[Freelance] The Lost Planet – Chapter 3

Cover-TLP1

Tittle : The Lost Planet –Chapter 3

Author: E*

Main cast :

Lee Hye Hyeon (oc)

Park Ri Rin (oc)

Kim Ha Na  (oc)

Kang Min Se (oc)

Shin Si Min (oc)

Sehun

Kai

Baekhyun

Kris

Chanyeol

Chen

Xiumin

Suho

Lay

Luhan

Tao

D.O

Rating : T

Genre : Romance, Fantasi, School life, friends ship

Leght:Chapter

Words:1.080

 Summary : Sekelompok gadis biasa disekolah menengah mengalami masalah hati dengan beberapa cowok idola sekolah. Mereka –sekelompok gadis berhasil memecahkan kunci rahasia sebuah planet yang hilang yang di dapat dari cowok populer itu. Tapi gadis-gadis itu tak mengetahui bahwa kunci itu menuju planet yang hilang. Di planet yang hilang, gadis-gadis itu harus melawan roh jahat bersama dua belas namja.

Disclaimer: FF ini murni hasil pemikiran author.

Hi!! Trimakasih untuk reader yang setia membaca FF ini ^^ FF ini untuk sahabat author dan readers. Dan semoga readers suka dengan FF ini. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya ^^ Happy Reading ^-^

“Ri Rin!” Seru seseorang dengan suara beratnya. Aku mencari sumber suara itu. Dan kulihat Kai menghampiri kami atau lebih tepatnya Ri Rin.

“Ya Kai sunbae?” Balas Ri Rin dengan aksen lemah lembutnya.

“Kau tidak mendapat tempat? Ikut aku yuk,, masih ada tempat di mejaku.” Ajak Kai,  apa aku perlu memanggilnya ‘SUNBAE’??

“Tapi aku tak sendiri Kai sunbae, aku bersama sahabat-sahabatku.”

“Eoh.. tak apa,, kemari..” Ajak Kai sunbae.

Akhirnya kami duduk bersama teman-teman Kai Sunbae yang notabenya adalah sunbae-sunbae kami kecuali satu orang ‘SEHUN’, Dia satu angkatan kami, bahkan satu kelas dengan kami. Dimeja ini ada Kai yang duduk sebelah Ri Rin, Sehun yang di depan Hye Hyeon,  Luhan yang di depan Ha Na, Chanyeol di depanku dan Si Min.

~Kang Min Se POV END~

~Shin Si Min POV~

Nerveous……….. Aku sangat nerveous >< bagaimana tidak? Di depanku ada namja pefect yang ku sukai. Namanya PARK CHANYEOL. Bagaimana ini?? Apakah aku bisa makan??

“Ehem.. Shin Si Min..” Panggil Chanyeol oppa lirih. Oppa?? Bagaimana aku bisa mendapat kata-kata itu??  Dan yang lebih penting, bagaimana aku menanggapi panggilan Chanyeol oppa?? Aku sangat nervous.

## Chapter 3 ##

~Shin Si Min POV~

“I-iya Chanyeol Sunbae?” Jawabku gugup dan untuk formalitas aku memanggilnya ‘SUNBAE’

“Tidak usah seformal itu.” Balas Chanyeol oppa dengan ramah.

“I-iya Chanyeol oppa.”

“Kau sekelas dengan Sehunkan?”  tanya Chanyeol oppa padaku, dan bisa ku lihat dari ekor mataku, Sehun menoleh ke arah Chanyeol karena merasa namanya disebut.

“I-iya oppa.” Jawabku masih gugup.

“ Eum.. tidak apa-apa.” Dan percakapan kami pun selesai. Ada sedikit perasaan kecewa karena percakapan kami selesai, tapi ada juga perasaan lega karena aku sangat gugup untuk berbicara dengannya.

~Shin Si Min POV END~

~Hye Hyeon POV~

Deg.. Deg.. Deg.. aku selalu menghindari  kontak mata dengan Sehun. Hah.. aku masih takut dengannya ditambah insiden itu –insiden buku Sehun. Tapi,, firasatku mengatakan ke empat namja ini memperhatikan tingkahku ada apa ini? Sudahlah aku lanjutkan makan.

Beberapa menit kemudian..

Acara makan ini selesai. Kami berlima kembali ke kelas kami masing-masing. Sampai ada rasa aneh dengan perutku, serta aku merasakan angin yang begitu dingin yang membuatku ingin mengeluarkan sesuatu.  Langsung aku berlari menuju toilet.

“Hyeon-ah,, ada apa??” teriak Si Min ketika melihatku berlari.

“Tak apa, aku ingin menyelesaikan urusan perutku.” Balasku yang juga berteriak.

Setibanya aku di toilet wanita, ingat TOILET WANITA BUKAN TOILET PRIA. Aku langsung menyelesaikan urusan alamku. Setelah perjuangan panjang, akhirnya urusan alamku selesai. Aku keluar dari toiet wanita. Baru satu langkah aku keluar, sudah ku temui mata yang ku takuti. Siapa lagi kalau bukan SEHUN.

