[FREELANCE] SARANGHAE, MIANHAE

1465092632503

Title:

SARANGHAE,MIANHAE

Author :

Voyezkaa

Length :

Oneshot

Genre :

Romance , School life , Sad

Rating :

16

Main Cast :

Sung Soora (OC) , Kim Jongin , Lee Taemin

Additional Cast :

Eomma Jongin

Disclaimer :

Ini adalah Fanfiction saya yang pertama, sepenunya adalah hasil murni pemikiran saya. Bila ada kesamaan judul atau jalan cerita itu hanyalah ketidak sengajaan. Typo bertebaran!

Author’s note :

Maaf kalo fanfic ini kurang menarik, terlebih pada bagian Covernya. tapi saya harap kalian menyukainya, tingalkan komentar setelah membaca ya. Untuk penyemangat saya. Tunggu di fanfic selanjutnya ya. Comingsoon heheehe.

 

Happy reading..

 

 

Tak bisakah kita bersama lebih lama lagi. aku masih belum ingin berpisah denganmu. Ingin membuat kenangan lebih banyak lagi. ku luangkan waktu agar aku bisa berada disampingmu, menjagamu dan melindungimu. Tapi bagaimana jika tuhan mempunyai jalan lain? – Sung Soo Ra

aku selalu berada di dekatmu sampai kapanpun. Tapi kita tak bisa saling memiliki lagi untuk saat ini bahkan selamnya. Terima kasih sudah mencintaiku. Saranghae , Mianhae – Kim Jongin

belajarlah mencintai orang lain.aku tahu itu susah. Dan aku akan selalu menunggumu. – Lee Taemin

_____

Berjalan dengan tujuan dimana dia akan merasa sakit dan senang disaat yang bersamaan. Rasa sakit lebih mendominasi dari pada senang, sejujurnya rasa senang tidaklah pantas dia rasakan disini. Terkecuali dia mengingat kenangan nan indah bersamanya. Tetapi ia berjanji akan selalu senang sekarang.

Seorang wanita dan pria berjalan dikesunyian. Ia menatap sekeliling. Sepi. Ya tempat ini memanglah sepi,walaupun ada beberapa orang dikejauhan yang masih bisa terlihat degan mata. Dia terus berjalan ke tempat yang ia ingin tuju, lumayan jauh dari tempat ia memakirkan mobil. Dan ia berhenti setelahnya ia sampai. Ia menatap dengan raut wajah yang tidak bisa diartikan. Sedih bisa dikatakan. Dikesunyian ini ia lebih memilih diam lebih lama. Tak ada yang ia ingin ungkapkan.

Dalam diam ia kembali mengingat memori masa lalu nya yang indah. Ia tersenyum getir. Entahlah mungkin ia mulai merasa sakit yang terlampau dalam untuk saat ini. Memori masa lalu itu bisa dibilang selalu indah walaupun pada akhirnya bisa dibilang tak indah .

_____

Dulu sekali kurang lebih 4 tahun yang lalu. Dimana saat ia mulai mengagumi seorang senior disekolahnya. Ia merasa seniornya adalah orang yang tepat untuknya. Rasa kagum itu dimulai saat ia memasuki sekolah dijenjang akhir yaitu Senior High School. Disaat itu ia baru memasuki kelas 1 , dimana sang pria menduduki kelas 2. Yap hanya berjarak satu tahun untuk keduanya.

Entahlah, rasa kagum untuk saat itu, lama kelamaan menjadi rasa suka. Dan ia ingin lebih dari rasa itu. Yaitu rasa memiliki satu sama lain. Wanita bermarga Sung ini, yang lebih tepatnya Sung Soo Ra. Ia adalah seorang yang sederhana walaupun tinggal dengan harta yang bisa dibilang berlebih. Ia tak pernah menunjukkan kekayaannya. Dan malah ia mencoba menutupinya. Soora adalah sosok yang sangat diidamkan seorang pria, ia pintar,ramah,cantik, dan tak pernah memilih dalam pertemanan. Hidup yang bisa dibilang sempurna. Walau di sekolah nya terdapat beberapa genk, dan ia tak seperti itu.

