Unpredictable Marriage – EPILOG

unpredictable-marriage-marshasart

 

UNPREDICTABLE MARRIAGE – EPILOG

Cast

Sehun | Park Minyoung-OC

Genre

Marriage Life – Romance

Rating

General

Lenght

1.589 words

.

Because true love is never end.

.

Story belongs to me, and sorry for typho(s)

.

Sehun berkali-kali mencibir saat ia membuka ponselnya—untuk kesekian kalinya. Ia tampaknya antara frustasi-bingung-dan bahagia melihat seluruh pesan yang dikirim Minyoung—istrinya— dan banyak misscall yang sampai diponselnya itu. Frustasi karena ia harus mengejar deadline skripsi yang sedang ia kerjain semester ini. Bingung, bagaimana ia membalas pesan Minyoung satu-persatu yang sangat banyak ini padahal deadline nya besok. Dan bahagia, Minyoung sangat memperhatikannya meskipun kehamilannya sudah berjalan 9 bulan. Yang berarti, ia harus ekstra menjaga Minyoung jika sewaktu-waktu Minyoung mengalami kontraksi.

From   : Siluman berbadan dua.

Hey kulkas, jangan lupa memakan bekalmu. NE! >.<

 

Ia melihat tasnya yang berada di samping laptopnya di atas meja. Sehun bahkan tidak ingat bahwa Minyoung membawakan bekal untuknya. Ia malah makan di kantin saat jam makan siang. Sedetik ia merasa sebagai suami yang bodoh karena tidak memakan bekal yang istrinya bawakan itu.

 

From     : Siluman berbadan dua.

Oppa, kapan kau pulang?

 

Ia menatap nanar arloji yang terpasang sempurna di tangannya. Jarum jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Pantas saja Minyoung mulai rewel dan menanyakan kapan ia pulang.

 

From     : Siluman berbadan dua.

Kapan kau pulang, eoh?! Aku sudah menyiapkan untuk makan malam-mu hari ini. Aku akan menunggumu sampai kau pulang dan kita makan bersamaa~~~~~~~~~

 

From     : Siluman berbadan dua.

Balaslah pesanku atau kau kubunuh menggunakan pisau karat.

 

From       : Siluman berbadan dua.

YAK! OH SEHUN! APA KAU SEDANG BERSAMA PEREMPUAN LAIN SEHINGGA KAU TIDAK MEMBALAS PESANKU EOH?!?!?!!?!?!?!?!?

 

Misscall from Siluman berbadan dua. (19)

 

Dan masih banyak lagi.

Sehun menarik kedua sudut bibirnya setelah membaca pesan dari Minyoung, istri tercintanya. Ya, saat ini Sehun masih berada di dalam perpustakaan universitasnya. Masih dengan laptop yang menyala dengan deretan ratusan huruf yang terpampang dilayar laptopnya. Sehun memutuskan untuk tidak membalas pesan-pesan Minyoung karena ia pikir akan membuang waktu. Kemudian ia pun memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya. Toh, saat ia pulang nanti ia bisa menjelaskan pada istrinya.

 

Sedang apakah Sehun saat ini?

 

Dia sedang mengerjakan Skripsinya. Memang berat untuk Sehun mengingat sebentar lagi sidang kelulusan datang dan besok adalah deadline yang sudah ditentukan oleh dosen pembimbingnya untuk mengumpulkan skripsi yang mahasiswa buat. Apalagi, statusnya yang merupakan suami dari istri yang sedang hamil besar. Itu merupakan tanggung jawab besar bagi Sehun.

Sehun menghela nafasnya panjang. Tentu ini menjadi pengalaman yang berarti baginya. Menjadi calon ayah dan menjadi mahasiswa yang berada di semester akhir.

“Ah, sebaiknya aku cepat menyelesaikan ini dan pulang ke rumah.”gumamnya yang disertai tegaknya punggung Sehun dan jari-jarinya yang menari-nari di atas keypad laptopnya.

Sengaja, Sehun mengerjakannya di perpustakaan universitasnya, selain banyak referensi yang bisa ia gunakan, juga agar setelah pulang nanti ia bisa beristirahat dan tenang karena satu tugas sudah selesai.

.

.

.

Minyoung menatap layar televisi dengan sebal dan tidak ada minat sama sekali. Oh, jangan lupa bibirnya yang mengerucut sebal itu! Sejenak ia menatap kesal jam dinding yang jarumnya menunjukkan pukul 10.30 malam.