“A-ada apa?” Tanyaku entah gugup atau takut yang jelas aku ingin lenyap dari bumi.

“Istirahat ke-2 temui aku di ruang OSIS!” perintahnya yang sudah seperti perintah raja, sangat menyebalkan tapi mau bagaimana lagi?

“B-baik.” Jawabku dengan jawah lesu. Lesu? Tentu saja lesu, Mengapa? Karena aku harus menemui ibu macan yang kehilangan anaknya!! YANG BISA MENYERANGKU SETIAP SAAT!!??

Teng.. Teng.. Suara itu menggema di telingaku. Suara yang biasanya selalu ku tunggu, tetapi tidak untuk saat ini. Sebenarnya aku tak ingin pergi ke depan ruang OSIS itu, namun mau bagaimana lagi. Hah.. ku hela nafasku menandakan rasa takut begitu menyelimutiku. Aku melihat Sehun sudah melangkahkan kakinya keluar dari kelas. Aku juga akan mengikutinya keluar dari kelas sebelum……..

“Hyeon-ah..” Suara itu memanggilku. Bisa ku tebak itu suara Si Min.

“Ya?” Kini ke empat sahabatku mendekatiku.

“Kau mau pergi kemana?” Tanya Min Se.

“A-aku.. eum,, kalian mau menemaniku?” Dari pada menjawab aku lebih memilih untuk bertanya kembali.

“Kita?? Tentu.. kau mau kemana?”  Ujar Ha Na yang membuatku sedikit merasa lega karena aku ke DEPAN ruang OSIS dengan sahabatku.

“Ikut saja yuk!!” Ajakku dan kami berjalan bersama menuju kandang singa,, UPS!! Salah maksudnya DEPAN ruang OSIS.

DAN INILAH SAATNYA UNTUK MATI!! Salah x-x yang ku maksud adalah saatnya MENEMUI SI MATA ELANG.

“Jadi bagaimana? Apakah dia mau ke lost planet?” Aku mendengar suara di di dalam ruang OSIS, walaupun kami berlima di DEPAN ruang OSIS. Kami mulai mengeluarkan raut penasaran dan bertanya-tanya.

“Entahlah.. yang jelas aku belum memberinya kunci.” Sahut suara yang tak asing lagi bagiku –suara Sehun, bahkan suaranya sudah sangat ku hafal.

“Dan kunci itu adalah AKU MENCINTAI KAMU SELAMANYA.” Ucap namja yang kurasa bernama Kai sunbae dengan malas dan penuh penekanan.

“JANGAN KAU SEBUT-SEBUT KUNCI ITU! ITU RAHASIA KAI!” Bentak seorang namja.

“Aku hanya menyebut samarannya saja kok.. lagi pula kunci sebenarnya kan sebuah PIN.” Balas Kai membela diri sambil memberi penekanan kata ‘PIN’. Kami berlima mulai mengeluarkan ekspresi yang menyatakan kami sedang berfikir.

“HAI KAI! ITU R-A-H-A-S-I-A!” Bentak namja yang sama.

“Sabar lu-deer..” Aku kembali mendengar suara Sehun.

“Sepertinya aku akan keluar sekarang.” Ucap Sehun. Menyadari hal itu aku langsung menarik kelima temanku untuk melarikan diri.

@Kantin

Karena kami tak mempunyai tempat untuk dituju, kami memutuskan ke kantin. Di kantin raut wajah bingung masih melekat di wajah kami. Tok..Tok..Tok.. aku mengetukkan jariku ke meja tanda bahwa aku sedang berpikir keras.

“Bisa kau hentikan suara itu?” Ujar Min Se yang kini menatap kesal ke arahku.

“Aku sedang berfikir..” Belaku.

“Sudahlah hentikan!” Ha Na menengahi kami –Aku dan Min Se.

“Apa kalian percaya dengan yang namanya ‘LOST PLANET’?” Tanya Ri Rin.

“Ku rasa memang ada.. Kalau di luar angkasa ada planet, yang namanya ‘LOST PlANET’ itu pasti ada.” Jawab Si Min dengan pikiran yang super mudah maklum dia maknae ke-2 kami. (Re-chap 1)

“Betul! Lagi pula, tak mungkin namja seperti Sehun ikut membicarakan hal fantasi.” Balasku.

“Memang kenapa dengan Sehun?” Tanya Si Min.

“Tak apa.. sehun itu namja yang seperti singa.”  Jawabku.

“Si-“ Belum sempat Si Min menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba..

“Aku tahu!” Ucap Ri Rin membuat kami memusatkan perhatian ke Ri Rin.

“Kunci itu adalah….”

#TBC#

7 responses to “[Freelance] The Lost Planet – Chapter 3

  1. Kunci apakah itu?! Sehun mw ngomong gtu ke hyehyeon….hyehyeon gk jntungan apa klo dia dnger lgsg tnpa nguping kkkk~ next chap-nya ditunggu HWAITING!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s