[FREELANCE] FAKE (CHAPTER 15) END

z1

Title : Fake

Author :Showhenkarl (Twitter : @showhenk)

Cast :luhan, owen (oc), park chanyeol

Other cast : oh sehun,   byun sera (oc),  byunbaekyun, kris .

Genre : romance, family, friendship,hurt.

Rating : general

Length : chapter

Disclaimer : all story is mine

CHAPTER 1 CHAPTER 2 CHAPTER 3 CHAPTER 4 CHAPTER 5 CHAPTER 6 CHAPTER 7 CHAPTER 8 CHAPTER 9 CHAPTER 10 CHAPTER 11 CHAPTER 12 CHAPTER 13 CHAPTER 14

Chapter  15

“TIDAAAAAAK……aku tidak ingin kembali…!!!tuhan, kumohon kabulkan permintaan ku untuk tidak kembali lagi…..”

Dan yang semakin tinggi aku melayang,  gelap semua yang aku lihat hanya gelap gulita. Apa ini sudah berakhir? Apa aku sudah mati? seperni inikah  kematian ku. Gelap dan sunyi, sungguh menyedihkan.!!bolehkah aku menangis untuk hidupku yang terakhir kalinya?

~chanyeol~

Aku melonggarkan dekapan ku pada tubuh owen.aku sungguh tidak tahan melihat airmata mengalir dari matanya yang masih tetap terpejam itu. Ia bahkan tetap menangis saat mata itu masih tertutup. Sungguh terlalu dalam luka yang kami berikan pada nya. ia sudah koma selama dua minggu. Dan melihatnya terbaring lemah dengan airmata yang mengalir dipipinya itu membuat hatiku semakin perih dan tidak tahan lagi untuk tidak merengkuh tubuh lemahnya kedalam pelukan ku. namun  aku merasa ada pergerakan dari tubuhnya. Saat aku tengah meneliti lebih lanjut, monitor yang menampilkan denyut jantungnya berbunyi dan menampilkan garis lurus.

“tidak…tidak owen…kau tidak boleh meninggalkan aku seperti dirinya..!!! ku mohon…bernapaslah..!!” aku semakin memeluk owen.

Luhan hyung dan sehun yang juga terkejut dengan kejadian ini segera berlari memanggil  dokter. Beberapa dokter dan perawat memasuki ruangan kami, serta kris hyung yang baru saja selesai mengoperasi pasien lain juga terlihat terengah-rengah memasuki ruangan owen. Dan kami diminta untuk keluar.

Aku terdiam nanar didepan pintu ruangan owen. Begitupun dengan luhan hyung dan sehun. Pikiran buruk itu selalu saja menghampiri kepala ku. Apakah dia juga akan pergi meninggalkan aku seperti yang owen xi lakukan pada ku. Dan kali ini terjadi oleh kebodohan ku untuk kedua kalinya. Kehilangan orang yang berharga dalam hati ku untuk kedua kalinya. Bahkan kali ini aku belum sempat mengatakan jika aku sangat mencintainya.

Tuhan, tolong kabulkan permintaan ku Jangan bawa dia pergi. Beri aku kesempatan untuk membahagiakan nya. Beri aku kesempatan untuk bahagia bersama nya.

~luhan~

Aku terduduk lemah di lantai depan pintu ruangan owen. Semua terasa kosong. Aku  bahkan tidak merasakan apapun. Apakah ini akhirnya, apakah aku benar-benar akan kehilangan lagi kali ini. Airmata ku bahkan tidak bisa lagi ku kendalikan sekarang.

“jika memang dia kau bawa pergi, tolong bawa aku juga tuhan…!!”

“hyung, kau bicara apa?” sehun mengguncang bahu ku.

“dia akan selamat hyung.!!! Jangan bicara seperti itu..!!”

“ini semua salah ku sehun-na, ini semua kesalahan ku. Dia menjadi seperti itu karena aku..!!”

“berhentilah menyalahkan dirimu sekarang hyung.!! Semua nya sudah terjadi.! Harusnya kau berdoa’ agar semuanya akan baik-baik saja.”

