MY FIANCE IS A NERD “FINAL” ~QUEENXISSI~

My Fiance is A Nerd – F I N A L

 poster

Oh Sehun

Kim Yoojung (OC)

ect

 

AU, Fluff, Romance

 

PG 17

 

Xissiluhan

 

Poster By :

Hanissi Kim

From

Hospital Art Design

 

 

*

Sebelumnya di My Fiance is A Nerd

 

*

.

.

.

 

The Last Dinner with Lee’s Family…

rest

19th April 2014

“Ah, mengapa tiba-tiba saja ada pertemuan dadakan seperti ini?” tanya Tuan Oh setelah menjabat tangan Tuan Lee.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya Tuan Oh, saya tidak bermaksud mengganggu kegiatan malam keluarga anda, hanya saja, ada hal penting yang akan saya dan keluarga saya sampaikan mala mini. Menyangkut masa depan kedua anak kita.” Tutur Tuan Lee kemudian mempersilakan duduk keluarga Oh di kursinya.

Sehun tampak tegang, wajahnya bahkan terus dipalingkan ke tempat lain agar tak bertatap muka langsung dengan Chaerin. Sementara itu, Chaerin hanya menunduk diam, sesekali ia menggigit bibirnya menahan rasa malu dan kesalnya pada Sehun. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa, ia telah mengakui semuanya pada kedua orang tuanya mengenai kebohongan tentang kehamilannya juga keinginannya untuk mengakhiri perjodohan ini sampai disini saja.

“Bagaimana kondisi kehamilanmu, Chaerin?” tanya Nyonya Oh kemudian.

Tuan Lee menatap geram pada anak semata wayangnya itu, sementara Nyonya Lee hanya bisa menahan amarahnya sambil mengelus lembut pundak Chaerin.

“Ceritakan pada mereka sayang.” Tutur Nyonya Lee kemudian.

“Emm… jadi begini Tuan dan Nyonya, sa-saya…”

“Ya?” tanya Nyonya Oh lembut.

“So-soal kehamilan ini, seb-sebenarnya sa-saya…”

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya pada Tuan Oh dan keluarga, kami memutuskan untuk membatalkan perjodohan ini.” Tutur Tuan Lee mantap.

“Mwo?” Tuan Oh langsung saja terkejut, begitu pula dengan Nyonya Oh yang kemudian menatap bingung pada Chaerin yang tiba-tiba saja menangis, sementara Sehun menyeringai puas, ia kemudian mengangkat kepalanya dengan tegak, mencoba bersuara,

“Terima kasih atas keputusan bijakmu nona…Lee Chaerin.” Ucapnya sambil tersenyum. Chaerin langsung menghapus air matanya dan mengangkat kepalanya melirik Sehun, sebuah senyuman manis terukir disana, hatinya semakin terasa sakit dan hancur berkeping-keping, bisakah Sehun tersenyum semanis itu ketika mereka masih dijodohkan? Ia kembali menunduk dan menangisi kebodohan dan pengakuannya malam ini.

“Keputusan bijak? Apa maksudmu Oh Sehun? Lalu bagaimana dengan kandunganmu nona Lee?” tanya Tuan Oh bingung.

“Sebenarnya apa yang terjadi sampai perjodohan ini harus dibatalkan? Lalu siapa yang akan bertanggung jawab atas bayi yang Chaerin kandung?” tanya Nyonya Oh ikut terbawa dalam kebingungan ini.

“Tidak ada yang perlu dipertanggung jawabkan karena tidak ada yang hamil dan menghamili dalam perjodohan ini.” Tegas Tuan Lee lagi. Mencoba mengumpulkan puing-puing kewibawaannya di depan sahabat sekaligus rekan bisnisnya sendiri, Tuan Oh Jaehyun.

“Tidak ada? Apa maksudnya semua ini Tuan Lee? Jadi maksud anda, semua ini hanyalah kebohongan begitu?”

“Chaerin sayang, bibi tidak akan marah padamu jika kau memang benar mengandung anak dari Sehun. Jangan kau tanggung beban ini sendiri, ada Sehun disini yang akan bertanggung jawab, meski awalnya bibi tidak bisa menerima semua ini, tapi bagaimanapun juga ini sudah terjadi, katakan saja yang sejujurnya, kami siap menerimanya. Bukankah kau yang meminta pertunangan kalian dipercepat? Bahkan suamiku sudah menyebarkan undangan ke beberapa relasi bisnisnya. Begitu pula dengan ayahmu, bukan?” cecar Nyonya Oh panjang lebar.

“Ma-maafkan aku bibi… se-sebenarnya ap-apa yang dikatakan o-oleh appa benar adanya.” Tutur Chaerin dengan air mata yang tertahan, ia terus menunduk, bahkan menatap mata ayahnya sendiri saja ia tidak berani.

Tuan Oh membanting tangannya keras di atas meja makan, ia kemudian berdiri dari duduknya, “Lee Jonghyun! Aku tahu kita berteman baik sejak masa kuliah dulu, kau bahkan rekan bisnisku yang paling kupercaya, tapi… permainan apa yang sedang kau dan keluargamu mainkan saat ini? Mencoba mempermainkanku dan perjodohan ini? Aku benar-benar tidak menyangka anakmu memiliki pemikiran sepicik itu. Aku tidak butuh penjelasan lagi, aku benar-benar menyesal telah melakukan perjodohan antara anakku dan anakmu. Ayo istriku kita kembali. Sehun, cepat berdiri dari kursimu dan ikut aku kembali.”

“Ne, appa.” Jawab Sehun patuh. Lalu menyusul langkah kedua orang tuanya.

“Kau benar-benar anak tidak tahu diuntung! Besok akan kukirim kau ke Bali untuk tinggal bersama dengan paman dan bibimu disana, jangan pernah berani kembali dan menginjakkan kakimu di rumahku! Aku tidak sudi menerimamu lagi sebagai anakku!” tegas Tuan Lee dari duduknya dan meninggalkan Chaerin yang terus menangis dalam dekapan ibunya.

“Aigo… appamu pasti hanya sedang emosi, nanti saat emosinya reda, eomma akan berbicara dengan appa untuk tidak mengirimkanmu ke Bali. Aish jinjja, dia pikir Bali sedekat Seoul-Busan apa!? Ayo sayang, kita kembali.” Tutur Nyonya Lee membawa berdiri anaknya dan meninggalkan restoran tersebut.

.

My Fiance is A Nerd

.

29th April, 2014…

“Aku berhasil terlepas dari perjodohan gila yang direncanakan oleh ayahku.” Jelas Sehun ketika ia sedang menikmati malam bersama Yoojung di pinggiran sungai Han.

“Lalu?” tanya Yoojung acuh, meski tak dipungkiri hatinya sedikit melonjak kegirangan mengetahui kabar itu.

“Itu tandanya kita bisa menjalin hubungan kita lagi.” Tutur Sehun sambil menatap ke sungai.

“Kau lupa kalau aku—”

“Persetan dengan pertunangan palsumu itu! Kau pikir aku tidak tahu kalau kau dan Luhan hanya berpura-pura bertunangan, hah!?” potong Sehun geram.

“Apa hakmu marah-marah seperti itu!? Perasaan aku tak pernah peduli bahkan dengan perjodohanmu itu! Dasar menyebalkan!”

“Memangnya apa susahnya sih menerimaku kembali? Aku sudah meminta maaf, aku bahkan sudah melakukan apapun yang kau inginkan, kau masih saja menolakku, bahkan Luhan saja mendukung hubungan kita.” Tutur Sehun penuh percaya diri.

“Hubungan kita!? Cih… kau berbicara begitu seolah kita sudah berpacaran saja.” Cibir Yoojung.

“Apa perlu kau kuhamili dulu agar mau kembali padaku lagi, hah!?” ancam Sehun.

“YAK! Kau itu… tidak pernah berubah, ya!? Tidak bisakah kau lebih romantis lagi mengungkapkan pernyataan memintaku untuk kembali padamu!? Benar-benar norak dan tidak berkelas, mengajak bertemu di tempat seperti ini, hanya membelikan segelas kopi panas, heol… kurasa kaulah satu-satunya laki-laki di dunia yang tidak mengerti arti kata ro-man-tis!” cerca Yoojung.

“Tidakkah itu terlalu mainstream? Berjongkok di depan wanita yang disukainya, mengambil kotak kecil di dalam sakunya, lalu membuka kotak kecil tersebut.” Cibir Sehun.

“Dan jangan lewatkan cincin berlian cantik di dalam kotaknya, ouh… jika kau yang melakukan itu pada diriku, paling-paling kau bukannya memberikanku sebuah cincin berlian, melainkan sebuah cincin emas imitasi, huh… benar-benar.”

“Siapa bilang imitasi?”

“Kau serius akan memberikanku cincin berlian? Atau permata? Mutiara hitam? Oh astaga Sehun… kupikir kau tidak seromantis yang ada di khayalanku.” Tutur Yoojung yang tiba-tiba saja menyunggingkan senyum termanisnya di depan Sehun.

“Aku memang tidak romantis. Dan siapa juga yang berniat memberikan cincin permata bahkan mutiara hitam padamu!? Aku malah berniat mengisi kotak tersebut dengan seekor ulat bulu lalu kulingkarkan di jari manismu. Bukankah itu terlihat lebih lucu?” tanya Sehun sambil tersenyum.

Yoojung memandang geli ke arah Sehun, ia kemudian menghela napasnya dan memandang ke arah sungai, “Lusa Luhan gege akan kembali ke Beijing.” Gumamnya.

“Bukankah itu bagus?”

“Bagus? Sepertinya kau senang sekali ya dengan kepergiannya?”

