Flashback: Mine – Rika26

Flashback: Mine

Rika26 ©2016

.

Oh Sehun || Lee Eunyeon

Slight! Kim Jongin

.

Slight! Comedy-Romance || Teen || Ficlet

.

Another: ⌈1. HUG⌋ ⌈2. Babe’stie⌋ ⌈3. Jealousy⌋  ⌈3.5 Hyung!

Now: ⌈4. Mine!

Duduk dengan wajah datar tanpa ekspresi, menatap lurus kedepan dengan punggung menyender ke bangku, seakan tak peduli dengan apapun di sekitarnya, Eunyeon bahkan tak bertepuk tangan sama sekali saat seseorang di depan sana selesai memperkenalkan dirinya.

Eunyeon bukan orang dingin, tapi ia juga bukan orang yang ekspresif, dan dia juga bukan orang yang ‘masa-bodo’ dengan sekitarnya, apalagi orang yang over-care, sungguh bukan semuanya.

“Hey Yeon, tak berkenalan dengannya?”

Eunyeon menatap malas ke arah ketua kelas yang duduk bertepatan di samping kirinya, meskipun begitu, ia tetap menjawabnya.

“Harus dengan siapa aku berkenalan?”

Jongin, sang ketua kelas itu tak menjawab, hanya menunjuk ke satu arah tepat di samping kanan Eunyeon dengan dagunya.

“Eh?”

Eunyeon mengikuti arah dagu Jongin, ia hanya bisa menghela nafas saat melihat bangku yang selama ini kosong telah terisi oleh seseorang yang sama sekali tidak familiar baginya.

“Kau… siapa namamu?” Eunyeon mengikuti instruksi Jongin yang menyuruhnya berkenalan dengan pria berkulit putih yang duduk di sisi kanan bangkunya tersebut.

“Aku?” Pria itu menyahut dengan satu alisnya sedikit naik.

“Apa aku berbicara pada mejamu?” Sungut Eunyeon kesal.

“Ku kira kau berbicara pada orang di sampingmu.” Balasnya sembari melipat tangan di depan dada.

“Kau fikir kau duduk dimana?” Eunyeon menghela nafas, kemudian menengakkan bahunya.

“Tepat di samping kananmu.” Pria itu sedikit memajukan bibirnya sembari mengendikkan bahu.

“Ah lupakan.”

Eunyeon kembali menyenderkan punggung nya ke bangkunya, dan kemudian melirik malas kearah Jongin yang menatapnya seakan bertanya ‘bagaimana?’.

Eunyeon segera meluruskan pandangannya ke depan lagi, dan menutup matanya perlahan. Beberapa menit Eunyeon terpejam, sebelum akhirnya suara nyaring Park seongsaenim menusuk telinganya.

“Nona Lee, kerjakan soal ini.”

Eunyeon bangkit dari tempatnya, dan melangkah maju kedepan. Ia mengerjakan soal fisika yang diberikan Park seongsaenim dengan tenang, sampai-sampai decitan goresan spidol di papan tulis pun tak terdengar.

Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Eunyeon langsung kembali ke tempat duduknya tanpa berucap apapun. Ia kembali ingin memejamkan matanya, dan entah mengapa suara cempreng Park seongsaenim kembali mengusiknya.

“Ada sedikit kesalahan, Lee Eunyeon-ssi. Kau, siswa pindahan, tunjukkan padaku jawaban yang benar.”

“Hah?!”

Eunyeon bergumam. Ia berkilah lirih dengan satu alisnya terangkat. Matanya yang tadi ingin dipejamkannya langsung menatap lurus ke arah papan tulis, dimana lelaki berkulit putih yang duduk disamping kanannya tengah membenarkan jawaban milik Eunyeon yang salah di papan tulis.

“Heee? Kau salah menjawab?” Jongin menatap Eunyeon tak percaya, sembari mencibir dengan nada yang meledek.

“Aku juga manusia, Jongin.”

“Ku kira bukan, hahaha!”

Eunyeon tak lagi menjawab, bicara dengan Jongin hanya menambah kekesalannya saja, Eunyeon lebih memilih menelungkupkan kepalanya keatas meja, sembari merenungi kekeliruannya. Tapi sebelum itu, derit bangku tanda si anak pindahan telah kembali duduk ketempatnya menggagalkan niatan Eunyeon, karena mata gadis itu langsung tertuju pada jawaban yang tertera di papan tulis sana.

“Apanya yang…? Aku hanya salah pada satuannya!”