Ia kesal dengan Sehun yang tak kunjung membalas pesan dan telponnya dari tadi. Ia kesal setengah mati! Ia bersumpah akan membunuh Sehun jika suaminya itu sudah pulang!

Kekanakan? Memang. Sejak ia hamil, ia memang selalu manja dengan Sehun. Tak mau pisah semenitpun dengan Sehun. Bahkan ia sangat sensitif, temperamen, dan kalau sudah ngambek pasti lama baiknya.

Apalagi, ia adalah tipe gadis yang bosanan. Setelah ia memutuskan cuti hamil, ia selalu merasa bosan. Apalagi jika Sehun tidak ada di sampingnya. Rasanya seperti anak bayi yang hanya duduk diam dan merasa bosan karena tidak ada mainan satupun.

Jika kalian bertanya mainan, tentu saja Sehun mainannya! Sehun yang selalu Minyoung jahili. Minyoung tak perduli jika Sehun kesal nantinya atau tidak, yang penting dalam satu hari ia harus menjahili Sehun. Walaupun itu hanya sekali. Jika tidak, ia akan menggeutu seharian.

Seperti saat ini. Saat Minyoung bangun, Sehun sudah rapih dengan pakaiannya. Dan ia mengatakan ia telat dan ia harus buru-buru. Tetapi bukan Minyoung namanya kalau tidak keras kepala. Meskipun Sehun tidak sarapan, setidaknya Minyoung menyiapkan bekal untuk Sehun agar suaminya itu bisa memakannya di kampus nanti.

Tetapi Minyoung tidak mengetahui Sehun memakannya atau tidak karena ia tahu Sehun super sibuk akhir-akhir ini. Bahkan membalas pesannya pun tidak. Satupun. Tidak.

TEEEEEET.

 

Minyoung menolehkan kepalanya ke belakang dengan cepat. Ia tahu siapa yang datang. Ya, itu suaminya. Oh Sehun.

Dengan langkah kaki yang agak lamban (karena Minyoung sedang hamil besar) ia menghampiri Sehun dan bersiap meluncurkan omelan-omelannya.

“Yak! Oh Sehun! Neo—”

“Minyeong-ah, aku lelah. Aku ingin istirahat.”potong Sehun cepat sebelum Minyoung melancarkan aksi mengomel-nya. Sungguh, Sehun sedang sangat lelah hari ini. Untungnya saja, skripsi Sehun sudah selesai. Setidaknya, ia bisa tenang hari ini tanpa uring-uringan masalah skripsi yang harus diselesaikannya.

“Tapi kau–”

“PARK MINYOUNG!”bentak Sehun cepat.

Minyoung terdiam. Pupilnya membesar kala Sehun membentaknya hari ini. Matanya berkaca-kaca saat melihat raut wajah Sehun yang menahan amarah. Selangkah demi selangkah, Minyoung berjalan mundur dari tempatnya. Ia kecewa terhadap Sehun. Kecewa karena Sehun membentaknya dengan menggunakan marga ‘Park’ bukan ‘Oh’. Kecewa karena Sehun tidak mengerti dirinya yang begitu khawatir dengan Sehun, setelah seharian tidak membalas satupun pesan yang dikirim Minyoung. Maupun menjawab panggilan Minyoung hari ini.

Sehun yang melihatnya pun merasa bersalah atas tindakan nya pada Minyoung, tadi. Raut wajahnya berubah menjadi raut wajah bersalah. “M-Minyoung-ah.. Mianhae.”tangan Sehun menggapai tubuh Minyoung dan langsung mendekapnya. Menaruh kepala Minyoung di dada bidangnya. Ia merasakan isakan kecil Minyoung yang berada di dalam dekapannya.

“Apa kau tahu, seberapa khawatirnya aku karena kau tak kunjung menjawab panggilan serta pesam-pesanku?”tanya Minyoung yang bersuara pelan dibarengi isakan-isakan kecilnya. Sungguh, ia kesal terhadap Sehun yang dengan tidak ber-ke-pri-Minyoung-an-nya membentaknya tadi.

Mianhae..“sesal Sehun yang mengelus-elus rambut Minyoung dan mengecup puncak kepalanya kemudian. “Mianhae..Jeongmal Mianhae..“Sehun meminta maaf lagi pada Minyoung. Walaupun ia merasakan isakan Minyoung mereda setelah ia mengecup puncak kepala Minyoung.