“Kau sedih? Tak mau melepaskannya? Aigooo… apakah kau sudah mulai menaruh perasaanmu padanya?”

“Siapa juga yang tidak akan terpikat dengan mahkluk setampan dan semapan dirinya? Hanya orang bodoh yang menolak mentah-mentah pesona Luhan gege, tahu!”

“Dan kuyakin kau termasuk dalam jejeran orang bodoh itu.”

“Oh… jadi kau mengharapkan aku untuk jatuh cinta pada Luhan gege begitu? Itu bukanlah hal yang sulit, mengingat—”

“Sepertinya kau memang benar-benar harus kuhamili agar tidak genit pada pria lain.” Cibir Sehun yang langsung menarik Yoojung pergi dari sungai Han. Tidak ingin mendengar ocehan tidak masuk akal Yoojung mengenai Luhan lagi, atau lebih tepatnya ia sangat cemburu dengan sosok laki-laki bernama Xi Luhan itu.

.

My Fiance is A Nerd

.

30th April 2014

cafe Lu

Kedua orang tersebut masih tak saling bicara sejak sepuluh menit yang lalu, Luhan yang sibuk memandangi interior café tersebut, sementara Sehun yang hanya diam memandangi secangkir latte panas di hadapannya.

“Tidakkah kita terlihat seperti pasangan sejenis?” ujar Luhan mengawali pembicaraan juga.

Sehun langsung mengalihkan tatapannya pada cangkir latte tersebut dan menatap aneh pada Luhan yang tersenyum manis padanya. Luhan kemudian menopang dagunya dan menatap Sehun dengan tatapan yang seolah berkata “aku mencintaimu, sayang.” Ugh… bahkan Yoojung saja tidak pernah menatapnya seperti itu.

“Bisakah kau tidak membuat kita terlihat seperti apa yang kau katakan barusan?” pinta Sehun lalu melirik ke sekelilingnya.

Café yang baru buka ketika mereka datang itu memang masih sepi, belum ada pelanggan seorangpun, hanya beberapa pelayan café sibuk mengatur meja café dan membawa persediaan biji kopi yang baru datang dari supliyer mereka.

“Sebenarnya apa tujuanmu mengajakku bertemu sepagi ini?” tanya Luhan to the point.

“Hanya ingin mentraktirmu minum kopi.”

“Bukankah itu seperti modus untuk mendekatiku?” tutur Luhan mengerlingkan sebelah matanya pada Sehun. Membuat Sehun bergidik ngeri sekaligus jijik pada laki-laki yang kata Yoojung nyaris sempurna dari segi fisik maupun materialnya itu.

“Hentikan gerak-gerik yang semakin menyiratkan kalau kita berdua sedang dalam hubungan spesial, aku geli melihatnya.” Tutur Sehun geram.

“Hahahaha, sudah banyak yang mengira diriku ini pecinta sejenis karena tak kunjung mendapatkan pasangan, maukah kau melupakan Yoojung dan hidup bersama saja denganku?” goda Luhan lagi, kali ini tangan kanannya bergerak hendak meraih pergelangan tangan Sehun namun kalah cepat dengan Sehun yang menarik tangannya menjauhi tangan Luhan.

“Hyung… kumohon.”

Great. Kau bahkan memanggilku dengan sebutan, hyung?”

“Apakah salah?”

“Tidak juga. Ehm baiklah, kembali ke permasalahan awal, apa tujuanmu mengajakku bertemu disini?” tanya Luhan. Kali ini ia tak memasang wajah menggoda seperti tadi, ia menatap Sehun datar, sama seperti saat Luhan pertama kali mengajak Sehun bertemu.

“Anggap saja ini traktiran dariku untuk yang pertama dan terakhir kali.”

“Kau akan pergi jauh? Melepaskan Yoojung…untukku?” tanya Luhan.

“Apakah kau berharap begitu?”

“Uhm… sedikit. Mengingat aku tak tega jika kalian kembali bersama dan melihat Yoojung menderita lagi karena dirimu.”

“Aku masih penasaran… sampai detik ini, apakah kau serius tak memendam perasaan sedikitpun padanya? Maksudku, kalian bahkan tak memiliki hubungan darah, kau dan dirinya bahkan tinggal di bawah atap yang sama selama Yoojung tiga tahun berada di Beijing. Sangat mustahil benih-benih cinta tak muncul dari perasaan kalian berdua. Apalagi kau mengenal Yoojung jauh lebih dulu daripada diriku.” Cecar Sehun.

“Kalaupun aku memiliki perasaan dengan Yoojung, toh cintaku juga tak akan terbalaskan, tetap saja aku akan mengambil langkah seperti di drama-drama kebanyakan, merelakan kebahagiaan Yoojung bersama denganmu. Sekalipun aku melakukan tindakan jahat untuk memisahkan kalian, toh pada akhirnya nanti aku yang mendapatkan balasannya atas kejahatanku juga. Yoojung memang sudah mengenalku sejak awal, namun ia tak pernah bisa jatuh cinta pada diriku, dia sudah menganggapku sebagai kakaknya sendiri, begitu pula dengan diriku, aku tak bisa memandangnya lebih dari seorang adik, sejak awal aku mengenal Yoojung, dia sudah kuanggap seperti sesuatu yang sangat berharga, yang harus kujaga namun tidak untuk kumiliki.” Jelas Luhan kemudian menyesap segelas frappuchino-nya.

Mereka kembali dalam keheningan lagi, setelah mendengar penjelasan Luhan, ada sesuatu yang melegakan hati Sehun, membuat Sehun tersenyum kecil.

“Jadi… hanya itu yang ingin kau katakan?”

“Ya, semuanya menjadi jelas sekarang.” Jawab Sehun mantap.

.

My Fiance is A Nerd

.

8th May 2014

garden

“Selamat ya, oppa.” Tutur Nari.

“Selamat? Untuk apa?”

“Untuk keberhasilanmu dalam pertunangan dengan Chaerin eonnie yang dibatalkan juga kembalinya Yoojung di pelukan oppa.” Ujar Nari.

“Kau tidak merasa cemburu?”

“Jelas saja aku cemburu! Aku yang mati-matian merebut hatimu sejak kepergian Yoojung eonnie, tapi tetap saja kau tak mau berpaling darinya dan mengharapkan perempuan menyebalkan itu.”

“Ya, dia memang menyebalkan… sangat menyebalkan.”

“Saking menyebalkannya sampai kau tak kunjung terlepas dari pesonanya, ya? Tidak memberi kesempatan untuk gadis lain memasuki relung hati oppa, bukankah itu kejam?”

“Hey… setidaknya aku masih memberimu kesempatan untuk dekat denganku meski hanya sebagai teman, bukan?”

“Tapi itu tidak cukup, oppa! Aku ingin menjadi seperti Yoojung eonnie di mata oppa, satu-satunya perempuan yang oppa cintai di dunia ini.”

“Suatu saat kau akan menemukan laki-laki yang akan memperlakukanmu sama atau bahkan malah lebih dari perlakuanku pada Yoojung.” Tutur Sehun lalu mengacak gemas rambut Nari.

“Oppa sedang menghiburku, ya? Tidak mempan! Aku terlanjur sakit hati, tahu!?”

“Lalu aku harus bagaimana?”

“Mencoba untuk mencintaiku mungkin?” pinta Nari.

Sehun tidak menjawab, ia malah tersenyum lalu menyentil hidung Nari gemas.

“Oppa…”

“Ya?”

“Bolehkah aku meminta sesuatu darimu?”

“Meminta apa? Masih berharap aku membalas cintamu?”

“Aniyo… sepertinya aku akan mulai merelakanmu dengan Yoojung eonnie, meski sejujurnya itu sangat berat.”

“Lalu?”

“Bisakah aku mendapatkan satu ciuman darimu?”

“Mwo?”

“Hanya satu ciuman, setelah itu aku berjanji akan berhenti mengejar dirimu lagi.”

Mereka berdua saling melempar pandangan satu sama lain, dan saat itu juga… dunia Nari serasa terhenti ketika nafas Sehun menabrak wajahnya, ia perlahan memejamkan matanya seiring mendekatnya wajah Sehun pada wajahnya.

CUP

Satu kecupan mendarat di kening Nari.

“Oppa…” Nari kemudian merengek kesal dan mendorong Sehun menjauhinya.

“Tidak bisakah kau memberikannya di bibir?” tanya Nari dengan wajah cemberut.

“Mana bisa begitu? Ciuman di bibir tentu hanya diberikan pada orang yang dicintai.” Sergah Sehun lalu terkekeh melihat reaksi kesal Nari.

“Tapi kan—”

“Lagipula kau tak mengatakan meminta ciuman di bibir, bukan? Kau hanya meminta satu ciuman, dan aku sudah memberikannya secara gratis untukmu. Dengar, kau juga sangat beruntung karena kau adalah orang kedua setelah Yoojung yang mendapatkan ciuman eksklusif dariku.” Goda Sehun.

“Tapi aku tidak mau menjadi yang kedua, oppa…” rengek Nari lagi.

“Jika kau ingin menjadi yang pertama di hatiku, kau kalah cepat dengan Yoojung, itu masalahnya.”

.

My Fiance is A Nerd

.

One Years Later…

“Ah—AWWWW! YAK!”

Sehun langsung terbangun dari tidurnya sambil memegangi perutnya yang baru saja dihujani pukulan secara bertubi-tubi oleh seorang gadis di hadapannya. Kim Yoojung.

“Laki-laki gila! Kurang ajar! Mesum! Sialan! Keparat! Busuk! Mati saja kau! Mati! Matiiiii!” umpatnya sambil terus menghadiahi Sehun pukulan demi pukulan lewat bantal yang dipeganginya.

