Airport and Plane- SangHun’s Story Series by bluelu bird

CUHVMvbWEAAhiTP

| Title : Airport and Plane | Author : bluelu bird | Cast : Kim/Oh Sang Eun, Oh Sehun, Oh Sang Hun, etc | Genre : Romance, Marriage life, Family, Comedy ( failed ) | Rating : PG 17 | Length : Series |

List : Sleeping Photoshoot | Pervert Devil Game | Saturday Night | Jealous Eun | Peeking Day | Triple Rain | Time To Have A Baby! | Is She Pregnant? | The Dad-To-be | You and Me Plus Him | New Start, New Obstacle (Part I) | New Start, New Obstacle (Part II) | Secret With Daddy! | First CandleGentleman’s Breakfast | Mission! Follow Mom (1) | Airport And Plane |

Personal blog :http://www.icrecreamlibrary.wordpress.com

Disclaimer : Storyline is pure mine. Don’t be plagiator, please.

Enjoy reading~

.

The X-Ray Scanner, the stunned security woman, and cute little guy in the coat and its big hood

The Sky. The daddy’s full of smiles. And the woman that he stared at.

.

.

“Silahkan berikutnya.” Sehun berdehem sejenak, lalu melangkah maju dengan Sang hun dalam gandengannya.

Sang hun memakai pakaian biasanya. Pakaian anak-hampir-3-tahun miliknya-celana denim, kaos putih dengan gambar doodle langit dan bintang di tengahnya, sepatu mungil putih polosnya.

Sang hun berjalan dengan kesulitan. Tadi hampir saja ia menabrak tiang jika saja badannya tidak ditahan Sehun. Bukan. Bukan karena pakaiannya atau Sang hun sedang terluka. Hanya saja coat berwarna khaki tua cenderung hijau kebesaran yang dikenakannya.

Tangannya hilang ditelan coat khakinya. Dan penutup kepalahood dari coatnya jelas tak membantu. Hoodnya terlalu besar untuk kepala kecilnya hingga turun sampai ke hidung mungilnya.

Terlihat menggemaskan. Tapi merepotkan bagi anak kecil itu.

Tangan Sang hun terus siap di atas kepalanya, menahan hoodnya untuk turun menutupi matanya, tapi sesekali atau well sering kali hoodnya akan terselip dari tangannya dan turun menutupi matanya lagi, hingga anak itu harus menaikkannya lagi. Begitu seterusnya.

Sehun menarik ringan tangan Sang hun. Melangkah ke depan menuju X-Ray Scanner. Hampir saja Sang hun menabrak sisi tiang X-Ray Scanner di hadapannya. Untung saja Sehun cepat-cepat menarik tubuh Sang hun ke belakang dan mengarahkannya melewati X-Ray Scanner.

Sang hun hanya diam di dalam kungkungan tiang X-Ray Scanner, ia sibuk kesulitan membenahi hoodnya. Seorang wanita yang terlihat dalam umur 30-annya dengan seragam petugas keamanan bandara melekat di tubuhnya menarik lembut tangan Sang hun ke depan. Wajahnya bersemu senang, gemas melihat Sang hun yang begitu menggemaskan.

“Kau begitu menggemaskan,” ujar si pertugas kemanan sambil menepuk-nepuk pelan kepala Sang hun-yang hanya mengenai tangan kecilnya yang masih sibuk di atas kepala untuk membenahi hoodnya.

Sehun melangkah maju di antara X-Ray Scanner. Pria itu berdiri canggung untuk beberapa saat. Bukan karena apapun, melainkan karena petugas pria yang sudah tua dengan badan besarnya terus melihatnya dengan fokus. Mungkin jika matanya memiliki kekuatan mengeluarkan sinar laser, maka tubuhnya sudah penuh lubang-lubang kecil.

Kenapa badanku jadi merinding?