Rasa memiliki itu ia akan terus pertahankan, sampai ia benar benar memiliki. Egois bisa dibilang. Tetapi entahlah dia ingin sekali bersama pria itu. Walaupun ia hanya bisa melihat dari kejauhan untuk saat ini.

Pria itu bermarga Kim. Ya lebih tepatnya Kim Jongin. Anak pemilik salah satu perusahaan yang berpengaruh di Seoul. Ia adalah pewaris Kim’s Family. Walaupun ia terlahir kaya Jongin tak pernah menghambur-hamburkan uangnya seperti pria kebanyakan. Ia menjadi sosok yang dermawan seperti ayahnya. Ia tak pernah menjadi pria brengsek yang mempermainkan wanita. Tampan, sudah pasti. Banyak wanita-wanita dengan rela memberi apapun agar ia bisa menjadi kekasih Jongin. Tetapi ia menolah secara halus agar tidak menyakitkan hati sang wanita.

Sudah berjalan 2 bulan ia sekolah , sudah 2 bulan pula Soora seperti jadi penguntit. Selalu saja ingin tahu apa yang dilakukan Jongin. Walaupun seperti itu prestasi  Soora tetap, dan kegiatan itu tidak menggangunya sama sekali.

Sejak kejadian dimana Soora memiliki kelas tambahan dan pulang sekolah hingga menjelang matahari mulai menghilang. Disaat yang bersamaan pula hujan turun. Ia masih berdiri di gerbang sekolahnya, sekolah sudah mulai sepi, hanya ada beberapa siswa saja yang berada disana. Sedang latihan dance.

Sudah sekitar setegah jam ia berdiri disana bersama dengan hujan yang tak kunjung reda. Mungkin bertambah deras. Ia menunduk sembari menggigit bibir bawahnya. Mungkin ia mulai merasa kedinginan.

Tanpa ia sadari sesorang berdiri tepat disampingnya. Lumayan lama hingga akhirnya ia tersadar bahwa yang berada disampingnya ada seorang pria. Ia melihat kesamping dan betapa terkejutnya ia melihat siapa yang berada disampingnya. Kim Jongin. Sosok yang selama ini ia idam idamkan. Suasana menjadi canggung.

Jongin. Lekaki itu juga merasa penasaran dengan wanita ini. Setiap ia pergi kemana saja saat jam istirahat ia selalu melihat wanita ini berada tak jauh darinya. Atau hanya perasaan ia saja. Tapi ia tak yakin dengan itu.

Dan pada akhirnya untuk saat ini ia bisa melihat wanita ini dengan begitu dekat. Mata mereka bertemu dan melihat wajah sang wanita terkejut menambah kesan lucu?. Setelah cukup lama perpandangan, ia tersenyum. Begitu pula sang wanita.

Merasa sunyi dengan keadaan. Jongin pun mengajak berkenalan. Dan mereka bercerita banyak hal. Mulai dari sekolah,hoby,hingga pacar. Setelahnya mereka bertukar nomor hp. Entah mengapa Jongin merasa sangat nyaman dan hangat saat ia berada di samping wanita ini.

“mau sekalian pulang bareng?sebentar lagi supir ku sampai.” Jongin menawarkan tumpangan kepada wanita itu. Tanpa menunggu jawaban Soora pun mengangguk kecil. Pertanda setuju. Dan Soora pun sampai rumah dengan selamat dan hati yang sangat gembira.

_____

Sejak saat dimana Jongin mengajak Soora pulang bersama. Sejak saat itu pula mereka menjadi dekat. Di sekolah atau pun di luar sekolah. Tak jarang mereka habiskan waktu bersama. Banyak siswi yang merasa iri dengan Soora karna bisa berdekatan dengan sang primadona sekolah yaitu Jongin.