“Yak—Ouch! Oh Yoojung! Kau bisa membuat seorang wanita hamil muda keguguran lewat pukulanmu tahu! Ah—awww.” Pekik Sehun tiada henti mencoba menangkis bahkan melindungi dirinya dari serangan Kim Yoojung.

“Oh Yoojung kau bilang!? Bahkan aku tak sudi menyandang margamu di depan namaku! Kalau tahu akan begini jadinya, aku tidak akan mau mengizinkanmu datang ke kamarku seenaknya lagi! Laki-laki gila! Mesum! Pulang kau sana kerumahmu! Mati saja kau bila perlu! Pergi kau! Pergiiii!” Yoojung kemudian menyeret Sehun yang bahkan saat itu tengah tidak berpakaian dan hanya tidur menggunakan celana pendeknya keluar kamarnya.

“Oh… astaga… pasangan pengantin baru. Berisik sekali kalian pagi ini?” goda Jongin yang terkejut saat akan masuk ke kamarnya dan mendapati adiknya yang masih menggunakan piyama tipis tembus pandang juga laki-laki di sebelahnya yang hanya, seperti yang kukatakan tadi, bercelana pendek dan memamerkan bagian atas tubuhnya yang tidak begitu berisi namun errr menggiurkan itu.

“Pengantin baru kau bilang!? Bahkan laki-laki ini dengan biadabnya sudah menyetubuhiku sebelum kita menikah!” pekik Yoojung lalu kemudian berjalan masuk ke dalam kamarnya dan membanting pintu kamarnya keras. Membuat Sehun dan Jongin tertegun sambil saling menatap satu sama lain.

“Aigo… sudah berapa kali kalian melakukannya, huh? Apa setiap appa dan eomma tidak di rumah kau datang kemari dan bercinta dengannya?” tanya Jongin frontal, membuat pipi Sehun bersemu merah dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Jadi benar? HAHAHAHAHA… Daeeeebakkkk! Oh Sehun daeeeebakkk!” puji Jongin sambil terbahak lalu memukul punggung Sehun keras.

“A-ah… hyung!” rengek Sehun kemudian.

Tiba-tiba pintu kamar Yoojung terbuka lagi, ia menatap geli pada Sehun dari atas sampai ke bawah kemudian melemparkan celana jeans juga kaos Sehun tepat ke wajah tampan milik Sehun dan kemudian membanting pintu kamarnya lagi dari dalam.

“Ada apa dengannya? Bukankah biasanya tak sebringas ini?” tanya Jongin hati-hati.

“Entahlah hyung, tadi saja aku dibangunkan dengan cara yang sangat tidak manusiawi, mungkin ia sedang PMS.” Tebak Sehun disusul anggukan kepala Jongin yang juga membentuk huruf O pada mulutnya.

SEMUA INI GARA-GARA KAU OH SEHUN!!!!!” pekik Yoojung dari dalam kamarnya dan setelah itu terdengar suara pintu kamar mandi Yoojung yang dibanting dengan keras, membuat Sehun dan Jongin saling menatap ketakutan lalu pelan-pelan mengambil jalan masing-masing, Jongin kembali ke kamarnya dan Sehun menuju ke kamar mandi untuk mandi sekaligus memakai pakaiannya.

.

My Fiance is A Nerd

.

“Hiks… semua ini salah Oh Sehun! Dasar laki-laki keparat! Tidak tahu diri, hiks… ottokhaeeeee!?” rengek Yoojung di dalam kamar mandi sambil memegang sebuah testpack, ia kemudian melemparnya ke dalam kloset duduk di hadapannya lalu mengacak rambutnya gusar. Ia segera membuka pintu kamar mandinya dan berlari keluar, kali ini dengan pakaian yang sedikit normal dari yang sebelumnya, sebuah kemeja kebesaran yang sepertinya adalah milik Sehun yang tertinggal di dalam kamarnya dengan celana pendek.

“OH SEHUUUUUUUUUUUNNNNNN!” pekik Yoojung sambil menuruni tangga rumahnya, Sehun yang tengah menyesap segelas cokelat panas langsung tersedak dan menepuk dadanya beberapa kali.

“Yak! Bisakah kau—ARGHHHH! YAK! APA YANG KAU LAKUKAN!?” pekik Sehun yang tiba-tiba saja mencubit pipi Sehun keras.

“Semua ini gara-gara ulahmu! Kau harus bertanggung jawab atas kehamilanku!”

“Kupikir ap—MWO? KAU HAMIL?” pekik Sehun lagi, tiba-tiba saja Jongin keluar dari kamarnya dan segera berlari turun menghampiri Sehun dan Yoojung.

“Sebenarnya apa yang kalian ributkan sejak pagi buta tadi, huh? Apakah servis Yoojung kurang memuaskan malam ini?” tanya Jongin usil, mengingat hanya ia satu-satunya orang di kediaman keluarga Kim yang tahu mengenai kejadian ‘itu’ diantara Sehun dan Yoojung.

“Yak! Oppa!” protes Yoojung dengan pipi yang sudah semerah tomat.

“Jinjja? Kau serius?” tanya Jongin tidak percaya.

“Semua ini karena si keparat satu ini, oppa! Oppa, ottokhaeeeee… pasti appa dan eomma ak—”

“Omo… aigo… benarkah kau sedang mengandung anak dari Oh Sehun, sayang?” tiba-tiba saja, ruang makan yang tadinya hanya ada Sehun, Yoojung dan Jongin menjadi ramai karena kedatangan tak terduga ayah dan ibu Sehun juga kedua orang tua Yoojung.

“Eom—eomma…” lirih Yoojung yang kemudian menunduk ketakutan, Jongin tersenyum misterius sementara Sehun tetap memasang ekspresi tenang meski sesungguhnya ia merasa trkejut juga canggung berdiri diantara orang tuanya juga orang tua Yoojung.

.

My Fiance is A Nerd

.

“Sudah diputuskan bersama, pernikahan kalian akan berlangsung minggu depan.” Tegas Tuan Oh pada Sehun.

Sehun tersenyum kecil lalu memandang ke arah ayahnya.

“Dan aku harap, tidak terulang lagi kejadian bodoh kau menolak dirinya dan membuatku mencarikanmu pasangan hidup lain lagi. Ah, mungkin aku akan membiarkanmu hidup sendiri seumur hidup daripada nantinya aku akan mendapatkan calon menantu seperti sosok Lee Chaerin lagi.” Sambung Tuan Oh.

Sehun tersenyum lagi kemudian memandang pada Nyonya Oh yang tengah tersenyum juga kepadanya.

“Eomma dan appa tidak akan membiarkanmu melakukan kesalahan yang sama lagi, jadi eomma harap kau sudah siap untuk menikah dengan Yoojung minggu depan.”

“Aku siap, eomma. Bahkan sangat siap.” Jawab Sehun mantap.

“Keundae…” potong Tuan Oh.

Tatapan mata Sehun dan Nyonya Oh langsung tertuju pada orang di hadapan mereka.

“…bagaimana bisa kau dan Yoojung…melakukannya?” tanya Tuan Oh.

Sehun jadi salah tingkah, ia menggigit bibir bawahnya dan menatap Nyonya Oh, seolah meminta pertolongan pada ibunya untuk mengalihkan pembicaraan mereka.

“Ya… eomma juga cukup penasaran, kalian baru kembali merajut tali asmara beberapa bulan yang lalu dan… kau sudah membuat anak orang hamil Oh Sehun, ini benar-benar di luar dugaan kami. Untung saja Tuan Kim dan Nyonya Kim tidak mengamuk besar padamu tadi.” Sambung Nyonya Oh.

“E-eh… i-itu…”

.

My Fiance is A Nerd

.

“Mwo? Minggu depan?” ujar Jongin dan Yoojung bersamaan.

“Eomma… bukankah lebih baik kau mendahulukan pernikahan putra sulungmu ini!?” rengek Jongin kemudian.

“Bukankah kekasihmu masih menyelesaikan S3 nya di Prancis? Untuk apa terburu-buru, bukankah kau selalu berkata begitu setiap kali aku membahasnya denganmu?” cecar Nyonya Kim.

“Tapi eomma…”

“Adikmu itu telah melakukan hal memalukan di luar nikah bersama kekasihnya, dan ia kini tengah mengandung anak dari Sehun, aku tidak akan membiarkannya menikah lama-lama lagi apalagi menunggu anaknya dilahirkan. Semua ini harus ditutupi sebelum ada media yang tahu dan berpengaruh dengan karir pekerjaanku dan ibumu.” Jelas Tuan Kim panjang sambil menatap kesal pada kedua anaknya.

“Ini semua juga karena dirimu Kim Jongin!” tutur Nyonya Kim.

“Mwo? Aku?” protes Jongin. Sementara Yoojung yang duduk di sebelahnya hanya menunduk sambil memasang wajah cemberut, meski di dalam lubuk hatinya ia bersorak girang karena tidak lama lagi Sehun dan dirinya akan menikah.

“Harusnya kau bisa mengawasi adikmu selama kita pergi! Bukannya malah membiarkan adikmu membawa masuk kekasihnya ke dalam kamarnya dan melakukan sesuatu yang tidak benar seperti ini.”

“Aku kan juga memiliki kehidupanku sendiri, eomma. Mana mungkin aku mendedikasikan hidupku hanya untuk mengawasi bocah sepertinya.” Bela Jongin pada dirinya sendiri.

“Mwo? Bocah oppa bilang?”

“Lalu apa? Bayi raksasa?”

