CAMPUS SCANDAL [PG15] – INTERMISSION — by Neez

CAMPUS SCANDAL

“INTERMISSION”

Oh Jaehee / OC || Profesor Kim / EXO Suho || Others

Alternative Universe, Adult, Campus Life,  Romance

1,900 Words || PG 15 

Related To :

CAMPUS SCANDAL (NC-17) || CAMPUS SCANDAL – FIRST IMPRESSION (PG17) || CAMPUS SCANDAL -FIRST INTERCOURSE- (NC17) || CAMPUS SCANDAL – STRONG ATTACHMENT [NC-17]

© neez

Beautiful Poster Cr : Ken’s@Art Fantasy thank you Ken Honey ^^

Oh look, who’s this… fresh meat. Did Suho brought you here?”

   Alis Jaehee terangkat tinggi. Seorang wanita, yang jauh lebih tua darinya, karena hello meski dia jauh lebih muda, penampilan wanita itu terlalu ahjumma, meski dibalut oleh gaun ketat metalik yang mempertontonkan buah dadanya yang penuh. Jaehee memutar kedua bola matanya dengan kesal.

   D cup, and sillicone! Not worth to fight.

   ”Hai, so you’re Suho’s next Barbie Doll?”

   Jaehee menatap wanita yang sok akrab di hadapannya, tanpa sopan santun, dari ujung rambut hingga ke ujung kaki. Nice shoes, batin Jaehee mengakui, but nah… she hates her, period.Do I know you?” tanya Jaehee, angkuh.

   Gadis itu duduk di hadapannya, melipat kakinya yang jenjang dan menatap Jaehee dengan penuh minat. Membuka clutch-nya ia mengeluarkan ponselnya dan (Jaehee yakin dia hanya berlagak, who knows) ”No need to be rude, I’m just asking you… are you, Suho’s next Barbie Doll? Because, yep… you’re totally his type.”

   Jaehee bersandar dan melingkarkan kedua tangannya. Sedikit kesal kenapa malam ini ia tidak mengenakan pakaian yang memamerkan dua payudara D-cup alaminya untuk menghapus senyum memuakkan gadis di depannya ini. Well, at least Jaehee mengenakan gaun yang lebih mahal, dan lebih memamerkan punggungnya hingga ke batas dimana lingerie-nya dikenakan.

   She doesn’t like this girl, seriously

   ”Sudah lama Suho tidak bermain-main kesini, and turns out, he finds someone new…” gadis itu kembali tersenyum, ”How long you’ve been with him?”

   Jaehee mengangkat alisnya kembali, “Why would I answer?” tanyanya dingin. Ia mulai kesal, where the hell is that guy?

   ”Don’t be shy, little girl… I was like you before, he used to love me everynight…” ujar gadis itu, dengan kilatan di matanya. ”He would tell me that I was his world, but than… woooshhh~”

   Jaehee terkekeh, ”Maybe you made him bored.:

   Untuk pertamakalinya malam itu, senyuman memuakkan akhirnya menghilang dari bibir merah merona gadis itu. Ugh, she’s so gross… why would Joonmyun with her, but… I doubt she tell the truth.

   ”Yeah, maybe I made him bored. But you see, he will getting bored with you, sooner or later…” desahnya. ”When you to attached with him.” Dan gadis itu berdiri, serta meninggalkan Jaehee sendirian di ruangan yang sudah disewa oleh Joonmyun.

*        *        *

Hello,” sapa Jinmi ceria.

   Jaehee meletakkan Givenchy Mini Pandora Box nude-nya ke atas meja kantin, dimana Jinmi, Jongdae, Chanyeol, Sehun, dan Baekhyun duduk. Jinmi yang tidak pernah terpengaruh dengan mood swings sahabatnya itu dengan tenang memakan caesar salad-nya.

   ”You’re so pissed. Not getting laid last night?” tanya Baekhyun heran, terpaksa bergeser saat Jaehee menjejalkan dirinya diantara Baekhyun dan Jinmi.

   Sehun menggeleng, ”Kau yang tidak dapat gadis semalam! Tidak usah ajak-ajak Jaehee.” Menggoyangkan telunjuk dan menggoda Baekhyun, Sehun kemudian mendorong karton susunya yang belum dibuka. ”Here, hangover?”

