[Sequel] That’s You, Nerd?!

TYN poster 1

Main cast: Oh Sehun, Jung Bora(OC)

Support cast: Jung Yura(OC), Mark

Category: AU, Fluff, Romance, drama, family

Rated: PG-16

Chaptered

Ingat rated nya udah naik!!

——————————————

 

10 Tahun kemudian…

 

“Selamat pagi Harabeoji !” seorang anak kecil berlari menuruni tangga. Tak menghiraukan eommanya yang sedang berlari menuruni tangga, mencoba untuk mengejar anak perempuan sematawayangnya.

 

Setibanya anak perempuan itu di ruang makan, ia segera berlari ke arah kakeknya tercinta…

 

 

Harabeoji!! “ ia berlari dan langsung melompat ke pangkuan kakeknya, Tuan Jung.

 

 

Aigoo! ” Tuan Jung langsung menggendong cucu perempuannya dan memposisikannya di atas pangkuannya.

 

Harabeoji, aku lapar…” anak itu ber-aegyo… membuat Tuan Jung tertawa bahagia…

 

Tuan Jung sangat bahagia dengan keluarganya sekarang… anak-anaknya setiap minggu akan selalu mengunjunginya di rumah besar ini dan menginap selama beberapa malam bersama keluarga kecil mereka masing-masing…kecuali ibu Na Young dan Na Young yang memang hanya terdiri dari mereka ber 2.

 

Membuat rumah ini kembali terasa ramai seperti sedia kala.

 

Yak! Jung Na Young!” tiba-tiba seorang wanita berjalan kearah kakek-cucu itu dengan berkacak pinggang dan keringat yang bercucuran. Ia lelah.

 

Eomma!! Ayo kita sarapan!” anak yang bernama Na Young itu kembali memperlihatkan aegyo-nya pada ibunya..

 

Eomma tidak mau sarapan dengan Na Young jika Na Young berlari menuruni tangga seperti tadi lagi!” sang ibu memaksakan airmatanya, mencoba untuk mengerjai sekalian memastikan bahwa anaknya tidak akan berlari lagi saat menuruni tangga. Ia tau bahwa putrinya akan sangat sedih jika melihatnya menangis. Walaupun ada sedikit rasa bersalah saat ia memaksakan airmatanya, tapi ia tidak ingin anaknya terluka gara-gara hal seperti tadi terulang kembali nantinya.

 

Berhasil.

 

Na Young segera turun dari pangkuan kakeknya, lalu berlari memeluk kaki ibunya. Berhubung tingginya masih sebatas pinggul ibunya.

 

Eomma…maafkan Na Young~” Na Young mulai menangis sambil memeluk kaki ibunya dan menggoyangkan tubuhnya ke kanan-kiri.

 

Sang ibu berlutut di hadapan Na Young…

 

“Apakah Na Young akan berjanji dengan eomma, tidak akan berlari seperti tadi lagi?” Na Young menghapus airmatanya dengan kedua punggung tangannya dan mengangguk. Sang ibu pun langsung merentangkan tangannya dan disambut dengan Na Young yang langsung memeluk ibunya. Ibunya membawanya kedalam dekapan hangatnya.

 

“Ayo kita sarapan! Harabeoji sudah sangat lapar !” Tuan Jung kembali membawa Na Young kedalam pangkuannya.

 

———

 

Eomma… aku ingin pergi ke taman bermain dengan eomma…” Na Young merengek di belakang tubuh ibunya yang sedang duduk di kursi kerja yang terletak di kamarnya dulu sewaktu SMA yang sudah dirubah menjadi kamar plus ruang kerja pribadinya.

 

Sang ibu memutar kursinya dan kembali berlutut di hadapan anaknya untuk kedua kalinya dalam 1 hari ini…

 

“Na Young-a~ apakah kita bisa kita pergi ke taman bermain besok saja? Hari ini eomma harus menyelesaikan laporan pasien-pasien eomma yang sedang dirawat di rumah sakit agar eomma bisa pergi jalan-jalan bersama Na Young besok…” sang ibu menatap anaknya, meminta untuk mengerti posisinya…

 

“Apakah eomma harus bekerja di hari sabtu juga? Apakah eomma lelah?” Ibu Na Young menganggukkan kepalanya sambil menatap anaknya terharu. Ia sangat bangga pada putrinya. Putri satu-satunya.

