[FREELANCE] DREAM AND LOVE #1

13612386_1021809377873075_3637825419095937086_n

|Author : Green Latte||Tittle : dream and love chapter 1 ||Main Cast : Kim jong in  and OC’s Jane ||Other Cast : Oh sehun , Taeyong  find by your self  ||Genre : Romance, Campus life, Family,Sad,Tragedy,Marriage life (coming soon), comedi gaje

||Leght : Multichapter||Rated : PG-15 |

Disclaimer : Fanfic ini original hasil imaginasi aku sendiri  tanpa ada unsur plagiat. aku bikin ini juga sambil muter otak ku untuk bikin fanfic ini dan hasil nya standard  banget.

Author’s Note : untuk reader ini fanfic  debut ku,jadi di mohon untuk koment. biar aku tahu kekurangan ku

Wp pribadi ku : https://hellothisismyword.wordpress.com

Credit poster : MarlindaChoi

Sebuah impian dan cinta?

Bagaimana  jika impian mu yang sudah depan mata terhalangkan oleh cinta yang menentukan masa depan mu juga.  Apakah kau memilih impian mu yang sudah depan mata atau kau memilih pasangan mu yang selama ini berada di samping mu,  jawaban itu sulit di jawab. Tapi jika aku memilih keduanya akan kah semua nya berjalan mulus.

Impian

Atau cinta

Story

Jane POV

“Jane, bisakah kau mengirim ini ke busan besok”.

“bisa mirae eonni, berkas nya mana?”.  Dia senior ku di tempat ku bekerja,  walaupun senior dia sangat ramah dan welcome terhadap orang baru dikantor, sikap nya patut dicontoh,  bukan sikap seperti diriku yang tertutup dalam segala hal luar. Lama ku melamun

“Jane bisakah kau tak melamun, ini kantor “

“maaf mirae eonni, aku sedang lelah saja”. Ucap ku

“sedang memikirkan apa sih”. Anak ini jika di lihat-lihat selalu saja melamun, sedang memikirkan apa yah.

“mirae eonni berkas nya ada lagi”. Ucapku, kenapa sekarang mirae eonni  yang melamun. Kataku dalam hati.

“oh bentar,  mba cek dulu Jane”

“baik lah mba “

“hey Jane, ku dengar kau akan kebusan”

“iyah sia eonni, besok aku akan ke busan”. Satu senior ku lagi yang bernama sia yang menurutku cantik dan sempurna untuk ukuran wanita dewasa,  pantas laki-laki kantor selalu memberikan perhatian  dan mata laki-laki itu tidak luput dari pandangan ke sia, aku saja iri pada nya. Kapan aku bisa seperti mba sia.

“hellow ,  ngapain bengong  si Jane”

“maaf Mba Sia, aku hanya kelelahan saja”

“ istirahat lah, besok bukannya kamu akan ke busan”

“iyah mba”. Mungkin kalian kaget kenapa senior ku banyak yang dekat dengan dengan ku, di karena kan kata mereka aku ramah, baik, dan cepat dalam menangani kerjaan. Apa kata-kata itu tidak berlebihan, padahal jika dilihat-lihat aku tidak seperti mereka pikirkan, karena aku tipekel tertutup dalam masalah pribadi apa lag soal cinta. Lupakan soal cinta . pikirku

“jane ini berkasnya sudah lengkap”. Ucap mirae eonni

“oke mba, kalau sudah lengkap akan ku bawa pulang, untuk ku bawa besok”

“ berangkat jam berapa besok”.

“ ehm jam 8 mirae eonni”.ucap ku

“ kalau gitu pulanglah, biar besok kau tidak telat”

“ ini sudah mau pulang unn, yasudah aku pulang duluan yah unn” ucapku. Aku pun beranjak dari meja kantorku dan berpamitan pada orang ruangan.

Setelah keluar kantor,  aku pun berjalan ke  halte, membutuhkan waktu 10 menit. Sesampai nya di halte, akupun menunggu bus tujuan ku.

15 menit menunggu, akhirnya bus yang kutunggu datang. Tak banyak berpikir panjang aku masuk melalui pintu. Entah sial apa yang datang kepadaku.

Bruk, dan jalanku oleng ditabrak orang yang akan turun dari bis.

“maaf, apakah kau tak apa-apa noona”.

“akh tidak apa-apa”. Jawab ku

“maaf sekali lagi”.

Orang yang menabraku pun pergi begitu saja dari hadapanku. Akupun masuk kebis dan duduk ditempat bangku kosong di dalam bis. Kenapa bahuku sakit, apa karena ditabrak oleh cowok tadi. Akhh sial bahu ku sakit juga di tabrak orang.

Tringgg hp ku berbunyi……….. Kulihat siapa yang menelphon ku dilayar hp, dan cowok ini. entah kenapa aku merasa malas melihat namanya muncul dilayar panggilan dihp ku. Setelah menimbang untuk mengangkat telephonnya. Akupun mengangkat telephon

“halo”.  Jawab ku ketus

“ tak bisakah kau berbicara yang manis noona”. Jawaban yang sedang disebrang

“tidak, kalau kau yg berbicara”. Jawab ku

“temui aku di sungai han, sekarang”

“kau bodoh atau bagaimana, kau tidak lihat ini sudah jam berapa”. Kataku

“aku tidak suka dibantah”.

“terserah”.

Setelah telephon ditutup, akupun menimbang permintaannya.

Datang atau tidak yah. Pikirku

Sehun POV

“Sehun,bisakah kau kebusan besok”.

“emang ada masalah serius. Sampe kebusan segala”. Tanyaku

“ada bodoh”

“apa masalahnya luhan”. Jawab ku”

“besok kau harus pergi untuk membeli perlatan disana”.

