About daddy and his trouble: Suho

Dhee / Jung Monica Present

Prev : Minseok , Luhan , Kris

Starting :

Kim Joonmyeon (EXO) and his son Josh (Oc)

.

.

Joonmyeon Problem’s

“Harusnya Tuhan tidak mewariskan kepintaran yang Joonmyeon punya kepada Josh”

.

.

.

Bukan Joonmyeon namanya kalau tidak insecure dan kelewat naif. Dan juga bukan Joonmyeon namanya kalau sehari ia bisa mengatakan ya dan kemudian hari tidak. Seperti sekarang, ia harus rela berdebat dengan istrinya karena masalah dirinya yang begitu insecure. Mengatakan ya saat Josh-putranya meminta izin untuk melanjutkan studinya ke luar negeri, dan kemudian hari berubah menjadi tidak dengan berbagai alasan yang tak masuk akal miliknya.

“Aku tidak bisa Jaz, maaf”

“Jun kumohon. Pikirkan sekali lagi. Ini untuk masa depan Josh”

Ini sudah pukul tiga dini hari sewaktu Joonmyeon melirik jam weker diatas nakasnya.  Akhir-akhir ini jam tidurnya agak sedikit terganggu semenjak Josh mengutarakan keinginannya untuk melanjutkan study-nya ke luar negeri, sehingga mau tak mau membuat Joonmyeon kepikiran. Apalagi mengingat perkataan Jasmine sore tadi membuat Joonmyeon harus benar-benar memikirkannya lagi. Bukannya Joonmyeon terlalu kolot akan pengetahuannya mengenai lanjutan study ke luar negeri, tidak bukan itu, ia bahkan masih ingat bagaimana kehidupannya dulu saat ia memilih kuliah di London. Lontang lantung sendiri, dan itu menurutnya sangat mengasyikan.  Hanya saja ia tak bisa lebih membayangkan jika hal itu terjadi kepada Josh-putranya.

 Jika saja istrinya tidak membujuk Joonmyeon untuk memikirkannya sekali lagi, pasti ia akan tetap pada pendiriannya. Yaitu; tidak memperbolehkan Josh melanjutkan studynya ke luar negeri.

Dulu sekali Joonmyeon pernah berharap agar kelak anak-anaknya bisa mewarisi setidaknya sedikit saja kepintaran yang ia punya. Maka dengan besar hati ia akan menyekolahkan anak-anaknya sampai jenjang yang tinggi, sekali pun ia harus merelakan berpisah dengan anak-anaknya. Tapi itu dulu, saat kejadian itu belum menimpanya beberapa bulan yang lalu, saat dimana ia dan istrinya serta Josh harus kehilangan Jean. Buah hati keduanya dengan Jasmine yang juga adik Josh. Mereka sangat terpukul akan kejadian itu, tak lebih Joonmyeon yang juga harus menahan tangisnya demi menenangkan orang-orang disekitarnya.  Sejak saat itulah, presepsi-presepsi serakah miliknya ia buang sejauh mungkin.

(Malam hari tidak akan pernah menjadi teman terbaik baginya, maka dari itu Joonmyeon putuskan untuk kembali tidur dan berharap besok pagi ada titik cerah akan masalahya)

Paginya saat sarapan, Josh sedikit berubah. Ia tak banyak bicara, tidak seperti biasanya yang selalu cerewet menceritakan ini itu kepada Joonmyeon.  Ya, Joonmyeon cukup sadar dengan perubahan Josh yang signifikan pagi hari ini. Menyadari akan hal itu Joonmyeon hanya tersenyum kecut, dalam hati ia  menertawai dirinya sendiri  yang terlalu naif.

“Kyunghee menerimaku melalui  jalur undangan dan beberapa universitas terbaik di Korea lainnya. Akan kutunjukan undangannya nanti malam” kata Josh memulai percakapan, nadanya terkesan ketus. Joonmyeon bisa dengar itu “Jadi Ayah bisa memilihkan mana yang terbaik untukku” lanjutnya kemudian pergi meninggalkan meja makan

“Duduklah Josh. Ada yang perlu Ayah bicarakan” pinta Joonmyeon begitu melihat Josh ingin meninggalkan meja makan.

