B U L L (Prolog)

coverbull

L   L  (Prolog)

Doubleel’s present

 

Main Cast :

|Oh Sehun|

|Park Hani|

Genre :

|Romance|

|Marriage Life|

|School Life|

.

.

 

Park Hani, ia bertaruh bahwa jika seumur hidupnya tidak akan pernah mempercayai makhluk Tuhan yang disebut laki-laki.

Siapapun, termasuk ayahnya sendiri.

Karena baginya, laki-laki seolah hanya tercipta sebagai penghancur. Meluluh lantahkan segala yang serpihan harap wanita. Mereka hanyalah manuisa tak berperasaan yang hobby sekali mencampakkan. Membuang setelah bosan, meninggalkan setelah tak dibutuhkan.

Jahanam!

Betapa hinanya mereka dimata seorang Park Hani.

‘Aku,  Park Hani, bersumpah untuk tidak akan menyandang status sebagai seorang istri dari lelaki manapun, siapapun….

..

..

 hingga akhir hayatku.’  

JDERR!!!

Itu bukan lelucon, juga bukan dialog pada adegan drama.

Itu adalah sumpah…… sekaligus prinsip dari Park Hani. Gadis kelas tiga SMA yang kini berusia 17 tahun.

Sekalipun itu pria terkaya didunia yang ingin mempersuntingnya?

Tentu saja.

Persetan dengan segala cemoohan yang pasti didapatkannya nanti. Mereka mungkin hanya sekumplan manusia kurang kerjaan yang suka mengomentari hidup orang lain.

Hingga kemudian, semuanya telah terpatahkan. Dimana ia dihadapkan dengan seseorang yang sama sekali tak diinginkan. Saat itu, Dunianya terasa jungkir balik, membuat kepalanya selalu berdenyut ngilu.

Sumpah itu tinggalah jadi sebuah kata yang tiada ada artinya. Bualan semata.

Menjadi omong kosong  yang telah berlalu tersapu belaian angin.

Ini kisah tentang Park Hani.

Pengorbanannya….

Dan juga, pernikahan omong kosongnya.

.

.

.

.

“Park Hani, bersediakah kau ,menjadi Istri dari Oh Sehun, selalu bersama dalam suka duka hingga maut menjemput?”

Deg.

Dunia Hani terhenti saat itu juga. Ia tampak menelan saliva susah payah. Tangan kanannya yang terbalut kain berenda transparan berwarna putih itu bergertar pelan. Masih terangkat keatas layaknya orang yang hendak mengucapkan sumpah.

Demi Tuhan, Hani hanya sekedar mengatakan ‘aku bersedia’ bukan membunuh orang.. tapi mengapa serasa sesuatu yang sama sekali tak dipahami memaksanya untuk diam.

“A––a….”

Sialan. Kenapa mendadak lidahnya terasa kelu dalam keadaan seperti ini. Suaranya seperti mogok di tenggorokan saja. Matanya melirik kearah samping. Tamu undangan yang memenuhi deretan bangku gereja ini nampak harap-harap cemas, demi menunggu kelanjutan sumpah sang pengantin. Dan itu, kian membuat jantungnya berdegup sangat keras.

Hani bahkan tidak sadar jika ia tengah menggigit-giti bibir bawahnya. Menahan gugup yang mati-matian menghinggapi. Membuat lelaki berpostur tegap dihadapannya menatapnya seperti lelucon jenaka. Ia menyeringai ketika Hani membalas tatapannya. Tatapan tajam dengan garis wajah yang tegas namun tanpa ekspresi, khas gadis itu. Sulit bagi Sehun membaca apa yang sedang dipikirkan calon istrinya ini. Ia begitu jauh dan tak tersentuh.

“Ehmm, Nona?”

 suara pria paruh baya itu menyeret Hani kedunia nyata. Sekali lagi, ia benar benar merasa ini adalah masa-masa tersulit dalam hidupnya.

