[Freelance] Empty (Chapter 1)

13133366_526640664209292_6064613138156985273_n

Title/Judul : Empty (Chapter 1)

 

Author : _Rain_Baek999

 

Cast:

Song Yi Kyung (Aktres Lee Yo Won)

Byun Baekhyun (EXO)

Xi Luhan (Eks EXO)

 

Other Cast:

Krystal Jung (F(X)

Song Yi Soo (Aktres Jung Il Won)

 

Genre: Romance, Family Life, supranatural, Angst.

Length : Multichapter

 

Rating : 15

 

Cover By : ©AIINA-ART

 

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari Drama 49 Days. Semua tokoh di sini saya hanya meminjam. Tapi ide dan jalan cerita sepenuhnya punya saya. Jika ada kesamaan dan sebagainya saya tidak tahu, karena FF ini tercipta setelah saya menonton berulang kali Drama 49 Days.

 

NOTE

 

Annyeonghaseyo^^ Author kembali lagi membawakan FF terbaru. Semoga FF Author yang satu ini banyak peminatnya ya🙂

 

FF ini terinspirasi dari 49 days. Tapi FF ini tidak akan Author buat seperti mencari 3 tetes air mata seperti di 49 days. Tapi Author hanya mengambil watak dan pemain utama dari 49 days itu aja. Dan mungkin ada sedikit yang mirip dengan jalan cerita 49 days.

 

Untuk pemeran utama Cowoknya di sini ada dua orang yaitu Baek dan Luhan. Dan siapa yang akan bersama Song Yi Kyung nantinya tergantung dari bagaimana jalan cerita Empty ini berlangsung. Kalau Author sih maunya Baekhyun, tapi kita lihat saja nanti bagaimana jalan ceritanya J

 

Dan untuk umur pemainnya Author samakan, kecuali Krystal 26 tahun dan ketiga Cast lainnya, yaitu Baekhyun, Luhan dan Yi Kyung 27 tahun.

FF ini mungkin sedikit banyak akan ada Flascback-nya di setiap Chapter. Jadi nikmati saja ok dengan FF Author yang satu ini J Mungkin segini aja Note’s untuk Chapter perdana dari Empty kalau gitu Happy Reading^^

 

Chapter_1

 

Yi Kyung terbangun dan membuka matanya. Jam menunjukkan pukul 20.30 KST. Ini adalah waktu bagi dirinya untuk bekerja. Yi Kyung bangun dari tidurnya dan mengambil mantel untuk dirinya kenakan menuju supermarket tempat ia bekerja.

 

Yi Kyung membuka pintu rumah yang ia sewa dan berjalan menuju Supermarket. Yi kyung berjalan pelan menuju tempat ia bekerja. Yi Kyung adalah seorang wanita berumur 27 tahun yang hidup sebatang kara. Ia hidup seorang diri tanpa orang lain mau pun orang tua. Sejak kecil ia tidak memiliki orang tua.  Ia tidak tahu keberadaan orang tua kandungnya, apakah mereka masih hidup atau pun telah meninggal.

 

Yi Kyung terus berjalan kurang lebih 20 menit sampai akhirnya ia tiba di tempat ia bekerja. Yi Kyung langsung masuk dan menggantikan pemilik supermarket tersebut.

 

Seorang pelanggan masuk dan menghampiri Yi Kyung. Pelanggan tersebut tersenyum kepada Yi Kyung, tetapi Yi Kyung tidak membalas sama sekali senyuman pelanggan tersebut yang kita ketahui seorang pria.

 

“Annyeonghaseyo.”

 

“Sebungkus rokok seperti biasa.” Yi Kyung menganggukkan kepalanya tanda mengerti kepada pria itu. Pria itu menatap lekat kepada Yi Kyung, seakan dirinya sudah lama tidak melihat gadis itu. Yi Kyung mengambil salah satu rokok dan memberikannya kepada pria itu.

 

“5.000 won” Pria itu memberikan uangnya dan Yi Kyung mengambil uang tersebut dan mengembalikan kembaliannya kepada pria itu.

