[Freelance] Garage Sale

garage-sale-choidahyunaaa

 

Garage Sale

choidahyunaaa

Romance

Choi Dahyun ( OC ), Yoo Kihyun ( Monsta X )

Vignette

Teen

Thanks for the beautiful poster from rosaliaaocha@ochadreamstories.wordpress.com

Disclaimer : Hai, ini adalah ff pertama ku. Jadi mohon kritik dan sarannya ya. Yoo KIhyun milik Tuhan, orang tua, dan agensi mereka. Choi Dahyun itu aku. Nama korea ku adalah Choi Dahyun. Cerita/plot adalah jalan pemikiranku, jika ada alur yang sama itu hanyalah unsur dari ketidaksengajaan.

 

“…………………………..”

 

Suatu hari dengan cuaca yang panas terik di sebuah komplek perumahan terkenal di kawasan Seoul, terdapat seorang gadis muda sedang menjajakan barang-bekas-dagangannya.

 

“Huft, panas sekali. Seandainya eomma tidak menyuruhku untuk melakukan garage sale, pasti saat ini aku sedang duduk nyaman di sofa menonton tv ditemani segelas milkshake coklat. Menyebalkan, membuang waktu saja menunggu para pelanggan datang,” sungut gadis itu sambil meniup poni di dahinya.

 

Gadis itu bernama Choi Da Hyun. Saat ini, ia sedang menunggu pelanggan untuk membeli barang bekas yang sedang dijual. Semua barang bekas itu milik keluarga Dahyun yang sudah dicuci bersih sehingga seperti barang baru. Kalian pasti tau bagaimana garage sale itu kan?

 

Dahyun sih rela-rela saja barang kesayangannya dijual, tapi dia tidak rela kenapa harus dia yang disuruh menjajakan barang dagangan keluarganya itu? Kan masih ada kakaknya dan juga adiknya, mereka cowok pula, jadi kenapa harus dia?

 

Berbagai alasan dan juga penolakan sudah Dahyun berikan tapi hanya dibalas dengan kalimat yang entah mengapa membuat Dahyun merasa menjadi seorang gadis itu tidak menyenangkan.

 

“Kau kan seorang gadis. Seorang gadis tidak boleh malas, sekalian memanjakan mata siapa tau kau bertemu jodohmu,” kata eomma Dahyun.

 

Dahyun kembali teringat perkataan eomma nya tadi. Eomma menyebalkan!

 

“Ish, ini namanya diskriminasi. Apa seorang gadis berusia 18 tahun tidak boleh bersantai? Hah, apa tidak boleh? Jawab aku! Memanjakan mata? Bahkan tidak ada satu pun namja tampan yang datang membeli, yang lewat saja juga tidak ada! Menyebalkan, menye-”

 

“Permisi, aku ingin membeli sweater dan kaus ini. Berapa harganya?” tanya seseorang.

Da Hyun memutar kepalanya menuju ke arah suara.

 

Gulp.

 

Dahyun menelan ludahnya. Astaga, tampan sekali namja ini! Berasal dari manakah dia? Bagaimana bisa ada namja setampan ini?

 

Kulitnya putih, matanya sipit-tapi imut-, hidungnya mancung, berperawakan lumayan pendek untuk ukuran namja tapi cocok kok jika disandingkan dengan Dahyun, dengan rambut berwarna hitam yang sedikit di belah dua. Benar-benar style-nya Dahyun. Cukup imut sih walaupun sedikit culun dengan kacamata merah nya itu.

 

“Ne?” tanya Dahyun ling-lung dan mata yang mengerjap.

 

“Aku ingin membeli sweater dan kaus-ah, sekaligus mini car ini. Berapa harga semuanya?” tanya namja ini lagi.

 

“Ugh, sebentar. Sweater itu 5.000 won, kaus 3.000 won, dan mini car itu 15.000 won. Jadi totalnya 22.000 won,” Dahyun segera memasukan barang yang dibeli namja itu ke dalam tas plastik.