   ”Close.” Sahut Jaehee membuka karton susu dari Sehun dan menenggaknya habis. ”Ah, did you guys see Hana?”

   ”She supposed to be here at eight, since she needs to consule her career options… but, I don’t know…” Jinmi mengangkat bahu dan melahap caesar salad-nya lagi. ”Still pissed? Should we go shopping later?”

   Chanyeol, Jongdae, Baekhyun, dan Sehun menggerung. Jika para gadis ini memutuskan belanja, maka mereka harus mengikuti para gadis, untuk membawakan kantung belanja mereka yang pastinya akan melebih kantung belanja para ibu rumah tangga.

   ”That would help,” tak biasanya Jaehee meletakkan kepalanya di bahu Jinmi. Dan memejamkan matanya erat-erat. ”But I need to find Hana, you boys… can you hold Jongin for seconds, I really need to talk to his girl.”

   Sehun mengangkat tangannya, menyerah. ”That’s impossible, Ma Queen.”

   “Uh!” omel Jaehee dan gadis itu berdiri, membawa Givenchy Mini Pandora Box-nya. Jinmi hanya terkekeh sementara para lelaki cuma bisa menggelengkan kepalanya, berharap The Queen akan segera keluar dari PMS-nya.

   Jaehee berdiri di ujung undakan batu, memicingkan matanya mencari-cari diantara mobil-mobil yang terparkir di lapangan kampus. Tak sulit mencari mobil Jongin, karena halo… siapa lagi yang akan menggunakan Maserati GT Mc Stradale ke kampus, jika bukan seorang Kim Jongin? Dan, HA! Jaehee menemukan mobil tersebut di parkir di sudut jauh lapangan, tepat di bawah pohon rindang.

   Ia mendekati mobil tersebut, dan memukul pintu mobil Jongin, hingga delapan not-so-friendly-knock. Dan kaca hitam itu perlahan-lahan turun, menampilkan wajah Jongin yang kesal. Yep, Jongin yang kesal, dan tanpa busana!

   Seharusnya Jaehee tahu…

   This hormonal couple!

   ”What?!” omel Jongin.

   ”I need to borrow your Hana!

   ”No! We’re busy!”

   ”Jongin! Aku benar-benar butuh bicara dengan Hana!” seru Jaehee.

   Jongin balas memelototi Jaehee, ”Kau tidak lihat?! Kami sedang sibuk… kalau kau mau bertemu Hana, tunggu lima belas menit lagi!” Dan dengan dinginnya, Jongin menutup kembali kaca hitamnya.

   ”Heol…” Jaehee dengan terpaksa, dan karena memang benar-benar ingin menunggu Hana, duduk di samping mobil.

   Dia tidak memperdulikan tatapan orang-orang yang keheranan melihatnya. Ya, siapa juga yang tidak heran, gadis dengan pakaian mahal, sepatu mahal, duduk di rumput, tepat di samping mobil mewah. Untung saja orang-orang yang lewat tidak tahu kalau dia sedang menunggu dua temannya yang sedang berhubungan intim di dalam mobil.

   Dua puluh menit kemudian. Ya, dua puluh menit, tidak lima belas menit, akhirnya pintu mobil terbuka, dan munculah Jongin yang mengancingkan kemejanya, senyuman puas terukir pada wajahnya, namun senyuman itu menghilang tatkala melihat Jaehee yang bak scottish fold membrengut di samping Maseratinya.

   ”Are you seriously wait here, Oh Jaehee?”

   Hana melongok dari balik kap belakang mobil dan membelalak, ”Jaehee-ya? Kau sedang apa disamping mobil Jongin?”

   ”Alright, alrightI won’t disturb you girls,” ujar Jongin menyerah saat melihat Jaehee masih memberikannya tatapan maut. Jongin kemudian menatap Hana, dengan tatapan yang dulu selalu membuat Jaehee jijik, namun kini Jaehee malah memperhatikan interaksi kedua insan tersebut dengan… penasaran?

