[FREELANCE] FAKE (Chapter 10)

FAKE

Chapter 10

Title : Fake

Author : Showhen karl (Twitter : @showhenk)

Cast : luhan, owen (oc), park chanyeol

Other cast : oh sehun,   byun sera (oc),  byun baekyun

Genre : romance, family, friendship,hurt.

Rating : general

Length : chapter

Disclaimer : all story is mine

CHAPTER 1 CHAPTER 2 CHAPTER 3 CHAPTER 4 CHAPTER 5 CHAPTER 6CHAPTER 7 CHAPTER 8 CHAPTER 9

 Chapter  10

Saat mengingat chanyeol kenapa aku kembali teringat dengan ciuman kami di  mobil tadi. Aaaaah sungguh sangat bendebarkan. Sadarlah owen, jangan sampai terlalu terbawa perasaan. Ingatlah chanyeol itu tidak mencintai mu, tapi ia mencintai owen xi. Aku berusaha mengingatkan diriku yang mulai menyukai chanyeol.Sebaiknya aku memang harus segera tidur. Memikirkan ini akan sangat menguras tenaga dan waktu.

One mont leter………

~owen~

Sudah satu bulan aku di korea. Oh sehun seringkali menghabiskan waktu dengan ku. sungguh sanagat menyenangkan. Dan park chanyeol, hubungan ku dengan nya sungguh semakin baik. Entahlah aku sudah jatuh cinta dengan seorang park chanyeol. Maafkan aku owen xi, aku jatuh cinta pada kekasihmu. hati ku sungguh tidak bisa menolak  perlakuan chanyeol terhadapku.

Namun aku sadar jika suatu saat nanti aku tidak akan bisa memiliki ini selamanya. Walau bagaimana pun aku bukanlah owen yang asli. Tapi entah kenapa aku seakan melupakan kenyataan ini sekarang. aku sungguh menikmati peran ku sekarang.

“chagi….apa kau lelah?” chanyeol sudah duduk disebelahku, sambil merangkul tubuhku agar mendekat padanya. dan meletakkan papan skeatboarnya di samping.

Ya, sekarang kami sedang bermain skeatboard di daerah sungai han. Dan tentu saja sehun juga ada. Ini sudah hampir menjadi rutinitas kami setiap sore selama sebulan ini. karena chanyeol dan sehun harus kekantor dipagi hari, jadinya kami harus mengganti waktu bermain menjadi sore hari.

“ne….sedikit” aku menjawab pertanyaan chanyeol. Tapi tidak seperti dulu, aku sudah biasa dengan perlakuan chanyeol yang seperti ini. dan aku juga menikmatinya.

“eoh,,, kalau begitu ayo kita makan. Ini juga sudah mulai gelap. Dan aku juga lapar”

“ok call….!!”

Dan kami segera mencari restoran yang enak untuk makan malam. Dan sehun masih sedikit merungut karena kami mengganggu nya yang sedang merayu seoarang gadis saat kami menarik tangan nya untuk pergi makan.

Dan setelah selesai makan. Aku ingin mengatakan sesuatu yang penting pada chanyeol dan sehun. Bahwa lusa aku dan luhan ge akan pulang ke Beijing. Luhan ge pekerjaan yang tidak bisa diwakilkan di Beijing.

“lusa aku akan pulang ke Beijing bersama luhan ge”

“wae..?” chanyeol dan sehun bertanya serempak.

“ ada pekerjaan yang tidak bisa diwakilkan di Beijing oleh luhan ge”

“kenapa kau juga harus ikut?” chanyeol tampaknya tidak setuju.

“kalian taukan kalau luhan ge tidak akan mengizinkan aku tinggal jika ia pergi”

“kau kan bisa menolak nya. dan tinggalah dikorea” sehun meminta aku untuk tinggal dikorea.

“tidak bisa, luhan ge tidak akan mengizinkan nya.! kau pikir aku tidak pernah meminta hal seperti itu tiap kali ia harus pergi kunjungan bisnisnya di beberapa Negara.!”