“Yak!”

“Kalian berdua diam!” pekik Tuan Kim kemudian.

 “Sudahlah, kembali ke kamar kalian masing-masing. Eomma sudah cukup sakit kepala mengetahui kabar kehamilan adikmu, dan eomma tidak mau melihat keributan kalian disini, pergi… cepat pergi.” Usir Nyonya Kim.

.

My Fiance is A Nerd

.

Sejak dua bulan yang lalu, Sehun sudah mulai bekerja di bawah perusahaan ayahnya, meski posisinya belum menempati posisi direktur untuk menggantikan ayahnya, namun prestasi kerja Sehun selama dua bulan ini sangat baik, bahkan kini ia sudah menempati posisi sebagai Manager Marketing padahal ia baru menggeluti dunia usaha ayahnya.

Berbeda dengan Yoojung yang tidak mau melanjutkan kuliahnya dan memilih menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang, Sehun kini memegang dua kewajiban, satunya adalah kuliah dan satunya lagi mengurus perusahaan ayahnya.

“Bisakah kau sehari saja tidak menggangguku, huh!?”

“Tidak bisaaaa.” Tutur Yoojung lalu mengalungkan lengannya di leher Sehun.

“Oh ayolah Kim Yoojung, aku benar-benar sibuk sekarang.”

“Bagaimana kalau melupakan kesibukanmu sebentarrrr saja, ne? Ne? Ne?” goda Yoojung sambil mengerling manja.

“Tidak!”

“Sehuuun…”

“Sekali tidak ya tid—”

CKLEK

“Permisi saj—eh, ehm maafkan sa-saya sajangnim, eh sa-saya…” sekretaris Tuan Oh langsung salah tingkah ketika memasuki ruang kerja Sehun dan mendapati secara terang-terangan Yoojung yang sedang duduk di atas pangkuan Sehun. Sudah terbiasa tertangkap basah oleh beberapa pegawai Sehun, Yoojung tak ambil pusing malah menatap sekretaris Nam dengan pandangan sengit.

“Masuk saja.” Tutur Sehun dingin, mencoba melepas rangkulan tangan Yoojung di lehernya.

“Dasar pengganggu!” rutuk Yoojung lalu berdiri dari duduknya.

“Maafkan saya nona.”

“Tidak ada maaf untukmu!” geram Yoojung.

“Sudah! Hentikan, Jung! Ada keperluan apa sekretaris Nam?”

“I-ini sajangnim… ada beberapa berkas yang direktur Oh serahkan untuk anda, harap segera diselesaikan sebelum pukul delapan malam.” Tutur Sekretaris Nam sambil meletakkan tumpukan berkas tersebut di atas meja Sehun.

“Mwo? Sebanyak ini dan harus selesai sebelum jam delapan malam? Kau gila, ya? Kau pasti sedang mempermainkan calon suamiku!? Mana mungkin appa Oh membebani Sehun dengan pekerjaan sebanyak ini!?” protes Yoojung tak terima.

“Ah… perempuan ini.” Gumam Sehun lalu memijat pelipisnya.

“Sa-saya tidak berbohong nona, i-ini memang pemberian dari direktur Oh secara langsung untuk manager Oh.” Jelas Sekretaris Nam.

“Neo…” Yoojung mengangkat jari telunjuknya dan menunjuk tepat di depan mata sekretaris Nam.

“Baiklah, kau boleh keluar sekarang.”

“Yak! Sehun-ah! Aku bahkan belum selesai memarahinya!”

“Kau bisa keluar sekarang.” Tutur Sehun lagi pada sekretaris Nam, tak menggubris celotehan Yoojung di sebelahnya.

“Ne, sajangnim. Permisi…” pamit sang sekretaris.

Setelah kembali ditinggal berdua, Sehun langsung mengalihkan tatapannya pada Yoojung, menatap Yoojung lama dengan tatapan dinginnya. Yoojung juga membalas tatapan Sehun dengan ekspresi kesal, pipi yang digembungkan dan mata yang dibuat melotot agar terlihat galak, namun hal itu malah membuat Sehun menahan tawanya geli, Yoojung malah terlihat sangat menggemaskan dan membuatnya mau tak mau menarik lengan kiri Yoojung dan mendudukkan Yoojung dalam pangkuannya.

“YAK!” protes Yoojung yang dibalas dengan senyuman miring Sehun.

“Kau itu tidak pantas marah-marah seperti itu, pikirkan juga kondisi janinmu, tukang marah. Kau mau anak kita terlahir dengan emosi labil sepertimu!?” goda Sehun.

“Emosi labil kau bilang!?”

“Kan, marah lagi… tenangkanlah dirimu, kau itu tidak lama lagi akan menjadi ibu, masa iya kelakuanmu masih saja seperti anak kecil begitu.” Tutur Sehun mengelus lembut pipi Yoojung.

Yoojung terdiam, ia menunduk sedih dengan tiba-tiba, Sehun menyerngit heran lalu mengangkat dagu Yoojung dan menatapnya lembut.

“Kau kenapa? Apakah aku salah berbicara lagi?” tanya Sehun hati-hati.

Yoojung menggeleng.

“Lalu?”

“Hun-ah…” Yoojung kemudian menangkup kedua pipi Sehun.

“Hm?”

“Bagaimana…”

“Apa?”

“Bagaimana jika nanti… saat bayi kita sudah lahir… aku—”

“Kau berniat meninggalkannya dan diriku?”

“Tid-tidak… bukan begitu.”

“Lalu?”

“Bagaimana jika… aku tidak bisa menjadi ibu yang baik untuknya? Seperti katamu tadi, aku kan masih seperti anak kecil, aku pemarah, suka mengomel tidak jelas, selalu mengel—”

“Ssssttt!” Sehun kemudian menaruh telunjuknya di permukaan bibir Yoojung.

“Siapa bilang kau tidak bisa menjadi ibu yang baik? Kau pasti akan menjadi ibu yang baik untuk bayi kita kelak, ibu yang paling cantik di dunia untuk anak kita, kau pasti bisa.”

“Tapi jika aku—”

“Kita akan mencobanya bersama, okay?”

“Bersama?”

“Tentu saja, kau lupa minggu depan kita sudah menikah? Itu tandanya kita akan bersama selamanya, kau, aku dan dia… bayi kita.” Tutur Sehun lalu mengelus perut Yoojung yang bahkan masih rata.

“Kau juga berjanji akan menjadi ayah yang baik untuk bayi kita, kan?” tanya Yoojung kemudian.

“Tentu saja, ayah yang super keren untuk anak kita yang super keren dan menjadi suami yang super keren untuk dirimu, istriku yang super… cerewet. Hehe.”

“Yak! Oh Sehun! Kau merusak suasana romantisnya tahu!”

“Hahaha, baiklah… jadi sekarang biarkan aku menyelesaikan semua dokumen ini, setelah semuanya selesai baru kita kembali mengurus konsep pernikahan kita, deal?”

Deal!”

.

My Fiance is A Nerd

.

Sehun dan Yoojung kini sampai di destinasi mereka, sebuah butik yang menyediakan jasa gaun pengantin dan tuxedo paling terkenal di Seoul, ‘Carpe Diem Wedding House’.

 “Ah, sudah datang rupanya, Seolhyun-a, tolong antarkan mereka ke ruanganku. Tunggu di dalam sebentar ya Tuan Oh.” Tiba-tiba muncul Nyonya Kang dengan anggunnya dan menyambut Sehun dan Yoojung dengan senyuman manisnya.

ny.kang

“Baik nyonya, mari Tuan, Nona… saya antarkan ke ruangan Nyonya Kang.”

“Terima kasih.” Jawab Sehun.

.

My Fiance is A Nerd

.

“Hey Hun…”

“Apa?”

“Tidakkah wanita tadi terlalu muda untuk dipanggil nyonya?”

“Dia bahkan sudah menikah.”

“Jinjja?”

“Dan memiliki dua orang anak.”

“Kau serius?”

“Iya.”

“Tahu dari mana?”

“Dia teman kuliah kakakmu.”

“Jongin oppa tidak pernah bercerita dia memiliki teman secantik Nyonya Kang.”

“Mereka berbeda jurusan, hanya berada dalam satu fakultas.”

“Oh… hey bagaimana kau bisa mengetahuinya? Maksudku… kau sangat mengenal dirinya.”

“Dia adalah mantan kekasih kakak sepupuku.”

“Wah, wah, mengapa kakak sepupumu memutuskannya? Astaga bodoh sekali dia.”

“Nyonya Kang-lah yang memutuskan kakak sepupuku.”

“Mereka putus karena apa?”

“Mengapa kau jadi mengurusi urusan orang, sih?”

“Kan kau yang memulai duluan dan memancing rasa penasaranku!”

Tiba-tiba saja pintu ruangan Nyonya Kang terbuka.

“Ah maaf menunggu lama.”

“Ah tidak apa-apa, Nyonya.”

“Kau ini, bisa tidak memanggilku tanpa embel-embel nyonya? Oh hai, kau Kim Yoojung ya?” tanya Nyonya Kang yang langsung mengalihkan tatapannya pada Yoojung yang kini membalas senyuman Nyonya Kang.

“I-iya, Nyonya.”

“Aigooo cantik sekali, persis seperti yang diceritakan Nyonya Oh, aku sudah menyediakan empat jenis gaun dan tiga jenis tuxedo untuk kalian berdua, ayo ikut ke ruangan designku dan… pretty please don’t call me Mrs. I hate that!” tutur Nyonya Kang kemudian, membuat Sehun dan Yoojung saling pandang dan menahan tawa mereka.