   Keduanya berciuman. Dan Jaehee tidak memalingkan wajahnya. Kali ini, ia ingin benar-benar membuka matanya mengenai apa yang Jongin dan Hana miliki, yang selalu ia dan Jinmi tertawakan selama ini.

   Those stares…

   I don’t even remember, is there any guy who stares at me like the way Jongin’s to Hana? Batin Jaehee. And the way they’re kissed, too… it’s passionate, yet something sweet is also there, something that… people always claimed to get your heartbeat increase in good way. Hana mencium hidung Jongin singkat, dan Jongin mengelus kepala Hana sebelum mencium keningnya dan melambai.

   Setelah itu barulah Hana menghampiri Jaehee dengan heran. ”Ya, kenapa kau? Ada yang salah?”

   ”Ah, molla…” desah Jaehee jadi malu sendiri. Untungnya Hana berbaik hati mau mengotori ASOS Petite casual dress-nya dan duduk di rumput bersama Jaehee. Jaehee memeluk lututnya dan membaringkan kepalanya, ”Aku pusing Hana-ya.”

   Hana meliriknya, ”Oke, kau pusing… tapi kenapa kau harus bertemu denganku kalau kau memang pusing? Bukannya mencari aspirin.”

   Mengabaikan ucapan Hana, Jaehee mengembuskan napas perlahan, ”Hana-ya, how does it feels…”

   ”What? Sex in Maserati? Damn… mobil itu sempit juga,” gumam Hana sambil terkekeh.

   Jaehee terkekeh, ”Suruh siapa kau have sex di Maserati? That’s two seater, you might be grab another stick…”

   ”What?! No! That’s stick too hard!” balas Hana sambil tertawa. ”Meskipun sama-sama berwarna cokelat, but no… Jongin’s better.”

   ”Iyeuh…” Jaehee bergidik. ”Before you forget, I slept with him… a week!”

   Hana memicingkan matanya, namun tersenyum, tahu bahwa sahabatnya tidak benar-benar serius dan hanya senang mengganggunya. Sejak ia dan Jongin resmi berkencan, Jaehee dan Jinmi paling senang mengganggunya, namun tidak pernah benar-benar serius. Apalagi ia dan Jongin memiliki masa lalu yang sama. Mereka berdua sama-sama player, so? Setidaknya, diantara mereka bertiga yang sama-sama pernah tidur dengan Jongin, pada akhirnya Jongin memilihnya, tidak memilih Jaehee the queen, atau Jinmi the playgirl.

   ”That’s just history…”

   Jaehee tersenyum dan merangkul bahu Hana, ”You love him so much, eh?”

   ”What? You used ‘love’ word!?” Hana terperangah, kemudian bertepuk tangan. ”Oh Jaehee akhirnya mengakui ada kata bernama cinta, tanpa embel-embel seks! Daebak~”

   Jaehee kembali muram. ”How does it feel, Hana-ya? To be in loved with someone?

   ”Mwo?” Hana memperhatikan sahabatnya yang menolak menatapnya dengan serius, kemudian tersenyum. ”Kau tahu aku tidak bisa mendefinisikannya, aku tidak pandai untuk hal itu, Jaehee-ya. Tapi kalau yang kau maksud bagaimana yang kurasakan bersama Jongin… hmm, you know when you love someone, you only want him! Kau tahu, kehidupan kita… aku pun dulu tidak pernah percaya bahwa aku bisa berakhir dengan berkencan, dan setia pada satu orang pria saja.”

   Jaehee kembali menoleh dan menatap Hana.

   ”Dalam bahasa kita, jatuh cinta adalah, ketika aku merasa Jongin saja sudah cukup. Aku tidak perlu mencari-cari pria lain untuk menjadi teman tidurku. Kau kan tahu dulu aku bagaimana sebelum berkencan dengan Jongin, Jaehee-ya…” senyum Hana geli, ”Men are for sex and ATM only, but… nah, setelah dengan Jongin, bahkan bersamanya tanpa seks pun aku sudah merasa senang.”

   ”Apa kau kerap cemburu dengan Jongin, Hana-ya?” tanya Jaehee penasaran.

