[Freelance] Love Me Again ?

love-me-again

Tittle : Love Me Again ?

 

Main Cast : Yoon Sena (OC) & Oh Sehun

 

Author : Choi Heon

 

Genre : Romance

 

Rating : 15+

 

Length : Drabble

 

Disclaimer : Semua cerita, setting, karakter, alur, dll adalah milik author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apaapun. Untuk tokoh utama, dan artis lainnya bukan milik author, melainkan milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka masing-masing. Author hanya menggunakan mereka untuk keperluan cerita.

 

 

 

Kubiarkan angin malam mengibaskan helaian-helaian rambutku. Malam ini terasa seperti malam-malam lainnya, langit dihiasi oleh bulan dan bintang-bintang yang bertebaran. Namun aku tak pernah merasa bosan memandanginya. Mereka terlihat sangat indah. Aku selalu berpendapat bahwa Tuhan sangatlah luar biasa menciptakan dunia ini dan juga dirimu.

Setiap malam aku selalu merindu. Merindukan dirimu. Namun apalah dayaku, aku hanya mampu mengingatmu melalui indahnya langit malam.

Disaat-saat seperti ini aku selalu membayangkan dirimu. Aku selalu ingin lagi menyentuh wajahmu. Aku ingin menyentuh wajah tampanmu yang mulus tanpa cacat. Aku ingin bertatapan langsung dengan mata elang-mu, aku ingin merasakan kembali bagaimana manisnya bibirmu dibibirku, aku selalu ingin mengalungkan lagi tanganku diatas lehermu, aku selalu ingin memeluk tubuhmu lagi, aku selalu ingin merasakan bagaimana kau mengecup pipiku, aku selalu ingin kau mengusap-usap kepalaku.

Namun semua hal itu mungkin hanya menjadi sebuah rasa indah yang pernah kulalui bersamamu. Perasaan yang belum pernah kurasakan dengan siapapun sebelumnya. Perasaan nyaman saat berada didekatmu dan tentu saja persaan cinta yang sangat mendalam untuk dirimu. Seandainya waktu bisa kulang sesuka hatiku, namun itu hanya suatu hal yang semu. Terkadang aku membenci kata seandainya.

Kau tahu rasa yang kurasakan kini hanyalah kehampaan, aku merasa bahwa aku sudah tidak bisa lagi hidup lagi didunia ini tanpamu. Semua hal yang seharusnya terasa menyenangkan, menggembirakan, dan bahagia. Menjadi tak lengkap karena tak ada dirimu disampingku. Dirimu yang selalu tersenyum saat aku tersenyum, dirimu yang selalu bahagia saat aku bahagia. Bagiku kau jelmaan malaikat yang turun ke bumi untukku.

Masih teringat jelas di ingatanku, saat kau tersenyum melihatku memberikan sambutan di acara kelulusan sebagai lulusan terbaik. Masih teringat jelas juga, saat aku mengajarimu memasak, kau hampir membakar dapur kesayanganku. Ah.. aku juga tak pernah melupakan saat kau mendapatkan gaji pertamamu, kita berpesta hingga mabuk namun kau mengantarku ke apartemenku hingga kau berakhir tidur disofaku.

Banyak sekali kenangan manis yang sudah kita buat. Namun aku tak pernah melupakan dirimu yang cemburu saat aku selalu membicarakan tentang Kapten Yoo Si Jin dalam drama “Decendants of the Sun” yang selalu kuceritakan bahwa ia merupakan tipe idealku. Lalu kau berkata “Bukankah aku jauh lebih baik darinya? Apakah ia bisa membantumu mengerjakan semua tugasmu sepertiku. Aku meragukan itu.”

Kau selalu merasa bahwa aku memang terlahir untukmu dan kau terlahir untukku. Ya, aku juga berfikiran hal yang sama. Masih terngiang di ingatanku saat pertama kali kita bertemu. Kau membantuku untuk mengambil sebuah buku yang terletak di rak yang paling tinggi. Sangatlah klise namun itu menjadi salah satu hal yang paling berkesan didalm hidupku. Dan masih di hari yang sama kita secara tidak sengaja bertemu kembali dikesempatan yang tak terduga, seperti saat dosen Jung meminta kita untuk menjadi satu kelompok untuk tugas interview disebuah rumah sakit. Lalu saat aku membutuhkan koneksi internet, kau dengan senang hati memberikan kata sandi Wi-Fi milikkmu. Lihat, bukankah Tuhan selalu punya cara untuk menyatukan kita disebuah kesempatan.

Sehun.. terima kasih sudah hadir dalam hidupku. Namun maaf aku hanya bisa mengucapkan selamat tinggal seperti ini. Maaf aku mengilang tanpa jejak sebulan ini, maaf aku tidak bisa memberi kabar kepadamu. Aku fikir hanya butuh waktu sebentar untuk kembali menata hatiku namun sebaliknya. Mungkin saat kau membaca surat ini aku sudah lama pergi dari Korea. Maafkan aku meninggalkanmu dengan cara yang mungkin menyakiti hatimu. Sehun.. Satu hal yang kuminta darimu, aku ingin kau menungguku kembali? Terdengar seperti seorang yang tak tahu diri memang. Namun satu hal yang perlu kau ingat, aku selalu mencintaimu.

 

Gadismu,

Yoon Sena

 

 

Sehun baru saja selesai membaca sebuah surat dengan tetesan air mata dipipinya, surat yang sudah dapat dipastikan bahwa itu dari kekasihnya yang sebulan belakangan ini menghilang seperti ditelan bumi. Ia bingung, apakah sesuatu buruk terjadi pada Sena. Namun kini ia masih juga belum mendapatkan jawabannya. Mengapa Sena meninggalakannya. Gadis itu tak bercerita sedikitpun perihal hal itu dalam surat ini.

Sehun mencoba menghubungi Sena namun hasil yang didapatnya masih sama seperti sebelum-sebelumnya. Apakah Sena sudah mengganti nomornya?

Semua hal yang menyangkut gadis itu menjadi membingungkan. Tak ada satu pun petunjuk yang ditinggalkan oleh Sena.

“Aku akan menunggumu Sena. Aku akan menunggumu kembali dan menjelaskan semuanya kepadaku.” Lirih Sehun.

 

*E.N.D*

7 responses to “[Freelance] Love Me Again ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s