 

“Terima kasih. Semoga hari Anda menyenangkan.” Ucap Yi Kyung dengan suara dan ekspresi datarnya. Orang itu hanya menganggukkan kepalanya. Sebelum pergi pria itu menyempatkan dirinya untuk melihat Yi Kyung lebih lama, setelahnya barulah ia pergi dari supermarket tersebut. Yi Kyung kembali terdiam di tempatnya sambil menunggu pelanggan lain datang.

 

Tanpa ia sadari seorang pria lain melihat Yi Kyung dari balik kaca toko tempat ia bekerja. Ekspresi wajah pria tersebut terlihat sedih melihat keadaan Yi Kyung yang tidaklah seperti dulu saat bersamanya. Pria itu mengangkat tangannya ke arah Yi Kyung seperti ingin menggapai wanita itu, tapi ia tahu bahwa dirinya tidak akan pernah bisa menyentuh wanita itu lagi. Tanpa ia sadari setetes air matanya meluncur melalui kedua mata indah miliknya. Tapi dengan cepat ia menghapus air mata tersebut dan berbalik meninggalkan Yi Kyung di sana.

 

Yi Kyung merasakan angin berembus dan menerpa wajahnya. Ia mengalihkan perhatiannya pada tempat pria yang berdiri di luar toko beberapa waktu lalu. Tiba-tiba saja dirinya mengingat seseorang yang pernah sangat berharga dalam hidupnya. Tanpa ia sadari matanya saat ini berkaca-kaca. Tetapi ia menahan air mata yang kapan saja akan keluar dari kedua kelopak matanya itu.

 

Yi Kyung berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengeluarkan air matanya dan kembali menyibukkan dirinya agar ia tidak mengingat seseorang yang pernah mengisi hatinya.

 

**

 

Di sebuah rumah dengan arsitektur yang sangat luar biasa, terlihat dua orang pria sedang berbicara dan memperdebatkan sesuatu.

 

“Appa bukankah sudah kukatakan untuk tidak mencampuri kehidupanku? Aku bisa sendiri mencari gadis yang aku ingin untukku nikahi. Dan sudah berapa kali aku bilang kepada Appa bahwa aku tidak menyukai putri presdir Jung!” Pekik Pria itu dengan suara tinggi kepada pria paruh baya yang diperkirakan adalah Ayahnya.

 

“Tutup mulutmu! Appa tahu mana yang terbaik dan mana yang buruk untukmu. Gadis yang cocok untukmu hanyalah putri Presdir Jung, tidak ada gadis lain yang pantas untukmu selain dia.” Ucap Mr. Byun kepala rumah tangga tersebut dengan suara tegas miliknya. Putra dari Mr. Byun yang kita ketahui bernama Byun Baekhyun menjambak rambutnya pelan mendengar perkataan Appanya.

 

“Tapi aku tidak mencintainya!” Teriak Baekhyun frustrasi.

 

“Seiring dengan berjalannya waktu kau akan terbiasa dan cepat atau lambat kau akan mencintainya.” Mendengar perkataan Appanya membuat kepala Baekhyun berdenyut-denyut. Baekhyun memegang kepalanya dan memijit kepalanya pelan.

 

“Aku ingin ke kamarku.” Gumam Baekhyun pada akhirnya. Ia tidak menjawab perkataan Appanya lagi. Jika beliau sudah mengatakan sesuatu, dirinya akan sangat sulit menentang Appanya tersebut.

 

Baekhyun membuka kamarnya dan merebahkan dirinya pada kasur kesayangannya. Ia menghela nafas panjang. Sudah berapa kali ia mengatakan kepada Appanya ia tidak ingin perjodohan ini dan sudah berapa kali juga dirinya mengatakan kepada Appanya bahwa dirinya tidak menyukai Putri Presdir Jung tetapi Appanya selalu saja tidak mendengarkannya dan tetap memilih pada pendiriannya. Baekhyun kembali menghirup nafasnya, ia merasa lelah setiap hari berurusan dengan Appanya. Bukan di kantor maupun di rumah dirinya selalu berdebat dengan Appanya. Dan semua itu membuat dirinya lelah.

