[FREELANCE] CJH #1

z2

Title : CJH part 1

Author : U.E

Cast : Jeon Seon Mi (OC), Han Nao Mi (OC), Oh Se Hun (EXO), Jeon Jung Kook (BTS)

Other cast find by yourself

Genre   :angst, hurt, sad?, little bit romance

Length : chapter

Rating : PG-13+

Dislaimer : this story is mine. Ff ini asli hasil pemikiran author. Don’t bash, don’t plagiat!

Author’s note : ff ini sudah pernah dipublish sebelumnya di tempat lain dalam bentuk twoshoot

#happy Reading, sorry for typo

Rintikan hujan deras diluar membangun kan kedua yeoja yang sedang tenggelam dalam dunia mimpi nya ,menggeliat dan membuka perlahan kelopak mata mereka, rasa pegal mulai terasa di tubuh mereka,sejenak mereka terdiam mengumpulkan kembali nyawa nyawa mereka yang bertebaran kemana mana selama mereka tidur. Yeoja dengan warna rambut agakkecoklatan yang menutupi setengah punggungnya itu memilih untuk membereskan tikar tempat ia tidur, melipatnya dengan baik dan meletakkannya di sudut ruangan, sedangkan yeoja satunya lagi malah melanjutkan tidurnya apalagi dengan keadaan sedang hujan yang menambahkan sensasi tersendiri bagi yeoja itu untuk melanjutkan dan masuk kembali ke dunia mimpinya. Yeoja yang sedari tadi melihat tingkah laku teman satu kamarnya itu  hanya menghela nafas kasar .

“ huh.. sudah 3 tahun.. tinggal 1 tahun lagi. Aku tidak menyangka aku bertahan selama ini. Gumam yeoja yang memilki tinggi 168 itu memilih untuk duduk dan menyandarkan punggungnya ke dinding, ingatan itu kembali terngiang di pikirannya, berawal dari seorang yeoja manis nan lembut masuk di sekolah yang sama dengannya di Hannyoung High School.

#FLASHBACK..

“ selamat pagi…Perkenalkan aku Jeon Seon Mi , salam kenal semua, aku pindahan dari busan, harap bantuannnya. Ujar yeoja seorang siswi baru di kelas 3A ini.

“ baiklah, semuanya ada yang ingin di tanyakan pada seon mi. ?

“ seon mi ssi, bukankah sekarang kelas 3, apa kau merasa tidak sulit harus pindah sekolah? Karna sebentar lagi kita akan menghadapi ujian kelulusan , bukan?

“ aku hanya mengikuti kemana appa ku bekerja. Jelas seon mi. tenang saja, aku bisa menangkap pelajaran dengan baik.Jelas seon mi tegas dengan senyuman yang masih menghiasi wajahnya.Mungkin beberapa namja dikelas itu sudah terpesona melihat yeoja baru itu.

“ seon mi ssi.. apa cita citamu?

“ cita citaku?  aku ingin menjadi orang yang jujur,dan berguna. Aku ingin menjadi orang yang mengungkapkan kebenaran yang sebenarnya.

Sejenak kelas menjadi diam seon mi yang menyadari itu hanya bingung dengan ekspresi yang diberikan teman teman barunya ini.

“ apa maksudmu kau ingin menjadi seorang anggota kepolisian?

“ ahniya, bukan begitu maksudku, tidak harus polisi kan? Semua orang bisa melakukan itu tanpa harus menjadi seseorang yang berwenang seperti itu.Jelas seon mi.

 “yasudah, sudah cukup dulu pertanyaannya, seon mi duduklah dibangku kosong sebelah sana. seon mi mengangguk dan berjalan menuju bangkunya disebelah seorang namja yang masih berkutat dengan bukunya.

“ Jeon Seon Mi, siapa namamu? Tanya seon mi mencoba ramah dan menatap sehun yang masih berkutat dengan bukunya.

“ sehun. ujarnya singkat tanpa menoleh ke arah seon mi. seon mi tidak ambil fikir, seon mi kembali memperhatikan penjelasan guru Kang.

Pelajaran kang saem berakhir, semua murid mengambil langkah keluar dari kelas, ada yang berjalan ke kantin, perpustakaan, taman sekolah dan ada juga yang menetap di kelas termasuk seon mi dan sehun, mereka masih sibuk dengan kegiatan mencatat yang mereka lakukan.

“ kau tidak ke kantin? Tanya Seon Mi pada sehun.

“ Tidak. Balas sehun singkat tanpa menoleh masih dengan ekspresinya yang datar.Seon mi dapat mengambil kesimpulan bahwa namja yang ada di sebelahnya ini bukanlah namja yang ramah melainkan pria yang dingin, tertutup dan tidak peduli dengan sekitar.Seon mi hanya menghela nafas dan kembali mengarahkan pandangannya kedepan setelah mendengar seorang yeoja memasuki kelas mereka.

