[FREELANCE] The One & Only One (New Member’s)

IMG_20160610_132344

Title : The One & Only One (New Member’s)

Writer : Melladdict

Cast : Park Yoona (B)

Lee Min Ho (A)

Yoon Eun Hye (O)

Choi Siwon (B)

Bae Seohyun (A)

Oh Sehun (A)

Kim Heechul (AB)

Genre : Romance

Rating : General

Lenght : Multichapter

Disclaimer : Semua ini murni pemikiran author. Dan all cast semuanya hanya ditentukan oleh golongan darah mereka masing2. Terimakasih ^.^

 CHAPTER 1

 

“Apakah ini rasanya ingin memiliki tetapi yg ingin dimiliki tidak bisa kumiliki?? Tanganku pernah tersayat pisau kecil nan tajam hingga darahku bercucuran tak henti tapi mengapa rasa sakitnya tidak sesakit ini?? Apakah ini risikonya terlalu obsesi terhadap 1 hal. Aku tahu banyak pegasus disini yg jauh lebih indah daripada dia. Tapi, entah kenapa pegasus seperti itulah yg aku inginkan. Tapi mengapa dia juga terlalu berharap penuh kepada bintang yg jauh disana. Aku tak paham dengan semua ini. Aku ingin memilikinya tetapi dia ingin memiliki apa yg dia inginkan. Rasanya kepalaku berat sekali” ucap sang Putri sambil memegang kepalanya. Dia tak berhenti menatap langit biru yg begitu jernih nan indah. Tapi tanpa sadar, seorang pria tangguh dengan baju dan rompi yg begitu indah dan terdapat beberapa buah anak panah disertai panahnya yg bagus dan berkilau menatap sang Putri dengan tatapan sedih. Dia melihat dari tempat latihan pemanahan untuk para prajurit yg baru. Dia melihat sang Putri tengah memegang kepalanya. “Sepertinya dia tidak sehat sejak memikirkan pegasus itu.” ucap seorang pria itu dengan iba. “Sampai kapan kau begini? Tak terpikirkah olehmu jika aku selalu ada untukmu??” gumam pria tersebut.

Yoona tengah terbangun karena bantuan silau matahari yg tengah menyinari dirinya. Jika saja matahari tidak menyelinap dalam jendela kamarnya, bisa ditebak Yoona akan bangun 10 jam lagi.

“Aishh cahaya ini kenapa menggangguku selalu??” ucapnya menggerutu sambil menarik selimutnya kembali. Tak lama handphonenya berdering melantunkan instrumental dari lagu Taeyeon – Rain

“Aigooo siapa pula yg menelponkupagi pagi begini???” ucapnya yg menunjukkan kekesalan karena mengganggunya untuk tidur. Dia beranjak malas dari tempat tidurnya dan tangannya meraih2 handphonenya. Sebuah nama “Seohyun” muncul dalam handphonenya.

“Oii ada apa telepon ??” ucap Yoona malas

“Yoongiee ini sudah jam berapa?? Bukannya kamu mau lihat pengumuman eoh??” mendengar teriakan Seohyun, Yoona menoleh ke arah jam dinding putih tersebut.

“Yaelah masih jam 7 pagi. Pengumumannya itu jam 1 siang tahu” ucap Yoona menggerutu seakan masih tak rela jika waktu tidurnya berkurang.

“Apa kau tidak liat websitenya kali ini?? Pengumumannya itu SEKARANG!!! Jam 7 PAS KIM YOONA??!!”

Damn it!! Yoona dengan sigap membuka dan  laptop dan mencari websitenya. Ternyata benar pengumumannya begitu mendadak sekali. “Ya Tuhan ada apa denganku??!!!” tak lama dia meloncat dari kasurnya dan bergegas menuju kamar mandi.

Di tempat yg berbeda Eun Hye tengah memasuki kelasnya yg berada X IPA 5. Dengan santai dia memasuki kelas tersebut yg masih sepi. Jam 9 pagi kelas dalam keadaan sepi itu sudah biasa disaat UAS telah berakhir. Semua murid hanya wajib datang disaat ada jadwal Remedial atau tidak mengikuti Class Meeting dan menjadi supporternya. Kebetulan kelas X IPA 5 melawan X IPA 9. Setelah dia duduk di bangkunya, ada sebuah messenger muncul di handphonenya.