   Hana berpikir lamat-lamat, lalu tersenyum geli. ”Of course, jealousy is a part of love, when you love someone, you want him for you only, exclusive… apalagi Jongin,” Hana menghela napas dalam-dalam, ”He’s pretty good in bed, so of course so many girls always asks him, but it’s always sweet when you saw he declined them for you.”

   ”Really?”

   Hana mengangguk-angguk. ”That’s why, aku beruntung karena Jongin menerima masa laluku, dan aku mau menerima masa lalu Jongin. We’re happy.” Dan Jaehee ikut pula mengangguk-angguk setelah mendengar penjelasan panjang lebar Hana. ”Lalu, kenapa kau menanyakan ini padaku, Jaehee-ya?”

   ”I don’t know, maybe I’m in love with someone…” desah Jaehee.

   Kedua mata Hana berbinar, ”That’s good, awesome!

   ”No! This is not awesome, Hana-ya…” geleng Jaehee dengan kedua mata berkaca-kaca. ”I’m hopeless… aku tidak suka perasaan ini. Aku benar-benar dikendalikan oleh perasaan ini dan aku benci itu!” Jaehee meletakkan kedua tangannya diatas jantungnya yang berdegup kencang, ”It’s like, he can controlled me… and I always complied, aku seperti… aku seperti…” Jaehee menggeleng-geleng.

   Hana tersenyum simpul dan mengelus rambut bergelombang sahabatnya, ”Aku pun merasa begitu waktu pertama jatuh cinta pada Jongin. Kita yang terbiasa bebas dan hidup seenak hati mendadak hanya karena perasaan itu, merasa seperti dipenjara. Benar?”

   ”Ne.”

   ”Lalu, kita yang biasanya bisa melakukan apa pun yang kita suka, mendadak tidak bisa karena kita selalu memikirkan pria itu. Iya kan?” dan Jaehee mengangguk-angguk cepat seolah benar-benar merasakan apa yang Hana bicarakan, ”Kita ingin kita satu-satunya wanita yang ada di hidupnya…”

   Jaehee mendesah, ”Selain itu, aku membenci diriku sendiri setelah merasakan ini. Aku terbiasa hidup bebas sendiri, tanpa seseorang. Lalu dia seenaknya saja muncul dan main-main dengan hatiku, cih!”

   Hana tertawa geli.

   ”I hate it, Hana-ya!

   ”I hated it too,” Hana mengerti. ”You know, I cried so hard… waktu itu aku dan Jongin belum berkencan. Aku tidak punya hak apa-apa, aku hanya temannya… kami hanya pernah tidur beberapa kali, sama seperti kau dan Jinmi statusnya… tapi aku menangis saat itu melihatnya tidur dengan gadis lain.” Hana menjadi sedih saat mereka ulang ingatannya di masa-masa sebelum ia dan Jongin berkencan, ”So I avoided him,”

   Jaehee mengangguk-angguk.

   ”I hope, I’ll forget about him if I avoid him… and meet with another boys.” Hana tersenyum. ”Ya, beruntungnya karena itulah dia juga menyadari bahwa dia mencintaiku.”

   ”Do you think it’ll works, Hana-ya?”

   ”Apa?”

   ”Menghindar?”

   Hana mengangkat bahu, ”I don’t really know, karena setelah itu Jongin mengejarku. Ia bahkan menyusulku ke San Marino, karena aku menghindarinya terus. Dia bilang dia bisa gila kalau aku lari terus darinya. Yah, we’re an item after that.”

   ”I should avoid him too…” Jaehee berdiri, Hana ikut berdiri di sampingnya.

   Hana menatap Jaehee prihatin. ”Aku pun tidak terlalu paham tentang hubungan percintaan. This is my first time, and I hope it’ll last forever… aku harap kau juga akan baik-baik saja. Tapi, boleh aku tahu… siapa yang bisa membuatmu jatuh cinta?”

   ”Kau takkan mau tahu,” geleng Jaehee sambil bergidik dan membawa Hana pergi dari samping Maserati Jongin.