“ permisi, aku kesini atas perintah guru Kang, ujar yeoja menunggu seorang murid memberi respon padanya. Yeoja dengan rambut hitam legam itu menatap seluruh siswa yang ada di kelas itu dan beralih ke seon mi. Sontak seon mi mebulatkan matanya, dia tidak percaya apa yang ia lihat sekarang, darahnya berdesir cepat, jantunya bekerja tak normal, tubuhnya bergetar. Disisi lain setelah mendengar yeoja itu, sehun langsung menoleh dan menatap yeoja yang ada di pintu ruangan kelasnya , lalu kembali kecatatannya, tapi sehun tidak sengaja menangkap gerak gerik aneh dari yeoja yang ada disampingnya dengan mata yang membulat dan tubuhnya yang bergetar, itu membuat pertanyaan di pikiran sehun, ada apa dengannya? Pikir sehun lalu kembali ke aktivitasnya .

“ oh. Nao mi ssi..silahkan, ujar salah satu murid. Yeoja yang dipanggil nao mi itu menghampiri meja guru dan mengambil sesuatu di meja dan kembali keluar dari kelas itu.

“ ada apa dengamu. Ujar sehun tiba tiba tanpa menoleh ke arah seon mi. namun tidak ada respon dari seon mi, sehun akhirnya menoleh ke arah seon mi dilihatnya keadaan yeoja yang disebelahnya ini sangat kacau dengan kepalan tangannya, dan keringat dingin membasahi pelipisnya, berbagai pikiran singgah di benak sehun, yeoja ini berubah saat nao mi masuk tadi. Entah kenapa ada rasa penasaran didiri sehun saat ini kepada yeoja yang baru ia kenal beberapa waktu lalu.

Seon mi pov

Han Nao Mi, aku akhirnya bertemu dengannya, yeoja yang selama ini aku cari, yeoja yang sangat ku nantikan pertemuanku dengannya akhirnya kami berhasil dipertemukan di sekolah ini. Aku benar benar masih terkejut dengan hal ini, rasa itu kembali menyerangku, berbagai pikiran menerjangku.Sehun yang tiba tiba bertanya pun tidak kupedulikan, sehun menyadari kelakuannku, namun aku tidak memberi respon kepadanya, aku benar benar sedang tidak pada ragaku, aku kembali mengingat hal yang terkutuk itu.Membuatku seperti orang gila jika mengingatnya.Aku memjamkan mata untuk menetralkan kembali pikiranku.

2 minggu berlalu , meski hanya sesekali bertemu dengan nao mi, aku masih saja teringat dengan hal itu, namun syukurlah paling tidak sehun teman sebangku ku sudah cukup sering bicara padaku dan itu memberikanku sedikit ketenangan, akupun tidak tau mengapa sekarang sehun bersikap baik padaku padahal kesan pertama kami berkenalan hari itu ia benar benar dingin tapi terhitung sudah 3 kali ia mengantarkanku pulang ke rumah, ya dia namja yang baik, dia bisa menjadi tempatku bersandar namun ada sesuatu didalam dirinya yang belum ku ketahui.

Seon mi pov end

Sehun pov..

Aku berniat ingin membeli air mineral, ku langkahkan kakiku menuju kantin namun aku menangkap seorang yeoja yang kuyakin itu seon mi, dia mempercepat langkahnya, aku mengikutinya, dan kulihat seon mi meraih lengan seseorang yeoja, yeoja itu berbalik kea rah seon mi, dan yeoja itu Han Nao Mi ?

“ Nao Mi ssi.. lirih seon mi. dapat kudengar suaranya sedikit memelan dan bergetar.

“ um? Waegureu?….nuguseyo? Tanya nao mi.

“ maaf… maafkan aku.. lirih seon mi.

“ apa yang kau bicarakan? Tanya nao mi

Apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka pikir ku.

Sehun pov end

Author pov

“ apa yang kau bicarakan? Nao mi bingung dengan sikap perempuan yang belum pernah ia kenal ini dan tiba- tiba mencegatnya seperti ini.

“ maaf..maafkan aku  Han Nao Mi. Nao mi benar benar tidak tau apa tujuan perempuan yang bahkan belum dikenalnya ini. dan bagaimana perempuan ini bisa mengenal dirinya. Apa mereka pernah bertemu sebelumnya, nao mi rasa tidak sama sekali.

“ apa yang kau bicarakan ha? Kenapa kau minta maaf?Aku saja tidak mengenalmu.Ujar nao mi masih bingung.

“ maaf, maafkan aku nao mi ssi.. aku benar benar jahat. Maaf..lirih seon mi dan terdengar sedikit isakan.  kini seon mi sudah menumpahkan cairan bening dari mata indahnya.