“Tolong lepaskan kacamatamu, tuan.” Sehun terkesiap mendengar ucapan tegas sekaligus santai yang dilontarkan petugas itu. Pria itu ragu sejenak sambil memegangi ujung sunglasses yang dipakainya. Matanya menangkap seorang wanita sedikit jauh di depannya tengah berbicara dengan wanita lain.

Ugh. Bagaimana kalau ia menoleh lalu ketahuan?

“Tuan.” Sehun menoleh cepat ke arah petugas itu yang sedang menatapnya serius. Dengan cepat Sehun melepas sunglassesnya, berdiri beberapa saat dengan kakinya yang bergerak gelisah di antara X-Ray Scanner, lalu cepat-cepat berjalan melaluinya.

Sehun mengambil backpacknya, cepat-cepat memakai sunglassesnya kembali. Sang hun yang telah bisa melihat dengan tangan kecilnya masih di atas kepala melihat ayahnya yang terlihat ehm… aneh.

“Silahkan pergi ke ruang tunggu,” ujar si petugas wanita dengan senyum manisnya. Sehun menoleh cepat setelah meraih tangan Sang hun di genggamannya. Tersenyum kecil membalas senyumannya.

“Anakmu sangat menggemaskan,” ujarnya lagi sambil melirik ke arah Sang hun, lalu kembali menatap Sehun dengan senyum malu-malu.

“Ah, ya, terima kasih,” jawab Sehun dengan senyum lembutnya. Sehun sudah berniat melangkah pergi sebelum dia menyadari keberadaannya, tapi suara petugas itu lagi-lagi menginterupsinya.

Eung… dimana istri anda?” Sehun melirik dengan tatapan kosong ke arah petugas wanita itu. Jelas ada semburat merah di pipinya.

Ya, jatuh cintapada seorang Oh Sehun dengan seorang anak di genggamannya memang tidak sulit.

Ugh.

Ada apa dengannya?

Eomma kami sangat cantik! Appa dan Sang hunnie sangat menyayanginya! Annyeong!” Sang hun mendongak sembari mengatakan semua hal itu, tangannya tak meninggalkan kepalanya sedikit pun.

Tanpa menunggu respon dari si petugas, Sang hun menarik tangan Sehun, meninggalkan si petugas wanita itu dengan semu merah di wajahnya dan mulutnya yang menganga kecil.

Kali ini semu merah di wajahnya bukan karena tersipu atau terkagum-kagum. Tapi karena malu.

“Apa tadi barusan?”

-SANGHUN

 

Sang hun duduk dengan posisi badan miring ke arah Sehun. Lebih tepatnya ke arah jendela. Mata bulatnya berbinar melihat langit dengan berbagai warna. Biru, ungu, oranye, nila, semuanya bercampur menjadi satu ditemani gumpalan putih awan samar-samar.

Jika saja Sehun tidak melarangnya-entah kenapa- Sang hun pasti sudah duduk di samping jendela dengan wajahnya menempel penuh ke jendela.

Woah! Langitnya indah appa!” seru Sang hun bersemangat. Pipinya bersemu merah, matanya berbinar, dan mulutnya menganga kecil. Membuatnya terlihat begitu menggemaskan.

“Shush!” Desis Sehun pelan sambil meletakkan jari telunjuknya di depan bibir. Sang hun terdiam sejenak, lalu cepat-cepat menumpuk kedua tangannya di depan mulutnya.

Target mereka duduk tiga bangku di depan mereka. Di deretan yang sama pula. Dua pria kembar dengan usia yang berbeda jauh itu bersusah payah untuk tidak diketahui keberadaannya.

Bahkan Sehun dan Sang hun mendapat begitu banyak pandangan aneh saat masuk ke pesawat. Ya, karena mereka berdua terus memutar tubuh mereka ke sana kemari saat berjalan melewati sela sempit di antara deretan kursi penumpang. Menjauhi pandangan Sang eun.

Ya, Kim Sang Eun. Tidak. Oh Sang Eun.

