[Freelance] Mood (Part 1)

Mood1

Alicellion’s Storyline |Mood -1- [Series]    ∞|Kim Taehyung  and OC |Romance, Comedy, etc| Teenager  | Leght :  ±950 words

̅

NATURALY STORY FROM MY MIND. NO PLAGIATOR AND STEAL MY IDEA STORY !

≈Happy Reading !!≈

Tiffany menatap ponselnya penuh geram, sudah lebih dari 35 menit Taehyung pamit padanya ingin mencarikan guyonan yang akan membuatnya naik mood. Tapi tak kunjung datang, uh pembohong ulung memang pemuda kim itu.

“Kemana sih lama sekali.”ketusnya sambil menggigit jari nya kesal. Ia menatap gemilang ponselnya yang berbunyi. Suara bersin Joshua, itu artinya pesan masuk di ponselnya.

Oh ya lupakan soal nada dering gadis ini ya.

 

Received – Friday, 14 January 2016 07.15 pm

Taehyung

 

Sebentar lagi aku dan joshua akan kesana. Sabar dan tunggu moodbooster kamu ya!

 

Tangan gadis itu bergerak lincah bak sedang bermain permainan favorit Jungkook, piano tiles 2.

 

 

Delievered – Friday , 14 January 2016, 07.15 pm

 

Me

 

Iya buruan ya Tae! 

 

 

Gadis itu berjingkat hebat lalu berlari keluar kamar menuju dapur, “Ibu, siapkan cemilan ya. Joshua dan Taehyung akan kemari.”

“Cuma berdua ya? Aleyna sama kekasihnya tidak ikut ?”

Gadis itu menghendikkan bahu bahagia, “Tidak tahu, Taehyung bilang hanya Joshua dan dia yang akan datang.”Sebutnya di akhiri senyum.

“Kamu meminta taehyung melakukan apa? Sampai tersenyum senyum begitu.”

“Tidak ada kok, ibu.”

 

 

Sudah 15 menit berlalu dan 7 pesan Tiffany kirimkan pada Taehyung. Tidak terjawab dan saat menelefon pemuda itu, sambungan tersebut di jawab oleh operator wanita.

Taehyung tidak mungkin selingkuh dengan gadis operator.

Iya jelas tidak mungkin.

Jadi gadis itu menari -narikan lagi jarinya di atas pinsel.

 

Delievered – Friday ,14 January 2016, 07.31 pm

 

Me

 

Tae~ masih lama ya?

 

 

Me

 

Coba saja kamu bisa teleportasi dan aku bisa telekinesis. Pasti ini tidak lama benar kan? 

 

07.35

 

Taehyung lamaaaa

 

07.45

 

Aku mengantuk

 

07.50

 

Serius sayang, aku tinggal tidur kamu nanti.

 

07.59

 

Sudah satu jam penuh Tae kenapa lama sekalii.

 

08.05

 

Yasudah aku tidur ya, setidaknya moodku sudah naik.karena kamu berjanji akan datang kerumah.

 

08.15

 

Selamat malam, tampan.

Aku tidur.

 

08.25

 

 

Taehyung menggigit bibir saat ia melihat pintu besar itu tak kunjung terbuka setelah ketukan ketiga. “Eh, Taehyung.” Ucap wanita paruh baya tersebut. “Mana Joshua ? Ayo masuk.”

Setelah memastikan tubyhnya benar benar masuk ke rumah besar itu ia tersenyum menjawab, “Joshua masih mengambil tugas di rumah Aleyna.”

“Oh, begitu. Ayo duduk, nikmati camilan ibi sambil menunggu Joshua.” sambut wanita itu. “Kamu kemari pasti karena Tiffany ya? Coba ketuk kamarnya. Buka saja tidak apa -apa. Dia mengunci diri di kamar sejak berkata Kalau kamu dan joshua akan jemari. Coba katakan ada apa ?”

Taehyung mengeluarkann kado kecil di balik punggungnya, “Ini bibi.”ujarnya dengam cengiran.

“Ada apa? Bukan ulang tahun Tiffany dan belum hari jadi kalian ‘kan ?”tanya wanita paruh baya tersebut.

Taehyung mendengus, “Dia meminta bi, jadi aku membelinya.”

Si wanita itu mengangguk, “Yasudah kamu segera naik ke kamar tiffany saja. Keburu merajuk nanti dia.”

