[ONESHOOT] TIME (12:30)

Tittle : Time

Author: Riniknik

Length: 1.296 Words

Genre:  Drama , Sad

Rating: G

Main cast: Lee Kikwang(B2ST), Heo Gayoon (4Minute)

Disclaimer: Cast hanya milik mereka dan Tuhan dan orang tua dan keluganya sedangkan cerita itu MILIK SAYA! No plagiat no bash.. dan ff ini udah author post di wordpress pribadi di wuzzahworld.wordpress.com

Author’s note : Haloooooooo FF ketiga ini dari aku hihi.. maapin jelek ya da aku mah Cuma manusia yang tak luput dari dosa.. ini song fict lagi dari lagu beast yang 12:30

Sekarang, kita seperti jam tangan yang menunjukkanpukul 12:30. Punggung kita berbalik berlawanan arah satu sama lain, mencari tempat yang berbeda,perihal akan membuang segalanya.”

hqdefault

“Sudahlah! Aku lelah oppa! Bersenang senang saja kau dengan gadis baru mu itu!”

“Dia bukan kekasihku Gayoon-ah, dia hanya sahabatku!”

“Bagaimana sahabat bisa seperti itu? Bermesraan di depan umum? Saling berpegangan tangan tanpa melepas selama perjalanan. Apa itu sahabat?”

PRANG……..

Tak sengaja aku menyenggol sebuah botol kaca yang terletak di meja dekat dengan tempat ku berdiri ketika aku sedang memikirkan kejadian yang baru ku alami. Aku merasa ada yang salah. Ada apa ini?

Oppa! Kau tidak apa apa? Kenapa botol ini bisa jatuh?”

“Gayoon-ah..”

“apa? Kau mau menjelaskan apa lagi?”

“kumohon Gayoon”

“sudahlah lupakan, aku mengerti. Kau tau perlu menjelaskannya oppa.”

“benarkah?”

“Hmm.” Dia hanya menganggukan kepalanya dan lalu membantuku membersihkan pecahan botol kata tersebut.

“Sebuah botol kaca terdengar pecah, bagaimana jika itu kita?”

Sudah pukul 15:55. dan aku memiliki janji dengan Gayoon pukul 15:00.

Aku terlambat! Jelas sangat terlambat! Jika saja bukan karna dosen sialan itu yang seenaknya mengubah jadwalku, aku tak akan telat seperti ini. Gayoon pasti sedang menunggu ku sendirian di cafe. Mengapa setiap aku memiliki janji dengan Gayoon selalu saja aku datang terlambat karena ada sesuatu..

Bahkan saat itu ketika Gayoon benar benar membutuhkan bantuanku, aku tidak dapat datang walau hanya sebentar untuk menemuinya. Aku selalu tidak pernah ada untuknya.

Aku pun segera berlari menuju sebuah cafe. Dan benar saja, dia sedang duduk menunggu ku sendirian.

“Gayoon-ah.. maaf.”

Oppa? Kenapa kau selalu terlambat?”

“maaf dosenku memindahkan jadwal hari ini. Sangat mendadak.”

“cuaca nya sangat mendung..” aku baru menyadarinya ketika dia mengatakannya.

“benar juga. Seakan itu bisa runtuh kapan saja.”

oppa…” aku melihat matanya. Dia terlihat sangat kelelahan akibat menunggu ku. Aku merasa sangat bersalah.

“Langit tampak begitu rendah, tampaknya itu bisa runtuh kapan saja”

“Gayoon-ah..”

“ada apa oppa?”

“maukah kau menunggu ku?”

“menunggu untuk apa?”

“untuk tetap bahagia mencintai dan menyayangiku sekuat tenaga?”

“tapi kau janji tidak akan datang terlambat?  Dan akan datang sesuai janji?”

“aku janji.”

“Baiklah aku berjanji juga untuk tetap bahagia mencintai  dan menanyayangi seorang pria bernama Lee Kikwang.” Dia tersenyum. Sangat manis. Kuharap dia akan selalu bahagia.

“Kau coba untuk bertanya mengapa aku datang begitu terlambat, bahwa kau menunggu ku, bahagia karna cintaku.”

Mungkin sekarang Gayoon sudah lelah untuk menunggu ku. Dia terlihat lebih dingin kepadaku. Dia sungguh sangat memperlihatkannya.

“Kau kenapa Gayoon-ah?” tanyaku lembut.

“kau berjanji. Ingat apa janjimu?”

“aku ingat Gayoon-ah”

“kau menepatinya?” bagai disambar petir. Ternyata benar, Gayoon lelah menunggu ku.

“maaf kan aku.”

“sudahlah, aku lelah ingin pulang.” Dia pun pergi meninggalkanku terpaku. Aku salah, mengapa aku tidak pernah bisa menepati janjiku?

