Move On – Angelina Triaf

move

Angelina Triaf ©2016 Present

Move On

Kim Jongin/Kai (EXO) & Park Cheonsa (OC) | Fluff | G | Drabble

0o0

            Bukankah telah kukatakan? Angin itu mendustai jendela yang terbuka, membisikkan rindu namun mendua bersama pepohonan. Menoleh pun percuma, eksistensi tak lagi digenggamnya. Hilang, menjadi tabu bagi mata yang sempat percaya. Hanya hening yang menepi dalam angan.

            Beralih melihat anyelir yang melirik sayu di sudut ruangan, sebuah buku terbuka di sampingnya. Untaian kerinduan lagi-lagi nampak dalam lembarannya. Apakah tidak berlebihan jika seperti ini caranya? Tinta pun kini enggan menatap takdirnya, terbukti jatuh dan tak jua ditemukan.

            Jatuh terduduk bukanlah pilihan, apalagi jika hidup menjadi satu-satunya kisah yang dipunya. Tak hanya hati yang bisa memiliki kerinduan, bahkan mata yang tak kunjung terpejam pun ingin merasakan bagaimana hal itu tercipta. Apakah merindu selalu menjadi hal aneh namun nyata dalam perjalanannya?

            “Perlu bantuan?” tanyaku padanya yang masih menerawang.

            Satu hal yang pasti, ulurkanlah tangan tanpa keraguan saat hatimu percaya pada cahaya. Bangunlah sebuah hidup yang telah hancur dengan senyum yang menenangkan. Lihatlah satu titik terang dalam lorong yang gelap dan jangan coba berbalik meski rayuan rindu terus menarik mundur pilinan langkah.

            “Jadi, terima kasih, untuk terus menyadarkanku,” ujar Cheonsa pelan, dengan senyum kecil yang samar.

            Memang, tak ada yang lebih membahagiakan selain melihatnya tersenyum. Kembali membuka jendela, kali ini ia tak menyambut angin selayak pertama bertemu. Hanya sebuah senyuman, matanya menangkap merahnya apel yang melekat pada takdirnya.

            “Sama-sama,” jawabku.

            Terdiam bukanlah pilihan, tetapi terbang jauh menembus langit bukan juga alternatif yang sesuai. Cukup biarkan film berputar dan nikmati setiap detik pertunjukan. Satu lagi, jangan lupa untuk melangkah ke depan dengan langkah pasti juga keikhlasan.

            Jika semua itu telah dilakukan, maukah kau mendengarkan apa yang akan kukatakan?

            Selamat datang dalam seni kehidupan yang sesungguhnya. Menggenggam kesenangan namun tak terlena setelahnya. Menjaga cinta sebagai asasi namun rela melepas jika memang ia harus pergi.

FIN

9 responses to “Move On – Angelina Triaf

  1. Halo authornim…
    I’m new reader^^ ini ff pertama yang aku baca di site ini, baru nemu di worpressnya:3
    Ini, ff…intinya tentang move on ya.-. Tapi, aku belum pernah move on, jadi, apa sesulit itu untuk move on?’-‘

  2. Ya ampun… gila… Bahasanya keren bgt.
    Sederhana sebenarnya tpi gara2 bahasanya jdi kelihatan rumit.
    Wow.. nice story…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s