That Should Be Me [Series] —Arlene P.

 tsbm

That Should Be Me

2nd slice of the LOVE SERIES

.

“Does he love you the way I can?”

.

.

Oh Sehun  Ilana Kim

also

Byun Baekhyun

.

.

Romance — Hurt/Comfort — Life

Alternate Universe ¶ Ficlet

Kyoto, Japan

PG-17

.

.

⌈ The Other Slice ⌋

Love Rat

.

.

Arlene©2016 DARKLENE

.

.

Decorative_Line_Gold_zps17cf8dd2

Patah hati. Suatu metafora umum yang kerap digunakan untuk menjelaskan sakit emosional atau penderitaan mendalam seseorang ketika kehilangan cintanya. Frasa ini mengarah pada sakit fisik yang dirasakan seseorang dalam dada sebagai buah dari luka. Sukar bernapas hingga hilang akal. Terpaksa merelakan pasokan oksigen yang sudah susah payah disimpan alveolus, untuk kemudian terombang-ambing dalam kesakitan. Dijatuhi dua pilihan yang sejatinya tak pernah menyenangkan; berjuang tanpa kenal malu atau justru menyerah tak ubahnya pecundang.

Ah-ha. Setidaknya itulah yang dirasakan Sehun sekarang, setelah hampir satu tahun terakhir dilenakan bunga mimpi. Ditampar kenyataan dengan teramat kejam tanpa sempat mencari penopang. Nyaris limbung di saat takdir mengharuskan kedua fokusnya menjumpai tubuh mungil Ilana dalam kungkungan lelaki lain, kentara memahat lengkungan manis di bibir yang kini terasa menghinakan.

Bukan Sehun tak tahu bahwa muara hatinya telah termiliki. Bukan pula Sehun tak tahu bahwa cintanya telah salah menetapkan langkah. Sehun hanya tak memiliki alasan untuk merenung apalagi mundur. Segalanya terlongsong jauh terlempar bersama angan. Sulit dihapus realita, tak peduli sebanyak apa pun luka yang ditimbun masa. Sampai akhirnya tiba pada titik puncak yang menjadi klimaks. Mengempas kasar seluruh keberanian Sehun pada titik terlemah yang kini membekukan bahagia.

Tak ada lagi yang mampu dilakukan Sehun selain merutuk. Mengumpat kebodohannya yang terlalu bersemangat menemui Ilana tanpa meminta persetujuan gadis itu lebih dulu. Hal yang biasa dirinya lakukan, pun membahagiakan, seandainya saja Baekhyun tak ada di tengah kebersamaan mereka.

Ya. Baekhyun. Pria Byun yang tak pernah Sehun harapkan keberadaannya. “Siapa dia, La?” Pemilik vokal yang frekuensinya tertangkap bak terompet kematian dalam pendengaran Si pria Oh. Menariknya kembali ke titik normal secara paksa agar terlepas dari jeratan alam bawah sadar.

Sebentar, Sehun mengulum senyuman. Memaksa kerja otak, sebelum meloloskan sejumlah silabel di belasan detik selanjutnya. “Selamat pagi, Tuan.” Tangan terpaksa diulurkan meski segan. Urung melanjutkan hingga lawan bicara menyambut dengan garis wajah kebingungan. “Saya Oh Sehun. Teman satu kantornya Ilana.”

“Teman?” Baekhyun membeo, menuai silabel Ilana sebagai lanjutan. Menimpali dalam tempo tergesa, mencoba memberi penjelasan yang sebenarnya jauh menyimpang dari standar kejujuran. “Sebenarnya Tuan Oh ini atasanku di kantor juga seniorku di kampus, Baek.” Hanya itu. Dua kalimat yang dipaksa sejalan melalui satu konjungsi. Bermakna jelas namun tersendat di beberapa suku kata. Terempas patah di udara lantaran gugup yang menyerang tanpa mengenal toleransi.

Baekhyun sendiri tampak mengangguk paham sesudahnya. Melempar senyum tulus kepada Sehun, terlalu buta untuk sekadar membaca medan yang sesungguhnya mampu melukai. Berubah polos lantaran tergesa memburu waktu. Berulang kali melirik penunjuk waktu yang melingkari pergelangan, sampai akhirnya menyerah dengan ganti mengusak surai cokelat Ilana yang memanjang melewati bahu. Tak pernah tahu bahwa tindakan kecilnya ini telah berhasil meremukkan kepingan hati Sehun yang jadi penonton dalam kebisuan.

