[Freelance] When a Man Loves (Prologue)

waml 1

When a Man Loves Prologue

 

Author                 : deergalaxy0620

Genre                   : Romance, Hurt, School-Life (a little bit)

Cast                     : Oh Jong Seok a.k.a Eddy ( JJCC )

Park Seo Yeol ( OC )

Song Se Hin ( OC )

Park Chan Yeol ( Seo Yeol’s brother ) ( EXO )

Wu Yi Fan a.k.a Kris

Oh Hae Ryung ( OC )

Ryu Ha Yeon ( OC ) as Seo Yeol’s close-friend

Lee Hwan Hee as Ha Yeon’s boyfriend ( UP10TION )

Rating                  : PG-15

Length                 : Chaptered

Disclaimer           : All the story is MINE. Jika ada kesamaan dalam alur cerita, mohon maaf.

 

https://deergalaxy0620.wordpress.com/2016/05/28/ff-chaptered-when-a-man-loves-prologue/

 

 

 

Seorang gadis bersurai hitam panjang sepunggung itu melangkah pelan saat telinganya menangkap sayup-sayup suara yang terasa asing baginya. Ekspresi rasa tahunya sudah cukup mewakili perasaan kalutnya. Sekujur tubuhnya mulai bergemetaran saat ia dapat menangkap asal suara tersebut. Pelan, namun pasti dia akan mengetahui apa yang mereka lakukan di dalam. Suara itu, suara yang begitu menggoda baginya. Gadis itu sudah terlanjur menelan salivanya menahan hasrat untuk melakukan itu.

Tidak! Ini bukan saatnya untuk menginginkan hal seperti itu. Gadis berusia 18 tahun itu harus mengetahui apa yang mereka lakukan. Di dalam sebuah ruang privasi. Tangannya terulur ke engsel pintu, tetapi mendadak terhenti saat suara tersebut sangat jelas. Dengan segera, gadis itu menurunkan tangan putih mulusnya dari engsel pintu. Sepasang mata bulat sipitnya itu dapat memandang sesuatu dari sebuah lingkaran kecil berkaca, yang dapat dianggap sebagai pengintip tamu.

Perlahan gadis itu memundurkan langkahnya dan segera berlari meninggalkan ruangan privasi itu. Digigitnya bibir ranumnya itu agar tak mengeluarkan suaranya yang hampir menangis. Disela ia berlari, air mata mengalir bebas ke pipinya. Hingga pada akhirnya, ia berhasil keluar dari sebuah gedung, dimana terdapat satu ruangan yang merupakan area privasi.

Di luar gedung, gadis itu segera mengusap kasar air matanya dan segera memanggil taksi untuk membawanya pulang ke rumah. Saat berada di taksi, barulah dia menangis histeris seolah ia kehilangan sesuatu yang paling berharga. Dia mencoba untuk menahan tangisnya, namun hatinya terus menjerit dan menangis. Supir taksi bertanya kepada seorang gadis bersurai hitam itu.

“Mau kemana?” tanya supir taksi bertubuh gemuk itu.

“Ke suatu tempat yang dapat menenangkan hatiku.” Jawab seorang gadis sembari mencoba untuk membendung air mata.

“Maaf?” supir merasa tak mengerti dengan jawaban sang gadis belia itu.

“Lupakan saja. Aku akan memberitahu petunjuk arah itu.” jawabnya enteng. Akhirnya, taksi melaju meninggalkan gedung area privasi itu ke suatu tempat yang membuat sang gadis menangis bebas. Mungkin taman, rumah kosong, atau tempat yang tak pernah terlupakan. Semua hanya gadis berusia 18 tahun itu yang tahu.

 

To be continued…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s