Tak butuh lama mereka melakukan pendekatan. Hingga pada akhirnya mereka menjalin hubungan. Tentu saja Soora tidak menolak. Soora menjadi wanita yang bisa dibilang paling beruntung didunia. Sosok perhatian seperti Jongin sangat diidamkan oleh siapa pun.

Tak jarang Jongin mengajak Soora untuk kerumahnya hanya sekedar bermain di taman yang terletak dirumahnya. Terkadang juga makan malam bersama Kim’s Family. Ia merasa sangat bahagia berada di tengah-tengah keluarga ini. Seperti mereka menyetujui hubungan keduanya.

“Soora-ya, ahjuma ingin kau selalu bersama Jongin . Ahjuma rasa Jongin  terlihat sagat bahagia saat bersama mu. Jaga jongin untukmu dan untuk ahjuma juga ya. Kami meyetujui hubungan kalian”

Soora sangat ingat betul kata-kata itu. Saat dulu mungkin ia belum mengerti. Tapi sekarang disaat mungkin semuanya sudah berlalu terlalu jauh, disaat inilah ia mengerti, apa dibalik kata-kata itu.

Hampir setiap hari selama satu tahun hubungan mereka, mereka habiskan bersama. Membuat kenangan indah yang akan mereka selalu kenang. Saat anniversary pertama Jongin membuat banyak kejutan dihari itu. Hadiah seperti sepatu,hoodie couple,tas,baju,kue, dan taman yang dihias menjadi lebih indah serta kecupan di bibir yang lama untuk pertama kalinya bagi Soora,dan bisa dibilang untuk keduanya. Soora mersa Jongin tak ingin kehilangannya.

Hubungan Jongin dan Soora terlihat baik-baik saja. Jarang sekali mereka memiliki pertengkaran yang hebat, atau mungkin tidak pernah. Karna disini keduanya tidak menggunakan ego. Jongin yang sifatnya selalu mengalah, dan mempertahankan hubungan ini begitu ingin.

Jongin merasa sangat khawatir saat Soora sakit demam saat itu. Ia rela meninggalkan kuliahnya. Ya saat itu jongin sudah memasuki Unnviersitas di semester pertama. Dan Soora menginjak kelas 3 masih disekolah yang sama. Jongin pergi kerumah Soora. Ia melihat Soora yang terbaring lemah di kasur Queen Size dikamarnya yang besar ini. Ia merasa bersalah tidak menjaga Soora, padahal Soora selalu menjaganya, dan memperingati agar selalu menjaga kesehatan.

Sejak kejadian Soora demam ia menjadi lebih menaruh pengertian. Tak ingin kejadian itu terulang lagi.

Hubungan mereka sudah berjalan 2 tahun dan untuk saat ini masih bisa dikatakan baik-baik saja. Hanya saja terkdang  Soora melihat ada yang beda dari Jongin. Ia berfikir, apakah Jongin sakit?tapi kalau dirasa Jongin baik-baik saja. Tak jarang Jongin lupa mengabari keadaannya kepada Soora. Mereka lebih jarang bertemu. Disibukkan oleh tugas masing-masing. Kalau ada waktu senggang Jongin ataupun Soora bertemu hanya sekedar mengobrol biasa,menanyakan keadaan dan tertawa bersama. Tapi di saat tertasa Soora melihat ada yang berbeda lagi dengan Jongin. Entahlah atau ini hanya perasaannya saja.

_______

Disibukkan dengan kuliahnya yang padat dan tugas yang menumpuk , hingga Jongin sekarang berada dikamarnya dengan infus berada di tangannya. Ia terbaring lemas. Jongin mempunyai penyakit yang bisa dibilang cukup parah. Ia selalu menjaga rahasia ini dari Soora, begitu juga keluarganya yang mendukung Jongin untuk merahasiakannya dari Soora. Jongin tak ingin menyakiti Soora setelah ia mendengar bahwa Jongin memiliki penyakit parah, ia tak ingin melihat Soora bersedih dan mengasihaninya.

