Othello Syndrome [ The Sinner ] – By Asih_TA

fiykf copy.jpg|Author : Asih_TA||Tittle : Othello Syndrome||Main Cast : Park Chanyeol & Han Saeri||Genre : Psyco, Romance, Mistery||Rating : PG 17|

WARNING!! HANYA UNTUK ANAK DI ATAS 17 TAHUN.

Sebelumnya

The Phobia ][ I’m Park Chanyeol][You’re Mine][ Long Night ][ Hurt ]

.

.

.

“ Bahkan darah yang mengalir di dalam tubuhmu sama sekali tidak mengetahui kau telah berdosa, menentang alam yang jelas-jelas sudah menunjukkan takdirnya. Di ujung jalanpun kau masih berteriak, memanggil suara-suara iblis yang memandang remeh dirimu, pendosa tidak akan pernah terampuni “

.

.

Suara burung menyapa, memanggil satu persatu teman-temannya, saling berkicau untuk dapat berkomunikasi. Tepatnya di pagi yang sama Saeri mulai terusik ketika suara gaduh pepohonan yang berhembuskan angin dan burung-burung pada bernyanyi, maka ia akan merasa tidak tenang dan memutuskan untuk menyudahi tidur panjangnya ditambah lagi saat dirasanya tubuhnya terasa sakit, bukan hanya di kepala namun juga di setiap jengkal punggungnya. Saeri mulai duduk secara perlahan dan bersandar di badan tempat tidur, ia sempat menyeritkan dahinya ketika tubuhnya tidak lagi polos melainkan sudah di tutupi oleh kemeja putih kebesaran entah milik siapa, namun di lihat dari ukurannya tubuhnya bahkan seperti menyusup kecil.  Lantas gadis itu memperhatikan keseluruhan ruangan tersebut, kemudian tersadar dengan rangkaian kejadian yang terjadi tadi malam. Namun tidak semuannya, ia bahkan tidak mengingat semuanya.

Suara derap kaki terdengar dan Saeri dapat merasakan aura di sekitarnya mulai menghitam. Siluet tubuh Chanyeol perlahan mulai tampak, laki-laki itu sedang memakai kaos biru tanpa lengan, memperhatikan bagaimana otot-otot lengannya yang kokoh itu dapat melindunginya, lantas si mungil memukul pelan kepalanya dan berharap menghilangkan pengakuan yang sempat terlintas di dalam pikirannnya.

“ Apa kau masih merasa sakit?” Sang dominan telah berdiri dihadapannya.

“ Apa aku sakit tadi malam?” Saeri malah melemparkan pertanyaan yang justru di dapatkan sebuah kekehan kecil dari sang dominan. Lantas si mungil mulai kesal, laki-laki itu terlihat mempermainkannya “ Ya aku lupa kau seorang pembunuh berdarah dingin.”

Chanyeol menaikan sebelah bibirnya dan berkata “ Baru saja tadi malam kau menurut padaku, mendesahkan namaku, melewatkan malam yang panas bersama-sama dan sekarang kau kembali dengan sifat aslimu.”

Seketika Saeri terdiam, kemudian kepalanya sedikit berdenyut ketika merasakan kepingan demi kepingan mulai terlihat di dalam pikirannya. Bagaimana sebuah tangan kokoh yang memegang tangannya, bagimana sebuah ciuman yang mengendalikan dirinya dan bagaimana ia tidak sama sekali menolak, menolak atas semua yang laki-laki itu berikan kepadanya.

“ Kau sudah mengingatnya bukan?” Seolah bisa membaca, Chanyeol memiliki kemampuan itu. Saeri menghela nafas dan menatap lawan bicaranya “ Aku tidak ingin mengingatnya lagi, katakan kapan kau akan membebaskan aku dari rumah ini.”

Chanyeol mendekat dan si mungil mulai waspada apalagi kini lelaki itu duduk di pinggir tempat tidur seraya memperhatikan dirinya “ Kau akan tau nanti, aku jamin itu.”

“ Ap-apa kau serius?” Saeri awalnya tidak percaya ketika laki-laki itu berkata demikian. Namun saat dirasanya Chanyeol menyeringai untuknya, diurungnya untuk bertanya lebih jauh “ Asal kau mau bernegosiasi denganku akan melakukannya.”

“ Sudah ku duga kau akan mengatakannya.” Si mungil terlihat marah “ Apa lagi yang inginkan, tadi malam kau sudah mendapatkan tubuhku lalu kau ingin aku bernegosiasi padamu?”

