada series ini lg kyaaa seneng bnget..
    Ya ampun hoon ko lucu bnget siiih.. Hoonie~ sini sama noona ><
    Duh si chanyeol kelakuannya msh aja gtu haha. Tp justru itu yg bikin kangen..

    Semangat ya thor nulisnya, fighting!

  9. Bedeeuhhhh chanyeolll, hoon imut bgt sihhh issshhh aduhhh kluarga yg bahagiaaa bgt, ngakakk pas chanyeol triak” gr” jerawatnya pecah hauahha

  10. Hihi hoon ngikutan ayah sama ibunya itu lari-lari keliling meja 😀 hahaha jerawat lagi yeol 😀 lucu banget 😀

  11. Aku udh baca yg pertama kakak bwt di WordPress kakak. Dan dua2nya sama2 bagus. Siapa dulu donk yg bikin, Kak ima gitu lohhh…

  12. kaka aku boleh minta alamat wordpress kaka hehe 😀 aku mau baca semua ff kaka.
    sepertinya sekarang aku ngefans bgt sm ff kaka hehehe

  13. wiihh apa kabar!! gw kangen wehh *plakk

    kelucuanya tetap terjaga dengan baik, njiirr perut gw skit gegara ‘JERAWAT DIGARUK’ -_-

    GOMAWO 🙂

  14. Wkwkwkwkwk gemeeesss bacanyaaaa yaoloh tolong baim hoon-nya lucu pake banget 😍😍😍
    Busyeett ngakak waktu chanyeol bilang “apa kau tidak tau bagaimana sakitnya saat jerawatmu digaruk?!” HAHAHAHA ASTAJIIIMMMM 😂😂😂😂
    Makin lama makin dewasa ya sikap mereka disini. Yaahh walopun si chanyeol nya kadang2 suka yaaa u know what i mean lah yaaa wkwkwk XD
    Ini masih ada lanjutannya engga? Duh kalo ada aku nungguuuuu bangeett hing /.\ aku jatuh cinta sama kelakuannya chanyeol, kekejamannya eunsoo trus keimutannya Hoon 😍😍😍
    Okeehh~~ ditunggu kelanjutannyaaaa
    Fighting!!!

    Smooch ! ❤

  15. Jerawat yeol uda segede apaan cb? Smpe2 bikin anaknya pnsran wkawka kocak bgt-_-
    hoon ngegemesin yaampun>< pngin ikutan nyium jg(?)

  16. Hahaha… Mengobati jerawat ya trik nya. Bisa bisa…

    Hoon lucu..bagaimanapun Hoon anak cowok yang pasti kadang ada nakalnya. Dan….OMO.. Telor dan tepung. Kalo aku jadi Eunsoo juga pasti akan sdikit marah. Hehe

  17. Hoon kayanya bener-bener duplikat Chanyeol, abisnya usil banget sih wkwkwk. seperti biasanya, chanyeol tetap aja cari modus kocak biar bisa berdua sama Eunsoo XD

  18. Si hoon ngemesin banget……

    Astaga si pcy g berubah ye…
    Padahal kan dia udah punya anak….
    Masih aja tetep kyk anak anak suka merajuk

Leave a Reply to mskim2015 Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s