Owen, maafkan gege yang gagal menjadi kakak kalian. Kenapa gege selalu melakukan kesalahan yang sama hingga kalian memeilih untuk mati. Tolong, beri gege kesempatan untuk membahagiakan mu. Kumuhon, jangan bawa dia pergi tuhan.

~kris~

Aku lari tergesa-gesa saat tahu kondisi owen memburuk setelah menyelesaikan operasi. Aku bahkan belum melepaskan perlengkapan operasi ynag melekat di tubuhku karena tergesa-gesa kesini. Kenapa ini bisa terjadi, aku tau kondisinya beberapa jam lalu. Kondisinya cukup stabil saat aku meninggalkan nya untuk operasi tadi. Kenapa ini bisa terjadi hanya dalam beberapa jam saja.

Dan saat aku memasuki ruangan nya, semua tampak kacau. Rekan ku yang memang sudah ada disini tengah sibuk dengan alat defibrillator cukup lama kami berkutat dengan itu. Dan akhirnya monitor detak jantungnya kembali. Walaupun tidak senormal yang aku harapkan. Namun ini cukup membuat aku lega jika dia masih bersama kami sekarang.

“Dr. kris, tenanglah…..dia masih bersama kita.!! Biar selebihnya aku yang tangani, Kau beristirahatlah.

“baiklah Dr.zhou….terimakasih..!!”

“tidak perlu berterima kasih, dia juga pasien ku..! dan ku harap kau bisa menjelaskan kondisinya kepada teman mu diluar sana.”

“baiklah……”

Aku keluar setelah Dr.zhou mengatakan itu. Aku sedikit lega melihatnya. Dan saat aku keluar, aku sudah disuguhkan oleh wajah ketiga orang ini dengan sangat kacau.

“tenanglah, owen masih bersama kita. Kondisinya memang tidak terlalu stabil. Tapi dia masih bernapas.!! Jangan berwajah seperti ini lagi.!”

“terima kasih kris.!!” Luhan lansung bangkit dan memeluk ku.

“sudah kukatakan jangan berterimakasih pada ku. Jika kau menganggapnya adik mu, berarti aku juga akan menganggap dia seperti adik ku.!!”

Dua hari kemudian…….

~chanyeol~

Aku mendekati ranjang owen dan menggemgam tangan nya. Kapan kau akan membuka mata mu owen. Jangan hukum kami seperti ini. Kumohon cepatlah bangun. Aku mencintai mu. Dan maafkan aku karena tidak cepat meyadari jika kau berarti bagi ku. Maafkan aku owen.

Saat aku mendekatkan tangan nya ke bibirku untuk mengecupnya, kurasakan ada sedikit pergerakan dan saat aku teliti lagi ternyata benar saja, dia mulai menggerakkan jemarinya serta dia juga Nampak menggerakkan sedikit kelopak matanya. Hingga benar-benar terbuka.

“hyung…owen sadar..!!” aku segera memberi tahu luhan hyung yang hampir terlelap di sofa yang ada di kamar rawat owen ini.

“mwo….” Luhan hyung lansung berdiri dan menghampiri aku dan owen.

Perasaan senang itu benar-benar tidak bisa ku tahan saat kelopak matanya perlahan terbuka. Aku sungguh bersyukur akhirnya ia kembali pada kami sepenuhnya kali ini. Luhan hyung juga melihat itu segera menekan tombol emergency. Dan tidak berapa lama kris hyung dan sehun juga datang ke kamar owen ini.

Setelah kris hyung memeriksa kondisinya, ia segera menghampiri kami disofa. Dan yang kami dengar adalah kabar baik. Owen sudah melewati masa kritisnya. Ia memang sudah sepenuhnya sadar. Namun ia tentu masih belum bisa melihat dan bicara dan juga tubuhnya masih agak lemah. Namun ini akan membaik. Kami sungguh sangat senang mendengar ini semua.

