[Freelance] Married?Wanna Try It? (Chapter 2)

Married, Wanna Try It

Title : Married? Wanna Try It?

Genre : Romance, School Life, Comedy

Main Cast :

– Jang Ara

– Park Chanyeol

Other Cast :

– Choi Hyori

– Kim Minseok a.k.a Xiumin

– Bakal bertambah sesuai chapter

Rating : PG

Length : Multichapter

Author : Xiuyuri (Xiuri)

Desclaimer : Cerita ini asli punya saya dan pernah dipublikasikan di website lain.

“Pernah membayangkan sebuah pernikahan? Bagaimana jika kau menikah di usiamu saat ini? Kau siap?”

“Kyeorun? Aigoo aigoo! Ya author, bahkan kau belum cukup umur untuk membuat cerita fiksimu ini bergenre marriage life bukan? Geunde, jika kau bertanya..Ehm. Tentu saja kau tau jika aku ini seorang pria, dan aku tidak perlu membuktikannya bukan? Apakah, cerita ini akan benar-benar berubah bergenre marriage life? Aku main cast disini kan? Ehm, keurom, apakah aku akan melakukan..hal itu..dengan istriku nanti? Kau tau kan? Ehm, malam ketika kami baru saja menjadi pasangan suami istri.” – Park Chanyeol

 

 

Chapter 2

Chanyeol dan Ara kini berada di lapangan untuk menjalani hukuman mereka. “Neo ttemune! Gara-gara kau aku harus dihukum! Ah sial!!” Ara mulau berlari mengitari lapangan.

Chanyeol mengerjarnya. “Hey! Apa kau buta? Aku juga dihukum!” Chanyeol kemudian berlari mendahului Ara.

Ara mengejar Chanyeol dengan penuh amarah. “Jika saja kau tidak mencari keributan denganku. Kita tidak akan berlari di lapangan yang panas ini sebanyak 15 kali! 15 kali Chanyeol!”

“Kau yang mencari keributan di kelasku, kau lupa!”

“Tidak akan separah ini jika kau tidak datang dan memancing emosiku.”

“Aish dweisseo! Hemat energim! Kita masih harus lari 7 kali lagi!”

“Aaahh!! Jinjja!!!”

Ara terus saja mengumpat di dalam hatinya selama dia dan namja bebuyutannya itu berlari. Mimpi apa Ara kemarin sehingga dia bisa dihukum lari dengan namja yang paling ia benci di dunia.

Siapa saja tolong jauhkan dia dari namha bernama Chanyeol. Dia benar-benar alergi pada namja yang tingginya seperti namsan tower itu.

.

.

.

Xiumin berlari menghampiri yeoja yang basah kuyup karena keringat. “Ini untukmu.” Ara memandangi botol minum yang berada di depannya kemudian menoleh pada orang yang memberikan botol itu.

“Ah! Xiumin Sunbae.” Ara tersenyum melihat namja yang ia suka menghampirinya.

Xiumin duduk di sebelah Ara. “Ya! Berapa kali aku harus bilang? Kau boleh memanggilku Oppa, Ara-ya!” Xiumin mempoutkan bibirnya.

Ara tersenyum tapi menundukkan wajahnya.  “Mianhae. Aku hanya merasa tidak sopan jika memanggilmu seperti itu.

“Gwaenchana. Aku merasa lebih nyaman jika kau memanggilku oppa!” Xiumin mengusap puncak kepala Ara. Membuat wajah gadis bermarga Jang itu bersemu merah.

“N..ne..oppa!”

Xiumin tersenyum kemudian menyandarkan tubuhnya ke pohon seperti Ara. “Hari ini benar-benar berat untukmu bukan? Aku dengar jika kau dihukum bersama Chanyeol. Bagaimana bisa?”

Ara menarik nafas panjang. “Sangat sangat berat dan melelahkan. Ceritanya panjang oppa.” Kemudian ia menundukkan kepalanya.

Xiumin tersenyum kemudian tangannya bergerak membelai rambut Ara. “Waeyo? Kenapa kau tidak menyukai Chanyeol?”

Ara kemudian memajukan bibirnya. “Geunyang. Emmm? Aku hanya tidak meyukai tabiatnya yang seperti itu. Dia benar-benar berisik dan selalu menggangguku.”

