[FREELANCE] CJH #2

z2

Title     : CJH part 3

Author : U.E

Cast     : Jeon Seon Mi (OC), Han Nao Mi (OC), Oh Se Hun (EXO), Jeon Jung Kook (BTS)

Other cast find by yourself

Genre   : family, angst, hurt, sad?, little bit romance

Length :chapter

Rating : PG-13+

Prev: Chap 1 || Chap 2 ||

Dislaimer : this story is mine. Ff ini asli hasil pemikiran author. Don’t bash, don’t plagiat!

Door….

semuanya terkejut melihat jungkook berhasil melindungi seon mi, namun pelatuk itu menembus kakinya, jungkook merintih kesakitan, sekarang ia tidak kuat untuk berdiri.

“ seon mi, kau tidak apa? Tanya jungkook.

“ jungkook oppa, andwee, andwe, jungkook oppa gwenchana? Jungkook yaaa…gwenchana?

“ gwenchana seon mi ya..lirih jungkook mengukir wajahnya dengan sebuah senyuman agar seon  mi tidak khawatir.

“ ahni.. ahni.. kau harus segera diobati.

“ gwenchanayo… bantah jungkook.

“ jeon jungkook!!! Apa yang kaulakukan, kenapa kau melindungi nya? kenapa kau melindungi mereka yang sudah membunuh ibu dan adikmu. Waee? Teriak tuan jeon marah.

“ ayah ini salah, ini tidak benar, aku mohon hentikan, mereka tidak bersalah, aku mohon demi aku.

“ tidak ada yang bisa menghalangiku

“ ibu tidak akan senang jika ayah seperti ini

“ terserah apa katamu.

Tuan jeon yang akan menegadahkan pistolnya , berhasil di tepis nao mi, pistol jatuh dan terseret jauh, namun nao mi kalah dalam mengambil pistol itu. Tuan jeon mengambilnya dan mengarahkan nya kea rah nao mi.

“ haha, kau pikir kau hebat nona? heh, kau sama saja dengan adikmu yang tidak berguna itu.

“ jangan samakan aku dengan dia. Tegas nao mi.

“ jika kau tidak menyukainya, kenapa kau harus datang kesini dan membelanya?

“ dia keluargaaku, dia adikku, dia anak yang dilahirkan di rahim yang sama denganku, dia anak orang tuaku. Dia saudaraku.Jelas nao mi tenang.

“ tidakkah kau membencinya? Dia sudah membunuh orang tua kalian. Ujar tuan jeon

“ kau lah yang melakukan itu. Dalam keluargaku tidak ada ada kata kata membenci.Kau lah yang sudah membunuh orang tuaku, memanfaatkan anak yang belum tau apapun, kau kira itu mainan? Hanya orang orang yang tidak tau arti kasih sayang lah dan kemanusiaanlah yang bisa melakukan itu, dan itu adalah dirimu tuan. Tantang nao mi membuat emosi tuan jeon semakin menggebu.

“ diam kau anak kecil…. Teriak tuan jeon yang akan melepaskan pelatuknya.

PRAAANGGG…

Semua mata terlonjak kaget, pecahan kaca sudah bertaburan, darah kental mengalir dari kepala belakang tuan jeon.

“ ahjumma.. lirih jungkook

“ maafkan saya tuan, saya sudah tidak sanggup lagi, maafkan saya. Lirih Kang ahjumma pembantu rumah itu.

Mata mereka kini tertuju pada pria yang baru saja akan melepaskan pelatuknya sudah terkapar tak berdaya di lantai dengan darah yang perlahan mengalir.

“ kita pergi dari sini. Palli….Ajak nao mi dan membantu jungkook untuk berdiri bersama seon mi.

“ ahjumma kajja… perintah jungkook.

Beberapa langkah lagi akan mencapai pintu, seon mi merasa ada yang tidak beres , ia berbalik dan melihat tuan jeon sudah mengangkat pistolnya yang mengarah ke nao mi.