Nao mi yang melihat merasa bingung sekaligus kaget, dia benar benar tidak tau apa yang harus dilakukannya sedang lengannya makin di cengkram kuat oleh yeoja yang tidak ia kenal ini. Nao mi benar benar risih dengan keadaan ini.

“ yaaaa! Yeoja aneh lepaskan tanganku, itu sakit.Kenapa sedari tadi kau terus meminta maaf, dan sekarang menangis, aku bahkan tidak mengenalmu. Untuk apa kau melakukan ini ha?? Bentak nao mi pelan yang membuat seon mi melepaskan cengkramannya namun tangisannya dalam diam makin menjadi dan menunduk.

“ ne, hiks.. aku.. memang.. hiks.. yeoja aneh dan…. jahat. Ujar seon mi dalam isakan nya.

“ dengar, aku tidak mengenalmu. Aku tidak merasa kau berbuat salah padaku, mungkin kau salah orang, jadi pergilah , jangan begini. Aku tidak mau orang berfikir buruk padaku.Tegas nao mi.

“ ahniya, kau orangnya nao mi ssi, kau Han Nao Mi. orang yang kucari selama ini. maaf , maafkan aku.. bantah seon mi dengan masih terisak

Nao mi semakin geram dengan tingkah perempuan dihadapannya ini.padahal sedari tadi ia menahan emosinya agar tidak pecah dan menjadikan dirinya perhatian orang orang yang sedang melewati koridor saat ini. tapi kali ini nihil.

“ YAAK!! BERHENTI MINTA MAAF DAN MENANGIS, AKU TIDAK MENGENALMU TAPI KENAPA KAU TERUS MEMINTA MAAF, DISINI SEPERTI BUKAN KAU YANG SALAH, TAPI AKU, MEREKA BERFIKIR KALAU AKU YANG MEMBUATMU MENJADI SEPERTI INI. BERHENTI BERSIKAP SEPERTI INI. PERGI DARI SINI. MENJAUH DARIKU..bentak nao mi membuat tangisan seon mi makin pecah dan mundur ketakutan melihat nao mi yang sudah membentaknya keras.

Nao mi pun meninggalkan seon mi yang masih membeku di tempatnya.Sehun yang sedari tadi melihat mereka akhirnya keluar dan menarik lengan seon mi dan seon mi berada dalam dekapan sehun. seon mi merasa sangat sakit saat ini, ia mencoba mencari ketenangan dan membenamkan kepalanya di dada sehun untuk menahan isakannya, tidak peduli seragam sehun yang basah karna air matanya dan tatapan murid yang lain melihatnya saat ini, sehun mengelus punggung seon mi mencoba menenangkannya, berbagai pernyataan kembali menerjang benak sehun, apa yang sebenarnya terjadi pada yeoja  itu dan seon mi.

Sehun mencari nao mi sepulang sekolah, setelah melihat nao mi ada di kelasnya dan hanya ia yang kini tinggal dikelas itu sedang menutup jendela kelasnya, seperti nya nao mi sedang piket kelas sendirian. Sehun langsung masuk dan menarik lengan nao mi segera menghadapnya.Sehun memasang raut wajah dinginnya, dan menatap manik mata nao mi dengan tajam.

“ em? Oh sehun? ujar nao mi terkejut melihat namja itu tiba tiba menghadangnya.

“ kenapa kau membentaknya seperti itu? Ujar sehun geram.

“ mwo? Siapa? Tanya nao mi tidak mengerti,

“ sudah jelas jelas kau membentaknya di depan murid yang lain dan membuatnya menangis seperti itu. Kini nada suara sehun meninggi.Dan berhasil membuat mata nao mi membesar sekaligus kaget karna nada tinggi yang sehun berikan padanya.lalu sebuah seringai terlukis di wajah nao mi menatap sehun dengan tatapan tidak peduli.

“ kau mengenalnya? Tanya nao mi melepaskan tangan sehun kasar yang sedari tadi mencengkram lengannya.Sehun sedikit terkejut dengan kelakuan yeoja yang dulu notabanenya adalah sahabatnya tapi kini bukan.

“ ada apa? Kenapa kau diam?Kau mengenalnya?Sepertinya kau sangat mengenalnya, dia sahabatmu?Atau mungkin dia kekasihmu?Tanya nao mi bertubi tubi dengan ekspresi acuhnya.

“ Ya. balas sehun singkat.

“ benarkah? waaa.. oh sehun benar benar sudah dewasa sekarang. Baiklah, itu lebih baik kalau kau adalah kekasihnya, katakan padanya, jangan mencoba muncul dihadapanku lagi. Atau aku akan membuatnya semakin malu dan tidak berguna .ancam nao mi lalu mengambil tasnya dan melangkahkan kaki nya keluar kelas. Namun baru bebrapa langkah, nao mi berhenti mendengar gumaman sehun.

