My Beautiful Yoojungie #1 ~QueenXissi~

My Beautiful Yoojungie #1

PT 1

Author

QUEENXISSI

 

 

Genre : ROMANCE, FLUFF, SCHOOL LIFE

 

Length : Chaptered (less than 2k words)

 

Main Cast :

OH SEHUN

KIM YOOJUNG (OC)

 

Rating : Teen

 

 

 

.

.

 

All in Author’s POV

 

Menjadi pengagum rahasia seorang Oh Sehun? Itu bukan menjadi rahasia lagi untuk seorang Kim Yoojung. Gadis berusia tujuh belas tahun itu malah terlalu menggilai Oh Sehun, cinta mati lebih tepatnya. Gadis itu bahkan sampai bersumpah di depan adiknya Kim Taehyung, di depan kucing peliharaannya Krong, bahkan di depan kedua sahabatnya Soojung dan Hana, ia akan mendapatkan Sehun sebelum usianya menginjak dua puluh tahun. Entahlah, hanya karena tragedi Sehun menghempaskan ulat bulu dari pundak Yoojung, keesokan harinya Yoojung langsung tergila-gila pada Oh Sehun, bukan keesokan harinya, lebih tepatnya beberapa saat setelah Sehun pergi meninggalkannya tanpa menggubris ucapan terima kasih dari Yoojung.

“Ini sangat berlebihan.” Cibir Soojung.

“Kupikir, hal picisan seperti ini hanya terjadi dalam drama saja.” Sambung Hana.

“Sebaiknya kau segera ke rumah sakit terdekat. Periksakan kondisi otak dan jantungmu.” Lanjut Soojung.

“Alangkah baiknya sebelum ke rumah sakit, kau berkacalah dulu di depan cermin raksasa milik ibumu.” Tutur Hana.

“Mana mungkin seorang gadis super biasa bahkan tak terkenal seperti dirimu bisa mendapatkan seorang Oh Sehun yang kepopulerannya melebihi model top tahun ini.” Lanjut Soojung berlebihan.

Begitu terus dan selalu ada saja lontaran kalimat kedua sahabat Yoojung yang berusaha memupuskan harapan Yoojung untuk mengagumi—err mencintai lebih tepatnya—seorang Oh Sehun.

“Ngomong-ngomong, tiga tahun lagi usiamu akan menginjak dua puluh tahun. Kau yakin dalam tiga tahun bisa merebut perhatiannya?” ucap Soojung lagi.

“Bahkan sekedar membalas senyumanmu saat bertemu di lorong sekolah saja tidak. Oh astaga Kim Yoojung, perlu berapa juta kali lagi kami memaksamu untuk berhenti menggapai sesuatu yang akan sangat sulit untuk kau gapai!?” sambung Hana.

Dan selalu seperti itu, dimana Hana dan Soojung lelah memberi masukan pada Yoojung dan hanya direspon Yoojung dengan ekspresi tidak peduli dan terus saja memandangi foto-foto Sehun yang berhasil ia abadikan di dalam ponselnya, Sehun yang sedang menghapus papan tulis, Sehun yang sedang tertawa dengan teman-temannya, Sehun yang sedang berjalan menuju ruang kelasnya, Sehun yang sedang bermain basket dan… Sehun yang tertidur di dalam kelas.

“Dasar maniak!” ucap Soojung akhirnya yang kemudian meninggalkan meja milik Yoojung, disusul oleh Hana yang sebelumnya mencubit keras pipi Yoojung dan…

“AWWW! SAKIT JEON HANA!” pekik Yoojung lalu segera memasukkan ponselnya ke dalam tas ketika guru Lee masuk ke dalam kelas sambil membawa tumpukan kertas folio di tangannya.

“Hanya ada alat tulis di atas meja! Hari ini akan ada kuis sebelum kita masuk ke materi selanjutnya.” Tutur guru Lee lantang lalu mulai berjalan membagikan kertas folio ke setiap meja siswanya.

*

“Guru Lee benar-benar gila! Selalu memberi kuis di saat aku tidak belajar semalam.” Gerutu Soojung.

“Memangnya kapan kau pernah belajar!? Bukankah pekerjaanmu di rumah hanya makan tidur dan berdandan?” ejek Hana disusul kikikan khas milik Yoojung.

“Hish, memangnya kau bisa mengerjakan soal-soal tadi!?”

“Emm… tidak juga sih. Hehe.” Jawab Hana lalu memandang Yoojung yang sibuk menyantap bbibimbapnya.