Tak jarang Jongin berbohong, ia terkadang beralasan saat Soora ingin pergi main kerumahnya karna begitu merindukan Jongin. Beralasan diajak ayahnya keluar kota untuk membantu perusahaan, atau alasan-alasan yang logis. Soora merasa ada yang aneh dan disembunyikan Jongin. Tapi ia selalu membuang pikiran itu jau-jauh.

Untuk saat ini Jongin merasa kesepian, ia begitu sangat merindukan Soora sudah 2 minggu ia tak bertemu, karna 2 minggu pula Jongin terbaring lemah dirumah nya, dengan perawatan dan penjagaan yang ketat.

Soora selalu berusaha untuk bertemu Jongin, ia menanyakan melalui esan singkat. Bagai mana keadaannya,sedang melakukan apa,apakah ia tak merindukan Soora? Jongin menjawab dengan seadanya ia berkata baik-baik saja padahal tidak, dan ia sangat merindukan Soora.

Mungkin Jongin tak mempunyai waktu yang lama lagi untuk hidup bersama Soora. Ia merasa berat meninggalkan Soora, ia terlalu jatuh kapada Soora terlalu dalam, hingga pada akhirnya keduanya merasa sakit. Bukan hanya Jongin tapi Soora juga, bahkan lebih.

_____

Seminggu setelah Jongin sudah mulai bisa beraraktivitas seperti biasa, dan dokter menyarankan agar jangan terlalu kelelahan. Jongin mengajak Soora bertemu, tentu saja Soora menyetujuinya, karna ia sangat merindukan Jongin, begitu pula sebaliknya.

Mereka menghabiskan waktu berdua dari pagi hingga matahari mulai tenggelam. Melewati hari hanya berdua. Pergi ke tempat dimana mereka ingin tuju. Jongin sengaja membuat hari ini menjadi hari yang bahagia dan slalu dikenang Soora karna hari ini hari terakhir mereka bertemu. Jongin sudah memutuska untuk meninggalkan Soora. Ia terpaksa melakukan ini. Ia tak ingin Soora sakit lebih banyak.

“Soora-ya, aku ingin memberi hadiah,tapi aku takut kau tak menyukainya, apakah kau akan menerimanya” Jongin berkata dengan sangat lembut.  Sambil menatap Soora dalam.

“Jongin-ah, apapun yang kau beri aku akan selalu suka, aku tak mungkin menolak apapun yang telah kau beri, karna aku tahu kau memberikannya secara tulus”. Sambil membalas tatapan Jongin dalam dan mencium bibir Jongin sekilas. Lalu tersenyum. “ tapi kenapa kau tiba-tiba memberi ku hadiah ini?ku rasa ini bukan hari jadi kita?” Soora binggung.

“tak bolehkah aku memberi hadiah kepada kekasihku dihari lain selain hari jadi kita?kalau kau tak mau aku simpan saja ini” Jongin berpura-pura merajuk.

“arraseo. Aku akan terima. Terima kasih jongin-ah.aku mencintai mu sangat.” Soora tersenyum sambil menerima hadiah Jongin. Ia menatap kotak persegi itu, kelihatannya hadiah ini sangat indah, dan ia penasaran dengan isinya. Ia kembali menatap Jongin. “bolehkan aku membukanya sekarang?” ia bertanya dengan nada harap.

“bukalah nanti malam sebelum kau tidur atau besok pagi setelah kau bangun Soora-ya. Karna ini sudah larut sebaiknya kita pulang.ayo, aku akan mengantar mu”

Soora mengangguk saja. Dan mereka pulang. Setelah membuat hari ini begitu terasa sangat lama dan panjang.

