My Beautiful Yoojungie #2 ~QueenXissi~

My Beautiful Yoojungie #2

pt 2

Author

QUEENXISSI

 

 

Genre : ROMANCE, FLUFF, SCHOOL LIFE

 

Length : Chaptered (less than 2k words)

 

Main Cast :

OH SEHUN

KIM YOOJUNG (OC)

 

Rating : Teen

 

 

 

.

 

Another Story of MY BEAUTIFUL YOOJUNGIE

 

.

 

 

 

All in Author’s POV

 

“Kau yakin akan tetap berangkat ke sekolah setelah kejadian memalukan kemarin, noona?” Tanya Taehyung kemudian menyuapkan sesendok penuh sereal ke dalam mulutnya.

“Tentu saja. Lagipula aku tidak melakukan tindak kriminal. Untuk apa malu untuk berangkat ke sekolah.” Ucap Yoojung penuh percaya diri. Jujur saja, ia tentu masih memiliki rasa malu, tetapi, jika ia kalah dengan rasa malunya, pasti kemungkinannya mendapatkan cinta Sehun juga akan semakin kecil. Jadi ia harus tetap memasak muka badak meski sungguh sampai detik inipun ia terus berharap untuk tidak bertemu dengan Sehun dalam beberapa saat ini. Taehyung yang melihat air muka Yoojung sedikit berubah dari berapi-api menjadi sedikit suram hanya mengangkat bahunya tidak peduli.

“Eh, ngomong-ngomong dimana Krong?” gumam Yoojung lalu mencari kucing kesayangannya di bawah meja makan.

“Eomma membawanya ke dokter hewan.”

“Sepagi ini!?”

“Kata eomma lebih pagi lebih baik, agar mendapat nomor urut paling depan.”

Yoojung mengangguk lalu melanjutkan memakan serealnya, “Pantas saja eomma tidak memasak pagi ini. Ternyata…”

*

Tatapan sinis, cibiran, bahkan umpatan juga bisikan dari kalangan siswa perempuan di sekolah pagi itu menyambut kedatangan Yoojung dari gerbang masuk. Seolah tidak peduli, Yoojung menghadapi itu dengan senyuman dan terus berjalan dengan santainya menuju ke dalam kelasnya.

“Hey Kim Yoojung, harusnya kau tahu diri, bagaimana bisa seorang idiot seperti dirimu menyukai pria yang sempurna seperti Oh Sehun?” sindir salah seorang teman sekelas Yoojung yang duduk di bangku bagian depan.

“Hey, Luna. Kau juga seharusnya tahu diri, sebagus apa dirimu sampai menyebut Yoojung idiot? Bahkan peringkatmu di kelas bersebelahan dengan peringkat Yoojung.” Tiba-tiba Hana bersuara dan menatap sinis pada gadis bernama Luna itu.

“Setidaknya meski bersebelahan, peringkatku tetap di atas Yoojung.” Tutur Luna lagi.

“Kalau aku menjadi Yoojung, pasti sekarang aku sudah memilih untuk mengakhiri hidupku dengan naik ke rooftop sekolah dan terjun ke bawah.” Sambung seorang lagi yang duduk di sebelah Luna, Lee Yoora.

“Sayangnya Yoojung bukan tipe manusia seperti itu. Aku kasihan denganmu, hanya karena surat cintamu ditolak oleh pria yang kau sukai, kau lebih memilih mengakhiri hidupmu? Sebuah pemikiran yang jauh lebih bodoh daripada mendapatkan peringkat terendah di kelas ini.” Balas Soojung kemudian.

*

“Tenang saja Kim Yoojung, meskipun seisi kelas mencibirmu, kami akan selalu berada disisimu.” Ucap Hana sambil menepuk pundak Yoojung, disusul dengan anggukan kepala Soojung.

“Kau tidak perlu merasa sedih dan sendirian. Ada aku dan Hana yang siap menjadi perisaimu jika ada manusia-manusia menyebalkan yang ingin menghinamu.” Lanjut Soojung.