 

Baekhyun kembali menghela nafasnya panjang dan memandang langit-langit kamarnya. Baekhyun memikirkan wajah putri Presdir Jung yang bernama Jung Soo Jung atau biasa di panggil Krystal. Krystal adalah gadis yang baik dan manis. Dan tidak ada yang kurang dalam diri gadis itu. Tetapi entah mengapa Baekhyun tidak menginginkan gadis itu, padahal Krystal adalah gadis idaman semua pria dan pantas menjadi ibu bagi anak-anaknya kelak. Tapi entah mengapa Baekhyun tidak menginginkan gadis itu. Ia merasa Krystal bukanlah untuknya dan Krystal bukanlah gadis yang pantas bersanding dengannya.

 

Baekhyun kembali menghela nafasnya panjang. Dengan semua pekerjaan di kantor dan perdebatan dirinya bersama Appanya membuat dirinya sakit kepala. Baekhyun memejamkan kedua matanya untuk menenangkan dirinya sejenak.

 

***

 

Yi Kyung membuka rumah sewanya dan menutupnya kembali. Ia melepaskan mantel miliknya dan berjalan menuju kasurnya. Ia merebahkan tubuhnya dan memejamkan kedua matanya. Bekerja semalam penuh membuat tubuhnya lelah. Dirinya ingin mengistirahatkan tubuhnya sejenak sebelum kembali bekerja seperti biasa.

 

Jam menunjukkan pukul 20.20 KST. Yi Kyung bangun dari tidurnya dan duduk menyandarkan dirinya di dinding. Yi Kyung menatap dinding sejenak sebelum dirinya pergi ke tempat kerjanya. Setelah beberapa menit terdiam barulah Yi Kyung bangun dari tidurnya dan mengambil mantel miliknya lalu keluar dari rumah sewanya.

 

Yi Kyung berjalan pelan menuju tempat kerjanya. Kali ini ia melewati jalan raya, ia tidak melewati tempat yang ia lewati biasanya. Ia berjalan pelan memandang jalanan di depannya. Yi Kyung berjalan tanpa arah sampai akhirnya ia bertabrakan dengan seorang pria. Yi Kyung hampir terjatuh kalau saja pria itu tidak menangkap dirinya.

 

Mereka berdua bertatapan. Yi Kyung sedikit melebarkan kedua matanya karena kejadian itu. Yi Kyung menatap mata pria itu Pria itu pun menatap Yi Kyung tanpa kedip memandang mata indah milik Yi Kyung. Mereka terus bertatapan sampai akhirnya Yi Kyung bisa menghilangkan keterkejutannya dan mengeluarkan suaranya.

 

“Bisa kau lepaskan tanganmu dariku.” Pria yang belum kita ketahui namanya itu melepaskan kedua tangannya dari tubuh Yi Kyung dan berdehem kecil. Ia merasa canggung setelah kejadian itu. Sedangkan Yi Kyung hanya diam dan memasang wajah datarnya seperti biasa.

 

“Maaf aku tidak sengaja menabrakmu.” Pria itu menatap Yi Kyung dan Yi Kyung hanya menganggukkan kepalanya. Yi Kyung ingin kembali melanjutkan langkahnya tetapi pria itu menarik siku Yi Kyung yang membuat pergerakan pada dirinya terhenti.

 

“Tunggu.” Yi Kyung menatap pria itu dan tangan pria itu yang menahannya. Pria itu menarik tangannya kembali dan tersenyum kepada Yi Kyung.

 

“Kita belum berkenalan.” Ucap pria itu masih dengan senyuman di bibirnya. Yi Kyung hanya menatap datar pria itu tanpa sedikit pun berminat padanya.

 

“Namaku Byun Baekhyun.” Pria bernama Byun Baekhyun itu mengulurkan tangannya kepada Yi Kyung. Tetapi Yi Kyung tidak mengambil uluran tangan pria itu, ia hanya melihat tangan itu menggantung begitu saja, lalu pergi dari tempatnya tanpa berniat memberitahukan namanya pada pria itu.

 

Yi Kyung melanjutkan langkahnya dan berjalan menuju ke tempat kerjanya. Baekhyun tercengang dan tak percaya atas apa yang terjadi barusan. Baru kali ini dirinya di perlakukan seperti itu. Baekhyun berkacak pinggang dan berdecak kesal atas apa yang terjadi barusan.