“ mati kau anak kecil , gumamnya,  pelatuk dilepas

“ eonnieeeeeeeee , teriak seon mi , melepaskan kaitan tangan jungkook membuat jungkook hilang keseimbangan dan melindungi nao mi dari arah belakang.

Dooorr..

“ seon mi aaahhhhhh teriak sehun. Peluru pistol berhsil menembus ke jantung seon mi. perlahan eratan tangan seon mi pada nao mi melonggar dan lepas. Nao mi yang masih terkejut ,masih membeku di tempatnya . otaknya tengah mencerna apa yang barusan terjadi. Sehun yang baru saja sampai dan melihat kejadian itu langsung berlari dan membawa seon mi ke pangkuannya.

“ seon mii.. seon mi..andwee andweee, maldo andwee.. jungkook melihat ayahnya yang tersenyum puas.

“ apa yang kaulakukan ayah.. teriak jungkook.

“ hehehe, kalian kira hanya dengan memukulku dengan kaca ini aku bisa mati. Itu percuma.

“ seon mi ah, buka matamu, jebal… seon mi ah, aku disini, buka matamu aku mohon.  Teriak sehun kini cairan bening sudah membanjiri wajah sehun.Begitu juga dengan nao mi, meskipun tidak ada isakan, air itu terus keluar dan mengalir.Nao mi berbalik dan melihat yeoja yang berstatus sebagai adiknya sudah terkapar tak berdaya gara gara menyelematkannya.

“ seon mi ah, buka matamu jebal…

Perlahan seon mi yang masih sanggup bertahan membuka matanya.

“ sehun ah… panggilnya parau

“ syukurlah, gomawo kau sudah bertahan,

“ sehun ah.. sa… rang..hae, sarang..haeyo. gomawoyo, mianhaeyo…

“ andweee, jangan meminta maaf aku mohon. Aku mohon bertahanlah seon mi , sebentar lagi mereka akan datang bertahnlah.

“  terima kasih…. sudah berada… disisiku sehun ah, gomawo.

“ andweee, jangan katakan itu seon mi ah… andwee, aku akan terus berada disisimu, bertahanlah seon mi ah.

“ berbahagialah sehun ah…. Lirih seon mi yang sedang sekarat menahan sakitnya.

“ onn.. onnie… nao mi mendekat perlahan, nao mi hanya bungkam, cairan bening itu terus mengalir di wajahnya.

“ mianhaeyo… uljimaaaa.. …. Gwenchanayo… ujar seon mi terbata bata.

“ jangan … menyalahkan dirimu… ini bukan salahmu.. ini keinginanku …menyelematkanmu… karena kita saudara… kau kakakku… kita lahir di Rahim yang sama.. kita saudara…

Rahang seon mi mengeras menahan kesakitan yang semakin membuatnya menderita

“ uljimaa.. uljima.. aku menyayangimu onnie… lebih dari siapapun… aku menyayangimu… kau sudah memaafkanku kan.. aku percaya kau juga menyayangiku…. Terima kasih sudah memaafkanku ..terima kasih sudah …. Datang..terima kasih untuk takdir yang sudah …mempertemukan kita. Aku…bahagia

Ingin rasanya nao mi berteriak tapi lidahnya kelu, tubuhnya bergetar.Dan masih bertahan menahan isakannya.

“ aku.. akan bertemu ayah dan ibu kita

“ jangan mengatakan itu seon mi ah, andweee.. lirih sehun sudah tidak tahan.

“ gwenchana sehun ah. …onnie… aku akan menemui…mereka…dan menyampaikan salammu… aku , ayah dan ibu akan melihatmu dari sana…. Hiduplah dengan baik onnie… berbahagialah.

“ bertahanlah seon mi… ujar sehun

Jungkook hanya diam, wajahnya juga sudah banjir dengan air mata dan menunduk.Ia tidak tahan melihat semua ini.

