My Beautiful Yoojungie #8 ~QueenXissi~

My Beautiful Yoojungie #8

mby

Author

QUEENXISSI

 

 

Genre : ROMANCE, FLUFF, SCHOOL LIFE

 

Length : Chaptered (less than 2k words)

 

Main Cast :

OH SEHUN

KIM YOOJUNG (OC)

 

Rating : Teen

 

 

 

.

 POSTER BY : ALKINDI

Sebelumnya di MY BEAUTIFUL YOOJUNGIE

 

.

 

 

 

All in Author’s POV

 

“Ini adalah hari yang kau tunggu, Yoojung-ah. Kau harusnya tersenyum, bukannya murung seperti ini.” Tutur Hana lalu menepuk pundak Yoojung. Sejak tadi Yoojung hanya diam saja, sesekali menggigit kuku jarinya dan menggigit bibir bawahnya.

Panggung sudah berdiri dengan megahnya di tengah lapangan sekolah mereka. Beberapa peserta seleksi tahap dua bahkan sudah berkumpul di belakang panggung, ada yang menyiapkan diri, melatih vokal mereka, merias diri dan hanya Yoojung sendiri yang tampil apa adanya, seperti biasa.

Tujuan Yoojung memang tidak untuk masuk di salah satu dari sekian banyak agensi bergengsi yang bekerja sama dengan sekolahnya. Ia hanya ingin menampilkan lagu ciptaannya pada Sehun, sudah itu saja.

“Entah mengapa, aku jadi merasa sangat mual. Aku seperti…seperti ingin mengakhiri saja semua ini.” Ujar Yoojung lalu memandang Hana dengan tatapan pesimis.

“Aih, kau ini… ingat saja tujuan awalmu mengikuti semua ini, kau bisa lolos meski baru sampai di tahap kedua, itu sudah hebat, Yoojungie! Ayolah, tiga puluh menit lagi pengambilan nomor undian. Bila perlu kau mendapatkan nomor paling awal, agar semuanya bisa melihat penampilanmu. Terutama Oh Sehun.” Bisik Hana di akhir kalimat.

Yoojung kemudian tersenyum kecil, “Oh iya, dimana Soojung? Sejak tadi aku tak melihatnya.” Tanya Yoojung yang kemudian mencari keberadaan Soojung di sekitarnya, begitupula dengan Hana.

“Ah, gadis itu pasti kesiangan lagi. Atau mungkin dia tidak datang ke sekolah dan lebih memilih menghadiri pertandingan basket kekasihnya.”

Yoojung mengangguk dan kembali mematut dirinya di depan cermin, “Hey, setidaknya kau harus tampil cantik sedikit, agar Sehun betah memperhatikanmu lama-lama, meski suaramu tidak merdu nantinya saat akan tampil.” Ujar Hana yang dengan tiba-tiba memoleskan blush on di pipi Yoojung.

“Yak! Jeon Hana! Apa yang akan kau lakukan dengan wajahku!?” protes Yoojung.

“Semalam Soojung datang ke rumahku dan membawakan semua perangkat riasnya, ia menyuruhku untuk membuatmu cantik hari ini, jadi aku harus memanfaatkan semua alat rias mahalnya untuk dipoleskan ke wajahmu. Kapan lagi Soojung akan sebaik ini meminjamkan segala alat riasnya untukmu.” Tutur Hana yang kini mengeluarkan lipstick berwarna merah muda untuk dipoleskan di bibir Yoojung.

*

“Istirahatlah dulu Sehun-ah. Kau akan menghabiskan tenagamu jika terus latihan menari disini.” Pekik Baekhyun.

“Dan kau akan pingsan di atas panggung nanti. Penampilanmu sudah sempurna, tidak perlu berlatih lagi!” sambung Chanyeol, ditimpali dengan anggukan setuju Baekhyun.