“Biar kualangi, Park Hani, bersediakah kau menjadi Istri dari Oh Sehun, selalu bersama dalam suka duka hingga maut menjemput?

Bisakah aku lari sekarang?

Bodoh. Jangan tolol Park Hani. Ini bukan waktu yang tepat untukmu bertindak tidak waras. Tidakkah kau ingat Ibumu diseberang sana? Tubuh lemahnya yang tertopang kursi roda benar-benar menatapmu haru.

Ia menghela napas. Tenang, Park Hani, tenanglah! Ini semua kau lakukan demi Ibumu. Ibumu yang telah melahirkanmu. Hanya beliau. Bukan yang lain.

Ibu, putrimu ini sangat-sangat menyayangimu

Jangan bicara tentang Cinta. Kau mungkin tidak mencintai laki-laki brengsek ini, kau mungkin baru mengenalnya beberapa hari. Kau bahkan tidak percaya pada laki-laki manapaun didunia ini. Tapi, orang tua laki-laki ini telah berjasa banyak untuk Ibumu dan kehidupanmu. Ingat itu selalu Park Hani, ingat.

Okey, tarik napas, keluar. Tarik napas, keluar. Tarik napas lagi, keluar!

Ayo! Kau pasti Bisa Park Hani

“A.. aku bersedia.” Jawab Hani mantap, sambil memejamkan mata. Sama sekali tidak ikhlas. Ia mensugestikan bahwa pernikahan omong kosong ini hanya sementara. Ia bisa menggungat cerai Sehun, dan setelah itu kehidupannya akan berjalan normal lagi.

Ia akan hidup bahagaia bersama ibunya, hanya berdua.

Sehun mengulas senyuman miring. Tanpa aba-aba dari siapapun…..

GREP

e-eh-ehhh…..

Kaget, matanya refleks membulat. Tersentak, gadis itu mendongak. Menatap tepat pada manik Sehun dengan tatapan yang sama. Lagi dan lagi. Namun kali ini lebih sinis dan penuh gejolak amarah.

Meski Hani benar-benar terlihat tenang, tak dapat dipungkiri jika ia benar-benar ….. gugup? Ia tak pernah berada dengan jarak sedekat ini pada laki-laki. Bahkan, terbesit dipikirannyapun mustahil bagi seorang Park Hani. Sekali lagi, ia sungguh membenci makhluk Tuhan bernama laki-laki. Jaraknya dengan Sehun sungguh terkikis habis, asal kau tahu. Mereka hanya terpisah oleh gaun pengantin yang terbalut ditubuh masing-masing.

Dengan tangan kanan merengkuh pinggang Hani posesif, Sehun semakin mendekat. Mendekatkan wajahnya pada Hani. Tidak peduli bahwa istrinya tersebut susah payah melesakkan saliva  ketenggorokan karena darahnya yang mendadak berdesir hebat.

Damn! Jangan tanyakan bagaiamana jantung Hani sekarang. Layaknya dinamit, Ia benar-benar ingin meledak. Mungkin tak lama lagi. Oh siapapun, jangan biarkan hal menjijikkan ini terjadi pada Hani yang malang.

Kelopak mata Hani terpejam, seiring dengan deru napas Sehun yang kini bagai membakar permukaan wajahnya. Tidak, Park Hani. Apa yang baru saja kau lakukan? Kau membiarkan Sehun melakukannya?

Yang benar saja.

Dia semakin mendekat, dan lebih dekat……

Dan,astaga! Demi bumi dan seluruh isinya, Jantung Hani semakin menggila.

“lihatlah! Tidak kusangka putra kita sudah dewasa.”  Nyonya Oh tersenyum kecil, menyenggol lengan tuan Oh yang duduk disampinya.

Baiklah, ia akan menghentikan kekonyolan ini. Baru saja Hani berniat membuka kelopak matanya, namun ia kalah cepat ketika tiba-tiba saja sebuah benda lembut menempel di………….?

YA, OH SEHUN!!! BERANI-BERANINYA KAU. Kurang ajar!!

