[FREELANCE] FAKE (CHAPTER 14)

FAKE

Z13

Title : Fake

Author : Showhen karl (Twitter : @showhenk)

Cast : luhan, owen (oc), park chanyeol

Other cast : oh sehun,   byun sera (oc),  byun baekyun, kris .

Genre : romance, family, friendship,hurt.

Rating : general

Length : chapter

Disclaimer : all story is mine

CHAPTER 1 CHAPTER 2 CHAPTER 3 CHAPTER 4 CHAPTER 5 CHAPTER 6 CHAPTER 7 CHAPTER 8 CHAPTER 9 CHAPTER 10 CHAPTER 11 CHAPTER 12 CHAPTER 13

Chapter  14

Kris keluar meninggalkan kamar owen setelah memeriksa owen dan aku yang masih tetap terpaku pada wajah nya yang sangat pucat ini. ia bahkan sangat kurus. Aku menggemgam tangan kurusnya. Masihkah kau tidak merasakan jika kau sangat aku sayangi owen. maafkan gege, kau harus tahu jika kau akan selalu disamping gege. Disinilah tempat mu. Jangan pernah berfikir jika tidak ada tempat didunia ini untuk mu lagi

Next day……

~chanyeol~

Aku hanya menatap malas kearah jendela mobil yang membawa aku dan sehun menuju rumah sakit tempat kris hyung bekerja.Entah kenapa sehun juga menyeret aku untuk menemaninya bertemu kris hyung kerumah sakit sekarang.lebih baik aku menunggu di hotel. Bocah ini sungguh sangat menyusahkan.

Hingga mobil kami berhenti tepat di depan loby rumah sakit. rumah sakit yang cukup besar. Sehun segera menarik tangan ku agar segera menyusulnya.

“oh sehun…berhentilah menyeret ku..!!apa aku harus menemani mu berbicara dengan kris hyung?”

“iya…kau harus menemaniku..!”

“tidak mau…!! Kau pergilah bertemu dengan kris hyung.aku akan menunggu mu ditaman itu..!!!” aku menunjuk taman yang ada didalam pekarangan rumah sakit ini. kurasa rumah sakit ini cukup bagus menyediakan sebuah taman yang indah.

Sehun dengan berat hati pergi meninggalkan aku.Entah kenapa anak itu sudah sangat aneh sejak kembali dari liburan nya.tiba-tiba menjadi sangat pemaksa. Dan sekarang aku harus terseret kenegara ini.negara yang sangat aku hindari untuk didatangi.

Aku memasuki taman rumah sakit ini dan memeilih duduk di sebuah kursi yang ada dibawah pohon yang terletak sedikit dipojok. aku yakin sehun akan sangat susah menemukan aku nanti jika aku duduk disini. Entah kenapa aku berfikir untuk mengerjainya.

Langit sedikit mendung, tapi masih belum terlalu gelap, aku rasa hujan akan turun nanti malam. Bukan siang ini.aku hanya memperhatikan beberapa pasien yang menikmati udara di taman ini. sampai aku terkejut dan tertegun melihat pemandangan yang aku lihat. Luhan hyung mendorong sebuah korsi roda memasuki taman ini. dan yang paling membuat aku terkejut adalah wanita yang duduk di kursi roda itu. Dia adalah wanita yang berpura-pura menjadi owen.  Dia tampak sangat kurus dan pucat.Pandangan nya yang kosong dan lingkar mata hitam dan mata yang bengkak itu membuat nya menjadi seperti mayat hidup.

Rasa sakit itu kembali menggerogoti hati ku.bahkan aku sangat sakit melihatnya dengan kondisi seperti ini. ooh…ingatlah park chanyeol, gadis itu bukan siapa-siapa. Bahkan jika dia owen sekali pun jangan berfikir untuk kembali simpati padanya. ingat kau sudah dikhianati oleh owen dan diperbodoh oleh gadis ini. aku berusaha memperingati diriku sendiri. Tapi entah kenapa semakin aku memaksa untuk tidak peduli yang aku rasakan semakin sesak dan sedikit cemas melihat gadis ini.