“Kebetulan sekali. Hari ini aku tidak bisa mengantarmu ke kampus, Sayang. Tak apa ‘kan jika aku memercayakanmu kepada Sehun-san? Masih banyak hal yang harus kuurus pagi ini, berkaitan dengan mutasiku ke Jepang,” sahut Si Pria Byun kepada Ilana. Satu tangannya berpindah melingkari pinggang sempit gadis cantik tersebut, lalu bergegas memapas jarak. Melayangkan satu kecupan lembut seringan kapas di kening sang kekasih, baru setelahnya menarik diri dan berpaling pada Sehun. “Saya harap Anda tidak keberatan, Sehun-san.”

Senyum penuh kamuflase kembali diukir Sang Pemilik Obsidian. Diiringi anggukan kepala sebagai tanda persetujuan. “Kami memang terbiasa menghabiskan waktu bersama, Baekhyun-san,” balasnya, enggan mengacuhkan sepasang violet Ilana yang kontan membeliak. Agaknya terkejut pada balasan Sehun yang seharusnya lebih dari cukup untuk menyulut api cemburu dalam pemikiran Baekhyun. Namun sayang, pengharapan tak selalu sejalan dengan kenyataan. Alih-alih kesal, yang diberi penjelasan justru kembali mengukir senyum lebar.

“Saya tahu kekasih saya ini tak pernah sembarangan dalam memilih orang untuk dijadikan teman,” tukas Baekhyun yang sukses memicu emosi Sehun walau tak kentara. “Dan saya rasa Anda pantas menjadi salah satu orang baik yang terpilih.”

Desahan lirih disuap asal Sehun ke udara. “Ya,” balasnya pelan, sengaja melarikan ekor matanya kepada Ilana. “Saya juga berharap … begitu,” tutup bariton yang sama, nyaris tak terdengar di pengujung kalimat.

“Kalau begitu, saya titip Ilana.”

Tak perlu balasan vokal karena satu anggukan saja sudah cukup untuk menjadi pengantar kepergian Baekhyun. Mencipta celah bagi kuasa sepi. Menyisakan tubuh mungil Ilana yang tak mampu berkutik di hadapan Sehun. Berdiri tegang, berhadapan. Satu membuang pandangan, sementara yang lain sibuk menelanjangi. Terpenjara dalam jeruji hening, menunggu hingga penat itu datang dan mendorong kerja pita suara.

“Jadi, dia menetap di sini sekarang?”

Tanpa mengubah titik utama jatuhnya fokus, Ilana membenarkan melalui gumaman pelan. Menyembunyikan kedua tangannya yang berkeringat ke dalam saku baju hangat di bagian depan. Membubuhkan kuriositas baru dalam pusat saraf Si Pejantan yang pada akhirnya berbalik melemahkan. “Does he love you the way I can?”

“Sehun—”

Aishiteru.”

Ilana menggigit bibir. Mengepalkan kedua tangannya tanpa sepengetahuan Sehun, lalu tertunduk lemah. Ganti menelanjangi kedua kaki yang sedari tadi bergerak gusar—mencipta distraksi. Menekan kemampuan berpikirnya agar lekas menyusun kalimat. Nyaris memekik saat tubuhnya berubah limbung akibat tarikan sepihak Sehun. Dibawa bersembunyi di antara lorong sempit, terkurung dalam kungkungan kedua lengan besar Sehun. Sama sekali tidak berkesempatan untuk menjauh dan menghindari sapuan hangat napas Sehun yang menari pongah di atas permukaan wajah.

“Biarkan seperti ini saja ya? Aku benar-benar membutuhkanmu, La. Semua yang ada pada dirimu.” Sehun berbisik selembut angin tepat di samping kanan daun telinga Ilana. Lekas menjadikan puncak kepala Gadis Kim tersebut sebagai tumpuan dagu dalam hitungan detik. “Asalkan kita masih bisa menghabiskan banyak waktu bersama, aku tidak akan memermasalahkan apa pun. Aku tak ingin mundur sebelum hatimu benar-benar menjatuhkan pilihan.”

“Tapi, Hun. Aku pasti akan melukaimu.”

Sehun terkekeh sumbang. “Faktanya, dengan atau tanpamu, aku akan tetap terluka, Ilana-chan. Maka dari itu, aku lebih memilih untuk tetap bersamamu meskipun harus terluka. Aku yang seharusnya memilikimu. Aku yang—”

“Kalau begitu, artinya kau egois, Hun,” potong Ilana meninggi.