“jadi, berapa lama kau di Beijing?” chanyeol nampaknya mengerti dan menanyakan berapa lama aku di sana.

“entahlah, aku juga tidak tahu. Kelihatan nya masalah dikantor yang dibeijing  kali ini sedikit serius.!”

“ck…kenapa luhan hyung jadi overprotective bengini pada mu..!!” cahnyeol nampak sudah kesal dengan pembicaraan kami.

“jika semua sudah selesai, aku akan minta untuk segera ke korea” aku mencoba menghibur mereka.

“kau memang harus pulang ke korea.!!!” Chanyeol menjawabku nya dengan sangat tegas.

Setelah selesai makan kami segera pulang. Namun saat kami memasuki pekarangan rumah ku, kami melihat mobil sera onnie terparkir sembarangan disana. Sepertinya dia buru-buru. Saat kami memasuki rumah kulihat wajah sera onnie yang berantakan. Terlihat dia sangat panic dan kacau sekali. matanya juga masih mengeluarkan cairan bening itu.  Dan saat mereka melihat ku masuk, luhan ge segera menghampiri ku.

“ada apa dengan sera onnie ge?”

“owen, kita harus kerumah sera sekarang.!” luhan ge tiak menjawab pertanyaan ku tapi  malah mengintruksikan akau supaya mengikutinya.

“ada apa hyung?” chanyeol yang berada disampingku juga ikut bertanya.

“chanyeol, sehun…pulanglah. Tidak ada apa-apa” luhan ge tampak menyembunyikan sesuatu.

Aku lansung saja terpikir dengan baekyun. Kurasa ada sesuatu yang buruk terjadi dengan pria itu hingga sera onnie tampak sangat kacau begini dan tiba-tiba saja luhan ge akan membawa aku kerumah sera onnie dimana baekyun juga ada disan.

“katakana pada kami ada apa hyung?” sehun juga mulai penasaran dengan situasi ini.

“chanyeol-a….baekyun mencoba bunuuh diri degan cara menyayat pergelangan tangan nya” sera onnie memotong luhan sebelum menjawab sehun. menjelaskan nya pada kami dengan suara yang serak.

Kami bertiga sangat terkejut dengan penjelasn sera onnie dan hanya terdiam. Dan luhan ge segera menarik tangan ku agar mengikutinya yang juga diikuti oleh sera onnie.

~chanyeol~

Aku terkejut saat sera noona mengatakan bahwa baekyun mencoba bunuh diri. Kenapa dia  melakukan hal bodoh seperti itu. Apa yang sebenarnya terjadi dengan nya. dan apa hubungan nya owen harus kerumah sera noona sekarang.

Aku lansung teringat omongan sehun dulu, jika owen dan baekyun tampak memeliki hubungan special dibelakang ku. aaah…tidak mungkin. Aku masih saja menolak pikiran itu. Aku segera tersdar dari pikirana ku dan melihat luhan hyung pergi dengan owen dan srea noona.

Aku dan sehun lansung menyusul mereak. Sebelum mereka memasuki mobil aku mencegat mereka dan mengatakan jika aku akan ikut. Namun luhan hyung nampak tidak setuju. Aku merasa ad yang disembunyikan oleh luhan hyung dan sera noona.

“kami akan ikut juga hyung”

“kalian pulang lah, tidak perlu ikut”

“tapi baekyun juga teman ku” aku bersikeras dengan keinginan ku. dan tampak luhan hyung tidak bisa menolak lagi.

Kami lansung saja berangkat kerumah keluarga byun. Aku dan sehun yang menggunakan mobilku dan luhan hyung,owen dan sera noona dengan mobil luhan hyung. pikiran ku lansung kacau. Kenapa owen harus ikut kerumah baekyun jika memang baekyun mencoba bunuh diri. Apa hunbungan nya dengan owen.

“ menurutmu kenapa owen juga harus kerumah baekyun?” aku yang tidak bisa untuk tidak bertanya pada sehun yang sedang mengendarai  mobil ku ini.

