[FREELANCE] Pervert Sehun #2

z1

Title :

[Drabble] Pervert Sehun #2

Author :

Kusumaningpark99

Leght :

Drabble Series

Genre :

Romance, Comedy, Absurd etc

Rating :

PG 17

Cast :

Oh Sehun (EXO)

Kwon Yoora (OC)

Disclaimer :

Kembali lagi dengan Drabble buatan asli anak negeri. karya saya yang murni hasil pemikiran saya sendiri tanpa ada unsur plagiat.

Silahkan baca series sebelumnya di Blog Pribadiku

Prev: Chapter 1

https://kusumaningpark99.wordpress.com

Sumarry :

“Sehun-a, aku…” Yoora menghentikan ucapannya, sekarang ia telah berdiri tepat di hadapan Sehun, tepatnya di ambang daun pintu.

Lagi-lagi Sehun menelan ludahnya kasar. Menurutnya, saat ini Yoora benar-benar mengalahkan ke-sexy an Lee Saeyeon, mantan pacar Sehun yang menurutnya mirip Hyuna 4minute itu. Yoora menahan pintu kamar mandi dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya mulai membelai sisi kiri wajah Sehun yang sedang memerah.

Yoora mendorong tubuh Sehun untuk lebih masuk ke dalam kamar mandi sesaat setelah tangannya berhenti membelai wajah Sehun. Ia menutup pintu cukup keras, lalu satu tangannya menarik-narik kaos putih Sehun. Sehun yang melongo hanya pasrah saat Yoora benar-benar melepas kaos putih milik Sehun lalu melemparnya asal.

“Yoo, ini masih sore. Apa kau ingin kita benar-benar melaksanakan malam pertama kita saat ini juga?” entah apa yang sebenarnya ada dipikiran Sehun hingga pertanyaan aneh bin mesum keluar dari mulutnya.

“Sehun-a, aku inginnya sekarang. Apa tidak boleh?” Yoora mengerucutkan bibirnya. Sehun menggeleng dengan keras mendengarnya, bukan seperti itu maksudnya. Ia mau-mau saja melakukannya sekarang juga, mumpung Dewi Fortuna memihak padanya. Apalagi, jarang-jarang Yoora bersikap sexyseperti ini.

“bukan, bukan begitu. Hanya saja….” ucapan Sehun terhenti tatkala telunjuk Yoora berada di bibirnya. Jadi Yoora benar-benar menginginkanya? Sekarang juga?.

Don’t Be A Plagiator~~

Don’t Be A silent Readers~~

Happy Reading~~

–Pervert Sehun #2–

-Author Pov-

Yoora melangkahkan kakinya menuju kamar hotel nomor 16, diikuti Sehun di belakangnya yang berjalan santai. Yoora menghentakkan kakinya saat menyadari sesuatu, ia tak membawa kunci kamar hotelnya. Sehun menyeringai saat melihat Yoora menatapnya tajam bercampur kesal.

Tangan Yoora terkepal hendak menonjok wajah Sehun kali ini juga. Namun ia urungkan saat Sehun mulai memutar kuncinya, membuka pintu. Dengan cepat ia masuk hotel dengan wajah super duper menyeramkan. Bahkan Sehun bergidik ngeri saat melihat Yoora menatapnya nyalang.

Itu terjadi saat setelah kejadian memalukan yang dimana Sehun sebagai tersangkanya, sedangkan Yoora sebagai korban#ingatseriespertama#. Tanpa aba-aba Yoora memukulnya brutal setelah adegan ciuman yang mereka lakukan di pantai.

Hehe, Sehun yang jahilpun tidak bisa berhenti tertawa melihat wajah merah Yoora yang benar-benar seperti kepiting rebus. Hingga Yoora dengan kesal menginjak kaki putihnya lalu melangkah meninggalkan Sehun yang meringis kesakitan. Yoora melangkah lebar dengan segala perasaan dongkol yang menggunung.