Seolah tuli, Sehun menari dan terus menari bahkan hingga musik yang mengiringi tariannya sudah habis. Sehun harus lolos dalam audisi ini, cita-citanya adalah untuk menjadi seorang penari yang dikenal dunia. Hal itu bahkan sudah ia impikan sejak dirinya duduk di bangku sekolah dasar, memiliki ibu seorang ballerina terkenal, membuat Sehun ingin juga menjadi seorang penari. Ditambah lagi ayahnya yang seorang komposer musik ternama—sebelum sekarang ayahnya memutuskan untuk melanjutkan bisnis turun temurun keluarga besarnya, bisnis properti—ia juga bermimpi saat terkenal nanti, ia bisa menari bersama dengan ibunya dan diiringi oleh lagu yang diciptakan oleh ayahnya.

“Hey, Sehun-ah! Cepatah turun! Sepuluh menit lagi akan dilakukan pengambilan nomor undian!” panggil Baekhyun. Melihat tidak ada respon apapun dari Sehun, Chanyeol memutuskan untuk menghampiri Sehun dan menyeretnya turun dari rooftop sekolah.

“Nanti saja kau lampiaskan semuanya di atas panggung, ayo turun!” ajak Chanyeol.

*

“Hey, Yoojung, kau lolos dalam seleksi tahap pertama!?” tanya Minah tidak percaya. Yoojung tersenyum lebar dan menjawab pertanyaan Minah dengan anggukan.

“Memangnya apa yang kau tampilkan saat seleksi di kelas?” sambung Suzy.

“A-aku…aku menyanyikan sebuah lagu.” Jawab Yoojung ketika selesai mengambil nomor undiannya.

“Oh, kupikir kau membacakan surat cintamu untuk Sehun.” Ejek Wendy.

“Oh ayolah, kalian jangan menghinanya seperti itu.” Tutur Minah lalu menepuk pundak Yoojung.

“Seharusnya kalian tahu, kalau ia membaca surat cintanya untuk Sehun dalam seleksi tahap pertama, ia pasti tidak akan lolos.” Ucap Taemin yang tiba-tiba menghampiri ketiga temannya dan berdiri tepat di sebelah Yoojung.

“Wah? Bagaimana bisa kau mengetahuinya Taemin-ah, kau bahkan bukan juri dalam seleksi tahap pertama.” Tutur Suzy kemudian.

“Jelas saja tidak akan lolos, tulisan hangulnya saja payah. Hahahahaha.” Ejek Minah kemudian, Yoojung yang semula berpikir Minah akan baik hati kepadanya malah menjadi sedih karena ternyata Minah hanya berpura-pura peduli dan senang atas lolosnya Yoojung dalam seleksi tahap pertama.

“Tadinya kupikir, kau akan berpihak pada gadis dari kelas tidak unggulan ini.” Ucap Wendy.

“Oh, ayolah teman-teman, siapa juga yang mau berteman dengan seorang gadis yang populer karena kebodohannya.” Tutur Suzy kemudian.

“Dia bahkan mempermalukan dirinya berulang kali di depan orang yang ia sukai, itu kan sangat…”

“ME.MA.LU.KAN! Hahahahahaha” ejek Taemin, Suzy dan Minah bersamaan lalu melambai meninggalkan Yoojung yang hanya bisa diam tidak bisa membalas perkataan mereka.

“Kau seharusnya tidak diam saja diperlakukan seperti itu oleh mereka.” Tiba-tiba datang Henry di sebelah Yoojung.

“Dia sepertinya sudah terlalu terbiasa dipermalukan oleh orang banyak. Kau tidak dengar tadi ucapan mereka, berulang kali ia mempermalukan dirinya di depan umum.” Tutur Jongsuk.

“Hey, hey… Jongsuk-ah…menghina orang itu perbuatan yang tidak baik. Itu bukan mempermalukan dirinya, itu seperti… ia menyatakan kalau dirinya orang yang pemberani dan pantang menyerah, bukankah itu benar…emm siapa ya namamu, Kim Yoojung?”

“Baiklah semuanya, aku tahu kalian semua sudah tidak sabar, langsung saja, tanpa harus menunggu lama, inilah nomor urut pertama yang akan menunjukkan bakatnya di depan kalian semua… Henry Lau!”

