[Series] Devil Of Cruel ( Chapter 10 [A/D] : Don’t Say )Final – By Asih_TA

chap-10

|Author : Asih_TA||Tittle : Devil Of Cruel ( Chapter 10 [A/D] : Don’t Say )||Main Cast : Park Minhee, Oh Sehun||Other Cast : Park Chanyeol, Oh Hye Ji, Kim Jongin, Shin Eun Min, Kim Dasom||Genre : Angst, Romance, Psycology||Leght : Multichapter||Rated : PG 17|

THIS IS MY STORY! NO PLAGIAT!

.

Chapter Sebelumnya

.

.

( Teaser|| Chapter 1 || Chapter 2 || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5 || [Teaser]Chapter 6 || [Full]Chapter 6 || Chapter 7 || Chapter 8 || Chapter 9A || Chapter 9B )

.

.

Deretan taman yang berada di sepanjang jalan yang menyusuri jalanan kota seoul . Seorang laki-laki berpostur tubuh kecil berjalan seraya menggosok-gosokan tangannya untuk menghindari dinginnya udara yang memasuki persendian tubuhnya. Kyungsoo memperhatikan setiap orang-orang yang melintasinya. Sudah saatnya ia bergerak saat ini dan memberi tau semuanya kepada Laki-laki berkulit pucat yang meminta pertolongannya beberapa bulan yang lalu.

Kyungsoo tidak pernah mempermasalahkan dengan siapa ia akan berurusan kali ini. Yang pastinya ia tidak ingin semuanya terlambat dan melukai semua orang yang ia sayangi termasuk Jongin. Kyungsoo tidak pernah membenci lelaki itu, Jongin tetaplah keluarganya, seperti yang ia katakan kepada laki-laki tan tersebut beberapa tahun silam.

Sambil memegang sebuah amplop putih yang berada di sebelah kirinya, laki-laki itu melajukan langkahnya tanpa ragu. Retina matanya menangkap sebuah bangunan yang sangat besar dan tua, tempat yang sudah tidak ia kunjungi selama puluhan tahun.

Lelaki itu menghentikan langkahnya sejenak sebelum menghela nafasnya dan kembali berjalan memasuki rumah tersebut. Beberapa anak keluar dari rumah tersebut dan menabrak tubuhnya secara bersama mengakibatkan tubuh kehilangan keseimbangan dan terjatuh di tanah.

Anak-anak yang melihat kejadian tersebut langsung menunduk meminta maaf. Kyungsoo tersenyum maklum dan membersihkan tubuhnya dari tanah dan rumput-rumput yang tampaknya baru saja di potong, ketika ia hendak berdiri sebuah tangan terulur padanya. Kyungsoo terkejut dan mendongakkan kepalanya dan seketika matanya membulat.

“ Nyonya Lim?”

Seorang wanita yang berumuran sekitar 60 tahunan tengah berdiri di hadapannya. Kyungsoo mengapai uluran tangan tersebut dan tersenyum manis “ Aku tidak percaya kau masih sehat dan kuat Nyonya Lim.”

Wanita itu terkekeh pelan sambil memukul dada bidang Kyungsoo “ Kau ini benar-benar.” Nyonya Lim tersenyum dan menampakan kerutan di wajahnya “ Hah tumben sekali main kesini, Ada yang ingin kau bicarakan?”

Kyungsoo mengangguk “ Benar Nyonya Lim, ada yang ingin aku bicarakan.” Nyonya Lim membukakan pintu bagian samping yang sering dia gunakan ketika ada tamu yang dating berkunjung “ Masuklah kalau begitu.”

Kyungsoo memasukkan tubuhnya setelah Nyonya Lim. Mereka duduk di sofa yang cukup besar, sofa itu berhadapan sehingga dapat berdiskusi lebih baik antara keduanya “ Kau tau panti asuhan ini sudah benar-benar tua, kami bahkan belum meminta biaya dari pemerintah untuk merenofasi tempat ini.”

Nyonya Lim tersenyum miris dan Kyungsoo memegang kedua bahu wanita tersebut “ Tenanglah Nyonya Lim, saya akan membantu anda.” Nyonya Lim tersenyum dan bergumam “ Terimakasih.”