“Kau sama saja seperti eommamu,” ujar Sehun pelan, setengah berbisik. Tangannya mengacak lembut rambut Sang hun yang menatapnya polos.

“Tentu saja! Sang hun kan anak eomma-appa!” Seru Sang hun dengan volume berbisiknya. Sehun terkekeh pelan sambil terus memperhatikan anaknya yang kini tengah menguap dengan tangan kecilnya yang menutup mulutnya yang menganga lebar.

Mata Sehun berpindah ke arah langit. Senyumnya tersungging begitu saja saat menangkap langit yang begitu indah sore itu.

Eommamu sangat menyukai langit. Appa dulu tak pernah begitu memperhatikan langit, tapi karena eommamu, karena wajah berbinarnya saat melihat langit, appa jadi sangat menyukai langit. Memang indah.”

Sehun tersenyum manis sambil memandang langit, mengingat wajah Sang eun yang berbinar seperti anak kecil saat menatap langit.

“Hun.” Sehun menoleh cepat pada Sang hun. Desahan pelan keluar dari mulutnya saat menemukan Sang hun tengah tertidur di kursinya. Tapi ia tersenyum.

Tangannya meraih kepala kecil Sang hun. Membenahi posisi kepala Sang hun hingga senyaman mungkin. Tangannya mengusap sejenak rambut Sang hun. Anak kecil itu tengah tersenyum kecil dalam tidurnya, terkadang memberengut lucu, ekspresinya berubah seiring jalan mimpinya.

Sehun tersenyum melihat Sang hun. Lalu matanya kembali menatap langit sore yang semakin meredup. Pikirannya tenggelam bersama matahari sore.

Saat itu awak kabin memutar lagu melalui speaker pesawat. Nadanya yang lembut membuat nyaman orang yang sedang tidur, juga orang yang masih terjaga.

Dari sudut mata Sehun, ia bisa melihat pasangan-pasangan saling merangkul erat satu sama lain. Begitu juga dengan ibu dan anaknya yang berumur sekitar lima tahun. Juga pria dewasa yang merangkul lembut ibunya yang sudah berambut putih.

Senyum Sehun semakin lebar saat melihat sepasang kekasih dalam usia tuanya. Rambut keduanya sudah memutih, senyuman mereka hadir dalam wajah mereka yang sudah berkerut-kerut sebagai efek dari usianya, tapi tatapan keduanya masih penuh cinta. Si wanita merangkul erat tangan si pria, dan si pria merangkul lembut di wanita, membawanya ke dalam rengkuhannya.

Akan bagus kalau dia memang bersama kami. Bukan kami yang memata-matainya. Aku bisa seperti itu juga.

Sehun memberengut kesal sejenak karena dirinya sendirian. Tak ada yang bisa dirangkul. Tidak dengan Sang hun yang sedang tertidur. Anaknya bisa menendangnya reflek jika ia menganggu tidurnya.

Mata Sehun kembali menatap ke arah langit melalui jendela kecil di sampingnya.

 

How long will I love you?

As long as stars are above you

and longer if I can

 

Sehun tersenyum mendengar nyanyian lembut yang diputar. Matanya mengintip melalui sela kecil yang tersisa di antara kursi. Mengintip jauh ke depan, menghitung di kursi mana Sang eun duduk.

Saat itu matanya menangkap bagian belakang kepala seorang wanita.

There she is.

Sehun terus menatap pergerakan kepala si wanita. Memang tak banyak yang terlihat, tapi mata Sehun terus memperhatikannya tanpa berniat berpaling sedetik pun.

Pasti ia sedang memperhatikan sekitar dan tersenyum lebar. Mungkin merindukanku. Merindukan kami.

 

How long will I give to you?

As long as I live through you

However long yous say

 

Sehun menyeringai pada pikirannya sendiri. Saat itu kepala si wanita memutar menghadap ke jendela. Memperlihatkan setengah wajahnya dari samping yang tengah tersenyum manis.