“ entahlah, aku juga tiak yakin. Aku juga merasa sesuatu yang buruk akan terjadi disana.!” Sehun menjawab ku dengan ambigu.

“apa maksud mu?”

“entahlah, aku hanya merasakan hal buruk akan terjadi.! Aku pernah bilangkan jika ada sesuatu yang terjadi antara owen dan baekyun dulu” sehun mengatakan alasan nya pada ku.

“apa benar owen berpacaran dengan baekyun dibelakang ku.!” akhirnya kalimat itu keluar juga dari mulutku. Kalimat yang sungguh tidak ingin ku ucapkan, bahkan untuk kupikirkan saja tidak.

“entahlah, tapi jiak demikian kenapa baekyun mencoba bunuh diri. Jika memang benar begitu kenapa dia tidak mengejar owen sekarang setelah owen kembali”

“entahlah..”

“sudahlah chanyeol…kita akan segera tahu setelah tiba di rumah baekyun.”

Sehun benar. Tidaka da gunanya menduga-duga sekarang. kami akan tahu setelah kami bertemu dengan baekyun.

~luhan~

Setelah kami tiba dirumah sera, kami segera memasuki rumah yang diambut dengan keluarga besar sera yang nampak cemas. Kami segera mendekat. Dan ibu baekyun lansung menuntun kami kekamar baekyun. aku masih tidak ingin owenbertemu baekyun sebenarnya. Aku hanya masih sedikit cemas dengan apa yang akan terjadi jika mereka bertemu. Dan itu bukanlah sesuatu yang baik kurasa.

Saat kami sudah memasuki kamar baekyun, aku melihatnya terbaring lemah diranjang nya. sungguh dia terlihat sangat memprihatinkan. Wajah yang pucat dan kurus, mata yang cekung dengan lingkar hitam dan sedikit bengkak. Pergelangan tangan yang diperban, serta selang infus yang bersarang ditangan nya yang tidak diperban itu.

Sera nampak menaiki ranjang baekyun yang besar itu dan besimpuh disebelah baekyun seraya membangunkan baaekyun.

“baekyun-a….bangunlah. ada owen disini”

Owen yang berada disebelah ku tampak juga prihatin dengan kondisi baekyun. aku sempat berpikir, kenapa keluarga byun tidak membawa baekyun kerumah sakit. Kurasa dia butuh banyak tindakan medis. Apa mereka tidak mau jika public tau degan maslah ini.

Sebelum baekyun bangun chanyeol dan sehun sudah ikut bergabung melihat kondisi baekyun. aku melihat cahnyeol sedikit terkejut dengan kondisi baekyun yang memprihatinkan itu. Dan sera masih mencoba membangunkan baekyun.

Baekyun nampak mulai membuka mataya. Dan sera nampak mengangguk pada ku agar owen lebih mendekat keranjang baekyun. akumengintruksikan agar owen mendekat kesana dengan berbisik.

“owen, kesanalah”

Owen nampak mengangguk dan berjalan mendekat kearah baekyun. ia nampak duduk ditepi ranjang baekyun. dan dia hanya duduk diam disana menunggu baekyun benar-benar sadar dan membuka matanya.

Baekyun yan sudah membuka matanya secara penuh terkejut dengan keberadaan owen dihadapan nya. ia tampak segera duduk dan memeluk owen. Aku segera melirik chanyeol yang sedari tadi memperhatikan kejadian ini dengan diam. Aku sungguh tidak bisa menebak apa yangsedang diraskan  nya sekarang. yang jelas dia tampak tidak baik-baik saja melihat ini semua. Aku yakin ada banyak pertanyaan di pikiran nya sekarang dan aku juga memiliki banyak pertanyaan yang mungkin sama dengan apa yang dipikirkan chanyeol.

“owen…kau kah ini..!!sungguh, minhae…jingmal mianhae!! Jangan tinggalkan aku. Akku sungguh mencintaimu” baekyun sangat lancar mengatakan itu.