-CUT-

Calling all of Silent Readers, LOL~

Part ini part yang paling aku suka, karena disini aku akan liat otak-otak para pembacaku… yang cuma nyari FF esek-esek pasti gak bakal komen, dan terlihatlah siapa yang sebenarnya real reader, lol~ Sejujurnya waktu aku baca komen-komen di Scandal part-part lalu, yang komen minta lebih hot itu bikin aku nyureng, ini mau baca cerita atau mau baca yang porno-porno? Kalau cuma mau yang porno, sok di AFF, Wattpad, Harlequin delele banyak… di FF ini gak akan ada yang sampe sedetil itu.

Aku gak mau bikin cerita tanpa ‘pesan’ jadi sebenernya waktu aku nulis Scandal dan liat kebanyakan responnya soal adegan hot-nya doang, aku agak kecewa… kecewanya lebih ke diri aku sendiri sih, karena FF yang hot dan tanpa isi jauh lebih menarik daripada FF yang ada isinya… so, aku mau kembali ke jalan yang benar /?/ FF ini gak akan berisi adegan panas terus, nanti pasti aku selipin sesuatu bahkan tanpa adegan panas sama sekali, dan aku mau liat readers-ku bakalan kayak gimana~

Next part bakalan aku protek, penilaian password bukan hanya dari jumlah setiap komen… karena rasanya setelah aku bikin cerita begini, tanggung jawab moralku jadi lebih banyak >< aku gak mau jadi orang yang cuma kasih pengaruh buruk aja.

xoxo,

neez

266 responses to “CAMPUS SCANDAL [PG15] – INTERMISSION — by Neez

  1. Haiii kaaa mian baru komen sekarang hohohohoo
    Gils suho haote oye😂 trus jaehee akhirnya udah nyadar kalo dahseneng sama suho hhahahahaa
    Kira kirasuho bakal ngelakuin apa yang dilakuin kai ngga ya kalo jaehee ngelakuin apa yang dilakuin hana(?)

  2. so apa yg terjadi disini adalah jaehee yg udah ngerti bgt sama perasaannya *prokprokprok
    serius di chap sebelumnya aku kira jongin ama hana cuma ‘main2’ aja, ternyata merekaaaa aaaaaa bikin envy deh si temsek pake acara susul2an gitu , dakwahnya hana kkkkk~ ngena di hati
    yeah sayang di chap ini suho kagak nongol barang sedetik pun, but really I love this chap.. jujur emang aku nunggu2 bgt chap dimana kakak ngefokusin ke kisah nya mereka, enggak yg ke begitu2an kkk~
    dan sekarang aku ciyusan penasaran sama perasaannya suho..
    ditunggu banget next chap nya kak!😀 keep writing! fighting!!😀

  3. Kaaaaa tambah adegan romancenya jaehe ma suho. Huaaa aku paling suka klo dah suho-jaehe moment, yah ka klo gitu klo emang bener di protect aku minta passwordnya, berharapnya sih adegan nc dikurangin (penginnya) biar gk terlalu fulgar gitu, tu sih saran aja ka gk dipake juga gk papa kok

  4. Junmyeon kemane? Sama cewek itukah? Kasian si Jaehee ih dia lagi galau huhuhuhuhuhu. Yah, masa Jaehee mau menghindar gitu dr Junmyeon? Yah trs nasib mereka gmn? Junmyeon sih ah, pdhl si Jaehee udah jatuh cintrong/? Ame elu -_____-

  5. Jaehee suka beneran sama suho? Wihiiyy.. gak sabar nunggu kelanjutan. Eon, ceritanya gak usah dinaikin lagi ratenya, bukannya munafik, tapi jadi risih sendiri

  6. Akhirnya jaehee sadar kalo dia fallin’ in love sama suho.. eon, ceritanya gak usah dinaikin lagi rate, jadi risih sendiri bacanya nanti. Maaf kalo menyinggung eon..