“Pagi”

“Oh dia lagi” gumam dia

“Pagi juga 😊😊”

“Kamu lagi apa?? Apa kau ke sekolah??”

“Hahaha iyaa aku mau dukung kelasku dalam tanding Basket.”

“Ciee yg jadi suportter :v”

“Hahaha iya dong kalo gak ada aku gak bakal rame deh 😃😃”

“Iyaa2 yg jadi penyemangat. “

“Aku selalu menjadi penyemangat bagi semuanya.”

“Termasuk aku. Kamulah alasanku untuk selalu semangat dalam hal apa pun termasuk disaat aku mencari kerja.”

“Alay. Itu memang wajib. Jadi kalo aku tidak semangatin, kamu tidak mau kerja gitu?? Sudah kerja sana.”

“Iyaa ini aku mau kerja. Ya sudah aku kerja dulu. Yg semangat ya.”

Jujur aku begitu senang. Setelah mendapatkan pekerjaan, aku bisa lebih dekat dan akrab sekali dengan Eun Hye. Aku tidak tahu apa ini Kuasa Tuhan atau aku dan Eun Hye berjodoh?? Aku sungguh2 bersyukur jika aku berjodoh dengan Eun Hye. Jika ditanya aku mencintai Eun Hye dari faktor apa? Jawabannya tidak ada. Dia hanyalah gadis yg berumur 16 tahun yg periang. Tidak lebih dari itu. Tapi dia begitu berarti bagiku hingga aku tidak bisa tidur hanya gara2 memikirkannya. Dan aku tidak mau menjadikannya sebagai kekasihku, aku takut kita berpisah begitu saja tanpa tahu apa dan kenapa kita Berpisah.

Aku tidak rela lepas dari Eun Hye. Aku sungguh mencintainya. Aku berjanji, kelak jika kita sudah waktunya untuk menikah, aku akan melamarmu dan menjadikanmu teman hidupku untuk selama – lamanya. Aku berjanji itu. Tak lama muncul sebuah postingan status

“Cheer Up Cheer Up Yoongie ^.^”

Yoona. Aku tahu dia menyukaiku. Dan aku tahu dia merasa sakit hati saat ini kepadaku. Tapi, buat apa aku peduli dengannya. Dia tahu aku suka Eun Hye tapi kenapa masih mengejarku?? Dia selalu like status facebookku tanpa henti. Tapi biarlah, lambat laun dia pasti lelah dan tidak mengejarku kembali. Yg penting aku fokus ke pekerjaanku saat ini dan Eun Hye. You are my special.

Hati Yoona berdebar tidak karuan saat menghadap dalam papan pengumuman. Tak luput juga dia berdo’a agar namanya ada dalam daftar itu. Tak lama dia mulai mencari namanya. Setelah mencari, namanya tidak tercantum. “Yahh mungkin memang belum keberuntunganku.”

Yoona merasa kecewa namanya tidak tercantum dalam pemenang lomba membuat karangan naskah drama. Dia ingat masa2 ketika dia mengetik naskah dan mengedit berkali2 agar naskahnya terlihat apik dan menarik untuk dibaca sekaligus bagus untuk dibuat drama. Namun usahanya kali ini sia2. “Gwaenchana. Masih ada taun depan” ucapnya santai. Disaat dia mau beranjak keluar, tangannya ada yg memegang erat.

“Aissh siapa ka-“

“Kau lagi2 salah melihat.” potong Siwon.

“Kau lagi kau lagi. Hhh maksudmu apa aku salah liat?? Salah liat daftar pengumuman tadi??”

