Alunno Guerra [ Opening ]

alunno guerra.jpg

Title : Alunno Guerra

Cast  : Jung Soojung, Kim Jongin

Support Cast : Oh Sehun, Kang Seulgi, Park Chanyeol, and find it later

Genre : School life, Romance, Friendship, and action later

Desclimer : This story is pure mine, Don’t Plagiat!

Spoiler :

Semua ini berawal dari surat yang dikirim dirinya 15 tahu mendatang, dan membuatnya harus memperbaiki semua yang telah ia perbuat bahkan menyangkut keutuhan seluruh manusia.

Soojung POV

Bayang-bayang bintang menjadi pemandangan pertama yang kulihat saat aku membuka mata. Aku mengerjap pelan menyesuaikan diri dengan cahaya minim kamarku. Suara burung berkicau ria di luar membuktikan hari telah pagi. Aku duduk dengan mata masih menyipit, efek yang dirasakan semua manusia ketika bangun pagi.

05.00 a.m

Well, kurasa berangkat lebih pagi di hari pertama sekolah bukan suatu yang buruk. Aku segera bangkit dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi untuk bersiap.

Hari ini cuaca cukup dingin, efek dari hujan semalam yang mungkin bisa menghabiskan semua air yang ditampung awan. Setelah memastikan rambutku tersisir rapi, kugendong tasku di punggung dan beranjak turun. Di ruang makan eomma telah menyiapkan roti isi madu kesukaanku dan Jessica eonni.

” Morning, sweetheart.” Sapa eomma dengan senyum hangatnya. Aku tersenyum lalu duduk di sebelah eonni yang juga telah siap dengan seragamnya. Jessica eonni berada 1 tingkat di atasku. Tahun ini ia akan menghadapi ujian kelulusan sedangkan aku akan menikmati masa-masa memiliki junior. Aku menuang susu hangat strawberry favoritku lalu merasakan sebuah syal hangat menutupi leherku. Eomma tersenyum setelah merapikannya di leherku.

“Pagi ini dingin sekali, kau bisa sakit jika tidak memakai pakaian hangat.” Ucap appa di kursinya sambil menyesap teh hijau lalu kuangguki setuju.

“Aku membelikanmu dari study tour Jeju kemarin, lihat, sama dengan milikku.” Ucap Jessica eonni setelah melahap habis rotinya. Aku melirik syal biru langit di leherku. ” Kau tidak membelikan warna favoritku.” Eonni yang telah berdiri dan menenteng tas nya di bahu hanya mengedik, “Itu saja hanya tersisa dua, warna biru langit dan peach ini, kau kan tak suka pink dan teman-temannya, jadi kuberi yang biru langit saja.” Ia menilik handphonennya yang berbunyi lalu tersenyum singkat. “Eomma, appa, aku berangkat.” Ucapnya lalu pergi meninggalkanku.

“Mwo? Kau meninggalkanku, hey!” Kami kan hanya diberi satu mobil karena tahun ini aku baru mendapatkan surat ijin mengemudi jadi setiap sekolah aku selalu berangkat dengannya. Lalu kudengar derungan motor dari luar menjauh.

” Eonnimu berangkat dengan namjachingunya, mobilnya tengah rusak, Jung. Eomma rasa kau harus berangkat naik bus saja, gwenchana?” Aku menghela nafas pelan.

” Nde, gwenchana. Aku berangkat dulu, takut terlambat.” Ucapku lalu pergi menuju ke tempat perhentian bus.

06.30 a.m

Setelah menunggu bus selama 10 menit, kini kududuk di kursi tengah pinggir jendela mengamati bunga-bunga yang berjatuhan. Musim gugur telah tiba dan membuat semua pohon kehilangan bunganya, namun inilah musim favoritku, amat menenangkan.

Gwangnam High School
10 menit kemudian, bus tiba di depan gerbang sekolahku. Semua yang berseragam sama sepertiku turun dari bus.

CKITT!

Suara gesekan di jalan yang memekakan telinga terdengar lalu kulihat semua murid ramai mengerubungi jalanan. Aku berjinjit sedikit, bukan hal yang sulit bagiku untuk melihat apa yang terjadi disana berkat tinggiku yang lumayan ini. Ah, sebuah mobil tengah berhenti disana dan di depannya ada motor dengan pengendara berhelm fullface berhenti pula. Mungkin hampir bertabrakan. Aku mengedikkan bahu lalu melanjutkan berjalan.