Kembali lagi ke kamar hotel dua pasangan pengantin yang baru kemarin menikah itu. Terlihat Yoora yang menghempaskan tubuhnya kasar pada sofa berwarna coklat muda. Sehun melangkahkan kakinya menuju kamar, entah apa yang akan ia lakukan.

“Yoo, dimana handuknya?” dari arah kamar Sehun berteriak, namun tak sedikitpun dihiraukan Yoora yang kini malah memejamkan mata.

Masa bodoh dengan urusan Sehun, ia lebih memilih menenangkan pikirannya yang kini sedang error. Sehun yang juga mulai jengkel mendatangi Yoora dengan langkah cepat. Tak sampai semenit Sehun telah berdiri di samping Yoora yang terlentang dengan damainya di atas sofa.

Ia mengguncang bahu Yoora, tanpa merasa prihatin dengan wajah berantakan Yoora yang terlihat sangat lelah. Merasakan tidurnya terganggu, Yoora membuka matanya dan menatap Sehun garang. Ia bahkan lebih mirip ibu tiri cinderella yang sedang marah besar pada cinderella.

Sehun meringis pelan sambil menggaruk tengkuknya. Ia telah membangunkan singa yang lapar, dan demi Tuhan tatapan Yoora saat ini benar-benar seperti seekor singa lapar. Ia bahkan merutuk dalam hati, jika setelah ini tersebar kabar seorang istri memakan suaminya sendiri dalam keadaan hidup-hidup.

Ey, sebenarnya Yoora tak segila itu. Bahkan mereka baru menikah satu hari dan ia tak bisa membayangkan jika Yoora akan menjadi janda dalam waktu sehari. Bahkan mereka belum melaksanakan malam pertama, apa kata dunia?.

“mana handukku?”

“cari sendiri!”

“jadikau mau aku mengobrak-abrik kopermu dan menggeledah barang-barang pribadimu, contohnya bra dan CD mungkin?” mata Yoora membulat seketika sesaat setelah Sehun mengucapkan kalimat itu. Ia berdiri lalu menendang betis Sehun dengan geram.

‘awww….’

“rasakan!”

Yoora berjalan menuju kamar dan diikuti Sehun yang masih meringis kesakitan. Bahkan kekuatan Yoora melebihi kekuatan Tao, sahabatnya yang jago Kungfu saat menendang kakinya. Dasar gadis jadi-jadian, ini namanya KDRT.

Mereka telah sampai di dalam kamar benuansa jingga itu. Yoora menyeret sebuah koper besar berwarna silver lalu membuka kuncinya. Setelah menarik resletingnya, Yoora membuka koper besar itu dengan kekuatan penuh. Bahkan Sehun berjengit kaget saat tutup koper itu menghantam lantai dengan sadis.

Memang tak usah diragukan lagi bagaimana kemampuan Yoora dalam menghancurkan barang-barang yang menurut Sehun keras itu. Bahkan beberapa hari lalu Yoora membanting pintu kamar mandi rumahnya sampai sel-nya terlepas dan daun pintunya roboh. Kala itu Yoora yang sedang marah besar pada Sehun yang tiba-tiba membangunkannya di pagi yang menurutnya sangat tenang dan damai dengan cara yang menurut Yoora sangat menjijikkan.

Kalian tahu apa yang dilakukan Sehun? Ia mencium bibir Yoora saat wanita itu tertidur pulas di atas ranjangnya. Oh iya, kejadian itu tentu saja sebelum mereka menikah. Saat itu tujuan Sehun kesana adalah untuk mengajak Yoora fitting baju pengantin di sebuah butik.

Ya dengan tidak tahu malunya Sehun menyusul Yoora yang sedang tertidur di atas ranjang, alias ikut merebahkan dirinya di samping ranjang Yoora yang kosong. Beruntungnya Sehun kala itu posisi Yoora sedang menghadap kearah ranjang yang kosong #ngertikan?#. Ide jahil muncul di kepala Sehun dengan anggun. Ia bahkan dengan kurang ajarnya memeluk pinggang Yoora dengan erat lalu dengan wajah tak berdosanya mencium bibir Yoora beberapa detik sebelum ibu singa bangun dari tidur pulasnya.