“ neo!!…. Nappeun yeoja.Nao mi berbalik sedikit dan menyeringai melihat sehun yang kini sudah menghadapnya.

“ ya, aku memang yeoja yang jahat, buruk, lalu apa urusanya denganmu? Terserah aku ingin melakukan apa. Kau! Jaga saja wanitamu itu, dan jangan sekali kali buat masalah denganku.Ujar nao mi yang kini sudah keluar dari kelas meninggalkan sehun yang masih berdiri di tempatnya, tatapan dingin sehun sudah menjadi tatapan yang sendu.

“ nao yaa.. lirih sehun menatap lurus.

Sehun mengantar seon mi pulang dengan mobilnya, sampainya di depan rumah seon mi, seon mi langsung keluar dari mobil sehun dan membungkuk berterima kasih pada sehun, saat di mobil tadi sampai sekarang tidak ada yang membuka pembicaraan, hingga akhirnya sehun mencegah seon mi yang hendak membuka pagar rumahnya.

“ seon mi ah.. panggil sehun dari dalam mobil. Seon mi berbalik dan menatap sendu sehun.“ jika ada waktu ,kau sudah baikan, dan merasa ingin berbagi tentang rasa yang kau rasakan saat itu, aku siap mendengarkannya, aku akan menjadi pendengar dan penenang yang baik untukmu. Sekarang istirahatlah, tenangkan pikiranmu. Ujar sehun mengakhiri ucapannya dengan senyuman yang tulus , seon mi yang melihatnya sesaat terpesona dengan senyuman yang tulus diberi sehun, ada rasa aneh yang ia rasakan didadanya dan perutnya seperti banyak kupu kupu yang bertebangan didalamnya saat melihat senyuman tulus dari sehun yang belum pernah ia dapatkan. Seon mi menetralkan perasaannya dan membalas senyuman sehun lalu mengangguk.Sehun pun melesat pergi dari perkarangan rumah seon mi.

Nao mi pov

“ huh.. menyebalkan. Ujarku terus melangkahkan kakiku di trotoar ini.Aku benar benar kesal sekarang dengan yeoja itu ditambah lagi dengan sehun yang sok membantu yeojanya itu. Heol..aku benar benar bingung bercampur kesal, sambil berjalan aku menundukkan kepalaku dan menendang kerikil kecil yang ada di hadapan kakiku.

“ nona Han.. ujar seorang namja dari arah belakang. Aku berbalik dan mataku membelalak melihatnya.

“ kookie ah, ah ahni jung kook. seruku. Jeon Jung Kook adalah mantan kekasihku, ya kami sudah berakhir 2 tahun yang lalu dan saat itu aku tidak pernah bertemu dengannya.

“ lama tidak bertemu nao mi ah, ujarnya seraya mendekat ke arahku, aku yang masih terkejut dengan kedatangannya yang tiba-tiba, hanya melongo ke arahnya.

“ jangan melongo seperti itu, kau seperti melihatku sebagai perampok saja.atau kau sedang terpesona dengan ketampanan ku sekarang. Aku sadar dan kembali menetralkan pikiranku.Namja ini tidak pernah berubah pikirku.

” Bagaimna kabarmu?Tanyanya.

“aku baik baik saja, kau? Tanyaku balik.

“hah.. mungkin keadaanku masih belum membaik sejak hari itu” ujarnya melarikan pandangannya dan kembali menatapku.

” Jangan bercanda..ujarku memukul lengannya pelan.

“ nao mi ah, bagaimana kita ke taman itu saja dulu , kita sudah lama tidak bertemukan, setidaknya aku punya bahan cerita untukmu. Ajaknya. Aku berfikir sejenak, ya tidak apalah ,setidaknya ini dapat membuat pikiranku lebih tenang.

“ tentu, ayo. Ujarku. Jung Kook langsung menggemnggam tanganku dan menyeretku ke taman itu. Dan sekarang kami duduk di kursi taman memandang ke arah jalanan yang penuh kendaraan.

“ jung kook ah, apa yang kau lakukan selama 2 tahun terakhir ini?

“ kau sangat ingin tau ? atau hanya sekedar tau? Godanya.Haah anak ini semakin menyebalkan pikirku.

“ aku hanya bertanya Jeon Jungkook. Tegasku.

” Uhm..apa kau mengkhawatirkanku? Godanya lagi.

” Yak!! Jeon Jungkook jawab saja apa susahnya haa? Bentakku.

