[FREELANCE] Pervert Sehun #1

z6

Title :

[Drabble] Pervert Sehun

Author :

Kusumaningpark 99

Leght :

Drabble

Genre :

Romance, Comedy, Absurd etc

Rating :

PG 17

Cast :

Oh Sehun (EXO)

Kwon Yoora (OC)

Disclaimer :

Kembali lagi dengan Drabble Buatan asli anak negeri karya saya yang murni hasil pemikiran saya sendiri tanpa ada unsur plagiat.

Sumarry :

“Aku ingin menanyakan sesuatu padamu.”

“Apa itu? Katakanlah!”

“Apa yang sedang kau pikirkan sekarang?”

“Benar kau ingin tahu apa yang sedang kupikirkan sekarang?”

“Ya.”

“Ehm…aku sedang memikirkan sesuatu yang tak mungkin terjadi.”

“Cepat katakan apa itu? Jangan telalu bertele-tele Sehun-ssi”

“Aku sedang membayangkan kau memakai sexy bikini di depanku.”

“Yak…singkirkan pikiran mesummu itu Oh Sehun! Jangan pernah membayangkan sesuatu hal yang besar kemungkinan tak akan kau dapatkan.”

“Kau mungkin mengatakan itu sekarang. Tapi tak tahu esok bagaimana kan?”

“Terserah apa katamu.”

Don’t Be A Plagiator~~

Don’t Be A silent Readers~~

 

Happy Reading~~

–Pervert Sehun–

-Author Pov-

 

 

Sehun melihat sekeliling dengan takjub. Pemandangan yang tersuguhkan sungguh indah dan sayang untuk dilewatkan. Bukan pemandangan pantai yang indah yang Sehun maksud, tetapi yeoja-yeoja lewat didepannya dengan hanya memakai bikini.

Yoora yang melihat itu mendengus keras. Dasar mesum, pikirnya. Ia begitu mudah menebak isi pikiran Sehun. Apalagi kalau bukan pikiran mesum yang entah mengapa selalu hinggap di otaknya.

Ia masih melototkan matanya hingga mungkin akan keluar dari tempatnya dan tidak lupa senyum mesum yang sedari taditerpatri diwajahnya.Yoora merasa menyesal akan mengahabiskan liburan musim panasnya dengan seorang pria mesum bernama Oh Sehun.

Mungkin jika ia liburan dengan Luhan ia akan bersengang-senang di pantai ini seperti bermain voli atau takraw. Tidak seperti dengan Sehun yang membuatnya bosan melihat wajah mesum Sehun. Ia hanya bisa berandai dalam pikirannya.

“Aku ingin menanyakan sesuatu padamu.”

“Apa itu? Katakanlah!”

“Apa yang sedang kau pikirkan sekarang?”

“Benar kau ingin tahu apa yang sedang kupikirkan sekarang?”

“Ya.”

“Ehm…aku sedang memikirkan sesuatu yang tak mungkin terjadi.”

“Cepat katakan apa itu? Jangan telalu bertele-tele Sehun-ssi”

“Aku sedang membayangkan kau memakai sexy bikini di depanku.”

“Yak…singkirkan pikiran mesummu itu Oh Sehun! Jangan pernah membayangkan sesuatu hal yang besar kemungkinan tak akan kau dapatkan.”

“Kau mungkin mengatakan itu sekarang. Tapi tak tahu esok bagaimana kan?”

“Terserah apa katamu.” Yoora yang mulai kesal berlalu meninggalkan Sehun yang masih acuh. Ia menghentak-hentakkan kakinya kesal. Dasar Oh Sehun sialan! Aku akan membunuhnya setelah ini, kesal Yoora dalam hati lalu berjalan menjauh dari tempatnya dan Sehun sebelumnya.