  7. Huaaahhh kak…aku suka banget part ini. Ada Jongin Hanna nya…mwueheheh jinjja gomawo 😆 aku jadi GR ini kak, soalnya kmaren aku request ada jongin hanna nya, hihi kalo km masi inget ya kak. Jujur saja aku gk ngebias suho walaupn suho ganteng(?) Aku istrinya kai (apaini) tp aku suka sama ff ini.. soalnya ada kai. Dan konfliknya gk ribet 😊 teruskan alur yg sperti ini ya kak. Alur yang ringan,dan pemeran ceweknya gk ada yang bego. Hehe…smoga km paham maksudku kak. Bagiku sabar sama bego itu beda tipis. Aku suka jaehee hanna jinmi plus couple masing2. Tp lebih spesial ke jongin kai mwuah mwuah buat kamu kak (ignore_please)

  8. Hai ~
    Aku nggak tau waktu itu udah pernah komen ato belum
    aku udah baca campuss scandal waktu itu tapi cuma series pertama aja😀
    Dan sekarang aku ngebut baca dari series 2

    Dan jujur dari yang aku baca aku justru lebih paham diseries pertama sama yang ini doang
    Soalnya apa ya? lebih ringan aja gitu….
    Rating sebelumnya terlalu besar apa buat aku?
    padahal udah tua😀

  9. Aku justru lebih suka part yg ini,,ini lebih ke pengertian cinta,,dimana cinta bisa mengubah segalanya,,yg baik jadi buruk atau bisa juga yg dulunya buruk menjadi lebih baik,,

  10. akhirnya dipost juga kelanjutannya😀
    nah loh jaehee beneran cinta kan sama suho….. ah secara pesona suho kan kuat :v bikin klepek klepek wkwkwkwk
    disini suhonya ga muncul yah tapi ah its okayyyyy😀
    eh iya itu yg diawal cewe yg ngmg ama jaehee sopo toh? boneka nya suho? suho itu alim apa gimana sih kepribadiannya?
    ditunggu lah next partnya hihihihi jangan jangan lama😀

  11. jaehee akhirnya jatuh cinta untuk pertama kalinya, sama junmyeon lagi. semiga jaehee nggak bingung lagi sama apa itu cinta… mereka semua bersahabat karena satu hobi… ckckck…

  12. Umurmu berapa sih eon? Gaya ceritanya pas. Btw aku siders selama ini hahaha tapi so far series ini punya khas yg oke – cara deskripsinya pake bgt deh okenya. Lets say this ff ditulis dengan serius, ga cuma imajinasi soal bias 👍👍👍👍

  13. Jadi jaehee skrg udah sadar kalo dia beneran jatuh cinta sama junmyeon? Wah daebak!! Ah untuk masalah rate aku lebih suka yg ceritanya kaya gini lebih ke perasaan dan pengertian cinta #tsahbahasanya lebih dalem aja gitu ya gampang di cerna. Tp aku suka semua ff yg ka neez buat apalagi yg bisa ngajarin sisi2 positive. Series berikutnya akan di protect? Yah kenapa?

  14. Waahh queen lagi jatuh cinta
    Tapi ngomong2 pas malem itu akhirnya suho muncul atau gimana? Kgk ketauan ceritanya

    Nah loh, ternyata suho bener2 gak alim di sini. Gak jauh beda sama temen2 jaehee

    Tapi itu mereka bertemen tapi pernah ngejajal temen nya satu2. Gak canggung apa ya?

    Oke next nya ditunggu

  15. kok uda smpe sni crta’y, ketinggalan lagi..

    perempuan yg bicara sm jahee itu siapa’y suho s kok ngmg’y ky gtu bgt. pemasaran sm reapon & perasaan asli suho deh!

    sebener’y aku masi agk bingung sm alur cerita’y krn wkt awal dosen kim itu alias suho itu ternyata uda jd suami’y jahee tp knp yg skg masi ky org asing gt??

  16. hai..hai.. sorry unnie baru bisa koment, cos baru liat nie fanfiction and dah sampek jauh juga.heheheh, salam kenal ya ya, readers baru nie…

  17. CIEEE JAEHEE FINALLY YOU ADMIT IT!!! Aaaaaaahhh jaehee lucu banget sih galau sendiri gara2 falling in love hihi
    OMG HANA!!!! Madly in love with her character in here! Udah kemaren pas di the wildest dream ceramahnya ngena banget, disini juga bijak aaaaaaa sukaaaaaaaa

  18. Aduh suhonya gak muncul ya di part ini😮
    kangen momen suho jaehee nih kak, suka liat jaehee jd orang bodoh depan si suho hihihi
    Kak, kalo mau dapetin pw dimana ya?

