[FREELANCE] Good Ending?

[PROLOGUE – Cold as rain]

PicsArt_03-20-04.48.06

Title : Good Ending?

Author/twitter : FlameBeat

Cast :Park Chanyeol, Lee Sunhee, EXO Members

Genre : slight angst, tragedy

Rating : M

Length : chaptered

Disclaimer : i own this story, dont be plagiators, and review please ^^

Happy reading…

Menulis adalah kehidupannya. Berimajinasi, membuat cerita, membuat orang-orang kagum dengan kisah yang ia buat, merubah jalur cerita, merusaknya, lalu memperbaiki ceritanya. Orang-orang sangat menyukai akhir cerita yang ia buat, mereka para pembaca, sangat senang dengan akhir yang bahagia. Menurut pembaca, akhir buku yang bagus sebenarnya adalah akhir yang bahagia, bukan sebenarnya, tetapi harus Bahagia. Tidak ada orang yang tidak menyukai akhir yang bahagia. Menurut mereka, cerita yang sudah dibuat oleh sang penulis sudah pasti bahagia, adalah sebuah ketidakmungkinan jika tidak bahagia.

Tetapi, bagaimana jika penulis itu bosan dengan cerita yang selalu berakhir bahagia? Bagaimana jika sang penulis justru ingin memutar balikkan perasaan sang pembaca, membuat muak, dan bahkan ingin sekali merobek robek buku itu hingga ke partikel terkecil? Bagaimana jika sang penulis justru tertawa melihat akhir ceritanya, sedangkan kita sang pembaca, marah, atau sedih dengan akhir cerita itu? Bagaimana sang penulis, ingin kita sebagai pembaca, menerima akhir yang menyakitkan? Well, ada beberapa penulis yang seperti itu bukan? Kita, sebagai pembaca juga kebanyakan menerima akhir cerita dengan lapang dada, walaupun mengharapkan akhir yang lain, walaupun ingin melempar buku itu, tetapi kita menerimanya bukan?

Chanyeol, termasuk dari penulis yang mulai bosan dengan akhir cerita yang bahagia, membosankan menurut nya. Ia ingin membuat cerita yang akhir menyakitkan, ia ingin para pembaca menangis akan kisahnya, ia ingin para pembaca memohon untuk akhir kebahagiaan dari kisahnya. Chanyeol adalah penulis ternama, sangat terkenal seluruh dunia. Buku-buku miliknya selalu menjadi best seller saat peluncuran sampai akhir tahun, artinya buku ciptaan Chanyeol menjadi Best Seller sampai satu tahun penuh. orang-orang selalu memuji kisah yang ia buat, penuh makna dan pesan, penuh imajinasi, dan banyak lagi. Tetapi, Chanyeol merasa kosong dengan akhir kisah yang selalu ia buat, itu karena, akhir cerita dari chanyeol adalah selalu bahagia. Hingga untuk saat ini, Chanyeol akan membuat 1 kisah dengan akhir yang sangat pilu, menyakitkan, menyedihkan, membuat kita ingin membakar bukunya, menginjakknya, bahkan menuntut chanyeol atas akhir yang tidak membuat kita senang ini.

^^^^^^^^^^

 “bagaimana menurut mu Hee-ya?” tanya chanyeol kepada gadisnya, sedang duduk didepannya. Gadis itu terbilang masih belia, umurnya baru 18 tahun, sedangkan Chanyeol berumur 22 tahun. Mereka sudah menjadi sepasang kekasih sejak 3 tahun lalu.

“menurutku terserah kau saja, chanyeol” ujar Sunhee, itulah nama lengkapnya. “kau penulisnya, kau yang membuat cerita, bukan aku”  chanyeol menatap sunhee kesal. Ia tidak habis pikir dengan cara berpikir Sunhee dan hati milik Sunhee “yah, tetapi tetap saja, aku harus tau pendapat mu, kau juga bosan dengan akhir yang selalu bahagiakan?” gadis itu menatap Chanyeol tepat di matanya. “kau sudah mengenalku selama 15 tahun chanyeol, dan kita mulai menjadi sepasang kekasih sudah 3 tahun” chanyeol tertawa kosong mendengar perkataan Sunhee, jelas ia tahu apa maksud yang ia katakan “aku mengenalmu lebih dari aku mengenal diriku sendiri Sunhee.” Dan percakapan itu terhenti karena masing-masing dari mereka tenggelam dalam pikiran masing-masing.

