Bun-Bun for Jungkookie ~QUEENXISSI~ (semi-hiatus)

“Bun-Bun for Jungkookie”

Screenshot_2016-05-04-22-39-31-1

Author

QUEENXISSI

 

 

 

 

Genre : FLUFF, ROMANCE

 

 

Length : DRABLE

 

 

Rating : Teen

 

CAST:

JEON JUNGKOOK

OC

 

 

 

.

.

All in Author’s POV

 

Jungkook tampak bersembunyi dibalik tubuh ayahnya. Kedua pipinya yang sudah merah karena demam di tubuhnya yang masih belum turun semakin memerah ketika gadis kecil yang ada di hadapannya tersenyum padanya dan memandang tepat ke dalam matanya.

“Oh… jadi kau yang bernama Jung Hana?” tanya Tuan Jeon lalu mengusap lembut kepala gadis kecil di hadapannya. Gadis yang akrab dipanggil Hana itu langsung mengangguk dan memberikan senyuman termanisnya untuk Tuan Jeon.

“Uri Jungkookie sering sekali bercerita tentang dirimu.” Ucap Nyonya Jeon lalu mengusap pelan rambut anak bungsunya.

“Eomma!” protes Jungkook kecil lalu semakin erat memeluk kaki ayahnya.

“Hana cantik, ya? Pantas saja Jungkook tidak pernah berhenti bercerita tentang dirimu.” Goda sang ayah yang kemudian memandang ke belakang. Melihat betapa merahnya pipi Jungkook sekarang.

“Appa!” protes Jungkook lagi.

“Apakah Hana adalah adik dari Jung Hoseok?” tanya ibu Jungkook kali ini. Gadis tersebut tersenyum lagi kemudian mengangguk.

“Ah, begitu rupanya. Nah, Kookie… jangan bersembunyi terus seperti itu. Tidakkah kau senang hari ini Hana menjengukmu?” goda Nyonya Jeon.

Kookie menggeleng. Masih tetap bersembunyi dibalik kaki ayahnya.

“Ayolah, sayang. Mengapa kau jadi pemalu seperti ini? Tadi kau sangat bersemangat saat Jiminie dan Taehyungie menjengukmu.” Tutur sang ayah.

“Karena Chimchim hyung dan Taetae hyung adalah teman Kookie, appa.” Jawab Jungkook kemudian.

“Jadi Hana bukan temanmu begitu?” tanya sang ibu.

“Bukan begitu!”

“Kalau begitu duduklah di sebelah Hana. Hana tampaknya membawakanmu sesuatu.”

“Benarkah?” tanya Jungkook lalu sedikit mengeluarkan kepalanya dari belakang kaki ayahnya, Hana tersenyum dan mengangguk. Melihat senyuman Hana membuat Jungkook ikut tersenyum. Ia kemudian berlari menghampiri Hana.

“Apakah Hana membawakan hadiah untuk Kookie?”

“Ini bukan hadiah. Kookie kan tidak sedang berulang tahun.” Jawab Hana kemudian. Ayah dan ibu Jungkook hanya tersenyum melihat interaksi kedua anak berusia lima tahun di hadapan mereka.

“Lalu apa yang Hana bawa untuk Kookie?” tanya Jungkook penasaran lalu mengambil tempat duduk di sebelah Hana.

Hanya kemudian membuka tas punggungnya dan mengeluarkan sebuah boneka kelinci kecil yang sedang memegang wortel.

“Ini… namanya Bun-Bun. Saat Hana sakit, Hoseok oppa memberikan Hana boneka ini, dan tak lama setelah itu Hana sembuh, kata Hoseok oppa, Bun-Bun adalah dokter yang disihir menjadi boneka. Jika dipeluk maka cling! Cling!…” Hana kemudian melayangkan tangannya di atas kepala Jungkook, seolah sedang menaburkan sesuatu di atasnya, “…maka sakit apapun yang kita rasakan akan sembuh.” Jelas Hana. Membuat kedua orang tua Jungkook tersenyum gemas mendengar penjelasannya.

“Benarkah?” tanya Jungkook dengan tatapan mata yang berbinar.

“Umm. Jadi Hana akan meminjamkan Bun-Bun untuk Kookie. Ingat! Hana hanya meminjamkan, ya! Bukan memberikannya untuk Kookie. Saat Kookie sudah sembuh nanti, Kookie harus mengembalikannya pada Hana. Yakseok?” tanya Hana lalu mengangkat jari kelingkingnya di depan wajah Jungkook.

Ne, yakseok!” jawab Jungkook lalu mengaitkan kelingkingnya di kelingking milik Hana kemudian menerima boneka pemberian Hana sambil tersenyum senang.

“Nanti kalau Kookie sudah sembuh kita bermain rumah-rumahan lagi, ya?” ajak Hana.

“Kita juga bisa pergi ke taman bunga milik Chimchim hyung untuk memetik mawarnya lagi.” sambung Jungkook.