Kyungsoo membuka sebuah amplop yang sejak tadi ia pegang dan mengeluarkan sebuah lembar poto dan memberikannya kepada Nyonya Lim “ Apa kau ingat dengan laki-laki itu Nyonya Lim?”

large

Wanita itu menyeritkan dahinya dan membenarkan kacamatanya, memandangi foto tersebut dengan seksama. Kemudian mengalihkan pandangannya kepada sebuah lemari besar yang berada di sisi kiri ruangan “ Tunggu sebentar.” Wanita itu berjalan mendekati lemari tersebut dan membuka laci yang terletak paling bawah, sebuah berkas-berkas tersimpan di sana, Tampak begitu usang dan tak terurus. Kemudian tangannya terurur mengambil sebuah map besar berwarna hijau gelap.

Nyonya Lim membawanya dan meletakannya di depan Kyungsoo “ Ini adalah data-data anak yang pernah kami urus di sini sekitar 20an tahun silam, tepatnya ketika kau berada di sini waktu itu.” Wanita itu membersihkan map tersebut dari debu-debu yang melekat pada covernya dan mencari data-data yang berada di sana.

“ Ini dia.” Nyonya Lim menunjukan sebuah foto yang memperhatikan seorang anak laki-laki yang masih kecil terlihat imut dan lucu.

tumblr_n1itjfgxFX1rtgg2wo1_500

“ Namanya Kim Chanyeol. Kami menemukannya ketika sebuah mobil hitam menabrak tebing pada sabtu malam, kedua orang tuanya meninggal dunia dan hanya ia yang hidup. Lalu sekarang ia telah di abdosi oleh keluarga Park.”

Kyungsoo mendengarkannya dengan telaten dan tidak meninggalkan satu katapun. Ia memperhatikan foto tersebut dan sudah mengerti arah pembicaraan mereka.

Park Chanyeol dan Park Minhee bukanlah saudara kandung.

Kerumunan anak-anak tengah bermain di sebuah taman yang sangat luas. Terlihat dua orang anak yang sedang duduk bersampingan. Mereka tengah menyusun beberapa balok bangunan yang berserakan di teras halaman.

“ Hei kenapa kau menghancurkannya KimChan.” Seorang laki-laki yang memiliki tubuh paling kecil memaki. KimChan begitulah panggilan yang sering di gunakan Kyungsoo si laki-laki bertubuh kecil.

“ Katakan saja kau tidak bisa menyusunnya pendek.”

“ Apa katamu!”

“ Pendek! Apa itu kurang jelas.”

“ Yak! Rasakan ini.” Kyungsoo menendang laki-laki bertubuh lebih tinggi tersebut dengan nekatnya. KimChan terbatuk-batuk saat ia terjungkal cukup jauh “ Rasakan itu tiang listrik hahaha.” Kyungsoo tertawa-tawa penuh kemenangan dan KimChan hanya menampakkan wajah datarnya.

***

.

Sehun mengendarai mobilnya setelah berdebat kecil dengan Minhee. Gadis itu tidak mau berbicara dengannya semenjak insiden tadi siang tapatnya setelah mereka berciuman di depan umum. Laki-laki berkulit pucat itu melirik Minhee dari sudut matanya karena sekarang gadis mungilnya tengah menompang dagunya menghadap keluar jendela. Sehun menghela nafas kecil sebelum kembali berkonsentrasi pada stirnya.

Gadis itu begitu sensitive akhir-akhir ini. Sehun dapat merasakan itu ketika Minhee menanggis hanya karena lelaki itu terlalu sibuk dengan pekerjaanya, apalagi di suatu malam ia akan menangis sendiri. Sehun tidak terlalu banyak mengerti tentang wanita selain kakak perempuannya, setidaknya itu yang pertama sebelum Minhee.

Masih dengan posisi yang sama Sehun yang mencoba untuk tetap berkonsentrasi dan Minhee yang hanya diam tanpa suara, entah mengapa hal itu membuat mereka bertambah canggung. Lelaki itu berhendem ketika menyadari suasana di dalam mobilnya.

“ Kau tidak ingin makan sesuatu?” Sehun bertanya dengan nada yang begitu tenang, sebenarnya ia bingung apa yang sebenarnya ia bicarakan selain makan. Ya, mereka belum memasukkan apa pun kedalam perut mereka. Namun Minhee tetap diam bahkan hanya sekedar menolehkan kepalanya kepada lelaki itu enggan ia lakukan.