“Dan mungkin kemudian kau akan menyukainya. Hahahha.”

“Oppaa! Hajimaa! Shireo! Aku tidak akan pernah menyukainya!” Ara protes dengan ucapan Xiumin.

Xiumin terkekeh. “Benarkah? Lalu kau ingin menyukai siapa?”

Ara tersenyum kemudian memandangi Xiumin. “Neo, oppa. Minseok oppa.” Xiumin tersenyum dan terkekeh membuat Ara tersinggung dan kembali memanyunkan bibirnya.

“Waeyo! aku tidak bercanda oppa. Aku benar-benar menyukaimu arro! Apa aku tidak boleh menyukaimu?” terlihat jelas Ara merasa kecewa karena Xiumin menertawainya.

Xiumin memandangi kemudian mengambil sesuatu dari saku jas seragamnya. “Joha. Jika kau menyukaiku. Kau mau menonton denganku akhir pekan ini? Aku ingin melihat drama musical yang Baek mainkan. Otte?”

Ara memandang Xiumin tak percaya, kemudian sejenak memperhatikan dua buah tiket yang dipegang oleh Xiumin. “Joha oppa! Joha joha joha!! Asssaa!! Gumawoyeo! Saranghae!”

Ara melompat kegirangan tanpa perduli jika Xiumin akan merasakan bahwa yeoja di depannya itu mungkin tidak waras. Tapi memang siapa yang perduli, toh Ara melompat dengan penuh kegilaan karena Xiumin.

“Arraseo. Kekeeke. Kau akan lelah jika melompat seperti itu. Aku mau pergi dulu, annyeong.”

“Ne Oppa!! Annyeong!”

.

.

.

Ara membuka pintu kamarnya kemudian menutupnya pelan. Tasnya dilemparkan ke sembarang arah, lalu kemudian menjatuhkan tubuhnya di atas kasur. Pipi yeoja itu merona seketika mengingat jika akhir pekan ini dia dan Xiumin akan menonton drama musikal bersama.

Tangannya bergerak menangkup kedua pipinya sendiri. “Naya? Oppa? Kyaa!!!” Ara geli sendiri mengingat itu, menggigit ujung bantalnya, menahan panas gairah yang mulai menyerang dirinya.

Pikirannya mulai sedikit liar membayangkan apa saja yang akan mereka lakukan. Jang Ara, yeoja yang benar-benar kecanduan dengan cerita fanfiction. Tentu saja jalan pikirannya membuat Ara berharap kencannya dengan Xiumin nanti akan berjalan selayaknya kisah-kisah memabukkan ala fanfiction.

Ara terduduk tiba-tiba kemudian bergerak untuk mengambil ponselnya di atas nakas. Jempol-jempolnya dengan cekatan mengetikkan nomor telepon seseorang.

Yeoboseyeo?

“Eoh! Hyori-ya! Kau bisa membantuku?”

“Wae? Kau memintaku untuk mengerjakan PRmu lagi? Shireo! Kapan kau mau pintar jika kau terus saja memintaku mengerjakan PRmu, Ara?”

“Ya! Neo! Kenapa kau berpikiran buruk tentangku? Ya! Aku tidak memaksamu untuk membantuku! Lagi pula aku kali ini bukan perkara itu, ada hal lain yang lebih penting?”

“Memang kau tidak memaksaku, tapi kau selalu mengancamku jika aku tak mengerjakan PRmu!”

“Ya! Kau sahabatku atau tidak, eoh? Nappeun!!”

“Geunde? Kau ingin aku membantumu apa?”

“Besok pulang sekolah temani aku ke Mall. Bantu aku berdandan dan memilih baju untuk kencanku dengan Xiumin oppa nanti, ne?”

“Mwooo!!! Kau berkencan dengan Xiumin Oppa! Ya!! Neo!! Bagaimana bisa?”

“Besok aku ceritakan! Kau mau tidak?”

“Baiklah, tapi kau harus meneraktirku es krim!”

“Call!! Kalau begitu gumawo Hyori-yaa!!”

“Engg! Annyeong!!”