 

“Ya… eomma harus bekerja agar Na Young bisa tetap sekolah dan kita bisa pergi berlibur ketika Na Young sedang libur sekolah…tetapi eomma tidak lelah karna apa yang eomma lakukan adalah untuk kebaikan putri eomma ” Ibu Na Young mengukir senyum manis diakhir kalimatnya…

 

“Eum…baiklah! Ayo kita ke taman bermain besok, eomma!” Na Young pun meniru senyum eommanya…

 

———

 

Yeobseyo, Min Sohee! Apakah kau dan SoMi bisa berkunjung ke rumah sekarang? Aku membutuhkan bantuanmu dan anakku membutuhkan anakmu sebagai teman bermainnya…”

 

“…….”

 

Eum… baiklah… aku akan segera menjemputmu. pagi ini terasa sepi karna eonni sedang mewakili perusahaan appa untuk menandatangani kontrak dengan perusaan Amerika, rumah ini sangat sepi tanpa ocehannya…”

 

“……..”

 

Arra! aku akan menjemputmu sekarang dan jangan pernah menyebutkan nama si brengsek itu lagi. Liat apa yang dia lakukan padaku setelah aku menerimanya kembali. Kkeutno! Ingat jangan lupa meminum vitamin yang kuberikan padamu beberapa hari yang lalu!”

 

*

 

Tin tin!

 

Ibu Na Young membunyikan klakson mobilnya beberapa kali di depan rumah temannya itu..

 

Lalu tampak dua orang ibu-anak yang jalan sembari bergandengan tangan menuju ke arah mereka. Kemudian mereka memasuki mobil dan duduk dengan nyaman.

 

“Apa kabar dengan keponakanku yang berada di dalam sini?” Ibu Na Young mengulurkan tangannya ke perut Sohee dan mengelusnya pelan.

 

“Dia merindukan appa nya, Bora­-ya~ sangat merindukan appanya!” Sohee menatap Bora murung.

 

 

Bora?

 

 

“Ya… aku juga merindukan suamimu. Kalau saja waktu itu bukan kalian yang mengantarku ke bandara dan menghentikanku 10 tahun yang lalu, mungkin saja aku sudah ikut hangus terbakar bersama penumpang lainnya..” Bora kembali mengenang masa kelamnya 10 tahun yang lalu…

 

“Hei ingat dia suamiku sekarang!” Sohee menggerutu dengan bibirnya yang maju 5 senti. Ck.

 

“Aku lupa kalau ibu hamil selalu sensitive…hahaha… jadi.. kapan Mark pulang?” sambil menyetir meninggalkan rumah sohee, Bora terkekeh melihat kelakuan sahabatnya ini… Bora lupa bahwa ibu-ibu hamil sangat sensitive…padahal Bora seorang dokter kandungan…

 

“Dia mengatakan bahwa ia akan kembali ke Korea beberapa hari lagi…tetapi dia tak ingin memberitahuku tanggal pastinya. Huh! Dia memang menyebalkan!” Sohee melipat tangannya didepan dada.

 

Astaga… ibu hamil…

 

“Ingat bahwa ia bekerja untuk kalian…aku rasa dia juga pasti sangat terpaksa meninggalkanmu yang sedang hamil besar dinas ke luar negri untuk beberapa minggu…” Bora menepuk punggung tangan Sohee, mencoba untuk menenangkan sahabatnya ini…

 

“Astaga Bora… dia ke Amerika! A-M-E-R-I-K-A! pasti banyak perempuan-perempuan seksi yang mencoba untuk menggodanya dengan mengenakan bikini-bikini kurang bahan itu!!” Bora hanya menggelengkan kepalanya mendengar celotehan Sohee.

 

Kemudian ia menepikan mobilnya ke pinggir jalan. Mengambil ponselnya lalu menelfon seseorang. Lalu ia menekan tombol loud speaker.

 

“Yeobseyo” terdengar suara di sebrang sana. Suaranya seperti habis bangun tidur. Atau tepatnya di[aksa bangun dari tidurnya.

 

Sohee Mengerutkan keningnya sambil bertanya pada Bora tanpa suara. ‘Siapa?’

 

“Halo, Mark!! Apakah kau sedang tidur?”

 

“Eo. Aku sedang tidur. Dan kau membangunkanku dengan paksa, Jung Bora” Jelas sekali dari suara Mark. Dia kesal.

 

“Aku akan cepat. Istrimu yang sedang hamil besar ini cemburu karna ia mengira bahwa kau pasti akan digoda dengan perempuan-perempuan berbikini di sana!” Bora mencoba untuk menahan tawanya.

 

“Mwo? Sohee disana? Sedang mendengarkan pembicaraan kita??”

 

Eo. Sepertinya dia marah. Sekarang wajahnya merah seperti kepiting rebus.”

 

“Honey, jangan cemburu! Aku-“

 

“Cepat pulang! Atau akau tak akan memberikanmu jatah selama 1 bulan penuh!!” tiba-tiba Sohee menyela perkataan Mark.

