[Fronting] Perfect Appearance – Angelina Triaf

choinim

Angelina Triaf ©2015 Present

[Fronting] Perfect Appearance

Choi Seungcheol/S.Coups (Seventeen) with OC | Fluff | G | Series

Prev:

Can’t Control | Keep Understanding | Actions Problem

“Boys have their own serious problem about girls.”

0o0

Apakah sudah hukum alam jika perempuan membutuhkan waktu berjam-jam hanya untuk memilih baju dan memoles wajah? Beruntunglah para pria yang tak harus melakukan segala macam hal tak penting itu dan bisa kapan saja pergi sesuka mereka.

Tapi mungkin di situlah letak keindahan dunia. Semuanya bervariasi dan terbetuk tidak dalam satu formasi yang kaku. Segalanya penuh warna, berbeda dimensi dan pengaplikasian. Mungkin itulah alasan mengapa Tuhan menciptakan perempuan sedemikian rupa hingga membentuk suatu kesatuan yang cantik.

Mereka sempurna.

Annyeong, Choi-nim.”

Kudengar suara tawanya yang manis. Ia menuruni tangga dengan sangat anggun, seperti putri kerajaan dalam dongeng pengantar tidur milik keponakanku. Seperti malaikat yang turun dari surga, tiap langkahnya bagai petikan dawai yang dimainkan oleh jemari-jemari cantik. Daebak, kurasa virus gombal milik Wonwoo mulai tertular padaku.

But, wait. Entah mengapa ada yang aneh dengannya. Tidak―maksudku, ia sempurna. Tetapi ada sesuatu dalam diriku yang melihatnya dengan cara berbeda. Sesuatu yang aneh, yang tidak seharusnya ada pada dirinya.

“Sudah lama menunggu?”

Kembali terketuk oleh realitas, aku langsung menatapnya yang kini telah berdiri di hadapanku. Rambutnya diurai sebatas punggung, sangat cantik. Lalu―ah, aku tahu apa yang aneh darinya.

Aku menatapnya dari atas ke bawah, membuatnya balik menatapku bingung. “Itu bajunya, lalu roknya, lalu―ya, apa kau tak ada pakaian lain selain ini?”

Beruntungnya diriku karena ia bukanlah salah satu dari gadis manja yang akan langsung marah jika dikomentari soal penampilan. Ia langsung berlari kecil menuju cermin besar di sisi kanan ruang tamunya. Melihat pantulan dirinya sendiri, sepertinya ia masih belum menangkap apa maksudku.

Ya, tak ada yang aneh―”

“Cepat ganti atau kita tak akan ke mana-mana hari ini,” potongku cepat tanpa jeda.

Sepertinya ia ingin protes padaku, namun segera menyadari bahwa kekasihnya ini adalah jenis pemuda yang tak bisa dibantah. Seingatku, ia selalu memanggilku dengan sebutan bossy; suka mengatur.

“Pakai celana panjang dan kemeja saja!” teriakku saat ia sudah mencapai anak tangga paling atas. Lihatlah, bahkan ia tak menoleh ke arahku sama sekali.

Oke, lagi-lagi aku harus menungguinya yang pastinya akan memakan waktu setidaknya dua puluh menit. Dasar perempuan.

Bukannya apa, aku tak seperti laki-laki lain yang suka melihat kekasihnya mengenakan rok pendek atau baju dengan bagian leher yang terlalu terbuka. Agak aneh, itu yang kurasakan tadi karena tak biasanya ia mengenakan pakaian seperti itu. Hah, gadis SMA memang masih dalam proses untuk pencarian jati diri. Siapa pula yang mengajarkannya berpakaian seperti itu.

Ah, itu dia. Tak kusangka ia akan berganti pakaian secepat itu. Jika tadi ia turun dari tangga seperti malaikat dari surga, maka jangan heran jika sekarang ia melompati dua anak tangga sekaligus. Kini ia memakai sneakers dan bukannya wedges.

“Puas?” tanyanya dengan wajah kesal. Haha, kurasa ia badmood dan akan menjadi sangat sensitif di sepanjang perjalanan.

Bukannya menjawab, aku langsung bangkit dan berjalan ke arahnya. Aku berdiri di belakangnya, mengambil rambutnya dan mengepangnya agak kendur dengan ikat rambut yang sengaja aku bawa untuknya. Ini salah satu model kepangan yang selalu kulakukan untuk keponakanku yang manis.