Yang jelas perkataan baekyun yang memluk owen itu membuat cahnyeol mengepalkan kedua tangan nya. sementara owen hanya diam saja. Dia bahkan tidak membalas pelukan baekyun. baekyun yang sadar tidak ad ajawaban dari owen segera melepaskan pelukan nya dan manatap owen. Dan sedetik kemudia dia segera mendorong owen agar menjauh.

“KAU BUKAN OWEN…..SIAPA KAU?” ia lansung berteriak histeris.

“baekyun dia adalah owen…” sera nampak menjelaskan nya pada baekyun yang mendada brutal itu.

“TIDAK…DIA BUKAN OWENKU NOONA. OWEN KU SUDAH MATI.!!”

“apa maksudmu byun baekyun!!?” chanyeol nampak tidak sabar lagi menyaksikan semua ini.

Baekyun yang baru menyadari kehadiran chanyeol segera melihat chanyeol. Ia tampak mengis dan berusaha melepaskan pelukan sera yang mencoba menenangkan nya tadi.

“chanyeol-a…mianhae…!!sungguh maafkan aku dan owen. Ini semua salahku, owen tidak salah apa-apa”

“apa maksudmu?” chanyeol tampak sangat gusar dengan permintaan maaf baekyun.

“maafkan aku, owen bunuh diri gara-agara aku menyuruhnya mengugurkan kandungan nya”

“jelaskan apa maksud mu?”

“aku dan owen menjalin hubungan dibelakang mu. Dan kami juga sudah tidur bersama.! Saat itu owen baru tahu jika ia mengandung anak ku tepat saat kematian orang tuanya. Ia sangat panic hingga aku menemuinya di Beijing. Dan yang terpikirkan oleh ku adalah segera menggugurkan kandungan nya. tapi ia menolak karena tidak ingin menambah dosa lagi. Ia takut melukai mu, ia juga takut membuat luhan hyung malu dengan perbuatan kami. Hingga saat sebelum dia mengantung dirinya dikamar, dia menelpon ku jika dia tidak kuat lagi menanggung perasaan bersalahnya pada mu dan luhan hyung. bahkan dia juga sangat merasa bersalah pada sehun yang selalu mengingatkan nya agar menjauhi ku. aku sungguh minta maaf, karena owen mati dengan cara seperti itu. Seharusnya akulah yang mati”

“APA MAKSUDMU OWEN MATI. DIA BAHKAN BERDIRI TEPAT DIDEPAN MU BYUN BAEKYUN” cahnyeol tampak sudah tidak bisa menahan amarah nya mendengar penjelasan baekyun.

Aku juga sangat terkejut dengan penjelasan nya. jadi itu yang dipikirkan adik ku sebelum meninggal. Oh tuhan, betapa tersiksanya ia saat itu. Aku sungguh menyesali kenapa aku tidak tahu apapun hingga adik ku memendam nya sendiri.

“dia bukan owen…!!! Aku melihat dengan mata kepala ku owen yang tergantung kaku dikamarnya saat itu. Dan aku juga melihat luhan hyung melakukan posesi penguburan dengan jasad owen malam itu juga!! Aku melihat semuanya..!!! dia bukan owen!!”

Aku kembali tersadar setelah pernyataan baekyun dengan menunjuk kearah owen yang berdiri kaku di tempatnya. Chanyeol dan sehun nampak menghujam ku dengan tatapan meminta penjelasan dari apa yang dikatakan baekyun. aku lansung saja mengabaikan mereka dan segera menarik owen keluar dari kamar itu dan segera meninggalkan rumah keluarga byun.

Aku masih sempat mendengar teriakan baekyun sebelum meninggal kan kamar bahwa owen sudah mati. Aku sungguh tidak menghiraukan itu dan segera membawa owen pulang.

Setelah sampai dirumah owen nampak cemas pada ku. sejak kami meninggalkan kediaman byun aku memang hanya diam memikirkan kepedihan adik ku saat itu.

