I Love You Like This [I] – Sohwadreamer

i-love-you-like-this

I LOVE YOU LIKE THIS [ I ]

“ Daddy = Mommy”

CAST :

EXO’s Oh Sehun – Oh Sehun

OC’s – Oh An Hee

SEVENTEEN’s Vernon – Oh Hansol

APRIL’s Jinsol – Oh Jinsol

|| LENGHT : Chapter || GENRE : Romance, Marriage Life, Family, Angst, Fluff ||  AUTHOR : Sohwadreamer

҉Sohwadreamer  ҉

 

Seorang pria nampak sedang sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan bagi keluarganya. Dia, Oh Sehun. Kepala keluarga Oh yang sangat mahir dalam pekerjaan rumah. Kalau kalian bertanya tentang istrinya..

 

“Appa! Aku terlambat!!!” Seorang gadis menginterupsi pekerjaan Sehun di dapur, Oh Jinsol namanya. Anak terakhir keluarga Oh.

 

“Benarkah? Ya! Bawa bekal saja, Appa siapkan.” Sehun mempercepat geraknya agar nasi gorengnya bisa cepat masak. “Nah, ini sudah, Jinnie-ya.” Lanjut Sehun memberikan kotak bekal Jinsol.

 

“Morning.” Seseorang masuk lagi kedalam dapur. Oh Hansol, anak tertua Sehun. “Sarapan sudah matang? Wah, nasi goreng.” Hansol tersenyum melihat nasi goreng di penggorengan.

 

“Ya! Sudah, bawa bekal saja!” Sehun menyiapkan sekotak bekal lagi untuk Hansol.

 

“Kotak bekal?! Aku makan dirumah saja!” Hansol yang terkenal sangat tampan di sekolahnya merasa malu untuk membawa bekal.

 

“OPPA! Aku telat!!” Jinsol berteriak dengan nyaring, dan tentu Hansol tak menggubris adiknya. “Terserah. Appa, aku berangkat!” Dengan kesal, Jinsol meninggalkan rumah untuk pergi ke sekolah.

 

“Hansol.. Hansol.. Kau benar-benar. Ya sudah, makan dulu.”

 

“Appa, aku bolos saja hari ini.. Bagaimana?”

 

“KAU MAU MATI!”

 

҉Sohwadreamer  ҉

 

Setelah Hansol berangkat hampir pukul delapan, ya Hansol memang anak yang agak bengal. Padahal sekolah masuk pukul tujuh. Tapi Hansol tetap anak yang dapat diandalkan. Dia selalu mengawasi adiknya Jinsol yang sedikit manja itu. Hansol juga anak yang pintar di sekolah, tapi catatan perilakunya cukup buruk mengingat keterlambatannya, padahal Hansol sudah berada di tingkat akhir sekolah menengah.

 

Berbeda dengan Jinsol. Anak itu tidak terlalu pintar, agak manja, dan boros. Walau begitu, Jinsol selalu memperhatikan sekitarnya. Dan itu juga yang membuat anak laki-laki di sekolahnya sering salah sangka atas perilaku Jinsol yang perhatian. Jinsol berada di kelas dua sekolah menengah atas. Hansol dan Jinsol berada di sekolah yang sama.

 

Baiklah cukup tentang Hansol dan Jinsol.

 

Saat ini, Sehun sedang sibuk di depan berkas-berkasnya yang banyak. Sebagai CEO muda yang berbakat dan di kagumi, tentu Sehun memiliki tanggung jawab yang besar — Aku salah..

 

Baik kuulangi..

 

Saat ini, Sehun sedang ada di supermarket untuk belanja kebutuhan rumah tangga. Dia sangat mahir memilih buah yang bagus, daging yang segar, bahkan pembalut yang baik atau tidak untuk Jinsol.

 

Sehun tampak berkeliling di sekitar supermarket dan membeli banyak kebutuhan untuk sebulan kedepan. Sehun memang tudak bekerja, dan setiap hari memang mengurus rumah. Ayah rumah tangga, Begitu Hansol dan Jinsol menyebutnya.

