[FREELANCE] Alter Ego [First meet]

IMG_20160612_153740

Title : Alter Ego [First meet]

Author/twitter : Innocent Alien /@zeewonnie407

Cast :

-Kim Hanbin (iKON)

-Choi Jihwa (Oc)

Genre : Psycho, Sad, Romance

Rating : 17+

Length : Chapter

Disclaimer : Cerita murni milik saya, tidak ada unsur plagiat di dalamnya, jika ada kesamaan itu hanyalah kebetulan semata.

Siapa yang tau, pertemuan tak sengaja antara Jihwa dan Hanbin di depan Cafe waktu itu membuat keduanya dipertemukan kembali untuk saling mengucap janji dikemudian hari.

Dan siapa yang tau, sikap Hanbin yang Jihwa pikir adalah orang yang manis dan baik berubah menjadi seseorang yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.

***

Seorang gadis berjalan dengan sepatu ketsnya, dengan headset yang merekat di kedua telinganya, dia bersenandung kecil sembari menikmati keindahan kota Seoul di saat sore hari, hingga tak lama setelah itu suara petir menghentikannya untuk terus melangkah, tetesan air hujan yang mulai menyentuh permukaan bumi membuatnya sedikit berdecak kesal, dia berlari kecil ke depan sebuah Cafe pinggir jalan yang terlihat akan tutup, lalu merutuki dirinya sendiri yang memarkir kendaraan miliknya jauh dari tempatnya berada saat ini, tetesan air hujan yang tadinya hanya menetes secara perlahan kini terlihat semakin banyak dan deras, gadis itu kembali merutuk kesal saat mendapati handphone miliknya yang memperingatkan kalau baterainya akan segera habis, gadis itu yang tadinya terlihat mengumpat kesal kini mengalihkan pandangannya kepada seorang pria yang baru saja keluar dari Cafe, tidak terlalu menarik tapi mampu membuat pandangan Jihwa tertarik, pria itu berjalan perlahan kearahnya, dengan kemeja yang dilapisi oleh jaket denim dan celana jeans pendek yang membuatnya cukup keren untuk ukuran pria zaman sekarang, pria itu berdiri disamping Jihwa, tidak terlalu dekat namun juga tidak terlalu jauh, dia tersenyum manis kearah gadis itu, membuat Jihwa melupakan bagaimana cara untuk membalasnya.

“Hujan yang deras dihari yang cukup menyenangkan.” Pria itu berbicara sembari menatap kearah Jihwa, tapi suaranya lebih terdengar seperti teriakan angsa yang kakinya terjepit diantara parit parit, sangat tidak jelas, itu karena hujan yang terlalu deras.

“Apa?” Gadis itu berbicara sedikit keras karena dia memang benar benar tidak bisa mendengar dengan baik.

“Aku bilang headsetmu bagus” Jihwa menggaruk tengkuknya sembari memegang salah satu headsetnya, membuat Hanbin, pria itu terkekeh kecil.

“Apanya yang bagus, ini bahkan hanya berfungsi sebelah saja” gadis itu menjawab dengan nada bingung membuat Hanbin mengendikan bahunya.

“Apa yang kau lakukan dengan berdiri disini?” Tanya Hanbin sekedar basa basi, matanya terus saja menatap gadis itu, entah tertarik atau mungkin tidak.

“Berteduh, tentu saja, memang apalagi?” Jihwa balik bertanya, membuat Hanbin kembali mengendikan bahunya.

“Berteduh di depan Cafe orang lain tanpa masuk kedalam untuk membeli sesuatu?” Pria itu kembali bertanya tapi lebih terdengar seperti sebuah komentar.

“Lalu? Apa hal itu adalah sesuatu yang legal Tuan?” Jihwa menaikkan alisnya sembari mengusap pipinya dengan kedua tangannya karena air hujan yang terus menetes itu membuatnya sedikit kedinginan.

“Tidak juga” Hanbin melepaskan jaketnya kemudian mengibaskannya secara perlahan seolah ada debu disana, kemudian menyampirkannya kebahu Jihwa.

“Kau akan masuk angin jika hanya berada diluar tanpa membeli sesuatu yang hangat untuk diminum” pria itu berucap sembari tersenyum kecil, membuat Jihwa hanya terdiam, seolah tersentuh pada ucapan pria dihadapannya itu.