“Kalau di sebelahku, sih… sudah pasti bisa.” Ucap Hana lalu menyenggol lengan Yoojung. Sementara yang disenggol hanya tersenyum.

“Sayangnya, ia hanya bisa di satu mata pelajaran ini, mengapa dari sekian banyak mata pelajaran di sekolah ini, kau harus menyukai mata pelajaran yang bahkan tidak disukai orang kebanyakan, se.ja.rah. Bukankah sangat aneh?” Tanya Soojung.

Baru akan menjawab pertanyaan Soojung, tiba-tiba saja Yoojung langsung menggigit bibir bawahnya saat melihat Sehun berjalan masuk ke dalam kantin bersama kedua temannya, Baekhyun dan Chanyeol.

“Ah sudahlah…” keluh Soojung ketika mengikuti arah pandangan Yoojung.

“Kira-kira dia sudah membacanya belum, ya?” gumam Yoojung.

“Membaca apa?” Tanya Soojung dan Hana secara bersamaan.

“Surat cinta dariku.” Bisik Yoojung pelan.

“HAAA!? SURAT CINTA!?” pekik Soojung dan Hana bersamaan lagi.

Tiba-tiba saja seisi kantin memandang ke meja tempat dimana Yoojung dan kedua temannya duduk, begitu pula dengan Sehun.

“Kurasa salah satu dari mereka yang menuliskan surat cinta untukmu, Hun.” Bisik Chanyeol. Sehun yang tadinya berniat untuk memesan minumannya, mengurungkan niatnya dan berjalan menghampiri meja milik Yoojung.

“Astaga…dia kemari teman-teman!” ujar Yoojung lalu memasang ekspresi sebiasa mungkin agar tak terlihat terlalu memalukan di depan Sehun.

“H-hai Se—”

Sehun kemudian mengeluarkan secarik kertas dari dalam saku seragamnya, “Ini milikmu?” Tanya Sehun kemudian.

Soojung menggeleng, sementara Hana menunjuk pada Yoojung. Yoojung kemudian menunduk malu. Astaga… mengapa harus di depan umum begini Sehun menanyakan hal itu. Itu yang ada di dalam pikiran Yoojung saat ini.

“Kau sebenarnya orang Korea, bukan!?” Tanya Sehun dengan nada bicara sedikit kesal.

“Huh?”

“Penulisan hangulmu sangat payah! Bagaimana bisa kau masuk ke sekolah sebagus ini dengan pembendaharaan kata yang sepayah ini!? Kuberi nilai E dari skala A sampai E. Belajarlah lebih giat lagi agar kelak pria yang kau berikan surat cintamu bisa tersentuh dengan kata-katamu.” Ujar Sehun kemudian meletakkan kertas tersebut di depan Yoojung.

Seisi kantin menertawai Yoojung, membuat Yoojung malu bukan main, wajahnya sudah benar-benar merah padam sekarang. Ia langsung mengambil kertas tersebut, meremasnya dan berlari keluar dari kantin disusul oleh Soojung dan Hana di belakangnya.

“Bukankah kalimat yang kau lontarkan tadi terlalu jahat?” Tanya Baekhyun memukul pundak Sehun.

“Tapi penulisannya memang benar-benar payah, kau melihatnya sendiri, kan?” ucap Sehun membela diri.

“Bukankah dia gadis ulat bulu itu?”

“Hmm, si konyol yang menjerit histeris hanya karena ada ulat bulu di pundaknya.” Jawab Sehun.

“Tapi gadis ulat bulu itu sukses membuatmu tertawa saat itu. Aku masih ingat betapa suramnya wajahmu saat diputuskan oleh Irene dan tiba-tiba saja kau tersenyum tak jelas setiap kali mengingat kekonyolan gadis ulat bulu itu.” Goda Baekhyun.

“Berhentilah menyebut nama Irene di hadapanku!”

*

“Astaga… ini lebih terlihat seperti tugas akhir oppaku yang direvisi oleh dosennya.” Ujar Hana melihat betapa banyak coretan tinta merah dan tanda silang dalam surat cinta milik Yoojung.

“Hey Yoojung-ah! Sampai kapan kau akan menjambak rambutmu seperti itu!” pekik Soojung yang sejak tadi terus melihat Yoojung yang berlari mengelilingi taman belakang sekolah sambil menjambaki rambutnya.

“SANGAT MEMALUKAN!!! AAAARRGGGHHHH!” pekik Yoojung.

“Sudahlah! Kubilang juga apa, lupakan saja pria berhati batu seperti Oh Sehun!” pekik Hana kemudian.