“Benar. Dan kau ikut aku.” Tanpa basa basi Siwon menyeret tangan mulus Yoona dan tidak menghiraukan Yoona yg tengah mengomel karena tidak mau ikut dengannya. Dan sesampai di daftar pengumuman,jari Siwon menunjuk ke salah satu nama di pengumuman itu. Setelah Yoona bisa melepaskan tangannya dari genggaman Siwon dia melihat apa yg ditunjuk pria yg di sebelahnya saat ini. Dan ternyata benar, tercantum nama “Park Yoona” di urutan 135 dari 200 nama pengumuman tersebut. Yoona langsung meloncat kegirangan namanya masuk dalam pemenang lomba tersebut. Walau nanti akan di seleksi kembali, Yoona tetap optimis untuk terus melakukan yg terbaik dalam hal tulis menulis naskah cerita ini. Mungkin juga bisa mengalihkan rasa “patah hati” Yoona saat ini. Siwon merasa senang jika Yoona tersenyum bahagia saat ini. Selama ini diam2 dia mengamati Yoona yg tengah bersedih dan menangis karena seorang pria bodoh seperti Lee Min Ho itu. Lee Min Ho memang tipe pria idaman Yoona. Dia taat beragama, takut akan Tuhan, tutur katanya yg santun, rajin ke gereja, dan penuh perhatian. Itulah tipe pria idaman Yoona. Tapi dibalik semua itu, Siwon berpikir apakah Min Ho memang pria “idaman” yg sesungguhnya?? Dia merasa jika seorang pria yg takut akan Tuhan tidak akan pernah melakukan hal yg bodoh seperti itu. Dia meninggalkan Yoona dan lebih memilih wanita lain yg belum tentu mencintai dia dengan tulus. Seharusnya Min Ho tidak menyia – nyiakan orang yg sudah tulus mencintainya selama ini.

“Oii kau melamun yaa??!!” Yoona menyadarkan lamunan Siwon yg tengah menyandar tembok sambil menatap Yoona yg tengah loncat2 seperti orang gila yg masih baru.

“Ehh maaf gimana sudah selesai loncat2nya??” Ucap Siwon yg membuat Yoona tersenyum malu

“Eh kamu siapa sih sebenarnya?? Kamu kok kenal aku, tapi aku gak kenal kamu. Apa kamu tidak famous ya makanya aku tidak kenal.” ucap Yoona sambil mencibir. Siwon tidak marah. Dia justru merasa geli karena ekspresi Yoona yg seakan tidak peduli tetapi memperhatikan

“Kenalkan aku Choi Siwon. Aku anak Arsitek disini.” ucap Siwon sambil berjalan mengikuti Yoona

“Mwo?? Tapi aku adalah calon dari mahasiswa disini. Tapi kau kok kenal aku??” ucap Yoona bingung sambil duduk di bangku yg tersedia di universitas ini. Siwon duduk sambil menatap Yoona yg tengah bingung dan tidak sadar jika ada yg menatapnya dalam2. Dan dalam 3 detik Yoona mengetahuinya. “Aissh jauhkan pandanganmu dariku. Aku pulang dulu” Ucap Yoona sambil beranjak dari bangku dan lari kecil menuju ke parkiran motor tepat di depan gerbang universitas. Siwon hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum.”Andai saja kau mencintaiku. Bukan mencintai pria bodoh seperti Min Ho.”

Seohyun tengah asyik mengetik handphonenya sambil senyum sendiri seperti orang gila. Akhir2 ini Seohyun selalu aktif dalam main role player. Dia menjadi “Suho EXO” sedangkan temannya menjadi “Jackson GOT7”. Tapi kini mereka bukan chatting’an dalam roleplayer, melainkan dalam dunia real. Temannya tahu jika yg menjadi “Suho EXO” adalah seorang gadis cantik. Dari situlah mereka berdua setiap chattingan tanpa henti. Seohyun begitu senang bisa chattingan dengan temannya yg bernama Oh Sehun tersebut. Saking senangnya dia tidak tahu ada yg tengah menyender di pintu kamarnya

“Ehemm Ehemm”

“Eh Yoongie sayang. Hehehe”

“Bagaimana?? Kau senang sampai kau melupakanku eoh??”

“Hehehe tidak Yoongie. Eh bagaimana kau menang apa tidak??”

“Awalnya tidak menang terus menang deh” ucap Yoona cekikikan

“Lah kok bisa?? Jangan2 kau nyogok yaa??” ucap Seohyun dengan menatap curiga Yoona.

“Ya ampun daripada nyogok panitianya, mending uangnya aku beliin 10kg mie sama bahan2 masakan mie Ramyeon buat setahun. Itu jauh lebih baik.” ucap Yoona sambil membayangkan kalo hal itu terjadi padanya.

“Kalo enggak nyogok terus apaan?? Merayu panitia nya yaaa??” Dengan cepat Yoona mencubit pipi bakpao Seohyun hingga kesakitan. Yoona biasanya mencubit pipi bakpao Seohyun karena gemas dan seperti pipi anak kecil pada umumnya. Tapi kali ini Yoona mencubit Seohyun bukan faktor gemas melainkan kesal.