“Kau pikir dengan menerimaku selama satu tahun terakhir ini, kau tidak egois, huh?” tukas Sehun tak kalah retoris. Penuh penekanan, bahkan diikuti satu tinjuan keras yang terhujam pada tembok tak berdosa. Mengejutkan Ilana hingga bisu seketika, ketakutan. Memberi kesempatan besar bagi Si Tampan untuk meloloskan seluruh beban dalam hati. Membuangnya dengan bantuan angin tanpa ragu sedikit pun. “Jadwalmu di kampus hari ini kosong, bukan? Aku tidak bodoh untuk tahu bahwa itu hanya salah satu alasanmu untuk memenuhi janji temu kita hari ini, La.”

“Kau, aku. Kita sama-sama egois. Kedatangan Baekhyun ke Kyoto pun menunjukkan bahwa kekasihmu itu juga sama egoisnya. Kembali sesuka hati setelah sekian lama menyiksa hubungan kalian dalam jarak, melabelimu agar tetap menjadi miliknya tanpa memertanyakan kenyamanan hatimu lebih dulu.” Sehun mendesah, gusar. Menghirup napas panjang, baru setelahnya memberanikan diri untuk menambahkan, “Kita bertiga sama-sama egois, La. Hanya perlu melihat keegoisan siapa yang akan memenangkan medan di kemudian hari.”

Jeda selama beberapa saat yang digunakan Sehun untuk menghirup dalam aroma tubuh Ilana. Memberi sedikit kebebasan, sebelum melancarkan penawaran terakhir yang dibumbuinya dengan penuh pengharapan tak kasat mata. “Biarkan aku tetap di sisimu sampai takdir menjawab semuanya, La.”

“Bodoh,” maki Ilana, bergetar. Lekas melesakkan wajah ke dalam bidangnya dada Sehun. Kentara memberi izin bagi pria tersebut untuk merengkuhnya dalam lingkar hangat penuh kasih sayang. Lanjut berbicara setelah ketenangan berhasil mendominasi hampa dalam palung hati. “Kau dan aku, kita sama-sama bodoh, ‘kan? Aku juga membutuhkanmu, Hun. Aku tidak yakin bisa tanpamu. Tapi Baekhyun, aku juga tak mungkin menyakitinya.”

“Aku tahu. Aku mengerti.”

Dan suhu dingin—minus lima derajat selsius—pun membekukan aliansi tak kasat mata sepasang muda-mudi tersebut. Saling memberi topangan bagi hati masing-masing yang merapuh lantaran salah melangkah. Menjadikan lengangnya sekeliling sebagai kawan atas izin Kyoto yang bermurah hati membiarkan keduanya bersama dalam semu. Terikat pita abu-abu berlabelkan pengkhianatan. Jelas mendambakan bahagia di antara timbunan luka yang membutakan akal sehat.

Mereka; Sehun dan Ilana.

Saling mencintai di tengah permainan waktu. Terjebak situasi hingga lupa gunanya akal sehat. Karena sadar atau tidak, cinta yang digadang-gadang buta itu memang senangnya membutakan sang perasa.

.

.

.

F I N

.

.

Oh Sehun – 23 y.o

CdcUQhiUsAASpln

.

Ilana Kim – 20 y.o

ea998dec54e736d16b1549a09d504fc2d46269a8

.

Byun Baekhyun – 26 y.o

865ca260757515f9345acc59fcd304a6

.

.

Hai! Aku balik lagi. Curhat lagi. Galau lagi. Nah, lho/? Seriusan. Entah kenapa situasi mengharuskan FF ini jadi series yang ujungnya sendiri aku gak tau bakal kek gimana. Dan kenapa aku gak pake Chanyeol? Karena aku udah cukup stres baperin triangle love-nya HunNaChan di PF. Feel mereka terlalu dapet setiap aku ngetik kelanjutan PF sampe rasanya aku pengen tenggelemin diri di rawa-rawa :””)

Dan balik lagi ke FF ini. Kalo kalian teliti, sebenernya udah aku tegasin di Love Rat kalo Sehun itu tau Ilana ada yang punya. Tapi ya gitu. Kalo kemaren lebih nitik beratin ke POV Ilana, yg ini sih cenderung ke Sehun, dan mungkin seri selanjutnya dari POV Baekhyun. Aku sih gak paham juga kenapa jadi begini. Kenapa FF ini harus ada aja aku gak tau. Ngetiknya pun setengah gila. Setengah ngampret-ngampretin diri sendiri. Setengah … Setengah … Apa lagi ya? Ya gitu deh. Pokoknya, seperti biasa, aku selalu tunggu feedback dari kalian. Jangan dibiasain udah baca langsung kabur ya. Semoga ini bisa menghibur kalian di akhir pekan dan seperti biasanya-lagi, aku sayang banget sama kalian. Mwah:*

.

