Your Love – Angelina Triaf

3298ba8e977b1b4043e27bbe7bf8d433

Angelina Triaf ©2015 Present

Your Love

Jeon Wonwoo, Hong Jisoo/Joshua (Seventeen) & Park Cheonsa (OC) | Fluff, Family | G | Drabble

“Jesus loves him, he wants more.”

0o0

Tak biasanya gadis cuek itu mau menemani siapapun untuk duduk di kafe dengan segelas milkshake stoberi, tidak kecuali untuk kakak sepupu tercintanya; Jisoo. Sebenarnya hanya perkara simpel, Jisoo ingin menceritakan kisah-kisahnya di pelatihan seni seminggu yang lalu. Menurutnya Cheonsa harus mengetahuinya karena segalanya sangat menyenangkan.

“Dan kau tahu Wonwoo, kan?” kata Jisoo lagi setelah memasukkan satu sendok blueberry cake dalam mulutnya. Cheonsa hanya mengangguk kecil, masih dengan fokus yang tertuju pada ponselnya.

She hates this boring time. Ke mana pula Zelo yang biasanya akan menyelamatkannya dari kondisi menyebalkan seperti ini? Dasar sahabat tidak peka, lihat saja besok Cheonsa akan memanggang Zelo hidup-hidup, atau paling tidak membuat tubuh putih Zelo itu menjadi hitam akibat terbakar di tungku pemanggang―oh sangat psikopat.

“Terkadang aku heran dengan manusia dengan jenis sepertinya. I mean, he’s perfect. Aku saja yang laki-laki mengaku kalah jika sudah dibandingkan dengannya.”

Obrolan itu masih berlanjut, membuat Cheonsa nampaknya semakin bosan dan malah lebih memilih untuk membuka instagramnya, melihat-lihat posting-an teman-temannya yang sedang jalan-jalan di pantai. Oh, bahkan ada penampakan tubuh tinggi bak tiang listrik milik Zelo di sana.

“Sakit apanya. Besok akan kubuat kau sakit sungguhan, Choi Junghong menyebalkan!”

“Wonwoo itu pintar dalam pelajaran, jenis librarian nerd memesona bahkan salah satu pemain basket favorit di sekolah. Oh, jangan lupakan kemampuan dance-nya yang sangat hebat. Tuhan memberikannya banyak anugerah dalam hidup. Ah, agaknya aku iri dengannya.”

Mengabaikan―atau mungkin tak menyadari―pikiran psikopat Cheonsa, Jisoo masih saja menceritakan segala hal menyebalkan tentang Wonwoo ini pada Cheonsa. Tanpa perlu diceritakan pun Cheonsa juga sudah tahu tentang hal itu―demi Tuhan, bahkan Wonwoo ini merupakan rival Cheonsa dalam peringkat angkatan.

Masih asyik merutuki betapa menyebalkannya Zelo, Cheonsa kembali mendengarkan perkataan Jisoo. “Ia juga orang yang sangat gigih. Jika sudah menentukan satu pilihan, ia akan mengejarnya sampai dapat. Singkatnya, Jesus loves him, but he wants more.”

Nampaknya Cheonsa mulai tertarik dengan obrolan ini setelah mendengar kalimat catchy yang Jisoo ucapkan. Jesus loves him but he wants more? Exactly, what kind of more for this case?

Pertanyaan Cheonsa itu hanya ia simpan dalam angannya, karena bibirnya masih terkunci rapat. Mata hijaunya menatap Jisoo, merasa heran karena wajah sepupu tampannya itu mendadak berubah menjadi serius. Really? Apa tepatnya yang tengah Jisoo pikirkan saat ini?

Jesus’ loves are not enough for him. He wants more, love from the other one.”

Jisoo mendekatkan wajahnya pada Cheonsa, berbisik pelan di telinganya. Siapapun yang melihat adegan ini pasti akan mengira bahwa mereka adalah sepasang kekasih yang tengah saling berbagi rayuan. But people got nothing, they’re just a crazy couple of family who gossiping about a perfect boy for life.

Your love, Cheon. He needs it so much.”

Bingo, Cheonsa masih terdiam dalam posisinya. Jisoo nampaknya sangat puas setelah membuat sepupu cantiknya yang tak acuh ini menjadi diam seperti itu. Bayangkan saja, bagaimana rasanya mendapati rival bebuyutan dalam hidupnya ternyata memendam rasa sebegitu hebatnya. Parahnya lagi, kenapa Cheonsa harus tahu hal itu dari kakak sepupunya yang jahil dan menyebalkan ini?

“Ah aku masih lapar,” kata Jisoo lalu bangkit dari duduknya. Ia mengusap kepala Cheonsa lalu kembali berucap, “Aku mau pesan makanan lagi, tunggu ya.”

Dengan menghilangnya Jisoo, bersamaan itu pula notif ponselnya berbunyi. Cheonsa melihatnya dan mendapati salah seorang temannya meng-update foto sebuah cangkir kopi dengan asap masih mengepul―terdapat gambar hati di atas kopinya. Ia lalu melihat caption sang pemilik instagram, smirk kecil singgah di bibirnya.

Hyung, what should I do then?

Setelah melihat itu, Cheonsa kemudian memfoto ke sembarang arah. Nampak seorang pemuda dengan pakaian serba hitam tak lupa dengan maskernya yang duduk selang beberapa meja darinya, menatap cangkir kopinya dalam diam. Setelahnya gadis itu meng-upload foto tersebut di akunnya, menambahkan satu caption singkat sebagai pemanisnya.

Face me now or never, Jeon Wonwoo.

Pemuda berpakaian hitam itu lantas menoleh tak lama kemudian, mendapati Cheonsa yang tengah menatapnya dengan wajah tak terdefinisi apa maksudnya. Mata mereka bicara, hanya saja hening yang menjadi perantara. Mungkin saja lidahnya terlalu kelu, atau hatinya hanya bisa diam membisu menatap gadis yang merajuk dalam mimpinya lagi bertalu.

Jeon Wonwoo, akankah Cheonsa menyayanginya selayak Tuhan menyayanginya?

FIN

Prompt from Mika – Lollipop. Lagi-lagi fic about Jeon Wonwoo which makes me asdfghjklpoiuytrewqzxcvbnm, hehe. Happy reading^^

9 responses to “Your Love – Angelina Triaf

  1. Ampun bahasanya aduh… 😂
    Gak ada sequel nya kak? Butuh kelanjutannya kak uhh gak seru kelo endingnya gini T^T
    Butuh ending yg gak gantung pliss…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s