 

***

 

“Hey, senyum~” Jongin menarik pipi Eunyeon, dan langsung ditepis oleh empunya.

“Senyum bukan style-ku, lagipula… aku ‘kan hanya salah pada satuannya! Park saem sialan!” Bukannya tersenyum sesuai kata Jongin, Eunyeon malah semakin cemberut, dengan lengannya yang terlipat di depan dada.

“Tak perlu difikirkan, kau hanya salah sekali, itupun hanya di satuannya, lagipula kau bilang ‘kan kau juga manusia.” Jongin mengendikkan bahu.

“Benar juga, tapi——ehmmm!!”

Eunyeon langsung menjerit saat salah seorang menggapai lengannya dan langsung menutup mulutnya kemudian menyeretnya ke suatu tempat, Eunyeon berusaha berteriak memanggil Jongin yang sudah jauh melangkah didepannya, tapi sia-sia, suaranya benar-benar diredam oleh pemilik jemari besar yang menutupi mulutnya.

 

“JONG—ehmm!!”

Baru saja dekap dimulutnya dilepas, Eunyeon langsung berteriak histeris, dan secara otomatis mulutnya kembali didekap oleh sang penculik.

“Jangan berteriak! Sakit, bodoh!”

Eunyeon menatap tak percaya ke arah seseorang yang dengan seenaknya menculiknya.

“Siswa pindahan?! Apa yang kau lakukan?!” Jeritnya lagi, setelah dekap di mulutnya kembali di lepas.

“Sudah kubilang jangan berteriak! Lagipula aku punya nama, namaku Oh Sehun!” Sehun menyentil kening Eunyeon, sembari memberikan tatapan kesalnya.

“Baiklah ku ulang,” Eunyeon menarik nafas, “Oh Sehun?! Apa yang kau lakukan?!”

“Sialan, tak perlu kau ulang juga!” Sehun kembali menyentil kening Eunyeon tepat di tempat sebelumnya.

“Dan tak perlu kau ulang juga menyentilnya! Lagipula apa maumu?”

“Ajak aku berkeliling, bodoh!” Sehun lagi-lagi menyentil kening Eunyeon.

“Sudah kubilang jangan diulang! Lagipula aku punya nama, namaku Lee Eunyeon!” Eunyeon langsung menahan lengan Sehun, meskipun si empu belum berniat sama sekali untuk kembali menyentil keningnya.

“Kau mengkopi kata-kataku! Dan juga, lepaskan tanganku!”

Eunyeon segera melepaskan lengan Sehun, dan belum sampai sedetik lengannya terlepas, Sehun kembali menyentil kening Eunyeon di tempat yang sama, lagi.

“Sialan!”

Eunyeon melangkah menjauh sembari mencibir, tapi belum sampai satu meter ia bergeser, seseorang telah menarik kerah bajunya dari belakang.

Ya! Ya!” Eunyeon berusaha menyingkirkan lengan besar Sehun yang mencengkram kerah bajunya kuat, sambil terus mencoba melangkah kedepan, tapi sia-sia, ia tetap tertarik ke belakang, mengikuti langkah Sehun yang kembali menyeretnya ke suatu tempat.

 

“Lepaskan!”

“Aku tersesat!”

“Aku tak peduli!”

“Sialan!”

 

Sehun terus menyeret Eunyeon ke dekat tangga, dan kemudian melepaskan cengkramannya tepat saat mereka tiba di pangkal tangga.

 

“Mari kita mulai dari lantai paling bawah.” Seru Sehun, dengan lengannya yang dengan segera menarik Eunyeon untuk menuruni tangga, namun Eunyeon mencengkram pegangan tangga dengan kuat, berusaha tidak bergeser dari tempatnya.

Ya! Cepatlah!”

“Tidak.” Eunyeon menjawab dengan wajahnya yang agak pucat.

Ya!” Sehun kembali berusaha menyeretnya, tapi baru sesenti Eunyeon bergeser, sebuah suara entah dari perut siapa menghentikannya.

Beberapa detik keduanya terdiam, hingga akhirnya Sehun yang pertama kali memecah keheningan, pria itu tertawa terbahak.

Eunyeon yang mendengarnya mendelik tajam, sampai Sehun mengakhiri tawanya.

“Oh okay, mari kita ke kantin.”

Sehun menarik lengan Eunyeon untuk kembali menuruni tangga, namun Eunyeon tetap tak bergeser dari tempatnya.

“Apa lagi?”