“Hey! Cepatlah naik sana! Namamu sudah dipanggil.” Tutur Jongsuk lalu mendorong tubuh Henry untuk segera menaiki tangga menuju panggung.

https://www.youtube.com/watch?v=JMJ1HiV0zyU

*

Yoojung masih menunggu namanya dipanggil, ia bahkan sudah gemetar padahal namanya berada pada nomor urut paling akhir. Hana dan Soojung berulang kali menyemangatinya lewat grup chat mereka.

“Kau belum tampil?”

“Min Hyuk sunbae? Apakah Min Hyuk sunbae juga lolos? Sunbae berada pada urutan maju nomor berapa?” air muka Yoojung yang tadinya khawatir dan gugup berubah menjadi sedikit lebih ceria.

“Sayangnya aku tidak lolos, padahal jika aku lolos aku berniat untuk menyanyikan sebuah lagu untukmu.”

“Benarkah itu sunbae?”

“Iya, ah sayang sekali aku tidak lolos.”

“Emm, tidak apa-apa, sunbae bisa menyanyikannya untukku kapanpun sunbae ada waktu.”

“Bagaimana jika sekarang?”

“Mengapa harus sekarang? Apakah sunbae tidak melihat ini adalah tempat para peserta untuk mempersiapkan diri mereka? Kau bahkan tidak lolos sejak tahap awal, apa yang kau lakukan disini? Panitia penyelenggara acara juga bukan.” Tiba-tiba saja Sehun hadir diantara Min Hyuk dan Yoojung.

“Sehun…” lirih Yoojung lalu memandang wajah Min Hyuk dengan ekspresi yang tak bisa dijelaskan lewat kata-kata.

“Ucapanmu seolah kau berniat untuk mengusirku Oh Sehun.” Balas Min Hyuk lalu berdiri dari duduknya.

“Jika kau merasa begitu, baguslah.” Tutur Sehun lalu berjalan pergi menjauhi Min Hyuk dan Yoojung.

“Ada apa dengan pria itu? Mengapa dia harus berbicara seperti itu padaku. Adik kelas yang tidak punya sopan santun, lihatlah Kim Yoojung… lihatlah pria yang kau sukai itu. Dia bahkan tidak bisa menghormatiku sebagai kakak kelasnya.”

“A-atas nama Sehun, a-aku minta maaf ya, sunbae?”

“Mengapa harus kau yang minta maaf? Jelas-jelas dia yang tiba-tiba saja datang dan mengusirku.”

“S-sunbae kan tahu s-sendiri ka-kalau Sehun memang orang s-seperti itu.”

“Hah, baiklah, untuk dirimu aku akan memaafkan sikap angkuhnya itu, tapi… jika lain kali ia bertindak seperti itu lagi, aku tidak akan pernah mau memaafkannya lagi.”

“Sekalipun aku yang meminta?”

“Akan kupikirkan lagi kalau begitu.”

Dan keduanya pun tertawa bersama, usai menyemangati Yoojung, Min Hyuk langsung keluar dari belakang panggung. Yoojung kembali mendudukkan dirinya di kursi dan melihat penampilan teman-temannya yang lain.

https://www.youtube.com/watch?v=fFEfgdx_txQ

“Wow! Beri tepuk tangan yang meriah untuk Jung Hoseok! Salah satu dari sekian banyak siswa berbakat di Seoul International High School, baiklah…langsung saja pada peserta berikutnya, berikan tepuk tangan meriah untuk gitaris terbaik sekolah kita! Sungha Jung!”

https://www.youtube.com/watch?v=S_b3YRpOFHA

“Hai gadis surat cinta!”

“Ya? Oh-eh, hehe Hyukjae sunbae. Apakah sunbae juga lolos dalam seleksi tahap pertama?”

“Ya, aku akan tampil setelah Sungha. Kau?”

“Emm, aku berada di nomor urut paling akhir.”

