[COMEBACK] Jealousy by Rika26

Jealousy

apaaninih1

Rika26©2015

.

Oh Sehun || Lee Eunyeon || Mark Lee

.

Slight! Romance-Fluff || PG 15+/? || Ficlet

Another: ⌈Hug ⌊Babestie

Now: ⌈Jealousy

.

.

Sehun menatap sekeliling, lantas mendengus bosan saat netranya sudah memastikan bahwa orang yang ditunggu-tunggunya belum juga memunculkan sosoknya. Sudah hampir dua puluh lima menit pria Oh itu duduk di sini, di kap mobil hitam besutan Jerman miliknya, sembari menatap puluhan cahaya kembang api yang terbiaskan di atas sungai Han. Menghirup kopinya sekali lagi, Sehun hampir menyemburkan cairan itu saat dirasakannya lengan seseorang melingkar lehernya.

“Eunyeon, kau lama—”

“Siapa bilang aku Eunyeon?”

Sehun benar-benar menyemprotkan isi mulutnya setelah mendengar suara asing itu. Wajahnya memucat seketika, fikirannya pun lantas bergerak kemana-mana, memikirkan bahwa siapa sang pemilik suara kelewat rendah itu. Psikopat? Ah tidak! Sehun tidak mau ikut-ikutan Eunyeon yang selalu berfikiran negatif tentang orang asing. Lagipula, bisa saja ‘kan dia teman satu kampus Sehun?

 

Heol, jangan kaget begitu, hahaha.”

Sehun semakin kalut, fikiran positifnya kacau seketika saat suara asing yang lain beserta derap kaki perlahan mendekat, membuat jantungnya berdentum dua kali lipat lebih cepat dari tadi. Jangkung itu lantas menutup matanya, mencoba menjernihkan fikirannya yang mulai terkontaminasi spekulasi-spekulasi negatif. Peluh sebesar biji jagung meluncur melewati rahangnya, tubuhnya gemetar, membuat beberapa pria yang tadi mendekat beserta pria yang merangkul Sehun cekikikan menahan tawa.

 

“Mark, teman kakakmu benar-benar penakut, hahaha.”

“Ckckck, kau benar, ‘masa hanya karena kau merangkulnya ia bisa sampai gemetar begitu, hahaha.”

 

Sehun mengernyit, salah satu dari suara itu… ia mengenalnya. Bukankah itu suara Mark?

Apa? Mark?!

Sehun membuka matanya, ia menyikut keras perut orang yang merangkulnya, lantas turun dari kap mobil dan menatap salah satu dari 4 pria itu dengan pandangan membunuh.

“Sialan, kau, Mark Lee!!!”

“Hyaaa! Dia menyadarinya! Ayo kabur, Dino, Jaemin, Jisung!”

Ke empat pemuda itu berlarian meninggalkan Sehun yang hanya bisa mengkerutkan dahinya kesal. Sehun menghela nafas, lantas ia kembali duduk di kap mobilnya sambil melipat tangan didepan dada.

“Dasar sialan! Kalau kau bukan adik sahabatku, sudah ku bunuh kau sejak dulu!”

“Adik siapa kau bilang tadi, hmm?”

Syukur kopi tadi sudah habis tumpah, jika saja Sehun masih meminumnya, maka dapat diyakini cairan itu sudah mendarat di wajah Eunyeon sekarang.

“Sialan! Bisa tidak, tidak usah mengagetkan ‘ku begitu?!”

Sehun menjauhkan wajah Eunyeon yang hanya berjarak beberapa senti dari wajahnya, lantas pria itu membuang wajahnya sendiri, dengan pipi yang sedikit memerah, dan kening yang berkerut.

“Aku merasa seperti baru saja menonton animasi.”

Eunyeon menahan tawanya, ia mendaratkan pantatnya tepat di samping Sehun, membuat pria Oh itu kembali memalingkan wajahnya ke arah yang berlawanan.

“Kau kenapa, sih?”