Sedangkan Sehun, jangan tanya lagi. Ia masih asyik dengan kegiatan mengintipnya masih dengan senyum-senyum layak orang gila. Sesekali ia juga melihat yeoja-yeoja menatap terpesona kearahnya yang langsung dihadiahi senyuman maut.

Lihat kan? Bahkan semua yeoja disini terpikat padanya. Kecuali alien bernama Kwon Yoora itu tentunya, kenapa ia tak bersenang-senang saja, mungkin ia dapat menyegarkan kemabli pikirannya, melihat wanita-wanita sexy. Huh ia sungguh bosan, pemandangan yang ia lihat setiap harinya hanya tubuh cungkring Yoora yang seperti tak memiliki daging secuilpun itu. Tak menarik sekali, kenapa ia harus mempertistri wanita tak berdaging itu coba? Padahal ia telah jelas-jelas ditaksir Lee saeyeon, yang mirip Hyuna 4minute itu.

Memikirkan itu membuatnya menyesal, andai saja ia memutuskan kabur dari perjodohan konyolnya dengan Yoora mungkin ia sudah menikmati tubuh Lee Saeyeon yang berpuluh-pulu kali lipat lebih menarik ketimbang tubuh cungkring Yoora. Hem, nasi sudah menjadi bubur, apa boleh dikata semuanya sudah terlanjur terjadi.

Ia menegakkan tubuhnya, ketika seseorang yang sudah tak asing lagi berdiri di depannya. Entah hanya halusinasi atau kenyataan, orang yang sedari tadi ia bicirakan, dalam hatinya lebih tepatnya kini sedang berdiri di depannya hanya memakai bikini dan hotpant. Lee Saeyeon, teriaknya dalam hati. Entah mengapa pipinya terasa panas, melihat tubuh montok di depannya. Ia menelan ludah kasar, ia butuh nafas buatan sekarang.

“anyheong, Oh sehun!” gadis itu, Lee Saeyeon melambaikan tangan di depan wajah Sehun yang saat ini sedang cengo layak orang idiot. Sehun kembali ke alam sadarnya, lalu tersenyum kikuk.

“anyheong, Saeyeon!” ia menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal. Ia kepergok sedang melalang buana terhadap orang di depannya. Lee Saeyeon duduk di kursi sebelah Sehun yang mulanya diduduki Yoora yang sekarang pergi entah kemana.

“bagaimana kabarmu? Kudengar kau menikah dengan Kwon Yoora.” Tatapan Saeyeon melayang entah kemana, lalu melihat ekspresi Sehun. Sehun diam beberapa saat lalu membuka suara.

“baik. Iya aku menikah dengan Yoora.” Ia menjawab dengan ekspresi biasanya. Entah apa yang dipikirkan Sehun, yang jelas ia hanya bersikap biasa saja saat ditanyai perihal pernikahannya dengan Yoora. Saeyeon mengangguk lalu berdiri ketika seseorang menghampirinya.

“aku pergi dulu ya Sehun.” Ia lantas menggandeng seorang laki-laki yang menghapirinya, laki-laki itu mengamit pinggang Saeyeon dengan sensual. Iuh, mereka pikir dia tak bisa begitu apa? Tentu ia akan lebih sensual.

Tampang Sehun berubah muram. Yang ia ketahui laki-laki itu adalah suami Saeyeon, tubuhnya atletis dengan badan kekar dan kulit kecoklatan, sexy. Ia lalu menatap kearah badannya yang tidak dilapisi kaos, alias telanjang dada. Krempeng, putih albino tidak ada kesan sexynya sama sekali. Jadi untuk apa ia mengolok-olok Yoora, kalau ia sendiri juga krempeng, menyebalkan.

“oh jadi begitu. Baru saja dihampiri sang mantan pacar, cie-cie yang lagi cemberut.” Yoora datang dengan wajah tersenyum bahagia plus tangan bersedekap. Ia mulai menggoda Sehun, ya ia tahu kalau Saeyeon mantan pacar Sehun baru saja memamerkan suaminya yang sexy itu. Ia terkikik pelan melihat ekspresi Sehun yang langsung menatapnya sebal diiringi decisan.