“Wajahnya saja yang rupawan, sifatnya tadi benar-benar seperti iblis. Iblis pencabut nyawapun pasti masih berbaik hati dengan orang yang akan ia cabut nyawanya.” Tutur Soojung.

“Kemarilah Kim Yoojung! Mau sampai kapan kau menyiksa dirimu seperti itu!?”

“AKU TIDAK MAU KEMBALI KE KELAS LAGI! PASTI AKU AKAN DITERTAWAI SEISI KELAS!” pekik Yoojung kemudian.

Soojung dan Hana kemudian berlari menghampiri Yoojung dan menarik Yoojung untuk segera kembali ke kelas karena bel masuk sudah berbunyi sejak lima menit yang lalu.

Dan benar saja, sepanjang perjalanan menuju kelasnya, beberapa siswa pria maupun wanita yang melintas bahkan berada di hadapannya pasti mencibir dan menertawai Yoojung. Membuat Soojung dan Hana geram sehingga memarahi mereka.

*

Yoojung memandangi surat yang Sehun berikan tadi siang padanya. Di sebelahnya, duduk Taehyung sambil memangku Krong dan memandang prihatin pada kakaknya.

“Noona, malang sekali sih nasibmu.” Tutur Taehyung lalu mengelus puncak kepala Krong, membuat Krong mengeong lalu tertidur dalam belaian Taehyung.

“Ini lebih dari malang Taetae-ya…ini perpaduan antara menyedihkan, memalukan dan… cinta yang bertepuk sebelah tangan.” Ujar Yoojung sedih.

“Apakah noona akan menyerah kali ini?” Tanya Taehyung lagi.

“Tentu saja tidak.” Jawab Yoojung dengan mata yang jika diberi efek editan maka akan terlihat berapi-rapi.

“MWO?”

“Ini belum seberapa Taehyung-ah. Jika dia repot-repot merivisi surat cintaku untuknya, itu tandanya ia memberi tanda untukku.”

“Tanda? Tanda malu yang semakin besar maksud noona?”

“Tentu saja bukan! Tanda agar aku mengiriminya surat lagi, dengan bahasa yang lebih teratur lagi, dan jika dia memberi nilai A untuk suratku, itu tandanya ia menerima pernyataan cintaku, kemudian aku dan Sehun resmi menjadi sepasang kekasih! Yeaaah!” ujar Yoojung sedang, Taehyung yang mendengarkan kesimpulan yang ditarik oleh Yoojung hanya bisa menggeleng.

“Kasihan sekali majikanmu, Krong.” Bisik Taehyung pada Krong yang lagi-lagi hanya membalas ucapan Taehyung dengan mengeong. Seolah mengiyakan apa yang baru saja diucapkan oleh adik dari majikannya itu.

 

 

 

*

 

 

T B C

SORRY FOR TYPO(s)

.

.

.

 

Oh iyaaa… untuk beberapa bagian di atas mungkin ada yang ngerasa familiar, karena YES… ada beberapa bagian yang aku adaptasi dari drakor zaman baheula Naughty Kiss… tapi gak sepenuhnya sama kok, Cuma beberapa doaaang. Gak terhitung plagiat, kan? Kan terinspirasi haha~~~

Selamat menunggu chapter 2nya yaaa~ oiya udah aku tegaskan di atas yaaa fanfic chaptered ini jumlah katanya kurang dari 2000 kata, jadi harap maklum yaa kalo kependekan~

.

Salam Alay as alwayssss

.

QueenXissi

61 responses to “My Beautiful Yoojungie #1 ~QueenXissi~

  1. aku baru baca ff sekeren ini pdhl udah sampai chap 3
    yojung pantang menyerah y pdhl sehun udah nolak dia
    lanjut baca chap selanjutnya
    penasaran …

  2. njayy keberanian dan kenekatan si yoojung patut diapresiasi :”v *klo gue mah ogah ngulang nembak lg :’v udh kepalang malu :’v

  3. Eh anjir ngakak akumah :v tegar kamu yoojung :v lawaq kamu jung :v but youre awesome✌✌✌✌✌✌ kusukaaa

  4. Well sebelumnya aku belum baca ff ini, tp pas ngereview part 6(,yg baru) jadi tertarik, jujur aja aku lagi nyari ff yg cem gini(?) Wkwk gk terlalu pelik gitu alurnya, apalagi kepribadian heroinenya aku suka bgt lol

  5. Sehun jahat banget seh,dingin banget sifatnya,semangat ya buat yoojung yang tetep semangat ngejar sehun,hwaiting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s