 

Bora yang sedang menatap Sohee dan Mark yang sedang berada di Amerika serentak membelalakkan matanya.

 

“Mwo?!! Sohee-yaa~!” Mark seperti merengek di sebrang sana.

 

Sedangkan Bora…

 

“Kalian masih melakukannya meskipun kandunganmu sudah mencapai 7 bulan? Dan bukannya aku sudah bilang untuk ‘diusahakan jangan’ karna dapat membahayakan bayi kalian?” ini Bora

 

“Hormon kehamilanku yang membuatku melanggar perintahmu, teman.” Ini Sohee

 

“Dan aku membantu dia melanggarnya” ini Mark.

 

“Astaga… baiklah… aku sudah siap bicara… kalian berdua bisa melanjutkan obrolan kalian dengan ponsel masing-masing.. aku tutup!” Bora kemudian mengakhiri panggilannya.

 

 

—————-

 

“Sohee! Somi! Appa seperti sudah tidak pernah berjumpa dengan kalian sejak berabad-abad yang lalu!” Tuan Jung berjalan kearah Sohee sambil merentangkan tangannya. siap memeluk anak dan cucunya.

 

Di tubuh Sohee tidak mengalir darah Tuan Jung. Tetapi Tuan Jung sudah menganggap Sohee seperti anaknya sendiri. Sohee yang membangunkannya dari keterpurukan selepas berita kematian Bora 10 tahun yang lalu sebelum Bora kembali 3 tahun setelah itu.

 

“Jangan berlebihan appa! Aku baru saja mengunjungi appa minggu lalu sebelum Mark berangkat ke Amerika…” kata Sohee ketika berada dalam pelukan Tuan Jung.

 

Kemudian Tuan Jung melepaskan pelukannya dan mengiring Sohee dan Somi ke arah ruang tamu diikuti Bora dan Nayoung yang mengekor di belakang.

 

“Duduklah. Appa tak mau anak appa yang sedang mengandung ini sampai lelah karna terlalu lama berdiri.” Sohee mau tidak mau menempatkan drinya di salah satu sofa di ruang tamu.

 

Mereka semua berkumpul di ruang tamu. Berbincang-bincang mulai dari kondisi kehamilan Sohee sebagai topic pembuka dan pemaksaan untuk Bora agar menikah dan membiarkan Nayoung -yang sedang pura-pura tidak mendengar topic ‘pemaksaan untuk menikah’ itu- merasakan kasih sayang seorang ayah sebagai topic penutup. Tentunya topic terakhir ditentang keras oleh Bora.

 

Menikah?

 

Cih. Terlintas di pikiran Bora saja tidak.

 

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

And the story begin.

Gimana dengan prolognya? Kalian pasti bingung kan kenapa di prolog aja udah dibongkar kalo Bora selamat?

 

Aku gak bisa janji kalo aku bakal bisa update setiap minggunya… karna aku juga masih ada kesibukan di dunia nyata…

 

Tapi aku berterima kasih kepada semua reader TYN yang udah nunggu remakenya…

 

Walaupun remakenya dibatalin, tapi aku harap sequel ini sanggup menggantikan remake yang kalian harapkan…

 

Sequel ini dan isinya nggak panjang-panjang amat… perkiraan banyak chapternya sih cuman 7-8 chapter… masih perkiraan yah.. mungkin bisa lebih, mungkin bisa kurang…

 

 

Lope-lope,

 

Chocochubby

187 responses to “[Sequel] That’s You, Nerd?!

  1. Akhirnya keluar juga ..
    Fiuh.. Untung bora msh hidup
    Uhh… tp aq msh bingun sama nih crita..
    Yg di awal crita itu sapa ? Bora /yura ?
    Sehunnnn pa kabar 😂 aq merindukan crita ini >.< keep writing !! Lope lope

  2. Wehhhh!!! Sequel Ff TYN!!! Aku kmrin bacanya sampe nangis😑😑 tengah malam pula😂😂
    Sehun sama bora lagi dong😢😢 please…
    Jangan lama” updatenya thor, aku aja hampir ninggalin WP ini gara” ff yg bagus udh hampir punah, apa lagi sempat kecewa karena sad ending yg dichapter 12d😑😑
    Tetap semangat thor!!

  3. Bora udah punya anak? Itu anak kandungnya gitu? Tapi siapa ayahnya Na young kalau sekarang Bora nggak nikah sama siapapun? Ini bener2 bikin penasaran banget. Pokoknya semangat terus ya buat author

  4. wah prolog sequelx bgus chingu…lanjutin dong penasaran sana na-young itu anak bora kan? trus ayahx sp?