Hati Ara semakin berdegup dengan kencang, wajahnya kembali merona dan tingkah gilanya menggigiti bantal mulai kembali ia lakukan.

“Oppa, aku akan membuatmu menjadi milikku.”

.

.

.

Ara dan Hyori sibuk mengelilingi seluruh toko pakaian dan kosmetik di Mall. Mencoba semua pakaian dan kosmetik yang ada. Ara sudah mencoba hampir sekitar 9 pakaian yang berbeda, sementara Hyori hanya mengangguk atau menggeleng melihat penampilan Ara dengan 9 baju itu.

“Yang ini?”

“Bagaimana jika yang ini?”

“Aku rasa ini yang paling cocok.”

Hyori hanya mengangguk membandingkan setiap penampilan Ara.

“Tidak Ara. Kulitmu terlalu mencolok jika mengenakan itu. Sementara satunya tidak cocok untuk menonton drama musikal.”

Hyori kemudian mengedarkan pandangannya ke setiap sudut toko. “Ara-ya, kurasa kita..”

“Wah! Sepertinya kau mau merubah penampilan itik buruk rupamu itu, ya?”

Ara dan Hyori terbelalak tak percaya dengan namja di depannya. Terlebih Ara yang benar-benar membenci namja itu. Siapa lagi jika bukan namja bernama Park Chanyeol.

“Mwohagoisseo? Kenapa kau disini?” ucap Ara ketus.

“Ya! Memang mall ini milikmu? Atas dasar apa kau melarangku untuk kesini?” Chanyeol melipat kedua tangannya.

Ara mendengus, memutar bola matanya jengah. “Memang aku tidak memiliki hak apapun. Tapi sepertinya kau benar-benar tidak bisa melihat. Park Chanyeol-sshi. Disini! Tidak ada baju untuk laki-laki!”

Chanyeol terlihat gelagapan ketika dia baru menyadari jika benar apa yang dikatakan Ara. Ini adalah toko baju khusus perempuan, bahkan disudut ruangan tempat pakaian dalam wanita. Pipi Chanyeol merah karena malu.

Chanyeol berusaha menetralkan kegugupannya. “Aku..Aku sedang..mencari pakaian untuk..ah! yeojachinguku!” ucapnya berbohong.

Ara dan Hyori kembali membelalakkan matanya. “Huwa!! Sepertinya kau benar-benar pandai berbohong ya tuan!” sindir Ara.

“Aku tidak berbohong. Aku benar-benar akan membeli pakaian untuk yeojaku.”

“Benarkah? buktikan!”

Chanyeol benar-benar kehabisan akal untuk melawan Ara. Akhirnya dia benar-benar membeli sebuah dress pendek berwarna biru tua dibagian roknya dan warna putih di bagian bajunya.

“Kau benar tidak tanggung-tanggung jika berbohong ya tuan. Kajja Hyori, sepertinya aku beli yang ini saja.” Ara kembali masuk ke bilik untuk mengganti pakaiannya.

Chanyeol benar-benar membeli pakaian itu. “Hei, temanmu itu benar-benar menjengkelkan ya!” ucap Chanyeol pada Hyori.

Hyori mendengus tak rela sahabatnya dijelek-jelekkan. “Neo do! Hati-hati dengan ucapanmu Chanyeol-sshi. Mungkin kau akan jatuh cinta dengan Ara.”

“Micheoseo? Ck! Tidak akan!”

To Be Continued~

 

Annyeonghaseyo readersdeulll!

Gumawo readersdeul yang di chapter sebelumnya udah bersedia ngasih komentar kalian. Ah, bersyukur banget masih ada yang ngehargain aku. Biar banyak silent readers yang bener-bener bikin aku ga mood buat nulis. Tapi, selama masih ada yang nungguin ff ini, aku bakal terus lanjutin.

Gimana? Kurang greget nggak sih? Kekeke. Ga tau lagi bikin ceritanya gimana. Baozinya udah mulai muncul nih. Kekeke. Kalian pengennya karakter baozi aku jadiin sedikit evil atau biarin polos imut-imut gitu aja? Ga pernah tau kalo baozi jadi evil kan? Uthor nih jadi korban evilnya baozi pas maljum, kekeke.*ditimpuk fansnya Xiumin.