“Semangat ya! Aku naik dulu. Jangan sampai terpikat dengan penampilanku!”

https://www.youtube.com/watch?v=C7nojhhIQd4

“Penampilan memukau, tarian yang sangat memikat dari Lee Hyukjae. Setelah ini, ah… aku rasa tanpa perlu aku perkenalkan kalian tentu sudah mengenal penampilan visual tercantik sekolah kita, langsung saja, Bae Suzy!”

https://www.youtube.com/watch?v=SFIgSVBXO3A

“Halo sunbae!”

“Hai Jeon Jungkook, kau juga lolos dalam seleksi ini?”

“Tentu saja. Waaah, setelah Suzy sunbae aku akan naik ke atas, rasanya sangat gugup.”

“Semangat Jungkook-ah. Kau sangat menginginkan masuk ke dalam agensi yang sama dengan G-Dragon, kan?”

“Mwo? Bagaimana sunbae bisa tahu?”

“Tentu saja aku tahu, Taehyung sering menceritakan tentang mimpimu padaku.”

“Taehyung hyung? Bagaimana bisa sunbae mengenalnya?”

“Ia adalah adikku, Jungkook-ah.”

“Wah? Benarkah? Daebak! Hahaha, baiklah sunbae aku naik dulu, ya! Sunbae juga semangat, ya!”

https://www.youtube.com/watch?v=fYmjiIHif-A

“Owh, Jeon Jungkook! Apakah ini hanya perasaanku atau kalian juga merasa kalau Jungkook itu hoobae rasa sunbae? Hahaha, baiklah untuk penampilan selanjutnya… oh ini juga yang paling kalian tunggu! Lee Taemin!”

https://www.youtube.com/watch?v=aNNM4fh7ekA

“Gugup?”

“Emm, ya…padahal penampilanku masih nanti, paling terakhir.” Jawab Yoojung lalu menunduk.

“Tidak minta ditemani oleh sunbae kesayanganmu itu?”

“Siapa? O-oh… Min—”

“Mengapa dia harus selalu bersamamu?”

“Ne?”

“Apakah kalian sepasang kekasih?”

“Bu-bukan begitu Oh Sehun! Di-dia datang kemari karena—”

“Baiklah, terima kasih banyak bunganya Lee Taemin, astaga aku tak menyangka kalau ia akan memberikan sekuntum mawar merah untukku diakhir penampilannya. Langsung saja, main dancer sekolah kita yang paling kalian tunggu sejak tadi, Oh Sehun!”

https://www.youtube.com/watch?v=VWN-xQitCCs

“Tadi, penampilanmu sangat keren Oh Sehun!” puji Taemin.

“Aku bersumpah, semua mata tertuju padamu!” sambung Suzy.

“Apalagi Yoojung, bahkan dua bola matanya nyaris jatuh ke lantai.” Tutur Minah sebelum naik ke atas panggung dan memberikan senyuman sinisnya pada Yoojung.

https://www.youtube.com/watch?v=NmNtIW35t50

“Kapan kau akan tampil? Mengapa lama sekali?” Jongsuk tiba-tiba duduk di sebelah Yoojung. Sejak tadi Yoojung tak berpindah dari tempat ia duduk. Di dekat tangga naik ke panggung, agar ia juga bisa melihat semua penampilan teman-temannya.

“A-aku…”

“Dia berada di nomor urut paling akhir. Sudahlah, kau cepat naik ke panggung.” Sehun tiba-tiba saja memukul pundak Jongsuk untuk segera naik ke atas panggung.

https://www.youtube.com/watch?v=YZmhYMy7srE

“Kau bahkan mendadak gagap jika berbicara dengan pria lain selain Min Hyuk. Sangat tidak masuk akal.” Ujar Sehun lalu melipat kedua tangannya di depan dada.

“Tidak juga. Aku juga bisa berbicara dengan normal saat berada dengan dirimu.”

“Kau… tadi melihat penampilanku?”

“Tentu saja! Oh Sehun kau sangat keren! Aku bahkan sampai tidak mau menyempatkan diriku memejamkan mataku meski hanya sedetik, aku tidak boleh melewatkan penampilanmu sedikitpun! Kau pasti akan lolos, aku yakin itu!”’