Hujan di seoul makin deras, sedangkan chanyeol dan sunhee terdiam, tenggelam di pikiran masing-masing dirumah mewah milik Chanyeol. keduanya menatap hujan di lantai dua rumah milik chanyeol, dari jendela raksasa rumah Chanyeol,keduanya tak bergeming. Hingga chanyeol tersadar akan kesunyian yang mereka buat, ia menatap Sunhee lembut, gadis itu selalu menyukai hujan, setiap hujan ia selalu terdiam seakan-akan melihat sebuah pertunjukkan luar biasa megah, luar bisa hebat, padahal itu hanyalah hujan biasa. Chanyeol tak pernah mengerti apa dalam pikirannya saat hujan datang. Karena chanyeol bosan, ia berjalan ke belakang punggung sunhee, dan memeluknya dari belakang, saling berbagi kehangatan dari tubuh mereka.

Chanyeol mengistirahatkan kepalanya di puncak kepala sunhee, sedang sunhee memegang tangan kokoh chanyeol yang sedang memeluknya.”kau menyukainya hm?” sunhee tersenyum mendengar perkataan chanyeol “tetapi kau lebih menyukai ku kan?” sunhee tertawa lembut “ya, aku menyukai mereka” chanyeol menghirup aroma lembut milik Sunhee “kau sangat mirip dengan mereka Sunhee, dingin.” Entah chanyeol bermaksud menghina, atau sedang mengutarakan perasaannya kepada Sunhee. Tiba-tiba, sunhee melepaskan pelukan chanyeol dan berdiri menghadap chanyeol, menatap mata chanyeol dalam, lalu menangkup wajah milik Chanyeol, lalu tersenyum kecil “sudahlah, kau ingin apa chanyeol? kau harus bersiap untuk membuat kisah yang kau bicarakan itu, aku sudah tidak sabar membacanya.”

Chanyeol selalu terdiam dan merasa jantungnya ingin keluar jika melihat sunhee dengan senyuman kecilnya itu. It just a small smiles but she can make him warm. Chanyeol merasa, senyuman kecilnya adalah perasaan yang Sunhee miliki untuknya. Kecil, tapi menghangatkan seluruhnya. Ia tersenyum hangat melihat Sunhee dengan senyuman kecilnya itu. Karena chanyeol lebih tinggi dari chanyeol, mereka memiliki jarak tinggi yang cukup jauh, chanyeol mengangkatnya dan menggendongnya layaknya ia menggendong anak kecil. Sunhee pun memeluk Chanyeol karena ia sudah menggendong Sunhee seperti itu. Saling mencintai dalam diam, tidak menggebu-gebu, dan tidak saling memaksakan. Chanyeol berjalan ke dapurnya sedangkan Sunhee mengistirahatkan kepalanya di bahu Chanyeol, lalu chanyeol menurunkan Sunhee dan mencium bibir mungil milik Sunhee, dan Sunhee pun membalasnya. Dan mereka mengakhiri ciuman itu dengan tertawa kecil, yang dilanjutkan mereka memasak bersama untuk makan malam.

Chanyeol sudah sangat Bahagia walaupun hanya seperti ini, kehangatan kecil sudah menghangatkan seluruh hidupnya. Jika sudah bersama Sunhee, ia sudah bahagia. Ia tidak peduli akhirnya, Chanyeol ingin bersama Sunhee sampai akhir. Itu artinya, ia akan bahagia sampai akhir kan? Itu menurut Chanyeol. jika kalian bertanya, bagaimana Sunhee dengan Chanyeol? tentu saja ia memiliki perasaan yang sama dengan Chanyeol, mereka sudah saling menyayangi dan mencintai sejak pertama kali mereka berjumpa. Tetapi bagaimana akhir yang menyakitkan? Bukankah, terkadang akhir yang menyakitkan justru membuat sempurna?

Apakah benar, akhir bahagia adalah akhir yang membosankan?

 

 

 

 

1

Chanyeol terbangun dari tidur damainya, mengerjapkan matanya untuk membuat pandangannya kembali normal seperti sedia kala, lalu ia melihat wajah sunhee yang masih tertidur pulas di atas lengannya. Chanyeol menatapnya lembut, dan memeluk Sunhee ke pelukannya,

2 responses to “[FREELANCE] Good Ending?

  1. Ya akhir bahagia emang kadang ngebosenin sih, yapi bukannya rata rata orang pengennya melihat akhir yg bahagia? Entahlah,,

    Aku suka sama ff ini,, penulisannya bagus gampang dimengerti juga,, trus karna castnya chanyeol nambah bagus deh :v /ga ada hubungannya/

    Aku tunggu selanjutnya ya
    Hwaiting ^^
    Salam kenal ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s