“Ah baiklah, aku memang sudah tua dan memiliki dua anak, tapi… oh ayolah, aku sudah menganggap kalian seperti adikku sendiri, panggil saja aku noona, eonnie atau apalah itu asal jangan nyonya, ugh…” setelah itu Nyonya Kang membuka pintu ruangan yang cukup besar di dalam ruangannya dan menampakkan beberapa jenis tuxedo dan gaun rancangannya di dalam sana.

“Kemarilah Yoojung-ah.” Panggil Nyonya Kang.

“Ini adalah gaun yang pertama, gaun ini sangat ringan meski ada banyak manik-manik dari bagian dada sampai ke perut, di bagian belakang kuberi tambahan berupa sayap agar membuat kesan kau seperti malaikat yang turun dari surga, hahaha. Bagus bukan?” tanya Nyonya Kang penuh semangat. Yoojung hanya bisa mengangguk pelan, terkesima dengan hasil rancangan menawan dari Nyonya Kang.

dress1

“Ah, tapi kurasa ini tak cocok untukmu, ehm coba kita lihat yang kedua, nah ini dia…”

“…ah, aku sangat menyukai gaun ini asal kau mau tahu, sebenarnya gaun ini kurancang untuk pernikahanku sendiri, namun… saat hari pernikahanku tiba dan aku memakai gaun ini, bagian pinggangku rasanya sangat sesak, ouh, cukup malu mengatakannya namun saat itu aku tengah berbadan dua, hehe. Ya meski bayiku baru berusia dua minggu namun perubahan drastic terjadi pada tubuhku, dan sepertinya ini cocok untukmu, bagaimana menurutmu?”

dress2

Yoojung ternganga, mengapa disela-sela penjelasan mengenai dress hasil rancangannya, Nyonya Kang malah membubuhi kisah memalukannya, aibnya sendiri? Membuat Yoojung jadi tak bisa berkata apa-apa, sementara Sehun di belakangnya hanya menahan tawa sambil sesekali melirik ke arah bagian tuxedo di sisi gaun pengantin wanita.

“Oh Sehun yang rupawan tampaknya tidak sabar untuk memakai salah satu dari ketiga tuxedo di ujung sana.” Mata elang Nyonya Kang langsung menatap Sehun dengan cepatnya.

“Eh, ya?”

“Ambillah tuxedo hitam itu dan cobalah di ruang ganti, agar sang calon istri bisa melihat betapa rupawannya sang calon suami saat mengenakan tuxedo nanti. Cepat.” Perintah Nyonya Kang.

“Ah, b-baiklah, Nyo—eh Noona.” Jawab Sehn patuh.

“Nah, Yoojung… sampai dimana kita tadi?”

“Ehm, gaun yang ini, eonnie.”

“Ah, baik betul sekali, ehm coba yang ini, nah lihat yang ini…”

Yoojung kemudian memperhatikan gaun ketiga yang ditunjukkan oleh Nyonya Kang.

dress3

“Aku suka yang ini, simple, seperti gaun pernikahan kebanyakan.” Tutur Yoojung sambil memegang gaun tersebut.

“Oh tidak, tidak, tidak… ini terlalu biasa untuk gadis secantik dirimu, aku sudah menyediakan satu dan itu khusus untukmu, kau harus menerimanya dan kali ini aku yakin kau tidak akan menolak, ini dia ikut aku ke sebel—OH OMO AIGO, lihatlah dia…” tiba-tiba langkah Nyonya Kang dan Yoojung terhenti, tatapan mereka tertuju pada seseorang yang baru keluar dari ruang ganti, Oh Sehun.

h1

Yoojung ternganga bukan main, Oh Sehunnya begitu mempersona, dengan setelan tuxedo hitam yang sangat pas dengan tubuh rampingnya yang tinggi menjulang, belum lagi warna kulitnya yang seputih susu, benar-benar membuat wanita manapun yang melihatnya akan terpesona.

“Apakah bagus?” tanya Sehun sambil mematutkan dirinya di depan cermin dekat ruang ganti.

“Sa-sangat…” jawab Yoojung masih dalam keadaan setengah sadar, ia bahkan sambil menegak air liurnya sendiri.

“Kau kenapa?” tanya Sehun yang berjalan mendekat lalu memegang kening kekasihnya itu.

“Ah, siapa yang tidak jatuh dalam pesona Oh Sehun yang mematikan dengan tuxedo hitamnya ini, tapi kurasa ketampananmu belum menguar seutuhnya, coba gantilah dengan tuxedo yang satunya lagi.” Tutur Nyonya Kang kemudian.

Sehun hanya menjawab lewat anggukan lalu masuk kembali ke dalam ruang ganti dengan membawa tuxedo lainnya.

“Nah, Yoojung… ayo kembalikan fokusmu untuk melihat gaun pilihanku untukmu. Nah ini dia… bagus bukan?”

Screenshot_2015-04-29-15-47-51-1

This is so beautiful, eonnie. I love it. I really really love it.” Ucap Yoojung sambil tersenyum sumringah.

“Ini kupersembahkan untukmu, kau tak perlu membayarnya, aku membuatkannya khusus untukmu.” Jawab Nyonya Kang sambil tersenyum penuh arti.

“K-kau serius eonnie?”

“Ya, ehm maafkan aku… mungkin saat hari pernikahanmu tiba, aku tidak bisa datang untuk merayakan kebahagiaanmu dengan Oh Sehun, aku harus berangkat ke Perth mengunjungi suamiku yang sedang bertugas mengajar disana, jadi… sebagai ungkapan maafku, gaun ini kupersembahkan untukmu. Aku akan segera meminta karyawanku untuk membungkusnya jika kau mau, dan… kau harus mau menerimanya.” Pinta Nyonya Kang sambil mengedipkan sebelah matanya.

“Ya eonnie, meski cukup sedih kau tidak bisa hadir, aku sangat berterima kasih atas gaun pemberianmu ini, aku akan menjaganya dengan baik, dan bila suatu saat nanti aku memiliki putri dan akan menikah, gaun ini akan kuberikan untuknya, ini sangat cantik. Sekali lagi terima kasih eonnie.” Ucap Yoojung lalu memeluk Nyonya Kang.

“Hey… hey… moment apa yang kulewatkan dari kalian? Mengapa kalian saling berpelukan seperti itu.” Tanya Sehun yang baru saja keluar dari ruang ganti dengan setelan tuxedonya yang lain.

“Hun… tuxedo itu membuat dirimu terlihat semakin pucat.” Cibir Yoojung kemudian.

h2

“Aku juga merasa begitu, bagaimana jika aku menyewa tuxedo yang sebelumnya saja?”

“Menyewa kau bilang? Tidak, tidak, tidak… aku sudah menyediakan satu tuxedo untukmu, sederhana namun akan terlihat sempurna bila disandingkan dengan pasanganmu nanti di atas altar, aku memberikannya secara cuma-cuma untukmu. Sebentar, akan aku ambilkan.” Nyonya Kang langsung berlari keluar dari ruangan merancangnya, meninggalkan Sehun berdua dengan Yoojung.

“Apakah benar sangat tidak cocok denganku?” tanya Sehun lagi.

“Ya, warna kulitmu saja sudah sepucat ini, masa kau akan memakai tuxedo ini juga? Lihatlah, bagus kan gaunnya?” tanya Yoojung.

“Hmm, bagus… apakah ini adalah gaun pilihanmu?”

“Tidak, Nyonya Kang memberikannya untukku.”

“Benarkah?”

“Ya, pemberian ini sebagai ungkapan maafnya karena tak bisa menghadiri pernikahan kita nanti.”

“Ia tak bisa hadir?”

“Ia akan mengunjungi suaminya di Perth.”

“Oh, ya aku lupa, Tuan Yixing kan seorang peneliti juga guru besar di Aquinas College.”

“Maaf menunggu lama, nah cobalah memakai tuxedo ini, oh ya, bungkus gaun itu untuk Yoojung, ya?” perintah Nyonya Kang pada seorang karyawan yang mengikutinya dari belakang.

“Baik Nyonya.”

“Nah, sementara menunggu Sehun, ayo kembali ke ruanganku untuk minum teh sejenak.” Ajak Nyonya Kang kemudian, Yoojung mengangguk dan menyusul langkah Nyonya Kang kembali ke ruangannya.

Sepuluh menit kemudian…

“Nah, kubilang juga apa, ini akan sangat cocok denganmu, kau suka tidak Jungie-ya?” tanya Nyonya Kang.

Yoojung yang baru akan meminum tehnya, langsung menaruhnya ke meja kembali dan memperhatikan Sehun dari atas sampai ke bawah berulang kali.

“Bagaimana menurutmu?” tanya Sehun lalu duduk di sisi Yoojung.

h3

“Kau selalu tampil mempesona dengan berbagai jenis pakaian yang kau kenakan, bukan begitu Jungie-ya?” panggil Nyonya Kang lagi, Yoojung hanya mengangguk, matanya masih tetap tertuju pada Sehun. Harus Yoojung akui dan memang sebuah fakta jika apapun yang Sehun kenakan selalu cocok dengan tubuh tingginya. Ditambah lagi Sehun memiliki kesan tersendiri di setiap baju yang ia gunakan.

“Baguslah kalau begitu, kalian sudah menemukan gaun dan tuxedo yang pas, lalu… selanjutnya apa yang kalian cari?” tanya Nyonya Kang.

“Kami akan mencarikan high heels untuk Yoojung. Mungkin di toko sepatu dekat-dekat sini. Apakah noona ada rekomendasi?” tanya Sehun sambil melepas jas tuxedonya.