 

Yi Kyung memasuki supermarket tempat ia bekerja. Ia langsung bekerja menggantikan bosnya. Yi Kyung duduk di tempat kasir dan menunggu pelanggan yang datang. Setelah menit terlewatkan seorang pelanggan memasuki supermarket tersebut. Yi Kyung bangun dari duduknya dan menyapa pelanggan yang datang tersebut. Pelanggan tersebut adalah pelanggan yang tadi malam membeli sebungkus rokok yang notabene adalah pelanggannya.

 

Yi Kyung yang mengetahui apa yang akan pria itu beli lantas mengambil barang tersebut dan memberikannya kepada pria itu. Pria itu memberikan uang miliknya untuk harga rokok yang ia beli. Yi Kyung mengambil uang tersebut dan memberikan kembalian pada pria itu.

 

“Terima kasih. Semoga hari Anda menyenangkan.” Pria itu tetap diam tidak beranjak dari tempatnya. Yi Kyung yang bingung lantas bertanya kepada pria itu.

 

“Apa ada yang ingin Anda beli kembali tuan?” Tanya Yi Kyung dengan ekspresi datar miliknya seperti biasa.

 

“Nonna Yi Kyung bagaimana kabarmu?” Yi Kyung terdiam di tempatnya mendengar perkataan pria itu. Yi Kyung tidak menjawab perkataan pria itu, Yi Kyung menyibukkan dirinya dengan memberes-bereskan barang-barang yang ada di atas meja.

 

“Nonna Yi Kyung apa kau masih mengingatku?” Yi Kyung berhenti di tempatnya dan menatap pria itu dalam.

 

“Drs. Xi Luhan” Pria yang kita ketahui bernama Luhan itu tersenyum.

 

“Kau masih mengingatku?” Terdengar dari suara pria itu bahwa ia sangat senang bahwa Yi Kyung mengingat dirinya. Yi Kyung hanya menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan Luhan.

 

“Mengapa kau tidak mendatangi tempat praktikku lagi 2 tahun terakhir ini?” Yi Kyung hanya diam tidak menanggapi perkataan Luhan.

 

“Apa kau sudah merasa baikkan? Kau bisa mendatangi tempat praktikku jika ka-”

 

“Apakah Drs. Xi Luhan tidak memiliki pekerjaan selain mengurusi mantan pasiennya?” Luhan terdiam mendengar perkataan Yi Kyung. Yi Kyung menatap Luhan dengan ekspresi datar miliknya.

 

“Terima kasih atas perhatianmu, tetapi aku tidak memerlukan semua ini. Kau bisa mengabaikanku tanpa harus memedulikan kehidupanku mulai saat ini.” Luhan menatap dalam mata hitam milik Yi Kyung dan Yi Kyung membalas tatapan pria itu padanya.

 

“Terima kasih telah berbelanja di sini, semoga hari Anda menyenangkan.” Yi Kyung menundukkan kepalanya sedikit kepada Luhan. Luhan yang melihat itu memaksakan senyumannya dan pergi dari tempatnya. Yi Kyung mengangkat wajahnya kembali setelah dokter Luhan telah pergi. Yi Kyung memandang lantai tempat ia berpijak dan memandangnya dengan pandangan kosong

 

**

 

Baekhyun berjalan menuju balkon kamarnya dan memandang pemandangan dari sana. Baekyun tersenyum kecil mengingat kejadian beberapa waktu lalu. Baru pertama kali dirinya di perlakukan seperti itu oleh seorang wanita. Sebelumnya ia tidak pernah di perlakukan seperti itu oleh wanita lain dan itu adalah pengalaman pertama baginya.

 

Menarik. Pikir Baekhyun. Baekhyun merasa tertarik dengan wanita itu. Dan ini adalah pertama kalinya seorang Byun Baekhyun tertarik kepada seorang wanita selama 27 tahun usianya. Baekhyun tidak akan melupakan kejadian itu dalam hidupnya.

 

Baekhyun ingin bertemu kembali dengan wanita itu. Dan untuk pertemuan keduanya Baekhyun akan pastikan bahwa dirinya akan mengetahui nama wanita itu darinya secara langsung.