  19. Jaehee bener” galau berat yha…sampe dia konsultasi dulu sama hana tentang perasaannya…
    Kalo jaehee bener” menghindar dari suho, apa yg bakal suho lakuin (?) jadi penasaran…apa suho bakal ngejar si jaehee atau dibiarin gitu aja (?)
    Next chap ditunggu thor

  20. Jaehee cie suka yah sama dosen kim asek hahaah kan mayan tuh kalo jaehee fallin’ in love sama dosen kim jaadi die gk geblek maen sama rapmon di kamar mandi mulu :v , kai sama hana having sex mulu yah haha taapi gknape sih :v

  21. Wkwk jaehee galau berat, dia udah mulai ngaku dengan perasaannya pasti karena cewek masa lalunya joonmyun. Jangan bilang entar jaehee bakal ngehindar dari joonmyun? :’ semoga aja joonmyun nya bisa peka juga dengan perasaan nya jaehee
    Ditunggu next chapter nyaa~

  22. kalo menurut aku sih di ff ini kyk nyeritain gadis2 yg penuh kebebasan mulai ngerasain jatuh cinta, bingung akan cinta, dan pencarian lelaki yg tepat yg kita sebut ‘true love’. Am I right?
    yah aku mulai nangkep beberapa pesannya, aku suka kok alurnya, bervariasi jadinya kita yg baca tuh kyk bisa masuk ke jalan ceritanya dan ikut ngerasain apa yg disampaikan author🙂 terus semangat ya buat lanjutinnya

  23. sebenernya rada ngeri baca ff ini, karena (kalo di part sebelum2nya) banyak nge-gambarin tentang sesuatu yg vulgar gitu. Maklum aku kan masih terlalu kecil buat ngebayangin hal2 yg gitu, jadi banyak adegan cerita yg aku skip. Tapi karena aku penasaran sama hubungan Jaehee dan Joonmyun (antar dosen dan mahasiswi) yg bakal nikah diem2 jadinya bakal gimana, makanya aku tetep baca meski banyak bagian yg aku lewati.
    Jadi author-nim, mending dibanyakin cerita main cast nya tanpa ada hal2 yg aneh2 gitu, demi melindungi generasi bangsa yg masih kecil ini dari hal pornografi dalam bentuk apapun hahahahaha

  24. Hi, aku reader baru. Aku langsung baca sekaligus n baru komen di chap ini. Jujur aku mulai suka cerita ini di chap yg ini, soalnya di chap ini tdk hanya menceritakan seks, tp lbh ke perasaannya jg. Krna ya, percuma klo kita punya sahabat tp tdk ada yg saling peduli. Aku suka ffmu eonni. Fighting!! Eh btw my bias is kai. Hahaa

  25. Agak sedikit paham sama perasaan nta jaehee, yang biasanya apa2 sendiri terus tiba2 aja ber gantung. Dalam hal setiap mau ngelakuin apa pasti jadi kepikiran mr.professor yang biasanya di kejar sekarang harus berusaha untuk ngejar. Gengsi pasti tapi lebih kek yang gatau harus ngapain karna cowo2 yang disekitar dia biasanya tahan lama cuma dengan kontal fisik aja sementara disini hati nya udah terlibat eaaak.
    Menghindar? Kadang bagus kadang engga, karna ujungnya pasti ga akan bisa lepas T.T *ini ngomong apa sih
    Lanjut kaa ^^

  26. Ah.. So here jaehee want to play pull and push trick over him.. I think it will not worked, >…< but I'll waiting for it. And yeah.. U should post a high ff is u think its not valuable. But ur ff is pretty good just for say it's for High one.

  27. bener min,,, gak harus pke konten adult seterusnya kok meskipun genre-nya kayak gitu. maaf gue reader baru dan langsung loncat aja ke part ini. tapi part sebelumnya ingsyaalloh dibaca kok.

  28. sooooo awesome! suka bgt sm ceritanya eh.
    aku reader baru nih author😦 ini ff keren bgt deh beneran. toppp bgt! terus berkarya ya💪

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s