“cih, apa urusanmu. Pergi sana! Kenapa juga harus kembali?” Sehun membuang muka, sial ia ketahuan.

“oke, oke. Yah, sebenarnya aku juga tak mau kembali, tapi dari tadi aku diikuti laki-laki mesum. Lebih baik aku menyelamatkan diri, dan akhirnya menemukanmu yang sedang memerah entah kenapa.” Yoora kembali merebahkan tubuhnya pada kursi pantai masih diiringi kekehan kecil.

“shit, kau sangat menyebalkan. Dan kau harus tahu itu, Kwon Yoora.”

“ini, pakai kaosmu. Lihat! Wanita-wanita genit itu terus melihatmu dengan tatapan menggoda. Membuatku risih saja.” Yoora melempar kaos putih milik Sehun yang langsung tepat mengenai wajah Sehun.

“kanapa? Kau cemburu?” Sehun bangkit dan menatap menggoda kearah Yoora yang meliriknya sinis.

“cih, cemburu? Mimpi saja!” Yoora memejamkan mata menikmati angin semilir pantai yang menerbangkan beberapa helai rambut kucirnya.

“benarkah? Lalu kenapa kau menyuruhku memakai baju beralasan risih melihat wanita-wanita itu menatapku menggoda? Itu namanya cemburu.” Smirk sehun mencuat, ia harus mebalas dendam pada Yoora kali ini.

“mereka itu matanya rabun. Tubuhmu itu sudah kaya ikan teri, mereka malah menatap saperti itu. Apa yang menarik coba?”

“oh begitu? Jadi kau berpikir aku tidak sexy sama sekali?”

“tentu, apa lagi?”

“oke, kita lihat!”

Tanpa diduga Sehun berdiri dan menghampiri Yoora yang tertidur di kursi sampingnya dnegan seringaian khasnya. Yoora yang tidak menyadari semua itu masih tetap memejamkan matanya. Ia membuka matanya ketika merasakan kehadiran seseorang disampingnya, dan orang itu adalah Sehun yang kini menatapnya sembil menyeringai.

“apa?” ia mulai was-was dan bangun dari tidurnya. Namun telat, kini Sehun telah mengurungnya. Tangan Sehun menahan tubuh Yoora yang hendak bangun, akibatnya Yoora kembali terlentang di bawahnya sembari menatapnya gugup.

Sial, rutuk Yoora dalam hati. Ia sudah tahu kalau sehun itu menyebalkan, lalu kenapa ia malah memancingnya. Sehun menundukkan wajahnya menatap wajah Yoora yang ada di bawahnya sedangkan tangannya mengunci Yoora disisi kanan dan kiri kepala Yoora.

Jangan lupakan seringaian Sehun yang tidak akan pernah sirna sebelum berhasil mengerjai Yoora. Sehun mendekatkan wajahnya pada Yoora, melihat itu Yoora semakin gugup dan entah kenapa jantungnya berdebar keras. Ia bahkan mencium bau mint dari nafas Sehun yang mengenai kulit wajahnya, sudah ia pastikan kini wajahnya memerah padam.

Sehun tahu kelemahannya, lantas kenapa ia harus seperti ini. Dan dengan bodohnya ia tak mencoba berontak melawan Sehun yang mungkin sekarang ini tersenyum puas melihat wajah tomat Yoora. Semakin dekat, mungkin hanya sekitar 1cm jarak yang tercipta.

Awalnya Sehun memang ingin mengerjai Yoora dan tidak berniat benar-benar mencium Yoora di depan umum seperti saat ini. Namun, nalurinya sebagia pria mengalahkan segalanya. Entah dorongan darimana, kini bibir Sehun telah benar-benar menempel di bibir tipis Yoora yang membelalakkan mata bulatnya. Sepersekian detik hanya menempel namun beberapa detik kemudian bibir Sehun bergerak menyapu bibir Yoora dengan intens dan lembut.