“ onnie bolehkah aku merasakan ………….pelukan darimu?

Nao mi pun mendekat dan mendekap erat adiknya itu.Isakan halus mulai terdengar dari nao mi.

“ kajimaaa.. lirih nao mi di telinga seon mi. seon mi tersenyum.

“ goma..wo onnie… balas seon mi mempertahankan senyuman yang menjadi senyuman terakhirnya, detik berikutnya nao mi merasa berat, tangan yang melingkar di pinggangnya lepas. Ia melonggarkan pelukannya dan melihat mata seon mi sudah terpejam.

“ andwee.. andwee.. seon mi ah.. seon mi ahh.. bangun.. bangun… bangun.. seon mi ah… teriak sehun frustasi. .dan mendekap raga seon mi

Jungkook menutup mulutnya rapat dengan tangannya, menahan isakannya, ahjumma yang menyaksikan itu juga ikut meneteskan air matanya.  Nao mi bungkam, ia memandang datar raga adiknya yang tidak dihinggapi roh lagi. Pikirnnya blank, tatapannya kosong, terdiam sejenak dan berdiri dari tempatnya, pikirannya sudah tidak bisa mengontrol tindakkannya lagi, kesadarannya sudah kacau. Nao mi mendekat ke arah tuan jeon yang tersenyum miring dan masih memegang pistol.

“ drama yang menyenangkan.. ejek tuan jeon. Nao mi menendang tangan tuan jeon yang memegang pistol dan pistol terlempar, perlahan nao mi mengambil pistol itu dan mengarahkannya pada tuan jeon yang masih terkapar.

“ kau ingin membunuhku? Hahaha..aku ini punya sembilan nyama, percuma kau membunuhku anak kecil.  Nao mi masih bungkam. Ia menarik pelatuknya perlahan dan..

“ aku harus membunuhmu du…..

Door door door…..3 peluru lepas dan menembus jantung juga kepala tuan jeon dan dapat dipatikan tuaan jeon sudah tak bernafas lagi.   Sehun ,jungkook yang tidak menyadari gerak gerik nao mi terlonjak kaget.

“ nao mi ah… ujar jungkook terkejut melihat apa yang dilakukan nao mi

“ nao mi , apa yang kau lakukan.

Nao mi masih hilang kendali, tatapannya masih kosong.

“ nao mi lepaskan benda itu.. teriak sehun

Polisi pun datang, dan melihat nao mi berada di dekat raga tuan jeon, juga memegang benda berbahaya itu, polisi langsung mengambil tindakan terhadap nao mi.

#FLASHBACK END

 

“ nao mi ssi.. ada kunjungan untukmu. Nao mi  tersadar dari lamunan panjangnya.

“ nuguseyo? Tanyanya

Nao mi dibawa ke ruang bertamu

“ jungkook ah…. jungkook menampilkan senyumnya menyambut nao mi.

“ apa kabar? Tanya jungkook.

“ aku baik baik saja. balas nao mi.

“ baguslah. 1 tahun lagi kau akan keluar kan.

“ em, tapi jungkook ya, kenapa kau menjamin ku? Aku sudah membunuh ayahmu.

“ aku tau apa kebenarannya nao mi ya, aku tau bagaimana kondisimu saat itu. Dan maaf aku tidak bisa menjamin untuk membuat mu segera keluar tapi hanya bisa mengurangi masa tahananmu. Sudahlah lupakan, sekarang pikirkan saja apa yang akan kau lakukan setelah keluar dari sini. Ujar jungkook.Nao mi hanya mengangguk.

“ entahlah, aku merasa lebih baik hidup sebagai tahanan dan terhindar dari dunia luar.

“ jangan bicara begitu, banyak orang yang menginginkan posisimu karena kau akan keluar dari tempat ini sebentar lagi.

“ haah.. em, lalu apa yang akan kau lakukan?