Sehun ikut tersenyum melihatnya.

Dia selalu tersenyum saat melihat langit.

“Bagaimana bisa kau sangat sering tersenyum?” Gumam Sehun pelan. Kepalanya berpangku di sebelah tangannya yang diletakkan di tangan kursi. Matanya tak terlepas dari sosok itu.

“Nyonya Oh!” Sehun samar-samar mendengar panggilan seseorang di depan. Matanya terus memperhatikan sosok itu dengan alisnya yang terangkat. Penasaran dengan reaksinya.

Well, siapapun yang memanggilnya menggunakan nama belakang Sehun. Dan Sehun tak benar-benar pernah tahu bagaimana reaksi dia saat dipanggil dengan nama belakang Sehun.

Apa dia bersemu malu? Kesal? Marah? Terganggu? Terharu sampai ingin menangis? Atau mengamuk dan meledak.. okay, itu berlebihan.

Wanita itu menoleh cepat pada orang yang memanggilnya. Sehun tidak bisa melihatnya, tapi ia yakin wanita itu sedang tersenyum pada siapapun itu yang memanggilnya. Si wanita menoleh sejenak, lalu kembali sibuk memandang langit dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya.

 

How long will I love you?

As long as stars are above you

And longer if I may

How long will I love you?

As long as stars are above you

.

This will be such a long trip

with a crazy-nonsense-full-of-jealousy-mission

Don’t forget the-very-cute-smart-innocent-little-prince

and maybe…some romantic scenes?

Who knows?

.

.

Hi there!

Harusnya aku publish lanjutan  Mission! Follow Mom (2). Dari minggu lalu malah harusnya (ps. Lu gak bakal uploud hari Senin-Rabu). Tapi karena ngurus segala macem juga ada acara (baru lulusan, hehe) jadi gak sempet ._.v

Ini harusnya bagian dari Mission! Follow Mom (2) ,tapi karena gak sempet nulis panjang-panjang karena ini ada acara keluarga lagi:3 jadi publish segini dulu. Ini sebagai awal perjalanan misi mereka. Anyway, maaf!

Dan ini cheesy banget lahir batin, wew

Tapi nanti di Mission! Follow Mom (2)  bakal banyak comedy scenesnya kok!

Mungkin bakal publish besok atau minggu depan. Stay tune aja ya :3

Please give me comments and critics! Pendapat kalian tentang series ini secra keseluruhan atau yang ini aja(?). Dan mungkin scenes yang kalian pengen ada di series yang akan datang. Nanti kalau menarik Lu bisa masukin dan jadiin ide, nanti nama username yang idenya dipake Lu cantumin di chapter seriesnya😀

And!

Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan!

Happy holiday for all!

Semangat buat yang gak ada libur, hehe 

Dan yang Lu baru tahu telat

Happy Third Anniversary Say Korean Fanfiction !

heart-cake

On 27 May 2016!

Udah telat tapi Lu baru bisa bilang sekarang lewat post ini. Lu juga gak tahu akan ada author lain, admin, atau bahkan readers yang baca ini. Tapi well, Lu ikut seneng!

Semoga terus rame, bertambah readers, semakin berjaya (?)! All the best pokoknya! Dan semua harapan admin, authors, readers, untuk blog ini bisa tercapai!

Lu sendiri udah hampir 2 tahun jadi author di sini. Dan berterima kasih banget sama admin yang udah nerima. Juga semua readers yang udah mau baca dan mengapresiasi cerita Lu.

Lu sendiri kagum dan ngehargai, atau apa ya kata-kata yang pas?, ya pokoknya, buat semua authors yang ceritanya keren-keren!

Juga kagum sama admin yang udah mendirikan dan ngerawat (?) SKF sampe kayak sekarang.

Yaa gitu pokoknya ><

Love ya all!