 

Baekhyun tidak bisa melupakan mata hitam dari wanita itu. Saat bertatapan dengan wanita itu, Baekhyun seakan tertarik di dalamnya. Baekhyun tidak bisa lepas dari tatapan milik wanita itu. Dan tatapan itu, Baekhyun merasakan sesuatu yang berbeda sebelumnya. Baekhyun belum pernah melihat tatapan seseorang kepada dirinya seperti wanita itu kepadanya. Baekhyun ingin menatap dan kembali melihat mata hitam itu untuk kedua kalinya. Baekhyun tersenyum dan memandang bintang yang sangat indah malam itu.

 

“Akan aku pastikan kita akan bertemu kembali.” Baekhyun tersenyum kecil mendengar ucapannya.

 

***

 

Yi Kyung berjalan pelan menuju rumahnya. Tubuh Yi Kyung saat ini sangatlah lemah dan dirinya ingin segera kembali dan tidur untuk mengembalikan tenaganya. Yi Kyung berjalan pelan dengan mata sayu yang ia miliki. Tapi tanpa sengaja dirinya menabrak seseorang yang membuat dirinya sedikit terhuyung ke belakang.

 

Orang yang kita ketahui dari postur tubuhnya seorang wanita itu menggerutu atas apa yang menerpa dirinya saat ini. Yi Kyung tidak peduli, ia tetap melangkahkan kakinya dan berjalan menuju rumah sewanya. Gadis yang baru saja di tabrak oleh Yi Kyung tak percaya melihat wanita itu pergi.

 

“Apa-apaan wanita itu, seenaknya saja pergi tanpa meminta maaf.” Wanita itu meniup poninya dan menatap Yi Kyung yang sudah sangat jauh darinya. Seorang pria menghampiri dirinya dan menatap dirinya dengan pandangan bertanya.

 

“Ada apa dengan wajahmu?” Wanita itu mengalihkan perhatiannya kepada pria yang baru saja datang dan memasang wajah masam yang ia miliki.

 

“Oppa, wanita itu menabrakku dan langsung pergi tanpa rasa bersalah dan tidak mengatakan maaf kepadaku.” Baekhyun mengalihkan tatapannya pada tunjuk Krystal. Baekhyun menatap wanita itu lekat. Baekhyun seperti mengenal baju yang wanita itu kenakan tetapi Baekhyun tidak mengingat siapa wanita itu. Karena tidak menemukan jawaban atas wanita itu, lantas Baekhyun mengalihkan perhatiannya pada Krystal dan mengajak gadis itu pergi menuju tujuan awal mereka.

 

Baekhyun mengemudikan mobilnya melaju ke jalan raya bersama Krystal di sampingnya. Sejujurnya Baekhyun sangat malas menemani gadis yang ada di sampingnya saat ini . Tetapi karena perintah Appanya, ia terpaksa menuruti kemauan Appanya menemani Krystal berbelanja. Sedangkan Krystal, ia sangat senang bisa pergi bersama Baekhyun.

 

Dulu saat di bangku SMA, Baekhyun adalah sumbae Krystal dan Krystal sudah menyukai Baekhyun. Sangat-sangat menyukainya. Tetapi Baekhyun tidak pernah melihatnya atau pun meliriknya. Dan itu membuat dirinya sedih. Krystal adalah gadis yang populer. Tetapi kepopulerannya tidak pernah membuat Baekhyun dapat melihatnya sebagai seorang wanita.

 

Krystal mengalihkan perhatiannya pada Baekhyun dan menatap pria itu dalam. Krystal tersenyum manis ke arah Baekhyun. Dirinya seperti mimpi bisa duduk bersama Baekhyun seperti sekarang ini. Karena inilah impiannya sejak dulu. Krystal tahu Baekhyun tidak menyukainya dan tidak menyetujui perjodohan ini, tetapi Krystal akan berusaha membuat Baekhyun menyukainya dan menyetujui perjodohan ini untuk bersanding dengannya. Krystal tersenyum untuk meyakinkan dirinya bahwa dirinya bisa melakukan semua itu.

 

Krystal mengalihkan perhatiannya pada tangan Baekhyun yang saat ini berada di sampingnya tepat berada di tempat gigi mobil. Krystal memandang tangan itu dan mengulur tangannya ingin menyentuh tangan indah milik Baekhyun.