Aku hanya terpaku dari tempat ku melihat luhan hyung memindahkan gadis ini ke bangku taman yang ada didekat kolam dengan air mancur ditengah nya itu. Tapi tidak ada respon yang berarti dari gadis itu.Apa yang sebenarnya terjadi dengan gadis ini. aku melihat luhan hyung terus berbicara pada nya namun tidak satupun yang ia jawab. Ia bahkan tidak melihat kearah luhan hyung. pandangan kosong nya lurus saja ke depan. Hingga aku lihat luhan hyung mencari sesuatu dan berdiri meninggalkan gadis itu sendiri di sana.

Ternyata dugaan ku salah, hujan tiba-tiba saja turun.Dan aku segera berlari memasuki rumah sakit untuk berteduh. Namun saat aku melewati gadis itu dia tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya bahkan dia tidak melihat kearah ku, dan samar aku melihat dia meneteskan air mata. Banyak orang yang berlari sepertiku untuk berteduh namun tidak dengan gadis itu.Ia masih tetap di tempatnya. Apa yang dia pikirkan, kenapa dia tidak segera berteduh. Apa dia tidak bisa berjalan. Namun tiba-tiba luhan hyung datang berlari menerobos hujan dan lansung menggendong gadis itu dan segera berlari kembali kedalam rumah sakit.

Aku masih bisa melihat dari kerumunan orang-orang yang juga berteduh seperti ku jika luhan hyung sangat cemas. Dan mata gadis itu perlahan menutup namun sebelum benar-benar tertutup aku melihat cairan bening itu meleleh dari sana. Dan aku sangat tahu itu bukanlah air hujan namun air mata.Hal itu semakin membuat aku sesak.Rasa cemas itu semakin menghantui hati ku, hingga aku tidak sadar jika sehun sudah berdiri tepat didepan ku.

“apa kau melihatnya?”

“apa sebenarnya tujuan mu oh sehun?”

“chanyeol sebenarnya kris hyung tidak akan bertunangan. Aku sengaja membawa mu kesini untuk bertemu dengan gadis itu.”

“apa maksud mu? Untuk apa kau repot-repot peduli pada nya hingga aku harus bertemu dengan nya?”

“chanyeol…mianhae..!! gadis itu tidak bersalah. Luhan hyung lah yang memaksa gadis itu. Dia yang menculik gadis itu bahkan merubah gadis itu nmenjadi seperti owen”

“aku tidak peduli siapaun yang salah. Yang aku tahu mereka semua sudah membohongi aku dan owen sudah menghianati aku!!”

“tapi aku tahu jika kau juga menyukai gadis ini. atau bahkan kau sudah mencintai gadis ini”

Aku hanya diam mendengar perkataan sehun.Apa benar aku menyukai gadis ini, apa benar aku mencintainya. Ini tidak mungkin terjadi pada ku.tapi apa arti rasa sakit, sesak dan khawatir yang aku rasakan tadi. Apa benar aku mencintai nya.

Sampai akhirnya sehun membawa ku ke hotel.Aku hanya diam saja.Aku masih sibuk dengan pikiran dan perasaan ku.ingin sekali aku menolak perasaan ini namun aku semakin memikirkan gadis itu.

~sehun~

Aku membawa chanyeol kembali ke hotel.Dan dia hanya diam saja dalam perjalanan ke hotel.Aku agak takut jika chanyeol berniat pulanng kekorea. Dan sesampainya di hotel aku menceritakan semauanya tentang owen. kenapa dia menajadi seperti itu. dari kejadian dia diculik dan dirubah menjadi seperti owen xi hingga kejadian ia terjun kejurang dan mengalami kebutaan dan kerusakan pada bagian otak yang mengendalikan otot-otot yang digunakan untuk menghasilkan suara akibat kepalanya yang terbentur batu karang. Dengan kata lain owen yang sekarang buta dan tidak dapat bicara. Ditambah depresi yang dialaminya membuat penyembuhan nya terhambat.

Aku tahu chanyeol sangat terkejut dengan penjelasan ku.dan aku menyerah kan surat yang dijatuhkan luhan hyung sebelum ikut melompat kejurang untuk menyelamatkan owen waktu itu. Aku berharap chanyeol mengerti. Aku sangat yakin jika chanyeol mencintai owen yang sekarang. aku sangat berharap jika chanyeol bisa membantu owen keluar dari depresinya ini. karena aku tidak yakin jika owen bisa bertahan dengan kondisi yang seperti itu.