“Oh ayolah teman-teman, kalian tak perlu sampai memperlakukanku seperti itu. Awalnya memang memalukan, sih. Taehyung pun menyuruhku untuk tidak perlu ke sekolah lagi, tapi… itu tentu tidak akan membuatku menyelesaikan hal ini. Lagipula aku baik-baik saja kok, aku tidak akan melakukan hal bodoh yang diucapkan Yoora tadi pagi.” Jelas Yoojung sambil tersenyum.

“Itu tandanya, kau tidak akan mengejar cinta seorang Oh Sehun lagi, kan?” ucap Soojung dengan tersenyum lebar.

“Kalau urusan itu sih, tetap aku usahakan.” Jawab Yoojung.

“Usahakan untuk melupakan Sehun?” Tanya Hana.

“Ah, memang sih, move on itu bukan hal yang mudah, kami juga pasti akan membantumu untuk berusaha melupakan Sehun.” Sambung Soojung.

“Berusaha melupakan apanya? Maksudku adalah, aku akan tetap berusaha untuk mendapatkan cinta Oh Sehun.”

Soojung dan Hana hanya bisa saling memandang dan ternganga dengan jawaban seorang Kim Yoojung.

“Kurasa kau kebal pada hinaan orang-orang di sekitarmu bukan karena kau bukan menganggap ini hal memalukan.” Tutur Soojung.

“Tapi karena kau memang sudah benar-benar tidak memiliki urat malu.” Sambung Hana disusul anggukan setuju Soojung.

“Astaga, kalian ini. Apakah kemarin kalian tidak melihatnya, huh? Sehun tampan sekali saat mengembalikan suratnya padaku, apalagi saat ia berbicara padaku, ah jangankan berbicara, saat ia melangkah memasuki kantin saja, Sehun benar-benar kereeeeen sekali.” Puji Yoojung berlebihan, membuat Soojung menyipitkan matanya dan menggeleng tidak percaya dengan apa yang ia dengarkan barusan, begitu pula dengan Hana yang langsung menepuk kening dengan telapak tangannya.

“Jika seisi suratku sudah kurevisi sesuai dengan yang ia coretkan dalam surat kemarin, aku akan datang ke kelasnya dan memberikan secara langsung untuknya, tidak perlu lagi meletakkannya di dalam loker miliknya.” Ucap Yoojung lalu melanjutkan kegiatan menyalin tugas milik Hana.

“Dia benar-benar sudah gila.” Gumam Hana.

“Aku harap kelak jika kau jatuh cinta pada seorang pria, kau tidak akan segila sahabatmu itu.” Bisik Soojung.

“Menurutmu… bagaimana jika aku jatuh cinta pada Kai?” goda Hana.

“YAK! JEON HANA! Di dunia ini ada banyak pria yang masih belum memiliki pasangan, mengapa kau harus jatuh cinta pada kekasihku!? Tidak cukupkan kita hidup bertetangga sejak kita dilahirkan di dunia ini!? Haruskah kita berbagi kekasih juga!?” gerutu Soojung yang disusul tawa renyah Hana.

Memang, kabarnya dulu sebelum menjadi kekasih Soojung, Kai sempat jatuh hati pada Hana, namun Hana tidak memiliki perasaan yang sama dengan Kai, Hana malah berniat mendekatkan Kai dengan Yoojung. Tetapi Yoojung tidak mau karena ia sudah menggilai Sehun terlebih dahulu sebelum Hana ingin mengenalkannya pada Kai. Tetapi ternyata, takdir berkata lain. Secara tidak sengaja Kai bertemu dengan Soojung di rumah Hana. Dan terjadilah perkenalan singkat diantara keduanya dan tak lama setelah itu mereka resmi menjadi sepasang kekasih.

*

Tidak seperti biasanya Yoojung menenggelamkan dirinya dengan banyak buku tebal di ruang perpustakaan, dalam sepanjang sejarah hidupnya bersekolah di Seoul International High School, ini adalah kali pertama Yoojung memasuki ruangan yang katanya masuk dalam kategori tiga besar perpustakaan sekolah termegah di kota Seoul. Di hadapannya tertumpuk banyak buku tebal yang menjelaskan tentang berbagai majas dan penulisan hangul yang baik dan benar. Matanya tampak jeli mengamati setiap huruf di dalamnya, bahkan ia juga membuka ponselnya beberapa kali untuk mencari sesuatu yang tidak ia temukan di dalam buku yang dibaca olehnya.