“Ah… aku memiliki beberapa high heels di kantorku, tunggulah sebentar akan aku ambilkan, kalian ini…”

“Ah, eonnie… tidak perlu repot-repot begitu.”

“Apanya yang repot? Lagipula sepertinya heelsnya pas dengan ukuran kakimu, tenang saja, duduklah dengan tenang, aku akan mengambilkannya dulu. Hun, minumlah dulu tehnya.”

“A-ah n-ne, baik noona.”

Sehun kemudian segera mengganti tuxedonya dengan pakaian kantor yang tadi dipakainya. Lalu kembali lagi duduk di sisi Yoojung.

 “Aku masih penasaran mengapa wanita sebaik dirinya memutuskan kakak sepupumu, apakah kakak sepupumu selingkuh di belakangnya?”

“Sudahlah, berhentilah membahas masa lalu orang lain! Kau ini.”

“Ih, Sehuuun, aku benar-benar penasaran, tahu! Ceritakan padaku meski itu hanya sedikit.”

“Kan sudah kuceritakan tadi, mereka sudah putus dan Nyonya Kang-lah yang memutuskan kakak sepupuku.”

“Tapi itu benar-benar terlalu sedikit, tahu!”

“Kau kan tadi meminta aku menceritakan sedikit saja.”

“Ya sudah kalau begitu ceritakan yang banyak!”

“Aku tidak mau!”

“Das—”

“Hey… kalian berdua ini berisik sekali, sih? Nah ini dia beberapa sepatuku, coba kau lihat-lihat… mungkin kau tertarik dengan salah satunya, kau bisa membawanya pulang dan menjadikan sepatu pilihanmu menjadi milikmu sendiri.” Tutur Nyonya Kang membawakan beberapa kotak sepatu di depan Yoojung.

sj1

“Ini adalah kado pernikahan pertama dari suamiku, sampai detik ini tidak kugunakan karena terlalu mencolok warnanya, ah kurasa ini tidak cocok denganmu, apalagi warna gaunmu tidak semencolok ini, nah coba yang ini…”

Nyonya Kang kemudian mengeluarkan satu pasang high heels lainnya ke atas meja.

sj2

“Kalau yang ini… ah ini adalah sepatu yang kugunakan saat prom nite terakhirku di sekolah menengah atas, ini juga adalah pemberian dari mantan kekasihku, hehe, kakak sepupumu, Hun.”

Yoojung dan Sehun terkejut lalu saling menatap dan tersenyum pada penjelasan Nyonya Kang.

“Aku masih menyimpannya karena… ya meski kami sudah tak bersama lagi, dia akan tetap dan selalu menjadi kenangan terindahku hehe, kau mau mengenakannya? Tapi, hehe maaf, untuk ini aku hanya bisa meminjamkannya padamu, aku tak bisa memberikannya secara cuma-cuma. Kau tahulah… kenangan, hehe.” Tutur Nyonya Kang malu-malu.

“Ehm, eonnie… aku juga menyukai sepatunya, sangat cantik, hanya saja… aku merasa kurang cocok bila dipakai saat pernikahanku nanti, apakah emm… aku bisa melihat yang lain.”

“Oh ya, ya… aku masih memiliki dua pasang, ini dan ini…” kemudian Nyonya Kang mengeluarkan dua pasang sepatu dan dua kardus yang tersisa di pangkuannya.

sj3

sj4

“Yang pertama itu aku baru membelinya dua minggu yang lalu di Berlin, saat jalan-jalan bersama anak-anak dan suamiku. Aku suka dengan warna dan hiasan di pinggirannya. Kalau yang putih itu adalah heels yang kukenakan saat mengadakan pameran busana yang pertama kalinya di Jepang. Kau mau memilih yang mana?”

“Kurasa yang putih tulang lebih cocok dengan gaunmu, Jung.” Tutur Sehun disusul anggukan setuju Yoojung.

“Kurasa juga begitu, ehm eonnie…”

“Oh baiklah aku mengerti, Jung Eun!” pekik Nyonya Kang kemudian.

“Ah, kemana dia… Eun-ah! Jung Eun-ah!”

“Ya nyonya?”

“Ini, kau bungkus sepatu ini, jadikan satu dengan gaun milik Yoojung.”

“Baik, Nyonya.”

“Nah, sudah selesai. Ada lagi yang kalian butuhkan? Aku siap membantu dengan senang hati.” Tutur Nyonya Kang penuh semangat.

“Kurasa sudah cukup, eonnie. Kau terlalu banyak membantuku malah. Aku benar-benar merasa tidak enak dan merepotkanmu.”

“Aigooo, bicara apa kau ini, santai saja, aku selalu siap membantu kalian berdua kapanpun kalian membutuhkan bantuanku. Oh ya, dan sepatu itu juga kuhadiahkan khusus untukmu, jaga baik-baik, ne?”

“Ne, eonnie. Aku pasti akan menjaga barang pemberianmu dengan baik, terima kasih banyak.”

.

My Fiance is A Nerd

.

“Ah, rasanya tulang punggungku retak semuanyaaaa.” Keluh Yoojung yang kemudian menjatuhkan tubuhnya di sofa ruangan kerja Sehun.

“Kapan kau akan pulang?” tanya Yoojung lagi, Sehun kemudian mengambil tempat di sebelah Yoojung dan menjatuhkan kepalanya di pundak Yoojung.

“Hun?” panggil Yoojung, Sehun tak kunjung membalas, saat Yoojung membalikkan wajahnya…

“Hey! Sehun!” panggil Yoojung, menepuk pipi Sehun pelan.

“Hmm…” gumam Sehun, masih memejamkan matanya, tiba-tiba saja kedua tangannya melingkari pinggang Yoojung.

“Kau tak melanjutkan pekerjaanmu?”

“Nanti saja…” lirih Sehun masih dengan mata yang terpejam dan memeluk erat pinggang Yoojung.

“Lelah sekali ya?”

“Hmm.”

Yoojung terdiam, tangan kanannya yang bebas terangkat dan mengelus puncak kepala Sehun. Ia tersenyum kecil disela kegiatannya.

“Kau sangat hebat kau tahu?”

Sehun tak membalas ucapannya, tampaknya ia sudah terlelap dalam tidurnya.

“Kau masih sangat muda namun kau sudah mengurusi perusahaan ayahmu, kau juga pekerja yang keras, dan… kau tak sepengecut yang dulu lagi, terima kasih sudah memperjuangkanku, mencintaiku bahkan lebih dulu sebelum aku jatuh hati dan mencintaimu. Terima kasih untuk setiap moment  indah yang kau berikan untukku. Meski kau menyebalkan, pemarah, dan masih ada segudang lagi sikap jelekmu di dunia ini, aku akan tetap dan selamanya mencintaimu.” Tutur Yoojung lalu membelai lembut pipi Sehun.

Tiba-tiba saja Sehun membuka matanya dan dalam sekejap mengecup bibir Yoojung lalu tersenyum jahil pada Yoojung, membuat pipi Yoojung memerah saat itu juga.

“Yaakk!”

“Aku juga mencintaimu Nyonya Oh.”

“Yak! Kita bahkan belum mengucapkan janji di depan altar! Seenaknya saja kau memanggilku Nyonya Oh.”

“Apa peduliku? Bahkan kau tengah mengandung si kecil Oh Sehun di dalam perutmu.”

“Itu semua karena perbuatanmu tahu!”

“Kau yang hamil, mengapa aku yang disalahkan?”

“Heol… mengapa kau yang disalahkan? Mau tahu apa salahmu, huh?” Yoojung langsung menghujani Sehun dengan pukulan dan cubitan, jurus terjitunya untuk menyerang Sehun.

“Yak! Aww! Yak!!! Hentikan kebiasaanmu melak—aww! APPOOOOOO!!!”

.

.

.

T H E   E N D

Sorry for typo’s

.

.

.

~QueenssiLuhan Last Present~

.

.

 

.

 

.

 

SPECIAL INTERVIEW WITH MY FIANCE IS A NERD CAST’s

 

.

 

.

 

Bagaimana perasaanmu saat dipilih oleh Author QueenssiLuhan (yang dulunya bernama pena XissiLuhan) menjadi cast dalam My Fiance is A Nerd?

 

Park Seul a.k.a Kim Yoojung

se2

Ini sudah untuk yang ketiga kalinya aku dipakai memerankan cast Yoojung dalam cerita yang dibawakan oleh QueenXissi, pertama ketika Mischievous Boyfriend the series, Not A Mischievous Boyfriend the series, dan yang ketiga adalah ini, My Fiance is A Nerd. Menyenangkan, meski banyak yang berkomentar ceritanya semakin membosankan dan banyak lagi komentar miring lain, aku tetap berusaha sebaik mungkin membawa peran Yoojung yang nakal, mempesona dan juga cerewet. (berbisik) sejujurnya karakter Yoojung dan diriku sangat berbanding terbalik, hehe.

 

Oh Sehun a.k.a Himself

cast 2

Aku menikmati peranku, apapun yang ia (QueenXissi) berikan. Meski sedikit berat karena ada adegan dimana aku dipaksa untuk benar-benar menjadi sangat menyedihkan tanpa memiliki pasangan di akhir cerita, seperti Not a Mischievous Boyfriend kemarin. Bahkan di cerita ketiga ini, QueenXissi tampak beberapa kali diterpa banyak komentar miring mengenai kisah yang dibuat sama persis seperti cerita series-ku dan Yoojung ehm maksudku Seul noona sebelumnya. Namun QueenXissi tetap berusaha membuat cerita ini fresh kembali, meski memang ia juga akui serta kami sebagai cast pilihannya merasa kalau ceritanya menjadi terasa tidak jelas dan tetap tidak menambah minat reader untuk membacanya.Meski begitu, aku tetap berusaha memberikan yang terbaik di setiap chapternya.