“Aaawww apa yo!! Lihat merah kan pipiku.” ucapnya sambil mengelus elus pipinya yg masih panas.

“Salah sendiri musuh bukan2. Min Ho yg polos saja tidak mencintaiku apalagi panitia lombanya. Kau tahu, pria yg bertemu aku di toko buku ternyata mahasiswa di universitas Hanami. Dan awalnya aku kurang jeli melihat namaku disana yg daftarnya ada ratusan nama itu. Terus ketika aku mau pulang, dia menghadang ku dan menunjukkan nama ku yg berada di urutan daftar itu!!!” ucap Yoona girang.

“Cieee mulai move on nih dari Min Ho??” ucap Seohyun sambil menyenggol nyenggol lengan Yoona.

“Kau mau pipimu panas lagi eoh??” ucap Yoona sambil melirik tajam Seohyun

“Ehehehe mianhe. Eh tapi siapa sih pria yg kau maksud itu??”

“Namanya Siwon. Choi Siwon. Dia mahasiswa di sana di jurusan Arsitek.”

“Hhmmm ini semakin tidak jelas.”

“Sudahlah aku ke balkon kamarmu sebentar.”

Diriku melangkah pelan menuju balkon kamar milik Seohyun. Begitu tenang dan damai jika aku memandang langit biru disertai angin yg berembus dengan lembutnya dan begitu terasa di wajahku. Sejenak teringat kejadian masa lalu yg membuatku perih. Kisah cinta yg pilu ini. Mungkin terdengar klasik jika aku mengatakannya. Tapi itu benar. Setiap hari jika kau merasa bahagia saat kau selu bersamanya walau tidak ketemu, kemudian dia tiba2 menghilang begitu lama sekali dan dia datang dengan membawa kabar yg membuat rasa senang ku runtuh seketika dan menjadi hancur lebur menjadi debu. Itulah aku. Apa aku salah jika aku bersedih dan menangis setiap hari?? Butuh waktu lama untuk memperbaiki ini semua. Huh gara2 semua ini kepalaku terasa pening sekali. Ingin ku lupakan semuanya tapi entah kenapa seperti beban. Beban yg begitu berat untuk dibuang bahkan dipindahkan pun terasa susah. Semoga Tuhan selalu memberkatimu Min Ho.

“Hay ☺☺”

“Eh kau ada apa ya??”

“Kau makin cantik ajaa Eun Hye-yaa”

“Gombal wkwkwkwkwk”

“Iyaa tapi kau akan setia padaku kan??”

“Entahlah, Min Ho datang lagi dalam kehidupanku.”

“Yahh kau memang cantik dan baik. Semua pria akan takluk padamu.”

“Iyaa padahal ada seorang wanita cantik yg tengah mencintai Min Ho juga tapi Min Ho tetap saja mengejarku.”

“Biarkan dia seperti itu.”

“Maksudnya??”

“Dia mencintaimu bukan?? Tapi apa kau mencintainya?? Sedangkan diluar sana ada yg tulus mencintainya, dia tinggalkan.”

“Iyaa aku tahu itu. Tapi Min Ho pria yg baik dan santun.”

“Hahaha andai kau bisa mengatakan itu kepada kedua orang tuamu. Dan kamu tidak mencintaiku Eun Hye??”

“Aku masih kecil dan aku tidak mau menjalin hubungan apapun. Tapi aku menyayangimu. Aku tidak ingin kau pergi meninggalkanku seperti Min Ho meninggalkan wanita itu.”

“Aku menyayangimu, tembemku”

AN : Annyeonghaseyo ^.^

Miann banget baru posting sekarang soalnya baru bisa editing dan butuh waktu lama buat editingnya T__T

Tapi thanks banget yg udah nunggu kelanjutan part ini 😄😄

Semoga kalian bisa terbawa suasana dalam cerita ini 😊😊

Oh ya sementara “pria” yg ternyata juga dekat sama Eun Hye sementara saya rahasiakan terlebih dahulu biar sureprice 😄😄

Gamsahamnida kawan2 😊😊😊

 

One response to “[FREELANCE] The One & Only One (New Member’s)

  1. Yoona mendingan sama siwon aja…daripada sama minho yang udah jelas2 meninggalkanmu demi wanita lain……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s