 

“Ini barangnya,” ucap Dahyun. Kali ini Dahyun berusaha keras ajar suaranya terdengar selembut mungkin.

 

Saat Dahyun ingin memberikan barang sekaligus mengambil uang yang diberikan namja itu, bisa ia rasakan betapa hangat dan lembutnya jemari namja tampan itu saat jemari tangan mereka tak sengaja bersentuhan.

 

“Terima kasih atas waktunya, silahkan datang kem-,”

 

“Barang-barang garage sale milikmu sangat bagus,” ujar nya.

 

“A-apa?” tanya Dahyun gugup. Ia merasa bahwa saat ini ia seperti gadis kebanyakan-karena Dahyun itu bukan gadis kebanyakan, ia gadis antimainstream- yang mudah gugup dihadapan namja tampan.

 

“Aku suka barang di garage sale-mu, jadi kalau kamu membuka garage sale lagi, datangi saja rumahku. Rumahku ada tepat di samping kirimu dan namaku Yoo Kihyun. Kamu?” jawab Kihyun sekaligus bertanya. Ia menyodorkan tangannya, ingin mengajak bersalaman.

 

“Aku Choi Da Hyun. Panggil saja Dahyun,” jawab Da Hyun. Da Hyun dengan cepat membalas sodoran tangan Kihyun.

 

5 detik.

 

10 detik.

 

15 detik.

 

30 detik.

 

1 menit.

 

2 menit.

 

Mereka berdua masih bersalaman dan bertatapan. Terbawa suasana mungkin. Hingga pada 2 menit 30 detik, Da Hyun baru melepaskan tautan tangan mereka dan suasana pun berubah canggung.

 

“Ehm ehm. Ok, Da Hyun-ah. Kalau kamu membuat garage sale lagi, datangi rumahku ya. Aku pasti akan cepat-cepat datang,” ucap Kihyun mencairkan suasana.

 

“Iya, terima kasih ya,” ucap Da Hyun manis dan sedikit kikuk.

 

Kihyun pergi kembali ke rumahnya meninggalkan Da Hyun yang sedang menarik-narik rambut sambil senyum-senyum tidak jelas.

 

“Akh, aku bisa gila!” teriak Dahyun.

 

Sumpah demi apapun! Kalau seperti ini sih, Da Hyun berjanji akan membuat garage sale setiap minggu.

 

.

.

.

.

.

.

.

.

THE END
.

.

.

.

.

.

 

Author Note :

Hai, hai, hai. Aku Choi Dahyun, ups itu nama korea-ku. Nama asliku Putri. FF ini adalah FF pertama ku. Sebenernya aku lagi bikin FF lagi dengan cast OC-Kihyun. Tapi, aku bingung. Sekarang lagi banyak-banyaknya tugas sih, jadi agak susah mau nulis lagi. Udah gitu beberapa hari ini aku belum ketemu orang yang aku suka, jadi gak dapet ide /curcol nih/ /ga penting/

Oh, iya. Aku menerima kritik dan saran atas FF ini…

Thank you^_^

3 responses to “[Freelance] Garage Sale

  1. Sejak kapan nama aku jadi putri, nama aku puan juga, baru nyadar kalo ke ganti namanyaa>_<, pantesan wktu itu kakak sepupu aku bilang kalau dia ganti sesuatu di cerita aku, ternyata dia ganti namaaaa kuu, dasar emang tuh orng•.•'

  2. Nama aku Puan bukan Putri.
    Kakak sepupu aku membuat perubahan kecil yang berakibat besar, dasar tuh anak emang
    Pantesan pas abis liat microsoft word aku dia langsung ketawa bahagia gitu, ternyata karena itu astagaaaa. Udh gtu ngomong kalau aku akan melakukan pembohongan publik, ternyata itu toh maksudnyaaa
    Sorry bgt yaa, nama yg di atas itu salah, nama aku Puan bukan Putri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s