“Kantinnya ada di lantai atas, bodoh!”

Sehun menggaruk tengkuknya yang tak gatal, pria itu berusaha agar tidak salah tingkah dengan menyisir rambutnya sendiri dengan jemari tangan, sementara tangan yang satunya masih setia menggenggam lengan Eunyeon.

“Tsk!”

Sekarang Eunyeon yang gantian menarik lengan Sehun, membawanya menuju kantin.

 

***

 

“Selamat makan!” Eunyeon langsung melahap makanan yang ada di depannya dengan sedikit tergesa. Lima menit kemudian, nampan makanan itu telah bersih tak bersisa.

“Dasar monster.”

Eunyeon tak menanggapi kalimat Sehun, ia hanya meneguk air mineralnya hingga habis lantas bangkit dan secara perlahan ia diam-diam meninggalkan kantin.

“Kau fikir kau mau kemana?”

Eunyeon mendecih merasakan kerah belakangnya kembali ditarik oleh seseorang. Gadis itu memutar kedua bola matanya kemudian berbalik menghadap lelaki pucat itu sambil menautkan lengannya di depan dada.

“Dengar ya, aku perlu mencari ketua kelas dan—akh! Ya!”

Eunyeon merasakan punggungnya membentur dinding di samping pintu kaca kantin. Ia merintih tertahan, namun beberapa detik kemudian irisnya langsung membulat dan terpaku pada satu milik Sehun di depannya.

“Dengar nona Lee Eun Yeon, tidak, nona Oh Eun Yeon. Mulai sekarang kau adalah milikku. Pacarku. Kekasihku. Tunanganku. Calon istriku. Paham?”

“Haa…eh… hah? Apa?” Eunyeon tampak linglung, peluh sebesar biji jagung menuruni pelipisnya. Wajah Sehun semakin mendekat dan tepat berhenti di samping pipi kanannya.

“Tapi karena kita masih 17 tahun, kau bisa membuat alibi bahwa aku ini sahabatmu…”

Sehun tersenyum miring lantas memundurkan wajahnya, ia tersenyum lebar lantas mencubit pipi kiri Eunyeon pelan.

“Hai, Lee Eunyeon, aku Oh Sehun, cinta pertamamu.”

“Apa?”

~fin~

 

A/N

It’s been a long time~~~~~

Ada yang inget series ini? Gak ada kan ya, pasti, gitu biasanya :’v

Maaf kalau rada melenceng/? sama series yak :3 btw masih ada yang nungguin series ini? :3 /inget aja gak woi!/ hanjerr, yaudah, mungkinkah fic ini bakal berakhir seperti fic lainnya :’ semoga enggak ya, enggak ya :’v

btw lagi makasih buat yang dah baca, jangan lupa ripiyu nyaah :’

Laf yu, annyeong :’*

8 responses to “Flashback: Mine – Rika26

  1. OOHH JADI SELAMA INI EUNYEONG UDH DI BOOKING AMA SEHUN SUPAYA JADI ISTRINYA? PANTESAN SELAMA INI MEREKA ROMANTIS BANGET -_- oke next jngn lama2 lagi ya thor hehe

  2. masih inget kok kak.. ni series,, ngowehehe
    apa”an itu ohse- -“,, awalnya aku sama” bingung kaya Eunyeon(???)*laahh, gimana siiih? baca kok malah ga ngerti maksudny-,-
    Sehun koookk .. mereka berdua(lebih ke Sehun siih- -“) ngelakuin hal yg romantis(??),, Sehun udh milih Eunyeon jdi calon istri nya???? booking gitu yaa(???)*wkwkwkwk><
    oke deh.. pokoknya lanjuuuut daahh/masih lanjut kaaann??? awas lho kak klo ga lanjut.. laah!! wkwkwkwk,, ga kok kak.. cm becanda.

  3. FINALLY…AKU MENGERTI..HBUNGAN APA YANG MEREKA JALANI.
    ANJIR..INI EMANG DARI AWAL SEHUN UDAH RESEK GITU YA.
    BAHAHAHHA.
    CAPS JEBOL THOR.
    KHILAF.
    AKU HANYA MANUSIA.
    LANJUT THOR.
    LANJUT.

  4. keren ceritanya …suka deh🙂
    sehun dsini cool bgt ^_^
    lanjut ya cz aq suka bgt ma cerita ini….
    aq blum baca sih yg cerita sebelumnya hd blum trlalu ngerti jalan ceritanya…tapi bagus koq ceritanya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s