Aku kembali mendekati ranjang owen. aku kembali mengamati wajahnya. Matanya memang sudah terbuka, namun tidak sedikit pun ia melihat kearah ku berada. Apa yang aku harapkan sekarang. dia berpaling pada ku, sementara aku tahu dia tidak bisa melihat sekarang. aku segera merengkuh kedua pipinya. Dan dia hanya tetap diam hingga aku berbisik padanya.

“mianhae owen….jeongmal mianhae..!! jangan tinggalkan aku seperti yang dilakukan owen xi. Karena aku mencintai mu..!!”

Dia terkejut mendengar suaraku dan aku tahu dia juga terkejut dengan ucapan ku. seketika air mata itu kembali mengalir. Aku segera menghapus air mata itu. Entah kenapa aku tidak suka jika ia kembali meneteskan airmata itu dari matanya.

“ku mohon…jangan menangis lagi…!!”

Kulihat dia mengangguk lemah dan mulai berhenti mengeluarkan cairan liquid itu. Aku kembali merengkuh tubuhnya dalam pelukan ku. dan aku bisa melihat dari sudut mataku luhan hyung dan sehun berjalan kearah pintu. Mereka meninggalkan kami. Mungkin mereka ingin memberikan sedikit waktu untuk berdua. Walaupun aku tahu luhan hyung nampak berat meninggalkan owen yang baru sadar ini.

Aku melepaskan rengkuhan ku pada tubuhnya. Dan kembali memposisikan tubuhnya senyaman mungkin di ranjang rumah sakit ini. aku menggenggam tangan kurusnya.

“mari kita mulai dari awal lagi…ne.?” dan dia mengangguk lemah atas perkataan ku.

Kemudian yang aku lakukan hanya terus menggenggam tangan nya sembari mengelus wajahnya yang pucat. aku sangat senang jika tuhan masih memberiku kesempatan untuk masih bersamanya dan mengungkapkan penyesalan ku sekaligus perasaan ku yang sesungguhnya.

Satu tahun kemudian……..

~chanyeol~

Aku sekarang sedang berada di bandara Incheon,  menunggu kedatangan owen dan luhan hyung. sudah satu tahun berlalu semenjak kejadian owen bangun dari koma nya. sekarang dia sudah bisa melihat, namun masih belum bisa bicara. Hubungan kami juga semakin membaik. Dan aku sering bolak balik korea Beijing untuk mengunjunginya ditengah kesibukan kantor ku. namun sekarang dia sudah pulang kekorea, karena terapi untuk kesembuhan otot pita suaranya akan dilakukan di korea. Aku tidak perlu lagi repot ke Beijing. Dan aku juga bisa bertemu dengan nya setiap hari.

Saat aku melihat ke pintu kedatangan aku tersenyum lebar melihat dia berjalan kearah ku dengan senyuman yang tidak kalah dengan yang aku berikan. Aku segera menghampirinya dan segera memeluknya hingga luhan hyung menginterupsi kami.

“bisakah kalian menunda acara pelukan kalian? Kami baru tiba dan owen butuh istirahat..!!”

“ne…mianhae hyung..!! ayo pulang, kau lelahkan..?” aku bertanya pada owen dan dijawab dengan anggukkan oleh owen.

Kami segera menuju kediaman keluarga xi. Sungguh aku sudah lama tidak kerumah ini. namun sekarang rasanya berbeda saat aku kembali kerumah ini dengan orang yang berbeda pula. Aku kembali mengeratkan genggaman tangan ku pada tangan owen saat memasuki rumah ini. dan aku segera membawa owen ke kamarnya.

Saat didalam kamar owen nampak bergegas menuju lemarinya. Ia nampak mengeluarkan kotak dari dalam lemari. Lalu membawa benda itu kepadaku dan ia menarik ku duduk di sofa yang ada dikamarnya ini. aku baru tahu jika kotak itu isinya adalah kalung dengan inisial  yang aku berikan padanya saat aku masih mengira ia owen xi. Ternyata dia menyimpan kalung itu disana. Kemudian ia mengeluarkan handphone nya dan mengetik sesuatu disana. Dia memang berkomunikasi dengan benda itu pada kami. Ia akan menuliskan apa yang ingin dikatakan  nya di benda itu.