“haruskah”.

“anak ini, kau mau dipecat HA”.

“Luhan aku ini sudah kenyang dengan kata pecat”.jawabku

“Kalau sudah kenyang, yah kerjakan Oh Sehun”.

“Baiklah Luhan Hyung”.

“ Tumben kau memanggilku hyung”.

“Kalau aku berdebat dengan mu tidak ada habisnya, lebih baik aku pulang. bye”.

Setelah perbincangan ku dengan luhan, aku pun pergi meninggalkan kantor, dan bergegas  pulang untuk mengistirahatkan tubuhku yang lelah ini akan pekerjaan yang gila-gilaan. Setelah melangkah keluar dari gedung kantor, kulangkah kan kakiku menuju haltes bus. Selama perjalanan pulang tatapanku kosong. Kalian pasti berpikir kenapa aku tidak dijadikan seorang ceo sukses (salahkan arthornya), dan nyatanya seorang Oh Sehun naik bus dan pontang panting dijalan seperti ini. Catat : aku bukan seorang Ceo dan bukan anak orang kaya, walau wajahku pantas diperankan menjadi seorang Ceo sukses dan banyak uang, nyata nya aku hanya pegawai biasa yang bekerja dibidang desain, illustrator bagian komik. Bekerja di bagian illustrator komik memang lah tidak mudah, aku harus dikejar deadline gila-gilaan dan satu lagi aku hampir gila. Jika ada yang berkomentar untuk di up setiap hari. Apakah mereka tidak tahu bikin komik itu bukan ketok magic yg tringgg langsung jadi deh komiknya (curhatan seorang Oh Sehun). Hoaaa aku bisa gila kalau bekerja terus seperti ini. Kapan aku diperankan sebagai ceo dan menjadi kaya, apa nasib ku sesial ini. apalagi besok aku harus di suruh kebusan untuk mencari peralatan untuk kebutuhan atasan ku yang bernama Luhan.

Lama melamun memikirkan nasib. Bus yang ku tunggu datang. Segera kulangkah kan kakiku menuju pintu bus. Setelah masuk bus dan aku pun duduk kebangku kosong yang ada.

30 menit perjalanan

Telephon ku berbunyi

“Halo ada apa”. Jawabku

“Ibu masuk kerumah sakit Oppa”

“Apa, dimana rumah sakitnya Yujin”

“Ditempat biasa ibu dirawat Oppa”

“Baiklah, Oppa akan ke sana”.

Masalah apa lagi ini, besok aku akan kebusan dan ibu sakit. Bagaimana bisa aku melakukan perjalan dengan tenang jika ibu sakit. Walau perjalanan dalam rangka kerja, pasti aku tidak fokus bekerja. Apa aku bilang saja ke Luhan bahwa aku tidak bisa keBusan di karenakan Ibu sakit. Tapi kalau aku beralasan lagi nanti yang ada aku tidak mempunyai pekerjaan jelas, kenapa hidup ku sulit.

Lama ku berpikir untuk meminta ijin, bus yang ku tumpangi sampai di halte tak jauh dari rumah sakit Ibu dirawat. bus pun berhenti, segera ku langkahkan kakiku untuk segera keluar. Sial nya karena terburu-buru aku menabrak seorang penumpang yang hendak masuk ke bus.

Bruk

“Noona apa kau tidak apa-apa”. Kataku

“Tidak apa”. Jawabnya

“maaf”. Setelah mengatakan maaf , akupun melanjutkan perjalanan ku kerumah sakit tempat Ibu di rawat. 10 menit waktu yang ku tempuh menuju rumah sakit, lebih baik aku jalan saja, dari pada naik taksi mahal. Lebih baik aku jalan dan lagian tidak jauh dari sini .

10 menit kemudian. Sesampai nya di rumah sakit dan menuju ruangan, aku melihat Yujin dan meneriaki nama nya.

“Yujin “. Panggilku

“Oppa”

“Dimana Ibuku”

“Didalam Oppa”. Jawab nya

Note :

Hy semua, aku arthor baru. Maaf yah ff nya nge bosenin atau apalah (arthor nya masih belajar). Ini masih ada cast  yang tidak terduga.

Masukan kalian sangat berarti untuk ku.

Jadi, aku minta komentar dari kalian salam hangat .

Kalau kalian mau update terbaru bisa visit ke wp ku.

5 responses to “[FREELANCE] DREAM AND LOVE #1

  1. Alurnya kecepetan author maaf jangan tersinggung. Ada panggilan “mba” yang kurang enak dibaca.
    Tp udh keren ko. Semangat terus yaa^^,

    • haloo saya arthor yang buat nya

      yah maaf kan saya terlalu cepat, sebenar nya saya kelewat nafsu buat main kirim aja sebenar nya.

      jadi main kirim aja deh

      sebener nya saya buat karakter ceweknya ini labil jadi yah tunggu selanjutnya aja deh

      terima kasih sudah membaca dan menyemangati saya

  2. mau ngasih masukan aja, kalo bisa pilih salah satu aja antara mba sama unnie, soalnya pas baca ffnya kerasa gmna gtu…
    oy disini belum kebayang intinya tuh gmn, masih bingung..
    ditunggu kelanjutannya ya. fighting!!!

    • halo saya arthor yang buat ff ini

      karakter disini memang jane nya itu kalau manggil seseorang itu selalu labil alias plin plan

      masih chapter satu koq

      nanti pasti kebayang muka sehun diranjang ( plak) maksud na nanti di chapter dua

  3. Pingback: [FREELANCE] Dream and Love Chapter 2 | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s