“Jika membicarakan selain  yang tadi, lebih baik tidak usah Yah. Josh sudah rel-“

“Kau boleh. Ayah mengijinkanmu”

Hening menyelubungi, selagi Josh mencerna apa yang Ayahnya kata barusan. Jasmine sudah memekik tak percaya dari balik konter dapur.

“Jun ka..kau serius? Kau mengijinkan Josh?” tanya sang istri sekali lagi berupaya menyakinkan.

“Perlu kah diulangi?” jawabnya.

“Ayah-“

“Kau boleh Josh. Ayah mengijinkamu untuk melanjutkan sekolahmu di Stanford” katanya sambil tersenyum tulus yang berhasil mendapat pelukan dari putranya.

“Ayah terima kasih. Terima kasih, Yah” cericipnya antusias dalam pelukan sang Ayah. Dari seberang sana Jasmine-istrinya memberikan senyum yang tak kalah bahagia jika dibandingkan dengan miliknya, kedua ibu jarinya yang terangkat keudara ia sembahkan untuk Joonmyeon. “Kalau begitu izinkan aku sekali lagi untuk pergi ke sekolah Yah. Aku harus menyampaikan kabar gembira ini kepada guruku” Joonmyeon mengangguk lalu secepat kilat Josh pergi kearah pintu.

Jasmine berjalan dari arah konter, wajahnya syarat akan kebingungan “Bagaimana bisa?” Joonmyeon meraih pinggang istrinya kemudian berkata

“Tidak ada alasan khusus. Hanya teringat jika Josh mewarisi kepintaranku, itu saja” jedanya sebentar “Seharusnya Tuhan tidak usah mewariskan kepintaraku kepada Josh, ya, tapi apa yang bisa kuperbuat jika takdir yang berkata. Bukankah dulu aku selalu menginginkan agar anak-anak mewarisi kepintaranku, jadi ya adalah jawaban terbaik”

Dengan begitu Joonmyeon rasa ia sudah menjadi Ayah yang terbaik

 .

.

.

A/N : Hahh ini apaa? kenapa jadinya seperti ini aku gak ngerti. jujur agak susah banget bikin versi suho, kayak aku gak nemuin aja yang bisa bikin enjoy nulisnya. ini juga udah dibeta dan masih gak pede sama sekali, tapi yasudahlah. karena dikejar deadline juga jadi aku milih post aja. hope u like it guyyss, and jangan lupa tinggalkan komen. thanx xoxo🙂

 

20 responses to “About daddy and his trouble: Suho

  1. aku kasih jempol juga bwt author Dhee, haha iya sih sbnrx Suho bgi diri pribadi berasa slh stu member EXO yg susah nemuin karakter yg tepat bwt dy wkwk *sokBangetDah* tp oke thor, cuma krg pnjg aja haha *uupz* dtgu next post nya…🙂

  2. hai aku reader baru.maaf kalau baru sempet komen 😀.menurut aku bagus kok.mungkin jun gak mau kehilangan anaknya lagi.makannya dia gak bolehin tapi ya udah takdir anaknya yang nurunin kepintarannya. KEEP WRITING YA THOR.FIGHTING!!!.😄
    di tunggu next chapternya

  3. Pingback: About daddy and his trouble: Lay | SAY KOREAN FANFICTION·

  4. Pingback: About daddy and his trouble: Baekhyun | SAY KOREAN FANFICTION·

  5. Tapi beneran cocok ya image ayah pintar buat suho hahahaha. Secara doi jg kan emg pinter huhuhu. Semangaaat terus kak

  6. Pingback: About daddy and his trouble: Chen | SAY KOREAN FANFICTION·

  7. Pingback: About daddy and his trouble: Chanyeol | SAY KOREAN FANFICTION·

  8. Pingback: About daddy and his trouble: D.O | SAY KOREAN FANFICTION·

  9. Pingback: About daddy and his trouble: Kai | SAY KOREAN FANFICTION·

  10. Pingback: About daddy and his trouble: Kai | SAY KOREAN FANFICTION·

  11. Pingback: About daddy and his trouble: Kai | SAY KOREAN FANFICTION·

  12. Pingback: About daddy and his trouble: Tao | SAY KOREAN FANFICTION·

  13. Pingback: About daddy and his trouble: Sehun | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s