“Lalu kita bermain petak umpet dengan Chimchim oppa dan Taetae oppa.” Lanjut Hana.

*

F I N

SORRY FOR TYPO(s)

.

.

.

HOSH!
Apa pendapat kalian kalau aku menjilat ludahku sendiri? (JELAS MENJIJIKKAN GAK SIH)
Maksud dari kata menjilat ludahku sendiri adalah, aku mulai gak peduli dengan apa kata orang, aku mau mengetik sesuatu sesuai dengan keinginan hatiku, entah mungkin pindah jalur jadi lebih banyak ngefanfic BTS ketimbang EXO, entah itu ngefeel di kalian apa enggak, yang penting akunya yang ngefeel dan… mulai ikhlas juga kehilangan  readers setiaku. Aku mau jadi author yang semauku sendiri, gak mau denger kata orang lagi.
Oke aku terima kritik dan saran kalian, tapi enggak untuk keinginan harus cast nya ini dan itu dan bla bla bla. Aku mau bebas. Aku gak mau diperbudak oleh readers lagi.
Dan aku bener-bener ingin menjilat ludahku sendiri (dengan terpaksa meski merasa jijik) dengan TIDAK MELANJUTKAN “HOW TO WIN YOUR HEART”. Segala tetek bengek postingan fanfic tersebut mohon maaf sebesar-besarnya tanpa mengurangi rasa hormat aku hilangkan jejaknya dari SKFF dengan alasan yang super jujur (ALAY BETZ) kalau aku emang gak ngefeel lagi di chapter ketiganya (bahkan sejak awal kalau boleh jujur) dan ya gitu… aku stuck dan malas abis melanjutkannya.
Sori kalo ocehanku lebih panjang dari fanfic di atas dan sori kalo ini bener-bener ungkapan yang teramat sangat mengecewakan buat kalian yang setia nunggu, finegwaenchana sarangiya kalau kalian mau ninggalin segala fanficku setelah pernyataanku ini. Keputusanku bulat dan tidak bisa diganggu gugat. Katakanlah aku idiot atau apapun karena udah sok dan dengan lantang plus sombongnya berkata aku gak akan mengakhiri apa yang sudah aku mulai dan sekarang aku berubah pikiran. Maaf meski aku tau maaf gak akan mengubah keadaan untuk melanjutkan fanfic SeJungnya.
Sekian deh~~~

.

Salam Alay as alwayssss

.

QueenXissi

11 responses to “Bun-Bun for Jungkookie ~QUEENXISSI~ (semi-hiatus)

  1. Bebaskan aja ide-ide kakak ngapain dengerin omongan orang , tapi btw jadi emezz sama kokkie oppa 😍😘

  2. paling gemes kalau mbaca cerita kaya gini, berasa pengen nyubit pipinya kookie >.<
    btw, ini terinspirasi sama fanart? soalnya ada fanart kookie masih bocah, terus ada boneka namanya juga bun-bun
    ficnya bagus kok ^^ keep writing ya😀

  3. Hyaaa.. keinget sama fanart yuniizu kookie sama bunbun. The cutest things I’ve ever read ><
    Anyway jangan peduliin omongan orang dong kak, ide mah gabisa dipaksain. Aku juga tau rasanya yang sempet suka exo beberapa bulan abis itu suka bts. Dan disitu aku kehilangan feels nulis fic tentang exo. Biarpun orang bilang aku labil atau apalah tapi emang gabisa dipaksain kalo arah hatiku perginya kemana ya gak boleh aku paksa pergi ke arah yang berbeda😄

  4. Ngak pp lah kak…
    Dari pada kesepian ngak bisa ngebaca cerita kaka…
    Yang penting masih ada cerita lain,dari pada tidak sama sekali..

  5. Ugh FF nya bikin gemes senyum2 sendiri sambil ngebayangin muka kookie yg imut itu
    Gpp lah 5ulis aja sesuai kenginan hati kita, kita bebas kok mau nulis apa aja..

  6. kookie mah bikin gemeeeeeeessssss
    tingkahnya kaya gitu><
    wkwkwk
    jangan peduliin kata orang deh kak. ide kakak itu, ya itu aja gpp…. aku juga masih baca kok..aku juga suka BTS,, jadi… aku fine" aja sama cerita kakak. hehehe /aku salah omong apa ga ini?? klo iya, maafkan aku kak. dan buat smuanya juga*blm puasa juga udh mau lebaran–
    wkwkwk

  7. Duhhh… Nih DD Kookie kok emeshin bats yakk… Hahaha…
    Buat authornya, ya terserah kamu aja, kak. Kan yang nulis juga kamu, ide juga dari kamu. Kita mah para readers tau nya cuma bisa tinggal baca, sama feedback.. Itupun ya kalo mau kasih feedback*ahh jahat* jadi ya sebebas kamu aja lah mau nulis apa… Aku mah tinggal baca sama komen aja seneng seneng aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s