Minyoung melepaskan pelukan Sehun, ia mendongakkan kepalanya untuk menatap wajah Sehun. “Apa kau tidak merasa rindu pada anakmu ini, hm?”tanya Minyoung, dengan wajah sebalnya–tentu.

Sehun terkekh kecil melihat wajah Minyoung yang terlihat menggemaskan, dengan wajah sembab habis menangis serta bibirnya yang mengerucut lucu sehingga Sehun tak tahan untuk mengecup singkat bibir Minyoung yang sudah menjadi hak milik Sehun selama kurang lebih setahun ini.

Minyoung yang sebal karena Sehun tidak menjawabnya dan hanya terkekeh serta mengecup singkat bibirnya itu hanya mendengus kesal. Kesal pada Sehun yang–menurutnya–menyebalkan itu.

“Baiklah jika kau tidak rindu terhadapku ataupun anak kita ini. KAU-TIDUR-DI-LUAR!”ancam Minyoung yang langsung berbalik menuju kamarnya. Sehun yang gemas melihat tingkah Minyoug pun langsung mengambil langkah dan menarik Minyoung ke dalam dekapannya—lagi.

“Siapa bilang aku tidak merindukanmu dan anak kita, Hm?”ucap Sehun seakan menantangnya. Sehun menurunkan kepalanya dan menaruh dagunya dipundak Minyoung. Mencium aroma Cherry yang menguar dari tubuh istrinya itu. Ah… Sehun sangat menyukai aroma khas Minyoung. “Aku merindukanmu, Oh Minyoung. Ah.. Minyoung, istriku tercinta. Dan calon anakku ini.”Sehun berkata lembut lalu mengusap perut Minyoung yang buncit itu dengan gerakan yang lembut.

Minyoung tak kuasa menahan Senyum bahagianya itu. Sungguh, mendengar Sehun berkata manis seperti tadi membuatnya sangat bahagia bukan kepalang. Perlakuan Sehun barusan membuat mood-nya yang tadinya turun drastis menjadi naik kembali. Pokoknya, ia sangat bahagia.

Minyoung membalikkan tubuhnya menghadap Sehun. Membalas tatapan Sehun yang lembut dengan binar bahagianya. Sehun menangkup wajah Minyoung dan mencium lama kening Minyoung lembut, penuh perasaan dan cinta yang sangat dalam. Yang mengisyaratkan bahwa Sehun teramat-sangat mencintai Minyoung,

Saranghae.. Minyoung-ah.“ucap Sehun usai mencium kening Minyoung. Ia tersenyum tulus saat melihat wajah Minyoung yang tampak malu-malu dan bahagia atas perlakuannya tadi–minus saat membentak Minyoung, tentunya.

Nado Saranghae, Sehun-ah.

Dan diakhiri dengan Sehun yang berlutut untuk mencium perut buncit Minyoung, mengelusnya lembut, bahkan mengajak bicara si jabang bayi yang dibalas oleh alon anaknya itu dengan menendang perut ibunya.

Tak ada lagi raut kesal yang menyertai wajah mereka. Yang ada, raut bahagia keduanya saat sedang bercengkrama dengan calon anak mereka.

Happy Ending? Mungkin ya dan mungkin tidak. Keduanya tidak percaya dengan adanya Happy Ending diantara keduanya. Bukan tidak percaya adanya kebahagiaan yang selalu menyertai mereka berdua, tentunya. Tetapi mereka tahu, pasti ada masalah yang selalu hadir di kehidupan bahtera rumah tangga mereka.

Tetapi mereka hanya meneguhkan satu kepercayaan mereka,

 

‘There is no HAPPY ENDING. Because TRUE LOVE is NEVER END.’

 

.

.

.

 

Assalamu’alaikum!

HAHAHA HAI~ YA ALLAH AKHIRNYA KELAR HUHUHUHU. Maap buat kalian karena season 2 aku hapus wkwk. Karena yah aku gak sanggup buat ngelanjutin di situasi di mana aku menjalankan hari-hariku sebagai siswa yang berada di kurikulum 2013 :’)

Dimana hari libur tersita buat ngerjain tugas kelompok :’) tugas kelompok dan hafalan everywhere everythime :’)

belum lagi aku harus menuntaskan hafalan juz 30ku di semester ini. JUJUR AKU BELOM NYETOR HUEEEE!!!!!!