“Tapi kini kau membeku, lebih dingin dari orang asing.

Kau mengalaminya secara kebetulan”

Sudah lebih dari 1 minggu Gayoon tak mau berhubungan denganku. Sepertinya dia benar benar lelah menunggu ku. Apa yang sudah kulakukan? Apa aku sebodoh dan setolol itu sehingga membuat seseorang yang ku cintai pergi meninggalkanku?

Ia benar benar menghindariku. Tak ada satu pun telfon dan sms yang kukirim dijawabnya. Begitupun ketika aku bertemu dengannya di kampus, ketika aku datang ke rumahnya, dia selalu menghindari ku. Menjauhkan diri nya dariku.

Aku benar benar tak bisa melihat senyumnya lagi. Itu sangat sulit. Aku benar benar ingin memeluknya, membuatnya tetap hangat di musim dingin seperti sekarang.

“Senyum cerahmu, dekapanmu yang hangat, rasanya seperti aku tidak bisa melihat

 atau menyentuhnya lagi, itu menakutkanku.”

Sekarang aku hanya bisa memandangnya dari jauh. Kami seperti sedang berkompetisi. Entah kenapa kami seakan ingin mengalahkan satu sama lain. Apa itu sebuah bentuk kecemburuan di antara kami? Entahlah, aku merindukan saat saat yang lalu.

“Sekarang kita seperti jam 12:30. Belakang kita saling mengalahkan satu sama lain,

Melihat ke tempat lain, melempar segala sesuatu nya keluar.”

Semakin hari kami semakin sulit untuk bersama. Kami semakin berjalan semakin jauh ke arah jalan yang berbeda. Semakin mempersulit diri kami untuk bersama lagi.

“Gayoon, aku merindukanmu. Bagaimana kabarmu?”

Hanya itu yang dapat kuucapkan ketika ku melihatnya walaupun hanya dari jauh. Aku tahu, aku terlalu sering membuatnya kecewa, tidak menepati janji yang telah ku buat kepadanya. Aku sangat menyesal. Kini aku hanya bisa melihatnya tanpa bisa menyapa nya.

“Kita seperti jam 12:30, Kita berjalan ke tempat dimana kita bisa tak bertemu lagi.”

Sepertinya waktu memberikan kita kesempatan untuk selalu bertemu. Aku selalu melihatnya saat dia bersama temannya, keluarga ataupun ketika ia sedang duduk sendiri di bawah pohon yang teduh di taman dekat kampus kami membaca buku.

“kebiasaan yang tak berubah” Gumamku sambil menatapnya yang duduk di bawah pohon teduh tersebut.

Aku berniat mendatanginya dan mengajaknya bertemu. Tapi entah mengapa setiap aku mulai melangkah baru satu langkah saja, ia pergi begitu saja. Apa ia tau aku akan mendekatinya?

“Waktu mencoba mengikuti kita tapi sekarang telah berhenti.”

2 bulan berlalu dengan keadaan seperti ini. Bahkan kali ini kami benar benar tak saling sapa walau hanya untuk tersenyum saja enggan.

Hari itu kami saling bertatapan di bangsal kampus saat itu. Aku yakin dia melihat ku sedang berjalan ke arahnya, tapi dia terus berjalan lurus seperti kami tidak saling mengenal satu sama lain.

Tuhan, apakah separah itu hubungan kami? Apakah ini akan berakhir begitu saja?

“Dibandingkan disebut “kita” ini malah seperti hanya “aku” dan “kamu”.

Daripada mengatakan sesuatu kecil  yang telah lewat. Ini terasa seperti aku telah kehilangan sebagai gantinya”

Malam itu salju turun, namun mengapa hari ini dia tak memakai syal ataupun sepasang sarung tangan yang setidaknya dapat mengurangi rasa dingin yang menusuk kulit? Ini sudah memasuki musim salju dan kuberanikan diri untuk mendekati lalu menyapanya.

Akupun lalu duduk di bangku kosong yang terletak tepat berhadapan dengannya. Dan lalu ku genggam tangannya yang sedang ia hangatkan dengan cara menggesekkan kedua telapak tangannya dan sesekali meniupnya hanya untuk mendapakan sedikit kehangatan.

“kalau kau sudah tau salju turun, kenapa kau tidak memakai syal ataupun sarung tangan?” ucapku yang mulai mencoba menghangatkan tangannya.

“….” tak ada jawaban yang kudengar hanya tatapan dingin yang kulihat dari matanya. Tak lama ia segera menarik tangannya dan segera beranjak pergi lagi menuju guedung sekolah kami.

Sepertinya ini semakin parah. Aku tak tahu harus bagaimana.