Dan begitulah, kalian bisa menyimpulkan bagaimana kejadian selanjutnya. Ya, tentu saja aksi KDRT masih berlaku, Yoora menendang perut Sehun hingga menggelundung jatuh dari ranjang dan alhasil bokongnya mendarat dengan mulus di lantai.

Sehun yang meringis kesakitan di bawah sana dihiraukan Yoora yang marah. Ia langsung bangun dan berjalan cepat dan setelahnya membanting pintu kamar mandinya hingga roboh. Melihat itu mata Sehun membulat, bukan membulat karena baru saja kena tendangan di perutnya, namun lebih terkejut kearah dimana Yoora membanting pintu kamar mandinya hingga roboh. Ia hanya bisa geleng-geleng kepala setelah itu, hidup barunya akan segera dimulai bersama si ibu singa, Yoora maksudnya.

Kembali ke cerita awal, dan begitulah beberapa petikan kisah Yoora dan Sehun yang selalu berujung menyakitkan, menurut Sehun. Yoora dengan tak sabarnya mengobrak-abrik isi koper untuk mencari handuk berwarna putih yang menjadi milik Sehun. Kenapa ia tak mencari sendiri? Tentu saja itu karena Yoora yang mengemas koper Sehun, yah walau dengan perasaan mangkel setelah diceramahi panjang lebar.

“ini!” yoora menyerahkan handuk putih yang sudah ditemukannya kepada Sehun. Sedetik kemudian ia beranjak dari jongkoknya berniat keluar dari kamar yang menurutnya menjadi pengap karena emosinya yang kembali terpancing.

“yak! Lalu bagaimana dengan barang-barang yang berantakan ini?” suara Sehun menginterupsi langkah Yoora yang sudah mencapai pintu. Ia berbalik dan menatap Sehun sadis.

“rapikan saja sendiri, Itukan barang-barangmu.” Ia kembali melanjutkan langkahnya, namun belum sampai dua langkah ia kembali berhenti kala mendengar suara Sehun yang sangat mengusiknya.

“apa kau tak mau mandi bersamaku?” sebelah mata Sehun mengeluarkan Wink kearah Yoora yang mematung dengan tangan mulai mengepal. Sepertinya ia harus memberi pelajaran kepada Sehun yang otaknya mulai mesum lagi.

Yoora berjalan menuju Sehun yang masih bergaya sok keren di depan pintu kamar mandi. Ia berancang-ancang setelah ini ia akan menceburkan tubuh Sehun ke dalam Bath Up berisi air panas hingga kulit putih Sehun mengelupas. Sehun tidak tahu jika Yoora sedang berjalan kearahnya. Karena setelah melakukan aksi Wink-nya ia langsung berbalik menuju kearah kamar mandi dengan gaya Cool-nya.

Tidak, sepertinya Yoora akan membalik rencana awalnya untuk mengelupaskan kulit Sehun. Ia mulai menyusun rencana baru, tunggu pembalasanku Oh Sehun.

“Sehun-a.” Ucap Yoora dengan nada lembut saat Sehun akan menutup pintu kamar mandi. Namun diurungkan kemudian setelah mendengar suara Yoora yang menurutnya mendadak sexy itu.

Sehun mematung melihat Yoora yang berjalan kearahnya dengan langkah anggun, tak seperti biasanya yang terkesan serampangan. Bahkan ia mendengar suara Yoora yang membangunkan kembali pikiran aneh yang selalu menyerang otak Sehun. Sehun menelan ludahnya kasar saat Yoora mulai menggit bibir bawahnya sendiri.

‘kenapa, kenapa Yoora sangat sexy kali ini?’ pikiran Sehun berkecamuk, rasanya seperti menumbuhkan hasrat Sehun yang selalu terpendam ketika di samping Yoora. Tapi kali ini, ia tak bisa menampik bahwa Yoora benar-benar menggoda di matanya.