.

Sincerely,

—Arlene P.

Advertisements

87 responses to “That Should Be Me [Series] —Arlene P.

  1. hallo Kak,,tulisanya puitis bnget ,,menyentuh hati,, jujur saja,,tiap karya Kak Arlene tu,kisahya slalu kompleks,,/ ribet,,dan pastinya jd ikut sedih buat pihak yg disakiti dan dikhianati karna egois tadi,, memang realita hidup ya seperti itu,,,tp bisakah bahagia tanpa melukai hati yg lainya!
    keren

  2. Hai. Glad to see u again. Gmn kabarr? Kangen bgt tp aku jarang on. Maafin telat juga baca ini. Dari cerita ini aku sadar, kalo kita gak boleh egois, kita gak bisa pertahanin 2hal buat kita sendiri. Kita harus bisa memilih satu untuk bahagia. Bahagia emang nyakitin orang lain. Bahagia emang berawal dari luka:”). Ini bagus banget. Tapi aku takut baper bacanya kalo dibuat series, karna aku yakin disini mereka juga bakal berjuang. Ditunggu karya lainnya selalu:*:)

  3. susah emang ya buat gak jadi egois. mau ‘kamu’ dan ‘dia’. satu sisi gak mau kehilangan ‘kamu’, satunya lagi gak mau nyakitin ‘dia’. yah jadi baper wkwk. ff kaklene meski suka ada kata-kata yg gak aku ngerti artinya tapi aku tetep doyan bacainnya 😀 toh juga nambah kosakata baru 😀

  4. Aaaaa keren kak ff nya 😀 buat lagi dong ff kayak gini coba pake cast nya chanyeol 😀 jan sehun mulu heyaq :v suka banget sama ff author, gaya bahasanya keren (y) aku udah baca semua ff karya author keren sumpah 😀 daebakk thor, duh jadi baper wkwk /gg keep writing thor! ❤

  5. Haduh for the first time ini komen di ff kak arlene. Bagus baguss ffnya, dan karena aku baca love rat, jadi aku ga seberapa bingung pas baca ini dan udah tau karakter masing-masing sebelumnya hehe.

    Tetep suka, meski saran sih, kak, mungkin bisa dikurangin penggunaan pendeskripsian suasana hati yg bertele-tele. Kayak paragraf-paragraf awal, perasaan sehun itu bisa disimpulkan jadi satu atau dua kalimat yg padu, tanpa harus ditambah-tambahi lagi. Malah jadi pusing kadang, terus kosakata kakak ilmiah banget heuu hamdalah aku bisa blajar ehe 😀

    Keep writing ya kak~

  6. Ah kalo disuruh pilih sampe ke ujung dunia pun aku akan pilih Sehun, tapi dia salah juga sih jelas-jelas tau Ilana udah ada yang punya dan gak berhak juga nyalahin Baekhyun atas LDR mereka kan itu keputusan mereka gak ada sangkut paut sama Sehuns seharusnya hummm…

  7. wkwk udaaa ilana sama sehun aja. baekhyun dibuang aja. eh. wkwkwkw
    thooooor perfect flaw next chap lanjutttt segera wkwk

  8. aq mrasa baekhyun juga tau kalau ilana ataupn sehun sama2 sling suka tapi ya dy biarin aja sma kayak sehun spa yg bkalan menang dalam permainan egoisme ini..