“chanyeol….bantulah dia untuk lepas dari depresinya. Karena kau adalah orang yang dia cintai”

Cahnyeol tidak menjawab ku.ia terpaku pada kertas yang ada ditangan nya sekarang. ya..dia terpaku dengan isi kertas itu. Pesan terakhir yang ingin ditinggal kan owen sebelum terjun kejurang waktu itu. Dan aku juga melihat chanyeol meneteskan air matanya sama seperti aku waktu itu saat membaca surat ini. aku tahu jika mereka saling mencintai. Hanya saja chanyeol masih sangat menyangkal perasaan nya karena rasa sakit di khianati oleh owen xi.

Aku keluar dari kamar meninggalkan chanyeol untuk memikirkan perasaan nya.dan aku juga sangat cemas dengan keadaan owen yang tadi kehujanan. Aku tahu jika ketahanan tubuhnya tidak akan bisa mengendalikan akibat kehujanan tadi. Ini juga salah ku untuk menyuruh luhan hyung membawa owen dan meninggalkan nya ditaman rumah sakit itu. Aku segera menelpon kris hyung untuk menanyakan keadaan  owen.

“hyung bagaimana kondisi owen?”

“dia masih belum sadarkan diri. Ini karena dia demam tinggi akibat kehujanan tadi”

“hyung apa ini berdampak serius?”

“kau tahu sendiri sehun-a bagaimana kondisi tubuhnya. Kekebalan tubuhnya menurun, jadi kehujanan sedikit saja akan lansung berdampak pada kesehatan nya.!tapi kau tenang saja, aku yakin besok panasnya sudah turun”

“syukurlah hyung..”

“bagaimana dengan chanyeol? Apa dia berniat pulang kekorea?”

“entah lah hyung….aku sudah menceritakan semua kepada nya. dan aku rasa dia akan membantu owen”

“kalau begitu cepatlah. Kondisinya semakin memburuk.!!”

“aku akan berusaha membawa chanyeol besok menemui nya hyung”

“baiklah…”

~owen~

Aku terbangun namun yang aku tahu masih saja gelap.Aku merasakan seluruh tubuh ku sangat sakit, dan aku juga tahu jika aku mengalami demam tinggi.Aku memang seharusnya tidak ada lagi didunia ini.bahkan aku tidak bisa berbuat apa-apa saat berada di hujan tadi. Percuma saja aku dipertahankan disini sekarang.tapi apa yang bisa aku lakukan untuk mengahirinya.

Aku mendengar suara pintu yang dibuka, dan aku juga mendengar beberapa perawat memeriksa ku.aku yakin sekarang sudah tengah malam. Karena biasanya mereka akan memeriksa ku berdua jika sudah malam. Namun aku tidak mendengar suara luhan ge. Apa mungkin dia lelah dengan ku.

Akhirnya dia mengerti jika memang tidak ada lagi yang  bisa diharapkan dari ku. dan entah kenapa aku tetap tidak bisa menahan air mata ini. menangis tidak bisa  menyelasikan masalah ku. tapi aku tidak bisa menahan nya.

Lama aku hanya menangis dalam diam tanpa tidur lagi. Aku tidak bisa terlelap jika aku tidak sadarkan diri.hingga aku tahu jika hari sudah beranjak pagi. Karena luhan ge bicara pada seorang perawat. Aku juga tahu jika luhan ge akan pulang kerumah jika pagi sudah datang. Dan kembali kesini saat sebelum makan siang. Dia akan selalu mencoba memaksa ku memakan makanan yang dibawakan nya. dan akan selalu aku tolak. Karena bukan itu yang aku inginkan.

Aku kembali terdiam saat dokter kris memasuki kamarku untuk chek pagi, hal ini juga rutinitas nya semenjak aku dirawat dirumah sakit ini.aku juga mendengar beberapa perawat meletakkan piring makanan tidak jauh dari ku. apa mereka lupa jika aku buta, bagaimana mungkin aku bisa memakan nya. setelah mereka pergi aku kembali membuka mata ku. ya aku hanya berpura-pura tidur jika mereka memasuki kamarku.