“Tanganmu mencoba untuk hangat, Aku sudah tahu kau bergetar jadi dengan erat aku menggenggammu. Aku menggenggammu, aku menjebakmu Karena cintaku jadi lebih beracun”

Aku selalu berusaha agar kami dapat seperti dahulu. Selalu bersama dan membuat banyak orang iri dengan hubungan kami. Ketika melewati bangsal kampus dan mendapat banyak tatapan yang mandang kami sirik. Apa itu akan kembali?  Apakah jam dalam hubungan kami sudah rusak dan tak dapat diperbaiki?

Saat itu tak sengaja aku melihat nya sedang asik dan bercanda dengan temannya. Tunggu apa dia temannya? Seperti tidak asing bagiku. Aku mengamatinya dan ternyata dia adalah Dongwoon yang memang sudah lama menyukai Gayoon ku. Aku selalu mecoba untuk menyapanya agar Dongwoon tak dapat mengambilnya. Aku percaya waktu akan kembali dan dia akan kembali kepadaku dan hubungan kami seperti  dulu. Kuharap….. Aku memang sulit melupakannya begitu saja. Dia terlalu berharga bagiku. Aku memang bodoh, selalu membuatnya kecewa…

“Ya aku tahu ini salahku tapi aku ta bisa menyingkirkan rasa ini, harapan. Saat perpisahan kita dimulai untuk dimulai sebelum aku. Kemudian kupercaya waktu akan mengikuti kita sekali lagi.Aku percaya bahwa waktu akan datang lagi.”

Semua cara sudah ku kerahkan agar Gayoon mau kembali lagi bersamaku. Tapi hasilnya benar benar percuma. Tak ada yang berubah.

Baiklah… Sepertinya ini adalah benar benar akhir bagi hubunganku dan Gayoon. Aku harus mencoba melupakannya. aku merusak jam dalam hubungan kami. Entah dapat di perbaiki ataupun akan rusak selamanya. Aku hanya dapat berharap ia akan kembali padaku suatu saat nanti dan kami akan bahagia bersama. Kali ini akan kubiarkan dia pergi dan menghentikan waktu dalam “jam” hubungan kami. Tapi aku yakin, suatu saat “jam” itu akan kembali bergerak dan berputar layaknya “jam” itu tak pernah rusak.

”Aku membiarkanmu pergi sekarang.Aku membiarkanmu pergi dan semuanya berhenti.

Tapi aku percaya jam yang rusak akan bergerak sekali lagi.”

END

Holaaaaaaa makasih udah sempet baca yaaaa.. janganlupa review nya.. jangan jadi silend reader yaaa.. mohon banget ^^ makasiihhhh ^^

6 responses to “[ONESHOOT] TIME (12:30)

  1. Hellooa big fan of B2ST n 4MINUTE here!! excited jarang2 lho ada author yg nge-post dg casting mreka.. hehe Interest sma ceritanya… tp ql boleh komen baiknya Gayoon eonni dipasangin sm leader Dujun deh kaya’x hihihi Semangat lagi nulisnya author! ditunggu karya slnjutnya…

    • eaaahhhhh samaan nih kitaaaaa wuhuuu >< susah ya nyari ff cast mereka😦
      iyaaa soalnya bingung kalo gk dipasanginnya tuh sama siapa.. kalo sama sohyun kan udh sama dongwoon kalo hyuna bisa si sama gk tp lbh dpt feel nya hyuna sama jh/hs masa😦 kalo sama jiyoon hmm jiyoon kalo kata aku pas sama yoseob kali yak.. jihyun sama leader juga hmm bingung :')

  2. Iya susah sekali hihihi Tapi ql mw couple in mreka versi saya begini: Dujun n Gayoon, JS n Hyuna, Dongwoon biar sma maknae 4Minute, Junhyung sm Hara (GagalMoveOn) wkwk, Yoo biar sm Siapapun (g bs nyari psgn bwt si imut_) n uri Gikwang biar sma saya saja hahaha #dipelototin

  3. Halaaaa authoor, bininya yoseob disiniiii wkwkwk
    Haaaah jarang banget ini ada ff mereka, nyarinya pun kudu ngubek2 gugel dulu.
    Ini feelnya dapet, tapi aku bayangin si gayoon itu OC wkwkw. Aku kurang srek kalo para bias disandingin sama idol cewe, ntah kenapa malah susah dapet feelnya *halah
    Betewe semangat ya thor buat bikin ff mereka lagi wkwkw

    • SUPER DUPER SUSAH nyari ff mereka haha. iya biar lebih dapet emang mending bayanginnya OC aja yah..
      sama kaya aku banget haha..
      makasihhhh doain dapet inspirasi secepatnya ya.. udah ada niatan bikin gara gara denger ribbon tapi masih blank ceritanya haha..

      makasih udah baca yaaaa :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s