  5. Akhirnya ada pencerahan dr ending kemarin❤ bora blm nikah?
    Nayoung anak sape?
    Sehun nya mana?
    Yura?
    Ditunggu ya thor lanjutannya hwaiting! ^^

  6. OH MY GOD!!
    Bora masih hidup??
    Nayoung siapa?
    Sehun sama Yura gimana jadinya???
    Aaaaah di tunggu sangat next chaptnya thor!!
    Btw, Akhirnya author kembali/?
    Semangat buat next chapternyaa!!

  7. Omo!omo!omo!omo!
    Aku baru tau kalo ini ada sequelnyaa!!*kemanaajasihgue* sumpaah seneeng bangeet waktu tau ada sequelnyaa.. soalnya aku bener bener nggak suka endingnya waktu itu. Jadi ntar yang ini endingnya jangan cem yang itu ya kak:v
    Akhirnyaa bora nggak matii😄
    Tapi kok tuan jung cuma sendiri? Yura ke mana? Sehun juga? Apa yura tinggal sama sehun? Terus yura sama sehun tau nggak kalo bora selamat? Apa yura masih sama sehun? Lho, terus itu bora punya anak sama siapa? Emang bora udah ‘gituan’ sama sehun?*plaak lupa aing:v
    Tapi rasanya aku udah nggak suka kalo bora sama sehun. Sehun jahat! Datengin cast baru aja kak*plaaak
    Btw aku bukan reader baru lho kak. Aku reader dari zaman author yang pertama. Dulu aku kalo komen pake id annin_kim. Terus aku ganti jadi ini karena suatu alasan☺
    Okey kakak, buruan update yaaaa😘😘

  8. Waaah,akhirnya keluar juga sequelnya….eh,tapi kan bora belum nikah dan nayoung anak siapa…atau mungkin anak sehun??tapi kapan bora nikah ama sehun,kan di chap terakhir yura yang nikah ama sehun….dan trus yuranya kemana??…
    Tunggu di chap selanjutnya aja ya kak…lanjutin ya kak…fighting…..

  9. Wuuuih….bagus kak…tpi kok bora bisa selamat???nayoung anak siapa???truss sehunnya mana kak???jadi penasaran..lanjut aja kak…nggak sabar nunggu lanjutanya…

  10. Akhirnya keluar juga, wah ternyata bora selamat seneng banget ngerti bora selamat, akhirnya sohee sama mark juga Wkwkwk, tpi aku agak bingung waktu bora disuruh nikah lagi, la terus na young itu anaknya bora sama siapa? Berati kan bapaknya na young atau suami bora udah meninggal dong. Ok next ya thor semangat!!

  11. ahhh ya gaapa apa kalau ga ramekanya tapi sudah terobati dengan sequelnya
    itu anak bora bukan kalu iya nak sama siapa
    ahh tengen sehun sama bora

  12. Huaaaaaah aku baru baca.. jadi bora selamat.. trus na young itu anak bora? Apa yura? Tapi bora belum nikah kan? Trus sehunnya kemana? Aaaaaa penasaran.. chapter selanjutnya belum ada ya? Aku tunggu kelanjutannya yaaa ^^

  13. haaa bora belum menikah? dan tak kan mau menikah? ahh masak? ya ampun akhirnya bora selamat juga? ngk terlukakan? dan terus kok bisa selamat gimana ceritanya?? terus sehun dimana? yura. dimana? lanjut dong lanjut ~__~

  14. hmmm sebenernya lebih suka ending yang meninggal tapi emang sih endingnya kurang greget alurnya kecepetan mungkin author mau namatin ceritanya di chapter 12 ya??
    kalo cerita sequelnya sih menurut aku kayak dipaksain aja hehe ._.v but good luck untuk sequelnya kkkkk makin seru ceritanya yaaa

  15. yee bora nya masih idup ^^
    dan itu bora punya anak? bapak nya siapa coba?!
    waduh2 makin penasaran ama chap selanjutnya.. ditunggu next thor, hehe figting! ^^

  16. Astopirrr baru tau kalo ada squelnyaaa😲😲
    Oh jadi bora gajadi ke kuar negeriiii
    Tapi dimanaaa sehunnn jangan2 nikah sama yura wah gabisa gamauuuuu 😢😢😢 jangannn
    Thorrr ayolahh lanjutt plzzz gua nunggu ini dari tahun kemarenn
    Terus nayoung bapaknya sahaaaaa

  17. Wuaahh jinja! bora belum nikah?? trus gmna sama sehun dn yura.. ahh! sialan! aku kira yura bakal ngalah sama adik nya ternyata!! hahh.. ending cukup mengecewakan! benar2 gk terduga.. hahh tapi walai gimana pun ff ini kerenn.. menguras air mata deh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s