_____

Sesampai dirumah Soora membersihkan diri dan hendak tidur. Tapi ia mengingat sesuatu. Hadiah Jongin.

Soora membuka hadiah itu.Surat dan 2 gantungan Tas boneka Pororo kesukaan Jongin serta boneka Tazmania kesukaan Soora. Soora memiliki perasaan  tak enak sekarang. Ia segera membaca suratnya.

Dear Soora

Soora-ya setelah kau membaca surat ini, berarti aku sudah tidak berada di Korea lagi. Aku akan pergi jauh. Kau tak usah menunggu ku atau menyusul ku. Karna aku pergi bukan untuk Waktu yang sebentar, melainkan untuk waktu yang lama, bahkan sangat lama. Dan aku tak akan kembali lagi Soora-ya.

Soora-ya aku berharap kau jangan menangisi ku atau membenci ku lagi setelah apa yang sebenarnya terjadi kau ketahui. Aku ingin kau selalu menjadi Soora yang kuat seperti dulu. Selalu tersenyum Soora-ya. Aku akan membenci mu kalau kau menanggis, terlebih menangisi ku.

Aku memiliki penyakit yang tak bisa keberi tau, aku takut kau akan bertambah sedih jika kau mengetahuinya. Mungkin aku hidup tak akan lama lagi. aku ingin selalu bersama mu Soora-ya. Aku tak ingin kehilanganmu. Aku sangat sangat mencintai mu. Kau juga begitu bukan? Jaga dirimu baik-baik saat aku tak ada Soora-ya, jangan sampai sakit! Arrachi?

Soora-ya aku tahu kau sedang menangis saat ini, tapi aku mohon Soora Jangan menangisi ku lagi. aku selalu berada di dekatmu sampai kapanpun. Tapi kita tak bisa saling memiliki lagi untuk saat ini bahkan selamnya.

Aku ingin kau mendapatkan seseorang yang lebih baik dari ku segera, kau harus berjanji. Setelah kau mendapatkannya kumohon cintai dia seperti kau mencintaiku. Soora-ya jangan kau lupakan kenangan indah kita dimasa lalu ya. Saranghae Soora-ya. Ingat jangan mengejar ku.

Kalau kau merindukan ku lihatlah boneka ini. Jangan kau buang juga pemberian dari ku ya hehee. Kita sudah 27 minggu bersama, terimakasih sudah mencintai ku dan untuk semuanya Soora-ya. Aku selalu mencintai mu sampai kapan pun.

I love you now and then.

Saranghae , mianhae Soora-ya

 

Kim Jongin

 

Hati Soora benar-benar sakit setelah apa yang ia ketahui terjadi. Ia merasa menjadi buruk setelah ia membaca surat ini. Ia bahkan tak mengetahui kalau Jongin sakit. Tangisnya pecah . ia benar-benar sakit sekarang terlebih hatinya. Jongin benar-benar pergi meninggalkannya. Sepertii pesan Jongin ia tak boleh mengejar,menunggu, dan menangisi Jongin.

Setelah kejadian itu ia tak pernah benar-benar bertemu Jongin untuk selamanya.

_____

Sekarang Soora sudah berada di tempat Jongin berada. Makam. Ia tak bisa membendung air matanya lagi saat ia mengingat masa-masa indah dulu mereka jalani berdua. Suka,Cita,Bahagia,Sedih. Ia lebih banyak merasa Bahagia bersama Jongin.

Setelah 1 tahun saat ia terakhir melihat Jongin. Ia belum bisa membuka hatinya untuk siapa pun. Soora ingin sendiri. Tapi lama kelamaan iya juga merasa kesepian. Benar yang dikatakan Jongin. Ia harus belajar mencintai orang lain.