“Ucapanmu terlalu drama Tuan” gadis itu terkekeh lalu membetulkan posisi jaket pria itu dibadannya, sementara kini berganti Hanbinlah yang menggaruk tengkuknya.

“Aku hanya ingin mengajakmu kedalam haha” pria itu mengusap usap tangannya kemudian menangkup kan kedua tangannya pada pipi Jihwa, membuat gadis itu sedikit kaget dengan perlakuan tak tertebak dari pria yang kini berhadapan dengannya itu, kini pipi gadis itu terasa hangat dan memerah, mungkin?

“Tapi lupakan saja, Cafenya sudah tutup” lanjut Hanbin sembari mengusap kedua pipi Jihwa dengan sedikit gemas, tapi terasa cukup lancang untuk ukuran orang yang baru mengenal atau mungkin tidak kenal sama sekali.

“I-iya” Jihwa sedikit menahan dirinya karena perlakuan manis dari pria sok akrab didepannya itu, dia bahkan sebenarnya bukan orang yang mau dengan mudahnya disentuh oleh orang lain, apalagi orang yang baru dia kenal.

Hanbin terkekeh kecil kemudian menarik tangannya dari pipi gadis itu, lalu memasukkan tangannya ke saku celana, dia juga merasa dingin sekarang. Mereka terdiam untuk beberapa saat menikmati tetesan air hujan dengan Hanbin yang memandang Jihwa dan gadis itu yang terus menundukkan kepalanya seolah sedang menghitung tetes demi tetes air hujan yang jatuh dari atas langit. Itu tidak canggung untuk Hanbin tapi sebaliknya bagi Jihwa, hingga pria itu tiba tiba membuka suara.

“Siapa namamu?” Jihwa menoleh kemudian kembali menatap kedepan.

“Choi Jihwa” itu cukup singkat tapi apalagi yang harus dikatakan? Jihwa bukan tipe orang yang bisa lari dari suasan canggung begitu saja.

“Choi Jihwa, nama yang cantik seperti orangnya” Jihwa menoleh sembari merapatkan jaket Hanbin pada tubuhnya, gadis itu menatap pria itu dengan tatapan

‘Bisa kau mengulang kata katamu? Mungkin tadi aku salah dengar’

Hanbin tersenyum kemudian berucap

“Aku bilang sepatumu keren” Jihwa memandangi sepatunya, lalu lagi lagi menggaruk tengkuknya.

“Kakak sepupuku yang memberikan ini untukku” balas gadis itu, dia menengadah keatas langit, kini air hujan tidak lagi menetes, membuat Jihwa melepaskan jaket milik pria itu dan memberikan padanya.

“Terimakasih, sepertinya aku harus pulang, hujannya sudah reda” Hanbin mengambil jaketnya kemudian kembali menyampirkannya kebahu Jihwa.

“Bawa saja, kembalikan lagi saat kita bertemu nanti, sampai jumpa nona Choi” pria itu memasukkan tangannya kedalam saku celana, kemudian berjalan meninggalkan Jihwa yang sekarang terlihat sedikit kebingungan.

“Dia berkata seperti itu seperti kami akan bertemu lagi saja” gadis itu memasang jaket Hanbin pada tubuhnya.

Dan mengenai apa yang dia katakan barusan, tidak ada yang tau kan? Mungkin saja mereka akan bertemu lagi, entah secara sengaja atau tidak,

siapa yang tau?

 

12 responses to “[FREELANCE] Alter Ego [First meet]

  1. Keren aku suka. Tapi kelihatannya kok hanbin normal-normal aja? Bener nih gk ceritanya dia ‘menyimpang’ nantinya?

  2. AAAAA… SUMPAH KEREN BANGET. Feelnya dpt, ceritanya keren, tapi kok pendek bgt ya? Nanti panjangin lagi ya ceritanya. Aku tunggu next partnya.

    Sekian dari ane.. salam dari prikitiwwww..

  3. AAAA.. KEREN BANGET. AKU SUKA AKU SUKA. Feelnya dapaet, ceritanya menarik gak gaje, pokoknya keren. Tapi kok pendek ya? Next part panjangin lagi ya?

    Sekian dari ane. Salam prikitiwwww..

  4. baru kali aku baca cast yang sangat sangat berbeda, dan akupun ngk tahu sama itu castnya hehehe, maklumlah bukan fangirlsnya keke😀 tapi ngomong2 aku agak tertarik sama itu cowok, cukup tampan juga🙂 ahh ijinkan baca chapter selanjutnya yah ^__^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s