Eunyeon mencubit bahu Sehun cukup keras, membuat pria itu meringis dan langsung membalikan wajahnya hendak protes. Tapi, belum sempat kalimat protes itu keluar, Sehun sudah bungkam lebih dulu, saat dirasakannya sesuatu yang lembut menabrak bibirnya.

Setelah hampir lima belas detik, Eunyeon menarik kembali bibirnya, lantas ia berbisik seduktif di telinga Sehun. “Kau mau bilang apa, hm?”

Sehun merinding, seakan-akan jutaan elektron kembali menyerang tubuhnya, pria itu hanya diam, enggan menjawab, dan lebih memilih untuk kembali menyatukan bibir miliknya dengan milik Eunyeon.

“Kenapa lama sekali, huh?”

Eunyeon lagi-lagi menarik miliknya setelah Sehun selesai mengucapkan kalimat singkat itu, gadis itu menghela nafas gusar, lantas melipat lengannya didepan dada.

“Ini salahmu, tahu,” Ia menjeda sebentar, membuat Sehun mengernyit makin penasaran.

“Jika saja kau menjemputku, aku tidak akan mungkin terjebak di toko buku bersama si culun Jiyoo, gadis yang menyukai mu itu.”

Kini giliran Eunyeon yang membuang wajahnya, gadis itu mengerucutkan bibirnya, lantas mengkerutkan keningnya.

“Song Jiyoo?  Bukankah dia kekasih Hong Jisoo?”

“Namanya Hong Jiyoo, bukan Song Jiyoo, Sehun. Lagipula, Jisoo itu adiknya, bukan kekasihnya! Astaga.” Eunyeon membuang nafas jengah, ia menatap Sehun dengan tatapan ‘kau-kurang-update-sekali’.

“Jadi Jisoo itu adiknya? Bukan kekasihnya?” Eunyeon mengangguk, “Mereka saudara kembar.”

“Oh begitu, ya.” Sehun manggut-manggut. Hening sejenak, hingga Sehun kembali bertanya, “Jadi masalahnya dimana?”

“Astaga! Dia itu menyukaimu, Oh Sehun!”

“Lalu, kenapa?” Rasanya, Eunyeon ingin mencekik leher pria itu sekarang, sungguh, semua laki-laki zaman sekarang memang tidak ada yang peka!

“Sehun, bisakah kau loncat saja ke sungai di depan sana?”

Sehun tertawa terbahak, setelah hampir dua menit ia menahan tawanya. Pria itu lantas menangkup kedua pipi Eunyeon agar wajah gadis itu menghadapnya.

“Kau tahu ‘kan, aku tidak menyukai gadis culun?”

Eunyeon masih diam, enggan menjawab pertanyaan bodoh itu, atau bahkan sekedar menatap manik milik Sehun.

“Hey, tatap aku.”

Eunyeon tetap membuang pandangannya ke arah sungai Han yang masih menampilkan pantulan cahaya kembang api.

“Tatap aku, Eunyeon sayang, atau—”

“Atau apa, ‘hah?”

Eunyeon langsung memusatkan tatapannya ke arah mata Sehun dengan kesal, membuat pria itu menyeringai dan langsung beralih mengusap lembut pipi Eunyeon yang masih ditangkupnya.

“Aku tidak mungkin menyukai Song Jiyoo, bodoh!”

“Hong Jiyoo, Sehun! Bukan Song Jiyoo!”

Sehun langsung tertawa lepas, Eunyeon yang melihatnya hanya mengernyit dan mengisyaratkan kalimat ‘apanya-yang-lucu’ dalam tatapannya.

“Kenapa, sih? Kau cemburu hanya karena So—maksudku Hong Jiyoo itu menyukaiku? Astaga, Eunyeon! Aku ini memang tampan, jadi kalau ada yang menyukaiku itu wajar saja.”