Regards,

bluelu bird

 

 

 

 

 

50 responses to “Airport and Plane- SangHun’s Story Series by bluelu bird

  1. Mereka bener2 deh pasangan ayah dan anak yg daebak… ini aja aku udah senyum2 sendiri apalagi bsok… kekocakan apa lg yg bakal mereka tunjukan dalam acara pengintaian Sangeun??? Ditunggu next part…

  2. Ya ya ya
    Pasti sanghun imut nya gak ketulungan ><
    Ahhh makin keren deh ceritanya
    Aku udah baca semua series nya (kalo gak salah) dan udah coment juga (kalo gak salah) *bener dong*
    Dan semua ceritanya itu keren, gimana ya bilangin nya, pokoknya kerasa kayak beneran gitu
    Ah pokoknya daebakk lah
    Selamat atas kelulusan nya ya kak(?)
    Fighting!
    Ditunggu karya selanjutnya

  3. Harus cepet di update part 2 nya , fix, pov sehunnya emang husband goals bgt ini mahhh 😊😊

  4. Klo bner2 liat sanghun di dunia nyata…bisa2 aku bwa plg…gemes liatnya…sampe wanita petugas bandara dibuat terdiam….kyknya bkal berakhir rusuh deh…secara mrk bkal ketauan😀😀😀just my opinion😄😄😄

  5. Yupp ini chessy bgt eonn. Plus pendek T_T tp aku suka hahahaaa
    Next ditunggu mission! follow mom 2 nya😄
    Kalo bisa skalian adain namja yg bikin sehun jealous eonn hahaha

  6. Yaampun gue ko malah kasian ama Sang Hun yaa? Gatau nih lg knapa wkwk
    And… Gue rada ngakak-dikit-pas petugas cewenya nanyain dimana istrinya Sehun, ehh si Bocil yg jawab wkwk asli malu kebangetan, rada ngarepin Sehun duda kalii yee

  7. Gereget ini kenapa ga berasa bacanya :v ditunggu banget kelanjutannya mereka berhasil apa enggak :v suka deh kalo ga ada konflik kaya gini, malah kaya komedi gini >< btw selamat atas kelulusannya kak😊 pokoknya ditunggu lanjutannyaa 😁😁

  8. Sang hun 😆😆😆😆😆😆
    Kira2 klo sang eun tau sehun sm sang hun nge-stalking, sang eun marah gk y (?) 😂😂😂😂
    Nexxxtt~~~

  9. wah ni bapak-anak kelakuan sama, tapi mereka sayang banget sama sang eun sampe mereka ngikutin sang eun, seru,seru,seru.di tunggu part selanjutnya.
    FIGHTING!!

  10. Semoga misi-nya lancar. Sanghun pinter bgt ngejawab pasti tambah gemes dia dg baju kebesaran kayak gitu. Sehun udah pasti ganteng anak ayah sama2 cool.

  11. sang hun bikin gemes, ngebayanginnya aja bikin senyum senyum hihi, hati hati kalian jangan sampe ketahuan mommy sangeun!! see u next!

  12. keren ka. aku suka jalan cerita nya ga bosenin lucu lagi. selalu tungguin ff ini. makin keren buat next nya. mangad ka🙂

  13. si sang hun pinter banget ngejawabin petugas bandara yg nanyain ibunya wkwkwk
    sehun smpe malu gtu
    bener2 gemes bnget sma sehun sanghun nih
    sangeun mash blm taukan klo sehun sma sang eun ngikutin? soalnya tdi ada yg manggil nyonya oh trus dianya senyum gtu

    ditunggu bnget kelanjutannyaaa

  14. berasa kaya nonton film spy (?) lucu banget, ngebayangin sang hun pake baju kaya gitu so cute…..nextttt

  15. Bisnis baru di 2016!!!

    🔺 MODAL :
    1) 400rb
    2) Gadget (BB/Android/IOS)
    3) Kuota
    4) Social Media