“ aku? Mungkin setelah ini aku akan pergi ke china untuk mengurus bisnisku.

“ oooh.. berhati hatilah kalau begitu.

“ ne, tidak usah khawatir, khawatirkan saja dirimu. Emm nao mi ya ahn ahjumma menitipkan ini.jongkook mengeluarkan secarik kertas dan memberikannya pada nao mi.

“ alamat?

“ ne, dia menginginkanmu datang ketempat itu setelah keluar dari sini.

“ em, baiklah, akan kuusahakan. Gomawo jungkook ah..

“ apa kau tidak ingin menikah denganku? Ujar jongkook tiba tiba menyeringai menggoda nao mi.

“ apa tidak masalah jika mantan kriminal menikah dengan seorang CEO ?

“ hemm, kau ini!! nao mi hanya tersenyum melihat reaksi cemberut jungkook, ia sangat berterima kasih kepada namja satu ini, selama dia di penjara hanya jungkook dan bibi nya lah yang pergi melihatnya ,memberikannya semangat hidup, namun ia tetap merasa bersalah pada jungkook.

————-

Celana jeans, kaos putih lengan panjang dengan cardigan, yeoja itu melangkah keluar dari tempat yang selama 4 tahun ini ia tinggali, menghirup udara bebas yang sudah lama tidak ia rasakan, melepaskan penat tubuhnya. Melangkah kemana kakinya membawanya. Nao mi merogoh saku cardigannya dan menemukan secarik kertas yang pernah jungkook berikan dulu, ia pun memutuskan untuk pergi ketempat itu.

Tempat yang sangat nyaman, pemandangan laut lepas membuatnya merasa tenang. Sebuah yayasan di atas perbukitan, nao mi merasa beruntung pergi ketempat ini,

“ nona….

“ ahjumma.. aku kembali. Menyambut ahn ahjumma dengan senyuman hangat yang terlukis diwajahnya

Ahn ahjumma mendekat dan memeluk hangat nonanya itu, ia sudah menganggap nao mi seperti anaknya sendiri, meneteskan cairan bening, merasa sedih dengan kehidupan yang dijalani nao mi. nao mi melepaskan pelukan bibi ahn.

“ uljimayo.. aku sudah disini ahjumma.. kau merindukanku? Goda nao mi

“ tentu saja nona.

“ jangan panggil aku nona lagi, panggil saja nao mi aah.. ujar nao mi.

“ emm, baiklah nak..

Nao mi hanya tersenyum menanggapinya.

Sudah 5 hari nao mi bersama bibi ahn tinggal bersama anak anak yayasan yatim piatu, nao mi banyak bermain dengan mereka dan mengajar mereka, ini membantunya melupakan masa lalunya dan memulai awal yang baru sebagai nao mi yang baru.

“ saatnya makan adik adik… teriak nao mi senang.

mereka menikmati makan siang mereka dengan baik.

“ nao mi ah..

“ ne ahjumma..

“ kau tidak ingin pergi ke peringatan adikmu?

“ tentu saja. besokkan? Tentu saja aku akan pergi.

“ kalau begitu aku akan menemanimu,.

“ gwenchana, aku akan pergi sendiri kali ini. nao mi melihat raut khawatir pada wajah bibi ahn.

“ aigoo.. gwenchanyo, aku baik baik saja, tenang saja bibi.  Ujar nao mi meyakinkan bibinya.

————

Sekarang nao mi berada di pemakaman adiknya, ia tersenyum pahit.

