Us [10 Steps Closer Extra]

us

Ziajung’s Storyline©

Casts: Park Chan Yeol | Lee Ji Eun

Genre: Romance | Angst

Length: Drabble

10 Step Closer [7th Step]

——————————

“Pernikahan?”

“Hm.”

Lee Ji Eun bangun dari tidurnya lalu duduk, bersandar dengan sebuah bantal di punggungnya. Kulit putihnya yang hanya tertutupi selembar selimut tebal, terlihat bercahaya ditimpa sinar matahari pagi dari jendela kamarnya yang berada di lantai 20 sebuah gedung apartemen. Tangannya bersedekap di dada, sambil matanya terus memperhatikan sosok Chan Yeol yang sedang sibuk berpakaian. Tidak seperti pasangan kebanyakan, Ji Eun tidak pernah membantu Chan Yeol mengancingkan kemeja atau paling tidak memakaikan dasi. Ji Eun tahu, Chan Yeol pria arogan yang egois—sama seperti dirinya. Pria itu lebih suka melakukan semuanya sendiri.

“Dia adik Jong Hoon. Satu-satunya putri Choiseon Group.”

“Kau akan menerimanya?”

“Iya.” Jawab Chan Yeol, masih sibuk mengancingkan lengan kemejanya. Hanya punggungnya yang menghadap Ji Eun. “Abeoji menawarkanku kursi presiden dan seluruh aset Golden kalau aku menikah dengannya. Dengan begitu, aku akan mendapat pengakuan dan merebut hal yang terpenting darinya.”

Chan Yeol membalik badannya. “Golden. Aku ingin merebut Golden Group.”

Ji Eun tahu persis seberapa besarnya ambisi Chan Yeol untuk menguasai Golden Group. Masa lalu yang membuatnya menjadi sosok arogan, namun tetap jeli. Orang-orang mungkin melihatnya sebagai bentuk pengabdian anak laki-laki kepada ayahnya, tapi Chan Yeol memiliki maksud tersendiri. Ia ingin balas dendam. Ayah Chan Yeol telah membunuh ibu kandung Chan Yeol—Ji Eun mendengar sendiri dari mulut pria itu. Chan Yeol akan melakukan apa saja agar Golden menjadi miliknya.

“Kalau begitu lakukan saja.”

Ji Eun mengangkat bahunya sambil tersenyum tipis. Baginya, Chan Yeol menikah atau tidak, bukan masalah besar. Cinta sudah lama mati di hati pria itu. Entah sudah berapa banyak luka yang Chan Yeol goresan di hati Ji Eun karena pria itu tidak juga membalas cintanya, tapi Ji Eun tidak pernah mengatakan itu. Ia suka hubungan yang seperti ini—tanpa komitmen, kaku, dan statis. Tidak ada sedikit pun rasa khawatir melihat Chan Yeol berjalan di altar nanti bersama wanita lain, karena Ji Eun yakin, dia tidak akan lebih tinggi posisinya daripada Ji Eun. Bisa dibilang, Ji Eun mempunyai semua kartu As yang Chan Yeol sembunyikan dari publik.

“Ini pertemuan terakhir kita.” Ucap Chan Yeol tanpa ekspresi, seolah mereka baru saja bertemu semalam, bercinta, lalu selesai. “Aku tidak mau membuat drama konyol tentang perselingkuhan, dan menjadi sosok suami baik seperti yang mereka inginkan.”

Sosok suami baik—lebih tepatnya pura-pura baik. Anggap saja sebagai alat penjilat. Karena keluarga Park yang mengajukan lamaran, Chan Yeol tentu harus menjaga baik nama keluarga. Sekali pun pernikahan mereka tidak berjalan mulus, setidaknya tidak ada pertengkaran konyol sampai membawa nama dua keluarga. Sebenci-bencinya Chan Yeol dengan keluarga Park, darah itu masih mengalir di tubuhnya.

“Jadi kita akhiri di sini?” Ji Eun menaikan sebelah alisnya, senyum itu masih belum pudar. Sebenarnya, sebersit rasa sakit dirasakan Ji Eun, tapi kemudian ia menertawakan dirinya sendiri. Perasaan cemburu ini tidak berdasar! Konyol!

Ji Eun turun dari kasur dengan satu tangannya menahan selimut tebal itu untuk menutupi tubuhnya. Perlahan, ia mendekati Chan Yeol dan berdiri di depan pria itu. Wangi maskulin masuk ke hidungnya, membuat seluruh tubuhnya bergetar. Ia selalu suka sosok Chan Yeol di pagi hari, menyegarkan sekaligus menenangkan. Sayangnya tidak ada sesi romantis di setiap pagi mereka. Biasanya yang mereka lakukan setelah semalaman bercinta adalah minum kopi bersama sambil mengobrol sebelum berangkat ke kantor masing-masing. Ya, seperti itulah hubungan mereka. Terlalu rumit dan kompleks.

Satu-satunya yang Ji Eun syukuri dari mereka adalah Chan Yeol tidak pernah menyembunyikan apapun dari Ji Eun.

Satu tangan Ji Eun mengusap dasi Chan Yeol yang sudah rapi. “Baiklah, aku terima. Tapi….” seraya kedua tangan Ji Eun merambat ke tengkuk Chan Yeol, selimut yang menutupi tubuh wanita itu pun merosot sampai sepenuhnya menyentuh lantai. “Berikan aku salam perpisahan termanis.”

 

-END-

————————————

*HAYOOOO MARAHI SAJA DIRIKUH YANG MEMBUAT EXTRA YANG NISTA BEGINI!!!

Ada permintaan katanya buat Jieun sama Chanyeol, dan aku cuma sanggup buat ini karena…. Seoah di belakang udah siap dengan pisaunya—ingin membunuh saya T.T Dan semoga ini menjawab pertanyaan beberapa readers yang nanya ‘apa bener mereka pernah tinggal bareng’ atau ‘Chanyeol masih perjaka gak (haha)’ dan ‘apa mereka pernah enaena?’

 

Udah ah… dadah! Plis jangan pada minta Jieun dijadiin sama Sehun. Sehun nanti aku jodohin sama Sia aja (lol. Pada tau Sia kan? Hahahaha)

 

Paypay ^^ tunggu Seoah-Sehun yaaaa aku mau buat ff mereka yang absurd lagi

Regards: Ziajung

63 responses to “Us [10 Steps Closer Extra]

  1. OMG chanyeol tidak perjaka lagi.
    ya ampun ternyata niat awal chanyeol jelek ya. gmana klau tahu seo ah bisa kena masalah besar tu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s