Yap, aku siswa Madrasah Aliyah Negeri. Untuk mendalami agama sebenernya tapi aku sendiri masi nulis fanfic beginian HAHAHA gapapa lanjutin 😀

KIRA KIRA BERAPA TAUN VAKUM NGERJAIN GINIAN COBA. 1 TAUN ADA KALIYA MALAH LEBIH! MAAP:(

 

dan untuk yg minta password, maaf, aku udh gamake fesbuk paling aku make buat info grup biologi. Dan bbm? engga. Email? aku hanya pake buat ngirim tugas hihihi^_^ dan twitter? YA ALLAH TWITTER AKU KE LOCK GABISA BUKA AKU LUPA EMAIL :((((((

 

buat yg mau kenalan atau mau request fanfic apaan aja contact aku ajaaaa :

 

Line : marshaaf

Instagram : malmiiraa

cuman 2 medsos itu doang yg aku pake. wkwk.

 

THANKS ALL BUAT YG UDAH BACA!

Dan maaf buat kalian yg lupa jalan ceritanya dan mengharuskan baca dari awal(?)

tapi tenang, aku bakalan post ff lanjutan dr ini kok. walaupun itu tokoh yg ada yg masih misteri. (Chanyeol-Chorong-Jiyeon-Myungsoo).

Aku aja mau buat part ini kudu baca ulang dari awal ampe akhir ._.v meskipun chapter 6 nya aku gabaca karna keapus-,- hehehe

Thanks sekali lagi. Buat yg nunggu ff ku yg lain, sabar yaaaaaa hehehehehehehhehehehehehhehe

 

Wassalamu’alaikum!

Regards, Marshaaa

 

 

 

33 responses to “Unpredictable Marriage – EPILOG

  1. Halo marshaaa…. aku yg termasuk nungguin unpredictable married season 2 lho… eh ternyata sama kamu katanya dihapus… dan ternyata masih ada epilognya buat ini.. tp kurang panjang menurutku… maaf ya malah protes aku..
    Aku tungguin another side dari ff ini… kalo perlu cerita sehun minyoung jg ditambahin pas minyoung lahiran atau mereka yg ngerawat bayi mereka pasti lucu… kekekek
    Makasih dah boleh komen…

    • Hai jugaaaaaaaaa😉

      Wah iyakaaah? Makasiiihhh hihihihi😂
      Iya ih gapapa aku juga ngerasa gak panjang kok:( soalnya aku juga ngerencanain buat bikin series(?) tapi yah insyaallah yaaa😅 yah taulah kegiatan pelajar jaman sekarang😋 sibuk teroooos😂 #curcol

      Okeyyy, tetep ditunggu yaa seriesnyaaa yg laain! See yaa xoxo😘

  2. Kyaaaa akhirnya lanjutan UM, ga sabar pengen liat Minyoung melahirkan..
    Sehun so sweet, jadi mau punya suami kaya Sehun #ngarep..
    Ditunggu next chapternya ^^

    • KAK NOVEMIAAAAA DUH KANGEEEENNN😂

      kita dulu pernah ngobrol di bbm yah kaak masih inget gaaak? hihihi

      Aduh jangankan kaka:( aku juga pengen kok pengen banget:(

      Apalagi sehun kan gantenk:( idaman bgt ya allah:(

      Hihi makasih yaa kaak udh mau bacaaaa😆

      • Marshaaaaaaa, ia kita dulu pernah bbman hihi..
        Kamu ga ada Line atau WA gitu?? Akhirnya kamu lanjutin ff ini juga..
        Baca ff ini baper, jadi pengen gantiin Minyoung jadi istri Sehun hahhaha..
        Ditunggu full chapternya ya dear ^^

  3. Yaoloh akhirnya lu nongol juga sha. Kangen banget tau sama sehun x minyoung. Kepo juga dgn UM season 2 nya. Okai fighting ya💪 moga kali ini gak stuck lagi dan bisa dilanjutkan ampe selesai. Hwaiting!!

    • haaaaiii👏

      iya nih maap baru nongol lagi:( terakhir kali ngepost ff baruku yg married with girl hahaha😂 dibaca yak(?) .ga

      itupun setengah taun yg lalu.hm.

      oke makasih atas support dan apresiasinyaaa!