 

Yah, karena wajah Sehun yang tampan, banyak sekali ibu-ibu yang berusaha memperhatikan Sehun, bahkan sampai berhenti hanya untuk melihat Sehun dari dekat. Tapi Sehun yang serius dalam memilih barang yang akan dibelinya tidak menyadari kalau dia jadi pusat perhatian.

 

Drrtt..Deerrtt..

 

“Ck, mengganggu.” Gerutu Sehun saat smartphone nya bergetar, tanda panggilan masuk.

 

“Halo?”

 

“…”

 

“Iya, aku tau..”

 

“…”

 

“Akan kusiapkan makan malam kalau begitu. Kau mau apa?”

 

“…”

 

“Baiklah, sayangku pasti sibuk. Aku tunggu di rumah.”

 

“…”

 

“Bye.”

 

Sehun tampak tersenyum setelah panggilan terputus. Lalu terdengar beberapa wanita disana tampak menjerit tertahan. Saat itu Sehun baru menyadari kalau banyak wanita di sekitarnya. Sehun tampak tersenyum ramah pada mereka.

 

“Tadi istriku yang menelpon.”

 

Hancur sudah harapan wanita disana. Ya, Sehun memiliki istri.

 

 

҉Sohwadreamer  ҉

Mrs. Park yang merupakan guru matematika Hansol tampak khusyuk menulis catatan di papan tulis. Mrs. Park sering di juluki ‘si gendut bisu’ karena badannya yang sangat gemuk dan saat mengajar dia tidak pernah bicara. Tapi ajaibnya, murid-murid akan tetap tenang. Tentu saja dia sangat ditakuti. Bagaimana tidak? Sudah banyak anak muridnya yang tinggal kelas karena Mrs. Park tidak segan untuk memberi nilai 2 di raport.

 

Tapi Hansol tak gentar untuk menjahili Mrs. Park. Seperti saat ini, Hansol tampak mengarahkan sinar laser mainan ke arah bokong Mrs. Park. Teman sekelasnya mulai tertawa geli melihatnya. Mrs. Park hanya terus menulis di papan.

 

Tak lama, Hansol menghentikan aksinya karena Mrs. Park tidak peduli. Dia mulai merogoh saku celananya dan mendapatkan permen karet. Hansol mengunyah permen karet di kelas. Karena kelas sangat tenang, suara kunyahan Hansol terdengar di seluruh penjuru kelas. Teman kelasnya mulai menatapnya seperti ‘apa kau gila?’ kira-kira seperti itu.

 

Lagi-lagi Mrs. Park tidak menanggapinya. Hansol berpikir bagaimana cara untuk membuat Mrs. Park bicara. Dari laser sampai permen karet tidak mempan. Tiba-tiba Hansol mendapat ide yang gila untuk menjahili Mrs. Park. Ya ide gila, dan pasti ekstrim.

 

“Ya! Deokhwan! Ada cacing di bawah mejamu!” Seru Hansol. Dan benar saja, Deokhwan langsung membalikkan mejanya sangking takutnya. Deokhwan memang alergi cacing. Apalagi badannya sangat besar untuk ukuran anak laki-laki.

 

“AAAAAAAKKKGGGHH!!” Deokhwan menjerit sambil berlari mengelilingi kelas. Padahal tak ada cacing sama sekali. Kelas 3-3 sangat gaduh karena Deokhwan yang berlarian. Para murid langsung tertawa dan meneraki kejadian itu. Bagaimana tidak, Deokhwan tampak lucu karena wajahnya memerah dan dia sangat berkeringat. Mengingat dia gemuk.

 

BAAGGH!

 

Mrs. Park memukul meja dengan sangat keras. Seketika kelas kembali hening. Suasana mencekam sangat terasa di kelas Hansol. Dan Hansol pun agak gentar karena kilat mata Mrs. Park sangat tajam padanya. Tatapan Mrs. Park tertuju pada Hansol seperti berkata ‘jangan menggangguku. Mau mati!’. Hansol bergidik ngeri.

 

“Hansol.” Suara Mrs. Park terdengar sangat menakutkan. Dia menyuruh Hansol yang membuat kegaduhan untuk menuju mejanya di depan kelas. Perlu kalian tau, Hansol selalu mendapat nilai baik dalam pelajaran matematika. Tapi kalian juga harus tau kalau Mrs. Park seorang pendendam.