Boleh aku memakainya kembali…?

“tidak usah….aku akan membelikan yang lain..!!”

Kenapa begitu? Kalung ini cantik..aku menyukainya..!!

“kalung ini kubeli saat hatiku masih mencintai owen xi..!! kau bukanlah pengganti owen xi..kau akan punya kalung mu sendiri..!!”

Maafkan aku….aku tidak bermaksud untuk  merebut milik owen xi…

Aku melihat wajah owen berubah sendu. Ah..dia salah paham dengan perkataan ku. aku tidak bermaksud mengatakan jika dia tidak boleh mengambil  milik owen xi. Aku hanya bermaksud jika dia bukanlah pengganti owen xi dimata ku. dia adalah cinta yang nyata sekarang dalam hati ku.

“owen…bukan begitu..!! kau adalah wanita yang aku cintai sekarang. bukan sebagai owen xi, tapi sebagai dirimu sendiri. Kau bukanlah pengganti owen xi dimataku sekarang. kau adalah wanita yang aku sayang dan aku cintai, jadi aku tidak akan membiarkan mu memakai milik orang lain. Kau akan memakai milik  mu sendiri…mengerti..?”

Baiklah….

terimakasih….

I LOVE U……

Aku segera merengkuh wajah owen dan mengecup lembut bibirnya. Sungguh sangat manis, dan entah kenapa aku tidak pernah bosan mengecup bibirnya. Padahal kami sudah sangat sering berciuman setelah ia sadar dari koma nya, tapi tetap saja bibirnya manis memabukkan bagi ku. hingga seseorang datang menginterupsi kegiatan kami. Siapa lagi jika bukan oh sehun. Dia selalu saja datang mengganggu kami.

“ya….tidak kah kau terlalu memaksanya park chanyeol…owen itu baru saja tiba, setidaknya biarkan dia beristirahat..!!”

“ciiih…lalu bagaimana dengan mu..!!bukan kah kau juga datang untuk mengganggu owen yang akan beristirahat?”

“hehe…aku ini sahabatnya…tentu saja aku tidak akan melakukan hal seperti yang kau lakukan barusan. Jadi ia tentu bisa beristirahat walaupun aku disini..!!”

“alasan mu sungguh sangat banyak oh sehun..!!!”

Terasa owen menarik-narik ujung baju ku sambil tersenyum menggeleng. Aku tahu maksudnya untuk menyuruh ku berhenti berdebat dengan sehun. Dan hal itu juga membuat seorang oh sehun menjadi semakin besar kepala. Dia benar-benar sahabat yang menyebalkan sekarang. Namun saat melihat owen disampingku, aku merasa sangat bersyukur pada tuhan untuk kesempatanya. Terima kasih tuhan, kau masih memberi aku kesempatan untuk membahagiakan orang – orang yang aku sayang.

~~~~~the END~~~~~

Fiiiuh…..selesai……….

Terimakasih semua, sudah menyempatkan diri untuk membaca karya absur ku ini………

 

8 responses to “[FREELANCE] FAKE (CHAPTER 15) END

  1. KYAAAA… THE END… FIUHH..
    HAPPY ENDING.

    aku fikir akhirannha owen sma luhan ternyata Chanyeol… tidak apa.. yg penting penderitaan owen berakhir…

    terima kasih thor udah bawa.. ff absurd dan menguras air mata ini.. kalau bisa squel-nya… hehehee..

  2. KYAAAA… THE END… FIUHH..
    HAPPY ENDING.

    aku fikir akhirannha owen sma luhan ternyata Chanyeol… tidak apa.. yg penting penderitaan owen berakhir…

    terima kasih thor udah bawa.. ff absurd dan menguras air mata ini.. kalau bisa squel-nya… hehehee..

  3. KYAAAA… THE END… FIUHH..
    HAPPY ENDING.

    aku fikir akhirannya owen sma luhan ternyata Chanyeol… tidak apa.. yg penting penderitaan owen berakhir…

    terima kasih thor udah bawa.. ff absurd dan menguras air mata ini.. kalau bisa squel-nya… hehehee..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s