 

Kim Jongin a.k.a Himself

cast 3

Aku juga ingin menjadi cast utama seperti Sehun dan Park Seul!!!!! Mengapa aku selalu dianggap sebagai tritagonis disini :(((((((((

Hey! Queen-ssi! Sesekali perhitungkan kualitas akting-ku jugaaaa! Jangan hanya menciptakan secuil kisahku dalam bentuk ficlet apalagi drabble! Itu tidak memuaskan kau tahu!?

 

Kim Yoon Hye a.k.a Lee Chaerin

cast 4

Meski aku hanya muncul di beberapa part dan menjadi tokoh antagonis dalam kisah ini, aku cukup senang bisa berpartisipasi dalam kisah ini. Ya meski di part sebelumnya banyak yang menuai protes pada sosok Chaerin yang memang kuakui sangat menyebalkan. Apakah aku sudah sukses dengan akting licikku? Hahaha…

 

Xi Luhan a.k.a Himself

cast 5

Hai QueenXissi~ terima kasih sudah menjadikanku cast pria yang cukup sempurna tanpa lecet disini, terlebihnya lagi aku menjadi malaikat rupawan (haha) yang menjadi penyelamat hubungan Sehun dan Yoojung. Terima kasih juga karena kau telah mengidolakanku hingga saat ini meski kau dan dunia sudah tahu kalau aku bukan bagian dari EXO lagi. Saranghamnida~ (author’s note: huwaaaa berharap banget Lu-ge teriak saranghamnida ke aku secara NYATA masa, sori lebaiii)

 

Kim Shin Yeong a.k.a Jung Nari

cast 6

Sebenarnya apa arti peranku disini -_- gadis memprihatinkan yang tak mendapatkan siapa-siapa di akhir cerita? Oke, kau sukses membuatku kesal Queens~ tapi gwaenchana… aku senang bisa turut berperan dalam fanfiction yang katanya semakin menuju ke ending alurnya semakin cepat dan semakin mirip sinetron di Indonesia, berbelit-belit dan tak berujung.

Tapi aku senaaaaaaaaang sekali!!! Mengingat bahwa diriku juga seorang SeJung Shipper, aku speechless ketika mendapatkan tawaran untuk berperan menjadi Nari yang terus menguntit kemanapun Sehun pergi, rasanya sangat membahagiakan, apalagi ketika ada scene dimana Sehun mencium kening Nari meski itu untuk yang pertama dan terakhir kali, aaaaaawwwww aku sampai terbawa mimpi!!!

Rasanya ingin sekali berteriak, “DUNIA HARUS TAHU!!!! AKU DICIUM SEORANG MEMBER BOYBAND TERKENAL DAN TERTAMPAN DI SEOUL!!!” hahahaha apakah ini sangat berlebihan? Sekali lagi terima kasih Miss Queens atas peran Nari-mu untukku.

 

Tidakkah kalian merasa beberapa part awal dari kisah My Fiance is A Nerd terlalu vulgar dan mengandung adegan di atas rating tujuh belas tahun?

 

Park Seul : hahahaha, ya… tapi aku dan Sehun sepertinya sudah terbiasa dengan adegan-adegan yang cukup panas yang disuguhkan oleh QueenXissi dalam berbagai kisahnya karena di dua kisah sebelumnya, ia bahkan banyak menyelipkan adegan berciuman yang terlewat panas untuk kita berdua.

 

Oh Sehun : hanya satu yang ingin kutanyakan padamu QueenXissi, “Apakah kau sangat berpengalaman dalam hal berciuman sepanas itu? Penggambaranmu akan adegan panas itu benar-benar sangat…menggelikan. sungguh!”

 

Bagaimana cara kalian berdua menyatukan chemistry diantara kalian berdua?

 

Park Seul : tidak begitu sulit, mengingat sejak awal kami sudah dipairingkan oleh author QueenXissi, meski beberapa kali Sehun tampak salah tingkah jika sudah memasuki adegan bermesraan denganku. Hehe. Sehun stan! Maafkan aku bila aktingku dan Sehun dalam cerita ini benar-benar membuat kalian naik darah dan berimajinasi terlalu jauh. Sehun adalah dongsaeng yang lucu dan menggemaskan. Mau tahu cara membuatnya malu? Cukup memujinya tampan, sesungguhnya sikap angkuhnya di dunia fanfiction tak seperti dirinya di dunia nyata, dia benar-benar sosok adik kecil yang lucu dan pemalu. Kekeke

 

Oh Sehun : Yak! Noona! Diamlah… aish jinjja… menyatukan chemistry? Tidak sulit, seperti kata Seul noona, meski ya… kalian pasti terkejut mengapa aku memanggilnya Seul noona (sebenarnya aku lebih muda tiga tahun darinya, mwehehe) tapi aku sangat menikmati peranku dengan noona cerewet satu itu, terlebihnya adegan panas kami~ hahaha.

 

Bagaimana perasaan kalian saat tahu kalau My Fiance is A Nerd adalah fanfiction chaptered terakhir dengan pairing kalian berdua atau lebih dikenal dengan sebutan SeJung Couple?

 

Park Seul : sebenarnya sangat sedih ketika aku mengetahuinya langsung dari author QueenXissi, mengingat banyaknya fans yang terbentuk karena pairing aku dan Sehun dalam fanfic ini, namun itu kembali lagi pada sang author, meski begitu, kapanpun ia membutuhkan aku dalam fanfic terbarunya, aku akan siap hadir kembali dalam dunia imajinasinya, hehe.

 

Oh Sehun : benarkah? Jinjja? Mengapa tidak ada yang memberitahuku? Ah… pantas saja, aku cukup terkejut ketika dalam drabble seriesnya yang berjudul An Orphan aku dipairingkan dengan Song Hayoon noona, ehm tapi… aku akan berusaha untuk membujuk author QueenXissi agar suatu saat nanti mungkin ia berubah pikiran untuk membuat fanfic chaptered dengan cast aku dan Seul noona lagi, hehe. Love you all SeJung Shipper!

 

Apa pesan dan kesan kalian untuk para pecinta fanfiction My Fiance is A Nerd juga para SeJung shipper di dunia SAYKoreanFanfiction?

 

Park Seul : hai semuanya~ aku harap kalian menyukai chaptered ending dari fanfic ini, aku harap kalian tetap mencintai SeJung meski kami sudah tidak dipakai lagi menjadi couple pada fanfic chaptered QueenXissi yang lain. Tetap jaga kesehatan kalian, dan kuharap… kalian tidak lagi menjadi silent reader, bukankah memberi feedback komentar kepada sang author tak serumit memikirkan ide fanfiction? Mari mulai sama-sama belajar untuk tidak menjadi silent reader, ne? Love Ya! Annyeong!

 

Oh Sehun : haloooo EXO-L di seluruh dunia? Bagaimana pendapat kalian tentang MV Call Me Baby? Kalian suka? Aku juga! Hahahaha (baiklah maaf kalau aku mengalihkan topik) aku ingin mendengar teriakan para SeJung Shipper!? Make some noiiiseeee!!!! Tetap tunggu kehadiran kami ya dalam fanfic-fanfic QueenXissi yang lain meski itu hanya dalam bentuk Ficlet ataupun Oneshot! Love Ya! Oh iya… dan jangan terlalu sering memintaku beradegan panas dengan Seul noona, aku ini masih polos tahu hahahaha.

 

 

.

 

.

 

.

Halo semuanyaaaaaa

Semoga kalian suka dengan endingnya yaaa

Maaf kalo “masih tidak memuaskan”

Oiya, bagi yang bertanya-tanya mengapa chapter finalnya mendadak timbul ke permukaan gini, cuma ya gimana ya… sebenarnya gak mau sih kasihan sama HATERS & SIDERS ku, cuma karena ada beberapa pihak (jelas ini readers kesayanganku) yang MENGASIHANI KALIAN, jadilah chapter finalnya ku un-protect…

sekali lagi~~~

untuk endingnya seperti yang udah aku katakan di bagian COMING SOON (jika kalian masih ingat kalau COMING SOON MFIAN ada) aku TIDAK MEWAJIBKAN kalian untuk berkomentar kok di last chapter ini🙂 jadi selamat membaca untuk kamuuu kamuuu kamuuu HATERS & SIDERS-ku

 

 

.

 

.

 

Regards,

Q U E E N S S I L U H A N

199 responses to “MY FIANCE IS A NERD “FINAL” ~QUEENXISSI~

  1. Waaa akhirnya muncul juga
    Sebenernya aku taunya ini part ending diproteksi dan aku ga punya pw
    Aku dah coba minta kemaren tapi ga tau kelanjutannya
    Dan akhirnya muncul dan ga diprotek
    Aaaa gamsahamnidaa
    Love ya!
    Sejung couple duh sedih udah end
    Akhirnya mereka menikah juga *belom sih
    Dan juga udah hamil, si abang ngapain yoojung unnie tuh sampe hamil gitu

  2. aq lupa uda baca smpe chap brp nih saking lama’y ga berkunjung..

    skip baca chapter ini dl krn mo baca chapter chapter sbelumnya…

  3. Alhmdllh…bisa baca ending’y…iya kmrn emang smpt pake pw…coba buat minta dgn syarat yg d tentukan…tp g dapet juga…hihihi

    Tapi makasiiih bnyk buat d ijinin baca….
    Mohon maaf juga klo blm jadi reader yg baik….