Gapapa lah ya, baozi  kan milik kita bersama. Biarin uthor berimajinasi dengan baozi karena itu tidak akan pernah menjadi kenyataan. Hiks *baper

Okee! Readersdeul bahaya ini kalo kelamaan. Keke. Gumawo buat yang udah mau kasih masukan di chapter sebelumnya. Komentar dari kalian bener-bener bikin aku seneng ga karuan. Gumawo jeongmal. Saranghaee!! J

So, readersdeul. Jangan capek beri ff ini komentar pliss. No silent readers tolong. Kalian pasti tau rasanya ketika karya kalian nggak dihargain sama orang dan itu bener-bener sakit. Gumawo udah mau nunggu ff ini. Saranghae yeorobun~~ Chu~~

Xiuyuri~

NOTES : FF Ini pernah aku publikasikan di web sebelah. Bedanya sama yang ini, disini ada sedikit perubahan kata-kata aja, keke. Gumawoyeo.

19 responses to “[Freelance] Married?Wanna Try It? (Chapter 2)

  1. jujur aja aku baru baca fanfic ini di chapter 2 tapi secara keseluruhan oke banget gak sabar liar ara sama chan nikah.haha
    aku sih pengennya baek polos imut2 gimana gitu tapi ya balik lagi sama authornya mau gimana aku dukung2 aja.

    • Horeee, new readeerr..Manseeeee!! 😃😃. Biasnya baek yaaa 😁😁. Boleh boleh. Gumawo buat sarannya ya Dea. ㅋㅋㅋㅋ. Tetep dukung ff ini yaa, secepetnya buat post chapter selanjutnya 😁😁. Gumawoo

  2. Waaaa, ngmngnya sih ga akan suka trs nanti kemakan omingan sendiri huuuu tapi ga tauu lanjutannya gimanaa nextt kak

    • Yaa begitulah hidup 😂😂 kadang bisa ditebak kadang juga engga 😂😂.ㅋㅋㅋ. gumawoo nns2398 😁😁. Tunggu next chapternyaa yaa 😁😁..

  3. new readers, ijin baca yaa.. aku langsung baca chapter 2 aja chapter 1 nya belum mhehe
    untuk keseluruhan ceritanya keren thor, tapi kurang panjang :’) huhu
    cerita remaja bangett, cocok..!!
    lanjutkan~

    • Ada reader baru yehet~~ 😁 nee Tanty, semoga kamu suka ceritanya yaa. ㅋㅋㅋ. Nxt chapter aku usahain buat yang panjang yaa..Gumawoo, tunggu next chapternya 😁😆

  4. di bela-belain beneran ya beli baju buat cewek.. emang chanyeol beneran udah punya cewek ya? apa cuma bohongan biar gk ketangkep basah sama Ara..
    haduh.. dua2nya pada bilang “gk suka” cieee… sehati /abaikan/
    ditunggu next chapternya ya kak

    keepwriting^^

    • Ennggg kira2 gimanaa ya 😁😁?? Chanyeol itu kalo bohong ga tanggung2 lho di ff ini..wakakakak..gumawo dukungan sama komentarnya Megaa. Tunggu next chapternya yaa 😁

  5. Waah akhirnya chapter 2 nya ada juga😀 suka banget sama ff yg genre nya married life tapi school life juga😀 Seruuu.. aku tunggu chapter selanjutnya yaa.. jangan lama lama ya dipostnya^^

    • Ciee raeneul55 yang masih setia nunggu ff gajelas ini. Maakasiih..aku seneng 😁😁. Semoga ceritanya bisa bkin kamu seneng bacanya ya raeneul 😁. Gumawoo~~

  6. Hi Semua. Disini Author MWTI ^^. Aku mutusin buat blog sendiri sambil menunggu SKF buka lagi untuk FF Freelance. Buat kalian yang engga sabar sama chapter selanjutnya. silahkan kunjungi blognya nee. Chapter 3 dan 4 udah di update. So readersdul yang masih setia nunggu ff gajelas ini, yuk kunjungi blog ourgiftsfanfiction.wordpress.com sebelumnya gumawo buat yang udah mau nunggu sampe selama ini dan buka blog itu. Saranghaeyo readersdul ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s