“ bagaimana kabarmu? Sudah lama kita tidak bertemu Han Seon Mi. Kau baik baik sajakan?Ibu dan ayah pasti juga baik dan bahagiakan disana? Kalian tidak usah mengkhawatirkan aku, setelah semua ini aku akan hidup lebih baik. Berbahagialah disana. Aku akan mencari kebahagiaanku disini. Terima kasih atas semuanya, terima kasih sudah bertahan untukku.terima kasih sudah kembali padaku waktu itu, aku akan menjalani hidupku yang baru dengan Naomi yang baru.lirih nao mi. nao mi pun selesai dan kembali.  Tak lama nao mi kembali seorang namja dengan pakaian khas bandara yang melekat di tubuhnya datang dengan sebucket bunga. Namja itu baru saja mendarat beberapa waktu yang lalu di kota kelahirannya lagi setelah 3 tahun lamanya ia tinggalkan.

“ lama tidak bertemu seon mi ah.. mian selama ini aku jarang kesini. Appa ingin aku menjadi penerusnya , jadi aku harus melakukan semua yang ia perintahkan. Semoga kau baik baik saja disana dan bahagia bersama orang tuamu .

Namja yang ternyata adalah pewaris keluarga OH, yaitu Oh sehun melihat sebucket bunga  baru selain bunga nya di makam seon mi. sehun tampak berfikir. Selanjutnya ia berdiri, dan mengucapkan selamat tinggal, berlari keluar makam mengedarkan seluruh pandangannya , namun ia tidak menemukan objek yang ia cari. sehun tidak menyerah ia berlari menyelusuri trotoar jalan, dan matanya menangkap seorang yeoja yang berjalan memasuki bis, yeoja yang sudah cukup lama tidak ia lihat, dan ia rindukan? Sehun pun kembali ke mobilnya dan mengikuti bis itu.

—–

Kini nao mi bergerak kea rah pantai, sehun yang sedari tadi mengekornya hanya melihatnya dari jauh, nao mi sama sekali tidak menyadari kehadiran sehun. Sehun tersenyum miris, matanya berair, melihat nao mi yang tersenyum puas bermain dengan ombak membuatnya merasa sesak, ia bisa merasakan bagaimana penderitaan yeoja itu selama ini, ditambah lagi tidak ada orang disampingnya yang bisa berbagi kesakitannya. Kesepian, sendiri, menanggung segalanya sendiri, kehilangan semua anggota keluarganya.

Sehun memutuskan untuk menaiki perbukitan yang cukup landai karena ia melihat sebuah rumah dan ia yakin nao mi tinggal di tempat itu. Sampai di yayasan, sehun melihat bibi ahn.

“ ahjumma…

“ tuan sehun?? Bibi ahn terkejut dengan kedatangan sehun yang tiba tiba.

Mereka pun duduk dan berbincang bersama.

“ dia sudah baik baik saja tuan. Dia akan mengawali hidupnya kembali. Dia sudah lebih ceria dibanding waktu itu.

“ baguslah.. terima kasih ahjumma, kau sudah berada disisinya dan menjaganya.

“ gwenchanayo tuan, aku sudah menganggap nao mi seperti anak ku sendiri. Tapi tuan bagaimana denganmu? Aku sangat ingin melihat kalian bersama , bersahabat seperti dulu lagi.

“ huh… entahlah , aku juga bingung dengan diriku bi.

—————

Malam datang, udara dingin mulai menyeruak.Nao mi memakai cardigannya dan berjalan jalan keluar.

Sampai dipantai ia merentangkan tangannya merasakan angin laut yang menyapu permukaan wajahnya, sungguh menenagkan. Pikir nao mi.

Nao mi mengedarkan pandangannya , ia menangkap seorang namja yang sedang berdiri di tepi pantai , memasukkan kedua tangannya kedalam saku celannya. Dan tak jauh darinya. Nao mi berfikir untuk mencoba ramah dan mengajak berbincang sedikit dengan namja yang ia tak tau bagaimana rupanya. Nao mi mendekat.Dan hanya berada tak jauh dari punggung namja itu.