“Soojung-ah!” Aku menoleh setelah mendengar suara memanggilku. Seulgi berlari kecil menghampiriku dengan tas kuning yang tergantung di bahu kanannya. Kang Seulgi merupakan sahabatku dari tingkat 1, bukan hanya dia, tapi 2 namja lainnya, Oh Sehun dan Park Chanyeol juga telah bersama kami dari tingkat 1. Beruntung tidak ada pengacakan kelas tahun semester baru ini.

Kami berdua berjalan menuju ke kelas. “Kudengar Jung Do Saem menjadi wali kelas kita. Huaaa, kuharap itu benar karena ia seongsaenim paling tampan disini, huh aku tidak sabar.” Aku membulatkan mataku, ” Mwo? Wah, jika benar akan sempurna sekali.” Kami terus berbincang sampai ke kelas. Memasuki kelas, terlihat Sehun dan Chanyeol duduk dikerubungi para namja. Tak heran, mereka berdua orang yang supel dan ramah, dan jangan lupakan pembuat onar, namun mereka itu sebenarnya baik.

Aku duduk di meja yang ada di belakang, sedangkan Seulgi ada di depanku. “Soojung, kau bawa plester tidak?” Tanya Chanyeol menghampiri mejaku. Aku mengerutkan dahi, ” Kau terluka?” Lantas namja itu menggeleng lalu menggeret Sehun duduk di sebelahku. “Dia ceroboh di jalan tadi, salahnya sendiri juga kebut-kebutan di pagi hari.” Ucap Chanyeol yang membuat Sehun menatapnya kesal.

Aku tertawa geli melihat Sehun mengerucutkan bibirnya seperti bocah ingusan. Lalu kubuka tasku dan menyobek sebuah plester. ” Ini! Lain kali hati-hati tuan Oh. Ingat baru sebulan yang lalu kau mendapat motor baru itu, jangan sampai rusak terlalu cepat.” Ucapku sambil memberikan plester itu padanya. Saat hendak menutup kembali tasku, sebuah surat tak sengaja menarik perhatianku di tasku bagian depan. Aku mengambilnya dan melihat pengirimnya.

‘Dari diriku 15 tahun ke depan’

” Apa ini?” Aneh. batinku. Aku membuka surat itu. lumayan tebal isinya. Kubaca halaman pertama.

Jika benar dunia paralel itu ada, aku ingin diriku 15 tahun yang lalu membaca ini. Aku ingin minta bantuan kepadamu, aku yang dulu, tolong bantu aku memperbaiki semuanya agar di masa mendatang aku tidak merasakan penyesalan yang amat menyakitkan. Aku telah melakukan kesalahan yang menyisakan penyesalan di hidupku saat ini.

5 September 2016
Hari itu aku bangun lebih pagi, berangkat dengan bus karena mobil Jes eonni yang rusak dan ia berangkat dengan namjachingunya.

Aku mendelik. Hari ini, tanggal nya, bulan dan tahun juga kejadiannya sama persis seperti yang baru kualami. Ige Mwoya! Apa ini benar? Tapi.. aish, tidak mungkin. Kuputuskan untuk membacanya lagi.

Setelah turun dari bus, hampir terjadi kecelakaan di depan sekolah.

Sampai di kelas, Chanyeol meminta plester padaku karena Sehun yang terluka akibat kecelakaan kecil dengan motor barunya.

“Selamat pagi, haksaeng!” Ucap Jung Do Saem setelah memasuki kelas. Seketika Seul Gi menoleh ke belakang. ” Mimpi kita terwujud!”Ucapnya sumringah. Aku hanya tersenyum menanggapi karena masih ingin fokus pada surat tadi.

“Selamat! Kalian berhasil naik ke tingkat dua dan yang terpenting, aku akan menjadi wali kelas kalian setahun mendatang. Aku ingin kalian belajar dengan giat….” dan blablabla. Pesan-pesan wali kelas yang biasa disampaikan, kurasa cukup aman bagiku untuk terus membaca. Kukeluarkan surat yang tadi kusimpan di laci meja dan lanjut membacanya.