 

Krystal terdiam dan menghentikan gerakannya saat Baekhyun menarik tangannya ke setir kemudi. Krystal memaksakan senyumannya dan menarik tangannya pelan sambil menggenggam tangannya. Krystal menatap Baekhyun yang saat ini sedang fokus pada jalanan di depannya. Krystal berusaha memaksakan senyumannya bahwa semuanya baik-baik saja. Krystal mengalihkan perhatiannya pada pemandangan di jendela mobil di sampingnya. Matanya saat berkaca-kaca, dirinya berusaha menahan air mata yang kapan saja akan keluar itu. Tanpa Krystal sadari Baekhyun menatap Krystal dalam memandang wajah gadis itu dari samping. Baekhyun menghela nafas panjang dan kembali fokus ke jalan raya.

 

***

 

Yi Kyung membuka Cup mie Istan dan menyeduhkannya pada air panas. Yi Kyung membuka semua bumbu dan memasukkannya ke dalamnya lalu menutupinya menunggu sampai mie-nya mengembang. Yi Kyung terdiam di tempatnya memandang dinding dengan pandangan kosong. Ia selalu melakukan itu setiap dirinya tidak memiliki kegiatan. Setelah menunggu beberapa menit, barulah Yi Kyung membuka mie yang ia buat tadi.

 

Yi Kyung memakan dengan pelan mie istan miliknya. Setelah beberapa menit, Yi Kyung menyelesaikan makan paginya dan menyingkirkan tempat mie Instan tersebut. Yi Kyung merebahkan tubuhnya dan siap untuk tidur.

 

Jam menunjukkan pukul 19.00 KST. Dan Yi Kyung telah bangun dari tidurnya. Entah mengapa dirinya lebih cepat terbangun dari hari biasanya. Yi Kyung bangun dari tidurnya dan menyandarkan tubuhnya pada dinding. Ia menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong. Setiap detik, menit, dan hari dirinya selalu melakukan itu. Tidak ada yang berwarna pada hidupnya. Yi Kyung terus menatap dinding di depannya dengan pandangan lurus sampai akhirnya jam menunjukkan pukul 20.00 KST. Yi Kyung berdiri dari tempatnya dan mengambil mantelnya lalu berjalan menuju pintu rumah sewanya.

 

Yi Kyung tidak langsung menuju tempat kerjanya. Ia memutar jalan dan menuju taman kota yang cukup jauh dari tempatnya bekerja. Ia bisa melihat semua orang sibuk dengan tujuan dan pekerjaan mereka masing-masing. Yi Kyung berjalan pelan bersama warga kota lainnya. Yi Kyung berjalan pelan tanpa arah dan tujuan sampai akhirnya ia menghentikan langkahnya di taman kota.

 

Yi Kyung memasuki taman dan berjalan di taman tersebut. Ia menghentikan langkahnya tepat di salah satu bangku taman di sana. Ia menatap lekat pada bangku taman tersebut, matanya berkaca-kaca saat sebuah kenangannya 7 tahun yang lalu terlintas dalam otaknya.

 

Flaskback_

 

Yi Kyung mengendap-endap ke arah sebuah pria yang duduk di salah satu taman sambil memegang sebuah buku. Yi Kyung berjalan mengendap-endap menuju belakang pria itu dan berhenti tepat di belakangnya.

 

“Dha.” Pria itu terkejut dan memegang di mana letak jantungnya berada. Yi Kyung tertawa renyah melihat keterkejutan pria itu. Ia menghampiri pria itu dan duduk di sampingnya.

 

“Apa aku mengagetkanmu?” Tanya Yi Kyung dengan senyuman dan tawa yang masih melekat pada dirinya. Pria itu hanya cemberut lalu ikut tertawa bersama Yi Kyung. Pria itu menarik hidung Yi Kyung gemas. Yi Kyung yang mendapatkan itu dari pria itu memanyunkan bibirnya.

 

“Yi Soo, apa yang sedang kau lakukan?” Yi Kyung memajukan tubuhnya mendekat ke arah pria yang bernama Yi Soo tersebut. Daehyun mengalihkan perhatiannya sekilas lalu kembali mengalihkan perhatiannya pada bukunya.