“ chogiyo… sapa nao mi. namja itu bergeming

“ apa kau tinggal disekitar sini? Aku juga.Malam ini indah bukan?anginnya sangat menenangkan. Aku setiap malam merasakannya, terlalu menenangkan aku malah membuat bibi ku khawatir dan berdiam disini sampai tengah malam haha..celotehnya sendiri, namja itu masih tidak bergerak. Nao mi merasa sedikit risih karena tidak dipedulikan.

“ apa kau sedang  ada masalah? Sepertinya masalahmu sangat berat .maafkan aku jika terus mengajakmu bicara, aku hanya mencoba untuk mengurangi bebanmu. Meskipun aku orang asing dan tidak mengenalmu.Maafkan aku sudah lancang.

“ nao mi ah.. ujar namja itu yang adalah sehun. Namja itu berbalik dan membuat nao mi terkejut, raut wajah nao mi tegang dan ragu ragu menatap sehun.Sehun menatap nao mi lekat dengan tatapan lembut.

“ oraemanieyo. Ujar sehun datar

“ aaa.. ne, oraemanieyo.. nao mi sedikit terbata bata. Rasa bersalah hinggap pada nao mi.

“ mianhae, aku menganggumu. Nao mi berbalik dan hendak pergi meninggalkan sehun.

“ kenapa kau lari? Nao mi menghentikan langkahnya dan berbalik.

“ sehun ah, mianhae, mianhaeyo, aku tau kau marah padaku, kau kecewa padaku, aku sudah membuatmu kehilangan yeoja yang kau cintai, maafkan aku, aku tidak bermaksud seperti itu, andai saja saat itu aku langsung menerimanya , semua ini tidak akan terjadi. Maafkan aku sehun ah..jelas nao mi menunduk dalam.

“ kau boleh menghukumku sehun ah, aku tau kau sangat membenciku. Seharusnya aku masih di tempat itu saat ini.tapi…

“ lupakan itu. sela sehun yang membuat Nao mi mengangkat kepalanya.

“ bukan itu yang ingin kudengar darimu. Nao mi menatap sehun tidak mengerti

“ aku kecewa, aku marah padamu, ya aku akui, tapi bukan karena itu. Aku marah dan kecewa padamu karena kau terus menghindariku, kau memilih untuk bersembunyi dan lari dariku.Wae?Kenapa kau seperti itu?Kau merasa bersalah padaku karena adikmu?

Nao mi menunduk dan memjamkan matanya.

“ aku marah dan kecewa padamu karena kau memendam semuanya sendiri,aku membencimu yang seperti itu.ya, mungkin ini kesalahan ku juga karena sudah meninggalkanmu begitu saja hari itu, memutuskan tali persahabatan kita hanya gara gara keegoisanku, egois karena aku hanya menginginkan kau melihatku saja, mempercayaiku dan akan tetap terus bersamaku saja.

“ sehun ah.. bukan seperti itu.. sanggah nao mi. sehun mendekat kea rah nao mi

“ mulai sekarang , jangan pernah lari dan sembunyi lagi dariku,

“hun ah…ahni, mantan kriminal seperti ku tidak bisa memangilmu seperti itu lirih nao mi

“ jangan berkata seperti itu. Kau bukan seseorang yang seperti itu.Ucap sehun cepat.

“ maafkan aku, maaf. Lirih nao mi menunduk dalam. Cairan bening itu sudah menumpuk di pelupuk matanya, ia tidak ingin sehun melihat semua itu.

“ memang kedatangan seon mi membuatku merasa nyaman dengannya, tapi aku tetap tidak bisa menghilangkanmu dari pikiranku, lupakan masa lalu, dan sekarang ayo kita mulai awal yang baru dengan hal hal yang baru sebagai nao mi dan sehun yang baru. Maaf kalau aku tidak pernah melihatmu selama ini di tempat itu dan mungkin karena itu kau berfikir aku membencimu.Aku harus mengikuti perkataan appa, untuk pindah dari sini.