“ ahh,baiklah nona han, hah..2 tahun terakhir ini tidak ada yang special bagiku.Ujarnya menatap lurus ke jalan.” Aku bersekolah sama sepertimu, setelah kejadian itu aku memutuskan untuk pergi pindah mengikuti orang tuaku ke Beijing, ya kau tau? Sebenarnya sebelum itu aku menolak ajakan orang tua ku tapi setelah hari itu aku merasa tidak ada lagi yang harus kulindungi di sini makanya aku memutuskan untuk ikut.Jelasnya panjang lebar.

” Memangnya kau ingin melindungi siapa?Tanyaku.

“ aish..nona han kau ini bodoh atau apa haa? Gerutunya menjitak kepalaku.

“yak..Jeon Jungkook appooo!! Teriakku.

” Tentu saja melindungimu bodoh, lanjutnya.

“aku? Tanyaku.

“lalu bagaimana dengan perempuan malam itu, kau terlihat sangat nyaman bersamanya, tatapanmu sangat damai melihatnya. Ya, aku tau dia senior di sekolahmu, tapi hari itu aku belum bertanya kenapa kau bisa bersikap begitu padanya kan. Lanjutku

“ senior itu.. cinta pertamaku balasnya membuatku sedikit terlonjak kaget.

” jeongmalyo??omo.. aku benar benar tidak mengetahui ini.. ujarku. Lalu setelah hari itu apa yang terjadi? Tanyaku lagi.Pletakk… lagi lagi namja gila ini menjitak keningku.Aku mengelus keningku yang sakit karnanya.

” Jeon Jungkook, jangan menjitakku sembarangan.Teriakku.

“ sekarang ceritakan hal yang terjadi padamu, setidaknya aku sudah menceritakan setengah dari apa yang ku rasakan 2 tahun terakir ini. Lanjutnya membuatku menelan ludahku.

“ nan? Tidak ada yang istimewa, aku hanya melanjutkan sekolah ku.Itu saja.Ujarku .

” kau tidak punya kekasih setelah kita berakhir.Godanya.

“ eobseoyo. Tegasku,

“ wow.. aku seperti merasa sangat istimewa sekarang. Bangganya.

“ waeyo? Tanyaku .

” ya, karna hanya aku yang bisa membuatmu merasakan apa itu cinta..ujarnya menyeringai ke arahku.

“ aish.. percaya diri sekali kau Jeon Jungkook. Gerutuku.

“ lalu? Ayo lanjutkan.Tambahnya.

“ setelah itu?? Aku sempat berfikir sejenak apa yang akan kuceritakan lagi.

“ jung kook ya..lirihku..

“ ya, balasnya menatapku.

“ ada satu kejadian sebelum pulang sekolah tadi, aku tidak tau dan sama sekali tidak mengerti apa yang terjadi. Ujarku ,sekarang aku merasa jungkook benar benar bingung dengan penuturanku terlihat dari kerutan di dahinya yang benar benar kontras.

“ tadi siang aku bertemu dengan seorang perempuan yang juga bersekolah disekolah ku , aku tidak mengenalnya sama sekali, tapi saat itu dia menarik lenganku dan mencengkramnya dengan kuat, aku tidak tau apa yang terjadi, dia terus saja meminta maaf,dia mengatai dirinya jahat, dia juga bilang akulah yang ia cari selama ini, aku han nao mi yang dia cari. Jelasku.

Nao mi pov end

Jungkook pov.

DEG…

Itulah yang kurasakan saat ini, apa mungkin seon mi sudah bertemu dengan nao mi? apa seon mi benar benar akan melakukannya?

“ apa kau bisa mengerti jungkook ah.. Tanya nao mi menatapku.

“ ah ahniyo, aku juga tidak mengerti. Apa menurutmu di masa lalumu ada seorang yeoja yang pernah melakukan kesalahan padamu? Tanyaku mencoba tenang.

“ menurutku tidak ada. Ujarnya.

“ oh…ujarku singkat. Sekarang aku tidak tau lagi apa yang harus kukatakan, aku merasa sebentar lagi akan ada sesuatu yang terjadi pada kedua yeoja ini, semacam perang begitu?haah entahlah aku harap semoga baik baik saja.

Jungkook pov end

Author pov

Sejak nao mi dan jungkook bertemu, di luar taman sedari tadi seorang namja yang sedang berada di dalam mobil nya itu, menggenggam erat stir kemudi, dan menghela nafas kasar, tidak ingin melihat itu lebih lama, namja itupun kembali ke perjalanannya kembali ke apartemennya yang sempat tertunda.

Di sisi lain seon mi memandangi foto ke 2 orang tua kandung nya sambil terisak, rasanya benar benar sakit, dia membenci dirinya sendiri, seon mi terus terisak dan ambruk ke lantai, suara tangisannya makin pecah dan itu bisa di dengar oleh ahjumma, pembantu rumah itu.

“ kasihan nona muda ujarnya..