“Sehun-a, aku…” Yoora menghentikan ucapannya, sekarang ia telah berdiri tepat di hadapan Sehun, tepatnya di ambang daun pintu.

Lagi-lagi Sehun menelan ludahnya kasar. Menurutnya, saat ini Yoora benar-benar mengalahkan ke-sexy an Lee Saeyeon, mantan pacar Sehun yang menurutnya mirip Hyuna 4minute itu. Yoora menahan pintu kamar mandi dengan tangan kininya, sedangkan tangan kanannya mulai membelai sisi kiri wajah Sehun yang sedang memerah.

Yoora mendorong tubuh Sehun untuk lebih masuk ke dalam kamar mandi sesaat setelah tangannya berhenti membelai wajah Sehun. Ia menutup pintu cukup keras, lalu satu tangannya menarik-narik kaos putih Sehun. Sehun yang melongo hanya pasrah saat Yoora benar-benar melepas kaos putih milik Sehun lalu melemparnya asal.

“Yoo, ini masih sore. Apa kau ingin kita benar-benar melaksanakan malam pertama kita saat ini juga?” entah apa yang sebenarnya ada dipikiran Sehun hingga pertanyaan aneh bin mesum keluar dari mulutnya.

“Sehun-a, aku inginnya sekarang. Apa tidak boleh?” Yoora mengerucutkan bibirnya. Sehun menggeleng dengan keras mendengarnya, bukan seperti itu maksudnya. Ia mau-mau saja melakukannya sekarang juga, mumpung Dewi Fortuna memihak padanya. Apalagi, jarang-jarang Yoora bersikap sexyseperti ini.

“bukan, bukan begitu. Hanya saja….” ucapan Sehun terhenti tatkala telunjuk Yoora berada di bibirnya. Jadi Yoora benar-benar menginginkanya? Sekarang juga?.

Tiba-tiba Yoora memeluk Sehun dengan erat. Ia bahkan mulai menciumi leher Sehun yang tidak tertutup apapun, karena sebelumnya Yoora sudah melepaskan kaosnya. Nafas Sehun tercekat ditenggorokannya, merasakan hembusan nafas Yoora yang menggelitik area lehernya dengan seduktif.

“aku inginnya sekarang.” Nada manja Yoora membuat tubuh Sehun menegang. Apakah Yoora sedang kesambet atau apa?.

“b-baiklah kalau begitu, kita lakukan sekarang.” Dengan sedikit gugup Sehun menjawab keinginan Yoora.

“benarkah?”

“hemm.”

“auww…”

“rasakan itu!”

“yak! Kenapa kau menggigit bahuku?”

“bukannya kau yang memintanya?”

“kapan?”

“beberapa menit yang lalu.”

“auww……….”

“itu yang kusebut malam pertama. Bagaimana? Menyenangkan, bukan?”

END

Hai, hai aku kembali dengan drabble series Pervert Sehun. Adakah yang menunggunya? Mungkin enggak#muka sedih#. Aku bikinya Cuma drabble series, soalnya aku nggak bisa bikin ff ber-chapter. Tapi aku usahain, drabbleku akan aku buat sebaik-baiknya. Setelah ini masih ada drabble series buat Pervert Sehun, jadi mohon ditunggu ya.Please komen dong! biar aku semangat bikin tulisan gaje lagi.

Thank You!

–See You Later–

16 responses to “[FREELANCE] Pervert Sehun #2

  1. hahaha…dr awal ampe ahir ngbaca ketawa trs,pasangan yg aneh,lucu bgt critanya,ditunggu next chaptnya,smangat trs bye…

  2. Pingback: [FREELANCE] PERVERT SEHUN #4 | SAY KOREAN FANFICTION·

  3. yoora bener bener kuat banget,pintu sampe rusak wew….sehun yang pervert aja sampe ngeri sama kekuatan yoora….tapi tetep aja sehun tetep pervert meskipun yoora kuat banget tenaganya kaya bodyguard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s