“gege, kau baik-baik saja?” owen nampak bertambah cemas saat kami sudah tiba dirumah dan aku masih saja diam

Aku bahkan tidak menjawab pertanyaan  nya. namun aku bisa melihat mobil chanyeol sudah memasuki pekarangan rumah kami. Ternyata dia mengikuti kami. Aku segera membawa owen masuk.

“gege, chanyeol mengikuti kita”

“sudahlah….masuk sekarang..!!” aku sedikit membentak owen.

~chanyeol~

Aku sungguh tidak mengerti sekarang. aku butuh penjelasn dari luhan hyung. apa maksudnya dengan semua ini. aku bahkan mengemudikan mobilku seperti orang gila menuju kerumah keluarga xi itu. Bahkan sehun dan sera noona yang juga ikut dengan ku tidak henti-hentinya untuk mengatakan berhati-hatilah pada ku.

Dan setelah sampai aku segera keluar dan menyusul luhan hyung dan owen memasuki rumah. Aku sungguh gila dengan semua ini.

“hyung jelaskan pada ku.!!” aku lansung saja bertanya pad luhan hyung.

“apa yang harus dijelaskan?”

“apa yang terjadi dengan owen. Katakana pada ku hyung?, kenapa baekyun bersikeras jika owen sudah mati..!!”

“a..aku bukan owen ya..yang sebenarnya!!” kali ini owen yang menjawab pertanyaan ku dengan terbata.

“apa maksud mu? Lalu siapa kau?”

“owen xi kekasih mu sudah mati dengan cara menggatung diri di kamarnya di Beijing.!!”

Plaaaak……..

Sebuah tamaparan keras yang dilayangkan oleh luhan kepada pipi owen. Aku sungguh tidak bisa berpikir apa-apa lagi. Rasa sakit itu seketika menggerogoti hati ku. sakit dikhianti oleh kekasih yang teramat aku cintai. Penghianatan oleh orang yang aku anggap sahabat walaupun dia orang yang bajingan. Dan kebohongan yang dilakukan oleh gadis yang ada didepan ku ini dengan berpura-pura menjadi owen. Semuanya mengacau masuk dalam kepala ku hingga menimbulkan rasa pedih dihatiku yang mulai pulih dari rasa kehilangan yang sempat aku rasakan selama tiga tahun belakangan ini dengan kehadiran owen yang berbeda. Bahkan kematian owen yang menyisakan sakit dihatiku tanpa ada penjelasn bahkan kata maaf darinya atas semua ini.

“OWEN STOP..!!!” luhan hyung tampak sangat marah, ia membentak owen setelah menapar owen.

Dan yang paling membuatku gila saat melihat gadis yang berpura-pura menjadi owen ini mengeluarkan airmata yang juga terlihat menahan kepedihan hatinya didepan ku. ia menagis dalam diam sambil memegangi pipinya yang ditampar keras oleh luhan hyung. aku merasa sesak saat dia menangis seperti itu.

~sehun~

Aku sungguh tidak percaya ini. owen sahabat ku sudak meninggal, katakana ini hanya lelucon kan.

“hyung….ini hanya leluconkan?” owen, kau becanda kan?” aku bertanya pada luhan hyung dan owen.

Aku mengguncang kedua bahu owen untuk menjelaskan nya pada ku, bahwa ini hanya lelucon. Aku sungguh tidak tahan dengan semua ini. ini sungguh tidak mungkin. Bagaimana mungkin orang mati bisa berdiri dan berbicara dengan kita.

Saat aku memaksa owen untuk menjelaskan, tangan ku di tahan oleh kang ajussi. Dia melepaskan cengkraman ku di bahu owen. Ia nampak melihat sekilas pada luhan hyung sebelum menjelaskan sesuatu.