Jung Do saem benar-benar menjadi wali kelasku seperti yang aku dan Seulgi harapkan

Ia masuk lalu memanggil seorang murid baru masuk untuk perkenalan. Ia pindahan dari Incheon.

” Baik, kita kedatangan teman baru dari Incheon.” Sayup-sayup sambil membaca aku mendengarnya berbicara lalu suara pintu berderit dan langkah seseorang masuk.

” Perkenalkan dirimu pada teman-teman.”

Namanya, Kim Jongin.

” Annyeonghaseyo, Kim Jongin Imnida.”

Aku langsung mendongakkan kepalaku. Melihat namja berseragam dengan postur tubuh yang proporsional setinggi Chanyeol dan Sehun itu membungkuk. Semua murid di kelas riuh, para yeoja yang tersenyum salah tingkah dan namja yang bersiap untuk mengajaknya olahraga karena bila dilihat dari tubuhnya, mungkin ia pecinta olahraga.

” Baiklah, Kim Jongin, Kau bisa duduk di kursi sebelah Soojung. Di belakang itu.” Jongin membungkuk singkat pada saem lalu berjalan ke arahku, maksudku ke arah kursinya ke sebelahku.

Leherku kaku tidak mau melihat ke arahnya. Entah mengapa tiba-tiba jantungku berdegup kencang seiring langkahnya yang makin mendekat. Kudengar suara gesekan kursi di sebelahku. Ia pasti sudah duduk disana. Namun otakku tak sejalan dengan gerak motorikku. Aku menoleh kaku ke arahnya. Melihat tampak samping wajahnya selama 10 detik. Ia menoleh padaku. Oh tidak.

Ia tersenyum manis. ” Annyeong..” Ucapnya tanpa suara.

Aku hanya mengangguk kaku lalu melihat ke arah meja, ke deretan tulisan di surat yang menghadap ke arahku.

Ia duduk di sebelahku dan tersenyum manis, yang tanpa kusadari aku tertarik padanya sejak pandangan pertama.

‘Sial! Surat ini benar-benar ada.’ Batinku.

 

 

TBC

Annyeong!! Setelah 2 tahun wkwk, maaf malah bawa cerita baru, but janji kok ff sebelumnya masih lanjut hehe. Ini buat selingan aja, dan bakal end soon langsung. oh iya jgn anggep ini ff romance biasa karena Kj selalu bawa genre action wkwk, next chapter akan berubah jd action, so stay tuned!

15 responses to “Alunno Guerra [ Opening ]

  1. Lanjut thorr, kayanya sih seru. Soalnya ceritanya ini si soojung dan kehidupannya bakal diatur gitu sm isi suratnya?
    Kan penasaran😒🙄

  2. Waah ini mirip sama film jepang judulnya “Orange” yg dpt surat dr diri dia di masa dpn terus mau memperbaiki diri dia di masa sekarang bareng cowok yg dia suka soalnya cowoknya bakal kecelakaan dan meninggal, terus surat itu ksh dia petunjuk buat nyelamatin cowoknya

  3. kenapa bisa ada surat di dalam tas soojung? trus isi suratnya percis banget sama kejadian yang sekarang lagi dialami..
    ciee soojung pandangan pertama nieee

  4. kayanya seru nih…
    apalagi castnya kaporit semua hoho
    ada Seulgi, soojung and exo terutama *aku belum baca padahal wkwkwk😀
    Semangat yaw! can’t wait.. jan lama” ya…

  5. Wah keknya seru nih… lanjut..lanjut… Kebetulan jg suka bgt sama yg bergenre action. Ditunggu lah pokoknya…
    Fighting..!!

  6. Pingback: Alunno Guerra [ Chapter 1 ] | SAY KOREAN FANFICTION·

  7. Jadi soojung dapet surat dari masa depan gitu? 15 tahun yg akan datang? Dan itu dia sendiri yg nulis? Kok bisa? Wahhhh… Ini seru lah. Aku bener” enggak ada bayangan cerita yg begini. Keren kak🙂 btw salam kenal sebelumnya kakak.

  8. Pingback: Alunno Guerra [ Chapter 2 ] | SAY KOREAN FANFICTION·

  9. Suka sama alurnya, keren ceritanya, paling suka pas soojung nemuin surat n tw kjdiannya persis pd hri itu.. tegang juga jd bcanya.. penasaran😀 Izin bcanjutn ff x ya Thor..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s