Membuka mata atau memejamkan nya sama saja bagi ku sekarang. sama-sama tetap gelap. Aku mencoba turun dari tempat tidurku.Namun rasa sakit dan pusing tiba-tiba aku rasakan di kepala ku.hingga aku terjatuh dan terdengar juga suara piring yang pecah tepat disebelah ku. ini akibat tadi kurasakan tangan ku mencari pegangan namun tidak ada yang bisa aku jadikan pegangan melain kan aku menyambar suatu kain dan menarik nya. pasti itu kain yang digunakan untuk alas meja disebelah ranjang ku tepat dimana perawat tadi meletakkan piring makanan.

Hal ini semakin membuat aku ingin mati saja.Tidak ada yang bisa aku lakukan sendiri.Semuanya harus ada yang menolong ku.untuk apa lagi aku disini jika hanya di temani rasa kasihan orang-orang yang aku sayangi. Aku sungguh tidak ingin hidup seperti ini.

Tangan ku bergerak  mencari pecahan piring tadi. Aku harus mengakhiri  ini secepat nya. hingga tangan ku meraih pecahan piring tadi. Dan tanpa berpikir aku lansung menggoreskan nya di pergelangan tangan ku berkali-kali.Bau anyir darah dan rasa perih itu segera menggerogoti ku.hingga aku tidak dapat lagi menahan kesadaran ku. namun sebelum aku benar-benar kehilangan kesadaran ku. aku masih mendengar teriakan oh sehun.

~chanyeol~

Aku terpaku saat aku memasuki ruangan salah satu kamar dirumah sakit ini.tanpa bisa menggerakkan kakiku mendekatinya. Rasanya kaki  ku dipaku didepan pintu yang sudah ku buka ini. rasa sesak itu tiba-tiba menggeregoti paru-paru ku sekaligus rasa perih dihatiku melihat pemandangan mengerikan didepanmata ku ini. bahkan lidah ku kelu untuk mengucapkan dan memanggil nama nya.

Pemandangan ini begitu mengerikan untuk ku lihat.Rasa sakit yang teramat menerpa hati ku.rasa sakit ini bahkan jauh lebih sakit dari yang aku rasakan saat aku tahu jika owen xi  mati dengan membawa penghianatan nya bersama baekhyun. Rasa sakit ini sungguh sangat perih saat mata ku menangkap pemandangan yang sangat mengerikan ini.

Aku semakin sadar jika aku mencintai gadis ini.gadis yang bernama sama dengat owen. gadis pucat yang aku lihat sekarang dengan berlumuran darah. Aku melihat pergelangan tangan nya  berdarah yang dirisnya menggunakan pecahan piring yang berada di tangan yang satunya. Aku sangat yakin benda itu yang digunakan nya untuk mencoba mengahiri hidup nya.dan keyataan itu semakin membuat aku terluka menyaksikan pemandangan mengerikan ini. hingga sehun memaksa aku untuk masuk. Namun kaki ku tidak dapat digerak kan, sampai akhirnya sehun memasuki kamar itu mendahului aku. Dan tepat setelah masuk, sehun lansung histeris melihat apa yang membuat aku terpaku di tempat ku.

“OWEEEEEN….!!!!! APA YANG KAU LAKUKAN…!!” sehun berlari menghampiri tubuh gadis itu dan mengangkatnya ketempat tidur.

“YA…PARK CHANYEOL CEPAT PANGGILKAN DOKTER..!!” aku segera tersadar dari keterpakuan ku dan segera berlari menghampiri sehun dan gadis itu. Dan aku lansung menekan tombol emergency yang ada disebelah tempat tidur owen.

Para perawat dan beberapa dokter memasuki ruangan ini.dan yang terakhir adalah luhan hyung dan kris hyung. mereka sangat terkejut melihat owen yang sangat pucat dengan tangannya berlumuran darah.