“ Itu terserah padamu sayang, kau mau aku bebaskan atau tidak?” lihatlah bahkan iblis itu telah mematahkan seluruh impian sang mungil, lantas Saeri menundukkan kepalanya dengan kepalan tangan di kedua sisi tubuhnya untuk dapat mengalihkan rasa marahnya “ Apa negosiasimu?”

Chanyeol tersenyum penuh kemenangan “ Aku akan mebebaskanmu dengan cepat asalkan kau mau menuruti semua perintahku selama kau disini, bagaimana?”

Saeri mengangkat wajahnya dan menatap mata sang dominan, merasakan kesungguhan di sana “ Baiklah, aku setuju.”

Dan Chanyeol menyeringai.

***

.

.

Pagi itu Jimin tengah berjalan di depan sebuah kantor yang  tidak jauh dari tempat kerjanya. Menaiki sebuah lift yang membawanya hingga lantai 20, saat pintu terbuka ia segera melesatkan dirinya di lorong yang menghubungkan dirinya kepada ruang sang direktur utama. Saat di sana ia melihat seorang wanita yang  tengah menunduk dan memberikan salam untuknya, sekretasi milik Direktur Lee lebih tepatnya.

“ Apa dia ada di dalam?”

“ Tentu saja sajangmin, ia telah menunggu anda.” Selepas itu wanita tersebut membukakan pintu untuknya dan Jimin masuk dengan wajah tegasnya. Pintu tertutup dan menampakan punggung sang kerabat lamanya.

Well, aku sangat tersanjung di datangi oleh presider Kim di sini.” Laki-laki bemarga Lee itu membalikkan tubuhnya dan duduk di kursi kerjanya, Jimin tersenyum ramah “ Tujuanku kemari sekedar memastikan Saeri kerja hari ini, namun ternyata aku masih tidak bisa menemukannya.”

“ Jadi kau masih mencarinya?”

“ Tentu saja.”

“ Terus kenapa kau repot-repot datang kesini.” Tuan Lee sedikit tersinggung dan Jimin tetap tersenyum “ Aku akan bekerjasama dengan perusahaanmu.”

Tuan Lee menyeringai.

“ Tapi aku punya syarat lain.”

“ Apa itu.”

“ Jangan memecat Saeri untuk saat ini, tidak sampai aku menemukannya.”

***

.

.

Sebuah ramen tersaji satu untuk Saeri, gadis itu telah duduk dengan tenang di ruang makan. Pagi yang terkesan menyebalkan baginya. Chanyeol di hadapanya kini tengah melipatkan kedua tangannya dan mentap garang kearahnya, lantas si mungil sedikit merasa resah, tentu saja merasa terganggu “ Baiklah kau memberikan aku mie di pagi hari.” Si mungil protes tapi tetap mengambil sumpitnya lalu memakannya.

Ck, sudah bernasib baik kau kuberi makan.” Chanyeol menatapnya remeh dan Saeri bahkan tidak perduli “ Apa kau tidak makan? Kenapa membeli satu?”

“ Kau lupa aku benci makanan yang telah dimasak.”

Kemudian bulu kuduk Saeri meremang hingga ke kulit lengnnya. Entah kenapa pembicaraan mereka tidak pernah beraakhir dengan damai. Saeri mengumpat dalam hati ‘ Dasar kanibal ‘

“ Aku dapat mendengarnya sayang.” Chanyeol menatap Saeri seperti ingin memakannya hidup-hidup.

“ Nah kau sebentar lagi akan menjadi peramal yang sangat hebat.” Umpat si mungil namun tetap memakan ramennya. Saat ia tengah asik makan sebuah ketuka pintu terdengar, Saeri bingung siapa yang bisa datang di rumah yang bahkan ia tidak tau itu terletak di mana. Lantas Chanyeol berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah pintu utama yang bahkan bisa ia lihat dari tempatnya duduk.

Saeri menghentikan aktivitas makannya dan membawa dirinya ikut menatap punggung sang dominan yang telah membuka pintunya, kemudian matanya teralihkan ketika melihat seorang laki-laki juga sedang berdiri diambang pintu.

Seperkian detik mata mereka bertemu. Ada perasaan takut saat mata itu tba-tiba mengitimidasi manik mata miliknya, sampai sebuah suara melepaskan kontak mata mereka “ Ayo masuk, tunggulah di sini aku akan mengambil beberapa dokumen dan kepentingan lainnya.”