“…Lee Donghae!”

https://www.youtube.com/watch?v=YAfDHtaWGgg

“Kau senang jika aku lolos?” tanya Sehun kemudian.

“Tentu saja! Kudengar dari beberapa temanmu, kau sangat ingin lolos dalam seleksi ini, dalam ajang unjuk bakat ini. Aku pasti mendukungmu. Dan selalu mendoakan kelolosanmu!”

“Bagaimana jika aku lolos dan masuk dalam agensi di luar Seoul? Kau tetap mendukungku?”

“Tentu saja Oh Sehun!”

“Kalau begitu kau harus pelan-pelan mencoba melupakanku. Menghapus rasa sukamu padaku.”

“Ta-tapi…mengapa?”

“…Wendy!”

https://www.youtube.com/watch?v=t-TJmm68gKM

“Hey, pikirkanlah baik-baik. Dalam jarak sedekat ini saja, rasa sukamu padaku, kegigihanmu untuk mendapatkan perhatianku, dan… segala usahamu tak akan pernah menghasilkan keberhasilan. Bagaimana jika aku lolos nanti dan pergi jauh ke Amerika? Apa kau akan tetap mengejarku sampai kesana? Mengapa tidak kau lanjutkan saja hidupmu tanpa memikirkan diriku? Mau sampai kapan kau mempertahankan semua ini?” cecar Sehun kemudian.

“… Lee Joon!”

https://www.youtube.com/watch?v=vHwthwPZHpM

Yoojung diam saja. Ia bahkan tidak menahan kepergian Sehun setelah menghujaninya dengan rentetan kalimat penolakan yang benar-benar menyakitinya kali ini. Menusuk ke dalam ulu hatinya. Ia kemudian mengeluarkan lipatan kertas dalam genggaman tangannya. Sejak tadi ia menahan dirinya untuk tidak meledak di depan teman-temannya yang menghina dirinya dengan meremas kertas tersebut, kertas yang berisi lirik lagu yang sudah ia siapkan untuk Sehun.

“…Min Hyorin!”

https://www.youtube.com/watch?v=TW2IBVctARE

Namun Sehun telah mengubah semuanya, ucapan Sehun yang membuat Yoojung menjadi mengurungkan niatnya untuk menyanyikan lagu tersebut untuk Sehun di depan umum. Yoojung meremas kertas itu lagi, hingga tak berbentuk sama sekali. Dan akhirnya Yoojung pun menangis. Namun tangisannya tak berlangsung lama, setelah ini ia harus tampil. Ia harus tetap tampil meski jumlah penonton tak sebanyak pertama kali acara ini dimulai, ia memutuskan untuk menghampiri panitia untuk mengganti lagu yang akan ia tampilkan dan meminta seorang pianis dari panitia untuk mendampinginya membawakan lagu yang ia pilih.

https://www.youtube.com/watch?v=Qf5VT-zawNI

*

T B C

SORRY FOR TYPO(s)

.

.

.

Selamat menunggu chapter 9nya yaaa~

.

Salam Alay as alwayssss

.

QueenXissi

58 responses to “My Beautiful Yoojungie #8 ~QueenXissi~

  1. Duuh, why TBC-nya harus nongil disana sih???
    Aku yakin hati Yoojung pasti sakit banget skrg.
    Semoga dia gak berubah jadi pendiam dan pendendam jahat yaa

  2. kejam amat sihh sehunn…
    yoojung fightingggg…^^
    ngga sabar sama chap 9 nya…gmna yya pnampilan yoojung, smoga aja bisa buat smua org trpukau, apaalagi si sehunn

    Fighting yya chingu^^

  3. Pingback: My Beautiful Yoojungie #9 ~QueenXissi~ | SAY KOREAN FANFICTION·

  4. Sumpah,sehun jahat banget sih.bikin yoojung down sebelum tampil.maunya apa sih sebenernya si sehun jadi pengen nabok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s