Belum sempat Eunyeon membuka mulut, Sehun kembali melanjutkan kalimatnya, “—lagipula, kau fikir aku tidak tahu, bahwa Park Chanyeol dan senior Kim Joonmyeon itu menyukaimu?!”

“Hah?! Park Chanyeol si jenius komputer itu menyukaiku? Kau bercanda?!” Eunyeon mengubah ekspresi kesalnya menjadi ekspresi antusias dalam seketika, ia menatap Sehun meminta jawaban pasti.

“Hm, dia menyukaimu, sejak pertama kali masuk universitas, tahu!” Sehun berujar dengan jengkel. Lagipula, kenapa sih, wajahnya harus sebahagia itu?!

Ya!Ya! Aku tidak percaya ini! Astaga, astaga! Aku akan—”

“Akan apa ‘hah?” Dengan jengkel Sehun mendecih membuang muka.

“Meminta bantuannya mengerjakan tugas dari Profesor Ahn! Yeay! Yeay! Aku tak menyangka akan mendapatkan kesempatan sebagus ini!”

Sehun langsung membalikkan wajahnya mendengar itu, “Apa kau bilang?!”

“Aku akan minta bantuannya mengerjakan proyek ternak virus dari Profesor Ahn!” Ulang Eunyeon masih dengan wajahnya yang super antusias.

Ya! Kau belum mengerjakannya sama sekali?! Tugas itu harus dikumpul dua hari lagi, bodoh!” Sehun kembali membalik wajahnya ke arah Eunyeon, dengan ekspresi panik yang—entahlah, sulit dijelaskan.

“Ehm, aku tahu, makanya—”

“Tidak! Tidak! Kau tidak boleh minta bantuannya! Karena aku yang akan membantumu!” Dengan nada tinggi, Sehun menebas kalimat Eunyeon barusan, pria itu menggeleng kuat, sembari kembali menangkup kedua pipi gadis yang tengah mengerucutkan bibirnya itu.

“Kenapa, sih?!” Protes Eunyeon. Sehun lantas menarik gadis itu kedalam pelukannya.

“Kau tidak boleh memanfaatkan rasa suka seseorang kepadamu untuk kepentinganmu sendiri, kau tahu?” Sehun melembutkan suaranya, sembari mengeratkan dekapannya.

Halah, bilang saja cemburu.” Eunyeon menukas dari balik dada bidang Sehun, gadis itu lantas melenguh sembari mendorong-dorong Sehun agar melepaskan pelukannya.

“Aku—ya! Lep—askan, Oh Sehun!”

Sehun melepaskan pelukannya mendengar kalimat putus-putus itu. Bibirnya lantas mengerucut lucu, “Pokoknya aku yang akan membantumu mengerjakannya, besok jam 11 siang, di cafẻ Paman Jisub!”

Ya! Aku belum menyetujuinya!” Eunyeon mencubit keras pinggang Sehun, hingga pria itu meringis.

“Kau harus setuju! Atau kau akan pindah ke pelosok Afrika besok!” Sehun mengerutkan keningnya dengan ekspresi kesal yang sengaja.

“Silahkan saja, aku tidak peduli!” Eunyeon menjulurkan lidahnya, kemudian turun dari kap mobil, lantas berlarian ke arah area festival yang hanya berjarak kurang dari seratus meter dari tempat Sehun memarkir mobilnya.

Ya!” Sehun ikut turun, lantas mengejar Eunyeon yang sudah hilang ditelan keramaian.