Sehun mendesah frustasi seraya mengacak rambut hitamnya. Ia menepikan mobilnya dan  menolehkan kepalanya menghadap gadis tersebut “ Baiklah Park Minhee cukup bermain-mainnya. Tidakkah kau mendengar ucapanku, bis-“

“-Belikan aku jajamyeon.”

“ A-apa?”

“ Bukankah kau menawarkan padaku, apa yang ingin aku makan?” Minhee berujar tanpa menolehkan kepalanya dari kaca jendela yang berada di sampingnya sedangkan Sehun terlihat mengusap wajahnya dramatis.

“ Di sebelah kanan jalan.” Minhee berujar lagi tanpa menolehkan kepalanya. Gadis itu tau di sebrang mobil mereka ada toko yang sangat besar menjual aneka jajamyeon, sebenarnya ia tidak benar-benar menginginkannya hanya saja ia tidak ingin mendengar amukan lelaki tersebut saat ini.

“ Baiklah kau tunggu di sini.” Sehun keluar dari mobil hitam milikinya dan melirik Minhee sekilas sebelumnya menutupnya. Minhee menghela nafasnya dan menatap punggung lelaki itu hingga menghilang di balik pintu.

Tak jauh dari jangkau tempat gadis tersebut berada ada sebuah gereja yang sangat besar, terlihat pintu tempat itu terbuka dan menampakan sepasang pengantin dan beberapa orang yang mengikuti mereka. Mata Minhee menatap teduh pemandangan tersebut. Sepasang pengantin yang tersenyum bahagia sampai orang-orang terdekat mereka juga merasakannya.

Sebuah Pernikahan.

Bahkan dirinya dan Sehun tak pernah memikirkannya. Ia tak pernah bertanya hubungan seperti apa yang sebenarnya tengah mereka jalani, perilaku yang Sehun tampakan seolah-olah mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Minhee tanpa sadar memegang perutnya yang masih rata. Berharap janin yang masih terus berkembang tersebut bisa merasakan kebahagian yang sama.

***

.

Chanyeol memukun stirnya dengan keras, melampiaskan kekesalan yang begitu ketara di dalam hatinya. Sudah sejak tadi pagi ia berkeliling dan tidak menemukan satupun petunjuk yang dapat menjelaskan posisi adiknya di mana. Bahkan hari ini pun ia tak bisa membawa Hye Ji untuk berobat dan terpaksa meninggalkan gadis itu sendiri di rumahnya. Sudah beberapa kali  ia meminta keterangan dari pihak kepolisian tapi tidak ada satu pun yang tau kemana adik kecilnya menghilang.

Lelaki jangkung tersebut tentu saja tidak mau berdiam diri menyaksikan ketiadaan adik perempuannya. Ia bingung bagaimana bisa gadis  itu  hilang hanya dengan satu malam dan tidak meninggalkan jejak apapun. Terbesit kalimat sahabatnya beberapa jam yang lalu dan itu masih teringat di dalam memorinya.

Chanyeol meraih benda persegi panjangnya dan menekan beberapa nomor yang beberapa saat  yang lalu ia hubungi hingga terdengar sebuah suara yang menyahutnya dari sebrang.

“ Hai Jim apa kau tidak keberatan untuk bertemu malam ini?”

~ TBC ~

Maaf saya tidak bisa memberi full. Jadi saya bagi perpart.

Mianhae ya.

Admin sebentar lagi mau uas J tolong pegertiannya ya J

Advertisements

208 responses to “[Series] Devil Of Cruel ( Chapter 10 [A/D] : Don’t Say )Final – By Asih_TA

  1. Owalah jadi chanyeol sama minhee bkn sodara kandung. Kasian sama minhee, cepet deh hun lamar minheena nikahin hun nikahin! Supaya gaada yg bsa misahin kalian

  2. rada aneh baca nama Kim Chanyeol biasa an Park haha. tetep aja ini ff bikin penasaran. izin baca next chap-nya.

  3. Jadi kyungsoo sama chanyeol hidup ditempat yang sama…??? Gg nyangka kalau mereka berasal dari panti asuhan…semoga persahabatan mereka bisa kembali lagi..

  4. Apa boleh jika mereka menikahi orang yaang terikat satu keluarga walaupun anak angkat. Kan chanyeol marganya udah park. Apa nanti dia diubah lagi ke kim? . Terus waktu nikah kan nanti ada masalah sama surat surat yang udah di ganti park.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s