[Every Time] When I See Your Eyes – Angelina Triaf

img_82851

Angelina Triaf ©2016 Present

[Every Time] When I See Your Eyes

Jeon Wonwoo (Seventeen) & Park Cheonsa (OC) | Fluff | G | Series

“It’s magic, I think.”

0o0

Mengalihkan pandangan pada sebuah objek lain, Wonwoo menghentikan langkah kakinya hanya untuk memaku atensi pada seorang gadis yang masih betah duduk di bangku taman itu selama kurang lebih tiga puluh tujuh menit.

Rambutnya yang diurai membingkai manis wajahnya yang cantik. Gestur tubuhnya yang terkesan anggun, duduk dalam diam dengan tambahan sinar mentari yang menyorot langsung keberadaannya. Atau hanya efek pikiran Wonwoo semata?

Ia kenal gadis itu―cukup mengenalnya untuk berani mendekatinya saat ini.

“Cheonsa?”

Si pemilik nama menoleh sebentar, mendapati Wonwoo dalam fokusnya membuatnya tersenyum lantas menyapa dengan ramah, “Hai, bosan ya tak ada guru?”

Di luar ekspektasi, Cheonsa membuka gerbang percakapan yang bagi Wonwoo layaknya embusan angin surga yang sejuk. “Ya, sangat bosan.”

Langsung saja Wonwoo duduk di samping Cheonsa, pura-pura memandang rumpun bunga di hadapannya namun nyatanya melirik Cheonsa yang kembali membaca bukunya dalam diam.

Gadis itu rasanya membuat Wonwoo gila.

“Kau tahu, sebenarnya tadi niatku untuk terus berjalan sampai ke lapangan bola.”

Belum pernah rasanya Wonwoo merasakan hal seperti ini; lidah yang kelu bahkan untuk sekadar berucap singkat. Hanya dengan menatapnya langsung, syaraf Wonwoo memohon untuk diistirahatkan sejenak.

Pesonanya terlalu kuat.

“Memang banyak yang sedang bermain bola sejak tadi,” balas Cheonsa. Tangannya kini membalik lagi halaman yang telah habis ia baca.

“Namun langkahku terhenti di situ saat melihatmu.”

Ada jeda sesaat, bertepatan dengan Cheonsa yang menoleh ke arahnya. Bagus, Wonwoo berhasil menarik perhatian Cheonsa saat ini.

Oh, atau justru Cheonsa yang telah berhasil membuat Wonwoo memerhatikannya terlebih dahulu?

It’s magic, I think. Melihatmu saja membuatku tersenyum tanpa sadar. Kau menarikku untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda.”

Wonwoo semakin tenggelam dalam tatapannya hingga meracau sedemikian rupa, namun Cheonsa sepertinya memiliki hal lain yang tengah dipikirkannya saat ini. “Kau benar. Aku melihat sesuatu di matamu,” kata Cheonsa.

Selanjutnya gadis itu tertawa kecil, tapi langsung terhenti ketika Wonwoo mendekatkan wajahnya, berbisik di telinga gadis itu.

“Tatapan memuja, kan? Bukankah aku melakukannya dengan sangat baik?”

Dan satu kalimat itu sukses membuat Cheonsa berpikir dua kali tentang siapa Wonwoo sebenarnya dan seberbahaya apa rayuannya.

FIN

4 responses to “[Every Time] When I See Your Eyes – Angelina Triaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s