Bahkan beberapa wanita yang terang-terangan memandang takjub kearah Sehun sedari tadi kini berteriak melihat kejadian itu. Entah cemburu atau iri melihat pria tampan yang sedari tadi mereka puja kini mencium wanita cantik, Yoora.

Kegiatan itu berlangsung lama, Yoora telah menutup matanya begitupun juga Sehun. Tidak ada niatan sama sekali untuk melepas kontak itu baik dari Sehun maupun Yoora. Mereka masih tetap pada posisi Sehun menindih Yoora , tanpa ada pergerakan.

Seakan kembali ke alam nyata, Yoora segera melepas kontak itu dengan mendorong Sehun kuat hingga kini Sehun terduduk disamping Yoora sembari bengong. Mungkin tidak percaya akan yang ia lakukan barusan  pada Yoora. Sedangkan Yoora, kini menunduk diantara kedua kakinya, menyembunyikan wajah malunya yang sudah memerah padam. Di dalam hati ia merutuki kebodohannya yang menerima perilaku tidak senonoh Sehun dengan ikhlas, apalagi ia tak menolak sama sekali. Betapa malunya ia, mau dikemanakan mukanya setelah ini? Ia benar-benar tidak sanggup menunjukkan wajahnya lagi.

Jelas saja, mereka berciuman di depan umum, banyak orang yang melihat kearah mereka dengan berbagai tatapan berarti. Sebenarnya bukan kali pertamanya mereka berciuman, namun kali ini mereka berciuman di depan umum, ingat di depan UMUM.

Tangan Sehun terulur untuk mendongakkan Yoora yang masih belum bergerak. Ia terkekeh menyadari bahwa istrinya kini sedang memendam malu yang luar biasa. Jangan salahkan Sehun sepenuhnya, ia juga laki-laki normal jika melihat bibir pink menggoda Yoora tepat di depan matanya. Ya kala itu ia tak bisa berpikir jernih, dan begitulah tanpa aba-aba bibirnya sudah main nyosor saja.

Yoora berontak merasakan tangan Sehun yang memegang kepalanya untuk mendongak. Ia tak mau menunjukkan wajahnya kepada siapapun sekarang. Butuh banyak waktu untuk menghilangkan rona merah pada pipinya, mengingat kejadian barusan saja sudah membuat pipinya kembali memerah.

Namun Sehun tidak berhenti, ia semakin gencar mengerjai Yoora dan akhirnya berhasil. Yoora mendongakkan wajahnya namun tak berani menatap Sehun. Lantas saja Sehun memegang kepalanya lagi dan menyuruh Yoora menatap matanya. Ia tersenyum kala mendapati wajah Yoora yang benar-benar memerah.

“lihatlah! Sekarang pipimu benar-benar memerah Kwon Yoora.”

“yak! Aku malu!”Yoora kembali menundukkan kepalanya namun kembali ditahan oleh Sehun. Dan…..

‘cupp…”

END

Gimana perasaanya readers? Menurutku sih ini gaje banget, mengingat aku nggak bisa buat hal-hal yang romantis. Yah walaupun berharap readers suka dengan Drabble ku kali ini. Awalnya sih mau dibikin Ficlet, eh malah kebablasan. Please komen dong! biar aku semangat bikin tulisan gaje lagi.

Thank You!

–See You Later–

21 responses to “[FREELANCE] Pervert Sehun #1

  1. eeeyyy abs sehun tuh sexy lho masa kayak ikan teri. sedih aku tuh. yaa walaupun ga sekeren absnya xiumin. hihi.

    mereka lucu yaa~

  2. Pingback: [FREELANCE] Pervert Sehun #2 | SAY KOREAN FANFICTION·

  3. Pingback: [FREELANCE] PERVERT SEHUN #4 | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s