Kris segera mengintruksikan agar segera membawa owen keruang operasi kepada para perawat. Dan kami lansung mengikutinya. Hingga tepat didepan pintu  ruangan operasi. Tentu saja kami tidak diperbolehkan memasuki nya.Aku hanya terpaku di kursi tunggu yang ada didepan pintu ruang operasi ini saat luhan menanyakan apa yang terjadi dengan owen.

sementara aku masih tetap diam terpaku dan entah kenapa bayangan wajah pucat owen dan tangan yang bergelimag darah itu masih saja menghantui pikiran ku. hati ku semakin sakit mengingatnya. Betapa jahatnya kami menyiksa nya selama ini, hingga ia menjadi seperti itu. Bahkan aku masih saja egois dengan perasaan ku kemaren. Jika saja aku lansung menemuinya mungkinkah ini tidak akan terjadi. Oh tuhan…tolong selamatkan dia.

~luhan~

“apa yang terjadi sehun”

“mianhae hyung…..kami terlambat datang.!! Owen mengiris tangan nya dengan pecahan piring”

“oh tuhan….ini buruk sehun-a..!! ini akan jadi sangat buruk. Dia akan kehilangan banyak darah sementara kondisinya sekarang mengalami anemia akut..!!!oh tuhan selamatkan adik ku..!!”

Aku semakin takut memikirkannya.Apa dia bisa diselamatkan. Apa ini akhir dari semuanya. Aku sungguh belum siap untuk kehilangan lagi.Sudah cukup rasa pedih yang aku rasakan saat aku kehilangan orang-orang yang aku sayangi. Aku tidak ingin lagi  ini terjadi.” Tuhan…tolong selamatkan dia”

Aku semakin resah menunggu disini.Kenapa operasinya sangat lama. Sudah dua jam kami menunggu didepan ruangan operasi ini, namun tidak ada tanda-tanda orang yang didalam sana akan keluar. Ini pasti sangat buruk.Bagaimana dengan adik ku.aku mulai tidak bisa tenang, dan mulai merasa gila dengan ini semua.

Aku melihat sehun sama resahnya dengan ku, sementara itu chanyeol hanya diam terpaku di tempatnya. Aku tidak bisa menebak apa yang sedang dipikirkan nya. aku bahkan tidak mau bertanya padanya. entahlah, kenapa aku merasa marah padanya. jika saja dia bisa lebih cepat menemui owen. mungkin ini tidak akan terjadi. Tapi aku tahu ini bukanlah kesalahan nya.aku juga mengerti bagaimana perasaan  nya setelah semua kejadian ini. aku seolah ingin mencari pelampiasan marah sekarang. tapi aku harus bisa menahan emosi yang tidak penting ini.

Dan setelah menunggu selama empat jam akhirnya lampu tanda operasi yang ada diatas pintu itu telah mati dan tidak berapa lama kris keluar dari ruangan itu. Aku semakin cemas melihat raut wajah kris.Aku merasa ini bukanlah pertanda baik.

“apa yang terjadi kris?”

“kami bisa mengatasi luka pada pembuluh darah yang ada di pergelangan tangan nya.! tapi tidak dengan kondisi tubuhnya yang melemah akibat kehilangan banyak darah. Akibatnya ia mengalami hipoksia serebral dimana kurangnya pasokan oksigen ke otak karena berkurangnya aliran darah. Dengan kata lain dia mengalami koma.!”

aku hanya diam dan nanar mendengar penjelasan kris. Suaraku seolah tercekat dikerongkongan dan lidah ku kelu.Aku benar-benar shok mendengar penjelasan kris.Owen mengalami koma, aku tau jika ini adalah kondisi terburuk.Kaki ku lansung lemah mengingat kata-kata koma itu.Tubuh ku merosot didinding.Aku merasa sehun membantuku untuk berdiri.

“kau harus tegar luhan, jangan seperti ini kalian harus selalu memotivasinya agar bisa kembali sadar…!!”kris menasehati aku.

Kris benar, aku tidak boleh lemah dan larut oleh rasa sedih ini.aku harus bisa sabar dan selalu ada untuk owen.

~owen~

Aku membuka mataku dan yang aku lihat hanyalah pandang rumput hijau yang tidak bertepi.Aku bisa melihat, apakah ini disurga. Apakah aku  sudah mati. Aku mencoba berteriak dan aku kembali terkejut suaraku ternyata sudah kembali.Tapi kenapa disini tidak ada orang.Namun ini tidaklah terlalu buruk.Aku sungguh merasa tenang dan senang berada disini.