“Lain kali jangan berpakaian seperti itu. Roknya terlalu pendek dan bajunya terlalu terbuka.”

Aku bicara pelan, masih di belakangnya. Ia tak merespons apa pun, masih terdiam menungguku yang akhirnya selesai mengepang rambutnya. “Nah, selesai.”

Kutilik lagi penampilannya dari atas sampai bawah. Rambut dikepang dengan poni, kemeja denim dengan lengan digulung sampai siku, jeans panjang dan sneakers warna senada. Ini baru penampilan yang sesuai dengan umurnya, menurutku.

Wajahnya masih terlihat kurang senang, dan di saat seperti ini ia biasanya akan luluh dengan sebuah pelukan. Maka tanpa ragu kupeluk tubuhnya yang kecil ini. “Kenapa?” tanyaku pelan. Kurasa kami tak akan jadi jalan-jalan malam ini.

Mian, temanku menyarankan untuk mencoba gaya baru karena katanya anak kuliahan lebih suka gadis manis yang memakai rok dan heels. Aku tak tahu jika ternyata kau tak menyukainya.”

Suaranya seperti anak kecil yang merasa bersalah pada ibunya, ditambah lagi semakin tak terdengar karena teredam dalam tubuhku. Ia sangat manis jika seperti ini. Apa tadi katanya? Sepertinya temannya itu terlalu sering menonton drama. Tak ada rumusnya anak kuliahan suka gadis dengan penampilan tertentu. Bukankah penampilan itu hal yang termasuk relatif untuk dilihat?

Dan satu lagi hal yang kusukai darinya―walaupun agak menyebalkan; ia tak pernah memanggilku Oppa padahal aku lebih tua darinya.

Ya, untuk apa minta maaf? That was beautiful, you know? Hanya saja belum waktunya bagimu untuk berpenampilan seperti itu.”

Aku mengusap kepalanya. Ia melepaskan pelukan kami dan kembali tersenyum. Benar-benar sangat menggemaskan seperti anak kecil. “Aku membawa motor hari ini.”

Jinja? Tunggu apa lagi? Ayo!”

Hahaha, justru kini ia yang menarikku dengan semangat keluar rumah. Aku memang selalu membawa mobil, namun ia bilang jika akan menjadi sangat menyenangkan jika sesekali aku membawa motor dan kami bisa jalan-jalan dengan terpaan angin di wajah. Lihatlah, bahkan mimpinya masih kekanakan seperti itu, tapi sangat manis.

Ya, itulah salah satu masalah dalam hidup. Penampilan yang sempurna bukanlah tentang bagaimana seseorang berusaha untuk terlihat cantik. It’s about being yourself and be confident on it. Hanya itu.

FIN

 

Andai semua calon pacar di dunia ini kayak Seungcheol mungkin populasi fans yang jomblo bakalan berkurang wkwk. Happy reading^^

12 responses to “[Fronting] Perfect Appearance – Angelina Triaf

  1. huooooooo my (another) AB prince is here… huwaaaaaaa romantis… andai semua cowo berpikiran seperti seungcheol ya author? hehehew

  2. aaaahhh sekop mah gitu siihh.. rusak deh bias list gue.. etapi tetep laah hoshi sama woozi yg nomer satuuu ehehhe..

  3. Waaaaah ini bener2 bisa bikin ngiri. Pemilihan katanya bagus banget. Kalau aja semua cowok bisa kayak gitu pasti semua cewek bakalan seneng banget karena punya cowok yang nerima dia apa adanya. Pokoknya ini keren banget.
    Semangat terus ya buat authornya

  4. Pingback: [Fronting] Long Distance Relationship – Angelina Park | SAY KOREAN FANFICTION·

  5. Scouuuuups leadernim wow pengertian banget sama pacar. Ini sih bukan boyfriend material lagi tapi udah husband material banget
    Ini yang keemlat ya thor hihihi
    ditunggu kelanjutannya. Fighting!

  6. Pingback: [Fronting] Shocking Confession – Angelina Park | SAY KOREAN FANFICTION·

  7. Anjesss scoups *-* kamu kok sweet banget yaampun. Suka sama ff ini!! Buat lagi yang cast nya scoups dong authornim hehehhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s