 

~fin~

 

A/N

Hai, halo :’

BERAPA BULAN AKU GAK UPDATE SAOLOH! ASDFGHJKL /dia kenapa?-_-/

HUREEE! LEPI UDAH BENER YEAY! :’v

MULAI SEKARANG AKU MAU LANJUTIN SERIES YANG INI DULU :3

BTW MASIH ADA YANG INGET SAMA REMEMBER WHEN? ADA? GAK? YAUDAH! :’v AKU CUMAN MAU MINTA SARAN, TUH FF BAGUSNYA DILANJUT APA KAGAK? :’v

Bek tu story, disini ada slight! 17’s Dino, slight! SMRookies’s Mark-Jaemin-Jisung. Sebenernya ga penting sih bilang ini :’v tapi ya cuman mau bilang, kali aja ntar Jaemin-Jisung sama Dino muncul lagi di another series :’v mereka bertiga itu bakal berperan sebagai partner-in-crime nya Mark buat ngerjain Sehun, just bocoran, lalala :’v

Oke, aku gatau lagi mau bilang apa :”v eniwei jika ada typo atau kesalahan mohon di maapkeun, aku gak meriksa lagi sisanya :3 dan yang penting(?) tetap review yak :’

AND MAKASIH BUAT YANG UDAH NUNGGUIN AKU KAMBEK!! /sorry, bukan gua/ /bukan gua juga/

Laf yu, annyeong :’*

 

 

 

 

 

 

 

24 responses to “[COMEBACK] Jealousy by Rika26

  1. akhirnya…di lanjut juga ni ff!!!! seneng bgt pastiny(?)
    hahahaha…aku aneh*emang!
    Sehun keliatan kaget bgt. alay yak?? (???) ahahahaha
    mreka bukan lagi sahabatan deh. lebih dri sahabat. yakin.(?)
    ampe Eunyeon nyium bibirny Oseh. sbelumny pernahkah mreka???
    Eunyeon memanfaatkan rasa suka orang buat ngerjain tugas(?). pinter bgt dong itu!!!! hahahaha
    kutunggu kelanjutannya!!!!

    • Cieeee nungguin :” /geer lu, thor/
      Keknya ada sesuatu ya? Sahabatan yakali gini banget ahahahah xD makasih banyak reviewnya ya! >3<

  2. astagaaaaaa mereka masih sahabatan aja dari kemaren -_- kapan jadiannya thor? kapan? kapaan??? sumpah ya aku udh greget bangettt mereka tuh kaya orang pacaran sumpah deh yaampun ga ngerti lagi sama mereka… btw pas awal2 aku kira yg meluk sehun itu cewek wkwkwk… dan demi apapun mereka ciuman thor kenapa ga dijadiin pacar aja sihh greget deh aku sama authorr iihhg gemes pen pacarin mereka

    • Hahahah :”v karena prenjon rasa pacaran itu greget :v hayookk pacarin mereka, nikahin sekalian wkwkwk xD
      Makasih udah review ya! ^^

    • Oh hai :” it’s been a long time :’v /
      Gyahahah, ntar aku coba lanjutin deh, doain biar feelnya bisa dapet lagi ya xD makasih reviewnya!

  3. Jadiiii mereka itu dipart ini masih sahabat? Atau udah pacaran? Dichap kemaren2 masih sahabat kan? Yahhh meskipun sahabat yang kek gitu sihh~ kok disini cium-ciuman, friend with benefit dasar -_- sehun kok jadi cowo parnoan sihhh lanjutt kak

    • Masih sahabatan eaak xD hooh, sahabat kek gitu apa xD temen rasa pacar itu enak loh, btw/? :v kkkk, makasih reviewnya! ^^

  4. Pingback: [Side Story?] Hyung! – Rika26 | SAY KOREAN FANFICTION·

  5. Pingback: Flashback: Mine – Rika26 | SAY KOREAN FANFICTION·

  6. Saeng,,kren nih cerita,,,lanjutin ye mpe abis.bodo.,oh y,,lanjutin jga donk remember whennya,,jgn gantung,g enak loh digantungin ntu*baper*-skip-pokoknya aq tunggu kelanjutan REMEMBER WHEN dan ni ff*ko komentator ngancem?*btw,mian aq panggil km saeng*i’m older*-kamsa-

  7. jadi sama” cemburu nih ceritanya 🙂
    itu si mark dan kawan”nya jahil bgt ya….sehun juga apa sih ampe keringat dingin begitu, hehehe….
    suka bgt ama yg fluf” begini 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s