    • iya tadinya kan aku mau ngeapus semuanya yg ada di wp pribadi eh aku gak engeh kalo yg chap.6 itu ternyata cuman ada di wp aku gaada disini aku cuman post yg repost doang disini maaf yaa:( data aku jg semuanya hilang di komputer:( lupa di backup sama papaku:( maaf yaaa hihi

      Makasih atas apresiasinyaaa!🙆

  4. omg apa kabar saengi
    long time no see
    ya ampun hampir 2 tahun kali ya dan akhirnya ini ada kelanjutannya
    jadi udah endingkah ini

  5. Yahh, bbm nggak bisa? kebetulan aku nggak make line sama ig :3 ada cara lain buat dapet pw? Sms? *puppyeyes Ini no ku 085786669458 aku udah komen sampe chap 4 kok. Kan nanggung kak udah mulai konflik :3 dan parahny lagi aku baru baca ff ini :v

  6. Aku lpa yg mna crita.a tpi lnjutan.a kren ,
    Kyaaaa dsna sehun sweet bngett, pngin suami kyak dia, sudahlh gnteng sosweet jgaa,,,
    Haha ngayal.a tnggi bngettt😄😄😄

  7. ok deh pertama baca langsung seneng karna cast nya sehun , aku mau minta pw nya yaka aku bakal obak abik dulu hihi

  8. YAAMPUN AKU KIRA NI FF GA APDET LAGI WKWKWKWKK:’)
    *capslock nyampe jebol:v
    panjangin lagi dong moment mereka huhu :’v
    ditunggu ff sehun x minyoung beriktunya~
    Semangat nulis thor! fighting ‘-‘)9

  9. Huaaaaa…baru nemu ff ini…
    Kudu baca dari awal deh kayaknyaaa…
    Baru sekali baca udah sukaaakkk…

  10. OHTIDAKKKK BAKALAN DITUNGGU YANG PAIT PAITNYAAHAHAHAHAHA😂😂😂😂 semoga merekanya saling percayaa

    Sama konflik nya greget😂 /ketawajaat

    Ditunggu kaakk

  11. Cieee walaupun lagi stres” nya mikirin skripsi tapi tetep ya sayang istri sama calon anak, maklumin lahh wanita hamil emang sensitif jadi nikmatin aja lah wkwk, sumpah ya hun kenapa nama kontak nya harus “siluman berbadan dua” ? Gak ada yg lebih aneh sama antimainstream ?

    • ehhh salahh ding…
      typoo..mata sliwerr.
      gue kira prolog ff baru…
      ehhh diliat” lg “lohh ko judulnya UM? Whatt epilog?” njirr gue kira prolog.. wkwk
      saking lamanya ga baca ff UM sampe hmpir lupa jalan ceritanya..wkwk

  12. huaaaa marshaa update lagiij..
    hmmm seneng bgt kmu muncul lg didunia perff’an beb..
    hua long time no see…
    keknya gue dah lama bgt nih ga komen di ff kmu..
    yaampun sedih bgt trnyata ff UM season 2 diapus T.T
    pdhl nungguin bgt ff itu..
    gpplah nungguin ff ini aja..
    semangat yaa sekolahnya.. ciyee trnyata kamu anak aliyah ya? aduhh pasti ketemu bhs arab.. wkwk..
    semangat ye beb hafalinnya + nulis ffnya jugaak..
    wkwk

    • ehhh salahh ding…
      typoo..mata sliwerr.
      gue kira prolog ff baru…
      ehhh diliat” lg “lohh ko judulnya UM? Whatt
      epilog?” njirr gue kira prolog.. wkwk
      saking lamanya ga baca ff UM sampe hmpir
      lupa jalan ceritanya..wkwk

  13. hay sha aku baru nggeh baca ff kamu ini, ffnya bagus dan aku suka, lanjutannya ditungguin yah 🙂

  14. aduhai ff ini udh lama banget kayaknya wkwk
    as long as happy ending gw mah suka aja wkwk
    well ff lainnya ditunggu :))

  15. Ya tuhan, kangen berat sama kak marshaa dan cerita-ceritanya!
    Udah lupa deh kayanya sama part sebelumnya dari fanfic ini, padahal dulu fanfic ini yang paling ditunggu kapan lanjut ><
    Kayanya cerita yang ini nanggung banget deh diceritain sampe anaknya sehun lahir. Tapi gapapa lah ya, yang penting udah dilanjut aja bersyukur banget hahaha
    Ditunggu karya yang lainnya ya kak!

  16. Kak….huhuhu yg ditunggu keluar juga,tp sorry bacanya telat,lagi sibuk jadi anak smp baru^_^,puas deh kak ending nya lumayan nyentuh bgt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s