Hari terus berjalan, rasa bersalah seon mi semakin kuat dan terus mendorong nya untuk terus meminta maaf pada nao mi, namun nao mi terus saja mengabaikannya dan memberikan tatapan benci dan tajamnya pada seon mi dan itu membuat seon mi takut dan mundur. Namun seon mi memberanikan diri berbicara pada nao mi tapi nihil nao mi sama sekali tidak berminat bicara atau pun tatap muka dengan seon mi, seon mi benar benar membuatnya terganggu. Sudah seminggu seon mi terus mengejar dan ingin mengajak nao mi bicara sampai pada akhirnya seon mi berani menarik nao mi keras dan membuat nao mi menghadapnya.

“ aku mohon.. kali ini saja. Ujar seon mi lemah.

“ apa ini? Apa maumu sebenarnya? Tanya nao mi benar benar geram.

“ mianhae.. mianhae.. lirih seon mi.

“ Yeoja aneh, apa hanya kata kata maaf dalam kosakata mu? Sekarang nada nao mi sedikit meninggi dan itu mengundang perhatian murid murid yang lewat di koridor itu.

“ ya!, hanya kata kata itu yang bisa ku katakan sekarang. ujar seon mi mencoba tegas namun  nihil ia menunduk, lagi lagi cairan bening itu keluar dari pelupuk matanya. Hah..nao mi menghela nafas kasar. Sudah cukup ia terganggu karna kehadiran yeoja yang sama sekali tidak ia kenal ini dan sekarang di tambah lagi dia selalu menangis di hadapannya dan itu membuat nao mi semakin kesal dengan yeoja dihadapannya ini, bukan hanya kesal tapi ia benci.

“ baiklah, katakan sekarang. Apa alasanmu melakukan ini? Kenapa harus padaku?Apa kita pernah mengenal sebelumnya? Dan apa salahmu sampai sampai kau meminta maaf seperti ini padaku? Apa yang terjadi? Ceritakan apa masalahnya, aku akan memikirkan akan memaafkanmu atau tidak. Jelas nao mi mencoba tenang. Namun seon mi semakin tertekan, bibirnya kelu untuk menceritakan apa yang terjadi, hanya tangisannya semakin pecah dan itu membuat emosi nao mi memuncak.Semua ini berat untuk seon mi.

“ YAK!!! Kalau tidak mau menjelaskannya jangan bersikap seolah kau kuat dan akan membicarakannya padaku. Kuingatkan kau ,jangan menggannggu ku lagi.enyahlah dari hadapanku. Dasar gadis aneh , cengeng. Teriak nao mi , teriakan nao mi benar benar mengundang perhatian murid lainnya, tapi seon mi ataupun nao mi tidak mempedulikan mereka. Saat nao mi menekankan kata katanya pada seon mi, sehun yang tiba tiba sudah berada di belakang seon mi, menarik lengan seon mi dan membenamkan kepala seon mi dalam dadanya, tak peduli air mata seon mi yang makin lama makin pecah dan membasahi seragamnya, kini sehun benar benar menatap nao mi tajam.Nao mi hanya menyeringai dan meninggalkan mereka.Belum beberapa langkah nao mi seperti ditarik ke belakang, dan benar, lengannya ditarik oleh sehun dan kini nao mi berhadapan dengan sehun yang emosinya sudah menggebu gebu, tatapan tajam nao mi sudah tergambar jelas di wajahnya.

“ KAU!!…

“ waeee??belum selesai sehun menyelesaikan kata katanya, nao mi menyelanya cepat.

“ kau membelanya. tentu… memang seharusnya kau membelanya dia kekasihmu, tapi apa kau tidak bisa menjaga nya dengan baik haa? Apa kau tidak bisa mencegahnya, mengajarkannya  untuk tidak mengganggu hidupku, untuk tidak mengganggu kehidupan orang lain. meminta maaf dengan masalah yang tak jelas, mengekorku setiap hari, apa kaau pikir aku tidak risih? Aku juga punya keperluan lain. Bentak nao mi dengan masih tatapan tajamnya yang menyerang sehun.sehun masih dalam keadaan dengan emosi yang menggebu gebu.

“ nappeun yeoja, kau wanita yang kejam, tidak bisakah kau sabar menghadapinya, memberinya kesempatan untuk siap menceritakan segalanya padamu. balassehun menatap nao mi dengan tatapan benci , kesal, sedih,kecewa tercampur di dalamnya.