 

“Membaca.” Jawab Yi Soo singkat. Yi Kyung yang mendapatkan jawaban singkat dari Yi Soo cemberut. Tiba-tiba saja sebuah ide muncul dari otaknya. Saat Yi Soo telah asyik dengan bukunya kembali, saat itulah Yi Kyung mengambil buku tersebut dari tangannya. Yi Kyung berlari menjauhi pria itu agar dirinya tidak tertangkap oleh Daehyun. Yi Soo yang bukunya di ambil lantas berdiri dari bangkunya dan berusaha kembali mendapatkan bukunya.

 

Keduanya berlari dengan canda dan tawa. Yi Kyung akan memekik ketika dirinya hampir tertangkap oleh Yi Soo. Detik dan menit terlewatkan, mereka terus berlari sampai akhirnya Yi Soo menarik tangan Yi Kyung yang membuat pergerakan Yi Kyung berhenti dan mendekat kepadanya. Saat ini keduanya bertatapan satu sama lain dengan nafas saling memburu. Sampai akhirnya Yi Soo mengambil bukunya kembali saat Yi Kyung tidak menyadari dirinya. Yi Soo berlari sekuat tenaga menjauhi Yi Kyung dan Yi Kyung mengejar Yi Soo. Mereka tertawa lepas bersama merasakan kebahagiaan mereka di antara satu sama lain.

 

Flaskback_END

 

Mata Yi Kyung berkaca-kaca saat mengingat kenangan indahnya bersama pria di masa lalunya. Yi Kyung melangkahkan kakinya mendekati bangku tersebut dan duduk di sana. Yi Kyung memandang bangku tersebut dengan pandangan rindu dan sendu miliknya. Mendatangi tempat ini membuatnya ingat dengan kenangannya bersama Yi soo.

 

Yi Kyung mengulurkan tangannya dan menyentuh bangku taman tersebut. Tanpa ia sadari seorang pria dari masa lalunya menatapnya dari kejauhan. Yi Soo menatap Yi Kyung dengan pandangan sendu miliknya.

 

Yi Kyung menelusuri tangannya pada bangku tersebut. Yi Kyung menghentikan kegiatannya saat mendengar suara derap langkah kaki mendekatinya. Orang tersebut menghentikan langkahnya dan berhenti tepat di hadapan Yi Kyung. Karena penasaran, Yi Kyung mengalihkan perhatiannya pada orang tersebut. Yi Kyung menatap dalam kepada pria itu dan pria itu juga balas menatapnya.

 

“Kau..” Gumam Yi Kyung pelan yang masih dapat di dengar oleh pria itu. Pria itu tersenyum manis ke arah Yi Kyung dengan tangan yang ia masuki di dalam kantung celananya.

 

“Kita bertemu lagi.” Pria itu tersenyum manis ke arah Yi Kyung dan Yi Kyung hanya menatap pria itu tepat pada matanya.

 

TBC

 

Bagaimana dengan FF terbaru Author apakah seru? Atau biasa saja? Author harap Readers menyukainya. FF ini tidak sepanjang FF Author yang terdahulu, seperti Revenge Or Love ataupun Clandestine Love. Word untuk Chapter pertama FF ini hanya 3.300 Word saja.

 

Entah mengapa Author hanya bisa membuat Chap sangat pendek untuk FF ini. Tapi jujur, Author suka saat membuat FF ini. FF ini tidak terlalu sulit dan berat saat Author membuatnya. Tidak seperti Clandestine Love yang membuat Author sedikit sulit saat membuatnya.

 

Untuk Chapter 2nya akan Author usahakan membuat Chapter yang panjang untuk Readers semuanya J  Ok mungkin sekian cuap-cuap Author. Jangan lupa tinggalkan comentar kalian setelah membaca. Sampai jumpa di next Chap berikutnya Annyeong^^…

 

_Rain_Baek999

 

 

 

2 responses to “[Freelance] Empty (Chapter 1)

  1. Ff baru, asik.
    Yi kyung kayak gak ada gairah hidup tapi masih hidup.
    Pria masa lalu? Apa yg terjadi? Luhan kok perhatian banget ya? Knpa? Siapa pria yg bertemu Yi kyung di taman?
    Penasaran kelanjutannya, selamat menulis ya authornim

  2. Suka sih
    Banyak typo bertebaran, terutama nama “Yi Soo” tapi juga dibuat “Daehyun”
    Ditunggu next chapnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s