Nao mi masih bungkam

“ aku yeoja yang buruk sehun, aku tidak bisa berteman dengan orang sepertimu. Lirih nao mi. sehun mengangkat pelan dagu nao mi menghadapnya, tersenyum lembut.Nao mi tidak mengerti kenapa sehun memperlakukannya seolah semuanya baik baik saja.

“ ne, kau memang yeoja yang buruk, yeoja yang jahat karena tidak peka terhadap perasaanku selama ini. kau membuatku sudah memilih pilihan yang berat dan membiarkanku dengan perasaan ini sendiri.

“ sehun.. apa yang kau bicarakan?  Sehun memegang tegas kedua bahu nao mi dan menatapnya lekat.

“ ayo kita mulai awal yang baru sebagai seseorang yang baru, mejalaninya bersama, dan terus berpegang satu sama lain. Tetaplah bersamaku nao mi, jangan lari dan sendiri lagi, aku tidak bisa membiarkanmu seperti itu. Aku……… jadilah milikku nao yaa….

Nao mi membelalak, ia terkejut dengan penuturan sehun.

“ lupakan semuanya, terserah apa statusmu sebelum ini, aku tidak peduli, aku hanya ingin kau memulai awal yang baru bersamaku, menjadi seseorang yang terus berada disampingku nao ya.. aku membutuhkanmu, aku merindukanmu,………saranghae nao ya..

Penuturan sehun sukses membuat cairan bening itu keluar dari pelupuknya. Nao mi masih mencerna penuturan sehun yang membuatnya seolah melayang dan menyesakkan untuknya, seorang namja yang sudah bersamanya dari dulu , menyaksikan jalan kehidupannya ternyata memendam perasaan yang dalam padanya seorang yeoja yang buruk dan tidak pernah melihat kearahnya, juga menghancurkan perasaan namja itu.

Sehun perlahan mengecup kening nao mi, nao mi dapat merasakan ketulusan didalamnya,  memejamkan matanya menahan isakannya, merasa bersalah pada namja ini. sehun menurunkan pandangannya dan menghapus air mata nao mi.

“ uljima… lirih sehun. Nao mi menghela nafas pelan dan memaksakan senyumannya agar sehun tidak khawatir padanya.

“ gomawo sehun ah… mianhae.. lirih nao mi dan detik berikutnya sehun mendaratkan bibirnya di bibir plum nao mi, nao mi hanya diam dan memejamkan matanya , air mata bahagia keluar dari sudut mata kedua insan ini. tak lama sehun melepaskan ciumanya dan membawa nao mi dalam dekapannya , nao mi bisa merasakan kehangatan yang diberi sehun.

“ terima kasih tuhan , terima kasih kau sudah membiarkan yeoja ini untuk tetap ada disisiku.aku akan menjaganya dan membahagiakannya selama aku masih bisa membuka mata ini. Sehun membatin dan menghapus jejak air mata di wajahnya.

“appa, eomma, seon mi ah, terima kasih aku tidak akan pernah melupakan kalian. Terima kasih tuhan sudah mengirim namja ini padaku. Aku akan menjalani kehidupanku selanjutnya dengan baik bersamanya. kehidupan tidak selamanya membuatmu tenggelam dengan keadaan pahit yang pernah kau rasakan, terkadang ada saatnya kehidupan memberikanmu kebebasan merasakan bagaimana nafas hidup yang menyenangkan bersama orang orang yang kau cintai, masa lalu yang gelap tidak selamnya menjadikan mu buruk, tapi berterima kasihlah karena masa lalu itu, kau bisa merasakan bagaimana indahnya kehidupan kedepan jika kau menjalaninya lebih baik dan percaya bahwa orang orang yang kau cintai akan selalu ada didekatmu dan mendukungmu.. Batin nao mi.

END

Selesai sudah, maaf jika kurang memuaskan hihi

Gomawo sudah menyempatkan waktu untuk membaca FF ini ^^

Don’t be silent readers. gomawoyo><

 

2 responses to “[FREELANCE] CJH #2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s