“ benar, aku wanita kejam, jahat, tapi apa urusannya denganmu, ini lah aku. Aku sudah memberinya waktu untuk dia mengatakannya, tapi dia hanya menangis, terisak dihadapanku, dan aku membenci itu.Kau tau, hidupku yang nyaman akhir akhir ini harus terganggu karena wanitamu itu, setiap malam aku terus memikirkan apa yang terjadi, dan apa masalahnya dengan ku, aku terus berfikir kuat sampai sampai aku harus ketinggalan dan kehilangan waktu gara gara memikirkan itu. Kau tau bagaimana rasanya, dihantui wanita yang tak ku kenal sedikitpun, kau tau!! Seolah disini akulah yang jahat, aku lah yeoja yang jahat sudah membuatnya merasa bersalah padaku dan tidak memaafkannya, padahal aku sama sekali tidak tau apa masalahnya. Teriak nao mi dengan nafas yang memburu, nao mi langsung memalingkan pandangannya dari tatapan sehun yang mulai meneduh dan pergi dari tempat itu karena mereka sudah dijadikan tontonan oleh murid lain. Sehun masih tak bergeming, tatapan tajam nya kini mulai sendu, emosinya menurun dan kini ia hanya memandangi punggung nao mi yang semakin jauh dan menghilng. “ maaf… lirih sehun pelan.

Taman belakang sekolah, disinilah sehun mengajak seon mi untuk menenangkan pikirannya,

“ bagaimana?tanya sehun menoleh menatap seon mi yang tertunduk, sejenak hening, setelah itu seon mi mengangkat kepalanya dan tersenyum tulus pada sehun, itu membuat jantung sehun bekerja tak normal, ada kupu kupu yang terbang di perutnya saat ini, pipinya sedikit merona merah , ada rasa aneh didadanya saat ini, mungkinkah ia mulai menyukai seon mi? pikir sehun, namun sehun mengakui memang akhir akhir ini ia merasa nyaman dengan seon mi, melihatnya menangis dan dibentak seperti tadi rasanya, rasa sakit seon mi juga terasa padanya, ia ingin melindungi wanita ini, perlahan sehun sudah mengangggap wanita ini berarti dalam hidupnya, membuka dan menerima wanita ini dalam hatinya yang sempat tertutup rapat karena seorang wanita yang berharga di masa lalunya namun perasaan yang lalu tetap saja tak bisa dihilangkan begitu saja.

—————-

“ ayah, kau benar benar membuatnya merasa seperti pembunuh sekarang. Ujar jungkook kepada seorang pria paruh baya yang sedang meneguk segelas kopi.

“ kenapa? Dia melakukannya dengan baik, tanpa beban.Dan kami sudah pernah membahsnya.Dia baik baik saja.Ujar namja paruh baya itu.

“ itu karena dia masih sangat kecil dan tidak mengerti dengan keadaan sekitarnya. Apa kau kira anak berumur 5 thun bisa memahami hal itu, dia melakukannya karna, menganggap itu sebagai sebuah permainan, tidak lebih.Dan sekarang, dia baik baik saja?haah itu sudah terjadi bagaimana bisa kau menganggap dia baik baik saja.Tegas jungkook.

 “jungkook ya, lebih baik kau belajar dan siap siap menjadi penerusku. Jangan ikut campur masalahku dengan adik angkatmu itu.kalau memang ia memandangnya seperti sebuah permainan. Maka itu adalah permainan. Ujar pria paruh baya itu beranjak dari tempat duduknya meninggalkan jungkook yang masih tak percaya dengan sikap ayah nya yang seolah tak terjadi apa apa nantinya. Hah..kali ini jungkook benar benar putus asa.

“ seon mi ah, nao mi.. maaf, maafkan aku.. lirih jungkook mengusapkan ke2 telapak tangannya ke wajahnya.ia ingin membantu seon mi tapi disisi lain, orang yang menyebabkan semua ini adalah ayah kandungnya sendiri.

——–

Kini sehun dan seon mi sudah berada didepan rumah seon mi, seon mi membungkuk terima kasih dan melangkah masuk, namun belum beberapa langkah sehun menahan lengan seon mi dan membuat seon mi mengahadap kearah nya, sehun menangkup pipi seon mi dan membawanya mendekat ke wajahnya, seon mi mengerjap beberapa kali, menelan ludahnya dengan susah payah. Cup..…

sehun memberi kecupan di kening seon mi dan itu berhasil membuat jantung kedua insan itu bekerja tak normal, rona merah menyerang pipi mereka. Sehun mengakhiri nya dan seon mi yang berusaha menahan malu, dengan pelan seon mi mundur dan tersenyum kikuk ,berbalik berlari ke dalam rumahnya. Sehun yang melihat itu hanya tersenyum lalu kembali ke mobilnya dan mengendarainya menuju apartemannya. Namun saat dia sampai di persimpangan jalan, mata sehun menangkap siluet yeoja yang sedang meneguk soju di rumah makan kecil di pinggiran jalan, sehun dapat melihat di mejanya sudah 3 botol soju yang ia habis kan, dan sekarang wanita itu sangat sangat mabuk dan kacau, menggumam tak jelas. Sehun yang melihat itu langsung memarkirkan mobilnya dan pergi mendekat kearah yeoja itu.Ia merasa mengenali yeoja itu.