Dan kejadian 2 minggu terakhir menjelaskan bahwa Soora sudah bisa merelakan Jongin. Dan Soora menganggap bahwa Kim Jongin adalah cinta pertamanya. Melupakan tak sesusah belajar mencintai orang yang baru. Kini Soora sudah mempunyai kekasih baru yaitu Lee Taemin.

“Jongin-ah aku datang lagi untuk melihat mu, ini entah yang keberapa kalinya. Kau senangkan aku mengunjungimu”.  Soora membuka suara setelah lama ia terdiam sambil menatap makam Jongin.

 “Jongin-ah kau tau, aku sangat marah saat kau pergi dan hanya memberi ku selembar surat. Kau lihat kan sekarang? Ini surat yang kau beri”. Soora menunjukkan selembar surat yang ia pegang sekarang, masih rapi dan indah hanya saja warnya memudar.

Aku selalu menuruti mu,terlebih saat kau bilang aku harus mencintai orang lain, itu sangat sulit jongin-ah….”  Ia kembali meneteskan air mata sesegera mungkin ia menghapusnya.

 “ …. tapi sekarang aku sudah bisa. Jongin-ah aku kenalkan. Ini Lee Taemin. Dia kekasihku sekarang” Taemin hanya tersenyum saat Soora mengenalkannya pada Jongin.

“Aku juga sudah menceritakan hubungan kita dulu. Jongin-ah aku mencintai nya sekarang, tapi cinta ku tak sebesar cinta kita dulu dan Taemin selalu menungguku. Taemin bilang suatu saat nanti aku pasti bisa mencintainya. Dan ia percaya sekali dengan itu. Jongin-ah taemin orangnya baik sekali sama seperti mu dia juga pengertian. Aku rasa Taemin dikirim tuhan untuk menggantikan sosok seperti mu”. Ia berkata dengan lancar. Sambil Taemin mengusap puncak kepala Soora dan menggenggam tangan Soora, agar perasaannya lebih tenang.

“ Jongin-ah sudah 1 jam lebih aku disini. Kurasa aku sekarang sudah harus pulang. Aku baik-baik saja Jongin. Terima kasih juga sudah mencintai ku untuk waktu yang lama. Aku  tidak pernah menangis lagi Jongin-ah” seraya mengusap batu nisan Jongin. Dan mengambil ancang-ancang pergi. sebelum akhirnya melanjutkan.

Happy Anniversary 4 years Jongin-ah. Saranghae. Annyeong jongin-ah sampai bertemu di tempat yang sama dikemudian hari. Aku pulang yaa, aku janji aku akan datang kesini lagi kapan pun aku punya kesempatan.”

Setelahnya Soora pergi bersama Taemin meninggalkan pemakaman megah didaerah Seoul. Taemin tak berkata apa-apa ia hanya menenangkan Soora agar tidak sedih. Soora tahu betul ia akan selalu bersedih jika pergi ke tempat ini.

Sekarang Soora sudah menjadi wanita kuat dan dewasa. Ia perlahan bisa mencintai orang lain. Soora selalu berkata kalau kita hidup untuk masa depan ia tak boleh selalu melihat masa lalu. Tetapi kita juga tidak boleh melupakan masalalu yang indah. Karna kita hidup dari masalalu.

END

Terima kasih buat yang sudah membaca fanfic ini. Apakah kalian menyukainya? Kasihan juga ya Jonginnya. Hehhe tapi itulah ide yang keluar dari fikiran saya😀 Mohon tinggalkan komentar ya. Itu untuk penyemangat saya. Boleh berupa kritik atau saran. Jadilah reader yang baik yang menghargai karya orang!. Kalau respon kalian baik insya allah saya akan buat yang chapter, doain aja semoga selesai yaa.

Kalau mau lebih jauh mengenal or tanya-tanya

Line : Agneseptyara

Ig : @voyezkaa

Twitter: @agnesindahs

Ghamsahamnida semuanyaaaa. Anyyeong!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s