Suara tepuk tangan bergemuruh riuh. Menyoraki adegan yang dianggap ‘romantis’ pengantin pria kepada pengantin wanita.

Gila!! Bocah ini sudah Gila. Pikir Hani.

Hampir saja dia mengambil paksa ciuman pertamaku. Tapi, eh?

“kenapa masih diam saja?Apa istriku ingin aku mencium tepat dibibir?” bisik Sehun yang entah sejak kapan berada tepat ditelinganya.

“A –apa?”

“bersabarlah! Malam pertama sudah menanti didepan kita………….. ketua Osis yang terhormat.”

PYAARRR!!!!!!!!

TERKUTUK mulutmu Oh Sehun!

Hani melotot lebar. Menatap Sehun seakan ingin segera memakannya hidup-hidup. Kalau saja ini bukan didepan umum, ia sudah sejak dari tadi menjambak rambut bocah tengil ini hingga botak.

“Ehm” Hani berdehem. Sial! Kau terlihat bodoh sekali dimata lelaki itu Park Hani.

Hani sedikit menjauhkan tubuhnya dari Sehun. Menjauhkan detak jantungnya yang menggila agar tidak sampai pada telinga Sehun. Gadis itu sangat yakin, bahwa Sehun akan semakin mengejek dirinya setelah ini.

Hani meliriknya, yang terlihat seperti tengah menahan tawa. Persetan!

Lihat saja nanti, aku akan mencincangmu setelah ini, Oh Sehun.

.

.

.

.

visualisasi oc ada di covernya.

Saya tahu ini sangat-sangat gaje.
Tinggalkan jejak setelah membaca, jika memang kalian suka.
Jika responnya banyak akan saya lanjut, kalo dikit yeah gak tahu lah.

 

doubleel

138 responses to “B U L L (Prolog)

  1. Kkkkk si hani bikin sumpahnya kebangetan. Emang alasannya kenapa kok hani bisa sebenci itu sama pria?? Terus apa sehun hani itu dijodohin??

  2. wahhhhh seru nihhh…
    aku pertama tertarik sama ff ini soalnya f nya masuk top posts&pages…
    pas aku baca ternyata beneran seruuu ..wkwkwkwk
    ijin lanjut baca ya authorrrr

  3. Aih, aku suka aku suka/? Sepertinya disini sehun pervert ya wkwwwk. Oalah masih SMA toh? Dijodohin nih hahah tapi kenapa hani benci bgt sama laki-laki? Apa grgr ayahnya pernah berbuat kejam? Wkwkw ok lanjut ah

  4. Huaha, suka suka, ayahnya hani ninggalin ibunya ya, segitu amat prinsip hani, next ya hihi keep fighting!

  5. Woow, udah lama aku gak baca fanfic yang genre nya school live. Tapi ini pasti bakal jadi keren. Oh ya, salam kenal author. Aku readers baru ff ini.

  6. Hahaha
    Beneran lucu haha
    Hani bener” mato kutu di buat sehun
    Sehun juga jail banget

    Keren author
    Lanjutkaaannn

  7. engga gajee,.beneran inii menarikk..
    .keknya ada unsur lucuny jugaa..hahaha,.
    ohh,.hanii disekolah dia ketua osis eohh & sehunnn..?? bolehkan klo aq bilang dia ituu byuntae..?? evill gituu..hahaseruseruu

  8. Pingback: SAY KOREAN FANFICTION·

  9. Ihhhhh suka thor aku mah yg genre nya marriage life gini, oh sehun cast nya mah aku bersyukur amat, lha dia biasku wkwk😄😄 lanjut keep spirit ye thor!!

  10. Wahaha akhirnya aku baca fanfic lagi setelah sekian lama dan ini lucu juga gimana bisa sumpah yang diikrarkan sama Hani dipatahin gitu aja dengan pernikahannya dia sama Sehun hmmm.. kayaknya hidup mereka gak akan tenang-tenang aja nih setelah menikah

Leave a Reply to Arindapj Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s