 

“Y-ya.. Mrs. Park.” Hansol yang sudah sampai di meja Mrs. Park tampak pucat. Dia ketakutan sekali. Dalam pikirannya, ‘bagaimana kalau dia menimpaku sampai mati? Bagaimana?’. Masih saja si Hansol. Kalau kau tertimpa Mrs. Park, selamat Hansol~~!

 

Tanpa berkata apapun, Mrs. Park mendekatkan buku bank soal matematika untuk olimpiade ke depan Hansol. Tebal bukunya hampir setengah jengkal tangannya. Hansol meneguk ludahnya merasa ada yang aneh.

 

“Selesaikan. Setiap hari seratus soal. Datang ke mejaku.” Setelah berkata demikian, Mrs. Park keluar dari kelas. Seketika seluruh kelas tertawa dengan keras melihat Hansol terkena batunya.

 

“KALIAN MAU MATI!” Hansol berteriak dengan lantang. Lalu matanya tertuju pada seorang perempuan yang duduk paling depan dekatnya berdiri, Saeyeong. Perempuan itu tampak tidak peduli dan malah menangkupkan kepalanya ke meja.

 

“Bodoh..” Hansol melongo mendengar Saeyeong berkata seperti itu. Kemajuan sekali. Saeyeong adalah anak pendiam dan sepertinya sombong. Bayangkan, setidaknya ada sepuluh orang di kelas itu yang tidak pernah bicara dengan Saeyeong. Tentu mereka segan pada Saeyeong karena tatapannya seperti menilai orang.

 

“Kau bicara padaku?” Hansol langsung mendekat pada Saeyeong. Tidak mungkin Saeyeong bicara padanya. “Ya, kupikir kau bisu..” Lanjut Hansol dengan wajah tak percaya.

 

Saeyeong kembali duduk tegak dan memandang Hansol tepat di matanya. Yang di tatap malah terlihat salah tingkah. Tentu saja kau akan malu kalau di tatap seperti itu pada orang yang kau suka kan?

 

Saeyeong mulai berdiri dan mengangkat bukunya, lalu… Kalian tebaklah..

 

 

 

 

See You Next Part ~ TBC..

 

 

҉Sohwadreamer  ҉

 

 

 

 

 

 

 

 

 

25 responses to “I Love You Like This [I] – Sohwadreamer

  1. Ayah rumah tangga macem apa yg tamvanya ga ketolongan U_U
    Tp kok bisa sehun sbg suami ga kerja? Trus istrinya yg kerja gitu?? O.O
    btw, posternya double jjang eonn😄 kaya foto keluarga beneran hahaha

  2. Kenapa pas mbaca part nya hansol, gua malah mbayangin chanyeol ya?😂 vernon ga mempan😂😂

    Auk ah

    Semangat thor!
    Love ya💓

  3. Hansol kna batunya….istri sehun yg kerja????ato ada sesuatu semacam taruhan gitu…sehun kalah trus dy jdi ayah rumah tangga????gak kebayang klo suami macam sehun lgi masak didapur pke apron….😀😀😀😀😀

  4. Btw istrinya sehun kok gak nongol ? Cieee enak kali ya punya papah yg mukanya cakep sama always muda macem sehun wkwk, sayang si papah jadi papah rumah tangga, biasanya juga jadi ceo

  5. hohohooo.. bagus kak ceritanya ngga ngebosinin jugaa..
    sepertinya disini sehun jadi bapak rumah tangga yang tamvan kkkkk~~😀
    next dehh pokoknyaa >_<

  6. Pingback: I Love You Like This [II] – Sohwadreamer | SAY KOREAN FANFICTION·

  7. Haiii aku ga sengaja nih ketemu ff ini salam kenal ya
    Wkwk keknya seru deh ngebayangin sehun jadi bapak rumah tangga wkwk

    Next chap ya
    Hwaiting ^^

  8. Ya ampun sehun jdi bapak rumah tangga 😅,, istrinya kmna? Jdi istrinya yg kerja? Waaahh 😂😂
    Hansol bandel nya astagaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s