  9. kasian baekhyunnn 😥
    tapi kita seneng sama sehun-ilana, biarkan takdir yang menentukan deh yaa, takdir dari sang author huhu
    semoga semuanya bahagia aja deh jangan ada yang tersakiti, aku baperan ikut merasakan huaaa
    keep writing yaa~

  10. Baru baca ffnya aja udah nyesek apalagi ngebayanginnya.
    Feelnya berasa sampe disini authornim haha
    Aku suka ffnya dan makasih pictnya.
    Sehun bersinar banget dan Byun beneran cute manly gitu haha

  11. Baekhyun gak tau ya kalau sehun ama llana deket? Hmm dia santai aja ya waktu sehun ngomong gitu. Hmm ok hwaiting buat kelanjutannya ya kak 😘😘

  12. Itu baekhyun nyante aja ya
    Ujung2nya pasti akan ada salah satau yg tersakiti entah baekhyun / sehun
    Kan mau g mau illana hrs milih

  13. Kata” yg k’arlene pke sperti biasa … indah bgt..
    Kok aku ksian ktiganya… gak tau nnti mna yg pling skit hati.. coba aja nnti ada yg mau ngala.. atau sehun aja de… biar sma aku aja..

  14. waduh duh…jadi Sehun sebenrny udh tau klo Ilana udh ada yg punya???
    mreka bertiga egois. sama” egois(?)
    Ilana udh 5 taun bareng ama Baek masa mau d kelarin???
    dan milih Sehun yg juga saling mencintai?
    Baekhyun, siap” sakit hati(???)
    Ilana milih siapa ini???
    waduh duh, aku jadi kangen JTD ama PF nih…
    aku tunggu ya ni kelanjutanny..juga ama FF yg lain kak…hehe

  15. omggg ini apa ? aku speechless banget baekhyun kamu bodoh apa pura2 bodoh ga nyadarin gimana sehun ke ilana. aaaaah aku ga siap ngeliat diantar mereka ada yang terluka apalagi si baek :”)
    tapi aku juga sayang sehun :(((
    ah molla lanjuttttt lanjuuttt

  16. Hai kak, seneng banget waktu dapet pemberitahuan ff nya di post, aku sbnry krang stuju yang katanya siapa yang paling egois di antara kita bertiga yang akan menang, harusnya myngkin rasa egois itu malah memperburuk keadaan , tapi mungkin juga aju salah mengartikan atau lagi salah mengerti maksud kakak tapi aku suka deh jadi series ceritanya, awalnya kiranya beneran cmn sampe situ dan finnal. Semangat kak!!! Makasih untuk ff nya yang keren👍👍

  17. Hemm susah juga ngilangin sifat egois dalam hidup kita krena kita itu kadang ingin ingin memiliki apa yang kita suka tanpa meperhatikan akn ada orng yang terluka.
    semoga jalan cinta antara sehun ilana baekhyun akan berjalan dengan baik meskipun nantinya akan ada salah satu yang terluka ☺

  18. Ih apaan kaklene sedih banget bacanya:( so angst banget:( pas banget bapernya aku baca jam segini trus lagi ujan gerimis cantik:(
    Duh apa ya mereka tuh samasama tau salah tapi mereka gak mau perubahan, mereka mau kaya gitu terus yg penting samasama nyaman dan seneng huuuu sedih banget sumpah huuu. Bagus kaklene bagus;–(
    Tapi nanti kalo baekhyun pov lebih sedig deh kayaknya..

  19. Aku jadi ikutan setengah gila bacanya *lah (?) Wkwk. Aku kira Sehun ga tau kalo Ilana ada yang punya, nyatanya malah kebalikannya. Udah tau punya pacar, masih aja punya perasaan sama Ilana. Ilana’nya juga gitu..
    Kayaknya Baekhyun tau kalo ada something antara Sehun – Ilana.
    Mereka bertiga emang egois. Terlebih Sehun sama Ilana sih -_-

  20. “Kita bertiga sama-sama egois, La. Hanya perlu melihat keegoisan siapa yang akan memenangkan medan di kemudian hari.” asikk bener juga sih,
    semoga dilancarkan deh nanti kedelannya gimana(?) wkwk

  21. Ternyata sehun udah tau toh kalau ilana udah ada yang punya dan mereka tetep ngelanjutin hubungan mereka. Ya mau gimana lagi mereka kayaknya juga emang sama2 nyaman tapi ya kasian baekhyun juga sih, hubungan yang udah dia jalin lama banget tapi harus dapet penghianatan. Pasti berat buat mereka bertiga ngejalanin hubungan kayak gini terutama buat ilana yang nantinya harus ninggalin salah satu diantara sehun sama baekhyun

  22. kak.. kak.. apaapaan ini.. kok tiap baca ada gregetnya ya? gemes. pengen ngunyel baeknyun, tapi gk tega sendiri, salahnya imutnya sial banget! ilana juga, udh tau gitu napa gk tetep di sehun aja sih. kan sehunnya juga kesiksa, sehun egois max, gk sehun doang sih, semua. aku juga yg selalu pengeb komen tapi riap komen selalu eror.