Taehyung mengangguk dan berlari menuju kamar Tiffany, “Kwon! Buka pintu-nya.”

Taehyung menatap gadis yang sedang tengkurap menggenggam ponselnya dengan kemeja kebesaran, “Kenapa malah tidur.”Taehyung mendekat meraih ponsel gadis itu.

Mungkin saja ada sesuatu yang membuat gadisnya tiba tiba tidur atau pingsan. “Eh pesan, aku?”. Buru buru taehyung membuka ponselnya dan. Ternyata 10notifikasi kebih masuk ke ponselny dari gadis ini. “Ya ampun tiff, se khawatir itu ya. Hn, paling tidak mood kamu sudah lebih baik”

Taehyung memutar mutar tubuhnya mencari tas Tiffany, “Note, note.”desisnya sambil mengambil note kecil milik gadisnya, setelah di rasa selesai. Taehyung menempelkan note kecil tersebut di atas kado putihnya.

Membaringkan tubuh ringan Tiffany ke posisi lebih nyaman dan menaikkan selimut hingga leher gadis itu, “Selamat malam juga, indah.”

Tubuh tiffany rasanya ringan sekali. Dan saat iya mebuka matasambil berputar ke samping ia menemukan kado outih beserta note di atasnya, “Eh, dari siapa ?”tanyanya sayup sayu.

“Loh, perasaan semalam aku masig tengkurap kok.”ujarnya sambil terduduk tiba tiba, “Semalam aku masih menggenggam ponsel. Siapa yang menge cas ponselku ?”gumamnya penuh tanya melihat ponselnya yang sudah tegak mencharge penuh baterai ponsel si gadis.

“Masak ibu yang melakukan ?”

Lalu gadis itu segera berlari menuju tempat makan dan menemukan ibunya tengah memanggang roti. “Ibu ! Semalam ibu atau ayah yang membalikkan tubuhku menjadi telentang dari tengkurap ?”

Ibunya menyerngit aneh, “Kamu tidur tengkurap ? Ibu tidak bertemu dengan kamu sejak kemarin di dapur.”

Tiffany melotot, lalu siapa? Memangnya ada yang lain ya dirumahnya selain ayah dan ibunya. Tiffany kan anak tunggal. Ayahnya juga sedang keluar kota. Ibunya juga tidak tahu apapun.

“Kotak di meja punya ibu ?”

“Kotak ? Yang mana ?”

“Bentuknya seperti kado Ulang Tahun.”

“Punya Taehyung kali, kemarin Taehyung kesini disusul Joshua.”

“Serius ?”

“Iya ibu kemarin langsung menyuruh Taehyung naik ke kamar kamu, Tiff.”

Tiffany membulatkan mata tidak percaya, tidak mungkin. Yang benar saja Taehyung memberikan kado dan membalikkan tubuh Tiffany begitu saja.

Sontak tangan Tiffany memeluk tubuhnya sendiri, “Taehyung ?”

“Iya.”

Lalu gadis itu kembali berlari menuju kamarnya dan mengambil kado itu, “Oh, note ?”

 

‘ Selamat malam, manis.

Maaf ya terlambat, sampai – sampai kamu tertidur.

Lelah ya ? Menjadi panitia memang sulit. Semangat, manis !

Oh, aku yang membalikkan tubuh kamu. Tidak tega melihat kamu tidur tengkurap, baterai kamu lemah jadi aku cas.

Dan, ini kadonya.

Semoga tidak membuat kecewa ya!

Salam cinta

 Si tampan.

 

Tiffany tidak bisa berhenti tersenyum melihat setiap ukiran tangan Taehyung di dalam note kecilnya. Berlebihan sekali ya, lalu pandangan Tiffany beralih ke kotak putih yang ada di meja belajarnya.

“Kira -kira apa isinya ?”

Penasaran dengan hadiah apa yang diberikan Taehyung untuk menaikkan moodnya, dengan segera membuka dan melihat. Begitu banyak bulu pendek dan warnanya hitam.

Laba – laba.

Tentu saja Tiffany sadar penuh jika itu adalah mainan.

Tapi sayangnya Tiffany sangat geli dan punya phobia yang berlebihan dengan Laba -laba.

“Kim Taehyung, sialan !”

 

 

 

FIN

©Alicellion Storyline.

 

One response to “[Freelance] Mood (Part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s