  4. hahaha…. author bisa ajaah mewawancarain mrk sampe kaya gitu. sumpah ya bikin ngakak. yahh gak nyangka kalo udah abis ajjah

  5. tiba tiba ada endingnya langsung baca hihi dari sekian lamaaa nunggu akhirnya hahha mohon maaf juga kak kalau ada salah di kalimat saat comment selamat menjalankan ibadah puasa! ^^

  6. Kyaaa… kamjak nollae song ha ha😀
    aku terkejut melihat MFIAN Final muncul kepermukaan egen..wah neomu gumapta author.❤
    waktu author yang kesel+marah2 dulu sampek memprivat nih final aku sedih banget,kenapa? karna aku udah dapat PW nya,tapi pas FF nya aku buka,udah ilang karna aku kelamaan baca😦 mungkin salah aku juga sih karena kelama'an bacanya ,huft~
    dan kenapa aku gk brani bilang sama author untuk comeback'in FF nya? karna aku takut author nolak DAN tet teret terettt author QueensiiLuhan emg baik,imut,cantik,unyu dll (byk bacon -_- ) sekian lama (?) akhirnya setelah kemarahan mereda diupdate lagi deh.jinja neomu Gumawo author ^^
    nih kopel makin lucu aja,dan salut buat author🙂 tuh wawancara eksklusif di siaran mane thor,aku minta link nya donk?! ha ha😀

  7. aku udah nunggu kiriman Pwnya tp gak dapet2😀 padahal aku bukan Siders atau Haters, mungkin kaka sibuk kan yah😀

    Seneng bisa baca Chapter end ini setelah sekian lama menunggu, Endingnya memusakan ujungnya dikasih moment yg sweet😀 yey.. mereka bisa nikah, Ceritanya keren endingnya apalagi…
    Seneng bacanya😀

  8. Halo eonnie aku komen lagi.
    Btw ini kan mau bulan puasa. Aku gak pernah t eonnie bc ff yg islamic. Pasti kristen trs. Tndanya pas dy menikah selaludi gereja. Sekali2 nikah nya di mesjid. Ya kan eonnie

  9. Awalnya aku mau nanya kenapa ff ini dipost lagi.
    Halo eonnie aku komen lagi.
    Btw ini kan mau bulan puasa. Aku gak pernah t eonnie bc ff yg islamic. Pasti kristen trs. Tndanya pas dy menikah selaludi gereja. Sekali2 nikah nya di mesjid. Ya kan eonnie.?

  10. Awalnya aku mau nanya kenapa ff ini dipost lagi.
    Halo eonnie aku komen lagi.
    ini kan mau bulan puasa. Aku gak pernah t eonnie bc ff yg islamic. Pasti kristen trs. Tndanya pas dy menikah selaludi gereja. Sekali2 nikah nya di mesjid. Ya kan eonnie.?

  11. Keren thor keren banget, ngepost endingnya jgn lama2 ya sama kalo ga keberatan buatin epilognya juga HH. Ff mfian bikin imajinasi gua kmn2-_-. Ehm thor maaf ya sempet jd siders hehe, pesannya keep writting deh thor!!

  12. Aku sedikit shock. Kirain harus pake pw sedangkan aku gak punya pw nya. Eh tau nya di un-protect. Ending nya cukup memuaskan kok. Karena aku reader yang baik /kedip kedip/ aku gak terlalu berharap sama epilog atau sequel hehe.. Terserah authornya sih mau dibikin sequel atau engga.
    Ditunggu ff yang lain yaa

  13. Puas sama endingnyaa sweet sekalii! ^^ aku gatau loh kak kakak anggep aku siders atau enggak,, soalnya aku ga tiap cerita komen dan gatiap cerita baca juga sih… tapi aku usahakan selalu komen gacuma baca aja, fighting buat an orphannya . ^^

  14. huuaaa , ga kerasa udah final😀
    ngakak sih baca interview nya , wahaha😀
    makasih kaak udah ngebuat fanfic kayak gini😀

  15. eonni ffnya daebak jinjja🙂 oh iya eonni aku belum dapet PWnya padahal aku udah nunggu mian eonni🙂 oke mungkin eonni lagi sibuk tapi eonni aku tetep nunggu PWnya kok🙂 ini kontak aku : 08963930083 please ya eonni di bales soalnya aku kepo tingkat akut sama MFIAN final di wp eonni .. oke eonni gomawo sebelumnya🙂

  16. Hiyaa… macem wawancara live aja ya..🙂 Like like. Omo.. Luhan, ngomong sarnghamnida..?? kak queens modusin dia ni..
    Hahaha. :)Yah, pokoke Good lah buat SeJung couple.
    Kak Queens, juga. thanks uda bikin ff yg menghibur.🙂
    Selamat Ramadhan. Yooo

  17. Comment lagi ngga ya…
    Hemmmm..

    Itutuh taenya udah kupost , tadinya ngga mau alias males but karna khusus special pake telor jadi ajhirnya kupost dan..

    Sepertinya emang aku ga berbakat jadi penulis..
    Hahahahaha

    Pengen bbman , hpku rusak.. Kangen Suga kangen taehyung , kangenfikooo..

    Udah ah,
    Kemarin juga udah di comment masa dicomment lagi..
    HAHAHAHAHAHA

    Happy fasting dear :*

  18. Yuhuu akhirnya sampe juga di akhir ceritanya hmmm… Aku pikir akan diceritain detail seperti biasa ternyata dicepetin ya. Gak apa-apa sih tetep seru kok jalan ceritanya. Ya selamat aja untuk Sehun sama Yoojung yang akan segera jadi orang tua hehe

  19. Hrus nya dri dulu thor di UN-PROTECT nya, hehee
    Karna udh lama ff ini ga muncul2 krna di protect, aku jdi lupa gimna cerita ff ini deh:/
    Tpi yaudahlah. Yg pnting semuanya udh beresss. Thankyou thor udh nge UN-PROTECT final ff ini🙂 :*

  20. yaampun keren !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Enak banget yah jdi yoojung-sehun gaun dan tuxedo yg akan di kenakan saat menikah di berikan secara cuma-cuma!!! hehehehe😀

    KEEP WRITING!!!!

  21. FINAL , eh?
    yaaaaahhhhh, sayang banget SeJung story nya udah selesai
    OMG! Mereka lucu banget disini.
    Beneran cocok banget.
    Btw, Itu kata-kata Luhan pas interview jleb banget tau😥
    Meskipun dunia sudah tahu kalau Luhan bukan bagian dari EXO lagi, aku akan tetap mengidolakannya❤
    Sehunnnn, I love him too

  22. Berasa lama banget perasaan nunggu ni ff…happy end juga…sehun ada ya org kek gtu ngehamilin bangga.. gtu kali ya ama org yg dicintain mah beda kek ke chaerin dia kan gtu banget…luhan dipenghujungpun masih sendiri kesian pan ajjusi satu ini…suka banget ama gaunnya manis bangettttt…
    Selamat menunaikan ibadah puasa yaaa…

  23. Wahhh, udah part ending aja ㅠㅠ Seru banget di part ini kisahnya lebih dipadetin. langsung ke inti dan aku suka banget yg bagian interviewnya haha kocak juga, karakter2nya. mungkin pernyataan Kai harus dipertimbangkan untuk menjadi main castnya di next story haha (y)

  24. Huaaaa… thor, baik bgt T^T
    Kemaren2 aku cuma ngebaca tanpa komen, dan alhasil aku ndak dpt pw..😦
    Dan akhirnyaa,, final chapnya di repost n tanpa diprotek..
    Duh, thorr jeongmal mianhae T.T Gomawoo
    Sukses untuk selanjutnya thor~ HWAITING! ^^
    p.s: untuk ff author selanjutnya, aku janji bakalan sering2 komen😀

  25. mksi kak ud di muncul.in.
    wahh ending.a happy bngt yah.
    buat sehun-yoojung slmt. sehun bnr” dh ya ank orng di buat hamil ya ampun, biar g di tinggalin lg mk.a di hamilin dlu. hahaha bnr” deh ya pasangan ajaib bngt.
    kak fika ini keren bngt. di tunggu bngt lo kak klo ad COMING SOON MFIAN hehe. mksi ya kak

  26. mksi kak ud di muncul.in.
    wahh ending.a happy bngt yah.
    buat sehun-yoojung slmt. sehun bnr” dh ya ank orng di buat hamil ya ampun, biar g di tinggalin lg mk.a di hamilin dlu. hahaha bnr” deh ya pasangan ajaib bngt.
    kak fika ini keren bngt. di tunggu bngt lo kak klo ad COMING SOON MFIAN hehe. mksi ya kak🙂

  27. Nngeeenggg~ Ending..?/
    Haha.. Selesai! /tepuk tangan/ yeayy!😄 Selamat yayy Author..Sudah menyelesaikan FF ini dengan sangat baik. Terima kasih ya Kak Author.. Udah mau ngeluangin waktu buat bikin ini FF yang super kocak.. Haha😄

    Okk.. Aku suka FF Author ^_^ Sepuluh jempol buat Author.. Hihi.. Sampai jumpa di FF Author yang lain ya.. /lambain tangan/ Keep writing, Kakak Author~🙂

  28. Beruntung bgt udah bisa baca final ff ini. Karena dulu di-protect dan ga dapet pw. Uh akhirnya happy ending, keren thor hihi. Ditunggu karya yang lain><

  29. Omo, aku pikir ini diprotect. Sebenernya aku tadi lagi lihat librarymu di sini, Xissi terus aku ketemu ini. Aku baca aja sekalian. Ya Tuhan, aku sempet nggak ngeh awalnya tapi akhirnya aku ngeh juga. Omong0omong Park Seul itu emang ada beneran, ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s