    🔺 CARA KERJA :
    Transfer 👉 Kirim File via email 👉 Join Group 👉 Promosi 👉 Order 👉 COPY-PASTE 👉 Sukses jadi Pejuang 50jt 👏

    👊 Ingat! Modal cuma sekali seumur hidup!! hasil yang kamu dapatkan 100% buat kamu. kamu cuma modal 500rb untuk selamanya.
    ❌ No Rekrut
    ❌ No Tutup Point
    ❌ No money game
    ❌ No MLM
    ❌ No Ribet
    ✔ Kerja simple
    ✔ Gak nguras waktu dan tenaga,
    ✔ Bisa dilakuin dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun,
    ✔ Modal dikluarkan cuma sekali bisa dapet untung berkali-kali lipat,
    ✔ Berpeluang dapet ratusan hingga jutaan tiap harinya,

    Mau ? langsung chat aja yaa 😇
    Id line @lgs4388i
    http://line.me/ti/p/%40lgs4388i

  16. ughh sanghun lucunyaaa.. aku bayangin sehun tuh daddy bangett pas benerin posisi sanghun yg lagi tidur ughh sweet banget aku sukaa.. lancar ya misinya dua cogan kembar beda usia ^^

  17. kayanya lucu banget ngebayangin sanghun pas jalan di bandara, gimana susahnya dia jalan pake hoodie yg kegedean😀
    kayanya sehun sangeun romantis momentnya udah jarang smenjak kelahiran sangeun, jadi kangen mereka romantis”an lagi😀

  18. Yaallah sanghun kenapa kamu imut banget sih😆 bapak nya juga *eh😝 author terus semangat ne 😉 화이팅 ✊

  19. aku malah ngebayangin sehun sm sanghun yg serasi (?) bgt jadi bpk sm anak. sialnya malah ngebayangin sehun pas di bandara pas pake kacamata, itu pasti ganteng n cool banget

  20. Huwwwaaa…. sanghun cute ihh… jadi pengen punya ayahnya *stopdreaming *nasibfangirl
    Ditunggu karyamu yg selanjutnya min,semangat!

  21. entah kenapa kemistri sehun sama sanghun dapet banget dahh
    kangen moment romantis antara sehun sama sang eun semejak baby sanghun hadir

  22. Huwaa demi apapun ini ff keknya sweet(?) banget gitu~ sehun sama anaknya diem” ngikutin istrinya aww~ penasaran gimana reaksi sangeun pas tau :v pokoknya next yaa, jangan lama-lama hehehe keep writing deh fighting fighting😁

  23. ngakak sendiri gue ngebayangin gimana ribetnya sang hun dengan coat kebesarannya🙂
    eh tp sang hun cepet tanggap juga ya wktu si petugas cewek nanyain sehun tntg istrinya,, good boy emang nih anak….
    biar ngacir deh tuh petugasnya,hahaha….

  24. Sehun papa ideal bgt ya dsini, gemesh deh liat 2 pria kembar beda usia ini..
    Well emg cheesy sih, but i like it! Also sanghun!! You’re so cute.. Aa ilovehim! Haha>< mreka serasi bgt koq jf ank bapak keke~ bneran deh papa-able bgt si sehun inih, apalagi pas sehun bnerin posisi tidur sanghun ow soswit.. Daebak ka lu! Btw selamat atas kelulusannya ya ka lu, semangat berkarya!✊ yeay! And jgn lupa dilanjut trs ya ini seriesnya… Pengen liat keunyuan sehun-sanghun hehe, oya nti hrs ada romantic scenes nya sehun sm sangeun ya ka xixixi~

  25. Pingback: Hug In Baby Carrier- SangHun’s Story Series by bluelu bird | SAY KOREAN FANFICTION·

  26. aku bayangin sang hun yg imut itu wkwk
    kyknya manis bgt ya, mau dong kalo ada gambarnya sanghun gitu wkwk
    aku masih nunggu ff lanjutannya yg kemaren thor.. semoga bisa ngepost cepet ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s