“ oh., apa tuan mengenalnya, Tanya bibi penjual itu.

“ya, jawab sehun singkat .

”oo..baguslah, tuan lebih baik, anda membawanya pulang, kalau tidak dia akan memaksa ku memberikan soju dan dia akan menghabiskannya lagi tuan, sedang keadaannya benar benar sudah kacau, aku mohon tuan, ujar bibi penjual itu.

“ baiklah, memang itu yang akan ku lakukan. Sebelum menggendong wanita mabuk yang ternyata itu adalan nao mi ,sehun membayar makanan dan minuman yang di pesan nao mi lalu mencoba mengangkat nao mi yang kini benar benar diluar kesadarannya. Sehun mengangkat nao mi ala bridal style lalu memasukkan nao mi ke mobilnya.Nao mi yang mabuk berat kini tertidur dan sesekali menggummam tak jelas.

Sehun langsung melesat pergi menuju rumah nao mi. sampainya di depan rumah nao mi, sehun menekan bel rumah nao mi, dan menampakkan seorang bibi yang sedikit terkejut dengan kedatangan sehun , sehun kembali ke mobil dan menggendong nao mi. “ oh, tuan kamar nona ada di atas tuan. Sehun langsung membawa nao mi masuk ke kamar nao mi dan membaringkan nao mi di ranjang, membuka sepatu nao mi dan duduk di tepi ranjang melepas kepenatannya sembari menatap nao mi yang kelihatannya sudah tertidur pulas. “bibi, tolong buatkan air hangat .ujar sehun.

”baik tuan sehun. Ujar bibi keluar dari kamar nao mi. sehun memandangi ahjumma itu pergi keluar kamar.Dan sebuah gumaman nao mi membuatnya berpaling dan menatap nao mi.

“ bawa aku… racau nao mi dalam tidurnya. Sehun mengernyit .

“ aku lelah,, bawa aku… racau nao mi lagi dan itu membuat sehun makin tidak mengerti gigauan nao mi. apa maksud dari…?

 “ayah, ibu bawa aku hiks… sehun mencelos ,ia mengerti maksud dari nao mi, nao mi ingin mengakhiri hidupnya, di sela sela racauannya ,dengan mata terpejam cairan bening itu keluar dari sudut mata nao mi. sehun yang melihat itu membuat dadanya sesak, ia dapat merasakan sakit yang dirasakan nao mi, hidup sebatang kara sejak berumur 6 tahun, tidak memilki temanyang benar benar dekat, mencoba semuanya sendirian. Sehun mengangkat tangannya untuk menghapus jejak air mata nao mi, mengelus pipi yeoja ini dan mendekatkan kepalanya kea rah Naomi, dan satu kecupan sehun mendarat mulus di kening nao mi. sehun memejamkan matanya dan tanpa disadari air mata sehun turun dari sudut matanya, membasahi kening nao mi. sehun mengangkat kepalanya dan mengusap air matanya yang ada di kening nao mi dan pipi mulusnya, lalu mengenggam erat tangan nao mi yang dingin.

“ tolong,, jangan seperti ini, jaga dirimu baik baik … jangan membunuh dirimu sendiri, nao ya.. lirih sehun, tak lama sehun berlalu keluar dari kamar nao mi membiarkan nao mi beristirahat dan menyerahkan semuanya kepada bibi yang berstatus pembantu dirumah yang sudah bekerja 11tahun lamanya.

———–

“sehun ah.. bagaimana ini? Tanya seon mi khawatir.Sehun mengernyit tak mengerti.

“nao mi tidak datang kesekolah. Sambung seon mi. sehun menghela nafas dan mengingat kejadian tadi malam.

”mungkin dia sedang bolos.Ujar sehun santai. Semoga dia sudah baik baik saja sekarang .ujar sehun dalam hatinya akan nao mi.

” benarkah?Tapi dia bukan tipe pelajar yang seperti itu.Apa ini karena aku? Ujar seon mi sedih.“ ahniya, kenapa kau berpikiran seperti itu. Tanya sehun.

” karena kelakuanku , mgkin itu yang membuatnya marah dan tidak ingin melihatku. Ujar seon mi menunduk.Sehun membawa seon mi dalam dekapannya.Dan mengelus punggung seon mi lembut. “semua pasti akan baik baik saja, ujar sehun lembut.

TBC..

Gajekah? Miaaan >< ,

Don’t be silent reader!! Mohon tinggalkan jejak, Kritik dan saran sangat ditunggu untuk perbaikan fanfic ini., tidak menerima bashing atau flame. gomawoyo  😀

2 responses to “[FREELANCE] CJH #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s