Chanyeol membawa laki-laki itu dekat dengan posisi Saeri berada sedangkan Chanyeol kembali berjalan masuk kedalam sebuah ruangan yang bahkan tidak ia ketahui sama sekali. Matanya teralihkan lagi ketika laki-laki itu kembali menatap matanya. Bisa di lihat penampilan laki-laki itu sangat keren, mulai dari rambutnya yang sedikit acak-acakkan , tubuh yang lumayan tinggi dan kulitnya yag lebih gelap.

“ Apa kau yang bernama Han Saeri?” Suara laki-laki itu terdengar dan Saeri terkejut “ Ba-bagaimana kau bisa tau?”

“ Aku bisa mencium bau pendosa di sini, dan kau tau pendosa sepertimu tidak seharusnya berada disini.”

Saeri terlihat bingung “ Apa yang sedang kau bicarakan?”

“ Ya pendosa sepertimu telah lahir dari ibu yang juga seorang berdosa, bahkan sekarang kau telah menjadi omega dari sahabatku. Seharusnya kau tau dimana posisimu yang sebenarnya.” Laki-laki itu berujar dengan dingin.

Dan Saeri terdiam. Ia tidak tau apa yang baru saja yang di katakan oleh laki-laki tersebut namun harga dirinya seperti di injak-injak “ Maaf tapi aku tidak pernah mengenalmu, jadi tolong jangan berkata yang aneh-aneh dan soal ibuku kau tidak tau apa-apa.”

“ Tentu saja kita pernah bertemu sebelumnya.”

“ Ap-apa?”

“ 300 tahun sudah terlewat dan sahabatku dapat menemukanmu.”

~ TBC ~

Follow my ig : @asih_ta97

tumblr_nm2assD81D1rhy05do1_500.gif

Hai update lagi, janji deh updatenya cepat. Maaf ya segini dulu

Kalau ada yang bertanya ini sebenarnya alurnya gimana, jadi jawabannya ada pada otakku sendiri. Semuanya akan terkait dengan judul cerita ini seraya berjalannya setiap chapternya.

Oh iya thanks ya yang udah ninggalin jejak di  part sebelumnya.

Jangan lupa tiggalkan jejak setelah membaca ya

I love you all❤

 

137 responses to “Othello Syndrome [ The Sinner ] – By Asih_TA

  1. part terakhirnya bkin bingung… gmna bisa jongin ketemu saeri 300 taun yg lalu… setua itu kh jongin hidup?…. mmmm….

  2. si saeri langsung setuju aja sama si chanyeol wwkwk .. si chanyeol sneng bngt pastinya hahaha ..semuanya sukaaa bngtt . lnjut truss!!

  3. Ah jadi saeri sama chanyeol sudah pernah ketemu 300 tahun yg lalu dan chanyeol akhirnya bisa ketemu saeri lagi akhirnya. Masih bingung soal saeri yg di katain pendosa sebenernya apa salah saeri di kehidupan yg lalu dan salah ibunya juga apa

  4. Wah pemain baru dateng juga. Kai yeeeyyyyyy.. yg dimaksud kai apa???? Apa dulu 300 tahun yg lalu channeyol pernah punya pasangan wajahnya mirip saeri.. makin penasaran aq..

  5. Penasaran ama isi negosiasi chanyeol sama saeri..trus jimin pacarnya saeri ya?kalo jimin ketemu ama chanyeol bakalan seru tuh

  6. horeeeeeeeee kai masuk jadi cast disini
    tapi masih banyak banget teka-teki yang belum terungkap
    apa si yang terjadi pas 300 tahun yang lalu
    gua belom bisa nebak apa-apa ni

  7. Sahabat Chanyeol siapa? Terus apa sebelumnya mereka pernah bertemu?300 tahun? Dan Saeri itu manusia atau emang sebangsa kaya Chanyeol? Dan itu pendosa apa yaaak? Aku banyak omong yaa haha abis aku penasaran banget
    next nya aku baca yaa thor

  8. kk apasih kk..??? bikin penasaran deh serius..
    teman yeol itu si kai bukan kk..?? kekeke kulit hitam, jadi lngsung ke inget dia..
    mksudnya apa sih kk, temen yeol tadi..???
    apa sblmnya yeol saeri pernah kenal di kehidupan lain..??? aishh au-ahhh

  9. wahhh lelaki yang kata seari itu pendosa kejam banggat,klu ak jd seari tentu sakit,tp ap mksd llki itu saeri anak luar nikah? 300 tahun? chan sdh knl saeri 300 tahun?

  10. Pendosa? Apalagi itu -3- lumayan tinggi & berkulit agak gelap? Entah kenapa gue langsung kepikiran kai 😂😂😂😂😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s