Hingga dari kejauhan ada seseorang yang datang mendekati ku.seorang wanita yang sangat cantik, ia memakai baju yang sama dengan ku. semakin lama dia semakin mendekat kearah ku dan duduk tepat didepan aku duduk dibawah pohon yang ada di padang rumput luas ini.

“hallo owen..!!” dia menyapaku dengan senyum yang sangat manis. Dan aku merasa wajahnya tidak asing dimata ku.

“hallo…” aku hanya menjawab nya pendek.

“kenapa kau ada disini? Ini bukanlah tempat mu seharusnya..!!” dia kembali bicara dengan santainya kepada ku.

“lalu dimana tempatku seharusnya? Dan kau siapa?”

“kau harusnya bersama luhan ge dan chanyeol disana” dia menunjuk langit dan memperlihatkan luhan ge dan chanyeol yang terpaku pada sebuah ranjang.

“Aku adalah owen xi .kau harusnya disana owen, bukan disini..!! akulah yang seharusnya disini. Ini sudah takdir tuhan. Disanalah tempat mu sekarang.!!”

aku bisa mengingat wajah gadis yang ada didepan ku ini. wajah ini sangat sama dengan wajah yang aku lihat ketika aku bercermin pertama kali dan tidak menemukan bayangan wajah ku yang biasanya.

“tidak, itu bukanlah tempat ku. dan itu bukanlah hidup ku owen xi..!!”

“owen…dengarkan aku.!! Itu sudah takdir tuhan.Sudah takdir tuhan jika bukan aku yang berada disana. Itu tempat mu owen. kaulah orang yang paling pantas disana bersama orang-orang yang menyayangi mu.!!”

“mereka tidak menyayangi ku. tapi mereka menyayangi seorang owen xi. Dan itu bukanlah aku.!!”

“tidakah kau melihat raut wajah sedih dan menyesal itu?” ia kembali menunjuk langit yang memperlihatkan sosok chanyeol dan luhan ge bahkan aku bisa melihat wajah sehun. Mereka tampak kacau ku lihat.Rambut yang acak-acakan, baju yang tidak rapi serta lingkar hitam di mata mereka.Apakah mereka tidak tidur, kenapa wajah mereka menjadi sangat berantakan seperti itu.

“luhan ge menyayangi mu owen. dan chanyeol telah menyadari jika ia mencintai mu. sehunpun sangat menyesal telah berlaku kasar pada mu..!!” akulah orang yang tidak pantas berada diantara mereka owen. karena itu memang bukan tempat yang ditakdirkan untuk ku. akulah orang yang tidak ditakdirkan untuk menjaga cinta tulus dari seorang park chanyeol.!!jadi kembalilah kesana owen”

Aku terdiam mendengar perkataan owen xi dan mataku kembali melihat langit yang masih menampilkan wajah luhan ge dan cahnyeol bahkan sehun. Aku kembali berfikir, apa mereka menjadi berantakan seperti itu karena aku. Sungguh hatiku sangat terluka melihat mereka seperti itu.Dan tanpa terasa aku sudahmerasakan air mata mengalir dipipiku.Owen xi memeluk ku sanagat erat dan membisikan sesuatu kepada ku.

“kembalilah kesana..dan katakana maaf ku pada mereka.!!”

Dan setelah itu tubuhku seperti melayang dan semakin lama semakin tinggi hingga aku tidak dapat lagi melihat padang rumput itu.

“TIDAAAAAAK……aku tidak ingin kembali…!!!tuhan, kumohon kabulkan permintaan ku untuk tidak kembali lagi…..”

Dan yang semakin tinggi aku melayang,  gelap semua yang aku lihat hanya gelap gulita. Apa ini sudah berakhir? Apa aku sudah mati? seperni inikah  kematian ku. Gelap dan sunyi, sungguh menyedihkan.!!bolehkah aku menangis untuk hidupku yang terakhir kaliny?

~~~~TBC~~~~

6 responses to “[FREELANCE] FAKE (CHAPTER 14)

  1. Aduh baper sama owen yg ini…

    Sumpah aku kecewa bgt sama owen asli
    Tega bener slingkuh sama baekhyun..

    Yg kena imbasnya jd si owen ini kan..
    Haduh smoga chanyeol bisa bangkitin semangat owen buat sembuh

  2. Pingback: [FREELANCE] FAKE (CHAPTER 15) END | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s