[Airplane] The Last Evening (4/4) – Angelina Triaf

A4

Angelina Triaf ©2016 Present

[Airplane] The Last Evening

Kim Jiwon/Bobby, Kim Hanbin/B.I (iKON) & Lee Sungkyung/Biblee (Model) | Hurt | G | Ficlet, Series

“I’m looking up at the cruelly beautiful evening sky.”

0o0

Hanbin tak pernah menjadi seantusias ini sebelumnya ketika terpaksa harus menatap langit di hadapannya. Entah mengapa―dan entah ada angin apa―tiba-tiba Sungkyung meneleponnya dan meminta Hanbin untuk mengantarnya ke pantai yang dekat dengan dermaga di pinggir kota. Hanbin memang tahu jika Sungkyung sangat menyukai suasana laut dan segala hal yang bersangkutan. Namun tetap saja, ada yang aneh dengan gadis itu.

“Hanbin-ah, sepertinya Jiwon benar-benar marah padaku. Buktinya ia tak pernah mengangkat telepon dariku sejak kejadian itu.”

Suara deru ombak bahkan tak mengurangi daya pendengaran Hanbin untuk menangkap apa yang Sungkyung katakan. Hah, lagi-lagi soal Jiwon. Terkadang Hanbin bingung harus berbuat apa, harus mengatakan apa bahkan ia sempat bingung haruskah ia masih bernapas di hadapan Sungkyung atau tidak―ya, itu adalah satu dari sekian banyak pemikiran konyolnya dalam hidup.

Merasa tak ada jawaban, Sungkyung kembali melanjutkan omongannya. “Aku hanya bingung, apakah dengan keadaanku sekarang ini Jiwon jadi membenciku? Bahkan ketika kita bertiga hang out pun Jiwon hanya diam saja.”

“Mungkin Jiwon masih trauma, jangan terlalu pedulikan dia.”

Telak, satu kalimat itu berhasil membuat Sungkyung dan Hanbin sendiri pun kembali terdiam. Hanbin memang terkenal dengan sifat dinginnya, tetapi ada sesuatu yang Sungkyung tangkap berbeda dengan Hanbin yang ia kenal. Sedingin apa pun Hanbin ia tak akan pernah bisa tak mengacuhkan sahabatnya sendiri―Sungkyung dan Jiwon.

“Begitukah? Hell, I’m looking up at the cruelly beautiful evening sky, Hanbin-ah. Apa yang kau harapkan dariku?”

“Kyung-ah, aku―”

“Aku tak sampai nalar bahwa kau akan tega melakukan hal itu.”

Baiklah, salahkan Hanbin yang mencinta. Salahkan egonya yang tak rasional hingga mampu berbuat suatu hal fatal yang telah menyakiti hati banyak orang. Semua ini salahnya. Ya, salahkan saja Kim Hanbin, bahkan dosa pun akan senantiasa mengikutinya sampai ke dalam neraka sekalipun.

“Sudah satu tahun, dan kau masih mau membohongiku?”

Sedikit lagi, kartu As luka lama itu akan segera terbongkar.

“Kyung, aku bisa jelaskan―”

“JIWON TELAH TIADA, HANBIN. KENAPA KAU MEMBOHONGIKU SELAMA INI?!”

Semua itu memang salah Hanbin. Berulang kali Sungkyung ingin agar ia dan Jiwon pergi ke luar kota dengan pesawat, tapi Jiwon terlalu memercayai Hanbin yang berkata jika ia bisa menyewakan sebuah mobil untuk dua sahabat kesayangannya.

Persetan dengan persahabatan, kenyataannya adalah bahwa Hanbin telah kehilangan dirinya jauh sebelum itu.

Air matanya tak bisa terbendung lagi. Sungkyung sudah bertekad akan memaafkan Hanbin jika saja pemuda itu mau jujur padanya. Namun bahkan sampai detik ini, Hanbin tetap saja berbohong. Sungkyung sangat kecewa. “Jiwon meninggal, Hanbin. Kenapa kau membohongiku…”

“Karena aku mencintaimu, Kyung-ah. Kurasa Jiwon akan mengerti jika ia berada di posisiku saat itu.”

 

Tak peduli seberapa banyak kata yang keluar dalam hatinya, bibirnya tetap tertutup rapat. Hanbin tak bisa mengatakan apa pun lagi. Melihat Sungkyung yang menangis seperti itu, hatinya seperti disayat ribuan pisau tak kasat mata. Sayangnya, perih itu terasa nyata baginya.

Satu tahun, bukan waktu yang singkat bagi Sungkyung untuk menyadari keanehan yang terjadi. Jiwon bukannya marah padanya hingga tak ingin bicara dengannya bahkan mengangkat teleponnya. Namun memang Jiwon tak bisa, karena tak ada sinyal ponsel di liang lahat sana.

Malam terakhirnya bersama Jiwon kala itu, kini menjadi malam berkepanjangan bagi Sungkyung seorang diri. Thanks to Hanbin yang telah membuatnya merasakan segala macam hal tak berguna ini.

Sebuah lelucon pahit yang dikarenakan rem blong malam itu. Hah, sungguh konyol.

Cemburu ternyata bisa menjadi semengerikan ini.

FIN

Special thanks to;

wkwk

Cutie Double B^^

lee sungkyung1

Gorgeous Biblee😀

3 responses to “[Airplane] The Last Evening (4/4) – Angelina Triaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s