“Kim Yoojung?”

“Ya? Eh, Min Hyuk sunbaenim.” Ujar Yoojung kemudian.

Sebelum mengenal Oh Sehun, awalnya Yoojung jatuh hati pada Kang Min Hyuk, kakak kelas sekaligus teman karate Taehyung, adiknya. Meskipun Yoojung sudah tidak lagi jatuh hati pada Min Hyuk, tetapi setiap kali mendapatkan senyuman manis dari Min Hyuk, hati Yoojung masih saja berdebar, bahkan ia masih salah tingkah setiap kali Min Hyuk memberikan perhatian yang lebih untuknya. Hmm, jika seperti itu, apa masih bisa dikatakan kalau Yoojung sudah tidak lagi jatuh hati pada seorang Kang Min Hyuk?

“Sedang apa?”

“Emm…i-itu, a-aku—”

“Surat cinta?” tebak Min Hyuk yang disusul ekspresi terkejut Yoojung, seketika pipinya memerah dan tersipu malu.

“Ah, sunbae juga tahu tentang hal itu, ya?”

“Taehyung yang bercerita padaku.”

“Mwo? Tapi… kapan sunbae dan Taehyung bertemu? Bukankah kemarin tidak ada jadwal karate, ya?”

“Dia bercerita padaku via telepon.”

“Aish, bocah satu itu.”

“Aku bisa membantumu jika kau mengalami kesusahan dalam mengungkapkan isi hatimu, boleh kubaca suratnya?” Tanya Min Hyuk lalu mengulurkan tangannya.

“Emm, kurasa sunbae tidak perlu membacanya, pasti sunbae akan menertawai tulisanku.” Ujar Yoojung menunduk malu.

“Jika surat cinta itu kau taruh di dalam lokerku, pasti saat ini kau tidak perlu berkutat dengan buku sebanyak ini di perpustakaan. Aku mungkin akan mengajarimu secara langsung.” Tutur Min Hyuk kemudian berdiri dari duduknya, menepuk puncak kepala Yoojung dan berjalan keluar dari perpustakaan.

“Apa maksud dari ucapan Min Hyuk sunbae barusan, ya?” gumam Yoojung lalu mengangkat bahunya dan kembali membuka buku tulisnya dan mengamati lagi surat cintanya untuk Sehun.

*

T B C

SORRY FOR TYPO(s)

.

.

.

Jika komentar di setiap chapternya bisa menembus lebih dari 50 komentar, setelah FINAL CHAPTER aku akan memberi bonus unwritten story of My Beautiful Yoojungie (MUNGKIIINNN akan ada unwritten story di setiap chapternya)

Selamat menunggu chapter 3nya yaaa~ oiya udah aku tegaskan di atas yaaa fanfic chaptered ini jumlah katanya kurang dari 2000 kata, jadi harap maklum yaa kalo kependekan~

Dan… please don’t give too much EXPECTATION for my story~ sekali lagi “aku gak seMaha dan sehebat author kece SKF lainnya” jadi kalo ada yang mungkin udah kecewa sama alur ceritaku sejak chapter pertama, yaa aku bisa apa selain berkata MAAF aku gak seMaha yang kamu ekspektasikan, dan maaf kalo aku sangat mengecewakan juga makin payah dalam berkarya~~~

.

Salam Alay as alwayssss

.

QueenXissi

59 responses to “My Beautiful Yoojungie #2 ~QueenXissi~

  1. Urat malu uh putus jauh si yoojung mah wkwkwkwk
    Minhyuk disini itu kang minhyuk’a cnblue bukan eonn?
    nah daripada ama sehun yg somplak, kan mending ama minhyuk yg baik…

  2. sepertinya minhyuk suka deh sm yoojung, dan yoojung semangat revisi surat cintanya, maaf baru bs komentar di chapter ini soalnya waktu di chapter pertama ke kirim tp tak muncul, tp pas di cek lg td ternyata ada hehe….#Abaikan

  3. Yoojung bener bener wanita strong,udah dihina sam temen temen sekolahnya masih aja kekeh buat dapetin sehun,gue acungin jempol deh buat yoojung,semangat ya yoojung buat dapetin sehun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s