Aku, chanyeol dan sera noona hanya ternganga shok dengan penjelasan kang ajjussi. Owen yang berada didepanku sekarang bukan lah sahabatku dulu. Dia hanyalah seorang gadis yang memiliki kemiripan sifat dan kebiasaan dengan owen. Bahkan dia juga memiliki nama yang sama dengan owen. Yang diculik luhan hyung dan merubah wajahnya menjadi seperti owen. Entah kenapa aku sedikit tidak rela dangan posisi owen yang digantikan oleh gadis ini. luhan hyung benar-benar sudah gila. Bagaimana mungkin owen digantikan dengan gadis seperti dia.

“hyung…tidak kah kau tidak adil dengan owen. Kau seolah melupakan eksistensi owen xi sahabatku” aku berkata deemikian sambil menghapus air mata yang sudah tidak bisa aku tahan lagi.

Aku sungguh sedih memikirkan nasib sahabatku yangmeninggal secara tragis. Bahkan tidak ada yang mendoakan nya. bahakan aku sangat sedih saat berpikir tidak ada satu pun orang yang mengunjungi makam nya untuk sekedar mengganti bunga dimakam nya. kematian nya disembunyikan. Bahkan keberadaan nya di gantikan oleh orang lain.

Aku sungguh sangat benci pada gadis yang berpura-pura menjadi owen ini dan luhan hyung. mereka sungguh kejam pada owen sahabatku.

“kau benar-benar gila hyung.!!!! dan kau jangan pernah menyebut diri mu owen didepan ku.!!” aku menunjuk marah pada luhan hyung dan gadis ini yang masih menangis dalam diam nya.

Dan segera menarik chanyeol agar meninggalkan tempat ini segera. Aku sungguh tidak tahan lagi mendengar penjelasan gila orang-orang ini. aku juga tidak tahan melihat chanyeol terluka begitu dalam jika masih tetap disini.

Dia pasti sangat terluka dengan semua ini. luka dikhianati kekasih yang sangat dicintainya. Penghianatan oleh sahabatnya. Bahkan aku juga tahu jika chanyeol sangat menyukai owen palsu ini. aku sangat mengerti dengan kepedihan chanyeol ini.

Aku segera membawa chanyeol untuk menenangkan sedikit hatinya. Aku tidak lansung membawanya pulang. Ya, disinilah kami sekarang di sungai han. Tidak ada yang bergerak dari posisi kami sekarang. yang ku lihat bahu chanyeol bergetar menahan isak tangisnya.

“menangislah chanyeol-a……..pria juga boleh meraung jika sedang tersakiti”

Aku sungguh tidak tahan melihat chanyeol yang menahan semuanya. Aku sungguh mengerti bagaimana perasaan nya sekarang.

“aaaaah…sungguh sangat sesak sehun-a..!!!dikhianati dan dibodohi oleh orang-orang yang aku sayangi.!! Padahal perasaan ku sangat tulus.”

“ya, aku mengerti. Maka menangislah..!!”

                                                                                                ~~~TBC~~~

9 responses to “[FREELANCE] FAKE (Chapter 10)

  1. hikssss chapter ini sedih banget c,,sungguh semua tersakiti,,baekhyun,chanyeol dan owen,,huhuuu kasian pdhl ini bukan mw owen jd owen xi,,Ahhh greget jadinya….

  2. disini chanyeol benar-benar kasihan, dia disakiti berkali-kali.
    tapi owen (palsu) juga tidak salah, dia dipaksa dan tidak memiliki pilihan lain untuk menjadi owen… duh complicated

  3. Pingback: [FREELANCE] FAKE (Chapter 11) | SAY KOREAN FANFICTION·

  4. Semua kesalahan berasal dri luhan..kasian owen yg skrg..knapa owen asli n baekhyun tega khianatin chanyeol?complicated.

  5. Pingback: [FREELANCE] FAKE (CHAPTER 12) | SAY KOREAN FANFICTION·

  6. Pingback: [FREELANCE] FAKE (CHAPTER 13) | SAY KOREAN FANFICTION·

  7. Pingback: [FREELANCE] FAKE (CHAPTER 14) | SAY KOREAN FANFICTION·

  8. Pingback: [FREELANCE] FAKE (CHAPTER 15) END | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s