  23. beruntung y ilana bisa dicintai sama 2 cowok perfect kek sehun n baekhyun (?) tpi rumit jga sih kli kek gtu ceritanya. ilana cinta sma sehun, tpi gk tega jga nyakitin baekhyun. tpi bukannya sama aja y, pasti di endingnya bakal ada yg tersakiti. entah itu sehun, ilana, baekhyun, or ketiganya (?) tpi karana ak HunLa shipper, baek dibuat kalah aja ya kak >.< gk tega ak klo abang thehun ku dicakitin (?)

  24. Bener apa kata Sehun, mereka bertiga itu sama-sama egois. Aku kira Sehun gatau kalo Ilana udah ada yang punya ternyata Sehun tau.
    Jadi penasaran sama kelanjutan kisah mereka.

    Ka Ayu kok udah ga posting ff lagi??? kangen tau sama Sehun-Ilana. tepatnya sama ff ny. hihi
    Ditunggu yaa ka ff nya. semangaaaat~

  25. Pingback: Reality [Series] —ARLENE P. | SAY KOREAN FANFICTION·

  26. sehun dari awal tau ya kalo ilana itu udah punya baekhyun? aku kirain ga tau 😁😂
    baekhyun nya ko jadi ikutan disalahin egois sih? dia kan padahal pindah kesitu juga buat ilana yg emang pacar nya 😂

  27. Kak lene sampe pengen nenggelemin diri di rawa-rawa gitu, puk puk buat ka lene :’) wkwk… Aku bersyukur castnya baekhyun. Karna seperti kata kak lene, aku pun sudah baper karna chanyeol di ff kaka yg lain wkwk, sekali kali kan baperin baekhyun dulu ya kak, secara baekhyun selama ini adem ayem aja di ff kaka wkwkwk… Penasaran kelanjutannya deh, lanjut baca ya kak lene ^^

  28. Hai lagi kak Lene ~~
    SUMPAH DEMI APA AKU SUKA BANGET SAMA SERIES INIIIIIIIIIIIIIIIIIIII !!!!! ><
    Huwaaa makin penasaran banget sama takdir mereka nanti. Siapa yang bakalan menangin permainan ini coba? tapi kalo diliat sihh… yang bakalan menang Sehun deh, secara Ilana emang udah mulai naksir Sehun, dan terima2 aja, gak ngusir Sehun walau udah ada Baekhyun yg nyusul ke Kyoto.
    Duhhhh.. sumpah makin seru aja.
    Tapi kasian jg sama Baekhyun, dia udah dikhianati, dan ntar kalo Ilana milih Sehun.. yaa yg sabar Baek, semoga cpt dpt pengganti Ilana.

  29. Telat banget kan baca lanjutannya love rat 😭😭😭😭
    Aahh kzl rasanya sama kesibukan yg sok sibuk ini deh. Lah ngapa malah jadi curcol 😂
    Aaaaaaaa btw kasian sama sehun, sama ilana, sama baekhyun jugaaaa. Semuanya punya kesalahannya masing-masing sih. Ga kebayang aja gimana perasaannya baekhyun kalo tau ilana selingkuh, udah 5 tahun hubungan gitu sihh.
    Tapi tapi jangan sad ending dong kaaa please yayaya 😇

  30. Aihh aihh aihh galau pisan ihhhh
    Semua tertuang dalam tulisannya yah. Kaka boleh request kah? Sesekali ama siapa kek kak yang lebih jantan (?) lawannya Sehun. Baek keimutan jadi susah imagine 😩😩😩😩 udah itu aja

  31. dududuuu nemu series nya arlene eonni hahah asikkk seru ahh
    tpi ko pisahan yah
    masihkah lanjut nih series haa

  32. Lama ga pernah baca fanfic .. bingung sebenarnya mau komen apa .. kk lene masih inget aku ga ?? Ah pasti ngga . Dulu aku pernah baca ff kk . Tapi sekarang aku lupa udah baca mana aja dan sampe mana dan terakhir komen di mana . Ahh .. ia dulu aku pernah komen dg id oh nazma . Sekarang udah ganti id karna lupa email yg dulu . So .. bolehkan aku baca ff kk ..
    Untuk sekarang aku baca ff yg series dulu deh .. untuk ff yg lain mumgkin bakal mulai dari awal lagi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s